You are on page 1of 17

TUGAS FITOKIMIA

MAKALAH
SUMBER SENYAWA OBAT DARI BAGIAN AKAR TUMBUHAN






OLEH :
Armala Sahid
Hana Safira
Magfira M.
Dian Adriani Saputri
Afdil Viqar Viqhi
Ridho Selpiyani
Syahrezha
Susana S.
Chanifah Puspitasari
Muh. Radi Mukmiel
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2014
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Tanaman obat sudah banyak sekali digunakan oleh manusia sejak zaman dahulu.
Bahkan dipercaya mempunyai khasiat yang lebih ampuh daripada obat-obat dokter.
Namun, karena perkembangan jaman dan semakin meningkatnya pengetahuan
manusia tentang farmakologi dan ilmu kedokteran, banyak masyarakat yang beralih
ke obat-obatan dokter karena lebih mempercayai obat-obatan kimia yang telah teruji
khasiatnya secara laboratorium, dibandingkan dengan obat tradisional yang banyak
belum bisa dibuktikan secara laboratorium.
Seiring berjalannya waktu, kehidupan berubah. Dengan adanya krisis moneter,
masyarakat terdorong kembali menggunakan obat-obat tradisional yang boleh
dikatakan bebas dari komponen impor, terutama bebas dari bahan-bahan kimia
yang kemungkinan dapat berakibat fatal bagi kesehatan tubuh.
Karena dengan perkembangan teknologi pula, semakin banyak tanaman obat
tradisional yang telah bisa dibuktikan khasiatnya secara laboratorium dan dijamin
aman untuk dikonsumsi dan bisa menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek
samping.
Banyak bagian tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat, diantaranya adalah
bagian buah, batang, daun, dan akar atau umbi. Oleh karena pentingnya tanaman-
tanaman obat tersebut maka perlu kita mempelajarinya dengan baik sehingga dapat
berdaya guna bagi kita.

1.2 Tujuan
Memberikan gambaran mengenai manfaat dari akar tumbuhan yang terdapat pada
berbagai jenis tanaman.







BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian tanaman obat

Sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya
mulai dari sejak itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya
untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupannya, termasuk keperluan obat-
obatan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan. Kenyataan menunjukkan
bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat
mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Hal ini menunjukkan
bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah
memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan
masyarakat.
Tanaman obat merupakan segala jenis tumbuh-tumbuhan yang mempunyai khasiat
atau kegunaan sebagai obat.

2.2 Tanaman obat yang berfungsi sebagai sumber senyawa obat

Bagian akar atau umbi
Anatomi tumbuhan atau fitotomi merupakan analogi dari anatomi manusia atau
hewan. Anatomi tumbuhan biasanya dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan
hierarki dalam kehidupan

Akar adalah bagian pokok di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang
tubuhnya telah merupakan kormus.
Struktur Anatomi dari Akar terdiri dari:
Epidermis (kulit luar)
Korteks
Endodermis
Silinder Pusat / Stele
Sifat-sifat akar:
a. merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan
arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop),
meninggalkan udara dan cahaya.
b. tidak berbuku-buku, jadi juga tidak beruas dan tidak mendukung daun-daun atau
sisik-sisik maupun bagian-bagian lainya.
c. warna tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan.
d. tumbuh terus pada ujungnya, tetapi umumnya pertumbuhannya masih kalah
pesat jika dibandingkan dengan bagian permukaan tanah.
e. bentuk ujungnya seringkali meruncing, hingga lebih mudah untuk menembus
tanah.
Secara umum, ada dua jenis akar yaitu:
1. Akar serabut. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan monokotil. Walaupun
terkadang, tumbuhan dikotil juga memilikinya (dengan catatan, tumbuhan dikotil
tersebut dikembangbiakkan dengan cara cangkok, atau stek). Fungsi utama
akar serabut adalah untuk memperkokoh berdiriny tumbuhan.
2. Akar tunggang. Akar ini umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil. Fungsi
utamanya adalah untuk menyimpan makanan.

