You are on page 1of 25

Yuni Almaadin 

2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

TUGAS PRAKTIKUM RANGKAIAN LOGIKA 

CENTRAL PROCESSING UNIT 

 
 

 
 
 
 
OLEH : 

YUNI ALMAADIN 
(2206.100.035) 
 
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO 
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI 
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 
SURABAYA 
 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

ABSTRAK 

 
  Istilah komputer mempunyai arti yang luas dan berbeda bagi setiap orang.
Istilah komputer (computer) diambil dari bahasa Latin computare yang berarti
menghitung (to compute atau to reckon). Pada dasarnya suatu computer terdiri
dari tiga bagian yaitu memori, CPU, dan I/O modul. Dari ketiga bagian tadi, tiap
bagian dihubungkan oleh sebuah bus yang mempunyai control logic tertentu.

CPU merupakan kepanjangan dari Central Processing Unit yang artinya


unit pusat pemrosesan. CPU merupakan bagian terpenting dari sebuah computer
karena semua aktvitas sebuah computer diatur oleh CPU. Bisa dikatakan bahwa
CPU adalah otak dari sebuah computer.

Secara umum CPU biasa disebut dengan prosesor. Pada computer mikro,
prosesor ini disebut dengan mikroprosesor. Pada perkembangannya, CPU telah
banyak mengalami perubahan yang signifikan dalam hal kecepatan, kinerja, dan
performansi.

Makalah ini akan mencoba untuk mengulas lebih dalam tentang computer
terutama CPU.

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

BAB I 

PENDAHULUAN 

 
I.1. Latar Belakang 
  Dewasa ini computer sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang
terutama bagi kalangan mahasiswa dan professional. Perkembangan computer
sebenarnya tidak seimbang antara ketiga elemen dasar computer yaitu CPU atau
prosesor, memory, dan I/O modul. I/O modul adalah elemen yang paling lambat
dalam perkembangannnya karena para pengembangnya yang juga sedikit.
Sedangkan memori tidak mengalami perkembangan sepesat perkembangan dari
CPU (prosesor) sendiri.

Memori yang ada di pasaran pada saat ini yang paling banyak adalah
DDR2 yang merupakan penyempurnaan dari RAM. Kecepatan dari memori
DDR2 masih kalah dengan kecepatan dari CPU. Perbandingannya bahkan bisa
mencapai sepuluh kali lipat. CPU bisa beroperasi pada orde gigahertz sementara
memori hanya mampu beroperasi pada orde megahertz. Perkembangan memori
memang lambat, hal ini disebabkan mahalnya komponen-komponen pada
memori. Selain itu para pengembang cenderung untuk lebih mengembangkan dan
bereksplorasi pada CPU. Saat makalh ini ditulis, di pasaran sudah ada prosesor
dengan kecepatan yang sangat tinggi yaitu prosesor core 2 quad yang merupakan
produksi dari perusahaan Intel.

Prosesor ini memiliki kelebihan dalam hal kecepatan bekerja jika


dibandingkan dengan prosesor sebelumnya. Selain itu, prosesor ini juga lebih
hemat dalam konsumsi daya sehingga jika diterpkan pada notebook bisa
menghemat baterei sehingga umur pemakaian notebook lebih lama. Di samping
itu, prosesor ini juga tidak cepat panas sehingga bisa digunakan untuk bekerja
ekstra time.

Aplikasi dari computer kebanyakan adalah dalam hal grafis dan database.
Semakin bagus prosesornya maka akan semakin baik pula kinerja dari computer

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

kita sehingga dapat menghemat waktu dalam pengerjaan tugas-tugas dan


pekerjaan kita dengan bantuan multitasking.

I.2. Dasar Teori 
  Bentuk fisik dari sebuah computer terdiri dari tiga bagian utama yaitu
input/output device, memory, dan CPU. Ketiga bagian tersebut masing-masing
dihubungkan oleh sebuah bus yang mempunyai control unit logika tertentu.
Biasanya control unit tersebut terdiri dari tiga elemen penting yaitu load, clear,
dan inkremen.

Input/output device digunakan untuk menerima input/menampilkan output.


Contoh input device adalah keyboard, mouse,scanner, microphone, dll. Contoh
output device adalah monitor, LCD proyektor, printer, sound speaker, dll.

Bagian kedua adalah memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan
program. Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca
instruksi dari memori utama. Agar instruksi dapat dilakukan secara cepat maka
harus diusahakan instruksi tersedia di memori pada hierarki berkecepatan akses
lebih tinggi. Kecepatan akses ini akan meningkatkan kinerja system. Oleh karena
itu terdapat konsep memori dua level yaitu ditampung terlebih dahulu pada
hierarki yang lebih tinggi.

Ada tiga macam memori yang penting dalam sebuah computer yaitu
register memori, cache memori, dan memori utama. Register memori merupakan
jenis memori yang memiliki kecepatan akses tinggi. Memori ini terdapat dalam
sebuah CPU atau prosesor. Contoh dari memori jenis ini adalah Register Data,
Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address
register, Instruction Register , dll.

