You are on page 1of 1

Patofisiologi limfoma

Awal pembentukan tumor pada gangguan ini adalah pada jaringan limfatik sekunder (seperti
kelenjar limfe dan limpa)dan selanjutnya dapat timbul penyebaran ke sumsum tulang dan
jaringan lain. Klasifikasi Ann Arbor untuk menentukan stadium penyakit Hodkin dan Limfoma :
1. Stadium 1 : penyakit mengenai satu kelenjar limfe regional yang terletak di atas atau di bawah
diafragma, atau satu organ atau tempat ekstralimfatik
2. Stadium 2 : penyakit mengenai lebih dari dua daerah yang berdekatan atau dua daerah yang
tidak berdekatan pada satu sisi diafragma, atau satu organ atau tempat ekstralimfatik sepanjang
satu kelenjar limfe regional atau lebih pada sisi yang sama dari diafragma
3. Stadium 3 : penyakit menyebar ke atas dan ke bawah diafragama , tetapi terbatas hanya pada
kelenjar kelenjar limfe atau ditambah dengan organ atau tempat ekstralimfatik
4. Stadium 4 : penyakit telah menjadi difus atau menyebar mengenai satu atau lebih organ atau
jaringan ekstralimfatik, seperti sumsum tulang belakang atau hati.


anda dan gejala
Penyakit Hodkin
Penderita muda umumnya menunjukan kelenjar limfe yang keras , teraba seperti karet, dan
membesar, di daerah leher bawah atau daerah supraklavikula, atau disertai batuk kering non
produktif sekunder akibat limfadenopati hilus. Kira kira 25 % dari penderita memiliki gejala
demam persisten yang tidak diketahui penyebabnya dan atau keringat di malam hari. Ditambah
penurunan berat badan. Pada kasus kasus tertentu terdapat demam Pel Ebstein (demam yang
memiliki pola siklis , dimana suhu tubuh pada malam hari meningkat, berlangsung dari beberapa
hari sampai berminggu minggu).

Penyakit non Hodkin
Timbul gejala gejala demam, penurunan berat badan, berkeringat pada malam hari, tapi
insidennya lebih rendah disbanding penyakit Hodkin. Kira kira 20% atau lebih penderita
menunjukan gejala - gejala yang berkaitan dengan pembesaran kelenjar limfe retroperitonial
atau mesenterium, dan timbul nyeri abdomen atau buang air besar yang tidak teratur.

Pemeriksaan penunjang
Diagnosis penyakit Hodkin tergantung pada ditemukannya sel Reed Sternberg di nodus
limfatikus yang diambil. Uji laboratorium meliputi hitung darah lengkap , hitung trombosit, laju
endap darah, dan pemeriksaan fungsi hati dan ginjal. Biopsy sumsum tulang dan scan hati dan
limpa dilakukan untuk menentukan apakah organ tersebut terlibat. Rontgen dada dan scan tulang
pelvis, vertebra dan tulang panjang dilakukan untuk mengidentifikasi keterlibatanya.