You are on page 1of 43

Teori dan Praktek Senam I

BAB I
PENDAHULUAN
Standar Kompetensi:
Pemahaman teori dan praktek senam I
Kompetensi Dasar:
Pemahaman pengetahuan tentang pengertian, dan sejarah senam I
Indikator:
1. Menjelaskan pengertian senam.
2. Menjelaskan sejarah senam.
Pendekatan: Penjelasan Konsep (CTL)
Rasional
Senam merupakan a!ang olahraga "ang sudah tua dan terkenal serta sudah
menjadi a!ang olahraga "ang sangat digemari !aik dikalangan mas"arakat umum,
pelajar dan mahasis#a. Perkem!angan senam sudah menjadi a!ang olahraga "ang
sudah diperlom!akan di setiap e$ent "ang resmi dari Porda, Por#il, P%&, 'sian
(ames dan Sea (ames serta %limpiade . Mengingat sangat pesatn"a perkem!angan
senam dan gerakan "ang mengalami kemajuan di setiap e$ent perlom!aan,
diperlukan pemahaman !aik itu atlet maupun pelajar dan mahasis#a dalam
menekuni senam ini. Pada )') ini akan disajikan tentang pengertian senam dan
sejarah singkat senam.
A. Pengertian Senam
1. Arti Senam
Senam dalam !ahasa Inggris dise!ut *("mnasti+ "ang !erasal dari kata
*("mnos+ !ahasa (reka (,unani) "ang !erarti !erpakian minim atau telanjang.
)angsa ,unani Kuno melakukan latihan senam di ruangan khusus dise!ut
*("mnasium+ atau *("mnasion+. Tujuan latihan senam adalah untuk mendapatkan
kekuatan dan keindahan jasmani. Senam di Indonesia sudah dikenal sejak -aman
penjajahan )elanda. .aktu itu naman"a *("mnastiek+, sedangkan pada -aman
/epang dinamakan *Taiso+.
Senam sejak -aman ,unani Kuno sampai sekarang telah mengalami
perkem!angan sangat pesat, seiring dengan kemajuan di !idang ilmu pengetahuan
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0
Teori dan Praktek Senam I
dan teknologi. Perkem!angan senam dapat dilihat dari !entuk1!entuk gerakan,
sistematika latihan dan tujuan1tujuann"a.
Se!enarn"a "ang menjadi pertan"aan apakah de2inisi senam 3, memang tidak
mudah mende2inisikan kata "ang satu ini, karena dalam kekhususan "ang
dikandungn"a terdapat keluasan makna "ang diakup, sesuai dengan perkem!angan
!er!agai aliran dan jenis senam. Menurut Imam 4ida"at (0556) mende2inisikan
senam se!agai suatu proses latihan tu!uh "ang dipilih dan dikonstruk dengan
sengaja, dilakukan seara sadar dan terenana, disusun seara sistematis dengan
tujuan meningkatkan kesegaran jasmani, mengem!angkan keterampilan, dan
menanamkan nilai1nilai mental spiritual.
)erikut ini pedoman untuk memperjelas pengertian senam, karena sangat
luasn"a akupan arti senam dan karakteristik gerakann"a7
Maksudn"a adalah, jika suatu kegiatan 2isik mengandung salah satu atau ga!ungan
dari ketiga unsur di atas, kegiatan !isa dikelompokkan se!agai senam.
Calestheni, !isa diartikan memperindah tu!uh melalui latihan kekuatan. Latihan
kalestenik merupakan se!agai kegiatan atau latihan 2isik untuk memelihara atau
menjaga kesegaran jasmani (senam pagi, senam kesegaran jasmani), meningkatkan
kelentukan dan kelu#esan (senam #anita,), serta memelihara teknik dasar dan
keterampilan (petinju atau pemain sepak!ola).
!"m#ling$ gerakan "ang epat dan eksposi2 dan merupkan gerak "ang pada
umumn"a dirangkaikan pada satu garis lurus. 'dapun irin"a adalah7 unsur
melompat, mela"ang !e!as di udara dan dilakukan dengan epat. Contohn"a: kip,
handspring, atau salto.
Akro#atik$ diartikan se!agai keterampilan "ang pada umumn"a menonjolkan
2leksi!ilitas gerak dan !alaning (keseim!angan) dengan gerakan "ang agak lam!at.
Contohn"a: hestroll, #alko$er, !ako$er, dan se!again"a.
8engan demikian kalastenik, tum!ling dan akro!arik adalah unsur1unsur dari latihan
senam.
2. %enis Senam
Penjenisan senam, se!aikn"a mengikuti pengelompokan !erdasarkan oleh 9I(
(Federation Internationale de Gymnastique) "ang dalam !ahasa Indonesia menjadi
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
Tum!ling
Calestheni
'kro!atik
S:&'M
;
Teori dan Praktek Senam I
9ederasi Senam Internasional. Menurut 9I(, senam di!agi menjadi kelompok
se!agai !erikut:
a. senam artistik (artistic gymnastics)
b. senam ritmik sport (sportie r!yt!mic gymnastics)
c. senam akro!atik (acro"atic gymnastics)
d. senam aero!i sport (sport aero"ics)
e. senam trampoline (trampolinning)
f. senam umum (general gymnastics)
Senam Artistik se!agai senam "ang mengga!ungkan aspek tum!ling dan
akro!atik untuk mendapatkan e2ek1e2ek artistik dari gerakan1gerakan "ang dilakukan
pada alat1alat se!agai !erikut7
'rtistik Putra:
a. Lantai (Floor #$ercises)
b. Kuda Pelana (Pommel %orse)
c. (elang1gelang (&ings)
d. Kuda Lompat ('oulting %orse)
e. Palang Sejajar (Parallel (ars)
f. Palang Tunggal (%ori)ontal (ars)
'rtistik Putri
a. Kuda Lompat ('oulting %orse)
b. Palang )ertingkat (*neen (ars)
c. )alok Keseim!angan ((alance (eam)
d. Lantai (Floor #$ercises)
Senam Ritmik$ adalah senam "ang dikem!angkan dari senam irama sehingga
dapat dipertandingkan. Komposisi gerak "ang diantarkan melalui tuntunan irama
musik dalam menghasilkan gerak1gerak tu!uh dan alat "ang artistik, menjadi iri dari
senam ritmik sporti2. 'dapun alat "ang digunakan seperti: )ola ((oll), Pita (&i""on),
Tali (&ope), Simpai (%op), dan (ada (+lu"s).
Senam Akro#atik$ adalah senam "ang mengandalkan akro!atik dan tum!ling,
sehingga latihann"a !an"ak mengandung salto dan putaran "ang harus mendarat di
tempat1tempat "ang sulit. Senam akro!atik !iasan"a dilakukan seara tunggal atau
!erpasangan. Senam akro!atik ini, !ersama senam trampiline dan sport aero!ik !aru
masuk di !a#ah 9I( pada tahun 055< "aitru Konggres 9I( di 'tlanta %limpi
(ames, =S'.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>
Teori dan Praktek Senam I
Senam !rampolin$ merupakan pengem!angan dari satu !entuk latihan "ang
dilakukan di atas trampoline. Trampolin adalah sejenis alat pantul "ang ter!uat dari
rajutan kain "ang dipasang pada kerangka !esi !er!entuk segi empat, sehinggga
memiliki da"a pantul "ang sangat !esar. Pada mulan"a penggunaan trampoline untuk
mem!antu penguasaan keterampilan akro!atik untuk senam artisti atau para
pelonat indah. Karena latihann"a menarik dan akhirn"a menjadi suatu latihan "ang
dipertandingkan.
Senam Sports Aero#is$ merupakan pengem!angan dari senam aero!i. 'gar
!isa dipertandingkan, latihan1latihan senam aero!i "ang !erupa tarian atau
kalestenik tertentu diga!ung dengan gerakan1gerakan akro!atik "ang sulit. Sport
Aero"ics saat ini mempertandingkan empat katagori: single putra, single putri,
pasangan ampuran dan trio.
Senam Um"m$ adalah segala jenis senam di luar kelima jenis senam di atas.
8engan demikian seperti7 senam aero!i, senam pagi, SK/, senam #anita, dan
se!again"a termasuk ke dalam senam umum.
3. &an'aat Senam
&an'aat 'isik
Senam merupakan kegiatan utama "ang paling !erman2aat dalam
mengem!angkan komponen 2isik dan kemampuan gerak (motor a"ility). 8engan
!er!agai kegiatan anak terli!at dalam senam akan !erkem!ang da"a tahan otot,
kekuatan, po#er, kelentukan, koordinasi, keliahan, serta keseim!angann"a. )ila
ditekankan pada kegiatan "ang menuntut sistem kerja jantung dan paru (cardio,
askular system), maka program senam akan men"um!ang pada perkem!angan 2isik
"ang seim!ang.
Program senam juga dapat men"um!angkan pem!endaharaan gerak, pelurusan
(aligament) tu!uh, penguasaan dan kesadaran tu!uh seara umum, dan keterampilan1
keterampilan senam.
&an'aat mental sosial
Ketika sedang mengikuti program latihan senam, peserta dituntut untuk !erpikir
sendiri tentang pengem!angan keterampilann"a. =ntuk itu, anak harus mampu
menggunakann kemampuan !erpikirn"a seara kreati2 melalui pemeahan1
pemeahan gerak, sehingga anak akan !erkem!ang kemampuan mentaln"a.
Sum!angan "ang sangat !esar dari program senam adalah meningkatkan sel-,
concept (konsep diri). Ini terjadi karena kegiatan senam men"ediakan !an"ak
pengalaman guna mengontrol tu!uhn"a dengan ke"akinan dan ke!erhasilan "ang
tinggi, sehingga memungkinkan mem!antu mem!entuk konsep "ang positi2.
4. R"ang Lingk"p Senam
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
?
Teori dan Praktek Senam I
Seorang guru pendidikan jasmani sering mengalami ham!atan dalam mengajar
senam di sekolah, "aitu dianggap senam sangat sulit serta memerlukan peralatan
khusus "ang lengkap. (am!aran itu munul karena pengertiam para guru "ang
menghu!ungkan arti senam pada senam "ang selalu dipertandingkan pada P%& atau
%lompiade. /ika itu "ang dipahami tentang senam jelas !ah#a pengajaran senam
memang sulit, karena senam !ukan untuk anak1anak sekolah.
%leh se!a! itu, seorang guru pendidikan jasmani perlu men"adari !ah#a
disamping senam "ang khusus dipertandingkan, ada juga senam "ang dise!ut senam
untuk semua orang, "ang tidak perlu kompetiti2. Meskipun materin"a sama tetati
"ang diajarkan oleh guru adalah tetap meman2aatkan hakikat anak "ang sangat
men"ukai kegiatan mengenal serta menjelajah kemampuan tu!uhn"a dalam
menghasilkan gerak.
8engan demikian dalam dunia pendidikan, senam seharusn"a diartikan se!agai
istilah generik untuk !er!agai maam kegiatan 2isik "ang didalamn"a anak mampu
mendemonstrasikan, dengan mela#an !uda"a atau kekuatan alam, kemampuan
untuk menguasai tu!uhn"a seara men"akinkan dalam situasi "ang !er!eda1!eda.
(uru harus melihat senam dengan ara pandang "ang sesuai dengan pengertian di
atas. 8engan !egitu, kegiatan senam tidak han"a !erisi keterampilan1keterampilan
akro!atik semata, tetapi menjangkau kegiatan1kegiatan latihan "ang menggunakan
permainan, lom!a, serta pengem!angan 2isik khusus untuk memper!aiki postur
tu!uh. Kegiatan non senam se!agai pelengkap dan memainkan peranan "ang sangat
penting dalam menjadikan senam "ang *men"enangkan+ "ang !isa dilakukan semua
orang.