Chache memori merupakan memori berkapasitas terbatas, berkecepatan


tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cache memory ini ada di
antara memori utama dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

langsung mengacu pada memori utama agar kinerja dapat ditingkatkan. Cache
Memory ini ada dua macam yaitu :

1. Chache Memory yang terdapat pada internal Processor , chache memory


jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal.
Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal seperti P4,P3,AMD-
Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin
mahal dan semakin cepat Processor tersebut.
2. Chache Memory yang terdapat di luar Processor, yaitu berada pada
MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun
tidak secepat chache memori jenis pertama (yang ada pada internal
Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal
ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace
memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.

Memori utama adalah memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan
program. Jenis Memori Utama ada 2 yaitu :

1. ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja
datanya atau programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS (Basic Input
Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk
men-setting peripheral yang ada pada system. Contoh: AMIBIOS, AWARD
BIOS, dll ROM untuk BIOS terdapat beragamjenis diantaranya jenis Flash
EEPROM BIOS yang memiliki kemampuan untuk dapat diganti
programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat
Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan
unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.
2. RAM (Random Acces Memory) yang memiliki kemampuan untuk
mengubah data atau program yang tersimpan di dalamnya. Ada bebrapa jenis
RAM yang ada di pasaran saat ini SRAM, EDORAM, SDRAM, DDRAM,
RDRAM, VGRAM, DDR1, DDR2, dll.

Pada memori jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, seperti PC66,
PC100, PC133, PC200, PC 400 dll yang artinya adalah kecepatan aliran data atau

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

program pada memori dimana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin
cepat akses terhadap memori tersebut.

Memori sekunder merupakan memori tambahan yang berfungsi untuk


menyimpan data atau program. Contohnya antara lain hardisk, floppy disk dll.

Bagian ketiga adalah CPU atau Central Processing Unit. Pada PC atau
personal computer biasa disebut dengan prosesor atau mikroprosesor. Bagian ini
merupakan otak dari sebuah computer. Semua program-program yang terdiri dari
instruksi-instruksi akan diproses dan dikerjakan oleh CPU.

Satuan kecepatan dari sebuah prosesor adalah Mhz atau GHz. Semakin
besar kecepatannya makin bagus pula prosesor itu dan eksekusi dari program-
program yang akan dijalankan akan semakin cepat.

Ada banyak factor yang mempengaruhi performansi sebuah prosesor, yaitu


lebar data bus, kecepatan prosesor atau clock prosesor, arsitektur internal
prosesor, kecepatan I/O bus, dan cache memori level 1 maupun level 2.
CPU mengendalikan semua proses yang akan dikerjakan oleh computer
dengan cara mengambil instruksi biner dari memori, menerjemahkannya menjadi
serangkaian aksi dan menjalankannya. Aksi tersebut bisa berupa transfer data dari
dan ke memori, operasi aritmatika dan logika, atau pembangkitan sinyal kendali.

Secara umum CPU terdiri dari beberapa bagian berbeda. Unit control
bertanggung jawab mengambil instruksi-instruksi dari memori utama dan
menentukan jenis instruksi-instruksi tersebut. Unit logika aritmatik (ALU)
menjalankan operasi-operasi aritmatika seperti penjumlahan dan Boolean AND.

CPU juga berisi sebuah memori kecil berkecepatan tinggi yang digunakan
untuk menyimpan hasil-hasil sementara dan informasi kontrol tertentu. Memori
ini terdiri dari sejumlah register yang masing-masing memiliki ukuran dan fungsi
tersendiri. Biasanya seluruh register itu memiliki ukuran yang sama. Setiap
register dapat menyimpan satu bilangan hingga mencapai jumlah maksimum
tertentu tergantung pada ukuran register tersebut. Register-register dapat dibaca
dan ditulis dengan kecepatan tinggi karena mereka berada dalam CPU.

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

Register yang paling penting adalah Program Counter (PC) yang


menunjuk instruksi berikutnya yang harus diambil untuk dijalankan. Nama
program counter sebenarnya kurang tepat karena istilah ini tidak ada hubungannya
sama sekali dengan counter namun istilah ini telah digunakan secara luas. Selain
itu fungsi penting lain dari register adalah Instruction Register (IR) yang
menyimpan instruksi yang sedang dijalankan. Sebagian besar komputer juga
memiliki beberapa register lain. Sebagian di antaranya digunakan untuk tujuan
umum dan sebagian lagi untuk tujuan-tujuan khusus.

CPU menjalankan setiap instruksi dalam beberapa langkah kecil. CPU


mengambil instruksi dari memori dan membawanya ke dalam IR kemudian
mengubah PC agar menunjuk ke instruksi selanjutnya. Kemudian CPU
menentukan jenis instruksi yang baru saja diambil. Jika instruksi tersebut
menggunakan sebuah word dalam memori maka akan ditentukan di mana
instruksi tersebut berada. Jika diperlukan word tersebut akan diambil dan dibawa
ke dalam register dalam CPU kemudian instrusi tersebut dijalankan. Siklus ini
akan berulang untuk instruksi-instruksi selanjutnya.

