You are on page 1of 3

1.

Prinsip kerja dan Sistem Kerja Rangkaian


Prinsip kerja rangkaian ini adalah merubah energi listrik menjadi energicahaya melalui
control sencor cahaya (LDR).
Sistem kerja rangkaian
- Ketika rangkaian di beri arus listrik maka arus akan melalui hambatan dan LDR,
- Dan hambatan merubah arus menjadi lebih kecil sesuai kebutuhan,
- Lalu resistor memberi input arus ke pada transistor dan lampu LED,
- Arus dari LDR menjadi input untuk transistor,
- Dan diteruskan transistor menjadi output yang terhubung dengan output dari
LED.

Gambar Sekama Rangkaian










Gambar Diagram Blok Rangkaian

2. Kompone dan Fungsi komponen
a. Sensor cahaya LDR
Sensor cahaya LDR (Ligth Dependent Resistor) adalah salah satu jenis resistor
yang dapat mengalamin perubahan resistansinya apabila mengalami penerimaan cahaya.
Besarnya nilai hambatan pada sensor cahaya LDR tergantung pada besar kecilnya
cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri. LDR sering disebut dengan alat atau sensor
yang berupa resistor yang peka terhadap cahaya. LDR pada rangkaian ini berfungsi
sebagai sakalar/penerus aliran listrik ketika merespon terhadap cahaya.
b. Resistor
Resistor adalah resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain
untuk mengatur tegangan listrik dan arus listrik, dengan resistansi tertentu (tahanan)
dapat memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap
resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm.Resistor
digunakan sebagai bagian dari rangkaian elektronik dan sirkuit elektronik, dan
merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Fungsi resistor pada
rangkaian ini adalah sebagai penghambat tegangan dan menjadikan tegangan input
menjadi lebih rendah sesuai yang di inginkan.
CATU DAYA
Resistor
Lampu LED Transistor
Sensor LDR
Out Put


c. Lampu LED (light-emitting diode)
Lampu LED adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik
yang ketika diberi arus tegangan listrik menghasilkan cahaya. Fungsinya dalam
rangkaian ini adalah sebagai indicator sensor LDR bekerja dengan baik.

d. Transistor
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai
sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau
sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi sebagai semacam kran listrik, dimana
berdasarkan arus inputnya atau tegangan inputnya , memungkinkan pengaliran listrik
yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya. Pada rangkaian ini resistor berfungsi
sebagai pengatur aliran arus.

e. Batery
Bateray adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan
tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen
penting, yaitu:
1. batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
2. seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
3. pasta sebagai elektrolit (penghantar)
Fungsi baterai dalam rangkaian ini adalah sebagai sumber tegangan atau catu daya.

f. Kabel
Kabel adalah media untuk menyalurkan energi listrik. Sebuah kabel listrik terdiri
dari isolator dan konduktor. Fungsi kabel dalam rangkaian ini adalah sebagai isolator
arus listrik dari catu daya sampai ke rangkaian.