You are on page 1of 23

TUGAS

KEPERAWATAN ANAK
ANEMIA DEFISIENSI BESI
Dosen Pengampu: Wahyudi, S.Kep., NS
Disusun Oleh:
IWANT TUNGGAL WARDOYO
P102202001!
II A
DEPARTEMEN KESE"ATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESE"ATAN SEMARANG
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
PURWOKERTO
200#
BAB I
KONSEP DASAR
A. PENGERTIAN
1. Anemia adalah penurunan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin di
dalam sel daah merah kurang dikarenakan adanya kelainan dalam
pembentukan sel, perdarahan atau gabungan keduanya (dr. Faisal Yatim, DTM
& , M!, "##$%.
". Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar b dan&hitung eritosit lebih
rendah dari harga normal (Ari' Mansjoer, 1(((%.
$. Anemia adalah penurunan kuantitas atau kualitas sel)sel darah merah dalam
sirkulasi, yang dapat disebabkan oleh gangguan pembentukan sel darah
merah, peningkatan kehilangan sel darah merah melalui perdarahan kronik
atau mendadak, atau lisis (destruksi% sel darah merah yang berlebihan
(*li+abeth ,or-in, "##"%.
.. Anemia adalah pengurangan jumlah sel darah merah, kuantitas hemoglobin,
dan /olume pada sel darah merah (hematokrit% per 1## ml darah (0il/ia, A.
!ri1e, 1((2%.
2. Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau jumlah
hemoglobin (protein pemba-a oksigen% dalam sel darah merah berada di
ba-ah normal (---.medi1astore.1om%.
3. Anemia de'isiensi besi adalah anemia yang disebabkan oleh kurangnya
mineral Fe sebagai bahan yang diperlukan untuk pematangan eritrosit.
4. Anemia de'isiensi besi adalah anemia akibat de'isiensi besi dalam gi+i atau
hilangnya darah se1ara lamban dan kronik.5mumnya akan terjadi anemia
dimor'im karena selain kekurangan Fe juga terdapat kekurangan asam 'olat
6. ETIOLOGI
1. Asupan besi yang berkurang pada jenis makanan Fe non)heme, muntah
berulang pada bayi, dan pemberian makanan tambahan yang tidak sempurna.
". Malabsorpsi pada enteritis dan proses malnutrisi (!*M%
$. 7ehilangan&pengeluaran besi berlebihan pada perdarahan saluran 1erna kronis
seperti pada di/ertikulum Me1kel, poliposis usus, alergi susu sapi, dan
in'estasi 1a1ing.
.. 7ebutuhan besi yang meningkat oleh karena pertumbuhan yang 1epat pada
bayi dan anak, in'eksi akut berulang, dan in'eksi menahun
2. Depo besi yang kurang seperti pada berat badan lahir rendah, kembar
3. 7ombinasi dari etiologi di atas
,. FAKTOR PRESDISPOSISI
1. 0tatus ematologik -anita hamil
". 6erat badan lahir rendah
$. !artus,dimana terjadi kelahiran abnormal dan pengikatan tali pusat terlalu dini
.. !emberian makanan yang tidak adekuat karena ketidaktahuan ibu,perilaku
pemberian makanan, keadaan sosial, jenis makanan
2. 8n'eksi menahun dan in'eksi akut langsung
3. 8n'eksi parasit seperti ankilostoma,Tri1huris tri1hiura,dan amoeba
D. PATOFISIOLOGI
Timbulnya anemia men1erminkan adanya kegagalan sumsum atau
kehilangan sel darah merah berlebihan atau keduanya. 7egagalan sumsum dapat
terjadi akibat kekurangan nutrisi, pajanan toksik, in'asi tumor, atau kebanyakan
akibat penyebab yang tidak diketahui. 0el darah merah dapat hilang melalui
perdarahan atau hemolisis (destruksi%.
9esis sel darah merah (disolusi% terjadi terutama dalam sel 'agositik atau
dalam sistem retikuloendotelial, terutama dalam hati dan limpa. 0ebagai hasil
samping proses ini, bilirubin yang terbentuk dalam 'agosit, akan memasuki aliran
darah. 0etiap kenaikan destruksi sel darah merah (hemolisis% segera dire'leksikan
dengan peningkatan bilirubin plasma (konsentrasi normalnya 1 mg&dl atau
kurang: kadar di atas 1,2 mg&dl mengakibatkan ikterik pada sklera%.