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

BAB II 

PEMBAHASAN 
 

Bagian terpenting dalam sebuah komputer adalah unit pemroses atau CPU.
Instruksi-instruksi program akan diproses untuk mengolah data yang sudah
dimasukkan ke dalam komputer lewat alat input dan hasilnya akan ditampilkan di
alat output.

Pada komputer mikro, prosesor ini disebut dengan mikroprosesor. CPU


terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit aritmatika
dan logika (arithmatic and logic unit). Di samping dua bagian tadi , CPU
mempunyai beberapa memori yang berukuran kecil yang disebut register.

Iklan pertama untuk mikroprosesor muncul di Electronic News. Federico


Faggin, Ted Hoff, dan timnya di Intel Corporation mendesain mikroprosesor 4004
ketika membuat sebuah IC pesanan untuk Busicom, sebuah perusahaan kalkulator
Jepang. Mikroprosesor 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data
4 bit, dan dapat mengeksekusi 60 ribu operasi per detik. Mikroprosesor 4004 ini
adalah salah satu dari seri IC untuk komponen kalkulator tersebut: 4001: memori
ROM 2.048 bit; 4002: memori RAM 320 bit; serta 4003: register geser I/O 10 bit.

Pada tahun 1972, 8008 dengan bus data 8 bit digunakan oleh Don Lancaster
untuk membuat cikal-bakal personal komputer. 8008 membutuhkan 20 komponen
tambahan untuk dapat bekerja penuh sebagai CPU. Lalu tahun 1974, 8080
menjadi otak personal pertama komputer, Altair, diduga merupakan nama tujuan
pesawat Starship Enterprise di film TV Star Trek. 8080 hanya membutuhkan 2
perangkat tambahan untuk bekerja. Selain itu 8080 terbuat dari transistor NMOS
yang bekerja lebih cepat. 8080 diseut sebagai mikroprosesor generasi kedua.
Segera sesudah itu Motorolla membuat MC6800 yang juga merupakan CPU
multiguna. MC6800 sangat populer karena menggunakan catu daya +5V,
dibanding 8080 dengan catu daya –5V, +5V, -12V, dan +12V. Mikroprosesor lain

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

yang muncul adalah 6502 sebagai CPU komputer Apple II, dan Zilog Z80 untuk
CPU Radio Shack TRS-80.

Tahun 1978, IBM menciptakan personal komputer PC-XT yang sangat


populer menggunakan mikroprosesor 8086 dan 8088. Keduanya mampu
menangani data 16 bit. Bedanya hanya pada ukuran bus data yang hanya 8 bit
untuk 8088 (operasi internal 16 bit), dan 16 bit untuk 8086. Kemudian Intel
membut 80186 dan 80188 yang juga berisi perangkat peripheral terprogram.
Tahun 1982, 80286 adalah prosesor pertama yang dapat menjalankan perangkat
lunak yang ditulis untuk pendahulunya, karena instruksi yang dimiliki oleh seri
sebelumnya semuanya dimiliki dan ditambahi dengan instruksi lain.
Kompatibilitas ke atas ini kemudian menjadi ciri khas mikroprosesor Intel. Dalam
6 tahun, ada 15 juta PC-AT yang menngunakan 80286 sebagai CPU.

Tahun 1985, Intel membuat 80386 (386TM) yang mengandung 275 ribu
transistor, dan merupakan mikroprosesor 32 bit yang dapat melakukan multi
tasking (menjalankan beberapa program dalam waktu yang bersamaan). Tahun
1989, Intel 486TM adalah prosesor pertama yang mempunyai math coprosesor
secara built-in di dalamnya.

Tahun 1993, lahir keluarga prosesor Pentium®. Tahun 1995, prosesor


Pentium® Pro didesain untuk server 32-bit, mengandung 5,5 juta transistor dan
mempunyai chip memori cache kedua di dalamnya. Tahun 1997, dibuat prosesor
Pentium® II dengan 7,5 juta transistor dan teknologi MMX, yang didesain khusus
untuk memproses data video, audio and grafik secara efisien. Prosesor ini juga
diperkenalkan dengan bentuk cartridge Single Edge Contact (S.E.C). Seiring
dengan itu bermunculan seri Celeron yang merupakan versi Pentium dengan
beberapa fitur yang dihilangkan untuk menekan biaya produksi.

Tahun 1999 muncul Pentium !!! dengan 70 instruksi baru yang mendukung
Internet Streaming SIMD. Processor ini berisi 9,5 juta transistor, dan
mengintroduksi teknologi 0,25-micron. Pada saat ini sedang dikembangkan
mikroprosesor 64 bit, sehingga operasi-operasi matematis yang dilakukan dapat
lebih cepat.