Bagian akar yang sering kita sebut sebagai rimpang. Dan bagian-bagian
tanaman tersebut mempunyai klasifikasi penyembuhan penyakit yang berbeda-
beda. Jenis akar yang digunakan sebagai obat contohnya sebagai berikut :

a. Akar Bawang Putih (Garlic/Allium sativum) termasuk dalam Familli Lilyacea.
Tanaman ini berbentuk rumput dan mempunyai suing tunas yang timbul pada
pangkal batang bentuknya lebih menyerupai umbi-umbi kecil yang telah berubah
bentuk dan fungsinya. Umbi-umbi kecil tersebut disebut suing.
Kandungan Kimia dan Kegunaannya
Senyawa yang ada pada akar bawang putih adalah alisin. Ketika bawang putih
dimemarkan/dihaluskan, zat aliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai.
Dengan dorongan enzim alinase, aliin terpecah menjadi alisin, amonia, dan asam
piruvat. Bau tajam alisin disebabkan karena kandungan zat belerang. Aroma khas ini
bertambah menyengat ketika zat belerang (sulfur) dalam alisin diterbangkan
ammonia ke udara, sebab ammonia mudah menguap. Senyawa alisin berkhasiat
menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi gejala
diabetes dan mengurangi tekanan darah.
Selain alisin, bawang putih juga memiliki senyawa lain yang berkhasiat obat, yaitu
alil. Senyawa alil paling banyak terdapat dalam bentuk dialil-trisulfida yang
berkhasiat memerangi penyakit-penyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan
sel-sel baru.
Manfaat akar bawang putih untuk terapi antara lain :
a. sebagai obat batuk, sakit gigi, sakit telinga, atherosclerosis, diare, disentri, diptheri
dan vaginitas.
b. menurunkan takanan darah tinggi
c. menurunkan kolesterol
d. menurunkan gula darah pada penderita diabetes
e. mendorong reaksi penawar racun
f. meningkatkan system kekebalan tubuh
g. melindungi serangan kanker dan jantung.
h. antimikroba(antibakteri, anti jamur, anthelmintic)
i. pengobatan asma dan gangguan pernafasan lain
j. pengobatan gangguan pencernaan.

b. Akar Bawang merah (onion/Allium cepa) termasuk dalam Familli Lilyacea yang
berasal dari Asia Tengah.
Manfaat bawang merah:
1. menurunkan lemak darah
2. mencegah pembekuan darah
3. menurunkan tekanan darah
4. menurunkan aktivitas gula darah
5. menyembuhkan asma
6. melawan sel tumor, dan
7. menyembuhkan leukimia.
8. Batuk.
9. Haid tidak teratur.
10. Kencing manis.
11. Obat cacing.
12. Demam pada anak-anak (obat luar).
13. Perut kembung pada anak-anak (obat luar).

c. Akar Bawang bombay
Salah satu zat yang dikandung akar bawang bombay adalah gultation. Gultation
adalah salah satu unsur yang berfungsi sebagai anti oksidan. Zat ini juga terdapat
pada liver dan bola mata. Bila gultation berkurang, akan mengakibatkan
menurunnya fungsi hati dan memicu terbentuknya katarak.
Bawang bombay juga banyak mengandung vitamin B1 yang berfungsi untuk
mendorong vitalitas dan meningkatkan nafsu makan. Pada penelitian yang dilakukan
oleh salah satu universitas di Amerika pada tahun 2004, diteliti reaksi perkembangan
sel kanker bial sel tersebut disatukan dengan zat-zat yang dikeluarkan oleh bawang
bombay. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa beberapa jenis baawang bombay
dapat berkhasiat untuk mencegah kanker hati dan kanker usus besar.
Manfaat bawang bombay bagi kesehatan :
Menurunkan kadar gula darah
Menurunkan kolesterol dan tekanan darah
Untuk mencegah kanker