Apabila sel darah merah mengalami penghan1uran dalam sirkulasi, seperti
yang terjadi pada berbagai kelainan hemolitik, maka hemoglobin akan mun1ul
dalam plasma (hemoglobinemia%. Apabila konsentrasi plasmanya melebihi
kapasitas haptoglobin plasma (protein pengikat untuk hemoglobin bebas% untuk
mengikat semuanya (misal; apabila jumlahnya lebih dari sekitar 1## mg&dl%,
hemoglobin akan terdi'usi dalam gomerolus ginjal dan ke dalam urine
(hemoglobinurea%.
*. MANIFESTASI KLINIS
) Anak tampak lemas
) 0ering berdebar)debar
) Mudah lelah
) !u1at
) 0akit kepala atau iritabel
) !u1at terlihat pada mukosa bibir, 'aring, telapak tangan, dasar kuku, dan
konjungti/a
) !apil lidah atro'i, jantung agak membesar
) Tidak ada pembesaran limpa dan hati, serta tidak terdapat iastesis hemoragik
F. PENATALAKSANAAN
) !engobatan kausal
) Makanan yang adekuat
) !emberian preparat besi (sul'as 'erosus% $ < 1# mg&kg66&hari. Agar
penyerapannya di usus meningkat /itamin , dan penambahan protein ha-ani.
Diharapkan kenaikan b 1 g&dl setiap 1)" minggu
) Tran'usi darah diberikan bila b = 2 g&dl dan disertai dengan keadaan umum
buruk. !rinsip pemberiannya makin rendah kadar b, makin sedikit, makin
lambat, dan makin sering trans'usi darah yang diberikan.
>. PEN$EGA"AN
1. !renatal ibu hamil biasanya diberikan tambahan besi
". !as1a natal 6ayi prematur dan bayi kembar harus mulai diberikan
tambahan besi sejak umur . minggu, misalnya preparat sul'at
'erosus
Mulai diberikan makanan tambahan memadai sejak umur .
bulan. !ada prakteknya, di negara 6arat kebanyakan bayi
mendapat besi dari makan)makanan bayi yang biasanya sudah
ditambahkan besi
. KOMPLIKASI
!ada anemia berat, dapat menimbulkan penyakit jantung kongesti'.
8. PAT"WAY
!erdarahan 7egagalan dan 6erkurangnya 0el Meningkatnya
7erusakan darah merah !enghan1uran
0umsum Tulang (kurang /it 6 1", 0el darah merah
asam 'olat dan Fe%
?antung ?umlah sel darah Muskuloskeletal
!enurunan 1ardia1 @tak Tulang keropos
output jantung !enurunan @
"
ke jaringan
,emas
7esadaran 7erusakan
menurun mobilitas 'isik
Aesiko 1idera
!u1at
Dispnea 7elemahan dan !u1at ekstremitas
Takipnea kelelahan Dingin
!er'usi jaringan
!eri'er tidak e'ekti'
>angguan Akti'itas
!erna'asan Terbatas
7erusakan
pertukaran gas
8ntoleransi
akti'itas
0umber;!ri1e,0yl/ia.1((2.!ato'isiologi *disi ..?akarta;*>,
BAB II
ASU"AN KEPERAWATAN ANEMIA
A. PENGKA%IAN
Data yang dapat diperoleh dari -a-an1ara ;
1. Ai-ayat kesehatan keluarga
a. Apakah ada anggota keluarga yang pernah menderita hal yang samaB (tiga
generasi%
b. Apa yang menyebabkan dan sudah berapa lama menderita anemia
de'isiensi +at besi
1. Apakah yang dirasakan samaB 6agaimanaB
". Ai-ayat kesehatan dahulu
a. Apakah sudah pernah menderita sakit ini sebelumnyaB
b. 6erapa lamaB
1. !engobatan yang telah dijalaniB
d. !enyebabnya apaB
e. Tanda gejala yang dirasakanB
'. Apakah pernah menderita penyakit dalam sebelumnyaB ApaB
g. Apakah ada ri-ayat perdarahan
h. Ai-ayat tumbang saat ke1il
i. Apakah adanya gangguan absorbsi
$. Ai-ayat kesehatan sekarang
a. 7eluhan utama
) Apa yang paling dirasakan pasienB
b. 7eluhan tambahan
) Apakah pasien merasa kelelahan
) Apakah pasien sakit kepalaB
) Apakah merasa 1epat letihB
) Apakah penglihatan berkunang)kunangB
) Apakah telinga berderingB
.. Data objekti'
a. Muka pu1at
b. 9esu
1. Cadi lemah dan 1epat
2. Data subjekti'
a. 7eluhan dingin
b. 0akit kepala