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

1. Control Unit

Bagian ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang


ada pada sistem komputer. Control unit mengatur kapan alat input menerima data
dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. Control unit
mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer, membawa data dari main
memory untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau
perbandingan logika maka control unit akan mengirim instruksi tersebut ke
arithmatic and logic unit. Hasil dari pengolaha data ini akan dibawa oleh control
unit ke main memory lagi untuk disimpan.

Jadi tugas dari control unit adalah sebagai berikut :

1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.

2. Mengambil instruksi-instruksi dari main memory.

3. Mengambil data main memory kalau diperluka oleh proses.

4. Mengirim instruksi ke arithmetic and logic unti bila ada perhitungan dan
perbandingan logika serta mengawasi kerja arithmetic and logic unit.

5. Menyimpan hasil proses ke main memory.

2. Arithmetic and Logic Unit (ALU)

Tugas utama dari arithmetic and logic unit (ALU) adalah melakukan
semua perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan
instruksi yang diberikan oleh program dan melakukan perbandingan logika. ALU
melakukan operasi aritmatika dengan dasar pertambahan sedang aritmatika yang
lainnya seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan
pengmbangan dari operasi pertambahan. Sebagai contoh a-b akan bernilai sama
dengan operasi penamabahan a + (-b) atau operasi perkalian 2 x a akan bernilai
sama dengan a + a. Sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk
melaksanakan operasi aritmatika adalah sirkuit adder.

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

Ada 4 kelas operasi aritmatika yaitu decimal arithmetic, fixed point


arithmetic, floating poit arithmetic, dan logic operation. Decimal arithmetic
digunakan untuk operasi komersial dan dinyatakan dalam bilangan decimal
dengan memakai tanda (+) untuk bilangan positif dan (-) untuk bilangan negative.
Fixed poing arithmetic adalah operasi aritmatika dari data biner dan untuk
menyatakan address dari storage. Floating point arithmetic untuk operasi
matematika.

Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika
sesuai dengan instrusi dari program. Operasi logika (logic operation) meliputi
perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika yaitu
sama dengan (=), tidak sama dengan (<>), kurang dari (<), kurang dari atau sama
dengan (<=), lebih dari (>), dan lebih dari atau sama dengan (>=).

3. Register

Register merupakan memory kecil yang mempunyai kecepatan tinggi,


lebih cepat lima sampai sepuluh kali lebih cepat jika dibandingkan dengan
kecepatan read atau write pada main memory. Register digunakan untuk
menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses oleh CPU, sedangkan
instruksi-instruksi dan data lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih
disimpan di main memory.

Secara analog register ini dapat diibaratkan dengan ingatan otak bila anda
melakukan pengolahan data secara manual sehingga otak dapat diibaratkan
sebagai CPU yang berisi ingatan-ingatan. Satuan kendali yang mengendalikan
seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan
perbandingan logika.

Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan


di main memory yang diibaratkan sebagai meja. Anda mengerjakan program
tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi yang ada di dalamnya
mulai dari instruksi yang pertama. Instruksi ini anda baca dan diingat. Instruksi
yang sedang diproses disimpan di register. Misalnya instruksi tersebut berbunyi
”hitung c = a + b” maka anda membutuhkan data nilai a dan b yang masih ada di
10 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

meja. Data tersebut anda baca dan masuk ke ingatan anda yaitu a bernlai 2 dan b
bernilai 3. sekarang di ingatan otak anda telah tersimpan suatu instruksi dan nilai
data a dan b, dengan demikian nilai dari c dapat kita hitung sehingga hasilnya
adalah 5. hasil dari perhitungan ini perlu anda tuliskan kembali ke meja. Setelah
semua hasil instruksi selesai diproses kemungkinan program, data dan hasil
pengolahan ingin anda simpan secara permanen untuk keperluan di lain hari dan
dapat anda simpan di fillinf cabinet. Memory luar komputer diibaratkan seperti
fillinf cabinet. Jadi, dalam komputer terdiri dari tiga maam memory yaitu :

1. Register, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang


diproses.

2. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan
diproses dan hasil dari pengolahan.

3. Eternal memory, dipergunakan untuk menyimpan program dan data secara


permanen.

Register yang berhubungan dengan instruksi yang sedang diproses adalah


instruction register dan program counter. Instruction register (IR) atau disebut
juga program register digunakan untuk menyimpan instruksi yang sedang
dijalankan atau diproses. Program yang berisi kumpulan instruksi disimpan di
main memory. Pemrosesan program dilakukan instruksi per instruksi, instruksi
yang mendapat giliran untuk diproses diambil dari main memory dan disimpa di
register (IR).

