You are on page 1of 16

Disusun oleh

:
Rahmaddian Syahputra (142090089)
Sanny Y P (142090299)
Saiful Triatmoko (141080195)
Rickina Pagawak (141120107)
Natalia Aflasis R (141100311)
Firman Taruna Silaban (142100237)


1973, PT Golden Mississippi didirikan
sebagai pelopor perusahaan air
minum dalam kemasan
(AMDK) pertama di Indonesia. Pabrik
pertama didirikan di Bekasi
1974, Produksi pertama
AQUA diluncurkan
dalam bentuk kemasan
botol kaca ukuran 950
ml dari pabrik di
Bekasi. Harga per botol
adalah Rp.75,-
1984, Pabrik AQUA kedua
didirikan di Pandaan di Jawa
Timur, sebagai upaya agar
lebih mendekatkan diri pada
konsumen yang berada di
wilayah tersebut.
1985, Pengembangan produk AQUA dalam bentuk
kemasan botol PET 220 ml. Pengembangan ini membuat
produk AQUA menjadi lebih berkualitas dan lebih aman
untuk dikonsumsi
1993, AQUA
menyelenggarakan
program AQUA
Peduli (AQUA
Cares) dengan
melakukan daur
ulang botol plastik
AQUA menjadi
materi plastik yang
dapat digunakan
kembali.
1995, AQUA menjadi pabrik air mineral pertama yang
menerapkan sistem produksi in line di pabrik Mekarsari.
Pemrosesan air dan pembuatan kemasan AQUA
dilakukan bersamaan. Hasil sistem in line ini adalah
botol AQUA yang baru dibuat dapat segera diisi air
bersih di ujung proses produksi, sehingga proses
produksi menjadi lebih higienis.
1998, Pada 4 September
1998, AQUA dan grup
Danone sepakat untuk
bergabung. Langkah ini
berdampak pada
peningkatan kualitas produk
dan menempatkan AQUA
sebagai produsen air
mineral dalam kemasan
(AMDK) yang terbesar di
Indonesia.
2000,Bertepatan dengan
pergantian milenium,
AQUA meluncurkan
produk berlabel Danone-
AQUA
 2001, Danone meningkatkan kepemilikan
saham di PT Tirta Investama dari 40 %
menjadi 74 %, sehingga Danone
kemudian menjadi pemegang saham
mayoritas AQUA Group.
 AQUA menghadirkan kemasan botol kaca
baru 380 ml pada 1 November 2001.