@uang lingkup senam meliputi !er!agai kegiatan "ang tidak lepas dari iri1iri
se!agai !erikut:
a. 'pik, rapih, pasi dan anggun
b. (erakann"a ritmis dan harmonis
c. )an"ak menggunakan kemampuan 2isik dan kemampuan motorik "ang ka"a
d. Menggunakan kegiatan "ang menantang anak !erjuang mela#an dirin"a sendiri
e. Menggunakan kegiatan1kegiatan gerak "ang eksplosi2.
B. Se(arah Senam
0) Aaman Kuno
Pada -aman kuno, )angsa Tiongkok (Cina), gerakan1gerakan senam
dipergunakan untuk pengo!atan dan latihan militer, !egitu juga di India, Mesir,
Persi dan /epang. 8i Mesir gerakan1gerakan senam sudah di!entuk !erupa standen1
standen (p"ramide), latihan keseim!angan dan seni gerak.
Pada -aman ,unani Pur!a latihan1latihan senam didasarkan atas gerakan1gerakan
alamiah misaln"a : gulat, memanjat, lari, tinju, angkat !er!e!an, lonat !er!e!an dan
seni gerak (tari). )angsa ,unani Pur!a le!ih senang melakukan gerakan1gerakan
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
6
Teori dan Praktek Senam I
senam alat (alatn"a turut !ergerak) daripada senam perkakas (alatn"a tidak ikut
!ergerak), gerakan1gerakan senam sangat penting untuk mem!entuk tu!uh,
kedisiplinan dan keerdasan kreati$itas serta keterampilan.
)angsa @oma#i setelah melihat !ah#a hasil gerakan1gerakan senam sangat
mem!a#a man2aat, maka mereka memasukkan latihan1latihan 2isik "ang keras dan
memakai perkakas senam ke dalam pendidikan kemiliterann"a. Perkakas senam "ang
mereka pergunakan adalah Kuda1kuda ($oulting) "ang di!uat dari ka"u untuk melatih
gerakan1gerakan melompat, naik dan turun dari kuda.
;) Aaman Pertengahan.
Pada -aman pertengahan ini ke!uda"aan )angsa ,unani dan )angsa @oma#i mulai
runtuh, se!alikn"a ajaran 'gama mulai !erkem!ang dan pelaksanaann"a dia#asi
seara ketat, sehingga rak"at dilarang untuk melakukan latihan jasmani, "ang
diper!olehkan han"a para militer dan kaum !angsa#an juga sangat di!atasi, harus
mengikuti peraturan1peraturan "ang telah ditetapkan. Kegiatan militer (latihan
jasmani) "ang dilakukan adalah: latihan lompat dengan Perkakas, menunggang kuda,
memanjat, tinju, anggar, memanah, !erenang, gulat, melompat, menari dan latihan
tusuk1menusuk dengan tom!ak sam!il menaiki kuda. 'paratus1aparatus (perkakas)
"ang !iasa digunakan diantaran"a: side horse, long horse, trape-e (hori-ontal !ar)
dan paralel. 8isamping senam perkakas, pem!entukan, standen juga dipergunakan
untuk mengintai musuh, dan prkakas "ang digunakan pada #aktu itu masih sangat
sederhana, kadang1kadang han"a men"erupai.
>) Aaman M odern
Modern g"mnastis (senam di -aman modern) se!elum tahun 0BCC M. "ang
!erkem!ang adalah alistheni eDerises (latihan pem!entukan), misaln"a "ang
!erkem!ang di S#edia, 8enmark, Peranis dan )elanda. Sedangkan di 'merika "ang
masuk adalah sistem /erman dengan sistem 9eleddrih Lud#ig /ahn. Sesudah tahun
0BCC, mulailah senam perkakas !erkem!ang terutama di /erman dan di
Cekoslo$akia.
/ohann Cristo"en 9riedrih )asedo# (0E;>10E5C), !eliaulah "ang pertama kali
memasukkan senam se!agai !agian daripada tugas ke dalam sekolah1sekolah di
:ropa. )eliau adalah penulis senam "ang pertama dan se!agai guru senam, "ang
mem!eri latihan1latihan menurut suasana "ang teratur. Kegiatan1kegiatan jasmani "ang
terpimpin dan teratur dipandangn"a se!agai suatu alat pendidikan "ang !aik untuk
mengem!angkan jasmani dan rokhani.
?) /ohann )emhard (uts Muths (0E6510B>5)
(uts Muths adalah seorang pendidik dan mener!itkan !uku : F("mnastik 2ur die
/ugendF (0E5>), !ukun"a ini disusun !erdasar pada pandangan ,unani Pur!a dan
ditam!ah gerakan1gerakan !aru "ang disesuaikan dengan ke!utuhan, sehingga
!eliau !erhasil mengkom!inasikan idealisme materialisme dan realisme dan
!eliaulah "ang dise!ut : F&enek dari SenamF. )ukun"a !erisi tentang: lari, lompat,
lempar, keseim!angan, latihan kekuatan, !ergumul, menari memanjat dan renang
ga"a katak. Semua ini di!erikan di sekolah1sekolah "ang !ersi2at praktis 2ungsionil
dan dilakukan di ruang ter!uka. )ukun"a (uths Muths inilah "ang menjadi dasar
perkem!angan senam di negara lain.
Methode mengajarn"a disusun untuk anak1anak dan orang de#asa dan anak1anak
#anita, latihan1latihan "ang di!erikan telah dipilih dan disusun dengan ke!utuhan
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
<
Teori dan Praktek Senam I
dan keadaan anak. 'da alat "ang diiptakan diantaran"a: trape-e, untuk latihan
a"unan, galah panjat, tali palang keseim!angan dan perkakas untuk melompat ($oulting)
serta tangga tali dan tangga ka"u "ang serong.
6) (erhard Gieth (0E<>10B><).
8idalam !uku F:nilopedia tentang latihan /asmaniF (0E56) !eliau
mengemukakan tentang pentingn"a nilai1nilai moral, mental dan 2isik "ang
diperoleh dari latihan1latihan jasmani "ang menjadi dua maam latihan "aitu:
a. Latihan pasip untuk menempa dan memantapkan organ tu!uh misaln"a: duduk,
!er!aring, menga"unkan anggota tu!uh, gerakan pasip orang di!a#a !ergerak
oleh perkakasn"a, mandi dan pijat.
b. Laihan akti2 untuk menguatkan, kelentukan dan kreati$itas serta skill, misaln"a :
!erjalan, memanjat, melompat, melompat pada perkakas ($oulting).
)eliau meniptakan perkakas "ang di!eri nama Palang Sejajar resmi menjadi alai
aparatus senam.
<) /ohann Pestalo--i (0E?<10B;E) .
8isamping !eliau seorang tokoh tentang pendidikan umum !eliau juga se!agai
tokoh penipta latihan1latihan !e!as (senam lantai) dan senam alisthenis (senam
pem!entukan). 8ia !erpendapat !ah#a latihan "ang disusun seara methodis dan
dilakukan seara terus menerus, akan merupakan latihan keerdasan, latihan kesusilaan,
dan merupakan latihan keindahan. Senamn"a (uts Muths dipraktekkan ditanah lapang
(tempat ter!uka). Periode ini telah mem!eri dorongan untuk mengem!angkan olahraga
pendidikan dan khususn"a untuk senam di /erman maupun di negara1negara lainn"a.
E) 9riedrih Lud#ig /ahn (0EE?10B6;).
9riedrih Lud#ig /ahn lahir di )erlin /erman )arat pada tahun 0EE?, a"ahn"a
adalah seorang pendeta "ang !ernama 9.L /ahn. 8isamping se!agai guru olahraga,
!eliau juga terjun di!idang politik, ahli sastra, deplomat, dan juga se!agai seniman,
pen"an"i. Pada tahun 0BC< &apolion )unaparte dari Peranis menjajah /erman,
!eliau tidak senang adan"a penjajahan, untuk mela#an penjajah didirikann"a suatu
organisasi "ang di!eri nama : Turn Gerein, "ang anggotan"a terdiri dari para guru,
orang de#asa dan para pemuda di /erman, organisasin"a terse!ut mempun"ai motto
perjuangan: ?9.
Frsh artinya riang Frechlich artinya cakap
Frie artinya merdeka Fromm artinya jujur
9.L. /ahn adalah meniptakan senam "ang di!eri nama : T=@&:& "ang artin"a senam
perkakas (senam prestasi), maka !eliau juga dise!ut : F)apak TurenF Perkakas "ang
diperkenalkan adalah palang tunggal, palang sejajar, kuda1kuda lompat, kuda1kuda
pelana, !oD lompat, tangga !alok, keseim!angan dan kam!ing1kam!ingan. Tujuan
senamn"a adalah untuk meningkatkan kekuatan: kelentukan, ke!eranian, keuletan,
kedisiplinan, dan kemauan keras. Mendidik para pengikutn"a menjadi orang orang
riang gem!ira, akap, tidah mudah putus asa, taat melaksanakan agama dan ada rasa
ke!e!asan.
9.L. /ahn meninggal pada 06 %kto!er 0B6; di 9re"!urg =nstrut, mulai tahun 0B?;
senam sistim /ahn ini sudah masuk menjadi mata pelajaran di sekolah1sekolah
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
E
Teori dan Praktek Senam I
negeri di /erman.
B) Pert 4endrik Ling 1 S#edia (0EE<10B>5).
Pert 4endrik Ling menegaskan !ah#a latihan itu se!aikn"a !ersi2at perorangan
tidak untuk kelompok, se!a! suatu sistem senam harus didasarkan ilmu pengetahuan
"ang mendalam tentang aki!at daripada !er!agai maam latihan terhadap organ1organ
tu!uh, guru olahraga harus mengetahui apa maksud dan aki!atn"a latihan terhadap
organ1organ tu!uh. P.4.Ling meniptakan perkakas seperti palang tunggal, !alok
keseim!angan, kuda1kuda !erpelana, tangga S#edia, !angku S#edia dan ri!a, dan
ini !iasa dise!ut Perkakas Senam S#edia, perkakas terse!ut dilengkapi dengan :
tali serong, tali tegak lurus, tali panjat, dan kuda1kuda.
4jilmar Ling (anak P.4.Ling) meniptakan Palang Tunggal, !eliau
mengem!angkan sistem a"ahn"a. Senam khusus "ang di susun dengan tujuan
untuk mem!etulkan dan memper!aiki organ tu!uh (senam kesehatan !ukan iptaan
Ling tetapi iptaann"a )ranting).
5) Phokion Clias (0EB;10B>?).
Clias adalah seorang guru !erke!angsaan S#iss "ang "ang mengem!angkan
Senam di Inggris, Peranis dan S#iss, !eliau han"a melaksanakan sistem (uts Mutts
dan /ahn. )eliau meniptakan alat "ang dipergunakan untuk !erjalan dan mela"ang,
"ang di!eri nama *giant sride+.
0C) 'moros (0EEC10B?B),
'moros adalah !erke!angsaan Span"ol "ang diserahi untuk mengem!angkan
Senam di Peranis, metode pen"ampaiann"a sama dengan s"stem Pestalo-",
'moros adalah "ang pertama kali menggunakan perkakas, trape-e, gelang1gelang,
tali !er!uku papan serong, alat pengukur kekuatan 2isik.
00) 9rans &ahtegall (0EEE10B?E).
&ahtegall, )apak Senam Sistim 8enmark memimpin se!uah sekolah guru
senam di Kopenhagen, sekolah "ang pertama1tama teratat dan dikenal se!agai
FInstitut Senam MiliterF. Kegiatan1kegiatann"a terdiri dari latihan1latihan pada
tangga gantung, tangga tali, tiang panjat dan galah panjat, latihan keseim!angan,
tarik tam!ang dan lompat kuda1kuda ($oulting), "ang kuda1kudan"a di!uat dari
ka"u.
0;) Sejarah senam di Indonesia
Sistem senam "ang mula1mula masuk ke Indonesia adalah sistem Senam /erman
ialah sistem Senamn"a 'dol2 Spies- dan Moul. Sistem senam /erman "ang
dipergunakan di sekolah1sekolah adalah sistemn"a Spies- dart Moul, "ang didasari
oleh sistem /ahn.
