PRAKTIKUM

RANGKAIAN LISTRIK II
RANGKAIAN RC



Nama : Rangga Masli Putra
NIM : 131354025
Kelas : 1C2
kelompok : - Sando Andre
- Vito Eka


PROGRAM STUDI D4- ELEKTRONIKA
JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA
2014

Judul : TAHANAN DALAM GENERATOR SINYAL
Tanggal : 14 Mei 2014
Tujuan Praktikum :
 Mempelajari respons terhadap frekuensi dari rangkaian RC.
Alat dan Bahan :
• Osiloskop 1 buah.
• Multimeter 1 buah
• Multimeter Digital 1 buah
• Proto Board 1 buah
• Resistor 10kΩ, 100kΩ 1 buah
• Kapasitor 0,1uF, 0,01uF 1 buah
• Jumper dan Capit buaya secukupnya.
Langkah Kerja :
A. Rangkaian Differensiator
1. Rangkaian dibuat seperti pada gambar 6.1 dan switch S1 dalam keadaan terbuka
Vo
C
R
Generator
Sinyal

Gambar 6.1
2. Konstanta waktu dihitung pada rangkaian ini.
3. Input gelombang segiempat diatur pada 4 volt peak to peak pada frekuensi 500Hz.
4. Gelombang outputnya diukur dan digambar.
5. Dengan harga – harga R dan C yang tersedia langkah 1 – 4 diulangi dan isi tabel
B. Rangkaian Integrator
Vo C
R
Generator
Sinyal

Gambar 6.2
1. Rangkaian dibuat sesuai gambar 6.2.
2. Konstanta waktu dihitung pada rangkaian ini.
3. Input gelombang segiempat diatur pada 4 volt peak to peak pada frekuensi 500Hz.
4. Gelombang outputnya diukur dan digambar.
5. Dengan harga – harga R dan C yang tersedia langkah 1 – 4 diulangi dan isi tabel 2.
C. Pengaruh Perubahan Frekuensi Input Pada Bentuk Gelombang Output
1. Rangkaian differensiator dibuat seperti pada gambar 1.
2. Konstanta waktu dihitung pada rangkaian ini.
3. Input gelombang segiempat diatur pada 4 volt peak to peak pada frekuensi 500Hz.
4. Gelombang outputnya diukur dan digambar.
5. Dengan harga-harga frekuensi f = 50 Hz, f = 50 kHz, dan f = 5 kHz. Langkah 1 – 4
dilakukan dan tabel 3 diisi.
6. Langkah 2 – 5 diulangi untuk rangkaian integrator pada gambar 2.



Data Pengamatan
Tabel Differensiator
R & C Konstanta Waktu 2πRC/T Bentuk Gelombang output
R = 10 KΩ
C = 0.1 uF
1 ms 3.14

R = 10 KΩ
C = 0.01 uF
0.1 ms 0.314

R = 100KΩ
C = 0.1uF
10 ms 31.4

R = 100 KΩ
C = 0.01uF
1 ms 3.14




Tabel Integrator
R & C Konstanta Waktu 2πRC/T Bentuk Gelombang output
R = 10 KΩ
C = 0.1 uF
1 ms 3.14

R = 10 KΩ
C = 0.01 uF
0.1 ms 0.314

R = 100KΩ
C = 0.1uF
10 ms 31.4

R = 100 KΩ
C = 0.01uF
1 ms 3.14




Tabel Perubahan frekwensi


Frekwensi
2πRC/T Bentuk dan besarnya tegangan output
Differensiator Integrator Differensiator Integrator
50 Hz 0.0314 0.0314

500 Hz 0.314 0.314

5 Kilo Hz 3.14 3.14

50 Kilo Hz 31.4 31.4



Ket : dengan nilai tetap R = 10 KΩ dan C = 0.01 uF.




Analisis Data
 Cara Menghitung konstanta waktu
Misal nilai R = 10 KΩ dan C = 0.1 uF
maka nilai konstanta waktu
= R x C = 10 KΩ x 0.1 uF = 1 ms
Begitu pun untuk perhitungan konstanta waktu yang lain.
 Cara Menghitung 2πRC/T
Misal nilai R = 10 KΩ, C = 0.1 uF, dan f = 500Hz
2πRC/T = 2 x 3.14 x 1x 10
-3
x 500 = 3.14
Begitu pun untuk perhitungan yang lain.
 Untuk tabel Tabel Differensiator dapat dilihat bahwa untuk kolom 1 dan 4 memiliki gambar
yang sama akibat nilai konstanta waktu yang sama.
 Untuk tabel Tabel Integrator dapat dilihat bahwa untuk kolom 1 dan 4 memiliki gambar
yang sama pula akibat nilai konstanta waktu yang sama.
 Dari Tabel Perubahan frekwensi dapat terlihat bahwa frekwensi mempengaruhi gambar grafik
keluaran karena nilai 2πRC/T pun ikut berubah.
 Pada tabel Differensiator yang berfungsi sebagai differensiator adalah pada kolom 2 karna
nilai RC/T << 1/2π
 Pada abel Integrator yang berfungsi sebagai integrator adalah pada kolom 1, 3, dan 4 karna
nilai RC/T >> 1/2 π
Kesimpulan
 Rangkaian integrator dan defferensiator paling sederhana terdiri atas komponen R dan C.
 Pada percobaan diatas dapat kita simpulkan bahwa rangkaian differensiator ada pada tabel
pada kolom dua. Karena nilainya memenuhi syarat RC/T << 1/2π.
 Pada percobaan diatas dapat kita simpulkan bahwa rangkaian integrator ada pada tabel pada
kolom 1, 3, dan 4. Karena nilainnya memenuhi syarat RC/T >> 1/2 π.