You are on page 1of 5

10/27/2008

1
Dr. Yulius Effendi SpKJ.
O31 707 40 707
TERAPI
PSIKIATRIK
Syarat Syarat--2 sebelum memulai 2 sebelum memulai
Terapi Psikiatrik Terapi Psikiatrik
Apa diagnosis bandingnya ? Apa diagnosis bandingnya ?
Apa diagnosis kerja Apa diagnosis kerja
sementaranya ? sementaranya ?
Apa gejala klinik / psikologik Apa gejala klinik / psikologik
yang paling menyolok ? yang paling menyolok ?
Macam Macam--macam terapi psikiatrik macam terapi psikiatrik
Somatoterapi Somatoterapi
Farmakoterapi Farmakoterapi
Elektrokonvulsi terapi ( ECT ) Elektrokonvulsi terapi ( ECT )
Psikoterapi Psikoterapi
ada macam ada macam--macam klasifikasi macam klasifikasi
Sosioterapi Sosioterapi
farmakoterapi
Memahami mekanisme neurokimiawi otak
Memahami komposisi & kemasan psikofarmaka
Memahami cara menghitung dosis
Memahami cara memasukkan
Memahami efek yang diharapkan dan efek
samping yang tidak diinginkan
Interaksi obat, pemberian psikofarmaka
pada kondisi khusus.
Obat-obat yang dapat mencetuskan gejala
psikiatrik
Penggolongan psikofarmaka
Berdasarkan rumus kimiawi
Berdasarkan efek klinis yang diharapkan
Berdasarkan diagnosis gangguan/penyakit
Berdasarkan kategori generasi lama / baru
Berdasarkan dan lain lain
1 obat dapat untuk beberapa macam gejala / dx
1 gejala / dx dapat diobati oleh beberapa macam obat
Acuan :
Kaplan & Saddocks
Synopsis of Psychiatry 9ed. 2003
Biological Therapies, p.974-975, 979-980
Howard H. Goldman
Review of General Psychiatry, 5ed 1995
Somatic Therapies, p. 403 424.
Stephen Bazire
Psychotropic Drug Directory 2001 / 02
10/27/2008
2
Acuan :
Stahl,S.M., 2ed, 2002
Essential Psychopharmacology
Schatzberg,A.F., 2001
Essentials of Clinical Psychopharmacology
Berdasarkan rumus kimiawi
Kelompok fenotiazine,
Kelompok buspiron,
Kelompok trisiklik / tetrasiklik / SSRI dll
Berdasarkan efek yang diharapkan
Anti psikotik
Anti cemas
Anti depresi
Anti obsesi
Anti panik
Anti demensia
Anti dll
Berdasarkan diagnosis
Obat untuk Delirium
Obat untuk Demensia
Obat untuk Skizofrenia
Obat untuk Gg. Bipolar dll
Obat untuk Gg. Cemas Menyeluruh
Obat untuk Obsesif Kompulsif
Obat untuk Gg. Somatoform
Obat untuk Gg. Insomnia
Berdasarkan kategori lama / baru
Kelompok konvensional ( lama )
chlorpromazine, trifluoperazine,
amitryptilin, maproptilin,
diazepam, clonazepam
Kelompok novel ( baru )
risperidone, quetiapine
kel selective serotonin inhibitors: sertralin dll
NEUROLEPTICS ( ANTIPSIKOTIK )
KLASIFIKASI
Antipsikotik KONVENSIONAL
fenotiazine (chlorpromazine), piperazine ( trifluoperazine)
difenilbutylpiperidine (pimozide), piperidine (thioridazine)
butyrophenone (haloperidol), dll.
Antipsikotik NOVEL (modern)
benzisoxazole (risperidone), dibenzodiazepine (clozapine)
dibenzothiazepine (quetiapine),
thienobenzodiazepine (olanzapine), dll.
10/27/2008
3
INDIKASI PEMBERIAN NEUROLEPTIKA
ANTIPSIKOTIK
KONVENSIONAL
Psikotik akut / kronik :
(Skizofrenia, Mania, Waham)
Profilaksis Skizofrenia
Profilaksis Gg.Bipolar
Agresivitas pd Demensia
Tourette syndrome
Agitasi pd Depresi
Impulsivitas
Antiemetik dll
ANTIPSIKOTIK
NOVEL
Psikotik akut / kronik :
(Skizofrenia, Mania, Waham)
Profilaksis Skizofrenia
Profilaksis Gg.Bipolar
Agresivitas pd Demensia
Parkinson + psikotik
Waham pada Depresi berat
Obsesif Kompulsif refrakter
Autisme, ADHD dll
Cara pemberian Neuroleptika
Konvensional
Short acting injections
Haloperidol
Chlorpromazine
Depot injections
Modecate
Haldol decanoas
Oral medications
Novel
Short acting injections
olanzapine
zypreksa
Medium acting inject
risperidone
risperdal consta
Oral medications
Efek samping Neuroleptika
Antikolinergik : mulut kering, mata kabur, konstipasi,
retensi urin.
