You are on page 1of 4

Air System dan Flue Gas System

Air System
Primary Air System
Fan yang berfungsi sebagai pensuplai utama udara pembakaran ke
furnace. Primary air datang dari air preheater menuju buble
tersebut kemudian masuk ke furnace.
Primary Air yang dimasukkan ke dalam furnace dengan Primary Air
Fan bertekanan tinggi, yang terletak di lantai dasar. Tekanan udara
primer dikendalikan inlet damper dan arus udara ke dalam windbox
dikendalikan dikendalikan control damper. Primery Air dipanaskan
oleh low pressure steam.

Primary Air Fan
Gas buang udara bundel pemanas terbuat dari tabung polos vertikal
diatur di mana udara mengalir di dalam tabung dan gas buang di
luar mereka. Bagian udara pemanas gas buang yang terletak di
bagian bawah lulus ketiga dan mereka adalah permukaan transfer
terakhir panas dari boiler.
Tujuan dari pemanas awal Primery Air adalah untuk meningkatkan
suhu udara yang masuk ke furnace, yang membantu pembakaran
bahan bakar di dalam furnace, dengan memanfaatkan udara gas
buang, dengan cara perpindahan panas, pada saat yang sama
menurunkan suhu gas buang keluar dan dengan demikian
meningkatkan efisiensi thermal boiler.
Udara fluidisasi ditiupkan ke dalam furnace dari windbox, yang
terletak di bawah furnace, melalui nozel udara sehingga meniup ke
lantai furnace.
Secondary Air System
Secondary Air adalah lat yang mendukung primary air fan untuk
mensuplai udara pembakaran. Secondary air adalah 50% dari
jumlah total udara yang diumpankan, dan secara terpisah masuk ke
dalam furnace melalui damper secondary air, yang disusun untuk
mengontrol pembakaran dan suhu furnace. Secondary Air Fan
digunakan apabila udara yang dihasilkan PAF tidak cukup dalam
pembakaran dengan arti bahwa beban pembakaran bertambah.

Secondary Air Fan
Secondary Air diperkenalkan ke dalam tungku melalui ducting udara
sekunder di dinding furnace. Secondary Air sekunder terletak di dua
ketinggian. Tingkat pertama terletak tepat di atas bed dan yang
kedua berada di atas coal feeder.
Loop seal air system
Udara Loop seal yang dihasilkan fluidized air blower tekanan tinggi.
Selama cold start-up udara fluidized air blower dibutuhkan lebih
banyak, dan bila telah normal operasi hanya untuk mengemalikan
bed material dari cyclone kembali ke dasar furnace.

Loop seal blower / FA Blower
Flue Gas System
Induced Draf Fan
Fan yang berfungsi untuk menarik flue gas dari furnace untuk
dibuang ke lingkungan melalui stack. Hampir semua induced draft
furnace beroperasi pada tekanan yang sedikit negatif.

Flue gas fans
Furnace boiler adalah ruang pembakaran di mana energi termal
yang terdapat didalam bahan bakar dilepaskan. Jumlah gas buang
dan sifat yang dihasilkan dalam proses pembakaran bergantung
pada bahan bakar yang digunakan. Untuk mengontrol pressure di
dalam furnace di gunakan Induced Draf Fan sehingga pressure atau
tekanan di dalam furnace tetap minus atau negatif, sehingga
furnace tidak kembung atau bertekanan plus atau positif. Dan
sebaliknya tekanan di furnace tidak boleh terlalu minus, yang dapat
menyebabkan diding furnace kempot. jadi set point harus di
sesuaikan dengan desain boiler itu sendiri, misal -1.5 mBar, -110
pA.
Air System dan Flue Gas System
Diagram

Air System dan Flue Gas System Diagram