You are on page 1of 14

KOMPETENSI INTI 4 KELAS X

KOMPETENSI INTI 4
KELAS XI
KOMPETENSI INTI
4 KELAS XII
Mencoba, mengolah, dan menyaji
dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/ teori
Mengolah, menyaji, dan menalar
dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi,
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/ teori

Pada pembelajaran autentik, guru harus menjadi guru autentik. Peran guru
bukan hanya pada proses pembelajaran, melainkan juga pada penilaian. Untuk
bisa melaksanakan pembelajaran autentik, guru harus memenuhi kriteria
tertentu:
1. Mengetahui bagaimana menilai kekuatan dan kelemahan peserta
didik serta desain pembelajaran.
2. Mengetahui bagaimana cara membimbing peserta didik untuk
mengembangkan pengetahuan mereka sebelumnya dengan cara
mengajukan pertanyaan dan menyediakan sumber daya
memadai bagi peserta didik untuk melakukan akuisisi
pengetahuan.
3. Menjadi pengasuh proses pembelajaran, melihat informasi baru,
dan mengasimilasikan pemahaman peserta didik.
4. Menjadi kreatif tentang bagaimana proses belajar peserta didik
dapat diperluas dengan menimba pengalaman dari dunia di luar
tembok sekolah.
5
1. Penilaian Kinerja
2. Penilaian Proyek
3. Penilaian Portofolio
4. Penilaian Tertulis



6
Penilaian yang menuntut respon
berupa keterampilan melakukan
suatu aktivitas atau perilaku sesuai
dengan tuntutan kompetensi
Tes
Praktik
Tugas-tugas belajar (learning
tasks) yang meliputi kegiatan
perancangan, pelaksanaan, dan
pelaporan secara tertulis maupun
lisan dalam waktu tertentu,
DILAKSANAKAN DI AKHIR TEMA
Projek
Penilaian yang dilakukan dengan cara menilai
kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang
tertentu yang bersifat reflektif-integratif untuk
mengetahui minat, perkembangan, prestasi,
dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun
waktu tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk
tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian
peserta didik terhadap lingkungannya
Penilaian
Portofolio
Tes praktik adalah penilaian yang menuntut respon
berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas atau
perilaku sesuaidengan tuntutan kompetensi.
Tes praktik dilakukan dengan mengamati kegiatan
peserta didik dalam melakukan sesuatu.Penilaian
digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi
yang menuntut peserta didik melakukan tugas
tertentu seperti: praktik di laboratorium, praktik
salat, praktik olahraga, bermain peran, memainkan
alat musik, bernyanyi, membaca puisi/deklamasi,
dan sebagainya.
Penilaian proyek merupakan kegiatan penilaian
terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan
dalam periode atau waktu tertentu.Tugas
tersebut berupa suatu investigasi sejak dari
perencanaan, pengumpulan, pengorganisasian,
pengolahan dan penyajian data.

Penilaian proyek dapat digunakan untuk
mengetahui pemahaman, kemampuan
mengaplikasikan, penyelidikan dan
menginformasikan peserta didik pada mata
pelajaran dan indikator/topik tertentu secara
jelas.


Skala penilaian terentang dari tidak sempurna sampai sangat
sempurna. Misalnya: 1 = tidak kompeten, 2 = cukup
kompeten, 3 = kompeten dan 4 = sangat kompeten.
Tidak konsisten=1, kurang konsisten=2,mulai konsisten=3,
konsisten=4, selalu konsisten=5,

SB = Sangat Baik = 80 - 100
B = Baik = 70 - 79
C = Cukup = 60 - 69
K = Kurang = < 60

A : 3,67 4.00 C
+
: 2,01 - 2,33
A
-
: 3,34 - 3,66 C : 1,67 - 2,00
B
+
: 3,01 - 3,33 C
-
: 1,34 - 1,66
B : 2,67 - 3,00 D
+
: 1,01 - 1,33
B
-
: 2,34 - 2,66 D : < 1,00
Penilaian kuantitatif dengan skala 1 4
(kelipatan 0,33), dengan 2 (dua) desimal

Penilaian
Sangat
Kurang
Kurang
konsisten
Mulai
konsisten
Konsisten Selalu
konsisten
1 2 3 4 5
Keterbukaan
Ketekunan belajar
Kerajinan
Tenggang rasa
Kedisiplinan
Kerja Sama
Ramah dengan teman
Hormat dengan orang
tua

Kejujuran
Menepati janji
Kepedulian
Tanggung Jawab