You are on page 1of 14

Bengkoang atau bengkuang (Pachyrhizus erosus L) merupakan tumbuhan yang menjalar.

Tanaman ini bisa bisa memiliki panjang hingga 5-6 meter dengan kebiasaan menjalar dan
membelit. Bengkuang diambil umbinya dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan, dibuat
tepung, bahan baku obat dan pangan olahan lainnya.
Terdapat dua varietas bengkoang yang dibudidayakan di Indonesia, yaitu verietas genjah
dan badur. Varietas genjah mempunyai umur panen yang lebih cepat yaitu 4-5 bulan
sedangkan varietas badur umur panennya antara 7 sampai 11 bulan. Pada ulasan kali ini,
kami akan membahas mengenai varietas genjah .
Budidaya bengkoang cocok dilakukan didataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari
permukaan laut. Namun ketinggian idealnya adalah 200-800 meter dari permukaan laut
dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun. Suhu ideal untuk tumbuh berkisar
antara 25 hingga 28
o
C. Bengkoang bisa tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan
kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.
Penyiapan benih bengkoang
Benih bengkoang bisa didapatkan dengan dua cara, pertama menyeleksi dari tanaman yang
ada. Caranya pilih beberapa tanaman yang terlihat sehat, kemudian biarkan tanaman
tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sedangkan tanaman lainnya tetap
dipangkasi bunganya, karena tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak
akan menghasilkan umbi.
Polong yang tumbuh hingga tua, setelah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila
benih akan disimpan, sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari
kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang
baik benih biasanya bertahan hingga 1 tahun.
Cara yang kedua adalah dengan menyeleksi benih dari hasil panen. Pilih beberapa umbi
yang kualitasnya bagus, bisa dilihat dari ukuran dan bentuknya. Kemudian simpan umbi
tersebut ditempat yang memiliki kelembaban cukup. Biarkan tumbuh tunas pada umbi
tersebut. Setelah tunas tumbuh, seleksi tunas tersebut. Tunas yang paling baik adalah yang
paling dekat dengan pusat umbi. Kemudian tanam bengkuang tersebut, dan biarkan
bunganya tumbuh hingga menghasilkan polong. Setelah itu polong bisa dipanen sebagai
benih. Cara kedua ini biasanya menghasilkan benih yang lebih baik dari cara pertama.
Pengolahan tanah dan penanaman
Pertama-tama tanah dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah.
Kemudian buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter
dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan kontur lahan. Atur jarak
antar bedengan sebesar 40-50 cm.
Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton
per hektar. Kemudian aduk hingga merata. Setelah itu buat lubang tanam dengan cara
ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua baris lubang dengan jarak dalam baris
25 cm dan jarak antar baris 30 cm. Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan
sebanyak 1 biji lalu timbun dengan tanah. Lalu siram secukupnya untuk mempertahankan
kelembaban tanah. Kebutuhan benih bengkoang kira-kira 25-30 kg per hektar.
Sebelum benih ditanam sebaiknya rendam dahulu benih selama 6-12 jam, kemudian tiriskan
dan biarkan selama satu hari. Nanti akan terlihat calon-calon tunas tumbuh pada biji
bengkoang. Baru setelah itu biji bisa ditanam.
Perawatan budidaya bengkoang
Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. Namun jika terjadi kekeringan
ekstrim, lakukan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilakukan
setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.
Ketika tanaman berumur 2 minggu biasanya batangnya sudah tumbuh dan mulai menjalar,
pada umur ini bisa dilakukan penyiangan tergantung kondisi dilahan. Pada saat ini juga
dilakuakn penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak tumbuh. Namun
penyulaman sebaiknya menggunakan kacang tanah, tidak memakai begkuang lagi. Karena
pada umur seperti ini, bengkoang baru tidak bisa mengejar yang lainnya. Penyulaman
dengan kacang tanah berfungsi juga untuk memperkaya nitrogen tanah.
Pada umur 3 minggu lakukan pemupukan tambahan dengan kompos kering ataupun sekam
ayam. Satu bedengan bengkoang bisanya membutuhkan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton
per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan sebaiknya dissesuaikan dengan penampakan
tanaman, bila terlihat kurang gizi berikan pupuk tambahan secara penuh. Namun apabila
tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk menghemat pengeluaran.
Pada umur satu bulan mulai lakukan proses pengguntingan pucuk daun pada semua
tanaman yang ada. Biasanya setelah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas
baru. Pengguntingan kedua dilakukan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Lakukan lagi
pengguntingan pucuk dan bunga.
Pengguntingan dilakukan apabila minimal 80% bunga telah mekar, karena apabila
pengguntingan dilakukan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang
terbentuk tidak akan bulat membesar, namu akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang.