1. 0esak na'as
d. Mengeluh lemah
3. !engkajian menurut Doengoes,Moorhouse,dan ,eissler (1(((;23(%
a. Akti/itas& istirahat
>ejala ;
) 7eletihan, kelemahan, malaise umum
) 7ehilangan produkti/itas, penurunan semangat untuk kerja
) Toleransi terhadap latihan rendah
) 7ebutuhan untuk tidur dan istirahat lebih banyak
Tanda ;
) Takikardia&takipnea: dispnea pada bekerja atau istirahat
) 9etargi, menarik diri, apatis, lesu, dan kurang tertarik pada sekitarnya
) 7elemahan otot dan penurunan kekuatan
) Ataksia, tubuh tidak tegak
) 6ahu menurun, postur lunglai, berjalan lambat, dan tanda)tanda lain
yang menunjukkan keletihan
b. 0irkulasi
>ejala ;
) Ai-ayat kehilangan darah kronis
) Ai-ayat endokarditis in'ekti' kronis
) !alpitasi (takikardia kompensasi%
Tanda ;
) TD; peningkatan sistolik dengan diastolik stabil dan tekanan nadi
melebar, hipotensi postural
) Disritmia; abnormalitas *7>
) 6unyi jantung; murmur sistolik
) *kstremitas; pu1at pada kulit dan membran mukosa (konjungti/a,
mulut, 'aring, bibit% dan dasar kuku
) 0klera; biru atau putih seperti mutiara
) !engisian kapiler menghambat (penurunan aliran darah ke peri'er dan
/asokonstriksi kompensasi%
) 7uku; mudah patah, berbentuk seperti sendok
) Aambut; kering, mudah putus, menipis: tumbuh uban se1ara premature
1. 8ntegritas ego
>ejala ; 7eyakinan agama&budaya mempengaruhi pilihan pengobatan
Tanda ; Depresi
d. *liminasi
>ejala ;
) Ai-ayat pielone'ritis, gagal ginjal
) Flatulen, sindrom malabsorpsi
) ematemesis, 'eses dengan darah segar, melena
) Diare atau konstipasi
) !enurunan haluaran urine
Tanda ; Distensi abdomen
e. Cutrisi
>ejala ;
) !enurunan masukan diet, masukan diet protein he-ani
rendah&masukan produk sereal tinggi
) Cyeri mulut atau lidah, kesulitan menelan
) Mual&muntah, dispepsia, anoreksia
) Adanya penurunan berat badan
) Tidak pernah puas mengunyah atau pika untuk es, kotoran, tepung
jagung, 1at, tanah liat, dan sebagainya
Tanda ;
) 9idah tampak merah daging&halus
) Membran mukosa kering, pu1at
) Turgor kulit; buruk, kering, tampak kisut&hilang elastisitas
) 0tomatitis dan glositis
) 6ibir; selitis
'. igiene
Tanda ; 7urang bertenaga, penampilan tak rapih
g. Ceurosensori
>ejala ;
) 0akit kepala, berdenyut, pusing, /ertigo, tinnitus, ketidakmampuan
berkonsentrasi
) 8nsomnia, penurunan penglihatan, dan bayangan pada mata
) 7elemahan, keseimbangan buruk, kaki goyah: parestesia tangan&kaki:
klaudikasi
) 0ensansi menjadi dingin
Tanda ;
) !eka rangsang, gelisah, depresi, 1enderung tidur, apatis
) Mental; tak mampu berespons lambat dan dangkal
) @'talmik; hemoragis retina
) *pistaksis, perdarahan dari lubang)lubang
) >angguan koordinasi, ataksia; penurunan rasa getar dan posisi, tanda
Aomberg positi', paralisis
h. Cyeri&kenyamanan
>ejala ; Cyeri abdomen samar: sakit kepala
i. !ernapasan
>ejala ;
) Ai-ayat T6, absent paru
) Capas pendek pada istirahat dan akti/itas
Tanda ; Takipnea, ortopnea, dan dispnea
j. 7eamanan
>ejala ;
) Ai-ayat pekerjaan terpajan teradap bahan kimia
) Ai-ayat terpajan pada radiasi baik sebagai pengobatan atau
ke1elakaan
) Ai-ayat kanker, terapi kanker
) Tidak toleran terhadap dingin dan&atau panas
) Trans'usi darah sebelumnya
) >angguan penglihatan
) !enyembuhan luka buruk, sering in'eksi
Tanda ;
) Demam rendah, menggigil, berkeringat malam
) 9im'adenopati umum
) !etekie dan ekimosis
k. 0eksualitas
>ejala ;
