You are on page 1of 9

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan tuntunan tanganNya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Pengaruh Olahraga Terhadap
Kesehatan yang merupakan salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia .
Dalam makalah ini saya membahas tentang bagaimana pentingnya olahraga dan pengaruhnya
terhadap kesehatan. Data-data yang dimuat dalam makalah ini berasal dari berbagai situs
internet. Saya berusaha mengumpulkan sebanyak mungkin data-data terbaik untuk diberikan
kepada pembaca.
Saya menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
kesempurnaan, namun demikian pembuatan makalah ini telah memberikan banyak manfaat bagi
saya. Saya mengaharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun agar
kedepannya lebih baik karena Semoga dengan makalah ini bisa menambah wawasan dan
pengetahuan kita semua.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita.
Amin.

Singaparna, November 2012


Penulis



DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar isi
BAB 1 Pendahuluan
1. Latar Belakang
2. Rumusan masalah
3. Tujuan makalah
4. Manfaat makalah
BAB 2
1. Dasar pemikiran
2. Pembahasan
BAB 3 Simpulan dan saran
1. Simpulan
2. Saran
Daftar Pustaka








A. Latar belakang
Kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi penampilan dan
kebugaran seseorang. Kesehatan juga adalah sesuatu yang mahal dan sangat berhaga yang
tidak bisa ditukar dengan apapun. Hal tersebut bisa sangat terasa ketika kita sedang sakit.
Setiap orang pasti menginginkan dirinya sehat ,terlihat bugar, segar dan terlihat awet muda.
Tidak seorang yang menginginkan sakit atau terganggu kesehatannya karena semua orang
pasti ingin sehat. Oleh karena itu kita memerlukan olahraga sebagai salah satu hal penting
yang merupakan kebutuhan bagi setiap orang untuk menuju sehat.
Olahraga tentunya merupakan hal umum yang sering kita lakukan untuk menjaga
kesehatan tubuh seseorang . Seseorang berlahraga tentunya mempunyai tujuan umum yang
sama yakni mencapai kesehatan. Meskipun disamping itu juga banyak tujuan lain dari
seseorang berolahraga misalnya menjadi hobi, mencari bakat , uji keberanian dan sebagai
media untuk mencapai prestasi.
Olahraga untuk kesehatan tentu semua orang sudah tahu bahwa sangatlah penting, namun
kesibukan yang kita hadapi terkadang membuat kehabisan waktu untuk berolahraga.Di
Indonesia olahraga sudah dijadikan sebagai gaya hidup bahkan menjadi kebutuhan yang
sangat penting tapi sebagian orang di Indonesia juga masih banyak yang tidak mengetahui
banyaknya manfaat dari olahraga sehingga sangat diperlukan. Di sisi lain, tubuh manusia di
desain untuk selalu bergerak agar segala fungsi tubuhnya berjalan dengan lancar, maka dari
itulah dibutuhkan olahraga . Bila kebutuhan gerak tubuh tidak terpenuhi dengan baik maka
mungkin berbagai penyakit mudah menyerang tubuh kita dan terutama ancaman penyakit
kanker.
Sebagaimana kita tahu pentingnya olahraga bagi kesehatan manusia, maka perlu adanya
kesadaran setiap orang atau pun diadakannya penyuluhan mengenai seberapa pentingnya
pengaruh dan manfaat baik dari olahraga untuk kesehatan, tentunya olahraga yang benar dan
cukup yang mampu kita lakukan tanpa memakan biaya mahal dan bahkan tanpa biaya
sedikitpun.
Untuk itu didalam penulisan makalah ini akan mengulas tentang kesehatan dan
olahraga,serta pengaruh olahraga yang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Selain itu akan
diulas bagaimana dampak bagi orang yang tidak berolahraga khususnya bagi kesehatannya.

B. Rumusan masalah
Kesehatan merupakan faktor yang sangat penting bagi manusia. Banyak hal yang
mempengaruhi kesehatan seseorang. Salah satu hal pentingnya yaitu dengan olahraga.
Berdasarkan hal tersebut penulis merumuskan masalah :
1. Apa manfaat dan pengaruh olahraga bagi kesehatan?
2.Bagaimana dampak bagi seseorang yang tidak suka berolahraga?