Sistem Senamn"a /ahn ini telah disempumakan oleh Spies- dan Maul
disesuaikan dengan ke!utuhan pendidikan di sekolah. ,ang terakhir menggunakan
sistim /erman adalah M.,.,uten, "ang menjadi kepala )iro Pendidikan Sekolah
pada tahun 050<105;;.
Pada tahun 050B 8r. 4.9. Minskema ke Indonesia dan mem!uka kursus senam
sistem S#edia di Malang selama > !ulan, kursus ini di!erikan kepada para per#ira
militer, !intara dan para guru )elanda. Kemudian selama ; tahun 8r. Minskema "ang
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
B
Teori dan Praktek Senam I
di!antu 9.4.'. Cleassen, mengadakan eramah dan propaganda tentang Senam
sistim S#edia ke daerah1daerah dan mendirikan Sekolah %lah @aga (S%@') di
Sarangan Madiun, eramah dan kursus di daerah terse!ut juga diikuti oleh
para guru peri!umi.
Tern"ata program 8r. Minskema terse!ut mendapat perhatian dari Pemerintah
Kolonial )elanda, terutama 8epartemen Pendidikan dan Kemiliteran, sehingga tahun
05;C Minister Gan Kolonial )elanda mengirim: Kapten P, :enhoom, Letnan C. (ie!el
dan Letnan @einolse Ke =treht untuk mempelajari Senam dan Sport Militer
selama ; tahun.
Pada tahun 05;; di )andung didirikan Sekolah Senam dan Kemiliteran
direkturn"a adalah Kapten P. :enhoom di!antu oleh Letnan C.(ie!el dan Letnan
@eisnolse se!agai Instruktur. 8isamping itu juga mengangkat I. 9liestra (Instruktur
di =treht) se!agai instruktur senam, anggar dan tinju.
Pada tahun 05;>, hampir semua sekolah di )andung telah mendapat dan
melaksanakan senam sistim S#edia, ini di#ujudkan !ah#a sekolah1sekolah terse!ut
di!angun 'ula Senam (("mnasium) "ang dilengkapi dengan perkakas senam
!erupa: matras, !oD (kuda1kuda), kam!ing1kam!ingan, !erpelana, palang tunggal,
rings, !alok keseim!angan, jenjang, !angku S#edia, palang sejajar tali untuk
latihan !era"un, disamping itu juga dilengkapi alat senam misaln"a : gala, simpai,
halter, tongkat 0 m, dempel dan se!again"a.
Mulai pada tahun 05;?, Senam sistim S#edia resmi diajarkan di sekolah1
sekolah Indonesia, disamping di sekolah sistem S#edia ini epat di kenal oleh
mas"arakat terutama di daerah Malang, )andung, /akarta, ()ata$ia), )ogor,
Madiun, Medan dan Pur!alingga. Sistem S#edia ini !erlangsung sampai Indonesia
merdeka, !ahkan sampai sekarang kadang1kadang masih dilakukan.
Kemudian sekitar tahun 05>6, mulailah senam Sistim 'ustria masuk ke
Indonesia, namun kita masih ingat !etul !ah#a pada #aktu penjajahan /epang
rak"at Indonesia oleh penjajah diharuskan melakukan Taiso (Senam Pagi) "ang
didasari oleh sistim S#edia. Senam sistem 'ustria mulai resmi !erlaku di sekolah
Indonesia sejak diperlakukan undang1undang Pendidikan dan Pengajaran tahun 056C,
sampai sekarang.
&amun di Indonesia, diadakan perlom!aan Senam &asional !aru pada tahun 05<;,
dalam rangka memilih pesenam "ang akan di TC untuk pesenam (ane2o ((ames o2
the :merging 9orsis ) tahun 05<>. Pada tanggal 0? /uli 05<> seara resmi !erdiri
P:@S'T='& S:&'M I&8%&:SI' disingkat P:@S'&I "ang !erkedudukan di
/akarta dengan ketua umumn"a Ma"or /endral KK% Soehadi, kemudian di daerah1
daerah didirikan persatuan senam misaln"a : P:@S:M' (Persatuan Senam Mataram)
,og"akarta, P:@S:SK' (Persatuan Senam Surakarta) dan se!again"a. P:@S'&I
menjadi anggota 9.I.( (9ederation ("mnastis de ("mnastis) Top organisasi Senam
8unia pada tahun 05<E, "ang !erkedudukan di S#iss.
Menurut L.8e .ol22 dalam !ukun"a Sport :n"lopedia 056C, halaman ;66,
9.I.(. (9ederation Internationale de ("mnastiHue) !erdiri pada tanggal ;> /uli 0BB0,
"ang diprakarsai oleh : &./. C=P:@=S Pemimpin Perserikatan Tumen )elgia. Pada
tanggal terse!ut di kota LiegeILuik diadakan Kon2erensi %lahraga dan di !idang senam
dihadiri #akil1#akil dari )elgia, Peranis, dan &ederland. Tujuann"a untuk
menggalang persatuan antar negara dan mempropagandakan Turnen (Senam Perkakas
atau Senam Prestasi). 9ederasi ini adalah 9ederasi %lahraga "ang tertua di 8unia.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
5
Teori dan Praktek Senam I
0>) Sistem Senam "ang )erpengaruh.
=ntuk melihat sistem senam "ang !erpengaruh pada perkem!angan sistem
senam di Indonesia, mau tidak mau kita harus melihat juga sistem1sistem senam
"ang !erpengaruh di )elanda, karena pada hakekatn"a senam di Indonesia
merupakan kepanjangan sejarah senam )elanda.
a. Pengaruh sistem /erman di negeri )elanda.
Carl E"ler )*+,-.*++/0
Carl :uler datang ke )elanda dengan memperkenalkan senam "ang
diajarkan seara metodis di perkumpulan dan sekolah1sekolah Meskipun
demikian, se!enarn"a perkem!angan metodik senam di negeri )elanda dimulai dan
seko0ah1sekolah Marninir, "ang kemudian men"e!ar ke sekolah umum le#at para
per#ira "ang telah !e!as tugas (pensiun). 8an satu hal harus diatat, !ah#a
pengaruh turner ini dianggap mengandung aspek negati2 karena terlalu !esarn"a
penekanan pada aspek prestasi daripada terhadap unsur pendidikann"a.
Spies1
Lama kemudian, diperkenalkan pula metode Spies- (0B<;) "ang
menekankan pada penggunaan alat1alat seperti palang tunggal, palang sejajar, dan
tiang untuk memanjat. Menurut Spies- senam tidak han"a untuk menapai
ketangkasan (prestasi), tetapi juga untuk kesehatan dan penguasaan diri. Sejak
tahun 0B<> g"mnastiek di negara )elanda menjadi pelajaran #aji!.
!. Pengaruh Sistem S#edia di negeri )elanda
Pada tahun 050C, sistem /erman mulai tergeser popularitasn"a oleh sistem
S#edia. Kele!ihan sistem ini dinilai dan kepraktisann"a untuk !isa dilakukan di
sekolah1sekolah, karena !isa dilakukan seara klasikal. 8i samping itu, sistem
S#edia dianggap memiliki kele!ihan karena le!ih menekankan pada man2aat dan
gerakan1gerakann"a.
Pendukung sistem S#edia di )elanda adalah 4.G. )lijen!urg. Ia
!erpropaganda tentang !etapa pentingn"a sistem S#edia !agi peningkatan
kesehatan (man2aat) pemakain"a. Ketika sistem S#edia masuk ke negeri
)elanda, senam di Indonesia maih menganut sistem /erman, "aitu turnen dan
/ahn dan metode Spies-, "ang tepatn"a sistem ini masuk pada tahun 050;. Setelah
!ertahan sekitar ? tahun, lalu sistem /erman ini tergeser oleh sistem S#edia "ang
di!a#a dan diperkenalkan oleh 8r. 4. 9. Minkema.
. Pengaruh Sistem 8enmark di &egeri )elanda
Niels B"kh
Setetah Perang 8unia I, pengaruh sistem S#edia mulai tergeser oleh sistem
8enmark "ang di!a#a ke )elanda oleh &iels )ukh. &iels )ukh menilai !ah#a
sistem senam S#edia kurang dapat mem!entuk sikap dan gerak. 'nak ukup
tangkas, namun kurang lentuk. 8ari situ ia kemudian meniptakan latihan
peregangan, "ang diga!ungkann"a dengan latihan ketangkasan dan kekuatan menjadi
FLatihan PendahuluanF. Latihan pendahuluan inilah "ang menjadi ikal !akal latihan
persiapan untuk menuju ke inti latihan.
%2 !h"lin
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0C
Teori dan Praktek Senam I
Thulin juga dianggap se!agai pem!aharu senam sistem, S#edia. Malalul
!ukun"a, Si )u"ung, is meniptakan latihan "ang sesual dengan dunia anak1anak.
d. Pengaruh sistem 'ustria
Pem!aharuan dari S#edia dan 8enmark (Skandina$iaJ munuln"a hampir
!ersamaan dengan pem!aharuan di salah satu negara :ropah, "aitu 'ustria. (erakan
pem!aharuan dan 'ustria itu dipelopori oleh (aulho2er dan Streiher (le!ih dikenal
dengan singkatan (.S.), "ang !erusaha meletakkan dasar "ang lain setelah selesain"a
perang dunia (P8) I. Sistem ini !erusaha men"esuaikan isi latihann"a dengan usia
anak didik serta menekankan pada kontraksi otot seara dinamis.
Tokoh "ang mem!a#a dan mempopulerkan sistem 'ustria ke negeri )elanda
adalah /.M./. Korpershoek, K.4. Gan Shagen, dan .. @o!. Lalu sistem 'ustria
masuk ke Indonesia dan !ertahan ukup lama se!agai sistem "ang dianut oleh para
ahli, !aik se!elum dan sesudah jaman kemerdekaan, dengan han"a terputus
sementara ketika pasukan /epang masuk ke Indonesia pada tahun 05?;.
e. Metode ST% )andung
Setelah perang dunia ke II, )urger K 8roll menerapkan sistem 'ustria le!ih
lanjut. Sa"angn"a sistem !aru ini tidak dapat !erkem!ang pesat di Indonesia, karena
kurangn"a tenaga ahli dan keenderungan inertia mas"arakat sendiri terhadap sesuat
"ang dianggap !aru. Kondisi demikian !ertahan ukup lama, hingga tahun 05<>.
Men"adari kondisi "ang tidak menguntungkan terse!ut, !e!erapa pem!ina
senam dan ST% )andung mulai memikirkan upa"a pem!aharuan. Teratat,
pem!aharuan terse!ut diupa"akan dalam #ila"ah metode "ang dirasa kurang
menekankan pada aspek prestasi. Le#at pemikiran dan upa"a "ang dilakukan Irsan,
M'. den 8rs. Imam 4ida"at, keduan"a dosen senam ST% )andung, pada tahun
05<? lahirlah metode !aru "ang dise!ut Metode ST% )andung. Metode ini seara
otomatis segera menggeser pemakaian dan metode (aulho2er dan Streiher
"ang se!etumn"a !erlaku di mana1mana. 'khirn"a, metode !aru ini dijadikan
rujukan di !e!erapa ST%, serta pengajaran senam di sekolah1sekolah serta
perkumpulan senam di seluruh Indonesia.
Per!edaan metode (aulho2er K Streisher dan metode ST% )andung.
Metode (S. ('ustria) "aitu:
'. Latihan Pendahuluan
)0. Latihan &ormalisasi (latihan tu!uh)
);. Latihan Kesetim!angan (latihan koordinasi)
)>. Latihan Kekuatan danrKetangkasan (latihan prestasi)
)?. Latihan /alan dan Lari
)6. Latihan Lompat
). LatihanPenenangan
Metode ST% )andung
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
00
Teori dan Praktek Senam I
I. Pendahuluan
0. Latihan Pemanasan
;. Latihan Kelentukan
II. Pem!entukan
III. Prestasi (Inti)
IG. Pem!ekalan : Kekuatan, da"a ledak I po#er, da"a tahan,
G. Penenangan
&etode:
Metode "ang digunakan dalam pem!elajaran Pemahaman pengetahuan tentang
pengertian, dan sejarah senam I meliputi:
1) Ceramah
2) Tan"a /a#a!