d. Akar Wortel (Carrot / Daucus carota), termasuk dalam famili Umbeliflorae,
tanaman ini memiliki batang yang sangat pendek sehingga hampir tidak kelihatan
sebagai batang pada umumnya
Manfaat wortel untuk terapi, antara lain yaitu:
1. membantu indera penglihatan
2. mencegah kanker dan paru-paru
3. menurunkan kolesterol darah dan mencegah konstipasi.
Wortel mengandung pro vitamin A yang sangat tinggi, oleh karena sangat baik untuk
menjaga kesehatan mata, khususnya pada anak-anak dan dapat meningkatkan
ketahanan tubuh terhdap penyakit infeksi. Kandungan karoten terutama bet karoten
dalam wortel berfungsi sebagai anti kanker. Penelitian di Swedia tahun 1976
mengemukakan bahwa wortel adalah satu dari 2 bentuk diet(satunya diet jeruk)
untuk menghalangi kanker pankreas.
Untuk memperoleh zat anti kanker yang lebih banyak, sebaiknya wortel dikonsumsi
dalam keadaan masak, karena pemasakan akan membantu meningkatkan karoten 2
kali lebih banyak. Namun pemasakan yang terlalu lama akan menghilangkan beta
karoten tersebut. Serta dengan mengkonsumsi 200g wortel mentah tiap pagi maka
kolesterol darah akan turun ± 11%.
Khasiat Wortel
1. Baik Untuk Penglihatan dan Imunitas
Wortel merupakan jenis sayuran terpopuler kedua setelah kentang. Wortel
mengandung vitamin A yang tinggi. Vitamin A dan Beta karoten kadang-kadang
diresepkan untuk hal yang sama, karena beta karoten di dalam tubuh dikonversi
menjadi vitamin A. Beta karoten sendiri termasuk dalam golongan karotenoida
dan telah diidentifikasi terdapat lebih dari 600 jenis karoten yang berbeda. Antara
lain yang cukup dikenal di dunia kesehatan adalah karoten, lutein, dan lycopen.
Beta karoten merupakan bagian penting dari karoten. Jika tubuh diberi asupan
beta karoten maka tubuh akan membentuk vitamin A sesuai yang diperlukan
tubuh sehingga menyantap wortel menjadikan cara yang aman untuk memperoleh
vitamin A.
2. Mencegah kanker
Dibandingkan dengan sayuran lain, wortel paling banyak mengandung beta
karoten, rata-rata 12.000 IU; para ahli menganjurkan 15.000-25.000 IU per hari.
Penelitian dari National Cancer Institute mengaitkan kandungan tinggi beta
karoten dengan pencegahan kanker, karena sifat antioksidannya yang melawan
kerja destruktif sel-sel kanker. Di samping itu beta karoten membantu sistem
kekebalan tubuh yang menghasilkan ‘killer cell’ alami.
Lain lagi dengan penelitian di Kanada yang menguji kekebalan tubuh pada 50
orang yang berusia di atas 65 tahun mendapatkan nutrisi yang mengandung beta
karoten dan vitamin E dalam jumlah ekstra. Setelah beberapa saat mereka
menjadi lebih jarang mengalami batuk pilek, flu, dan infeksi lain dibandingkan
orang yang tidak menggunakan suplemen. Dan jika mereka sakit, mereka lebih
cepat sembuh.
3. Mencegah rabun senja dan memperbaiki penglihatan
Karoten juga baik untuk kesehatan mata. Membantu mencegah terjadinya rabun
senja dan memperbaiki penglihatan yang lemah. Kekurangan vitamin A atau yang
dikenal dalam istilah kedokteran sebagai Avitaminosis A dapat menyebabkan buta
ayam atau rabun senja.

e. Akar Lengkuas merah
Lengkuas yang biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas merah
(Alpinia purpurata K Schum). Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional
lainnya disebutkan, lengkuas merah memiliki sifat antijamur dan antikembung. Efek
farmakologi ini umumnya diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin,
eugenol, galangan dan galangol.
Basonin dikenal memiliki efek merangsang semangat, eugenol mencegah ejakulasi
prematur, antijamur Candica albicans, antikejang analgetik, anestetik, dan penekan
pengendali gerak, galangan meredakan rasa lelah, antimutagenik, penghambat
enzim siklo-oksigenase dan lipoksogenase, sementara galangol dapat merangsang
semangat dan menghangatkan tubuh.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Reumatik, Sakit Limpa, Gairah seks, Nafsu makan, Bronkhitis; Morbili, Panu.