C. Tujuan makalah
Olahraga dan kesehatan tentu mempunyai kaitan yang sangat erat. Karena olahraga
menjadi faktor penunjang kesehatan maka perlu adanya kesadaran seseorang untuk berolahraga.
Oleh karena itu tujuan dari makalah ini adalah :
1. Mengetahui apa saja manfaat dan pengaruh olahraga bagi kesehatan
2. Mengetahui dampak bagi seseorang yang tidak suka berolahraga.
3.
D. Manfaat Makalah
Pada zaman sekarang ini olahraga sering kali kita lupakan karena begitunya banyaknya
kesibukan-kesibukan yang membuat kita melupakan pentingnya olahraga. Sebagian orang juga
masi banyak yang belum mengetahui manfaat olahraga. Penulis berharap dengan makalah ini
semua orang dapat mengerti pentingnya olahraga. Selain itu penulis berharap agar orang yang
selalu sibuk dan melupakan olahraga, dapat meluangkan waktunya untuk berolahraga demi
kesehatannya.










BAB II
1. Dasar pemikiran
Kesehatan adalah sumber dari kelancaran hidup seseorang dalam melakukan
aktifitasnya sehari-hari. Pentingnya kesehatan tentu menjadi kebutuhan pokok semua
orang. Sehat merupakan suatu kondisi seseorang merasa nyaman dan tidak tertanggu
secara fisik maupun mental.
Hal tersebut senada dengan pengertian sehat menurut WHO yaitu segala bentuk
kesehatan badan, rohani/mental dan bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat
atau kelemahan-kelemahan. Sehat menurut UU No. 23/1992 yang ditulis dalam
Wikipedia bahasa inidonesia bahwa sehat adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa,
dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan
ekonomis.
Kesehatan yang yang menjadi sesuatu yang penting tentu harus kita jaga dan
syukuri karena kesehatan merupakan berkah terbesar dalam diri manusia yang
diberikan Tuhan. Banyak faktor yang menjadi penunjang kesehatan
seseorang,misalnya makanan, pakaian, tempat tinggal dan faktor yang tak kalah
penting adalah olahraga yang cukup dan teratur.
Olahraga merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk kesehatan. Dan
sesungguhnya olahraga adalah suatu hal yang paling dibutuhkan oleh tubuh kita.
Kondisi pada era globalisasi sekarang ini membuat banyak orang melupakan olahraga
dan mementingkan hal-hal yang menjadi kesibukannya. Padahal olahraga harus
dilakukan meskipun sibuk kita luangkan waktu sejenak untuk berolahraga karena
olahraga menjadi hal penting untuk kesehatan kita.
Meskipun semu orang tahu bahwa olahraga bisa membuat tubuh kita sehat, tapi
sebagian besar belum mengerti betul bagaimana manfaat dan pengaruhnya bagi
kesehatan seseorang. Dan bahkan masi ada banyak yang tidak memetingkan olahraga
karenan tidak tahu manfaat dan pentingnya olahraga untuk kesehatan tubuh kita.
Menurut Wikipedia Olahraga adalah aktivitas untuk melatih tubuh seseorang,
tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani.