3) Penugasan
E3al"asi:
Kisi1kisi asesmen:
Kompetensi Indikator Penapaian
Strategi 'sesmen
Metode asesmen
)entuk
Tagihan
&omor
Soal
1) Menjelaskan pengertian
senam
Tes tertulis =raian 0, ;
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0;
Teori dan Praktek Senam I
Pemahaman
pengetahuan
tentang
pengertian, dan
sejarah senam I
2) Menjelaskan sejarah
senam
Tes tertulis =raian >, ?, 6
Soal:
1. /elaskan apa "ang dimaksud dengan senam 3
2. /elaskan karakteristik dari senam L
3. /elaskan sejarah singkat senam jaman kuno, jaman pertengahan dan modern L
4. /elaskan perkem!angan senam di Indonesia L
5. /elaskan pem!agian senam menurut 2ederasi internasional gimnastig L
BAB II
P4LA 5ERAK D4&INAN DALA& SENA&
Standar Kompetensi:
Pemahaman teori dan praktek senam I
Kompetensi Dasar:
Pemahaman pengetahuan tentang pemahaman pola gerak dominan dalam senam
Indikator:
1. Menjelaskan pendekatan pola gerak dominan dalam senam
2. Menjelaskan maam1maam pola gerak dominan dalam senam
Pendekatan: Penjelasan Konsep (CTL)
Rasional
=ntuk dapat melakukan gerakan senam "ang !aik, seorang dituntut untuk
mempun"ai pengetahuan dan pemahaman tentang pola gerakan "ang !aik dan
dominan terutama dalam pem!elajran senam. pengetahuan "ang dimaksud adalah
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0>
Teori dan Praktek Senam I
pengetahuan tentang pendekatan pola gerakan dominan dalam senam. Pola gerak
gerak (ga!ungan dari !e!erapa aksi gerak "ang mempun"ai tata urut gerak tertentu)
"ang menjadi iri utama dari pergerakan keterampilan senam, sehingga perann"a
dianggap dominan. Pendekatan gerak dominan inilah "ang menjadi !uilding !lok
untuk ter!entukn"a keterampilan1keterampilan "ang le!ih kompleks.
A. Pemahaman pola gerak dominan
a2 Pendekatan Pola 5erak Dominan
=ntuk mengusung niat pengajaran senam "ang men"enangkan tentu perlu
diimplementasikan melalui pemilihan pendekatan pengajaran "ang tepat. Sejauh ini
ada !er!agai pendekatan "ang dikenal dalam pengajaran dan pelatihan senam,
diantaran"a misaln"a pendekatan melalui pengelompokan keterampilan, pendekatan
tahap pertum!uhan dan perkem!angan anak, serta pendekatan pola gerak dominan
(P(8).
Pola gerak dominan adalah pola gerak gerak (ga!ungan dari !e!erapa aksi gerak
"ang mempun"ai tata urut gerak tertentu) "ang menjadi iri utama dari pergerakan
keterampilan senam, sehingga perann"a dianggap dominan. Pendekatan gerak
dominan inilah "ang menjadi !uilding !lok untuk ter!entukn"a keterampilan1
keterampilan "ang le!ih kompleks. %leh karenan"a, guru tinggal memilih jumlah keil
kuni keterampilan "ang mendasari keterampilan senam, melatihImengajarkann"a
kepada anak, kemudian !aru !erangkat pada penguasaan keterampilan "ang
!erikutn"a.
Terdapat !e!erapa keuntungan jika guru menempuh pendekatan P(8, antaran"a
adalah:
(uru dapat !erkonsentrasi pada pola gerak kuni, sehingga mengurangi jumlah
kegiatan atau keterampilan "ang harus dikuasai murid.
Penguasaan P8( dapat le!ih disesuaikan dengann tara2 pertum!uhan dan
perkem!angan anak, sehingga anak merasa tugas gerakn"a tidak terlalu sulit,
tetap tetap menantang dan men"enangkan.
Pendekatan P(8 menekankan terjalinn"a !enang merah antar !er!agai
keterampilan. /alinan ini mempermudah guru untuk menentukan teahing
points "ang !isa dipergunakan untuk !an"ak keterampilan. 8engan ara itu,
anak !elajar !ah#a !e!erapa ara untuk melakukan keterampilan le!ih e2isien
daripada ara lain, dan !ah#a ada keadaan "ang sama antara !e!erapa
keterampilan.
=ntuk setiap P(8 "ang diakukan selalu terdapat pers"aratan kemampuan 2isik "ang
perlu dimiliki. Pendekatan P(8, dengan menekankan progresi dari "ang sederhana
ke "ang le!ih sulit, memungkinkan guru untuk memperhatikan pers"aratan
kemampuan 2isik untuk setiap kegiatan
Kerangka pendekatan P(8 memungkinkan guru merenanakan program "ang
seim!ang. (uru dapat memilih kegiatan1kegiatan "ang tepat dari setiap P(8,
atau mem!agin"a menurut ke!utuhan, misaln"a > P(8 dalam satu
pelajaran, dan sisan"a pada pelajaran !erikutn"a.
#2 &aam.maam Pola 5erak Dominan Senam
Senam dapat di!edakan dan olahraga lainn"a oleh seperangkat pola gerak
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0?
Teori dan Praktek Senam I
dominann"a "ang unik. Kesemua pola gerak dominan itu adalah:
1 Landings (pendaratan)
8ari kesemua gerak "ang ada, pendaratan merupakan pola "ang paling penting,
se!a!, pertama, kemampuan dalam hal landing menjamin keselamatan, dan kedua,
landing merupakan kegiatan "ang paling umum dalam senam serta menjadi penentu
ke!ehasilann"a dari hampir setiap elemen senam. Semua gerakan senam !eserta setia
pola gerakann"a (menga"un, lokomotion, rotasi, dan posisi statis) !erakhir pada sikap
mendarat.
/enis1jenis pendaratan dalam senam antara lain7 pendaratan dengan kaki, tangan, putaran,
dan punggung rata.
2 Stati position (posisi1 posisi statis)
,ang dimaksud posisi statis adalah posisi tu!uh "ang di!uat oleh semua posisi
F!ertahanF atau FdiamF "ang sangat umum dalam senam. Posisi ini !iasan"a dapat
di!edakan menjadi tiga maam, "aitu !ertumpu (support), menggantung (hang),
dan keseim!angan ()alane).
'dapun jenis1jenis posisi statis "aitu: Tumpuan (support), gantungan (hang)
dan keseim!angan ()alane).
3 Lokomotions (gerakan "ang !erpindah tempat)
Loomotion dide2inisikan se!agai !erulang1ulang memindahkan tu!uh atau
gerak tu!uh atau anggota tu!uh "ang men"e!a!kan tu!uh !erpindah tempat.
Kegiatan1kegiatan "ang !ersi2at lokomotor di dalam senam !isa di!ilang sering
dilakukan dan !ersi2at unik (memanjat alat dan lain1lain).
'da empat jenis1jenis lokomotor, "aitu lokomotor pada kedua kaki, lokomotor
dalam posisi !ertumpu, lokomotor dalam posisi menggantung, dan lokomotor
dengan menggunakan 8MP "ang lain.
4 S#ings (a"unan)
'"unan adalah !agian "ang integral dengan senam dan dapat
diperkenalkan pada tingkat keterampilan manapun. Kegiatan1kegiatan
pendahuluan "ang !erkaitan dengan gantungan dan tumpuan, termasuk !er!agai
maam pegangan (grip) dan posisi tu!uh selama menggantung atau !ertumpu
merupakan dasar utama dari pem!entukan keterampitan menga"un.
'dapun jenis1jenis a"unan di!edakan menjadi dua maam "aitu7 a"unan dari
gantungan, dan a"unan dari tumpuan.
5 @otations (putaran)
)er!eda dengan Fa"unanF "ang umumn"a !erporos eksternal seperti palang,
gelang1gelang, dan lain1lain, FputaranF !erhu!ungan dengan gerak !erputar "ang
!erporos internal (tu!uh), !aik seara longitudinal, trans$ersal, maupun
anteriorIposterior.
/enis1jenis putaran dapat di!edakan !erdasarkan porosn"a, oleh karena itu, jenis1
jenis putaran dapat di!edakan menjadi7 putaran "ang !erporos tran$ersal, putaran
!erporos longitudinal, dan putaran "ang !erporos anteriorIposterior
(depanI!elakang).
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
06
Teori dan Praktek Senam I
6 Springs (lompatan)
Pola gerak dominan "ang satu ini meliputi kegiatan1kegiatan "ang
menghasilkan perpindahan tu!uh seara epat seperti menolak (take1o22) dan dua
kaki untuk kuda lompat, tolakan dua tangan dalam !an"ak kegiatan tum!ling dan
kuda lompat, atau take o22 dengan satu atau dua kaki dalam leap dan lompat seara
!erturut1turut.
/enis1jenis lompatan dilihat dari ara menolakn"a di!edakan atas7 melompat dari
satu kaki, dan melompat dari dua kaki.
&etode:
Metode "ang digunakan dalam pem!elajaran pemahaman pola gerak dominan dalam
senam meliputi:
1) Ceramah
2) Tan"a /a#a!
3) Penugasan
E3al"asi:
Kisi1kisi asesmen:
Kompetensi Indikator Penapaian
Strategi 'sesmen
Metode asesmen
)entuk
Tagihan
&omor
Soal
pemahaman
pola gerak
dominan
dalam senam
Menjelaskan pola gerakan
dominan pada senam
Tes tertulis =raian 6, <
Soal:
1. /elaskan jenis pendaratan dalam pem!elajaran senam L
2. Se!utkan dan jelaskan jenis gerakan lokomotor dalam pem!elajaran senam L
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0<
Teori dan Praktek Senam I
BAB III
KE!ERA&PILAN SENA& PE&BEN!UKAN
Standar Kompetensi:
Pemahaman teori dan praktek senam I
Kompetensi Dasar:
Pemahaman teknik1teknik keterampilan senam pem!entukan
Indikator:
1. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan kekuatan
2. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan keepatan
3. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan gerakan mendadak
4. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan ketahanan
5. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan keseim!angan
6. Menjelaskan dan mempraktekan senam pem!entukan kelentukan
Pendekatan: Kontekstual (8iret Intrution)
Rasional
=ntuk dapat melakukan gerakan senam "ang !aik, seorang dituntut untuk
mempun"ai kemampuan atau keterampilan "ang !aik. Kemampuan "ang dimaksud
adalah kemampuan teknik1teknik dasar gerakan senam pem!entukan. Tanpa
kemampuan seseorang tidak akan !isa melakukan gerakan senam "ang mudah
sekalipun. Kemampuan itu meliputi gerakan1gerakan senam pem!entukan "ang
meliputi: senam pem!entukan kekuatan, keepatan, gerakan mendadak, ketahanan,
keseim!angan dan kelentukan.
Kemampuan dasar di atas merupakan satu kesatuan "ang tidak dapat
dikesampingkan. Tanpa menguasai teknik1teknik dasar senam pem!entukan, gerakan
senam dasar !aik "ang dilakukan di lantaiImataras dan !oD akan sulit dilakukan
seara !aik dan !enar.
A. Keterampilan senam pem#ent"kan
a. Kek"atan
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0E
Teori dan Praktek Senam I
Kekuatan adalah sejumlah da"a "ang dapat dihasilkan oleh suatu otot ketika
otot itu !erkontraksi. Kekuatan dapat ditingkatkan dengan menam!ah !e!an "ang
!isa diatasi otot seara progresi2 sehingga sehingga otot terse!ut men"esuaikan
kekuatann"a pada !e!an itu dengan menam!ah ukurann"a (!iper trop!y.