Pada waktu pengguntinga kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan
dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilakukan pengguntingan
bunganya, tapi biarkan supaya bunganya menghasilkan biji. Selanjutnya lakukan prosedur
pembenihan seperti yang diterangkan di atas.
Pada umur 3,5 bulan lakukan pengguntingan ketiga. Gunting semua bunga dan daun muda
termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun, jangan sampai terlewat. Setelah
pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.
Pengendalian hama dan penyakit
Budidaya bengkoang biasanya tidak memiliki banyak hama dan penyakit. Namun tetap
harus mewaspadai timbulnya bercak taun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk
menangani hama dan penyakit lakukan rotasi tanaman dengan palawija lain, pengolahan
tanah yang paripurna, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.
Pemanenan budidaya bengkoang
Tanaman bengkoang mulai bisa dipanen pada umur 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan
cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan bisa menghasilkan 7-8 ton per
hektar.





 1. Khasiat Buah Bengkoang April 22nd, 2011 Khasiat Buah dan SayurBengkong,
tanaman sayuran berumbi yang tumbuh di Amerika Selatan dan Tengah,
AsiaSelatan, Asia Timur, serta Asia Pasifik; merupakan suatu sumber protein dan
minyak benih yangdigunakan dalam industri makanan di wilayah-wilayah ini.
Serpahin Zanklan, seorang ilmuwandi Centre Songhai di Porto-Norvo, Benin,
menyelidiki tanaman bengkoang untuk potensitumbuhnya dan potensi produksi
makanan dalam kondisi iklim Afrika Barat. Dalam sebuahartikel yang dipublikan
pada jurnal Crop Science, Zanklan melaporkan bahwa terdapat sekitar
34genotipe bengkoan yang tumbuh dengan dan tanpa perpindahan bunga pada
satu tempat keringdan tempat teririgasi. Dari 33 sifat yang diukur, hampir semua
menunjukkan variasi genetikayang besar. Sebagai tambahan, penyebaran yang
mudah dari benih-benihnya membuat tanamanini sangat diinginkan oleh para
pemula.Beberapa manfaat buah bengkoang adalah sebagai berikut:Penangkal
biang keringatPotong ubi jalar dan bengkoang diparut secukupnya. Tambahkan
air pada hasil parutan dan adukmerata. Peras adonan parutan tersebut seperti
halnya Anda sedang membuat santan. Biarkan airperasan tersebut selama
beberapa menit hingga ampasnya mengendap. Hasil endapan ampastersebut
akan berubah menyerupai tepung. Selanjutnya, oleskan tepung endapan ampas
tersebutpada daerah kulit Anda yang terkena biang keringat. Lakukan rutin setiap
malam hari hinggabiang keringatnya hilang sama sekali.Setara kedelai dalam
menghambat proses penuaanDari hasil penelitian, 30 responden yang diberi
kapsul berisi ekstrak isoflavon kedelai tempeselama tiga bulan ternyata memiliki
kulit yang lebih kenyal dibanding kelompok kontrol yangtidak diberi ekstrak
isoflavon. Hormon ekstrogen yang terdapat dalam isoflavon kedelai tersebutdapat
menghambat penuaan secara alami, murah, dan juga mudah. Nah, ternyata
selain padakedelai, isoflavon ini juga terdapat pada bengkoang.
 2. Selain untuk menghambat penuaan, isoflavon juga berkhasiat untuk mencegah
kanker prostatpada kaum laki-laki.JAHE( Zingiber Officinale )1. SEJARAH
SINGKATJahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang
semu.Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina.
