You are on page 1of 2

Review Jurnal

Judul : pengambilan keputusan bagi para manajer dalam suatu organisasi
maupun perusahaan
Penerbit : gema
Volume : th.XVIII/33/2005
Sumber : Suradi, Dosen Universitas Surakarta
Latar belakang : peneliti ingin memeaparkan pentingnya keputusan manajer
terhadap suatu organisasi dan perusahaan. Keputusan para manajer
ini sangat berpengaruh terhadap penyelesaian masalah. Dan
banyak teori tentang pengambilan keputusan yang saat ini banyak
dikembangkan.
Landasan teori : teori pengambilan keputusan adalah teori-teori atau teknik-teknik
atau pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam suatu proses
pengambilan keputusan. Membuat atau mengambil keputusan
tidak dapat dihindari, karena secara tegas tidak membuat
keputusan sama dengana membuat keputusan. Setiap individu
organisasi harus selalu membuat atau mengambil keputusan, oleh
karena itu membuat keputusan bukan hanya wewenag para
manajer atau eksekutif. Karyawan juga biasa membuat keputusan
berkaitan dengan tugas-tugas dimana mereka bekerja.
Keputusan manajemen itu menyangkut sumber dan proses,
termasuk SDM, plant, peralatan, strategi, jadwal produksi, proses
kerja, pemeliharaan, kompensasi dan seluruh aspek manajemen.
Rumusan masalah :
1. Apa pengertian pengambilan keputusan?
2. Apa saja yang menjadi unsure-unsur pengambilan keputusan?
3. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan?
4. Apa sajakah jenis-jenis pengambilan keputusan?
5. Bagaimana proses pengambilan keputusan diambil?
6. Apakah pengertian dari model pengambilan keputusan?
Tujuan : memaparkan bagaimana proses pengambilan keputusan diambil,
serta saja yang menjadi unsure-unsur pengambilan keputusan,
factor yang mempengaruhinya, jenis-jenis dari pengambilan
keputusan, proses berlangsungnya pengambilan keputusan diambil,
serta pengertian pengambilan keputusan.
Manfaat : menjadi pertimbangan bagi para manajer dalam mengambil
keputusan.
Metode pengumpulan data : Subjek = manajer
Teknik = pengumpulan pendapat dari berbagai ahli
Analisis = teori pengumpulan keputusan ini menggunakan
model, yaitu alat untuk mempermudah seseorang (baik
individu atau kelompok) mengambil keputusan.
Hasil : pada pengambilan keputusan ini banyak hal yang menjadi
pertimbangan. Hal ini dilakukan agar keputusan yang diambil tidak
menjadi masalah berikutnya. Dan biasanya digunakan model ut
untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan.
Kesimpulan : pengambilan keputusan dibuat karena reaksi terhadap ketidak
cocokan antara keadaan sekarang dan keadaan yang diinginkan.
Keputusan itu dapat direncanakan maupun tidak direncanakan.
Pemimpin suatu organisasi yang membuat keputusan hendaklah
berdasarkan atas pertimbangan-pertimbangan yang sudah ada.