)erikut ini akan disampaikan !e!erapa maam !entuk latihan atau gerakan
kekuatan, anara lain:
1) Berpasangan #erd"a, dengan salah satu posisi !ertiarap !ertumpu dengan
kedua tangan, kaki dieraikanIdi!uka. Pasangan lain !erdiri diantara kedua lutut
memegang lutut "ang !ertiarap dari luar dan diangkat, kemudian !erjalan. 'nak
"ang !ertiarap tumpu !erjalan dengan tangan dan pasangan lain "ang memegang
lutut ka#ann"a mengikuti gerakan pasangan. 8ilakukan !ergantian dengan jarak
le!ih kurang 0C106 meter
2) Berpasangan #ertiga, dua diantaran"a "ang !erpegangan pada pergelangan
tangan. 'nak "ang ketiga duduk pada tangan itu lalu kedua anak mengangkat.
3) Berpasangan #ertiga, seorang !er!aring terlentang kedua orang, kedua orang
anak "ang lainn"a, satu pada kaki dan satu pada kepala. 'ngkat tu!uh "ang
!er!aring, pada saat diangkat punggung tidak !oleh !engkot.
4) !arik tali, kelas di!agi menjadi dua kelompok$ kelompok ' dan ), pelaksanaan
latihan saling tarik dan menarik.
5) Berpasangan #erd"a, dua anak saling !erpegangan tangan kemudian tarik
menarik. Supa"a anak mau mengerjakanlatihan dengan sunggunh1sungguh pada
anak "ang kalah !erikan hukuman mendukung la#ann"a
6) Berpasangan #erd"a, dua orang anak !erhadap1hadapan saling !erpegang pada
!ahu lengan lurus. Masing1masing anak !erusaha mendorong mundur la#ann"a.
=ntuk menjaga keselamatan masing1masing anak tidak !oleh menghindari pada
#aktu didorong.
7) Berpasangan #erd"a, salah satu !erdiri tegak dan seara pasi2 menjatuhkan diri
lurus ke !elakang. 'nak lain siap di !elakangn"a dan menahann"a kemudian
mendorongn"a hingga tegak kem!ali.
8) Mendukung anak terus !erjalan. Kerjakan saling !ergantian.
9) Berpasangan #ertiga$ seorang !erdiri tegak orang kedua mem!ungkuk di
!elakangn"a dan memegang pergelangan tangan anak !erdiri. 'nak ketiga naik
ke punggung anak "ang mem!ongkok kemudian !erjalan kir1kira 0C meter.
Kerjakan !ergantian.
10) Memanjat tali "ang !ergantungn kemudian kem!ali lagi turun lagi.
11) Memanjat tiang "ang dipasang tegak lurus
12) Berpasangan #ertiga$ dua orang !erhadapan1hadapan saling !erpegangan pada
!ahu. 'nak ketiga !ergantung !erpegangan pada lengan kedua anak terse!ut.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
0B
Teori dan Praktek Senam I
13) &eman(at (an(ang dari sikap tiarap t"mp"2 Pindahkan kaki satu persatu ke
atas pada janjang sampai setinggi1tinggin"a !adan tidak !oleh mem!usur.
Kemudian turun dengan pelan1pelan.
b. Keepatan
Keepatan merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan
!erkesinam!ungan dalam !entuk "ang sama dalam #aktu sesingkat1singkatn"a.
Seperti dalam lari epat, pukulan dalam tinju, !alap sepeda, panahan dan lain1lain.
8alam hal ini ada keepetan gerak dan keepatan eksplosi2.
1) Lari !olak1!alik dengan dengan epat
2) :sta2et dengan 2ormasi !er!aris atau melingkar
3) Permainan tiga terlalu !an"ak. 'nak disusun melingkar dua1dua !erdiri muka
!elakang. 8ua orang anak !erdiri !erhadap1hadapan dengan jarak le!ih kurang 0
meter pada #aktu peluit di!un"ikan se!agai tanda permainan dimulai anak "ang
!erdiri di tengah itu seoarang !erusaha mengejar la#ann"a, anak "ang dikejar
!oleh hingap di depan anak "ang !elakang harus !erlari untuk dikejar.
c. 5erakan &endadak
1) &elonat.lonat seperti katak2 Sikap permulaan meranggkak kski !engkok
pada lutut. Tangan dan kaki menolak !ersama1sama !adan mela"ang
mendarat pada tangan kemudian kaki sikap merangak dan seterusn"a.
2) Sikap tiarap t"mp" #adan l"r"s ke #elakang ked"a lengan tegak l6"r"s
pada lantai2 Tangan dan kaki menolak !ersama1sama untuk !ergerak maju.
=sahakan !adan tetap lurus pantat tidak !oleh diangkat tinggi.
3) S7"at ("mp2 Sikap permulaan jongkok kaki kiri di depan akaki kanan.
Pantat pada tumit kanan, togok tegak dan tangan !erkaitan pada tengkuk.
8engan tenaga eksplosi2 melonat ke atas !adan mela"ang kaki lurus ke
!a#ah kemudian kem!ali jongkok ganti kaki kanan di depan kaki kiri
sedangkan pantat pada tumit kaki kiri. Kerjakan gerakan ini seara ritmis.
4) Lonat gagak2 Sikap permulaan !erdiri tegak kedua lengan lurus ke depan
setinggi !ahu. '"unkan lengan ke !a#ah terus ke !elakang terus ke atas
depan diikuti tolakan kedua kaki, !adan mela"ang mem!usur, mendarat,
mendarat pada dua kaki lutut !engkok diluruskan dengan a"unan tangan ke
!a#ah !elakang atas depan dan tolakan kaki. Kerjakan latihan dengan ritmis.
=sahakan jarak lonatan sejauh1jauhn"a.
d. Ketahanan
1) S7"at ("mp2 Sikap permulaan jongkok kaki kiri di depan akaki kanan.
Pantat pada tumit kanan, togok tegak dan tangan !erkaitan pada tengkuk.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
05
Teori dan Praktek Senam I
8engan tenaga eksplosi2 melonat ke atas !adan mela"ang kaki lurus ke
!a#ah kemudian kem!ali jongkok ganti kaki kanan di depan kaki kiri
sedangkan pantat pada tumit kaki kiri. Kerjakan gerakan ini seara ritmis
dengan #aktu lama (0 menit)
2) Naik t"r"n #angk" selama lima menit2 Pada #aktu naik selalu dimulai
dengan kaki "ang sama demikian juga pada #aktu "ang turun. )adan dijaga
tetap dalam sikap tegak tangn !oleh menga"un.
3) )erjalan epat menempuh jarak "ang jauh
4) )erlari epat menempuh jarak "ang jauh
e. Keseim#angan
Salah satu komponen latihan senam "ang juga sangat penting adalah latihan
keseim!angan (!alane). Keseim!angan adalah kemampuan seseorang
mengendalikan organ1organ s"ara2 otot, seperti dalam handstand atau dalam
menapai keseim!angan se#aktu seseorang sedang !erjalan kemudian terganggu
(misaln"a tergelinir dan lain1lain). 'dapun !entuk latihan keseim!angan "ang
sering dilakukan dalam pengajaran senam antara lain7
1) )erjalan pada satu garis lurus.
2) Meniti !alok atau !angku s#edia.
3) )erdiri dengan tumpuan satu kaki dengan jinjit.
4) Mem!entuk sikap la"ang1la"ang.
)erdiri atas satu kaki, kaki "ang lain diangkat lurus ke !elakang atas !adan
mem!usur kedua lengan direntangkan ke samping.
5) Mem!entuk huru2 T.
)erdiri atas satu kaki, kaki "ang lain diangkat ke samping atas !adan
diondongkan ke arah kaki tumpu, tangan "ang satu menumpu pada kaki
tumpu sedangkan lengan "ang lain melekat pada !adan atau diluruskan searah
dengnan ondongn"a !adan melekat pada kepala. )adan tidak !oleh diputar ke
arah petut.
6) Melonat tinggi ke atas !adan diutar 0BC derajat ke kanan atau kekiri pada saat
!adan menapai titik tertinggi.
7) Sikap lilin, dan tripot
8) )erdiri atas kepala.
9) )erdiri atas tangan.
10) )erdiri dengan tumpuan lengan !a#ah
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;C
Teori dan Praktek Senam I
0. ;. >.
?. 6. <.
(am!ar C0. (erakan1gerakan keseim!angan (!alaning)
f. Kelent"kan )'le8i#ilit90
Kelentukan merupakan e2ekti$itas seseorang dalam men"esuaikan diri untuk
segala akti$itas dengan penguluran tu!uh "ang luas. 4al ini sangat mudah
ditandai dengan tinggkat 2leksi!ilitas persendian pada seluruh tu!uh.
)e!erapa ontoh latihan kelentukan antara lain:
1. Sentuh jari kaki
Sikap permulaan: !erdiri tegak, kaki sele!ar !ahu, lutut lurus, mem!ungkuk
ke depan dan ke!a#ah, tungkai tetap lurus. Pertahankan sikap paling sedikit
lima hitungan, kem!ali pada sikap semula.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;0
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar C;. Sentuh jari kaki
2. KingMs (seperti menghormati raja)
Sikap permulaan: )erdiri, kaki kanan !ersilang di depan kaki kiri,
mem!ungkuk dan kedua lengan diangkat ke kiri atas pertahankan lima
hitungan atau le!ih dan kem!ali ke sikap semula. =langi ke arah !erla#anan.
(am!ar C>. KingMs (seperti menghormati raja)
3. Tungkai Melalui Kepala
Sikap permulaan: terlentang dengan tungkai lurus, lengan telungkup di
samping. Kaki angkat lurus ke !elakang melalui kepala. =sahakan tungkai
tetap lurus dekat ke dada. Kem!ali perlahan1lahan ke sikap semula.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;;
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar C?. Tungkai Melalui Kepala
4. Kepala ke Lutut
Sikap permulaan: duduk melunjur, lutut tetap rapat di lantai. Mem!ungkuk ke
depan hidung menuju lutut, tangan diajukan ke depan. Tahan sampai lima
hitungan. )angun dan diiulangi.
(am!ar C6. Kepala ke Lutut
&etode:
Metode "ang digunakan dalam pem!elajaran teknik1teknik keterampilan senam
pem!entukan
meliputi:
1) Ceramah
2) 8emostrasi
3) Tan"a /a#a!
4) Penugasan
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;>
Teori dan Praktek Senam I
E3al"asi:
Kisi1kisi asesmen:
Kompetensi Indikator Penapaian
Strategi 'sesmen
Metode asesmen
)entuk
Tagihan
&omor
Soal
Memahami dan
mempraktekan
teknik1teknik
keterampilan
senam
pem!entukan
Menjelaskan dan mampu
melakukan keterampilan
senam pem!entukan
Tes keterampilan Praktek 0, ;, >, ?,
6, <
Soal:
1. Co!a peragakan keterampilan gerakan keseim!angan L
2. Co!a peragakan keterampilan gerakan keepatan L
3. Co!a peragakan keterampilan gerakan kekuatan L
4. Co!a peragakan keterampilan gerakan gerak mendadak L
5. Co!a peragakan keterampilan gerakan ketahanan L
6. Co!a peragakan keterampilan gerakan kelentukan L
BAB I:
!EKNIK.!EKNIK KE!ERA&PILAN SENA& DASAR I
Standar Kompetensi:
Pemahaman teori dan praktek senam I
Kompetensi Dasar:
Pemahaman teknik1teknik keterampilan senam dasar I
Indikator:
1. Menjelaskan dan mempraktekan keterampilan senam ketangkasan di lantai
2. Menjelaskan dan mempraktekan keterampilan senam ketangkasan di !oD
Pendekatan: Kontekstual (8iret Intrution)
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;?
Teori dan Praktek Senam I
Rasional
=ntuk dapat melakukan teknik1teknik dasar senam I "ang !aik, seorang
dituntut untuk mempun"ai kemampuan atau keterampilan "ang !aik. Kemampuan
"ang dimaksud adalah kemampuan dasar teknik dasar keterampilan senam. Tanpa
kemampuan seseorang tidak akan !isa melakukan gerakan senam !aik "ang
dilakukan di lantai atau matras maupun di !oD. Kemampuan itu meliputi !e!erapa
rangkaian teknik gerakan dasar di lantai seperti ka"ang, headstand, hand stand, roll
depan, roll !elakang, tiger sprong, stut, kip, dan teknik gerakan dasar di !oD seperti
a#alan tolakan, lompat jongkok, lompat kangkang, lompat rool depan, dan lompat
!oD tiger sprong.
Kemampuan dasar di atas merupakan satu kesatuan "ang tidak dapat
dipisahkan. Tanpa menguasai kemampuan dasar atau teknik dasar gerakan "ang !aik
akan sulit melakukan rangkaian gerakan "ang mudah sekali pun. Teknik dasar
gerakan "ang dimiliki dengan !aik tentun"a didapat dari !erlatih dengan !aik dan
konti"u.
A. Keterampilan dasar senam ketangkasan lantai
Senam lantai adalah satu dari rumpun senam. Sesuai dengan istilah lantai,
maka gerakan1gerakanI!entuk latihann"a dilakukan di lantai. /adi lantailah ("ang
!eralaskan permadani atau se!angsan"a) "ang merupakan *alat+ "ang dipergunakan.
La-im pula senam lantai ini dise!ut dengan istilah latihan !e!as, oleh karena
tidak mempergunakan !enda1!enda atau perkakas lain pada saat menjalankann"a.
)ilamana terlihat seseorang melakukan senam lantai dengan memekai perkakas
misaln"a !alok, tongkat dan se!again"a7kalaupun latihan "ang dilakukan tidak
termasuk dalam senam irama, maka perkakas ini han"alah semata1mata merupakan
!antuan sementara dalam peningkatan dari unsur kelemasan, ketangkasan,
keseim!angan,dan kekuatan.
)entuk1!entuk latihan atau gerakan senam lantai dapatlah dilihat pada uraian
ini selanjutn"a.
1. Ka9ang (bridge posiston)
8alam !ahasa Indonesia !iasa dise!ut sikap jem!atan atau sikap ka"ang.
Latihan ini memerlukan kelentukan otot perut serta kekuatan otot panggul, pinggang,
!ahu dan lengan. Pelaksanaan ka"ang dapat dilakukan dari posisi tidur terlentang dan
!erdiri sempurna.
=raian gerakan ka"ang dari tidur:
1) Sikap permulaan telentang pada matras, kedua tumit ditarik dekat panggul dan
di!uka satu sama lain !erjarak kira1kira >C m
2) Kedua tangan !ertumpu di samping telinga dengan jari1jari mengarah ke !ahu
3) Kaki dan tangan diluruskan !ersama sehingga perut naik ke atas. )adan !enar1
!enar dalam sikap lengkun. Kepala ter!uka sehingga muka menghadap lantai.
4) Kem!ali ke sikap semula dengan perlahan1lahan
Cara mem!antu:
)erdiri di samping pelaku dengan kuda1kuda "ang kuat, mem!antu mengangkat perut
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;6
Teori dan Praktek Senam I
ke atas ata menjaga pelaku jatuh karena kurang kuat atau tumpuan salah.
Kesalahan umum:
1) Kaki kurang dekat ke panggul sehingga tumpuan kaki tidak kuat
2) Kaki tidak di!uka atau rapat sehingga tumpuan la!il dan mudah jatuh ke samping
3) Tangan salah tumpu atau terlalu le!ar jarakn"a sehingga tumpuan tidak kuat
=raian gerakan ka"ang dari sikap !erdir:
1) Sikap permulaan !erdiri dengan kaki di!uka !erjarak le!ih kurang >C m, tangan
diangkat ke atas !elakang diikuti pandangan mata
2) )adan dilentingkan dengan perlahan dan hati1hati terus sehingga mendarat di
lantai dekat dengan kaki
3) Pertahankan sikap ini selam lima hitungan. Kemudian dapat menurunkan !adan
ke sikap terlentang atau kalau mampu atau dengan !antuan kem!ali ke sikap
!erdiri sempurna.
Cara mem!antu:
)antuan dapat di!erikan oleh satu atau dua orang dari se!elah samping pelaku dengan
jalan menahan pinggang pada #aktu pelaku mulai melengkungkan tu!uhn"a dan
mem!antu mendaratkan tngann"a ke lantai. ,ang terpenting adalah penolong harus
sudah memahami !enar ara mem!antu dan mengerjakan dengan sungguh1sungguh
dan tidak ragu1ragu.
Kesalahan umum:
1) Kurang melengkungkan !adan dan lutut "ang maju ke depan
2) Tangan tidak lurus dan kepala tidak menongak
3) Mendaratkan tangan di tempat "ang terlalu jauh dengan kaki
(am!ar C<. Ka"ang
2. Berdiri dengan kepala (head stand)
)erdiri dengan kepala atau 4ead Stand !iasan"a diterjemahkan dengan
Ftegak di kepalaF #alaupun pada ken"ataann"a masih ditopang juga dengan
kedua tangan. 4ead stand merupakan kelanjutan dari tripod adalah kaki tiga atau
!ertumpu pada tiga titik "ang terdiri dari kepala se!agai titik punak segitiga dan kedua
tangan se!agai tumpuan penopang.
=raian gerakan:
4) )uatlah sikap tripod "aitu dari sikap jongkok tangan dan kepala (dahi)
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;<
Teori dan Praktek Senam I
!ertumpu merupakan segi tiga.
5) Lentingkan sedikit pinggang, kemudian ulurkan tungkai ke atas dengan lutut
rapat, tegangkan panggul sehingga tu!uh menjad lenting sedikit.
6) Pertahankan selama tiga hitungan kemudian kem!ali ke sikap tripod seara
perlahan1lahan.
(am!ar CE. (erakan head stand
Cara mem!antu:
=ntuk mem!antu head stand dan $ariasin"a, !erdirilah di samping pelaku
dan !antulah keseim!angann"a dengan memegang !etis atau pergelangan kaki.
Kesalahan umum:
1) Mungkin tumpuann"a !ukan pada dahi, melainkan pada kepala !agian atas. Ini
memudahkian jatuh hilang keseim!angan.
2) Tidak sed kit melenting melainkan !engkok pada panggul.
3) Tidak mengenangkan otot tungkai dan panggul.
4) Tumpuan tangan tidak kuat.
5) Segi tiga tumpuan kurang !aik, mi saln"a tinggi segi tiga kurang,
sehingga memudahkan jatuh ke depan.
3. Berdiri dengan tangan (hand stand)
4and stand dalam )ahasa Indonesia ada "ang menerjemahkann"a dengan Ftegak
di tanganF. Tetapi se!enarn"a istilah handstand telah !iasa.
Sikap handstand "ang !aik merupakan keterampilan "ang penting dalam
olahraga senam se!a! selanjutn"a !an"ak !entuk keterampilan "ang
mengandung sikap handstand.
Sangat dianjurkan untuk mempelajari dulu !entuk antara dengan
maksud mem!iasakan diri melakukan sikap ter!alik ini se!elum mempelari sikap
handstand seim!ang. Salah satu !entuk antara lain ialah latihan menendang ke
sikap hanpir handstand dengan atau tanpa menukar kaki.
Latihan menendang ke sikap hampir handstand dimulai dengan sikap !endiri
tegak.
=raian Latihan:
1) 'ngkat kedua tangan ke atas sam!il mengangkat kaki kanan, pandangan ke depan
!a#ah.
2) Kaki kanan menjejak dengan lutut !engkok !ersama !adan menukik ke
depan.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;E
Teori dan Praktek Senam I
3) Tangan !ertumpu di !a#ah !ahu sera"a kaki kiri diaungkan ke arah $ertikal
dan kaki kanan menolak dengan kuat.
4) )erat !adan !erpindah seluruhn"a kepada tangan, segera kaki kanan merapat
ke atas. pada saat ini pusat pandangan ialah ke arah titik sejauh >C m
di depan tangan.
5) Lengan dan !ahu harus lurus dan !adan sedikit lenting.
6) Salah satu kaki turun dan mendarat, tangan menolak dan kemudian kem!ali ke
sikap !erdiri.
(am!ar CB. (erakan hand stand
Kesalahan "ang harus dihindarkan ialah:
1) Tangan !engkok atau terlalu le!ar jarakn"a satu dengan lainn"a.
2) )ahu menjulur ke depan
3) Kepala terlalu ter!uka tunduk
4) Tumpuan tangan terlalu jauh atau dekat dari kaki.
5) 'ungan dan tolakan kaki kurang atau terlalu kuat.
)antuan dapat di!erikan dari samping agak ke depan. Pegang !agian perut dan
pinggang sejak pelaku mengaungkan kaki !elakang ke atas. /aga jangan
sampai jatuh ke depan dan lepaskan pada saat gerakan kem!ali ke sikap
tegak.
Langkah selanjutn"a ialah melakukan handstand seim!ang (handstand
!alaned)
=raian gerakan:
1) sampai dengan ? sama dengan latihan di atas, tapi a"unan kaki kini ke arah
$ertikal penuh.
2) Sikap tangan keduan"a seperti mendorong lurus dengan !ahu ujung kaki lurus
dan !adan serta tungkai sedikit sekali mem!uat lentingan. /ari 1j ari
tangan di!uka dan t ekanann"a ke l ant ai mem!ant u terapain"a
sikap seim!ang. Tangan, !ahu, panggul dan tumit merupakan garis $ertikal.
Cara Mem!antu
8ari samping depan pelaku dekat dengan kaki penga"un. Memegang kaki
(!etis) pada saat menapai sikap tegak ter!alik. Co!a !antu seim!angkan
dan !ila telah terapai maka tangan pem!antu han"a ditempatkan di !elakang
!etis untuk menegah jatuh ke depan. /angan meno!a mem!antu mengangkat kaki
pelaku "ang tidak ukup a"unan kakin"a. )iarkan mengulang a"unan kakin"a,
#alaupun !e!erapa kali.
Kesalahan umum:
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;B
Teori dan Praktek Senam I
Sama dengan pada latihan antara untuk handstand ditam!ah kesalahan lain seperti
tidak meluruskan !ahu dan panggul, atau sikap !adan terlalu lenting.
Cara !erlatih seperti7 !erlatih handstand dengan !ersandar ke dinding, dan handstand tanpa
!antuan.
4. Berg"ling ke depan (forward roll)
@ol l ke depan atau F2or#ard rollF !erarti menggelundung ke depan. @oll
atau mengelundung mengandung pengertian !ah#a !enda "ang !ergerak itu
!er!entuk !undar atau se!agian dari !undaran. /adi dalam roll depan pun !entuk
tu!uh harus mendekati !entuk !undar.
=raian gerakan:
1) 8ari sikap permulaan jongkok rendah, kaki rapat, tangan !ertumpu kira1kira
empat puluh sentimeter (sele!ar !ahu) di depan ujung kaki.
2) Kaki menolak ke depan, tangan mem!engkok untuk meletakkan pundak di matras
dengan menundukkan kepala.
3) )adan "ang !er!entuk !undar mengelundung ke depan dengan sikap
tungkai lurus, tetapi pada saat panggul kontak dengan lantai lutut segera
dilipat ke sikap jongkok serta kedua tangan diajukan ke depan untuk
memelihara keseim!angan.
Catatan Teknis:
a. (erakan roll harus lanar, artin"a tidak perlahan at au sampai
!erhent i. Ini untuk memelihara sikap !adan !ulat se!a! kalau !eru!ah
atau !erhenti akan sukar melanjutkan l agi gerakann"a.
b. (erakan melipat kaki pada saat panggul mengenai lantai akan
menam!ah momentum roll, mudah ke sikap jongkak.
c. 8engan menolak le!ih a#al akan memudahkan melakukan gerakan lain "ang
hampir sama "ang menggunakan tolakan le!ih kuat. Contoh misaln"a
roll dengan lompatan.