Olehkarena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama
kalimemanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak
danobat-obatan tradisional.Jahe termasuk dalam suku temu-temuan
(Zingiberaceae), se-famili dengantemu-temuan lainnya seperti temu lawak
(Cucuma xanthorrizha), temu hitam(Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma
domestica), kencur (Kaempferiagalanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-
lain.Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing
(BatakKaro), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa
danBali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.2. URAIAN
TANAMAN2.1 KlasifikasiDivisi : SpermatophytaSub-divisi : AngiospermaeKelas :
MonocotyledoneaeOrdo : ZingiberalesFamili : ZingiberaceaeGenus :
ZingiberSpecies : Zingiber officinale2.2 DeskripsiTerna berbatang semu, tinggi 30
cm sampai 1 m, rimpang bila dipotongberwarna kuning atau jingga. Daun sempit,
panjang 15 – 23 mm, lebar 8 – 15mm ; tangkai daun berbulu, panjang 2 – 4 mm ;
bentuk lidah daunmemanjang, panjang 7,5 – 10 mm, dan tidak berbulu; seludang
agakberbulu.Perbungaan berupa malai tersembul dipermukaan tanah, berbentuk
tongkatatau bundar telur yang sempit, 2,75 – 3 kali lebarnya, sangat tajam ;
panjangmalai 3,5 – 5 cm, lebar 1,5 – 1,75 cm ; gagang bunga hampir tidak
berbulu,panjang 25 cm, rahis berbulu jarang ; sisik pada gagang terdapat 5 – 7
buah,berbentuk lanset, letaknya berdekatan atau rapat, hampir tidak
berbulu,panjang sisik 3 – 5 cm; daun pelindung berbentuk bundar telur
terbalik,bundar pada ujungnya, tidak berbulu, berwarna hijau cerah, panjang 2,5
cm,lebar 1 – 1,75 cm ; mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2,5 cm,
helainyaagak sempit, berbentuk tajam, berwarna kuning kehijauan, panjang 1,5 –
2,5mm, lebar 3 – 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik
berwarnaputih kekuningan, panjang 12 – 15 mm ; kepala sari berwarna ungu,
panjang9 mm ; tangkai putik 2
 3. 2.3 Jenis TanamanJahe dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ukuran,
bentuk dan warnarimpangnya. Umumnya dikenal 3 varietas jahe, yaitu :1) Jahe
putih/kuning besar atau disebut juga jahe gajah atau jahe badakRimpangnya
lebih besar dan gemuk, ruas rimpangnya lebihmenggembung dari kedua varietas
lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsibaik saat berumur muda maupun berumur
tua, baik sebagai jahe segarmaupun jahe olahan.2) Jahe putih/kuning kecil atau
disebut juga jahe sunti atau jahe empritRuasnya kecil, agak rata sampai agak
sedikit menggembung. Jahe iniselalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan
minyak atsirinya lebihbesar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas,
disampingseratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau
untukdiekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.3) Jahe merahRimpangnya
berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe putih kecil.sama seperti jahe kecil,
jahe merah selalu dipanen setelah tua, dan jugamemiliki kandungan minyak atsiri
yang sama dengan jahe kecil, sehinggacocok untuk ramuan obat-obatan.3.
MANFAAT TANAMANRimpang jahe dapat digunakan sebagai bumbu masak,
pemberi aroma danrasa pada makanan seperti roti, kue, biskuit, kembang gula
dan berbagaiminuman. Jahe juga dapat digunakan pada industri obat, minyak
wangi,industri jamu tradisional, diolah menjadi asinan jahe, dibuat acar,
lalap,bandrek, sekoteng dan sirup.Dewasa ini para petani cabe menggunakan
jahe sebagai pestisida alami.Dalam perdagangan jahe dijual dalam bentuk segar,
kering, jahe bubuk danawetan jahe. Disamping itu terdapat hasil olahan jahe
seperti: minyak astiridan koresin yang diperoleh dengan cara penyulingan yang
berguna sebagaibahan pencampur dalam minuman beralkohol, es krim,
campuran sosis danlain-lain.Adapun manfaat secara pharmakologi antara lain
adalah sebagai karminatif(peluruh kentut), anti muntah, pereda kejang, anti
pengerasan pembuluhdarah, peluruh keringat, anti inflamasi, anti mikroba dan
parasit, anti piretik,anti rematik, serta merangsang pengeluaran getah lambung
dan getahempedu.4. SENTRA PENANAMANTerdapat di seluruh Indonesia,
ditanam di kebun dan di pekarangan. Padasaat ini jahe telah banyak
dibudidayakan di Australia, Srilangka, Cina, Mesir,Yunani, India, Indonesia,
Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, Pakistan.Jahe dari Jamaika mempunyai
kualitas tertinggi, sedangkan India merupakannegara produsen jahe terbesar,
yaitu lebih dari 50 % dari total produksi jahedunia.5. SYARAT
PERTUMBUHAN5.1. Iklim1) Tanaman jahe membutuhkan curah hujan relatif
tinggi, yaitu antara
 4. 2.500-4.000 mm/tahun.2) Pada umur 2,5 sampai 7 bulan atau lebih tanaman
jahe memerlukan sinarmatahari. Dengan kata lain penanaman jahe dilakukan di
tempat yangterbuka sehingga mendapat sinar matahari sepanjang hari.3) Suhu
udara optimum untuk budidaya tanaman jahe antara 20-35 oC.5.2. Media
Tanam1) Tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah yang subur, gembur
danbanyak mengandung humus.2) Tekstur tanah yang baik adalah lempung
berpasir, liat berpasir dan tanahlaterik.3) Tanaman jahe dapat tumbuh pada
keasaman tanah (pH) sekitar 4,3-7,4.Tetapi keasaman tanah (pH) optimum untuk
jahe gajah adalah 6,8-7,0.5.3. Ketinggian Tempat1) Jahe tumbuh baik di daerah
tropis dan subtropis dengan ketinggian 0-2.000 m dpl.2) Di Indonesia pada
umumnya ditanam pada ketinggian 200 - 600 m dpl.Tanaman jahe memerlukan
tanah yang peredaran udara dan air dapatberjalan dengan baik, maka tanah
harus digemburkan. Disamping itutujuan pembubunan untuk menimbun rimpang
jahe yang kadang-kadangmuncul ke atas permukaan tanah.Apabila tanaman jahe
masih muda, cukup tanah dicangkul tipis disekeliling rumpun dengan jarak kurang
lebih 30 cm. Pada bulan berikutnyadapat diperdalam dan diperlebar setiap kali
pembubunan akan berbentukgubidan dan sekaligus terbentuk sistem pengairan
yang berfungsi untukmenyalurkan kelebihan air.Pertama kali dilakukan
pembumbunan pada waktu tanaman jaheberbentuk rumpun yang terdiri atas 3-4
batang semu, umumnyapembubunan dilakukan 2-3 kali selama umur tanaman
jahe. Namuntergantung kepada kondisi tanah dan banyaknya hujan.4)
Pemupukana. Pemupukan OrganikPada pertanian organik yang tidak
menggunakan bahan kimiatermasuk pupuk buatan dan obat-obatan, maka
pemupukan secaraorganik yaitu dengan menggunakan pupuk kompos organik
atau pupukkandang dilakukan lebih sering disbanding kalau kita
menggunakanpupuk buatan. Adapun pemberian pupuk kompos organik ini
dilakukanpada awal pertanaman pada saat pembuatan guludan sebagai
pupukdasar sebanyak 60 – 80 ton per hektar yang ditebar dan dicampurtanah
olahan. Untuk menghemat pemakaian pupuk kompos dapat jugadilakukan
dengan jalan mengisi tiap-tiap lobang tanam di awalpertanaman sebanyak 0.5 –
1kg per tanaman. Pupuk sisipanselanjutnya dilakukan pada umur 2 – 3 bulan, 4 –
6 bulan, dan 8 – 10bulan. Adapun dosis pupuk sisipan sebanyak 2 – 3 kg per
tanaman.Pemberian pupuk kompos ini biasanya dilakukan setelah
kegiatanpenyiangan dan bersamaan dengan kegiatan pembubunan.b.
Pemupukan Konvensional
 5. Selain pupuk dasar (pada awal penanaman), tanaman jahe perlu diberipupuk
susulan kedua (pada saat tanaman berumur 2-4 bulan). Pupukdasar yang
digunakan adalah pupuk organik 15-20 ton/ha. Pemupukantahap kedua
digunakan pupuk kandang dan pupuk buatan (urea 20gram/pohon; TSP 10
gram/pohon; dan ZK 10 gram/pohon), serta K2O(112 kg/ha) pada tanaman yang
berumur 4 bulan. Pemupukan jugadilakukan dengan pupuk nitrogen (60 kg/ha),
P2O5 (50 kg/ha), danK2O (75 kg/ha). Pupuk P diberikan pada awal tanam, pupuk
N dan Kdiberikan pada awal tanam (1/3 dosis) dan sisanya (2/3 dosis)diberikan
pada saat tanaman berumur 2 bulan dan 4 bulan. Pupukdiberikan dengan
ditebarkan secara merata di sekitar tanaman ataudalam bentuk alur dan ditanam
di sela-sela tanaman5) Pengairan dan PenyiramanTanaman Jahe tidak
memerlukan air yang terlalu banyak untukpertumbuhannya, akan tetapi pada
awal masa tanam diusahakanpenanaman pada awal musim hujan sekitar bulan
September;6) Waktu Penyemprotan PestisidaPenyemprotan pestisida sebaiknya
dilakukan mulai dari saat penyimpananbibit yang untuk disemai dan pada saat
pemeliharaan. Penyemprotanpestisida pada fase pemeliharaan biasanya
dicampur dengan pupukorganik cair atau vitamin-vitamin yang mendorong
pertumbuhan jahe.Bengkuang, Alternatif untuk Budidaya Tanaman