Program counter atau disebut juga control counter adalah register yang
digunakan untuk menyimpan alamat (address) lokasi dari main memory yang
berisi instruksi yang sedang diproses. Selama pemrosesan instruksi yang
dilakukan oleh CPU maka isi dari program counter (PC) diubah dengan alamat
dari main memory berikutnya yang berisi instruksi selanjutnya yang mendapat
giliran untuk diproses. Sehingga bila pemrosesan sebuah instruksi selesai
dilakukan tidak ada waktu yang terbuang untuk mencari jejak dari instruksi
berikutnya yang akan diproses karena alamat atau letak dari instruksi tersebut
sudah berada PC.
11 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

Register yang berhubungan dengan data yang sedang diproses adalah


general purpose register. Untuk beberapa computer, general purpose register
diberi symbol R0, R1, R2, … Rn yang mempunyai kegunaa yang umum seperti
untuk menampung data yang sedang diolah(operand register) dan untuk
menampung hasil pengolahan (accumulator). Untuk computer IBM PC yang
menggunakan mikroprosesor intel 8088 mempunyai general purpose register
sebanyak 4 buah register. Satu untuk accumulator, yaitu register yang diberi nama
AX register dan 3 buah yang lainnya untuk operand register yaitu BX, CX, dan
DX register.

Operand register digunakan untuk menampung data atau operand yang


sedang dioperasikan. Accumulator adalah register yang digunakan untuk
menyimpan hasil dari operasi aritmatika dan operasi logika yang dilakukan oleh
ALU.

Konsep penting yang mempengaruhi kecepatan dari prosesor adalah ukura


dari register. Istilah word size menggambarkan ukuran dari operand register yang
berkisar dari 8 sampai 64 bit. Misalnya operand register mempunyai word size 16
bit maka prosesor tersebut dikatakan 16 bit prosesor.

Register lainnya yang digunakan sebagai jembatan antara CPU dengan


main memory adalah memory address register (AMR) dan memory data register
(MDR). Register ini yang dihubungkan dengan suatu jalur (bus) ke main memory.

Memory data register digunakan untuk menampung data atau instruksi


hasil pengiriman dari main memory ke CPU atau untuk menampung data yang
aka disimpan ke main memory. Instruksi atau data yang akan diambil dari main
memory dikirimkan ke CPU lewat data bus dan diterima terlebuh dahulu di MDR
dan akan dipindahkan ke IR bila berbentuk instrusksi atau ke operand register bila
berbentuk data. Demikian juga bila hasil operasi yang ada di AC aka disimpan di
main memory maka akan diletakkan terlebih dahulu di MDR.

Sedang AMR digunakan untuk menampung alamat (address) data atau


instruksi di main memory yang akan diambil atau yang akan disimpan. Bila
instruksi atau data akan diambil dari main memory maka main memory harus
12 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

diberi tahu dahulu letak alamat (address) dari data atau instruksi tersebut di main
memory. Alamat tersebut diletakkan di MAR oleh control unit dan dikirimkan ke
main memory melalui address bus. Demikian juga bila hasil pengolahan akan
disimpan ke main memory maka main memory harus diberi tahu terlebih dahulu
alamat penyimpanan dari data di main memory. Control unit akan eletakkan
alamat tersebut di MAR dan dikirimkan ke main memory lewat address bus.

Sebagai tambahan dari register sebuah CPU menggunakan suatu cache


memory dengan maksud supaya kerja CPU lebih efisien dan megurangi waktu
yang terbuang. Tanpa cache memory, CPU akan menunggu sampai data atau
instruksi diterima dari main memory atau menunggu hasil pengolaha selesai
dikirim ke main memorybaru proses selanjutnya bisa dilanjutkan padahal proses
dari main memory lebih lambat dibandingkan dengan kecepata register. Cache
memory diletakkan di antara CPU dengan main memory.

Cache memory harus lebih cepat dari main memory dan mempunyai
ukuran yang lcukup besar tetapi tidak lebih besar dari main memory. Sebenarnya
cache memory tidak diperluka jika main memory memiliki kecepatan seperti
kecepatan pada cache memory. Tapi karena memory dengan kecepatan yang
tinggi dibuat dengan menggunakan superkonduktor yang harganya mahal maka
menjadi tidak ekonomis bila menggunakan main memory dengan keceapatan
tinggi. Dengan cache memory sejumlah blok informasi di main memory
dipindahkan ke cache memory dan selanjutnya CPU akan berhubungan dengan
cache memory.

Bila sejumlah besar dari perhitungan harus dilakukan maka untuk


mempercepat waktu proses dapat dipergunakan array processor atau co-processor
yaitu prosesor terpisah yang dapat ditambahkan pada prosesor utamanya. Dengan
array prosesor perhitungan aritmatika yang besar dan sulit dapat dilakukan dengan
memecah perhitungan tersebut dan dilakukan bersama-sama antara central
processor dengan array processor. Karena array prosesor hanya digunakan untuk
perhitungan aritmatika yang rumit maka prosesor ini sering disebut dengan math-
processor atau numeric data processor.