Cara mem!antu:
)antuan di!erikan dengan jalan menahan pundak, !ahkan juga mem!antu melipat
kepala "angg terlam!at. Mem!antu dapat dilakukan dalam sikap !erlutut.
Kesalahan umum:
1) Tumpuan tangan tidak tepat. 8i se!elah luar lutut atau terlalu jauh
dari kaki.
2) Kaki tidak menolak dengan !aik.
3) Saat !ertumpu tangan kurang kuat sehingga hilang keseim!angan atau kepala
mengenai lantai
4) Terlam!at melipat atau mem!engkokkan tangan sehingga terjadi
punggung jatuh.
5) Kaki terlalu epat dilipat mengurangi momentum din mem!uat !entuk kurang
!aik serta sukar ke sikap jongkok.
6) Tangan !ertumpu ke lantai untuk mem!antu ke sikap jongkok.
7) Kaki tidak atau terlam!at dilipat men"e!a!kan tidak mampu ke sikap
jongkok.
)e!erapa $ariasi sikap akhir roll depan atau lanjutann"a.
1) Sikap akhir jongkok meneruskan roll sekali lagi.
2) Sikap akhir jongkok dilanjutkan lompat !adan lenting.
3) Sikap akhir kaki disilangkan dilanjutkan !erdiri sam!il !erputar 0BC
derajat.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
;5
Teori dan Praktek Senam I
4) ,ang dilipat han"a satu kaki, kaki "ang lain lurus ke depan !erdiri pada satu
kaki.
5) )erakhir dalam sikap jongkok dan kem!ali roll ke !elakang.
(am!ar C5. (erakan rol l depan
5. Berg"l i ng ke #el akang (back rol l )
Menggelundung ke !elakang atau menggelundung !alik (@oll )ak#ard).
S"arat teknik utama dari rolll !elakang sama dengan roll ke depan "aitu !adan
atau pundak, punggung dan panggul mem!entuk !agian dari !ulatan.
=raian gerakan:
1) Sikap permulaan jongkok, tangan l#rus ke depan dan kaki agak rapat.
2) Tundukkan kepala dan kaki menolak ke !elakang untuk mendapatkan
momentum (da"a gerak) ke !elakang.
3) Pada saat panggul mengenai lantai tangan dilpat ke samping telinga dengan
telapak menghadap ke atas siap untuk !ertumpu.
4) Kaki dia"un ke !elakang mele#ati kepala, tangan !ertumpu dan pada saat
panggul mele#at kepala tangan menolak dengan kuat.
5) Kaki di0ipat dan ujung kaki mendarat. 8engan dorongan tangan kem!ali ke
sikap jongkok.
Cara Mem!antu
,ang Perlu di!antu pada pemula, "aitu saat pundak akan mengenai lantai, sedikit
ditahan dari !a#ah kalau1kalau pelaku ti!a1ti!a mem!uka kepala sehingga akan
terantuk lantai. Panggul didorong !ila gerakan kurang lanar.
(am!ar 0C. (erakan roll !elakang
Kesalahan umum:
1) )entuk !adan !elakang kurang !ulat.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>C
Teori dan Praktek Senam I
2) Tangan salah !ertunpu : terlalu mele!ar atau jari menunjuk ke luar.
3) Tangan tidak menolak dengan kuat atau tidak sama kuat.
4) Kepala diputar ke samping.
5) Mendarat dengan lutut.
Gariasi latihan:
1) @oll ke !elakang langsung !erdiri, untuk ini tolakan tangan harus kuat
dan gerakan roll epat.
2) @oll ke !elakang langsung lonat (maam1maam lonatan).
3) @oll ke !elakang !erturutan.
@oll !elakang dapat juga dilakukan dari sikap duduk melunjur.
8alam hal ini momentum diperoleh dengan jalan terle!ih dahulu mem!ungkukkan
!adan dan tangan men"entuh punggung kaki, untuk kemudian mengerakkan
punggung ke !elakang diikuti tungkai ke !elakang dan roll ke !elakang.
6. Lonat Harima" (tiger sprong)
Kom!inasi melompat dan !erguling (lonat harimau atau di$e roll
adalah roll ke depan dengan suatu lompatan seperti melompat untuk men"elam.
Pada dasarn"a teknik di$e roll sama dengan roll ke depan. )edan"a i alah
pada di$e roll ada saat tu!uh mela"ang setelah melompat. Setelah tangan
!ertumpu !aru terjadi gerakan roll ke depan.
=raian gerakan:
1) Sikap permulaan setengah jongkok7 kedua tangan siap untuk !ertumpu di depan,
mata melihat ke tempat !ertumpun"a tangan (jarakn"a sesuai kemampuan
melompat).
2) Kaki melompat hingga tungkai lurus, tangan mendarat dan kemudian sedikit
di!engkokkan untuk men"erap tekanan !erat !adan.
3) Kepala ditundukkan dan pundak mendarat dengan halus di lantai dan roll ke
depan hingga !erakhir di sikap jongkok.
Cara mem!antu:
Saat pelaku mendaratkan tangan di lantai setelah melompat, kemudian
tangan tidak ukup kuat atau salah melompat, maka !antuan dilakukan dengan menahan
!ahu atau pundak serta menegah lutut mengenai muka. )antuan dilakukan dari
samping dengan sikap jongkok atau !erlutut.
(am!ar 00. (erakan lonat harimau (di$e r oll)
=ntuk mem!angkitkan moti$asi !elajar sering digunakan target atau rintangan
"ang harus dilompati. &amun harus diperhatikan agar tidak terlalu epat
menuntut prestasi, tapi ukup mem!eri tantangan.
Target ataupun rintangan "ang sering digunakan misaln"a !ola
medisin, tali, garis "ang di!uat atau rintangan teman "ang !ersikap
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>0
Teori dan Praktek Senam I
merangak atau mendekam.
Kesalahan umum:
1) Lompatan tidak melengkung melainkan datar.
2) Lompatan terlalu tinggi, terlalu jauh atau terlalu dekat tidak sesuai dengan
tenaga lompatan.
3) Tangan tidak !ertumpu dengan kuat.
4) Terlalu epat atau se!alikn"a terlam!at menundukkan kepala dapat
men"e!a!kan jatuhn"a punggung atau muka mengenai lantai.
5) Tolakan kaki tidak sampai lurus.
=ntuk melatih merangkaikan dua !entuk latihan, dapat merangkaikan roll depan
!iasa dengan di$e roll seara langsung pada suatu matras "ang panjang.
7. St"t )Bak e8tention0
Stut ()ak eDtention) adalah suatu gerakan dari sikap duduk !erlunjur di lantai
dengan kedua kaki rapat atau dari sikap terlentang, mengangkat sekaligus kedua
kaki ke !elakang atas pada saat "ang sama kedua tangan "ang !ertumpu di lantai di
sisi telinga menolak !adan ke atas, sikap akhir adalah : 4and Stand.
a. )ak :Dtention atau stut
Latihan ini merupakan gerakan dari sikap duduk, jongkok atau !erdiri kemudian
rol ke!elakang ke sikap hand stand. )iasan"a diteruskan kepada gerakan lain.
@angkaian gerakan stud se!agai !erikut:
1) Sikap permulaan jongkok kedua tangan di depan atau di matras.
2) Kaki menolak ke!elakang7 pada saat panggul mendarat di lantai, tangan
di!a#a kesamping telinga dengan jari1jarin"a ke atas.
3) Kaki "ang telah diluruskan !ergerak ke!elakang dan ketika ujung kaki
mendekati garis tegak di atas kepala kaki ditusukkan ke atas dengan
mem!uka panggul sera"a tangan menolak. Kepala diangkat dan terjadi sikap
handstand.
4) 8ari sikap handstand dapat kem!ali !erdiri dengan !er!agai ara seperti snap
do#n dan se!again"a.
Cara mem!antu
Mem!antu latihan stut ini hampir sama dengan mem!antu latihan sikap lilin
(nek stand). ,aitu dari samping !elakang, menangkap dan menarik kaki pelaku
keatas pada saat menusuk. )antulah ke sikap handstand dan jaga jangan sampai jatuh
kem!ali ke a#alan keuali dengan gerakan roll kem!ali.
Kesalahan umum
1) Terlalu epat atau terlam!at menusukkan kaki dan menolakkan tangan
sehingga jatuh ke!elakang atau kedepan (gagal)
2) Tidak atau kurang kuat menusukkan kaki atau menolakkan tangan sehingga
terjadi gagal.
3) Punggung tidak lenting, kepala tunduk, atau !ahu kedepan (sikap handstand
salah) se!elum melakukan gerakan lain kesikap !erdiri.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>;
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 0; Stut
b. 8rop Sit1Stut
)ila gerakan stut (!ak eDtention) dari sikap duduk atau jongkok sudah !enar
o!alah mulai dari sikap !erdiri. 8ari sikap !erdiri melakukan stut !iasan"a diikuti
dengan kesalahan timing menusukkan kaki ke atas dise!a!kan momentum "ang le!ih
!esar. %leh karena itu perhatian terhadap gerakan kaki harus le!ih ermat.
@angkaian gerakan stud se!agai !erikut:
1) 8ari sikap permulaan !erdiri !ungkukkan !adan sedalam1dalamn"a. Tangan
dalam sikap eDstensi dan siku lurus siap untuk !ertumpu di matras sejauh >C
m di !elakang tumit.
2) 8uduk dengan tungkai lurus dan !erat !adan diserap oleh tumpuan tangan
sehingga panggul mendarat dengan halus.
3) Selanjutn"a momentum sisa digunakan untuk melakukan roll stut.
Cara mem!antu gerakan ini agak sukar, namun dengan !erdiri disamping !elakang
pelaku dan mengikuti gerakann"a dapat mem!antu mendorong pangguln"a kearah
!erdiri kangkang.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>>
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 0>. 8rop Sit1Stut
8. KIP )PE5AS0
Kip dalam senam se!etuln"a tidak asing "aitu gerakan !adan seperi pegas, "aitu
dari sikap tertutup (2leksi) ke sikap ter!uka penuh ( hiper eDstensi) atau melenting.
'da juga "ang menterjemahkan dengan lenting saja. Tapi kata *melenting+ tidak
menunjukkan gerak eDsplosi2.
a. Lenting tengk"k (neck kip)
Lent ing t engkuk at au ki p dalam senam se!etuln"a tidak asing "aitu
gerakan !adan sepert i pegas, "aitu dari sikap tertutup (-l eksi ) ke sikap
ter!uka penuh (!ipe) atau melenting. 'da juga "ang menterjemahkann"a
dengan lenting saj a. Tapi kat a Fmel ent i ngF tidak menunjukkan gerak
eDplosi2.
=raian gerakan:
1) 8ari sikap permulaan duduk dengan kaki melunjur. @oll ke !elakang
han"a sampai !ertumpu pada pundak dan panggul terlipat penuh. Siku
!engkok dan tangan !ertumpu di samping telinga.
2) Tungkai !erpegas ke at as (eDt ensi panggul ) dengan sudut kurang le!ih
6C derajat sera"a tangan menolak dengan kuat.
3) )adan melenting dan kaki mendarat di lantai le!ih dekat ke tenpat
tangan menolak.
4) Pala saat kaki mendarat panggul maju ke depan, kepala mendongak dan
tangan ke atas.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>?
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 0?. (erakan lenting tengkuk (nek kip)
Cara mem!antu:
8ari samping pelaku dengan !ersikap !erlutut pem!antu mengangkat pinggang
dan !ahu ke arah !erdiri. Pem!antu patut !erhati1hati terhadap gerakan tangan
pelaku "ang mungkin !ergerak ke arah !adann"a.