2002, AQUA berhasil
memenangkan banyak
penghargaan di ajang
Indonesian Best Brand
Award.
AQUA mulai
memberlakukan
Kesepakatan Kerja
Bersama [KKB 2002 -
2004] kepada para pekerja
pada tanggal 1 Juni 2002
2003, Perluasan kegiatan produksi AQUA Group
ditindaklanjuti melalui peresmian pabrik baru di Klaten pada
awal tahun 2003. Hal ini didukung dengan upaya
mengintegrasikan proses kerja perusahaan melalui penerapan
SAP [System Application and Products for Data Processing]
dan HRIS [Human Resources Information System].
2005, DANONE
membantu korban
tsunami di ACEH. Pada
tanggal 27 sept, AQUA
memproduksi
MIZONE,minuman
bernutrisi yang
merupakan produk dari
DANONE. MIZONE
hadir dengan dua rasa,
orange lime dan passion
fruit.
 VISI : AQUA ingin
menciptakan brand bagian dari
keluarga sehat Indonesia.
Sebagai pelopor air minum
dalam kemasan sejak didirikan
tahun 1973, kini AQUA
menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari hidup sehat
masyarakat Indonesia. Dulu
dan kini, AQUA tetap dan
selalu menjadi yang terbesar
dan terdepan di Indonesia.
Volume penjualan AQUA
merupakan volume penjualan
terbesar di dunia untuk
kategori air mineral.
 MISI : AQUA selalu ingin
melakukan program untuk
menyehatkan konsumen
Indonesia, diantaranya
program AKSI (AQUA untuk
Keluarga Sehat Indonesia) dan
AuAI (AQUA untuk Anak
Indonesia).
 Sebagai perusahaan AMDK
(Air Minum Dalam
Kemasan) No. 1, AQUA
berkomitmen meningkatkan
kualitas produk, memberikan
pelayanan yang prima serta
berkontribusi untuk
melestarikan lingkungan. Ini
merupakan sebuah proses
terus menerus yang akhirnya
berkembang menjadi
semangat perusahaan.
Penghargaan atas proses
tersebut dipersembahkan
AQUA bagi konsumen dan
lingkungannya.
SWOT ANALYSIS
Strength :
- Brand Aqua Danone sangat kuat
- Aqua Danone sebagai market leader bisnis air mineral
(pangsa pasar 60%)
- Memasarkan produk tidak susah, karena konsumen
sudah mengetahui kualitas produk
- Kemasan Aqua semakin beragam ( dari kemasan gelas,
botol kecil, sedang hingga galon )
- Agen penjualan Aqua yang tersebar dimana-mana,
karena untuk menjadi agen Aqua sangat mudah, hanya
dengan pengambilan minimal 20 galon Aqua
Weakness :
- Kendali pasokan / stok barang berada di tangan
Principal / Main Distributor
- Margin tipis
- Diperlukan Modal Kerja yang cukup besar
- Ketika musim hujan penjualan turun dan Arus
Kas terbenam di Stok Barang.
- Air mineral Aqua masih menggunakan proses
Ozonisasi, sehingga menimbulkan stigma
negatif pada masyarakat
Opportunity :
- Mempunyai peluang untuk merambah ke agen-
agen kecil yang belum mempunyai pasar lokal
- Sosialisasi ke masyarakat mengenai pentingnya
mengkonsumsi air mineral yang bersih dan
higienis dimana Aqua memiliki semua kriteria
yang dibutuhkan
- Pemberian bantuan Aqua untuk wilayah
terpencil merupakan salah satu promosi Aqua
bahwa Aqua juga perduli terhadap sesama
- Air PDAM yang sekarang sudah tidak
memungkinkan untuk dikonsumsi, maka
Pemerintah menganjurkan kepada masyarakat
agar mengkonsumsi air mineral dalam kemasan
Threat :
- Mulai muncul produk-produk air mineral baru
- Sekarang ini banyak bermunculan depo-depo air
minum isi ulang dikawasan padat penduduk
dimana harga yang ditawarkan jauh lebih murah
dibanding Aqua
- Adanya kenaikan bahan baku untuk kemasan,
seperti plastik untuk label dan bahan untuk
pembuatan gallon
- Tidak stabilnya nilai tukar rupiah terhadap mata
uang asing
- Biaya pengiklanan yang tidak murah
5 FORCES
AQUA
Pesaing
utama :
CLUB
Pesaing
baru :
AGUARIA
Pesaing
substitusi
: ULTRA
MILK
Suplier :
SUB-
SUPLIER
Buyer : -
ANAK-
ANAK,
REMAJA,
DEWASA,
LANSIA
Analysis Porter 5 Forces
* Terhadap pesaing utama :
Posisi Aqua terhadap club kuat karena sebagian besar masyarakat sudah
merasa cocok dan nyaman mengkonsumsi aqua.
* Terhadap pesaing baru :
Posisi aqua terhadap aguaria kuat. Dikarena kan kemasan nya lebih ramah
lingkungan dan harganya lebih terjangkau.
* Terhadap Pesaing substitusi :
Posisi aqua terhadap ultra milk kuat karena tidak semua orang menyukai
minuman manis atau susu.
* Terhadap suplier :
Posisi aqua terhadap sub-suplier kuat karena unutk menjadi agen aqua
persyaratan nya sangat mudah.
* Terhadap buyer :
Posisi aqua terhadap buyer kuat karena aqua dimintai oleh cakupan
masyarakat luas.

5 forces
ULTRA
MILK
Pesaing utama :
AQUA
Pesaing baru :
FLORIDA
Pesaing
substitusi : teh
kotak
Suplier : SUB-
SUPLIER
Buyer :
REMAJA,
DEWASA
* Terhadap pesaing utama :
Posisi ultra milk terhadap lemah, karenatidak semua kalangan menyukai
minuman kemasan susu.
* Terhadap pesaing baru :
Posisi ultra milk terhadap florida kuat, karena masyarakat luas telah lebih
dulu tau terhadap brand ultra milk minuman kemasan susu menyehatkan.
* Terhadap pesaing substitusi :
Posisi buah vitultra milk lemah, karena mayoritas penduduk di Indonesia
lebih menyukai minuman berbahan dasar daun teh daripada susu.
* Terhadap Suplier :
Posisi ultra milk terhadap sub-suplier lemah, karena peminatnya hanya
cakupan cakupan tertentu saja.
* Terhadap Buyer :
Posisi ultra milkterhadap buyer cukup kuat, dikarena kan minuman kemasan
susu yang menyehatkan untuk tubuh.
Analysis Porter 5 Forces
Dari analisa yang kami dapatkan dari bukti analysis porter
kelompok kami bahwa aqua menduduki posisi lebih unggul
dibanding pesaing yang lainnya. Dikarenakan aqua dapat
mempertahankan kualitas produknya, aman dan sehat untuk
dikonsumsi disegala kalangan usia. Sehingga para konsumen
menjadi yakin untuk mengkonsumsi aqua dalam waktu jangka
panjang.


Dari analisa yang kami dapatkan dari bukti analysis
porter kelompok kami, bahwa ultra milk berada pada
posisi lemah dibandingkan aqua aqua sudah
mempunyai brand yang sangat kuat. Sehingga jika
konsumen ingin mencari air minum kemasan yang
sehat dan aman konsumen akan mencari aqua. Maka
dari itu ultra milk perlu melakukan strategi pemasaran
lain agar brand nya lebih dikenal masyarakat luas.
 Dari analisis porter 5 forces dan BCG kami mempunyai
saran untuk aqua agar aqua lebih kreatif dalam strategi
pemasarannya. Karena pesaing baru di era-globalisasi
ini mempunyai keunikan tersendiri disetiap produknya
yang tidak memungkinkan dapat menyaingi brand aqua
yang telah ada.

Saran
TERIMA
KASIH