13 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

4. Main Memory

CPU hanya dapat menyimpan data dan instruksi di register yang


ukurannya kecil sehingga tidak dapat menyimpan semua informasi yang
dibutuhkan untuk keseluruhan proses dari program. Untuk mengatasi hal ini pada
CPU dilengkapi dengan memory yang kapasitasnya lebih besar yitu main storage
atau internal memory.

Main memory dapat dibayangkan sebagai kotak-kotak yang masing-


masing kotak dapat menyimpan suatu penggal informasi baik berupa data maupun
instruksi. Tiap-tiap lokasi dari kotak ditunjukkan oleh suatu alamat (address).
Alamat memory merupakan suatu nomeor yang menunjukkan lokasi tertentu dari
kotak memori.

a. RAM (Random Access Memory)

Semua data dan instruksi (program) yang dimasukkan melalui input device
akan disimpan terlebih dahulu di main memory, khusunya di RAM. RAM
merupakan memory yang dapat diakses yaitu dapat dibaca dan ditulis oleh
programmer.

Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian yaitu :

i. input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui


input device.

ii. Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi


program yang akan diproses

iii. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan
hasil dari pengolahan.

iv. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan
data yang akan ditampilkan pada output device.

Input yang dmasukkan melalui input device pertama kali ditampung


terlebih dahulu di input storage, bila input tersebut berbentuk program maka

14 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

dipindahkan ke program storage dan bila berbentuk data akan dipindahkan ke


working storage dan hasil yang akan ditampilkan ke output device dipindahkan ke
output storage.

b. ROM (Read Only Memory)

Memory jenis ini hanya bisa dibaca tapi tidak bisa ditulisi oleh
programmer. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya berupa sistem operasi
yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer.

Isi dari ROM tidak boleh rusak atau hilang. Bila hal itu terjadi maka
sistem komputer tidak akan bisa berfungsi lagi. Oleh karena itu para pembuatnya
menrancangnya sedemikian rupa sehingga para programmer tidak bisa mengganti
isinya. ROM bersifat non voaltile sehingga isinya tidak akan hilang bila listrik
mati.

Dalam kasus lain memungkinkan untuk mengubah isi dari ROM yaitu
dengan cara memrogram kembali instruksi-instruksi yang ada di dalam ROM
tersebut. ROM yang bisa diprogram berbentuk chip yang ditempatkan pada
rumahnya yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat diprogram
kembali adalah PROM (Programmable ROM) yang dapat diprogram oleh
programmer yang selanjutnya tidak bisa diprogram lagi. Jenis lain adalah EPROM
(Erasable PROM) yang dapat dihapus dengan sinar UV serta dapat diprogra
berulang-ulang.

EEPROM (Electrically EPROM) dapat dihapus secara elektrik dan dapat


diprogram lagi.

Jenis-jenis main memory yang lain berdasarkan komponen-komponen


yang digunakan di antaranya vacuum tube, magnetic core storage, planar thin film
storage, semiconductor storage, josephon junction dan charge-coupled device
(CCD).

15 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

Gb. Hubungan antar Memori 

5. Hubungan Antara CPU Dengan Main Memory Dan I/O Device

Hubungan antara CPU dengan main memory dan I/O device dihubungkan
oleh suatu salura yang disebut bus. Hubungan antara CPU dengan main memory
melalui jalur bus yang dilekatkan pada MDR, MAR, dan control unit di CPU.
Sedang bus yng menghubungkan CPU dengan I/O device tidak dilekatkan
langsung ke device-device I/O tersebut melainkan melalui suatu I/O port atau
DMA controller atau I/O channel.

a. Bus

Bus merupakan jalur transportasi informasi antara dua atau lebih device-
device dalam sistem komputer. Bus yang menghubungkan CPU dengan main
memory disebut dengan internal bus. Sedang bus yang menghubungkan CPU
dengan I/O device disebut dengan external bus.

Ada tiga jenis bus utama yaitu data bus, address bus, dan control bus. Data
bus adalah bus yang digunakan untuk jalur transportasi data dan instruksi.
Address bus adalah bus yang digunakan untuk jalur transportasi alamat di main
memory untuk data dan instruksi yang akan diambil atau disimpan. Control bus
adalah bus yang digunakan untuk mengirimkan sinyal sebagai pemberitahuan
akan dikirimkan suatu informasi atau telah diterimanya informasi yang dikirimkan

16 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

dari satu device ke device yang lain. Di dalam internal bus hubungan antara CPU
dengan main meory melalui data bus yang dihubungkan dengan MDR, address
bus yang dihubungkan dengan MAR dan control bus yang dihubungkan dengan
control unit.

Gb. Common Bus 

b. I/O Port

I/O device tidak dilekatkan langsung dengan bus tetapi melelui suatu I/O
port I/O interface. I/O device dapat berkomunikasi dengan CPU dengan cara
mengirimkan informasi yang akan dikomunikasikan dengan bus. Informasi yang

17 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

dikirim dari I/O device ke main memory atau ke register di CPU diletakkan di I/O
port dan dikirimkan lewat data bus.

