You are on page 1of 10

Pernikahan beda Agama dalam hukum Islam

Masalah pernikahan berbeda keyakinan ini sebenarnya terbagi dalam 2 kasus keadaan,
antara lain:
Kasus 1: Pernikahan antara laki-laki non-muslim dengan wanita muslim
Kasus 2: Pernikahan antara laki-laki muslim dengan wanita non-muslim
Secara umum, kaum Yahudi dan ashrani, adalah komunitas yang ditun!uk al-
"ur#$n sebagai %hli Kitab&
'ua komunitas itu secara !elas diketahui memiliki persambungan akidah dengan
kaum Muslim& (ahkan %llah sendiri menegaskan bahwa al-"ur#an datang untuk
memberikan pembenaran terhadap sebagian a!aran )aurat *kitab suci agama
Yahudi+ dan ,n!il *kitab suci agama ashrani+ serta mengopreksi sebagian lainnya&
*-ihat "S %li ,mr$n: ./ "S al-M$#idah: 01/ dan "S al-%n#$m: 22+&
Pada kasus 1 kedua pihak ulama sepakat untuk mengharamkan pernikahan yang ter!adi
pada keadaan seperti itu, seorang wanita muslim haram hukumnya dan pernikahannya tidak
sah bila menikah dengan laki-laki non-muslim %l-"uran men!elaskan 'alam surat %l-(a3arah
221 Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.
Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia
menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-
wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik
dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang
Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-ya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-
ya (perintah-perintah-ya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (Surat
Al-Baqarah Ayat 221)
Sedang pada kasus ke-2& Seorang laki-laki muslim dilarang menikah dengan wanita non-
muslim kecuali wanita ahli kitab, seperti yang disebutkan dalam surat %l-Maidah ayat 4 !ada
hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al
"itab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan
mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman
dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al "itab
sebelum kamu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya,
tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. #arang siapa
yang ka$r sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum %slam) maka hapuslah
amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.(Al-Maaidah Ayat 5)
Pada surat %l-(a3arah ayat 221 terang di !elaskan bahwa :(aik laki-laki ataupun perempuan
memiliki larangan untuk menikahi atau dinikahkan oleh seorang musyrik&& dan dalam surat
%l-Maidah di !elaskan kembali bagi seorang laki-laki ,boleh menikahi %5-, K,)%(& amun
terdapat beberapa pendapat bahwa ahli kitab di sini bukanlah penganut in!il,ataupun taurat
yang ada pada saat ini&%hli kitab yang dimaksudkan disini ialah mereka yang bersyahadat
Mengakui adanya %--%5 akan tetapi tidak mengakui adanya Muhamad&
Lantas, timbul pertanyaan. Kalau menikah itu ibadah, kenapa dilarang menikah di
bawah usia 16 dan 19?
&stadz, bolehkah seorang laki-laki dewasa menikahi seorang anak perempuan yang masih
ke'il dan belum haidh (seperti kasus Syekh !uji)(
Jawab :
5ukumnya boleh *mubah+ secara syar#i dan sah seorang laki-laki dewasa menikahi anak
perempuan yang masih kecil *belum haid+& 'alil kebolehannya adalah %l-"ur6an dan %s-
Sunnah& 'alil %l-"ur6an adalah 7rman %llah S8) *artinya+ :
)Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (menopause) di antara perempuan-
perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddahnya) maka iddah mereka adalah
tiga bulan* dan begitu (pula) perempuan-perempuan yang tidak haid.+ *Q Ath!"hala# $6%&
' (+&
)9)%P, ,ndonesia adalah negara hukum yang bersumber kepada ::' 04 beserta Pancasila
sebagai dasar negara& Segala aspek dalam kehidupan ada aturan perundang-undangannya&
Salah satunya undang-undang nomor 2. tahun 2;;. tentang perlindungan anak&
)ampak *i+l+gis ,-isik.
Secara usia, organ intim atau alat reproduksi anak di bawah umur belum siap untuk
melakukan hubungan seks& Kalaupun hal ini dipaksakan, anak tersebut merasa kesakitan,
sehingga berdampak pada kesehatan dan menimbulkan perasaan trauma berhubungan seks
berkepan!angan& %palagi, !ika anak sampai hamil dan melahirkan di usia muda&
Perobekan besar organ intim akibat pemaksaan hubungan seks akan menyebabkan in<eksi
dan bukan tidak mungkin dapat membahayakan !iwa si anak& )erlebih lagi, !ika hubungan
seks didasari dengan kekerasan, bukan atas dasar suka sama suka&
)ampak Psik+l+gis ,Psikis.