f. Akar Bengkuang
Kandungan Zat Gizi Bengkuang
Bengkuang merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi yang sangat penting
untuk kesehatan terutama vitamin dan mineral. Vitamin yang terkandung dalam
bengkuang yang paling tinggi adalah vitamin C. Sedangkan mineral yang
terkandung dalam bengkuang adalah fosfor, zat besi, kalsium dan lain-lain.
Bengkuang juga merupakan buah yang mengandung kadar air yang cukup tinggi
sehingga dapat menyegarkan tubuh setelah mengkonsumsinya dan menambah
cairan tubuh yang diperlukan untuk menghilangkan deposit-deposit lemak yang
mengeras yang terbentuk dalam beberapa bagian tubuh. Oleh karena itu,
bengkuang dianggap dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan
1. Mengobati Wasir
Wasir terjadi karena gangguan aliran darah di sekitar dubur sehingga pembuluh
darah melebar dan membengkak. Tidak semua penderita wasir memerlukan
pengobatan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya
tonjolan dan gatal-gatal. Dengan pengobatan apapun kemungkinan wasir dapat
kambuh kembali tergantung dari kebiasaan makan, minum dan buang air besar.
Kandungan serat dalam bengkuang dapat membantu mengatasi wasir. Karena
salah satu fungsi serat yaitu membantu memperlancar saluran pencernaan dan
pengeluaran feses sehingga tidak sulit dan tidak menimbulkan rasa sakit serta
mengurangi penekanan ketika mengeluarkannya.
2. Mengobati Demam
Bengkuang yang mempunyai sifat kimiawi yang berkhasiat mendinginkan dapat
digunakan untuk menurunkan demam. Umbi bengkuang dapat dimakan secara
langsung maupun dibuat dalam bentukjus yang diminum pagi dan sore.
3. Baik Bagi Penderita Penyakit Diabetes Mellitus
Serat makanan yang terdapat dalam bengkuang berperan dalam menurunkan
kadar gula dalam darah karena diserap secara perlahan dan tidak semuanya
diubah menjadi glukosa. Dengan demikian serat pada bengkuang dapat
mengendalikan gula darah para penderita diabetes mellitus.
Dalam upaya mempertahankan kadar gula dalam darah tetap normal, bengkuang
dibuat dalam bentuk jus atau dapat pula diparut kemudian disaring lalu diambil
sarinya dan diminum setiap pagi dan malam hari
4. Mengobati Sariawan
Kandungan vitamin C dalam bengkuang yang bertindak sebagai antioksidan
dapat membantu mempercepat proses penyembuhan penderita sariawan.
Bengkuang dapat diberikan pada penderita sariawan dengan cara dibuat dalam
bentuk jus yang kemudian ditambahkan dengan madu dan air secukupnya.
5. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Terapi jus bengkuang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol dalam darah.
Kandungan air dan serat dalam bengkuang dapat membantu menurunkan kadar
kolesterol dalam darah. Selain serat dan kadar air yang tinggi, kandungan vitamin
C dalam bengkuang yang berfungsi sebagai antioksidan juga dapat membantu
dalam proses penurunan kadar kolesterol dalam darah.

g. Akar Temulawak
Kandungan Kimia : Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa
kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean dan turmerol atau yang
sering disebut minyak menguap. Kemudian minyak atsiri, kamfer, glukosida,
foluymetik karbinol. Dan kurkumin yang terdapat pada rimpang tumbuhan ini
bermanfaat sebagai acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang)
dan anti hepototoksik (anti keracunan empedu).
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit limpa, Sakit ginjal, Sakit pinggang, Asma, Sakit kepala; Masuk angin, Maag,
Sakit perut, Produksi ASI, Nafsu makan; Sembelit, Sakit cangkrang, Cacar air,
Sariawan, Jerawat;