) !erubahan aliran menstruasi
) ilang libido
) 8mpoten
Tanda ; 0er/iks dan dinding /agina pu1at
4. !emeriksaan 'isik
a. 8nspeksi
) Melihat keadaan umum pasien
) Adanya perdarahan
b. !alpasi
) Menunjukkan kepekaan miokard karena hipoksemia
) !engisian darah ke kapiler
1. Auskultasi
) Apakah jantung berdebarB
D. !emeriksaan diagnostik
a. ?D9 di ba-ah nilai normal (b, hematokrit, dan sel darah merah%
b. !eritin dan kadar besi serum rendah pada anemia de'isiensi besi
1. 7adar 61" serum rendah pada anemia pernisiosa
d. b elektro'oresin mengidenti'ikasi tipe b abnormal pada penyakit sel
sabit
e. Tes s1hilling digunakan untuk mendiagnosa de'isiensi 61"
6. DIAGNOSA
1. 8ntoleransi akti/itas berhubungan dengan kelemahan
". 7erusakan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan per'usi
/entilasi
$. !er'usi jaringan peri'er tidak e'ekti' berhubungan dengan penurunan
konsentrasi 6 darah
.. Aesiko 1idera berhubungan dengan kerusakan mobilitas 'isik
2. ,emas berhubungan dengan penurunan 1ardia1 output jantung
,. INTER&ENSI
D< 8 ; 8ntoleransi akti/itas berhubungan dengan kelemahan
Tujuan ; 0etelah dilakukan tindakan kepera-atan diharapkan dapat berakti/itas
dengan normal
C@, ; !enghematan energi
7riteria hasil ;
) Menyadari keterbatasan energi
) Menyeimbangkan akti/itas dan istirahat
) Tingkat daya tahan adekuat untuk berakti/itas
7eterangan skala ;
1. Tidak sama sekali
". Aingan
$. 0edang
.. 6erat
2. 0angat berat
C8, ; !engelolaan energi
) !antau respon oksigen pasien
) !antau asupan nutrisi untuk memastikan keadekuatan sumber)sumber
energi
) !antau&dokumentasikan pola istirahat pasien dan lamanya -aktu tidur
) 7olaborasikan dengan ahli terapi okupasi, 'isik dan&atau rekreasi untuk
meren1anakan dan memantau program akti/itas, sesuai dengan kebutuhan
) 6antu pasien untuk mengubah posisi se1ara berkala, bertandar, duduk,
berdiri dan ambulasi yang dapat ditoleransi
D< 88 ; 7erusakan pertukaran gas berhubungan dengan ketidakseimbangan
per'usi /entilasi
Tujuan ; 0etelah dilakukan tindakan kepera-atan diharapkan pertukaran gas
normal
C@, ; 0tatus pernapasan: pertukaran gas
7riteria hasil ;
) 0tatus neurologis dalam rentang yang diharapkan
) Dispnea pada saat istirahat dan akti/itas tidak ada
) >elisah, sianosis, dan keletihan tidak
) 0aturasi oksigen normal
7eterangan skala ;
1. *kstrem
". 6erat
$. 0edang
.. Aingan
2. Tidak ada
C8, ; !engelolaan jalan napas
) 7aji bunyi paru, 'rekuensi napas, kedalaman dan usaha, dan produksi
sputum sesuai dengan indikator dari penggunaan alat penunjang yang
e'ekti'
) !antau satuasi @
"
) !antau status pernapasan dan oksigensi sesuai dengan kebutuhan
D< 888 ; !er'usi jaringan peri'er tidak e'ekti' berhubungan dengan penurunan
konsentrasi b darah
Tujuan ; 0etelah dilakukan tindakan kepera-atan diharapkan tidak terjadi
gangguan per'usi jaringan peri'er
C@, ; !er'usi jaringan: peri'er
) TD dalam rentang yang diharapkan
) Denyut proksimal dan peri'er distal kuat dan simetris
) Tingkat sensasi normal
) Fungsi otot utuh
) 7ulit utuh, -arna normal
) 0uhu ekstremitas hangat
) Tidak ada nyeri ekstremitas yang terlokalisasi
7eterangan skala ;
1. *sktrem
". 6erat
$. 0edang
.. Aingan
2. Tidak terganggu
C8, ; !enatalaksanaan sensasi per'ier
) Melakukan sirkulasi peri'er se1ara komprehensi' (misal; periksa nadi
peri'er, edema, pengisian kapiler, -arna dan suhu ekstremitas%
) 7aji rasa tidak nyaman
