You are on page 1of 20

LAPORAN TUTORIAL V TRIGGER I MODUL PUBLIC HEALTH

Fasilitator : dr. Lillah, Sppk
Anggota kelompok :
1. Rindy Adelia Ruslinda
2. Liza Zulaini
3. Evita Sari
4. Devita Octavia
5. Suci Rahmadani
6. Aprita
7. Perawati
8. Noviany Sutandie Putri
9. Fanny Puspita Sari
10. Febri Rahmadani Wirnal
11. Oki Rivaldo

STEP I : CLARIFY UNFAMILIAR TERMS
1. Sistem kesehatan nasional (SKN) :
Suatu tatanan yang menghimpun berbagai upaya bangsa indonesia dan
saling mendukung untuk menjamin derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya.
2. Human development index (HDI) :
Pengukuran perbandingan dari harapan hidup,pendidikan,dan standar hidup
untuk semua negara di seluruh dunia.
3. Sumber daya manusia (SDM) :
Potensi yang terkandung dalam manusia untuk mewujudkan perannya
sebagai makhluk sosial.
4. Hak asasi manusia (HAM) :
Hak seseorang sejak ia dalam kandungan.

STEP II : DEFINE THE PROBLEMS

1. Apa yang dimaksud dengan SKN ?
2. Apa yang dimaksud dengan kesehatan ?
3. Apa tujuan SKN ?
4. Sebutkan faktor yang mempengaruhi status kesehatan menurut H.Blum ?
5. Apa landasan dari SKN ?
6. Definisi sehat menurut WHO ?

STEP III : BRAINSTORM POSSIBLE HYPOTHESIS OR
EXPLANATION

1. SKN (sistem kesehatan nasional) adalah suatu tatanan yang menghimpun
berbagai upaya bangsa indonesia dan saling mendukung untuk menjamin
derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
2. Kesehatan adalah HAM dan sekaligus merupakan investasi SDM, serta
memiliki kontribusi yang besar untuk meningkatkan HDI atau IPM.
3. Untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan demi
kesejahteraan seluruh masyarakat indonesia.
4. Lingkungan, genetik, lifestyle, dan pelayanan masyarakat.
5. Landasan idiil : pancasila, Landasan konstitusional : UUD.
6. Suatu keadaan kondisi fisik dan mental dan kesejahteraan sosial yang
merupakan satu kesatuan dan bukan hanya bebas dari penyakit atau
kecacatan.

STEP IV : ARRANGE EXPLANATION INTO A TENTATIVE
SOLUTION

SISTEM KESEHATAN
NASIONAL
DEFINISI SEHAT
MENURUT
WHO, DAN UU
NO.23 TH 92
TUJUAN SKN,
LANDASAN SKN,
PRINSIP DASAR
SKN, DAN
FAKTOR YANG
BERPENGARUH
TERHADAP
KESEHATAN
VISI DAN
MISI
INDONESIA
SEHAT 2010
VISI DAN
MISI
INDONESIA
SEHAT 2015
STEP V : DEFINE LEARNING OBJECTIVE


1. Definisi sehat menurut WHO dan UU no.23 th 1992
2. Tujuan SKN
3. Landasan SKN
4. Prinsip dasar SKN
5. Faktor yang mempengaruhi status kesehatan
6. Visi dan misi indonesia sehat 2010
7. Visi dan misi indonesia sehat 2015
8. Indikator yang harus dicapai dalam MDGs

STEP VI : GATHER INFORMATION AND PRIVATE STUDY



(Belajar Mandiri)

STEP VII : SHARE THE RESULT OF INFORMATION GATHERING
AND PRIVATE STUDY
1.World Health Organization (WHO) membuat defenisi universal yang
menyatakan bahwa pengertian sehat adalah suatu keadaan kondisi fisik,
mental, dan kesejahteraan sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan
hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.
Menurut WHO, ada tiga komponen penting yang
merupakan satu kesatuan dalam defenisi sehat
yaitu:
1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya,
berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar,
rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau,
selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh
berjalan normal.



2. Sehat Mental
Sehat mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu
sama lain dalam pepatah kuno "Jiwa yang sehat terdapat di
dalam tubuh yang sehat" (Men Sana In Corpore Sano).

3. Sehat Spritual
Spritual merupakan komponen tambahan pada pengertian
sehat oleh WHO dan memiliki arti penting dalam kahidupan sehari-hari
masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal
maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu
dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar
terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.

Sehat Menurut UU No.23 tahun 1992 Tentang
Kesehatan :
Sehat adalah keadaan sejahtera dari badan,
jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap
orang hidup produktif secara sosial dan
ekonomis.
2. Tujuan SKN
Tujuan Sistem Kesehatan Nasional adalah terselenggaranya
pembangunan kesehatan oleh semua potensi bangsa, baik masyarakat,
swasta, maupun pemerintah secara sinergis, berhasil guna dan
berdaya guna, hingga terwujud derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya.
3. Landasan SKN
Landasan Sistem Kesehatan Nasional meliputi:
1. Landasan Idiil, yaitu Pancasila.
2. Landasan Konstitusional, yaitu UUD 1945, khususnya: Pasal 28
A, 28 H ayat (1) dan ayat (3), serta Pasal 34 ayat (2) dan ayat (3),
Pasal 28 B ayat (2), Pasal 28 C ayat (1),
3. Landasan Operasional meliputi seluruh ketentuan peraturan
perundangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan SKN dan
pembangunan kesehatan.