Se!atinya, anak berusia di bawah umur belum paham benar mengenai hubungan seks dan
apa tu!uannya& Mereka hanya melakukan apa yang diharuskan pasangan terhadapnya tanpa
memikirkan hal yang melatarbelakanginya melakukan itu& =ika sudah demikian, anak akan
merasakan penyesalan mendalam dalam hidupnya&
%kibatnya, ia sering murung dan tidak bersemangat& (ahkan, ia pun akan merasa minder
untuk bergaul dengan anak-anak seusianya mengingat statusnya sebagai istri& Selain itu,
pernikahan usia dini ini dapat merenggut hak anak untuk meraih pendidikan wa!ib minimal 2
tahun&
>leh sebab itu, para orang tua harus berhati-hati mengambil keputusan untuk menikahkan
anak di usia dini dengan alasan apa pun& Setiap orang berhak mendapatkan dan
menentukan !alan hidupnya di luar titah ?men!erumuskan@ orang tua&
Pr+blematika Pra Pernikahan
1. "erlalu Pemilih
Memilih pasangan adalah hal yang harus diker!akan tapi !angan sampi terlalu,
Aasulullah S%8 bersabda :
, !erempuan itu dinikahi dengan empat perkara, yaitu karena hartanya,
keturunannya, ke'antikannya dan agamanya. amun nikahilah karena agamanya
( karena jika tidak ) naka kanu akan sengsara ,. (-..#ukhari, Muslim, Abu Dawud dan
asa/% )
, Dari Abdullah bin &mar .asulullah SA0 bersabda, , janganlah kamumenikahi
wanita karena ke'antikannya, mungkin saja ke'antikan itu membuatnya hina.
1anganlah kamu menikahi wanita karena hartanya, mungkin saja harta itu
melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita itu karena agamanya, sebab seorang
wanita yang salihah, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama,. -.. %bnu Majah
/. *elum Ker0a
%llah ber7rman,
Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesu'ian (diri)nya,
sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-ya. Dan budak-budak yang
kamu miliki yang memginginkan perjanjian, hendaklah kamu buat perjanjian dengan
mereka ,jika kamu mengetahui ada kebaikan pada mereka, dan berikanlah kepada
mereka sebahagian dari harta Allah yang dikaruniakan-ya kepadamu ,Dan
janganlah kamu paksa budak-budak wanitamu untuk melakukan pela'uran, sedang
mereka sendiri mengingini kesu'ian, karena kamu hendak men'ari keuntungan
duniawi. Dan barangsiapa yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah adalah
Maha !engampun lagi Maha !enyayang (kepada mereka) sesudah mereka dipaksa
itu . An-ur(23455)
'engan keyakinan yang mantab dan usaha yang sebaik-baiknya, %llah pasti akan menolong
kita&
1. 2rang "ua *elum 3erestui
Kita menyikapi semua ini dengan sabar, berdoBa dan usaha yang baik& Kemudian !ika segala
upaya telah dilakukan dan belum !uga berhasil, maka sikap terbaik adalah bertawakkal
kepada %llah dan berusaha berhusnuCdon kepada-ya&
(. 3enunda Pernikahan Karena Khawatir tidak Lulus
Aasulullah S%8 bersabda,
, #ukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkunkung
hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah,. -.. 6habrani
%. 4al+n uami Lebih 3uda
%dalah suatu yang tidak bermasalah !ika calon suami lebih muda atau calon istri lebih tua,
yang penting pemahan terhadap agama adalah baik&
5. 67ek 8ikah )ini
Situs : http:DDwww&kaskus&usDshowthread&phpEtF11GG2;2
1. 8ikah )ini *erisik+ Kanker 3ulut 9ahim
P9A,K%5% usia dini di bawah 14 tahun, menyimpan risiko cukup tinggi bagi kesehatan
perempuan, terutama pada saat hamil dan melahirkan& 'okter spesialis kebidanan dan
kandungan dari Aumah Sakit (alikpapan 5usada *AS(5+ dr %hmad Yasa, Sp>H mengatakan,
perempuan yang menikah di usia dini memiliki banyak risiko, sekalipun ia sudah mengalami
menstruasi atau haid&
I%da dua dampak medis yang ditimbulkan oleh pernikahan usia dini ini, yakni dampak pada
kandungan dan kebidanannya,I u!arnya& 'isebutkan, penyakit kandungan yang banyak