) 6erikan pengobatan anti trombosit atau anti koagulan jika diperlukan
) indari atau dengan seksama pantau penggunaan alat yang panas&dingin
) Tinggikan anggota badan yang terkena "#
o
atau lebih tinggi dari jantung
untuk meningkatkan aliran darah balik /ena
D< 8E ; Aesiko 1idera berhubungan dengan kerusakan mobilitas 'isik
Tujuan ; 0etelah dilakukan tindakan kepera-atan diharapkan resiko 1idera
terkontrol dan berkurang
C@, ; 7ontrol resiko
) Mengetahui resiko
) Memonitor 'aktor resiko lingkungan
) Memonitor 'aktor resiko perilaku indi/idu
) Mengembangkan strategi kontrol resiko yang e'ekti'
) Memonitor perubahan status kesehatan
7eterangan skala ;
1. Tidak pernah menunjukkan
". ?arang menunjukkan
$. 7adang menunjukkan
.. 0ering menunjukkan
2. 0elalu menunjukkan
C8, ; Manajemen keamanan lingkungan
) 8denti'ikasi tingkat kebutuhan pasien akan keamanan
) 8denti'ikasi bahaya yang ada di lingkungannya
) Atur lingkungan untuk meminimalkan resiko 1idera
) >unakan alat pelindung atas situasi yang berbahaya
) Monitor lingkungan untuk perubahan status keamanan
D< E ; ,emas berhubungan dengan penurunan 1ardia1 output jantung
Tujuan ; 0etelah dilakukan tindakan kepera-atan diharapkan 1emas berkurang
C@, ; 7ontrol ansietas
) Mempertahankan penampilan peran
) Melaporkan tidak ada mani'estasi ke1emasan se1ara 'isik
) Mani'estasi perilaku akibat ke1emasan tidak ada
7eterangan skala ;
1. Tidak pernah menunjukkan
". ?arang menunjukkan
$. 7adang menunjukkan
.. 0ering menunjukkan
2. 0elalu menunjukkan
C8, ; !engurangan ansietas
) 7aji tingkat ke1emasan pasien
) 8nstruksikan pasien penggunaan teknis relaksasi
) >unakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan
) ?aga peralatan pera-atan jauh dari pandangan
) 6eri dorongan kepada orang tua untuk menerima anak sesuai dengan
kebutuhan
D. E&ALUASI
D< 8 0kala
) Menyadari keterbatasan energi .
) Menyeimbangkan akti/itas dan istirahat .
) Tingkat daya tahan adekuat untuk berakti/itas .
D< 88
) 0tatus neurologis dalam rentang yang diharapkan .
) Dispnea pada saat istirahat dan akti/itas tidak ada .
) >elisah, sianosis, dan keletihan tidak ada .
) 0aturasi oksigen normal .
D< 888
) TD dalam rentang yang diharapkan .
) Denyut proksimal dan peri'er distal kuat dan simetris .
) Tingkat sensasi normal .
) Fungsi otot utuh .
) 7ulit utuh, -arna normal .
) 0uhu ekstremitas hangat .
) Tidak ada nyeri ekstremitas yang terlokalisasi .
D< 8E
) Mengetahui resiko .
) Memonitor 'aktor resiko lingkungan .
) Memonitor 'aktor resiko perilaku indi/idu .
) Mengembangkan strategi kontrol resiko yang e'ekti' .
) Memonitor perubahan status kesehatan .
D< E
) Mempertahankan penampilan peran .
) Melaporkan tidak ada mani'estasi ke1emasan se1ara 'isik .
) Mani'estasi perilaku akibat ke1emasan tidak ada .
DAFTAR PUSTAKA
6runner & 0udarth. "##1. Keperawatan Medikal Bedah Vol. 2. ?akarta; *>,.
,or-in, *li+abeth. "##1. Buku Saku Patofisiologi. ?akarta; *>,.
Doengoes, Marilyn. 1(((. Rencana Asuhan Keperawatan. ?akarta; *>,.
*ngram, 6arbara. 1((D. Rencana Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Vol. 2.
?akarta; *>,.
Mansjoer, Ari'. "##1. Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2. ?akarta; Aes1ulapius.
!ri1e, 0yl/ia. 1((2. Patofisiologi Edisi . ?akarta; *>,.
Yatim, Faisal. "##$. !alase"ia #euki"ia dan Ane"ia. ?akarta; !ustaka !opuler @bor.
---.medi1astore.1om