BanyakManfaatSubmitted by admin on Fri, 06/01/2012 - 15:35 Bengkuang
Lainnya Unggulan
 6. Mungkin rekan-rekan petani sudah mengetahui mengenai bengkuang, karena
kita dapat mudahmenemukannya, biasanya sebagai campuran rujak atau
digunakan sebagai bagian perawatanwajah, serta mungkin para rekan telah
mengembangkannya sebagai alternatif tanaman produktif,namun tidak ada
salahnya kita kembali mengulas bengkuang sebagai salah satu alternatiftanaman
budidaya dengan beragam manfaat.1. Sejarah SingkatBengkuang atau
bengkoang (Pachyrhizus erosus) dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang
bisadimakan sebagai komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk
menyegarkan wajahdan memutihkan kulit. Tumbuhan yang berasal dari Amerika
tropis ini termasuk dalam sukupolong-polongan . Di tempat asalnya, tumbuhan ini
dikenal sebagai xicama atau jícama. OrangJawa menyebutnya sebagai
besusu.Bengkoang memiliki Umbi akar tunggal, kulit luar krem atau coklat muda
atau coklat tua,berdaging warna putih atau kuning-keputihan; pada bentuk liarnya
berumbi banyak, bentuknyamemanjang. Daun majemuk, beranak daun 3; helaian
daun bercuping menjari atau utuh dengantepi bergigi; anak daun lateral
mengetupat tidak simetris sampai membundar telur, anak daunterminal
mengginjal. Perbungaan tandan semu, berbunga banyak. Bunga berkelopak
coklat,mahkota bunga ungu-biru atau putih. Buah polong. Biji pipih bersegi -
membundar , berwanahijau- coklat atau coklat tua kemerahan.2. Taksonomi
Tanamanbengkoang Nama binomial Pachyrhizus erosus(L.)- Kingdom : Plantae
(tumbuhan)- Subkingdom : Tracheobionta (berpembuluh)- Superdivisio :
Spermatophyta (menghasilkan biji)- Divisio : Magnoliophyta (berbunga)- Kelas :
Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)- Sub-kelas : Rosidae
 7. - Ordo : Fabales- Familia : Fabaceae (suku polong-polongan)- Genus :
Pachyrhizus- Species : P. erosus3. Manfaat Tanaman- Bengkuang biasa
dimanfaatkan sebagai buah atau bagian dari beberapa jenis masakan.- Umbi
tersebut bisa dimakan segar, dibuat rujak, ataupun asinan.- Tanaman bengkuang
sering juga ditanam sebagai pupuk hijau atau untuk penutup tanah diperkebunan
teh.- Bengkuang ternyata memiliki khasiat sebagai obat. Kegunaan bengkuang
antara lain untukmengatasi penyakit kulit, diabetes, demam, eksim, sariawan, dan
wasir.- Bagian yang digunakan sebagai obat adalah akar atau umbi, biji, dan
tangkai.- Berguna bagi penderita diabetes atau orang yang berdiet rendah kalori.-
Bengkuang bisa digunakan untuk pemakaian obat luar dan dalam. Untuk
pemakaian luar,Mengatasi penyakit kulit, biji bengkuang, dan belerang (masing-
masing secukupnya)dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.-
Jika mengidap diabetes, satu atau dua bengkuang diparut lalu disaring dan
diminum setiappagi dan malam hari.- Sebagai obat demam, umbi bengkuang
dikupas kulitnya lalu dibuat manisan dan dimakan.- Mengatasi eksim, umbi
bengkuang dikupas kulitnya dan dimakan secara langsung. Lakukansecara rutin
empat kali seminggu.- Jika terkena sariawan, umbi bengkuang dikupas lalu
tambahkan air dan madu secukupnya laludijus dan diminum. Mengatasi wasir,
satu buah bengkuang dijus lalu diminum tiap banguntidur pagi.- Bermanfaat untuk
penangkal biang keringat, menyembuhkan bisul, menyembuhkan
kecanduanobat-obat psikotropika (narkotika)


Manfaat Buah Bengkuang
Posted by BakulatZ on December 24, 2011 · 16 Comments
Bengkuang berasal dari daerah Amerika Tengah dan Selatan
terutama didaerah Mexico. Suku Aztec menggunakan biji tanaman bengkuang ini
sebagai obat-obatan. Kemudian pada abad ke-17, Spanyol menyebarkan tanaman
ini ke daerah Philipina sampai akhirnya menyebar ke seluruh Asia dan Pasifik.
Tanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon, dan sejak saat itulah
bengkuang dibudidayakan diseluruh negeri. Bengkuang sekarang ini lebih banyak
dibudidayakan didaerah Jawa dan Madura atau didataran rendah.
Bengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting
untuk kesehatan terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam
bengkuang yang paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang
terkandung dalam bengkuang adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain.
Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung kadar air yang cukup tinggi
sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan menambah
cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang
mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu,
bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Kandungan Zat Gizi Bengkuang per 100 gram
Energi 55 kal
Protein 1.4 gr
Lemak 0.2 gr
Karbohidrat 12.8 gr
Kalsium 15 mg
Fosfor 18 mg
Vitamin A 0 SI
Vitamin B1 0.04 mg
Vitamin C 20 mg
Besi 0.6 mg *
Bahan-bahan alami yang kaya nutrisi telah lama diandalkan sebagai sumber
perawatan terbaik bagi tubuh kita. Sebenarnya, kita bisa mendapatkan manfaat
semua bahan alami itu dengan cara mengonsumsi atau mengolahnya sesuai anjuran
dari para ahli gizi. Namun, efek sehat yang akan dirasakan kulit kita dari olahan
tersebut ternyata tidak terlalu besar.
Hal ini dijelaskan oleh Mary Lupo, MD, spesialis kulit bidang klinis di Tulane
University School of Medicine. Ia lantas mengemukakan solusi lain yang lebih
efektif, yaitu dengan cara mengaplikasikan bahan-bahan alami itu pada tubuh kita.
Salah satu contoh penggunaan bahan alami untuk kecantikan yang mungkin sudah
Anda kenal adalah bengkuang (sering juga disebut bengkoang).
Tanaman umbi ini biasa ditemukan dalam masker, lulur, sabun wajah, pelembab,
dan lotion. Bengkuang terbukti menyegarkan, karena akar umbi dari bengkuang
memiliki kandungan air yang tinggi, sekitar 86-90 persen, sehingga memberi efek
melembabkan.
Sementara itu, dalam penelitian berjudul The Exploration of Whitening and Sun
Screening Compounds in Bengkoang Roots (Pachyrhizus erosus) oleh Endang
Lukitaningsih dari Universitat Wurzburg, Jerman, disebutkan bahwa bengkuang
mengandung vitamin C, flavonoid, dan saponin yang merupakan tabir surya alami
untuk mencegah kulit rusak oleh radikal bebas. Plus, zat fenolik dalam bengkuang
cukup efektif menghambat proses pembentukan melanin, sehingga pigmentasi
akibat hormon, sinar matahari, dan bekas jerawat dapat dicegah dan
dikurangi.(KOMPAS.com)
Berikut Beberapa Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan :
 Mengobati Wasir
Wasir terjadi karena gangguan aliran darah di sekitar dubur sehingga
pembuluh darah melebar dan membengkak. Tidak semua penderita wasir
memerlukan pengobatan medis, yakni mereka yang mengeluhkan
pendarahan, adanya tonjolan dan gatal-gatal. Dengan pengobatan apapun
kemungkinan wasir dapat kambuh kembali tergantung dari kebiasaan
makan, minum dan buang air besar.
Kandungan serat dalam bengkuang dapat membantu mengatasi wasir.
Karena salah satu fungsi serat yaitu membantu memperlancar saluran
pencernaan dan pengeluaran feses sehingga tidak sulit dan tidak
menimbulkan rasa sakit serta mengurangi penekanan ketika
mengeluarkannya. Dengan demikian dapat mengurangi rasa sakit penderita
wasir. Untuk mengatasi wasir, bengkuang dibuat dalam bentuk jus yang
diminum setiap bangun tidur dan pada pagi hari.
 Mengobati Demam
Demam terjadi karena adanya suatu mekanisme pertahanan tubuh (respon
imun) terhadap zat asing (bibit penyakit yang telah dilemahkan) yang masuk
ke dalam tubuh. Adanya benda asing tersebut akan merangsang sistem
pertahanan tubuh, sehingga akan merangsang aktivitas sel imunitas (sel
makrofag dan limfosit T) untuk memerangi zat asing tersebut dengan
meningkatkan proteolisis yang menghasilkan asam amino yang berperan
untuk pembentukan antibodi atau sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh
menjadi resisten dan kuat menghadapi bibit penyakit. Namun efek
sampingnya tubuh secara otomatis akan mengeluarkan pirogen (zat
penyebab demam). Pirogen selanjutnya membawa pesan melalui reseptor
dalam hipotalamus, sehingga terjadi reaksi penaikan suhu tubuh dengan cara
menyempitkan pembuluh darah tepi dan menghambat sekresi kelanjar
keringat. Akibatnya pengeluaran kalor menurun dan suhu tubuh jadi
meningkat.
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan
dapat digunakan untuk menurunkan demam. Umbi bengkuang dapat
dimakan secara langsung maupun dibuat dalam bentuk jus yang diminum
pagi dan sore.