Kesalahan umum:
1) (erakan pegas kaki terlam!at artin"a "ang !ertumpu !ukan pundak melainkan
punggung, jadi panggul sudah rendah. 'ki!atn"a tidak dapat !erdiri.
2) Sudut pegasan kaki salah, terlalu tinggi atau rendah.
3) Pegasan kaki kurang kuat dan atau tolakam tangan juga.
4) )adan tidak melenting sehingga kaki mendarat jauh dari tumpuan tangan.
'ki!atn"a !adan jatuh kem!ali.
5) Saat mendarat panggul tidak maju ke depan, ini dapat men"e!a!kan jatuh
kem!ali.
6) Lutut !engkok saat pegasan.
b. Lenting kepala )head kip)
Kip dapat dilakukan dengan tumpuan kepala !agian depan atau dahi atas.
Seara mekanis kip ini le!ih mudah dilakaakan sampai !erdiri karena titik
!erat !adan le!ih tinggi dari kip dengan tumpuan pundak.
=raian gerakan:
1) 8ari sikap jongkok tangan !ertumpu sejauh <C m dari ujung kaki untuk
mendapatkan sikap kaki lurus. Tumpukan dahi di depan tangan sehingga
menjadi punak segi tiga dengan angan.
2) Panggul menggeser la!ih ke depan dan tungkai menegas dan terjun ke
depan atas sera"a tangan menolak dengan kuat.
3) )adan melenting, kemudian kaki mendarat di lantai dan panggul maju.
Kepala dan lengan ter!uka ke atas.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>6
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 06. (erakan lenting kepala (head kip)
Cara mem!antu:
8ari samping pelaku, tangan "ang di dalam mendorong penggang dan tangan
"ang di luar mem!antu mendaratn"a kaki.
Kesalahan umum:
1) /arak tumpuan tangan dan kaki terlalu jauh atau dekat.
2) Tumpuan kepala sala, misaln"a kepala tunduk.
3) Tidak memajukan panggul ke depan untuk mem!angun momentum.
4) .aktu melakukan kip tidak tepat, mendahului atau terlam!at.
5) Seperti kesalahan1kesalahan lain pada kip.
B. K"da.K"da )Peti lompat0
a. 'nang1anangIa#alan
'nang1anangIa#alan dalam melakukan gerakan di peti lompat adalah lari
dalam jarak tertentu utnuk melakukan sesuatu !entuk lompatan. )e!arapa hal
"ang penting dalam melakukan a#alan "aitu:
1) harus terapai dalam suatu keepatan "ang optimal
2) gerakan lari tidak mengganggu gerakan lompat, sehingga pelompat dapat
menurahkan perhatian pada saat menolak, untuk itu langkah harus tetap
ringan dan lanar.
3) )agian akhir tidak perlu menam!ah keepatan lari, namun konsisten dan
kosentrasi pada tolakan.
4) Langkah terakhir harus tepat pada titik tolakan pada papan tolak.
)e!erapa ontoh latihan a#alan dan tolakan:
1) Lompat Parit
Cara melakukan:
1 !erdiri pada titik a#al anang1anang. Melakukan anang1anang
menuju papan tolak dengan langkah lari "ang tetap dan !adan
ondong ke depan.
1 Menolak dengan kaki kiri pada papan tolak !ersama lengan dan kaki
kanan di a"un ke depan atas.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
><
Teori dan Praktek Senam I
1 8i udara atau saat mela"ang kedua kaki rapat. Mendarat di atas
matras dengan lutut ditekuk sedikit untuk men"erap tekanan.
(am!ar 0<. Lompat Parit
2) Lompat )erdiri
Cara melakukan:
1 )erdiri pada titik permulaan ananag1anang menghadap ke arah
papan tolak.
1 Lari dengan lanar menuju papan tolak, pada langkah terakhir di
udara kedua kaki dirapatkan, menolak pada papan sera"a menga"un
lengan ke atas kuat.
1 )adan mela"ang dalam sikap !erdiri tegak dengan lengan ke atas
sampai mendarat ke matras. Saaat mendarat lutut ditekuk sedikit
untuk men"erap tekanan

I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>E
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 0E. Lompat )erdiri
b. Lompat /ongkok
=raian pelaksanaan:
1 8engan aang1anang satu langkah melompat dari papan tolak ke atas kuda1
kuda dengan kedua tangan lurus ke depan siap untuk !ertumpu (jadi ada
sikap mela"ang)
1 Sam!il tangan menolak pada kuda1kuda kuat1kuat panggul diangkat tinggi
le!ih dari !ahu dan serempak kaki dijongkokkan diantara kedua tangan.
1 Pertahankan sikap jongkok samapai tu!uh melampaui kuda1kuda kemudian
luruskan !adan dalam posisi $ertikal se!elum mendarat. /angan lupa lutut
sedikit ditekuk untuk men"erap jatuh dan tangan ke atas depan untuk
menjaga keseim!angan.
Cara mem!antu:
1 Pada saat melompat pem!antu harus menempatkan diri di samping kuda1
kuda dan menangkap lengan pelompat dengan salah satu tangan dan tangan
"ang lain menjaga apa!ila terjadi salah grak "ang men"e!a!kan punggung
atau !agian lain men"entuh kuda1kuda dan mem!aha"akan. 8alam keadaan
demikian pem!antu harus mem!im!ing pelompat ke tempat mendarat
(matras) atau meungkin kem!ali ke papan tolak, tergantung keadaan.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>B
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 0B. Lompat /ongkok
Kesalahan =mum:
1 Setelah menolak pada papan tidak ada saat mela"ang
1 Panggul tidak naik tinggi sehingga sukar melakukan sikap jongkok "ang
mulus mele#ati antara kedua tangan.
1 Sikap jongkok tidak sempurna sehingga sukar mele#ati kuda1kuda.
1 Tangan !ertumpu lama !ukan menolak sehingga pada saat mendarat !erat
!adan ke !elakang. Ini !er!aha"a se!a! tu!uh akan jatuh ke !elakang dan
ada kemungkinan punggung atau kepala men"entuh kuda1kuda. Ini sering
terjadi apa!ila tolakan pada papan kurang kuat.
c. Lompat Kangkang
=raian pelaksanaan:
1 8engan aang1anang satu ata dua langkah menolak pada papan tolak dan
melompat ke atas kuda1kuda dengan kedua tangan lurus ke depan siap untuk
!ertumpu. Tu!uh dalam sikap mela"ang. =ntuk itu jarak papn tolak harus
disesuaikan.
1 Sam!il tangan menolak pada kuda1kuda kuat1kuat panggul dan kedua
tungkai di!uka ke samping sele!ar1le!arn"a dalam melampaui kuda1kuda.
1 Luruskan !adan dalam posisi $ertikal se!elum mendarat, lutut ditekuk
sedikit dan tangan diangkat ke atas untuk menjaga keseim!angan.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
>5
Teori dan Praktek Senam I
(am!ar 05. Lompat Kangkang
Cara mem!antu:
1 Pertolongan atau !antuan paling mungkin di!erikan dari depan sam!il
!erdiri dengan menangkap lengan atas pelompat pada saat pelompat
menolakkan tangann"a pada kuda1kuda. ,ang paling penting mendapat
pertolongan adalah !ila terjadi kaki pelompat men"entuh atau mengenai atal
sehingga men"e!a!kan tergelinir. Ini sering terjadi pada kuda1kuda "ang
dipasang melintang.
Kesalahan umum:
1 Tangan terlalau epat menumpu pada kuda1kuda padahal !adan !elum di
atasn"a. Lompatan menjadi rendah dan kaki seringkali !engkok atau
mengenai alat.
1 'rah tolakan mendatar sehingga pelompat mendorong atau mena!rak alat.
1 Kaki kurang di!uka sehingga mengenai alat.
1 Tolakan kurang kuat sehingga panggul tidak terangkat. Ini dapat
mengaki!atkan pendaratan dengan sikap !adan ondong ke !elakang.
d. Lompat (uling depan.
=raian pelaksanaan:
1 8engan anang1anang "ang tepat,menolak pada papan dengan kuat, !adan
ondong ke depan. Pandangan dan tangan mengarah ke depan "aitu tepat
pada tangan !ertumpu
1 Pada saat !ertumpu tangan kuat, panggul dan tungkai naik le!ih tinggi dari
!ahu. Tangan harus melakukan !engkokan sedikit untuk men"erap tekanan.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
?C
Teori dan Praktek Senam I
1 Kepala dilipat dan pundak diletakkan pada !oD dan roll ke depan. Pada saat
panggul kontak dengan !ok tungkai dilipat ke dada disertai kedua tangan
memegang !agian !a#ah lutut.
1 Setelah menapai sikap jongkok selanjutn"a !erdiri dan melompat dan
mendarat di atas matras.
Cara mem!antu:
1 Pertolongan dianjurkan dua orang melakukan !antuan dari samping kiri dan
kanan. 8engan se!elah tangan menangkap lengan ke atas pelompat dan
tangan "ang lain menahan pundakn"a pada saat pelompat meletakkan
pundakn"a itu utnuk melakukan roll ke depan. )agi pemula tinggi !oD
adalah setinggi panggul dan pem!antu hendakn"a menjaga pelompat dalam
melakukan roll, terutama pemula "ang sering melakukan roll ke pinggir !oD
atau tidak lurus "ang men"e!a!kan jatuh.
(am!ar ;C. Lompat @ol 8epan
Kesalahan umum:
1 'nanag1anang tidak tepat.
1 Tolakan pada papan kurang kuat dan arahn"a kurang tepat.
1 Panggul tidak naik pada saat tangan !ertumpu di atas !oD.
1 Tangan !ertumpu terlalu jauh atau terlalu dekat atau tidak melakukan
gerakan men"erap tekanan.
1 (erakan roll tidak lurus atau di !agian sisi atas !oD.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
?0
Teori dan Praktek Senam I
&etode:
Metode "ang digunakan dalam pem!elajaran pemahaman dasar1dasar senam I
meliputi:
1) Ceramah
2) 8emostrasi
3) Tan"a /a#a!
4) Penugasan
E3al"asi:
Kisi1kisi asesmen:
Kompetensi Indikator Penapaian
Strategi 'sesmen
Metode asesmen
)entuk
Tagihan
&omor
Soal
Pemahaman
teknik1teknik
keterampilan
senam dasar I
1) Menjelaskan
memperagakan
keterampilan dasar senam
Tes keterampilan Praktek 0, ; ,> ?,
6, <, E
2) Menjelaskan dan mampu
melakukan keterampilan
dasar senam ketangkasan
kuda1kuda
Tes keterampilan Praktek B
Soal:
1. Co!a peragakan keterampilan gerakan dasar roll depan L
2. Co!a peragakan keterampilan gerakan roll !elakang L
3. Co!a peragakan keterampilan gerakan head stand L
4. Co!a peragakan keterampilan gerakan !erdiri dengan kepala L
5. Co!a peragakan keterampilan gerakan lonat harimau L
6. Co!a peragakan keterampilan gerakan stud
7. Co!a peragakan keterampilan rangkaian gerakan dasar senam I L
8. Co!a peragakan keterampilan gerakan dasar kuda1kuda
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
?;
Teori dan Praktek Senam I
8a2tar Pustaka:
'gus Mahendra. ;CCC. Senam. /akarta:8epdiknas
Imam 4ida"at dan P. Pengga!ean. 05EB. Senam dan .etodik. /akarta: Sinar
4uda"a.
Mahmudi Sholeh. 055;. Senam. /akarta 8epdik!ud.
&e#ton C Loken and @o!ert / .illough!", 05B<. Petun/uk 0engkap Ginastik.
Terjemahan. Semarang: 8ahara Pri-e.
Sukarma, M. 05B<. Senam dan .etodik. /akarta: Karunia
Sumanto , dan Suki"o. 055;. Senam. /akarta: 8epdik!ud.
Toho Cholik M dan @usli Lutan. 055E. Pendidikan /asmani dan 1ese!atan.
/akarta: 8epdik!ud.
I Wayan Artanayasa, S.Pd.
?>