Demikian uuga bila informasi dari main memory akan dikirimkan ke


peripheral device jugamelaluidata bus dan diterima di I/O port. Cara pengiriman
informasi ke I/O device seperti ini disebut dengan program-controlled I/O.

Dengan cara program-controlled I/O seperti tersebut hanya satu word data
saja yang dapat dikirimkan setiap saat. Cara ini banyak diterapkan pada I/O device
yang hanya dapat menangani satu karakter atau 1 byte saja setiap saat.

Jika satu blok data besar dibutuhkan untuk dikirimkan dari atau ke
peripheral device, cara yang lain yang harus digunakan adalah Direct Memory
Address (DMA).

c. DMA (Direct Address Memory) Controller

Untuk peripheral device yang mempunyai kecepatan tinggi tidaklah


ekonomis untuk pengiriman informasi byte per byte atau word per word dan akan
lebih ekonomis bila pengirima informasi dilakukan sekaligus per blok informasi.
Bila informasi dikirimkan langsung per blok dan CPU beroperasi lebih cepat
dibandingkan dengan proses peripheral device, bila CPU harus selalu mengawasi
pengiriman informasi maka akan terjadi suatu waktu yang terbuang di CPU.

Karena CPU banyak menghabiskan proporsi waktu yang cukup besar di


dalam proses membaca dan menuliskan informasi dari atau ke peripheral device
maka perlu dibuat cara agar proses ini tidak terlalu banyak menyita waktu dari
CPU.

DMA merupaka suatu konsep yang akan membuat komunikasi informasi


antara peripheral devioce dengan main memory akan lebih efisien. Cara DMA ini
dilakukan dengan melekatkan bus pada DMA controller yang dihubungkan
dengan peripheral device.

18 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

d. I/O Channel

Telah dibahas dua cara untuk menerapkan pengiriman informasi ke


peripheral device yaitu program-controlled I/O dan DMA. Program-controlled I/O
biasanya digunakan untuk peripheral device yang mempunyai kecepatan rendah
sedangkan yang mempunyai kecepatan tinggi dilakukan dengan DMA.

Bila beberapa peripheral device yang mempunyai kecepatan tinggi akan


dihubungkan dengan CPU maka tidaklah ekonomis menyediakan beberapa DMA
controller yang terpisah untuk masing-masing peripheral device, yang lebih
ekonomis adalah menyediakan DMA controller yang akan digunakan untuk
sejumlah peripheral device. Pemikiran inilah yang menimbulkan konsep I/O
channel. Suatu I/O channel adalah suatu DMA controller yang dipergunakan
bersama-sama untuk sejumlah I/O device.

Masing-masing I/O device dihubungkan dengan suatu channel lewat suatu


control unit. Sebuah controller dapat digunakan untuk sejumlah I/O device yang
sejenis.

6. Pemrosesan Instruksi

Jika programmer menginginkan CPU untuk mengerjakan sesuatu maka


harus ditulis suatu instruksi yang dikenal oleh CPU. Kumpulan instruksi inilah
yang disebut dengan program.

19 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

Program yang akan diproses dan data yang akan diolah oleh CPU harus
diletakkan terlebih dahulu di main memory. Instruksi-instruksi yang dapat
diproses oleh CPU adalah instruksi-instruksi yang sudah dalam bentuk bahasa
mesin yang terdri dari dua bagian yaitu operation code atau disebut dengan op-
code dan operand.

Op-code menunjukkan perintah yang akan dikerjakan oleh CPU


sedangkan operand menunjukka data atau register atau alamat dari data di main
memory. Jumlah dari operand di instruksi bervariasi bergantung pada CPU
komputer yang digunakan.

Pemrosesan instruksi dilakukan oleh CPU mencakup dua tahap yaitu


instruction fetch dan instruction execute. Wakjtu yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan pemrosesan instruksi tersebut disebut dengan cycle time.

a. Instruction Fetch

Tahap pertama dari pemrosesan suatu instruksi oleh CPU disebut dengan
instruction fetch atau disebut fetch phase yaitu proses CPU mengambil instruksi
dari main memory ke CPU. Pengambilan instruksi ini dilakukan dengan langkah-
langkah sebagai berikut :

i. Alamat dari instruksi yang ada di PC register diletakkan di MAR.


MAR dihubungkan ke main memory dengan address bus sehingga
alamat dari instruksi tersebut dikirimkan ke main memory melalui
address bus.

MAR [PC]

ii. Sementara itu control unit di CPU mengirimkan sinyal permintaan


membaca instruksi melalui control bus untuk instruksi di alamat
yang dikirimkan yang dikirimkan melalui address bus.

Sinyal read

iii. Setelah mengirimkan sinyal permintaan tersebut CPU menunggu


sampai menerima sinyal jawaban dari main memory yang dikirimkan
20 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

balik melalui control bus bahwa pengiriman instruksi telah dilakukan


dan telah berada di MDR melalui data bus.