4. Prinsip Dasar SKN :
- Perikemanusiaan
- Hak asasi manusia
- Adil dan merata
- Pemberdayaan dan kemandirian masyarakat
- Kemitraan
- Pengutamaan dan manfaat
- Tata kepemerintahan yang baik

5. Menurut Hendrick L. Blumm, terdapat 4 faktor yang
mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, yaitu: faktor
perilaku, lingkungan, keturunan dan pelayanan kesehatan.
Dari ke 4 faktor di atas ternyata pengaruh perilaku cukup
besar diikuti oleh pengaruh faktor lingkungan, pelayanan
kesehatan dan keturunan. Ke empat faktor di atas sangat
berkaitan dan saling mempengaruhi.
Perilaku yang sehat akan menunjang meningkatnya
derajat kesehatan, hal ini dapat dilihat dari banyaknya
penyakit berbasis perilaku dan gaya hidup.
Lingkungan yang mendukung gaya hidup bersih
juga berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat. Dalam kehidupan disekitar kita dapat kita
rasakan, daerah yang kumuh dan tidak dirawat biasanya
banyak penduduknya yang mengidap penyakit. Banyak
penyakit-penyakit yang dapat dicegah, namun sebagian
penyakit tidak dapat dihindari, seprti penyakit akibat dari
bawaan atau keturunan. Semakin besar penduduk yang
memiliki risiko penyakit bawaan akan semakin sulit upaya
meingkatkan derajat kesehatan.

Ketersediaan fasilitas dengan mutu pelayanan
yang baik akan mempercepat perwujudan
derajat kesehatan masyarakat. Dengan
menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan yang
bermutu secara merata dan terjangkau akan
meningkatkan akses masyarakat ke fasilitas
pelayanan kesehatan
6. VISI INDONESIA SEHAT 2010
1) Untuk mewujudkan paradigma sehat tersebut ditetapkan visi, yaitu
gambaran, prediksi atau harapan tentangkeadaan masyarakat
Indonesia pada masa yang akandatang : Indonesia Sehat 2010.
2) Indonesia Sehat 2010 adalah gambaran masyarakat Indonesia di
masa depan yang penduduknya hidup dalam lingkungan dan
perilaku yang sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang
bermutu, adil dan merata,serta memiliki derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya.
3) Lingkungan Sehat adalah lingkungan yang kondusif bagi
terwujudnya keadaan sehat yaitu lingkungan yang bebas polusi,
tersedia air bersih, sanitasi lingkungan memadai,perumahan dan
pemukiman sehat, perencanaan kawasan berwawasan kesehatan, dan
kehidupan masyarakat saling tolong menolong.
4) Perilaku Sehat adalah perilaku proaktif untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan, mencegah resiko terjadinya penyakit,
melindungi diri dari ancaman penyakit, serta berperan aktif dalam
gerakan kesehatan masyarakat.

MISI INDONESIA SEHAT 2010
1.Menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan
2.Mendorong kemandirian untuk hidup sehat
3.Memeliharan dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata
dan terjangkau;
4.Memelihara dan meningkatkan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat
serta lingkungannya

7. VISI INDONESIA SEHAT 2015
Gambaran masyarakat Indonesia di masa depan yang ingin dicapai
melalui pembangunan kesehatan adalah masyarakat, bangsa dan
negara yang ditandai oleh penduduknya hidup dalam lingkungan
dan dengan perilaku hidup sehat, memiliki kemampuan untuk
mengjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan
merata, serta memiliki derajat yang setinggi-tingginya di seluruh
republik Indonesia.

MISI INDONESIA SEHAT 2015
(1). Menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan.
(2). Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.
(3).Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu,
merata, dan terjangkau
(4).Memelihara dan meningkatkan kesehatan individu,keluarga dan
masyarakat beserta lingkungannya.
8. Delapan indikator yang harus dicapai dalam MDGs :
Tujuan 1: Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan
Tujuan 2: Mencapai Pendidikan Dasar untuk Semua
Tujuan 3: Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan
Perempuan
Tujuan 4: Menurunkan Angka Kematian Anak
Tujuan 5: Meningkatkan Kesehatan Ibu
Tujuan 6: Memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan Penyakit Menular
Lainnya
Tujuan 7: Memastikan Keberlanjutan Lingkungan Hidup
Tujuan 8: Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan
Kesimpulan
“Dalam sistem kesehatan nasional, yang dimaksud dengan sehat
adalah suatu keadaan kondisi fisik, mental, dan kesejahteraan
sosial yang merupakan satu kesatuan dan bukan hanya bebas
dari penyakit atau kecacatan. Untuk memelihara,
meningkatkan, dan melindungi kesehatan demi kesejahteraan
seluruh masyarakat indonesia dibuatlah visi indonesia sehat
2010 yang kemudian dilanjutkan dengan indonesia sehat 2015
dan MDGs 2015, yang selanjutnya dijabarkan kedalam misi
dan strategi kebijakan.”

Daftar Pustaka
http://www.scribd.com