Administrasi

Semakin pesatnya kemajuan teknologi serta meningkatnya
pengetahuan masyarakat tentang kesehatan akan mendorong tuntunan
masyarakat terhadap mutu pelayanan kesehatan termasuk pelayanan
kesehatan di rumah sakit, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta.
Sebagai integral dari pelayanan kesehatan, pelayanan laboratorium sangat
dibutuhkan dalam pelaksanaan berbagai program dan upaya kesehatan,
dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan berbagai program dan upaya
kesehatan, dan dimanfaatkan untuk keperluan diagnosis, pemberian
pengobatan dan evaluasi hasil pengobatan serta pengambilan keputusan
lainnya. Laboratorium klinik adalah sarana kesehatan yang melaksanakan
pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan dari manusia untuk
penentuan jenis penyakit, kondisi kesehatan atau faktor yang dapat
berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat. Dengan
demikian tanggung jawab laboratorium klinik sebagai penunjang pelayanan
medis di rumah sakit terhadap klinis maupun pasien cukup berat.
Pengguna, baik klinisi maupun pasien, mengharapkan hasil pemeriksaan
yang diminta dan pelaksaannya oleh laboratorium benar-benar terjamin
mutunya dengan harga yang sesuai (terjangkau) dan terjamin hasilnya.
Semakin banyak ketidakpuasan pasien terhadap hasil pemeriksaan
laboratorium yang dimuat pada media cetak berkaitan dengan masalah
mutu pemeriksaan yang telah dilakukan oleh laboratorium klinik.
Meningkatkan sosial ekonomi, pendidikan dan terbukanya arus komunikasi
menyebabkan perubahan nilai keinginan konsumen akan pelayanan
laboratorium. Untuk melakukan antisipasi tersebut, terdapat dua komponen
yang perlu diperhatikan oleh laboratorium klinik yakni menciptakan mutu
pelayanan dan mutu keilmuan atau profesi.
A. Rekapitulasi Jumlah Pasien

No
JAMINAN
Jumlah
Januari Februari Maret April Mei Juni
1 BPJS 6810 8023 9129 11146 12004 14491
2 UMUM 1828 1074 1036 1031 977 647
Total 8638 9097 10165 12177 12981 15138
Sumber : Data primer

B. Kartu kendali

C.

D. Tipe kesalahan yang dapat mempengaruhi hasil laboratorium.
Secara umum, tipe kesalahan yang mempengaruhi hasil laboratorium
dengan metode/instrument apapun dapat diklasifiksikan secara luas
menjadi tiga kategori utama :
a. Pra analitik : kesalahan pra analitik terjadi sebelum spesimen pasien
yang diperiksa untuk analit oleh sebuah metode/instrument tersebut
tertentu.
1. Ketatausahaan (clerical)
2. Persiapan pasien (patient preparation)
3. Pengumpulan spesimen (specimen collection)
4. Penanganan sampel (sampling handling)
b. Analitik : kesalahan analitik terjadi selama proses pengukuran dan
disebabkan kesalahan acak atau kesalahan sistematis.
1. Reagen
2. Peralatan
3. Kontrol dan bakuan
4. Metode analitik
5. Ahli teknologi
c. Pasca analitik : kesahan pasca analitik terjadi setelah pengambilan
sampel dan proses pengukuran dan mencakup kesalahan seperti
kesalahan penulisan :
1. Perhitungan
2. Cara menilai
3. Ketatausahaan
4. Penanganan informasi.

Permasalahan
1. Pencatatan masih
























PASIEN
DITERIMA OLEH PETUGAS
LABORATORIUM
VERIFIKASI JENIS
PEMERIKSAAN
LEMBAR PERMINTAAN
PEMERIKSAAN
SESUAI
REGISTRASI
PEMERIKSAAN (SIM)
SAMPLING
ANALISIS
HASIL PEMERIKSAAN
INTERPRETASI HASIL
PENCATATAN
HASIL
HASIL PEMERIKSAAN
DISERAHKAN
LEMBAR HASIL
PEMERIKSAAN
LAPORAN PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
PEMERIKSAAN
OLEH DOKTER
SPESIALIS
PATOLOGI KLINIK
PERMINTAAN DAN HASIL
PEMERIKSAAN DIARSIPKAN
DIRUJUK KE
LABORATORIUM LAIN
TIDAK
BERDASARKAN
KETERSEDIAAN
ALAT DAN BAHAN
BUKU PEMERIKSAAN
DAN BUKU REGISTRASI
Alur Pemeriksaan Rawat jalan























ALUR PROSES PELAYANAN RAWAT INAP DI LABORATORIUM RSUH
YA
PASIEN
INSTALASI LABORATORIUM
PATOLOGI KLINIK
VERIFIKASI JENIS
PEMERIKSAAN*
SESUAI
REGISTRASI
PEMERIKSAAN
SAMPLING
ANALISIS
HASIL PEMERIKSAAN
INTERPRETASI HASIL**
PENCATATAN
HASIL***
HASIL PEMERIKSAAN ****
KASIR
RUJUK KE
LABORATORIUM LAIN
TIDAK
R.INAP Dan IRD




NB: * Jenis pemeriksaan diverifikasi berdasarkan serta ketersediaan alat dan bahan
** Hasil pemeriksaan diinterpretasi oleh dokter spesialis patologi klinik
*** Hasil pemeriksaan diarsipkan dan dibuat laporan pemeriksaan
**** Hasil pemeriksaan diserahkan ke perawat/dokter/keluarga pasien

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful