BAB III

METODE PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
1. Tempat Penelitian
Penelitian dengan pengambilan data dilaksanakan di tiga kebun cabai merah
keriting yang berada di wilayah Desa Bangunsari Kecamatan Bandar Kabupaten
Pacitan. Identifikasi hama yang ditemukan dilakukan di Laboratorium Biologi
Program Studi Pendidikan Biologi FPIP! IKIP P"#I adiun$ %l. Setiabudi &o.
'($ Kota adiun. Identifikasi dilakukan dengan membawa organisme perusak
yang diperoleh di kebun Desa Bangunsari Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan
ke laboratorium Biologi Program Studi Pendidikan Biologi FPIP! IKIP P"#I
adiun.
2. Waktu Penelitian
Penelitian ini akan dilaksanakan mulai awal bulan September sampai dengan
Desember )*+,.
B. Pendekatan dan Jenis Penelitian
Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif$ menggunakan metode eksplorasi$
dengan mengadakan pengamatan dan identifikasi terhadap -enis hama$ ciri
morfologi$ dan klasifikasi hama tanaman cabai merah keriting yang ada di
wilayah Desa Bangunsari Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan.
,*
C. Sume! Data
Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer
dalam penelitian ini berupa data.data hasil pengamatan tentang identifikasi hama
pada tanaman cabai merah keriting /Capsicum annum L.0 Data tersebut berupa
data ciri.ciri morfologi dan klasifikasinya. !dapun sumber.sumber data yang
digunakan adalah hama pada tanaman cabai merah keriting /Capsicum annum L0
yang berupa data ciri.ciri morfologi$ yang meliputi -umlah kaki$ bentuk tubuh$ dan
ada tidaknya sayap. Data sekunder merupakan data yang sudah diarsipkan$
peneliti tinggal mengakses. Dalam penelitian ini$ data sekunder yang digunakan
adalah buku kunci determinasi serangga yang digunakan untuk mengidentifikasi
klasifikasi dan kunci determinasi hama yang ditemukan. Buku kunci determinasi
yang digunakan adalah buku kunci determinasi serangga karangan 1hristina$ dkk.
/)*+)0 dan Pracaya /)*+*0.
2ama pada tanaman cabai merah keriting dalam penelitian ini diambil dari
tiga kebun di Desa Bangunsari Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan. !dapun
ketiga kebun tersebut dibedakan berdasarkan ketinggian$ suhu udara$ dan kondisi
geografis. Kebun pertama berada di sekitar persawahan yang mendapat banyak
sinar matahari secara langsung$ dengan letak ketinggian sekitar (** m dpl dengan
temperatur udara berkisar antara ,*
o
1 3 ,)$,
o
1. Kebun kedua berada di lereng
"unung "embes dengan lingkungan sekitar berupa kebun tanaman sengon dan
kelapa$ sehingga kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Letak
ketinggian kebun ini sekitar 4** 3 +*** m dpl dengan temperatur udara berkisar
antara ))$,
o
1 3 )(
o
1. Kebun ketiga berada di sekitar daerah aliran sungai Sungai
,+
"rindulu$ dengan letak ketinggian sekitar ,** 3 5** m dpl dengan temperatur
udara berkisar antara )(
o
1 3 ,*
o
1. Di sekitar daerah aliran sungai "irindulu
banyak ditumbuhi semak dan tanaman perdu. Selain itu$ lokasi ini -uga tidak -auh
dari perkampungan penduduk.

D. Teknik Pen"umpulan Data
6eknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik obser7asi
dan hama ditemukan di tanaman dapat ditangkap langsung atau dengan flay net
!dapun pen-elasannya sebagai berikut.
+. Penangkapan langsung
Sampel hama yang aktif terbang ditangkap dengan bantuan flay net atau
-arring hama yang diayunkan dalam hamparan pengamatan. Sampel hama
yang tidak aktif terbang diambil langsung$ kemudian dimasukkan ke dalam
toples yang berisi alkohol untuk diidentifikasi.
). Identifikasi hama
Pelaksanaan indentifikasi dilakukan di laboratorium dengan langkah.langkah
pengelompokan organisme hama berdasarkan klasifikasinya. 2al ini dilakukan
untuk memperoleh data tentang ciri.ciri morfologi dan klasifikasinya$ yang
meliputi kingdom$ filum$ kelas$ ordo$ suku$ famili$ genus$ dan spesies.
E. P!#sedu! Penelitian
Prosedur penelitian meliputi tahap.tahap yang dibagi men-adi tahap
persiapan$ tahap penangkapan$ tahap identifikasi$ dan tahap klasifikasi. !dapun
pen-elasan dari tahap.tahap tersebut adalah sebagai berikut8
,)
+. 6ahap Persiapan
2al.hal yang dilakukan dalam tahap persiapan$ yaitu persiapan alat.alat yang
diperlukan dalam penelitian seperti kamera digital$ toples$ flay net$ dan buku
kunci determinasi hama. Kamera digunakan untuk mendokumentasi gambar
bagian tubuh yang nantinya digunakan sebagai data hasil penelitian. Flay net
digunakan untuk menangkap hama yang aktif terbang. 6oples untuk menampung
hama yang berhasil ditangkap dari lokasi penelitian. Kunci determinasi digunakan
dalam membantu mengidentifikasi hama dengan menggunakan buku referensi
kunci determinasi karangan 1hristina$ dkk. /)*+)0 dan Pracaya /)*+*0.
). 6ahap Penangkapan
Kegiatan yang dilakukan dalam tahap penangkapan adalah menangkap hama
baik secara langsung maupun dengan bantuan fly net. Fly net yang digunakan
dibuat dari bahan kassa dengan ukuran +** 9m$ berfungsi untuk men-aring
serangga yang terbang sehingga dapat tertangkat tanpa merusak fisiknya untuk
dianalisis.
,. 6ahap identifikasi
Langkah.langkah dalam mengidentifikasi dapat diuraikan sebagai berikut.
Pertama$ mengidentifikasi organisme yang ditemukan berada di sekitar tanaman$
untuk mengetahui apakah termasuk hama atau bukan$ yaitu dengan
mengidentifikasi tingkat kerusakan pada tanaman yang ditempati. %ika organisme
tersebut menyebabkan kerusakan pada tanaman maka diidentifikasi sebagai hama$
-ika hanya hinggap dan tidak menimbulkan kerusakan maka bukan sebagai hama
%ika teridentifikasi sebagai hama$ menangkap organisme dan membawa ke
,,
laboratorium untuk dilaksanakan proses identifikasi hama. Proses identifikasi
dilakukan dengan mengamati struktur tubuh /morfologi0 organisme mulai dari
warna hingga bagian.bagian tubuh organisme. 2asil identifikasi dan pengamatan
dicatat dalam suatu laporan tertulis.
5. 6ahap klasifikasi
6ahap klasifikasi$ kegiatan yang dilakukan adalah mengklasifikasikan hama
yang telah diidentifikasi sebelumnya dengan menggunakan buku kunci
determinasi hama karangan 1hristina$ dkk. /)*+)0 dan Pracaya /)*+*0.
$. Teknik %easa&an Data
6eknik keabsahan data pada penelitian identifikasi hama tanaman bisa
dilakukan dengan mengamati ciri. ciri morfologi hama yang telah ditemukan$ ciri.
ciri morfologi tersebut meliputi bentuk dan ukuran tubuh serta bagian.bagian
tubuh /1hristina dkk.$ )*+)0.
'. Teknik Analisis Data
!nalisis data merupakan suatau langkah yang ditempuh untuk menghasilkan
data yang diinginkan. !nalisis data dalam penelitian ini dilakukan cara
mengidentifikasi hama tanaman cabai merah keriting yang telah ditemukan.
enurut Pracaya /)*+*8)50 langkah.langkah identifikasi adalah sebagai
berikut.
+0 emahami sifat.sifat dari setiap filum yang terdapat dalam animal kingdom.
Kelompokan spesies yang telah didapat ke dalam filum.filum tersebut.
,5
)0 Buka bab yang berkaitan dengan spesies dan kelompokan spesies yang
ditemukan ke dalam subfilum yang tepat.
,0 Identifikasi spesies yang telah ditemukan dengan membandingkan secara
berurutan setiap gambaran yang tercantum dalam teks. Perhatikan pula ukuran
dan bentuknya serta ciri.ciri lain yang ditemukan.
50 Identifikasi dilakukan sampai tingkat spesies.
Data hasil pengamatan penelitian ini akan disa-ikan dalam bentuk
deskriptif untuk mengetahui keanekaragaman -enis dan identifikasi hama tanaman
cabai merah keriting$ selain itu data disa-ikan dalam bentuk tabel keanekaragaman
-enis hama tanaman cabai merah keriting$ sehingga dapat digunakan sebagai
panduan penyusun LKS. Komponen yang terdapat dalam LKS meliputi8
+. ateri 8 2ama dan Penyakit 6anaman
). Standar Kompetensi 8 ). emahami sistem dalam kehidupan tumbuhan
,. Kompetensi Dasar 8 ).5. engidentifikasi hama dan penyakit pada organ
tumbuhan yang di-umpai dalam kehidupan
sehari.hari.
!dapun tabel identifikasi dan tabel keanekaragaman -enis dapat dilihat
pada tabel ,.). 6abel ,., adalah tabel kondisi lingkungan penelitian.
6able ,.). 6abel untuk Keperluan Identifikasi 2ama 6anaman 1abai merah
Keriting
N#. P&(lum %elas O!d# $amil( 'enus Spesies
,(
6abel ,.,. Kondisi Lingkungan Penelitian
Pa!amete! L#kasi I L#kasi II L#kasi III
Ketinggian
Suhu :dara
Kondisi "eografis
,;

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful