Hikmah Mempelajari Sejarah Kebudayaan

Islam pada Masa Pembaharuan








Kelompok 5
Agung Muhammad Prabowo
Fiqih Karmelia Putri
Muhammad Fajar Annur Rofiq
Muhammad Habibie
Rianti Ardana Reswari
Teguh Syaka Marau

XI IPS 2
SMA Negeri 1 Pontianak
Tahun Ajaran 2012/2013
Hikmah Mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam pada
Masa Pembaharuan

Mempelajari sejarah kebudayaan Islam pada masa pembaharuan sangatlah
penting bagi umat Islam. Hikmah atau manfaat mempelajari sejarah
kebudayaan Islam pada masa pembaharuan, antara lain:
a. Mendapatkan informasi dan pemahaman mengenai asal-usul khazanah
budaya dan kekayaan di bidang lainnya yang pernah diraih oleh umat
Islam di masa lampau.
Sejarah merupakan jembatan yang menghubungkan masa lalu
dengan masa kini, ia merupakan tempat belajar bagi para generasi
penerus agar dapat memandang ke masa silam, melihat ke masa
kini, dan menatap ke masa depan. Al-Qur’an adalah kitab suci yang
merupakan pedoman hidup umat Islam yang telah memerintahkan
umatnya untuk memperhatikan sejarah. Beberapa ayat Al-Qur’an
dengan jelas memerintahkan hal itu. Di antaranya adalah sebagai
berikut.

: ٩
Artinya :
Dan tidaklah mereka berpergian dimuka bumi lalu melihat
bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang
mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka
(sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta
memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka
makmurkan, dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka
dengan membawa bukti-bukti yang jelas. Maka Allah samasekali
tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku
zalim kepada diri sendiri. (Q.S. Ar-Ruum [30] :9])
Al-Qur’an bahkan tidak hanya memerintahkan umatnya untuk
memperhatikan perkembangan sejarah manusia, tetapi Al-Qur’an
juga menyajikan banyak kisah. Sebagian ulama bahkan ada yang
berpendapat bahwa dua pertiga isi Al-Qur’an itu adalah kisah
sejarah. Dalam kitab Mańa al-Qaţţan dijelaskan bahwa kisah dalam
Al-Qur’an terbagi menjadi tiga macam antara lain sebagai berikut :
1. Kisah para nabi yang berisi usaha, fase-fase perkembangan
dakwah mereka, dan sikap orang-orang yang menentang para
nabi. Adapun yang termasuk yang termasuk ke dalam jenis
kisah tersebut di antaranya adalah kisah nabi Adam AS, Nuh
AS, Ibrahim AS, Ishak AS, Ismail AS, Musa AS, Harun AS, Isa
AS dan Muhammad SAW.
2. Kisah orang-orang terdahulu yang termasuk ke dalam katagori
nabi. Adapun yang termasuk ke dalam jenis kisah tersebut
seperti kisah Talut, Jalut, dua orang putera nabi Adam, Ashab al
Kahfi (penghuni gua), Zulkarnaen, Qarun, Firaun, Maryam, dan
keluarga Imran.
3. Kisah-kisah yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa yang
terjadi di masa Nabi Muhammad saw. seperti peristiwa Perang
Badar, Perang Uhud, Perang Ahzab, Perang Hunain, Perang
Tabuk, peristiwa hijrah, dan peristiwa Isra mi’raj.
Kisah-kisah ini dipaparkan dengan tujuan agar umat manusia
mengambil i’tibar (pelajaran) darinya. Allah berfirman sebagai
berikut:

:١٢٠
Artinya :
Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu
Muhammad, agar dengan kisah ini kami teguhkan hatimu; dan di
dalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran ini Telah
datang kepadamu kebenaran nasehat dan peringatan dan bagi
orang-orang yang beriman. (QS Hud[11]:120)
Dari penjelasan ayat tersebut jelaslah bagaimana Islam
mengajarkan pentingnya mempelajari sejarah, maka jangan sekali-
kali melupakan sejarah.
b. Dapat menyelidiki dan mengetahui sejauh mana kemajuan yang telah
dicapai oleh umat Islam terdahulu dalam lapangan peradaban.

c. Berpartisipasi memelihara peninggalan-peninggalan masa lalu dengan
cara mempelajari dan mengambil manfaat dari peninggalan-
peninggalan tersebut.

d. Dapat menggali dan meninjau kembali faktor–faktor apa yang
menyebabkan kemajuan Islam dalam lapangan peradaban dan faktor
apa pula yang menyebabkan kemundurannya kemudian menjadi cermin
bagi masa–masa sesudahnya.

e. Peradaban Islam pada masa pembaharuan adalah peradaban yang
paling sempurna sehingga dapat kita jadikan pelajaran di masa
sekarang.

f. Dapat mengetahui dan membandingkan antara peradaban yang dijiwai
Islam dengan peradaban yang lepas dari jiwa Islam. Kita dapat
mengetahui sumbangan Islam dan umat Islam dalam lapangan
peradaban umat manusia di muka bumi.

g. Untuk membentuk watak dan kepribadian umat Islam pada masa kini.

Dengan mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam generasi muda
akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari perjalanan
suatu tokoh atau generasi terdahulu. Dengan mempelajari sejarah
kebudayaaan Islam pada masa pembaharuan kita dapat memilah
dan memilih mana aspek sejarah yang perlu dikembangkan dan
mana yang tidak perlu, mengambil pelajaran yang baik dari suatu
umat dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik.

h. Mampu berpikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang
masa lalu yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan
perkembangan, perubahan masyarakat serta keragaman sosial budaya
Islam di masa yang akan datang.

i. Memupuk semangat dan motivasi untuk meningkatkan prestasi yang
telah diraih umat terdahulu, serta menumbuhkan kedewasaan berpikir,
memiliki cara pandang ke depan yang lebih luas serta bertindak lebih
arif dan bijaksana.











Daftar Pustaka

http://setiawidanti.blogspot.com/2012/12/tujuan-dan-manfaat-mempelajari-
sejarah.html
http://fauzyuzy.blogspot.com/2009/12/manfaat-mempelajari-sejarah-islam.html
http://apachemask.wordpress.com/2011/01/04/manfaat-mempelajari-sejarah-
kebudayaan-islam/