You are on page 1of 1

TEMPO.

CO, Jakarta - Terjadi bentrok antara rombongan Sahur On The Road (SOTR) pa
da Senin, 21 Juli sekitar jam 01.30 WIB di perempatan Jalan Wahid Hasyim-Jalan T
hamrin, Menteng, Jakarta Pusat. Akibatnya, dua orang peserta SOTR, Dimmy Rahmada
, 20 tahun, dan Aditya Ramadhan, 20 tahun, dilarikan ke rumah sakit karena luka
tusukan celurit.
Menurut Kapolsek Metro Menteng AKBP Gunawan, bentrok terjadi saat rombongan pela
ku dan rombongan korban berpapasan di lokasi. Rombongan motor pelaku yang berjum
lah 100 orang terhalang jalannya oleh rombongan korban yang berjumlah 40 motor.
Karena tidak ada yang mau mengalah memberi jalan, kericuhan antara dua rombongan
tersebut pun tak terhindarkan.
Satu pelaku yang membawa pisau menusuk Dimmy sebanyak tiga kali pada bagian dada
dan perut, sedangkan Aditya mendapat sabetan celurit di kaki. Keduanya segera d
ilarikan ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh pertolongan pertama. Dimmy mas
ih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, sedangkan Aditya yang dibawa ke Ru
mah Sakit Budi Kemuliaan sudah diizinkan pulang. "Saat ini pelaku masih kami sel
idiki," ujar Gunawan melalui pesan pendek.
Pemeriksaan kasus ini dilakukan dengan meminta keterangan dari empat orang saksi
, yaitu Isfan Fajar, 18 tahun, Bayu Nusantara (19), Fandi (19) dan Dimas (19) ya
ng saat itu berada di lokasi. Rekaman kamera CCTV yang memantau sepanjang jalur
tersebut juga menjadi acuan untuk memperoleh gambaran pelaku kekerasan.
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan memberhentikan
Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Budiman. Menurut Budiman, pemberhentian
itu disampaikan melalui Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (Baca di sini: Disebut
'Kapal Karam', SBY: Saya Panglima Tertinggi)
"Panglima menelepon saya dan mengabarkan pemberhentian tersebut," kata Budiman k
epada Tempo, Senin, 21 Juli 2014. Telepon itu diterima Budiman sekitar pukul 18.
45.
Budiman, yang dilantik sebagai KSAD pada September tahun lalu, akan memasuki mas
a pensiun pada 25 September 2014. Budiman menyatakan tak menanyakan alasan pembe
rhentian. "Saya cuma bilang, 'Siap laksanakan, silakan Pak,'," kata Budiman.
Rencananya, Budiman diberhentikan pada Jumat, 25 Juli atau dua bulan lebih cepat
. Belum jelas benar alasan pemberhentian Budiman. Sampai berita ini ditulis, Tem
po belum mendapat tanggapan dari pihak Istana. (Baca: SBY Perintahkan Rapat TNI-
Polri Terbuka)