You are on page 1of 11

SAFETY CULTURE

CENTRAL OBESITY
Apa itu Central Obesity
?
 Obesitas Sentral (central
obesity) yang lebih dikenal
dengan Perut buncit,
merupakan akumulasi lemak
di perut yang
mengakibatkan peningkatan
ukuran perut dan daerah di
sekitar pinggang


Ah, berat
badanku
normal kok
.tapi perutku
aja yang
buncit,
pastinya aku
masih sehat
dong!”.
Jenis Lemak di tubuh
 Lemak Subkutan (Subcutaneous
fat)
Yaitu lapisan lemak yang
terletak tepat di bawah kulit.

 Lemak visceral (Intra-abdominal)
Yaitu lemak yang tertimbun di
bawah otot dan mengelilingi organ
vital, termasuk di dalam perut buncit
Anda.


Lemak viseral akan dimetabolisme di hati
dan diubah menjadi kolesterol darah,
sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan
Apa Penyebab Timbunan
Lemak Visceral di Perut
????
 Makan atau mengemil pada malam hari
 Alkohol
 Duduk terlalu lama
 Junk food
 Tidur sehabis makan


• Tidak/jarang olahraga
• Makanan mengandung
gas
• Menunda makan
• Stres

Risiko Kesehatan Akibat Perut
Buncit
 Penurunan fungsi paru
Tim peneliti Finlandia
menemukan bahwa lingkar pinggang
yang besar menyebabkan penyempitan
saluran nafas dan penyakit paru-paru
kronis seperti asma

 Degenerasi Arteri
Studi di tahun 2012 menemukan
hubungan antara obesitas perut dan
tingginya insiden arthrosclerosis dan
kekakuan arteri. Degenerasi arteri dapat
menyebabkan stroke dan berbagai
penyakit jantung

 Gula darah terganggu
Lemak visceral menghasilkan
hormon yang memicu perubahan pada
reseptor insulin dalam tubuh, yang
membuat insulin mulai menjadi kurang
efektif dalam membantu mengatur gula
darah. Hal ini menyebabkan diabetes.

 Dementia dan penyakit
Alzheimer
Sebuah studi tahun 2010
menemukan bahwa rasio pinggang-
pinggul, serta adanya lemak visceral
abdomen, dikaitkan dengan volume
otak yang rendah dan dikaitkan
dengan demensia (pikun) umum yang
menjadi faktor penyakit Alzheimer

 Kolesterol tinggi
Lemak visceral dapat berubah
menjadi asam lemak bebas oleh
tubuh, yang menghasilkan produksi
LDL (juga dikenal sebagai kolesterol
jahat) dan trigliserida. Selain itu, asam
lemak bebas juga mengurangi tingkat
tubuh HDL (juga dikenal sebagai
kolesterol baik). Ini akan memicu
penyakit jantung, tekanan darah tinggi
dan stroke.

Source : Detikhealth
Dampak Sosial dan Psikologis
 Dampak emosional
mungkin salah satu bagian
yang paling menyakitkan..
Masyarakat saat ini lebih
menekankan penampilan
fisik yang identik dengan
kelangsingan, terutama
bagi wanita. Ini akan
membuat orang yang
mengalami obesitas
merasa tidak menarik.

What should we do???
 Olahraga
Olahraga aerobik (3 x seminggu),
seperti jogging, bersepeda, dll yang memiliki intensitas
ringan hingga sedang.

 Mengatur asupan kalori
 Makanan yang dianjurkan yang rendah lemak, tinggi serat’
tinggi karbohidrat kompleks, dengan protein.
 Perbanyak buah dan sayur, kurangi jenis karbohidrat
simpleks seperti nasi putih, dan roti putih.
 Anda dapat mengonsumsi beras merah atau roti gandum
sebagai pengganti karbohidrat simpleks.
 Batasi makanan gorengan dan perbanyak makanan rebus,
kukus, atau panggang. Gunakan minyak zaitun dalam
jumlah sedikit apabila ingin menumis sayuran.
 Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari).
 Jangan makan junk food dan makanan instan
seperti sosis, sarden,dll
 Sebaiknya setelah pukul 18.00, Anda tidak lagi
mengkonsumsi makanan dengan kalori tinggi

 Mengatur waktu istirahat
Berapa lingkar perut anda?
Cara pengukuran
- Longgarkan celana atau lepaskan ikat pinggang
- Berdiri tegak dengan jarak antara 2 telapak kaki 20 cm
- Hembuskan nafas biasa secara perlahan hingga hembusan nafas
terakhir, kemudian tahan
- Ukur lingkar perut dengan menggunakan meteran baju
- Pengukuran dilakukan melalui titik yang terletak antara tulang rusuk
paling bawah dan penonjolan tulang pada pangkal paha bagian
samping.

Batasan Ideal
Laki – laki : < 90 cm
Perempuan : < 80 cm

Lebih dari ini, dapat digolongkan perut buncit


http://duniafitnes.com/health/perut-buncit-kenali-
bahayanya-bagi-kesehatan-anda-bagian-1.html
http://indonesiaindonesia.com/f/81715-perut-buncit-
sinyal-penyakit/
http://health.detik.com/read/2013/04/17/151811/222
2831/763/3/hati-hati-ini-bahaya-yang-mengintai-
si-perut-buncit
http://infosehatdancantik.blogspot.com/2013/03/pen
yebab-perut-buncit-yang-harus-di.html