 Baik Bagi Penderita Penyakit Diabetes Mellitus
Diabetes melitus atau yang sering dikenal dengan nama kencing manis
merupakan penyakit yang tidak pandang bulu. Semua kalangan dapat
mengidap penyakit ini, baik kaya maupun miskin, remaja muda maupun
orangtua. Perubahan gaya hidup terutama pola makan yang beralih ke
makanan yang serba instan dan praktis dapat memicu terjadinya diabetes
melitus. Selain perubahan gaya hidup dan pola makan, faktor genetik juga
berperan terhadap timbulnya penyakit ini.Penyakit kencing manis atau
Diabetes Melitus merupakan penyakit yang bersifat kronis (menahun) yang
terjadi akibat kekurangan insulin absolut atau relatif. Ditandai dengan
meningkatnya konsentrasi glukosa di dalam darah. Selain itu juga
mempengaruhi metabolisme protein dan lemak di dalam tubuh. Penyakit
diabetes tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan.Upaya
pengobatan yang biasa dilakukan adalah pemberian insulin. Namun upaya
yang tidak kalah pentingnya yaitu mengaja keseimbangan konsumsi
makanan. Pengaturan makanan dan aktivitas fisik merupakan cara yang
terbaik agar kadar gula dalam darah tetap dalam keadaan normal. Selain
dengan obat dokter, bengkuangpun dapat digunakan untuk mempertahankan
kenormalan kadar gula dalam darah. Serat makanan yang terdapat dalam
bengkuang berperan dalam menurunkan kadar gula dalam darah karena
diserap secara perlahan dan tidak semuanya diubah menjadi glukosa.
Dengan demikian serat pada bengkuang dapat mengendalikan gula darah
para penderita diabetes mellitus. Dalam upaya mempertahankan kadar gula
dalam darah tetap normal, bengkuang dibuat dalam bentuk jus atau dapat
pula diparut kemudian disaring lalu diambil sarinya dan diminum setiap
pagi dan malam hari.
 Mengobati Sariawan
Sariawan merupakan gejala erosi pada kulit mulut, yakni dinding dalam pipi
atau lidah. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin C, alergi atau
penurunan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin C dalam bengkuang yang
bertindak sebagai antioksidan dapat membantu mempercepat proses
penyembuhan penderita sariawan. Bengkuang dapat diberikan pada
penderita sariawan dengan cara dibuat dalam bentuk jus yang kemudian
ditambahkan dengan madu dan air secukupnya.
 Sebagai fitoestrogen Alami
Bagi kaum wanita, kehadiran fitoestrogen sangat diperlukan untuk
mempertahankan kualitas hidup diusia tua. Ketika seorang wanita memasuki
masa menopause dimana hormon estrogen tidak lagi diproduksi tubuh atau
hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil, sehingga ada
kecenderungan wanita mengalami kemunduran fisik, diantaranya kulit lebih
cepat mengeriput serta organ tulang mulai rapuh dan mudah patah.Oleh
karena itu makanan yang mengandung fitoestrogen harus diusahakan tersaji
dalam menu hidangan setiap hari. Bengkuang merupakan salah satunya
makanan yang mengandung fitoestrogen sehingga baik untuk dikonsumsi
bagi mereka yang sudah memasuki masa menopause agar keluhan yang
terjadi pada masa menopause dapat dihindarkan dan akan menjadikan
wanita yang semakin tua menjadi semakin segar dan lebih menarik.
 Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Trigliserida dan kolesterol merupakan fraksi lemak yang biasa terdapat
dalam darah. Dalam jumlah yang tepat lemak sangat penting untuk tubuh.
lemak merupakan zat yang kaya energi utnuk proses metabolime tubuh.
Namun dalam jumlah yang berlebihan, lemak (trigliserida dan kolesterol)
bisa menyebabkan penyakit yang sangat serius seperti atherosklerosis,
stroke dan penyakit jantung koroner. Kadar trigliserida dan kolesterol total
dalam darah yang dianjurkan adalah kurang dari 200 mg/ dl. Jika jumlahnya
telah melebihi batas tersebut maka perlu diwaspadai dan dilakukan upaya
terapi untuk menurunkannya.Salah satu cara menurunkan kadar kolesterol
dalam darah yaitu dengan cara melakukan pengaturan makanan dengan baik
dan benar. Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk menurunkan
kolesterol dalam darah. Kandungan air dan serat dalam bengkuang dapat
membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain serat dan kadar
air yang tinggi, kandungan vitamin C dalam bengkuang yang berfungsi
sebagai antioksidan juga dapat membantu dalam proses penurunan kadar
kolesterol dalam darah.