diderita wanita yang menikah usia dini, antara lain in<eksi pada kandungan dan kanker
mulut rahim& Kenapa kedua penyakit ini paling berisiko diderita wanita yang menikah di usia
diniE Secara medis, lelaki yang akrab dipanggil Yasa ini men!elaskan, menikah di usia
tersebut dapat mengubah sel normal *sel yang biasa tumbuh pada anak-anak+ men!adi sel
ganas yang akhirnya dapat menyebabkan in<eksi kandungan dan kanker&
5al ini dikarenakan, adanya masa peralihan sel anak-anak ke sel dewasa& Padahal,
pertumbuhan sel yang tumbuh pada anak-anak berakhir pada usia 12 tahun& I(erdasarkan
beberapa penelitian yang pernah dilakukan, rata-rata penderita in<eksi kandungan dan
kanker mulut rahim adalah wanita yang menikah di usia dini alias di bawah usia 12 atau 1G
tahun,I paparnya&
:ntuk risiko kebidanan, dia men!elaskan, hamil di bawah usia 12 tahun, bisa berisiko pada
kematian, selain kehamilan di usia .4 tahun ke atas& Aisiko lain, lan!utnya, hamil di usia
muda !uga rentan ter!adinya pendarahan, keguguran, hamil anggur dan hamil prematur di
masa kehamilan&
IAisiko meninggal dunia akibat keracunan kehamilan !uga banyak ter!adi pada wanita yang
melahirkan di usia dini& Salah satunya penyebab keracunan kehamilan ini adalah tekanan
darah tinggi atau hipertensi,I u!arnya&
'ikatakan Yasa, anatomi tubuh wanita yang berusia di bawah 1G atau 12 tahun masih dalam
pertumbuhan, termasuk !uga pinggul dan rahimnya& =adi kalau hamil dan melahirkan akan
berisiko lahir susah hingga kematian& Sementara ,rwansyah 'ani, dokter umum sekaligus
konsultan kecantikan dan kesehatan wanita di Samarinda men!elaskan, usia di bawah 14
tahun masuk dalam tahap pertumbuhan& )ermasuk pada perut dan rahim anak perempuan&
ISehingga !ika di usia muda itu hamil dan melahirkan, risiko kematiannya sangat besar&
Sebab, tubuhnya tidak akan kuat menahan sakit,I sebutnya&
Aisiko lain katanya, dari sisi psikologis& Secara mental atau emosional, anak seusia itu masih
ingin menikmati kebebasan& 9ntah itu bersekolah, bermain, atau melakukan hal-hal lain
yang biasa dilakukan oleh anak-anak atau rema!a pada umumnya&
I'engan demikian, dilihat dari segi apapun, anak banyak dirugikan& Maka itu, orangtua wa!ib
berpikir masak-masak !ika ingin menikahkan anaknya yang masih di bawah umur,I u!arnya&
'ia bahkan mengatakan, pernikahan dini bisa dikategorikan kekerasan psikis dan seks& Si
anak akan mengalami trauma ketika melakukan hubungan seks pertama kali& I,tu karena
emosinya yang masih labil,I tutur ,rwan&
,a !uga menambahkan, masih tingginya kasus kematian ibu dan anak di ,ndonesia sebaiknya
men!adi perhatian para orangtua& =ika belum siap secara 7sik maupun mental untuk
menikah tambahnya, sebaiknya !angan dulu menikah& I-ebih baik menikah saat usia sudah
benar-benar matang, 7sik dan mental sudah siap& Kalau nikah di usia anak-anak atau
rema!a, banyak risiko dan e<ek !angka pan!angnya yang sangat tidak baik bagi anak itu
sendiri,I pungkasnya&
(agaimana pengalaman mereka yang menikah di usia diniE %nayanti, warga =l& ',&
Pand!aitan Samarinda, menikah saat berusia 10 tahun& 'ia mengakui saat melahirkan, ia
harus ber!uang mati-matian& I8aktu hamil muda, dokter sudah mengingatkan, kandungan
saya tak kuat& (ahkan bisa melahirkan bayi prematur& 'okter !uga bilang, pada waktu
melahirkan nanti, rasanya sakit sekali& )ernyata benar& (isa dibilang, air mata saya kering
karena menahan sakit sewaktu melahirkan& )api untungnya saya dan bayi saya selamat&
Padahal, dokter sempat bilang pada suami saya nadi saya lemah sekali,I katanya&
*erikut beberapa alasan mengapa harus menikah, sem+ga bisa mem+ti:asi kaum
muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah.
*erikut beberapa alasan mengapa harus menikah, sem+ga bisa mem+ti:asi kaum
muslimin untuk memeriahkan dunia dengan nikah.
1& Melengkapi agamanya
I(arang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya& 'an hendaklah
ia berta3wa kepada %llah dalam memelihara yang separuhnya lagi& *5A& )habrani dan
5akim+&
2& Men!aga kehormatan diri
I8ahai para pemudaJ (arang siapa diantara kalian berkemampuan untuk nikah, maka
nikahlah, karena nikah itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih membentengi
<ar!i *kemaluan+& 'an barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia puasa, karena
puasa itu dapat membentengi dirinya& *5SA& %hmad, (ukhari, Muslim, )irmidCi, asaiy,
'arimi, ,bnu =arud dan (aiha3i+&
.& Senda guraunya suami-istri bukanlah perbuatan sia-sia
ISegala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dCikrullah merupakan perbuatan sia-
sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat *perkara+, yaitu senda gurau suami dengan
istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan menga!arkan renang&I *(uku %dab %C Ki<a< %l
%lbani hal 204/ Silsilah %l %hadits %sh Shahihah no& .;2+&
5idup berkeluarga merupakan ladang meraih pahala
0& (ersetubuh dengan istri termasuk sedekah
Pernah ada beberapa shahabat abi S%8 berkata kepada beliau, I8ahai Aasulullah, orang-
orang kaya telah memborong pahala& Mereka bisa shalat sebagaimana kami shalat/ mereka
bisa berpuasa sebagaimana kami berpuasa/ bahkan mereka bisa bersedekah dengan
kelebihan harta mereka&I (eliau bersabda, I(ukankah %llah telah memberikan kepada kalian
sesuatu yang bisa kalian sedekahkanE Pada tiap-tiap ucapan tasbih terdapat sedekah/ *pada
tiap-tiap ucapan takbir terdapat sedekah/ pada tiap-tiap ucapan tahlil terdapat sedekah/
pada tiap-tiap ucapan tahmid terdapat sedekah+/ memerintahkan perbuatan baik adalah
sedekah/ mencegah perbuatan munkar adalah sedekah/ dan kalian bersetubuh dengan istri
pun sedekah&I Mereka bertanya, I8ahai Aasulullah, kok bisa salah seorang dari kami
melampiaskan syahwatnya akan mendapatkan pahalaEI (eliau men!awab, I(agaimana
menurut kalian bila na<su syahwatnya itu dia salurkan pada tempat yang haram, apakah dia
akan mendapatkan dosa dengan sebab perbuatannya ituEI *Mereka men!awab, IYa, tentu&I
(eliau bersabda,+ I'emikian pula bila dia salurkan syahwatnya itu pada tempat yang halal,
dia pun akan mendapatkan pahala&I *(eliau kemudian menyebutkan beberapa hal lagi yang
beliau padankan masing-masingnya dengan sebuah sedekah, lalu beliau bersabda, ISemua
itu bisa digantikan cukup dengan shalat dua rakaBat 'huha&I+ *(uku %dab %C Ki<a< %l %lbani
hal 124+&
4& %danya saling nasehat-menasehati
G& (isa mendakwahi orang yang dicintai
L& Pahala memberi contoh yang baik
ISiapa sa!a yang pertama memberi contoh perilaku yang baik dalam ,slam, maka ia
mendapatkan pahala kebaikannya dan mendapatkan pahala orang-orang yang meniru
perbuatannya itu tanpa dikurangi sedikit pun& 'an barang siapa yang pertama memberi
contoh perilaku !elek dalam ,slam, maka ia mendapatkan dosa ke!ahatan itu dan
mendapatkan dosa orang yang meniru perbuatannya tanpa dikurangi sedikit pun&I *5A&
Muslim, (uku Aiyadush Shalihin (ab >rang yang pertama kali melakukan kebaikan atau
ke!ahatan&+
(agaimana menurut %nda bila ada seorang kepala keluarga yang memberi contoh
perbuatan yang baik bagi keluarganya dan ditiru oleh istri dan anak-anaknyaE 'emikian
!uga sebaliknya bila seorang kepala keluarga memberi contoh yang !elek bagi keluarganyaE
1& Seorang suami memberikan na<kah, makan, minum, dan pakaian kepada istrinya dan
keluarganya akan terhitung sedekah yang paling utama& 'an akan diganti oleh %llah, ini !an!i
%llah&
'ari %bu 5urairah r&a&, ia berkata: Aasulullah S%8, bersabda: ISatu dinar yang kamu
na<kahkan di !alan %llah, satu dinar yang kamu na<kahkan untuk memerdekakan budak, satu
dinar yang kamu berikan kepada orang miskin dan satu dinar yang kamu na<kahkan kepada
keluargamu, maka yang paling besar pahalanya yaitu satu dinar yang kamu na<kahkan
kepada keluargamu&I *5A Muslim, (uku Aiyadush Shalihin (ab Memberi na<kah terhadap
keluarga+&
'ari %bu %bdullah *%bu %bdurrahman+ )sauban bin (u!dud&, ia berkata: Aasulullah S%8
bersabda: I'inar yang paling utama adalah dinar yang dina<kahkan seseorang kepada
keluarganya, dinar yang dina<kahkan untuk kendaraan di !alan %llah, dan dinar yang
dina<kahkan untuk membantu teman seper!uangan di !alan %llah&I *5A& Muslim, (uku
Aiyadush Shalihin (ab Memberi na<kah terhadap keluarga+&
Seorang suami lebih utama mena<kahkan hartanya kepada keluarganya daripada kepada
yang lain karena beberapa alasan, diantaranya adalah na<kahnya kepada keluarganya
adalah kewa!iban dia, dan na<kah itu akan menimbulkan kecintaan kepadanya&
Muawiyah bin 5aidah A%&, pernah bertanya kepada Aasulullah S%8: B8ahai Aasulullah, apa
hak istri terhadap salah seorang di antara kamiEI (eliau men!awab dengan bersabda,
I(erilah makan bila kamu makan dan berilah pakaian bila kamu berpakaian& =anganlah kamu
men!elekkan wa!ahnya, !anganlah kamu memukulnya, dan !anganlah kamu memisahkannya
kecuali di dalam rumah& (agaimana kamu akan berbuat begitu terhadapnya, sementara
sebagian dari kamu telah bergaul dengan mereka, kecuali kalau hal itu telah dihalalkan
terhadap mereka&I *%dab %C Ki<a< Syaikh %lbani hal 202+&
'ari SaBad bin %bi 8a33ash A%&, dalam hadits yang pan!ang yang kami tulis pada bab niat, ia
berkata: Aasulullah S%8 bersabda kepadanya: ISesungguhnya apa sa!a yang kamu
na<kahkan dengan maksud kamu mencari keridhaan %llah, niscaya kamu akan diberi pahala
sampai apa sa!a yang kamu sediakan untuk istrimu&I *5A& (ukhari dan Muslim, (uku
Aiyadush Shalihin (ab Memberi na<kah terhadap keluarga+
'ari %bdullah bin %mr bin B%sh ra&, ia berkata: Aasulullah S%8 bersabda: ISeseorang cukup
dianggap berdosa apabila ia menyianyiaka orang yang harus diberi belan!a&I *5A& (ukhari
dan Muslim, (uku Aiyadush Shalihin (ab Memberi na<kah terhadap keluarga+&
'an akan diganti oleh %llah, ini !an!i %llah
I'an barang apa sa!a yang kamu na<kahkan maka %llah akan menggantinya& I *SabaB: .2+&
'ari %bu 5urairah A%, ia berkata: abi S%8 bersabda: ISetiap pagi ada dua malaikat yang
datang kepada seseorang, yang satu berdoa: IYa %llah, berikanlah ganti kepada orang yang
mena<kahkan hartanya&I 'an yang lain berdoa: IYa %llah, binasakanlah harta orang yang
kikir&I *5A& (ukhari dan Muslim, (uku Aiyadush Shalihin (ab Memberi na<kah terhadap
keluarga+&
2& Seorang pria yang menikahi !anda yang mempunyai anak, berarti ikut memelihara anak
yatim
Pandangan pertama mengatakan bahwa tidak ada pa;aran di dalam Islam, sama
halnya dengan pa;aran itu <haram=
& Pandangan semacam ini biasanya menganggap bahwa untuk berhubungan dengan orang-
orang yang bukan mahram, harus melalui ikatan-ikatan yang syah menurut pandangan
,slam *yang dipahaminya, tentunya+, dan ikatan tersebut adalah pernikahan& Holongan yang
memiliki pandangan seperti ini biasanya hanya mengenal istilah ta7aru8 yang ter!adi
sebelum pernikahan& Sangat wa!ar ada golongan yang punya pandangan seperti ini, karena
mereka menilai masalah yang selalu dianggap sepele seperti bertatap muka dengan orang-
orang yang bukan mahram merupakan )zina+, haram bersentuhan tangan *karena sama
halnya dengan menyentuh bara api neraka+, dan mereka melakukan komunikasi melalui
hijab terhadap orang-orang yang bukan mahram.
Pandangan selan!utnya adalah membolehkan pacaran )mubah+ selama masih berada dalam
nilai-nilai ,slam& (iasanya pandangan seperti ini masih terikat dengan argumentasi-
argumentasi 73ih yang telah mengalami pena<siran-pena<siran tertentu& Pandangan ini akan
diwakili oleh golongan ?,slam Modernis@& Sebagai ilustrasi, orang berpacaran tanpa batal
wudhu7 M misalnya& Sungguhpun ?kepuasan seksual@ men!adi alasan lain mengapa orang
berpacaran, pada pandangan yang kedua ini agaknya pacaran ingin di!adikan sebagai
wadah penyalur hasrat cinta kepada lawan !enisnya& Meskipun tidak mendapatkan
?kepuasan seksual@, terpenuhinya hasrat biasanya telah dirasa cukup&
Pengertian >ukum Islam ,yara?. ! @a0ib, unnah, 3akruh, 3ubah, >aram
8ed, 1GD;2D2;;2 - 12:22am N godamG0
'i dalam a!aran agama islam terdapat hukum atau aturan perundang-undangan yang harus
dipatuhi oleh setiap umat karena berasal dari %l-"urBan dan 5adist& 5ukum islam yang
disebut !uga sebagai hukum syaraB terdiri atas lima komponen yaitu antara lain wa!ib, sunah,
haram, makruh dan mubah :
Pen!elasan dan PengertianD%rti 'e7nisi 5ukum-5ukum ,slam :
1& 8a!ib *Oardlu+
8a!ib adalah suatu perkara yang harus dilakukan oleh pemeluk agama islam yang telah
dewasa dan waras *mukalla<+, di mana !ika diker!akan mendapat pahala dan apabila
ditinggalkan akan mendapat dosa& Pontoh : solat lima waktu, pergi ha!i *!ika telah mampu+,
membayar Cakat, dan lain-lain&
8a!ib terdiri atas dua !enisDmacam :
- 8a!ib Bain adalah suatu hal yang harus dilakukan oleh semua orang muslim mukala< seperti
sholah <ardu, puasa ramadan, Cakat, ha!i bila telah mampu dan lain-lain&
- 8a!ib Ki<ayah adalah perkara yang harus dilakukan oleh muslim mukallaQ namun !ika
sudah ada yang malakukannya maka men!adi tidak wa!ib lagi bagi yang lain seperti
mengurus !enaCah&
2& SunnahDSunnat
Sunnat adalah suatu perkara yang bila dilakukan umat islam akan mendapat pahala dan !ika
tidak dilaksanakan tidak berdosa& Pontoh : sholat sunnat, puasa senin kamis, solat taha!ud,
memelihara !enggot, dan lain sebagainya&
Sunah terbagi atas dua !enisDmacam:
- Sunah MuBakkad adalah sunnat yang sangat dian!urkan abi Muhammad S%8 seperti
shalat ied dan shalat tarawih&
- Sunat Hhairu MuBakad yaitu adalah sunnah yang !arang dilakukan oleh abi Muhammad
S%8 seperti puasa senin kamis, dan lain-lain&
.& 5aram
5aram adalah suatu perkara yang mana tidak boleh sama sekali dilakukan oleh umat
muslim di mana pun mereka berada karena !ika dilakukan akan mendapat dosa dan siksa di
neraka kelak& Pontohnya : main !udi, minum minuman keras, Cina, durhaka pada orang tua,
riba, membunuh, 7tnah, dan lain-lain&
0& Makruh
Makruh adalah suatu perkara yang dian!urkan untuk tidak dilakukan akan tetapi !ika
dilakukan tidak berdosa dan !ika ditinggalkan akan mendapat pahala dari %llah S8)&
Pontoh : posisi makan minum berdiri, merokok *mungkin haram+&
4& Mubah
Mubah adalah suatu perkara yang !ika diker!akan seorang muslim mukalla< tidak akan
mendapat dosa dan tidak mendapat pahala& Pontoh : makan dan minum, belan!a, bercanda,
melamun, dan lain sebagainya&
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pertanyaan Anda itu memang menarik untuk dika0i, terutama sebagai benteng
pertahanan para 0uru dakwah, bila menghadapi serbuan tasykik para Aindi# dan
musuh!musuh Allah yang mengg+yahkan keyakinan kita.
:ntuk itu perlu di!elaskan kepada siapapun, bahwa kedudukan orang nabi di tengah
umatnya tidak sama& Kedudukannya !auh lebih tinggi, bahkan dari dera!at para malaikat
sekalipun& (ukankah sampai pada titik tertentu dari langit yang tu!uh itu, malaikat =ibril pun
harus berhenti dan tidak bisa meneruskan per!alanan mi#ra!E Sementara nabi Muhammad
S%8 sendiri sa!a yang boleh meneruskan per!alanan& ,ni menun!ukkan bahwa derakat beliau
S%8 lebih tinggi dari malaikat =ibril 6alaihissalam&
'emikian !uga dengan masalah dosa& Kalau manusia umumnya bisa berdosa dan mendapat
pahala, para nabi !ustru sudah di!amin suci dari semua dosa & %rtinya, seandainya mau, para
nabi itu menger!akan hal-hal yang diharamkan, sudah pasti%llah tidak akan men!atuhkan
Ronis dosa kepada mereka& Sebab tugas mereka hanya menyampaikan syariah sa!a, baik
dengan lisan maupun dengan peragaan& amun karena para nabi itu di!adikan 3udwah
hidup, maka mereka pun beriltiCam pada syariat yang mereka sampaikan&
Pengecualian Syariat (uat Pribadi Aasulullah S%8
'alam implementasinya, memang secara !u!ur harus diakui adanya sedikit detail syariah
yang berbeda antara Aasulullah S%8 dengan umatnya& amun pengecualian ini sama sekali
tidak merusak misi utamanya sebagai pembawa risalah dan !uga 3udwah& Sebab di balik hal
itu, pasti ada hikmah ilahiyah yang tersembunyi&
Misalnya, bila umat ,slam tidak diwa!ibkan melakukan shalat malam, maka Aasulllah S%8
!ustru diwa!ibkan untuk melakukannya&
Sesungguhnya )uhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri kurang dari dua pertiga
malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan segolongan dari orang-orang yang
bersama kamu& 'an %llah menetapkan ukuran malam dan siang& %llah mengetahui bahwa
kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka 'ia memberi
keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah dari %l-"ur#an& 'ia mengetahui
bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang ber!alan di
muka bumi mencari sebagian karunia %llah/ dan orang-orang yang lain lagi yang berperang
di !alan %llah, maka bacalah apa yang mudah dari %l-"ur#an dan dirikanlah sembahyang,
tunaikanlah Cakat dan berikanlah pin!aman kepada %llah pin!aman yang baik& 'an kebaikan
apa sa!a yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh nya di sisi %llah
sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya& 'an mohonlah ampunan
kepada %llah/ sesungguhnya %llah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&
(ila umat ,slam diharamkan berpuasa dengan cara wishal , maka Aasulullah S%8 !ustru
diperbolehkan bahkan diperintahkan&
'ari ,bnu :mar ra berkata bahwa Aasulullah S%8 berpuasa wishal di bulan Aamadhan& -alu
orang-orang ikut melakukannya& amun beliau S%8 melarangnya& >rang-orang bertanya,
Mengapa %nda melakukannyaE (eliau men!awab, aku tidak seperti kalian& Sebab aku diberi
makan dan diberi minum&
(ila isteri-isteri umat ,slam tidak diwa!ibkan bertabir dengan laki-laki a!nabi, khusus buat
para isteri Aasulllah S%8 telah ditetapkan kewa!iban bertabir& Sehingga wa!ah mereka tidak
boleh dilihat oleh laki-laki, sebagaimana mereka pun tidak boleh melihat wa!ah laki-laki lain&
5al itu berlaku buat para isteri nabi S%8& Ke!adian itu bisa kita lihat tatkala %bdullah bin
:mmi Maktuh yang buta masuk ke rumah nabi S%8, sedang saat itu beliau sedang bersama
dua isterinya& Aasulullah S%8 lalu memerintahkan mereka berhi!ab , meski %bdullah bin
:mmi Maktum orang yang buta matanya& amun Aasulullah S%8 men!elaskan bahwa kedua
isterinya bukan orang yang buta&
Karena itulah %llah S8) ber7rman di dalam %l-"uran:
%pabila kamu meminta sesuatu kepada mereka , maka mintalah dari belakang tabir& Para
yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka& 'an tidak boleh kamu menyakiti
Aasulullah dan tidak mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wa<at&
Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar di sisi %llah&
(ila wanita yang telah ditinggal mati oleh suaminya selesai dari Siddah mereka boleh
dinikahi oleh orang lain, maka para !anda Aasulullah S%8 !ustru haram dinikahi selamanya
oleh siapapun& (ahkan kepada mereka disandangkan gelar ummahatul mukminin yang
artinya adalah ibu orang-orang mukmin& 5aramnya menikahi !anda Aasulullah S%8 sama
dengan haramnya menikahi ibu sendiri&
'an masih ada beberapa lagi kekhususan Aasulullah S%8& Salah satunya adalah kebolehan
beliau untuk tidak menceraikan isteri yang !umlahnya sudah lebih dari 0 orang& Sedangkan
umat ,slam lainnya, disuruh untuk menceraikan isteri bila melebihi 0 orang&
Sebagaimana kita ketahui di masa lalu dan bukan hanya ter!adi pada bangsa %rab sa!a, para
laki-laki memiliki banyak isteri, hingga ada yang mencapai ratusan orang& (arangkali hal itu
terasa aneh untuk masa sekarang& )api percayalah bahwa gaya hidup manusia di masa lalu
memang demikian& 'an bukan hanya tradisi bangsa %rab sa!a, melainkan semua bangsa&
Se!arah 9ropa, Pina, ,ndia, %<rika, %rab dan nyaris semuanya, memang terbiasa memiliki
isteri banyak hingga puluhan& (ahkan para ra!a di =awa pun punya belasan selir&
-alu datanglah syariat ,slam yang dengan bi!aksana memberikan batasan hingga maksimal
0 orang sa!a& Kalau terlan!ur sudah punya isteri lebih dari empat, harus diceraikan suka atau
tidak suka& Kalau kita melihat dari sudut pandang para isteri, !ustru kita seharusnya merasa
kasihan, karena harus diceraikan&
Karena itulah khusus bagi Aasulullah S%8, %llah S8) tidak memerintahkannya untuk
menceraikan para isterinya& )idak ada pembatasan maksimal hanya 0 orang sa!a& =ustru
pengecualian itu merupakan bentuk kasih sayang abi S%8kepada mereka, bukan
sebaliknya seperti yang dituduhkan oleh para orintelis yang hatinya hitam itu& Mereka
selama ini menuduh Aasulullah S%8 sebagai orang yang haus perempuan, nauCu bilahi min
Calik&
Semoga %llah menghancurkan tipu daya para orintalis terlaknat, merusak semua sumber
dana dan media propaganda sesat mereka, serta meruntuhkan kesombongan mereka&
%mien Ya Aabbal Salamin&