CNS :
Kognitif : sedasi, confuse, cephalgia
Neurologik : reaksi ekstrapiramidal, tardive, disfagia
Kardiovaskular : hipotensi, takikardi, aritmia
Saluran cerna : peningkatan BB, dispepsia
Seksualitas : libido turun, gg ereksi, gg ejakulasi
Endokrin : gg menstruasi, gg prolaktin, hipo/hiperglikemi
Mata
Reaksi hipersensitivitas : agranulositosis, SNM
Mekanisme kerja neuroleptik pada
neurotransmiter / reseptor
Blokade dopamine
D1 efek antipsikotik
D2
di mesolimbik : efek antipsikotik gejala positif
di nigrostriatal : efek samping ekstrapiramidal >>
di tuberinfundibular : efek samping prolaktin >>
D3 efek antipsikotik gejala positif dan negatif
D4 efek antipsikotik gejala positif Skizofrenia
Mekanisme kerja neuroleptik pada
neurotransmiter / reseptor
Blokade reuptake dopamine
antidepresi, antiparkinson
efek samping aktivasi psikomotor, psikotik >>
Blokade H1
efek samping : sedasi, hipo T postural, BB>>, drowsines
potensiasi efek obat CNS lain
Blokade asetilkolin
efek samping : mulut kering, mata kabur, konstipasi,
retensi urin, ggn memori, ggn irama jantung
potensiasi efek obat antikolinergik lainnya
Mekanisme kerja neuroleptik pada
neurotransmiter / reseptor
Blokade alpha-1
efek samping hipoT postural, takikardi, sedasi
potensiasi obat antiHipertensi 1 (prazosin)
Blokade alpha-2
efek samping disfungsi seksual
antagonis thd anti Hipertensi 2 stimulan
( clonidine, methyldopa )
10/27/2008
4
Mekanisme kerja neuroleptik pada
neurotransmiter / reseptor
Blokade 5-HT1
antidepresi, ansiolitik, antiagresif
Blokade 5-HT2
mengurangi gejala negatif Skizofrenia
efek antimigrain, antidepresi, ansiolitik
efek samping hipotensi, sedasi,
problem ejakulasi
Beberapa alasan mengganti neuroleptik
yang satu dengan lainnya
Gejala positif persisten
Gejala negatif persisten
Ada gejala relaps meski pasien patuh
Ketidak patuhan minum obat
Gejala EPS persisten walau dosis di <<
Ada gejala Tardiv diskinesia
Gejala efek samping kronik / persisten
misal galaktore, impoten, obesitas
ANTIDEPRESI
Klasifikasi
Non Selektif Siklik Antidepresi
trisiklik : amitriptilin
tetrasiklik : maproptilin
dibenzoxazepine : amoxapine
triazolopyridine : trazodone
phenylpiperazine : nefazodone
Selektif
ANTIDEPRESI
Klasifikasi Non Selektif Siklik Antidepresi
Menurut kerja neurotransmiter / receptor nya :
NE reuptake inhibitors : maproptilin, desipramin
Mixed 5HT/NE reuptake inhibitors : amitriptilin
Serotonin reuptake inhibitors : clomipramin
Serotonin reuptake inhib / recep blockers :
trazodone, nefazodone
ANTIDEPRESI
Klasifikasi Selektif Antidepresi
Siklik Antidepresi
Selective Serotonin Reuptake Inhib ( SSRI )
Selective Dopamin Reuptake Inhib ( SDRI )
Selective Serotonin-NorEpinephrine
Reuptake Inhibitors ( SNRI )
Mixed Reuptake Inhib / Recep Blockers
Noradrenergic / Spesific Serotonergic Agent ( NaSSA )
Monoamine Oxidase Inhibitors
Reversible MAO-A Inhib ( RIMA )
Irreversible MAO A B Inhib ( MAOIs )
Efek terapeutik ANTIDEPRESI
Meningkatkan mood
Memperbaiki selera makan & pola tidur
Meningkatkan aktivitas fisik
Meningkatkan kemampuan pikir
Memperbaiki memori
Mengurangi perasaan bersalah, tak tertolong,
putus asa, ketidak-berdayaan
Mengurangi waham dan ambivalensi
10/27/2008
5