 Mengurangi Produksi Asam Lambung
Gangguan asam lambung merupakan salah satu penyakit yang terjadi karena
pola hidup dan pola makan yang berubah. Gangguan ini biasanya banyak
terjadi pada mereka yang sibuk bekerja sehingga seringkali melalaikan
waktu makan. Apabila produksi asam lambung semakin meningkat akan
menyebabkan rasa mual dan muntah, nyeri pada ulu hati, rasa lemah, nafsu
makan menurun, bahkan sakit kepala. Jika tidak segera diobati akan
menyebabkan terjadinya peradangan atau bahkan luka dalam perut yang
disebut dengan ulkus peptikum. Untuk mengurangi produksi asam lambung
yang berlebih, dianjurkan untuk memperbanyak makan buah dan
mengurangi makanan yang berminyak dan pedas yang dapat merangsang
produksi asam lambung. Ahli naturopati menyarankan untuk mengkonsumsi
bengkuang segar yang dimakan dalam bentuk biasa tanpa sambal atau
garam. Karena sifat umbinya yang dingin serta sifat alkali bengkuang yang
cepat meyerap asam lambung yang berlebih.
 Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Bengkuang merupakan salah satu jenis bahan pangan yang memegang
peranan penting dalam menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Kandungan vitamin C dan beberapa phytonutrien yang terdapat dalam
bengkuang dapat membuat sistem kekebalan tubuh terjaga, sehingga relatif
dapat terhindari dari serangan berbagai macam infeksi maupun penyakit
yang disebabkan oleh virus, bakteri maupun mikroorganisme yang
berbahaya.
 Khasiat lain dari bengkuang yaitu dapat mengobati penyakit beri-beri akibat
kekurangan vitamin B1 (thiamin). Caranya yaitu dengan mengupas
bengkuang, lalu cuci bersih kemudian diparut atau dijus dengan
menggunakan jus ekstraktor. Sebaiknya diminum pada waktu pagi hari atau
siang hari setelah makan.













Hati-hati dengan Biji dan Daun Bengkoang

Saat udara panas menyengat, sepertinya rujak akan menjadi makanan yang menggiurkan bukan? Segar dan
nikmat, serta juga sehat, Insya Allah. Kita semua pasti pernah dong menikmati rujak? Kalau ada yang belum,
wah“Ter-la-lu..” begitu kata bang rhoma..

Salah satu buah yang jarang ketinggalan dalam rujak adalah bengkoang. Buah ini tidak mengenal musim dan
bisa kita dapatkan sepanjang tahun di pasar buah. Buahnya berwarna putih, padat, renyah, dan nikmat sekali
dimakan mentah.

Walaupun kita semua (mungkin) hampir setiap hari melihat buah ini, tapi saya yakin ada diantara kita yang belum
pernah melihat pohonnya bukan?

Tumbuhan bengkoang adalah tumbuhan merambat. Nama kerennya adalah Pachyrrhizus bulbosus, KURZ,
temasuk suku Leguminoza. Oleh sebab itu tanaman berbuah polong ini juga bermanfaat untuk menyuburkan
tanah disekitarnya. Kenapa? Karena akar tumbuhan Leguminoza mampu mengikat nitrogen dalam tanah
sehingga tanah menjadi lebih subur. (Nah lo, keluar deh ilmu pertanian gue.. maklum, pernah beberapa tahun
kuliah di IPB)

Daun tumbuhan bengkoang berbentuk segi empat, bunganya berbentuk kupu-kupu dan berwana ungu.
Batangnya kuat dan di bagian bawah akan tumbuh umbi yang kalau sudah beusia sekita 5-6 bulan akan menjadi
buah bengkoang. Walau berada di dalam tanah, bagian dalam bengkoang berwarna putih bersih.

Jika ditanam di tanah subur, maka umbi bengkoang bisa mencapai sebesar kobokan. Bengkoang harus dipanen
sebelum menjadi sangat tua, karena jika sudah tua citarasanya menjadi tidak enak lagi. Bengkoang rasanya
manis dan mengandung banyak air sehingga mampu menyegarkan. Untuk menanam bengkoang digunakan
bijinya dan diberi jarak 1 m.

Walau rasa buahnya manis dan menyegarkan, kita harus hati-hati dengan biji dan daun bengkoang, karena
keduanya mengandung racun. Zat beracun yang ada di tanaman bengkoang ini adalah senyawa glukosida,
nama kerennya Pachyrrhizida. Sifat racunnya hampir menyamai racun tuba. Oleh sebab itu pada jaman dahulu,
katanya biji bengkoang maupun daunnya sering digunakan untuk meracuni ikan di sungai dan rawa. Tapi jangan
dicoba ya, karena meracuni ikan itu bisa merusak lingkungan dan air, serta juga membunuh ikan-ikan yang
masih kecil-kecil.

Karena mempunyai sifat racun maka biji bengkoang juga sering dimanfaatkan untuk membuat racun serangga
secara sederhana. Biji itu ditumbuk menjadi tepung kemudian dilarutkan dalam air dan disemprotkan pada
tanaman yang teserang hama serangga terutama kutu-kutu daun.