h. Akar Jahe
Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai
rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang
menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa
keton bernama zingeron.
Manfaat jahe, berdasar sejumlah penelitian, antara lain:
Merangsang pelepasan hormon adrenalin, memperlebar pembuluh darah, sehingga
darah mengalir lebih cepat dan lancar. Tubuh pun menjadi lebih hangat, kerja jantun
memompa darah lebih ringan. Akibatnya, tekanan darah menjadi turun.
Jahe mengandung dua enzim pencernaan yang penting. Pertama, protease yang
berfungsi memecah protein. Kedua, lipase yang berfungsi memecah lemak. Kedua
enzim ini membantu tubuh mencerna dan menyerap makanan.
Jahe sekurangnya mengandung 19 komponen bio-aktif yang berguna bagi tubuh.
Komponen yang paling utama adalah gingerol yang bersifat antikoagulan, yaitu
mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah,
penyebab utama stroke, dan serangan jantung. Gingerol diperkirakan juga
membantu menurunkan kadar kolesterol.
Memblok serotonin, yaitu senyawa kimia pembawa pesan. Senyawa ini
menyebabkan perut berkontraksi, sehigga timbul rasa mual. Misalnya pada orang
yang mengalami mabuk perjalanan. Jadi, untuk mencegah mabuk perjalanan, ada
baiknya minum wedang jahe sebelum bepergian. Caranya: pukul-pukul jahe segar
sepanjang 1 ruas jari, masukkan dalam satu gelas air panas. Beri madu
secukupnya, lalu minum. Bisa juga menggunakan sepertiga sendok teh jahe bubuk,
atau kalau tahan, makan dua kerat jahe mentah.
Membuat lambung menjadi nyaman, dan membantu mengeluarkan angin. Bisa
meringankan kram perut saat menstruasi atau kram akibat terlalu banyak
mengkonsumsi makanan berlemak.
Membantu tubuh melawan pilek dan flu. Jahe mengandung antioksidan yang
membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam
tubuh.
Jahe merupakan pereda rasa sakit yang alami dan dapat meredakan nyeri rematik,
sakit kepala, dan migren. Caranya, minum wedang jahe 3 kali sehari. Bisa juga
minum wedang ronde, mengulum permen jahe, atau menambahkan jahe saat Anda
membuat soto, semur, atau rendang.

i. Akar Kencur
Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-empon/tanaman
obat yang tergolong dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau
rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang dimanfaatkan
sebagai stimulan.
Khasiat Kencur
Rimpang kencur bermanfaat sebagai sumber minyak atsiri, penyedap makanan,
minuman, juga bahan jamu dan obat. Minyak atsiri dalam kencur berupa sineol,
asam metal kanil, dan pendekaan. Minyak atsiri ini bias diperoleh dengan cara
menyuling rimpangnya.
Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur mengandung
kurang lebih 23 macam senyawa. Tujuh belas di antaranya mengandung senyawa
aromatic, monoterpena, dan seskuiterpena. Senyawa terakhir punya efek
mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri (daya analgesic). Kencur juga bersifat
stimulant, sehingga bias sebagai penambah tenaga. Selain itu juga bersifat
karminatif atau meluruhkan angina, jadi menghilangkan kembung di perut.
Di Cina, kencur digunakan untuk obat berbagai penyakit, selain sakit gigi juga
memar, nyeri dada, sakit kepala, dan sembelit. Kabarnya, kencur juga bias untuk
mengobati tetanus, radang lambung, muntah-muntah, panas dalam, serta
keracunan.






BAB III
PENUTUP

3.1. Simpulan

a) Pengertian tanaman obat
Tanaman obat merupakan segala jenis tumbuh-tumbuhan yang mempunyai
khasiat atau kegunaan sebagai obat.
Banyak bagian tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat, diantaranya adalah
bagian buah, batang, daun, dan akar atau umbi. Oleh karena pentingnya
tanaman-tanaman obat tersebut maka perlu kita mempelajarinya dengan baik
sehingga dapat berdaya guna bagi kita.
Karena dengan perkembangan teknologi pula, semakin banyak tanaman obat
tradisional yang telah bisa dibuktikan khasiatnya secara laboratorium dan dijamin
aman untuk dikonsumsi dan bisa menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan
efek samping.

b) Teknologi pengolahan obat
1. Penyortiran
2. Pencucian
3. Penirisan dan Pengeringan
4. Penyimpanan
5. Pengolahan

Saran
Penyusun menyarankan pada para pembaca sekalian untuk semakin menggalakkan
penggunaan tanaman obatkhususnyapadaakartumbuhan karena melihat bahwa
tanaman obat memiliki fungsi dan khasiat yang lebih ampuh dibandingkan dengan
obat-obatan kimia. Selain itu juga tanaman obat lebih mudah didapat dan diolah
dengan teknologi yang lebih sederhana serta pembudidayaannya juga tidak
membutuhkan banyak biaya.