Tunggu sinyal balasan dari main memory

iv. Instruksi yang telah berada di MDR dipindahkan oleh CPU ke IR.

IR [MDR]

v. Alamat instruksi sebelumnya di PC register ditambah satu


(inkremen) yang merupakan alamat dari instruksi berikutnya di main
memory.

PC PC + 1

b. Instruction Execute

Tahap kedua dari pemrosesan instruksi adalah instruction execute yaitu


proses dari CPU untuk mengerjakan instruksi yang sudah diflech dari main
memory dan sudah berada di IR. Control unit di CPU mengartikan instruksi
tersebut, menentukan, dan mengerjakan operasi apa yang harus dilakukan.
Operasi ini dapat berupa fetch data dari main memory, mengirim instruksi ke
ALU untuk melakukan operasi aritmatika atau logika dan menyimpan hasil
pengolahan kembali ke main memory.

Bila operasi yang dilakukan membutuhkan data maka data tersebut harus
difetch dari main memory yang dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

a. Alamat dari main memory tempat dari data tersebut berada yang
ditunjukkan oleh operand alamat diletakkan di MAR dan dikirimkan ke
main memory lewat address bus.

b. Control unit mengirimkan sinyal permintaan read isi dari alamat memory
tersebut ke main memory melalui control bus.

c. Control unit menunggu sinyal jawaban dari main memory bahwa data
yang diminta telah dikirimkan dan sebagai hasilnya main memory
mengirimkan data tersebut ke MDR melalui data bus.
21 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

d. Data yang sudah berada di MDR dikirim oleh control unit ke operand
register.

Data yang sudah ada di operand register tersebut siap untuk diolah oleh
ALU dan bila hasil pengolahan data akan disimpan kembali di main memory
maka dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

a. Alamat dari main memory tempat data akan dsimpan yang ditunjukkan
oleh operand alamat diletakkan di MAR dan dikirimkan ke main memory
melalui address bus .

b. Data hasil pengolahan yang berada di AC dipindahkan ke MDR.

c. Control unit mengirimkan sinyal permintaan write ke alamat memory


tersebut ke main memory melalui control bus.

d. Control unit menunggu sinyal balik jawaban dari main memory malalui
control bus bahwa penyimpanan data telah dilakukan.

c. Cycle Time

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap pertama yaitu


instruction fetch disebut dengan instruction time. Waktu yang dibutuhkan untuk
menyelasaikan tahap kedua yaitu instruction execute disebut dengan execution
time. Tahap pertama dan kedua secara keseluruhan disebut machine cycle dan
waktu yang dibutuhkan tahap pertama dan kedua disebut cycle time. Setelah
kedua tahap siklus dilaksanakan untuk sebuah instruksi maka siklus akan diulangi
untuk instruksi berikutnya sampai instruksi yang terakhir,

22 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

BAB III 

KESIMPULAN 
 

Sebuah computer digital terdiri dari dari system prosesor (CPU), memory,
dan Input/Output yang saling berhubungan. Ketiga elemen tersebut dihubungkan
oleh suatu jalur yang disebut dengan bus.

Pada computer ada dua memori yaitu main memory dan secondary
memory. Main mamory contohnya adalah ROM (Read Only Memory) dan RAM
(Random Access Memory). Ada beberapa jenis ROM yaitu PROM, EPROM, dan
EEPROM. Contoh dari RAM adalah SRAM, DRAM, SDRAM, DDR1, DDR2,
dll.

Bagian utama dari CPU adalah control unit, Arithmatic and Logic Unit
(ALU), dan register. Control unit bertugas mengatur dan mengendalikan semua
device yang ada pada system computer. ALU bertugas melakukan semua
perhitungan aritmatika dan perbandingan logika. Sedangkan register digunakan
untuk menyimpan data dan instruksi yang akan diproses oleh CPU.

Bus adalah suatu sirkuit yang merupakan jalur yang menghubungkan


antara ketiga bagian utama computer. Ada tiga bus dalam computer yaitu data
bus, address bus, dan control bus. Data bus adalah bus yang digunakan untuk jalur
transportasi data dan instruksi. Address bus adalah bus yang digunakan untuk
jalur transportasi alamat di main memory untuk data dan instruksi yang akan
diambil atau disimpan. Control bus adalah bus yang digunakan untuk
mengirimkan sinyal sebagai pemberitahuan akan dikirimkan suatu informasi atau
telah diterimanya informasi yang dikirimkan dari satu device ke device yang lain.

23 

 
Yuni Almaadin 
2206.100.035 
almaadin@gmail.com  

DAFTAR PUSTAKA 
 

Tanenbaum, Andrew S.. Organisasi Komputer Terstruktur. 2001. Salemba


Teknika. Jakarta.

Suyanto, M. Pengantar Teknologi Informasi untuk Bisnis. 2005. Penerbit


Andi. Jogjakarta.

www.google.co.id

24