You are on page 1of 3

MS Excel: Manipulasi Data dengan MS

Excel
Manipulasi data bisa diartikan secara bebas berupa kegiatan membangkitkan data baru
ataupun menurunkan data baru dari data yang sudah ada. Tujuan dari manipulasi bisa untuk
mempercantik tampilan, menambah informasi dari data ataupun membangkitkan data secara
random. Perangkat lunak GIS memiliki kemampuan untuk melakukan manipulasi data secara
spasial. Namun terkadang ada baiknya melakukan manipulasi data dengan perangkat lunak
yang sudah sangat familiar, yakni MS Excel. Berikut adalah beberapa fungsi yang bisa
digunakan untuk melakukan manipulasi data dengan MS Excel.
Fungsi Random
Fungsi random memiliki sintak =RAND()
yang menghasilkan angka acak antara 0 s/d 1. Contoh penggunaan kasus kita ingin
menggenerate data dummy diameter pohon 0 – 40cm, maka kita gunakan sintak
=RAND()*40.

Terkadang, batas bawah dari range random kita tidak mulai dari 0. Sebagai contoh, kita ingin
data random diameter antara 40cm – 60cm, maka kita gunakan sintak =(RAND()*(60-
40)+40)


Jika nilai yang akan kita generate adalah nilai integer, maka untuk menggenerate angka
diameter antara 40cm – 60cm bisa digunakan sintak =RANDBETWEEN(40,60)

Contoh lain adalah memplotting posisi pohon secara random dalam suatu petak ukuran 20m x
20m, maka posisi X dan Y (lokal) bisa digenerate dengan fungsi random


Fungsi Distribusi Normal
Fungsi random menghasilkan data secara acak yang terdistribusi merata pada interval yang
ditentukan. Pada beberapa kasus, fungsi ini tidak sesuai dengan sifat alami dari data. Sebagai
contoh pada kasus data diameter tersebut di atas, secara alami sebaran diameter akan terpusat
pada angka tertentu dan memiliki deviasi. Pada kasus sebaran diameter antara 40 – 60,
asumsi yang bisa diterima adalah bahwa sebaran diameter terpusat di sekitar 50cm dan
memiliki deviasi sampai minimal sekitar 40cm dan maksimal sekitar 60cm. Jadi mayoritas
data diameter mengumpul pada kisaran 50cm. Untuk itu kita bisa menggunakan fungsi
distribusi.
Contoh kasus, kita ingin menggenerate data diameter dengan rata-rata 50cm dan standar
deviasi 5cm, maka fungsi yang digunakan adalah =NORM.INV(RAND(),50,5)
(untuk ms excel versi sebelumnya mungkin perlu menggunakan sintak =NORMINV bukan
=NORM.INV


Karena contoh fungsi di atas melibatkan angka random, setiap kita menyimpan atau
melakukan perubahan terhadap spreadsheet, maka angka yang dihasilkan akan berubah-ubah.
Kita juga bisa menggunakan F9 untuk menggenerate angka-angka random baru.
Manipulasi data dengan fungsi random dan fungsi distribusi normal bisa digunakan untuk hal
positif dan negatif (seperti mengarang data). Daripada menggunakan “tabur kacang” di atas
peta lebih baik menggunakan fungsi random untuk menggenerate posisi pohon. Semua
tergantung kepada diri kita masing-masing.