DAFTAR PUSTAKA

Santoso, Hieronimus Budi .1998. Tanaman Obat Keluarga.Yogyakarta:Teknologi
Tepat Guna
http://www.duniaflora.com/mod.php?mod=publisher&op=printarticle&artid=44
http://putramaja.tripod.com/Tanaman/Pengobatan.htm
www.asiamaya.com
http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Teknologi%20Pengolahan%20Tanam
an%20Obat%20dan%20Peranan%20Tanaman%20Obat%20Dalam%20Pengemban
gan%20Hutan%20Tanaman&&nomorurut_artikel=294
















PERTANYAAN :
1. Senyawa yang terdapat pada akar bawang putih yang digunakan sebagai
sumber senyawa obat adalah..
a. alisin
b. anilin
c. akasin
d. eduxin
2. Salah satu manfaat akar bawang putih adalah..
a. Mengobati sariawan
b. Menurunkan tekanan darah tinggi
c. Antihipertensi
d. Membantu indera penglihatan
3. Gultation adalah salah satu senyawa yang dikandung oleh akar bawang
bombay yang berfungsi sebagai..
a. Antiinflamasi
b. Antianalgesik
c. antioksidan
d. antihipertensi
4. Adapun penyakit yang dapat diobati oleh akar lengkuas merah adalah..
a. Reumatik, Sakit Limpa, Gairah seks, Nafsu makan, Bronkhitis; Morbili,
Panu.
b. Reumatik, Sakit Limpa, Gairah seks, mempertajam penglihatan.
c. Nafsu makan, Bronkhitis, menurunkan berat badan
d. Salah semua
5. Vitamin paling banyak yang terkandung dalam bengkuang adalah..
a. Vitamin B1
b. Vitamin B12
c. Vitamin A
d. vitamin c
6. Kandungan Kimia Daging buah (rimpang) temulawak mempunyai beberapa
kandungan senyawa kimia antara lain berupa..
a. Anilin dan alasin
b. fellandrean dan turmerol
c. occnatal dan tregendor
d. Benar semua
7. kurkumin yang terdapat pada rimpang(akar) tumbuhan temulawak
bermanfaat sebagai..
a. antianalgesik,antidiare, dan penurun tekanan darah.
b. Mencegah diabetes mellitus
c. acnevulgaris, disamping sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti
hepototoksik (anti keracunan empedu).
d. A dan B benar
8. Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer yang
digunakan sebagai..
a. Bahan peptisida
b. Bahan pengganti obat
c. Obat tradisional
d. rempah-rempah dan bahan obat.
9. Rimpang (akar) jahe berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas
tengah. Rasa dominan pedas disebabkan oleh senyawa..
a. Asam aksida
b. keton bernama zingeron
c. Aldehid yaitu dokpanal
d. Aromatic monoterpa
10. Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis empon-
empon/tanaman obat yang tergolong dalam suku temu-temuan
(Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri
dan alkaloid yang dimanfaatkan sebagai..
a. stimulan
b. Stimulan dan antianalgesik
c. Antianalgesik dan pengaroma
d. Pengaroma dan stimulan
11. Berdasarkan analisis laboratorium, minyak atsiri dalam rimpang kencur
mengandung kurang lebih 23 macam senyawa. Tujuh belas di antaranya
mengandung senyawa aromatic, monoterpena, dan..
a. Kurkumin
b. Seskuiterpena
c. Krasononan
d. Pertrenalin

12. Selain sebagai antianalgesik Kencur juga bersifat stimulant, sehingga bisa
sebagai penambah tenaga. Selain itu juga bersifat karminatif yaitu untuk..
a. karminansia
b. analgetika
c. meluruhkan angina, jadi menghilangkan kembung di perut
d. menurunkan kadar gula darah dalam tubuh

13. Bawang bombay juga banyak mengandung vitamin B1 yang berfungsi untuk ..
a. Bahan tambahan obat
b. Meningkatkan indera penglihatan
c. mendorong vitalitas dan meningkatkan nafsu makan.
d. Meredakan penyakit lambung

14. Kandungan karoten terutama bet karoten dalam wortel berfungsi sebagai..
a. Senyawa alkaloid
b. Penambah gairah
c. antihipertensi
d. antikanker

15. Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lainnya disebutkan,
rimpang (akar) lengkuas merah memiliki sifat antijamur dan antikembung.
Salah satu senyawa yang berperan dalam efek farmakologi tersebut adalah..
a. Kenaton, resonol, kurfan, dan progesteron
b. basonin, eugenol, galangan dan galangol
c. senyawa senyawa flavonoid
d. salah semua