.2. Pembahasan
A. Manfaat olahraga bagi kesehatan
Manfaat berolahraga dapat dilihat dari dua aspek. Salah satunya manfaat olah raga
terhadap otak yang diungkapkan oleh Daniel Landers, profesor pendidikan olahraga dari
Arizona State University , antara lain:
1. Meningkatkan kemampuan otak. Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan
konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan
jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli
percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik
2. Menjauhkan dari penyakit
Kebiasaan berolahraga dengan baik akan menjauhkan kita dari penyakit. Contoh
penyakit yang dapat dihindari dengan berolahraga secara benar dan teratur adalah
hipertensi atau tekanan darah tinggi. Juga stoke alias serangan jantung dan penyakit-
penyakit kanker. Dengan melakukan olahraga ringan saja seperti jogging atau lari-lari
kecil,dan jalan santai dapat membuat aliran darah serta supley oksigen berjalan
dengan lamcar diseluruh tubuh.
3. Menambah tenaga
Berolahraga dengan dengan teratur dapat membuat kitamenjadi kuat dan lebih
bertenaga. System kardiovaskular atau peredaran dalam tubuh kita akan terlatih untuk
bekerja lebih pada saat kita berolahraga.hal ini membuat setiap jaringan sel dalam
tubuh memperoleh cukkup oksigen dan nutrisi yang diangkut oleh darah sehingga
tubuh akan kuat dan bertenaga.
4. Terhindar dari obesitas
Olahraga yang teratur akan membuat kita terhindar dari kegemukan atau obesitas
yang menjadi musuh semua orang. Kegiatan olahraga yang bbersifat fisik terbukti
dapat membakar kalori dan lemak dibawah kulit. Semakin berkualitas dan teratur
olahraga yang dilakukan seseorang maka semakin banyak jumlah lemak yang dibkar
dan tentunya obesitas atau kegemukan akan semakin jauh.
5. Membantu menunda proses penuaan. Riset membuktikan bahwa latihan sederhana
seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada
wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan
penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas
itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan
ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar
rumah.
6. Mengurangi stres. Olahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi,
bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan
kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti
jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stres
7. Menaikkan daya tahan tubuh. Jika Anda senang melakukan olahraga meski tak terlalu
lama namun sering atau lama namun dengan santai melakukannya, maka aktivitas itu
bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin,
dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
8. Olahraga dapat meningkatkan kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya dengan mengandalkan
keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan kalau para remaja yang
aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang sama kuat dengan teman-
teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah.

Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra tubuh yang
sehat dan kekuatan fisik yang prima, bukan semata giat berolahraga karena terobsesi
dengan figur fisik para model di sampul majalah
9. Olahraga dapat meningkat perasaan bahagia
banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai
jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan
menggerakkan tubuh secara rutin. Olahraga terbukti manjur dalam meningkatkan
hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin,
dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati.

Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas
olahraga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. Berolahraga
selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang
mendapatkan efek bahagia.

Penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang
menjalani olahraga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan
penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi
yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak
dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olahraga dalam resep pengobatan
mereka disamping obat penenang medis.

10. Meningkatkan gelombang otak alfa

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga, ada penambahan gelombang alfa di otak.
Gelombang otak alfa sudah lama diketahui yang berhubungan dengan rileks dan
keadaan santai seperti pada waktu bermeditasi. Gelombang alfa ini terlihat pada
seorang yang jogging untuk 20 sampai 30 menit, dan tetap dapat diukur setelah
olahraga tersebut berakhir.

Para peneliti mengemukakan bahwa bertambahnya kekuatan gelombang alfa
memberikan kontribusi kepada keuntungan kejiwaan dari olahraga, termasuk
berkurangnya kecemasan dan depresi.
B. dampak bagi seseorang yang tidak suka berolahraga.
1. Mengurangi kekebalan tubuh
Orang yang kurang berolahraga juga akan merasakan dampak negative pada kekebalan
tubuhnya. Pasalnya, distribusi cairan limpa pada tubuh orang yang tidak berolahraga akan
terganggu karena cairan tersebut sangat bergantung pada otot untuk dapat terdistribusi dengana
baik keseluruh bagian tubuh., tidak seperti darah yang distribusinya di pompa oleh jantung.
Cairan limpa diketahui sebagai bagian dari system kekebalan tubuh, sehingga distribusinya
terganggu maka kekebalan tubuh orang tersebut akan ikut menurun dan mudah terserang
penyakit.
2. Terganggunya distribusi oksigen
Saat tubuh dan otot kita digerakan untuk berolahraga, amaka denyut nadi akan ikut
meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi yang dibawanya akan terdistribusi dengan
baik. Dan sebaliknya tentunya hal tersebut tidak akan terjadi bila tubuh tidak berolaraga.
Dampaknya, kita akan merasakan pegal-pegal di sekujur tubuh karena otot terasa kaku saat
mengalami kekurangan oksigen, karena salah satu fungi oksigen adalah menjaga kelenturan otot.
Di samping itu, kerja otak pun tidak akan maksimal akibat kekurangan oksigen, yang dapat
menyebabkan kita sulit berkonsentrasi dan mudah mengalamu pusing kepala.
3. Gangguan syaraf
Kurang berolahraga juga akan mempengaruhi system syaraf, karena dengan tidak
menggerakkan tubuh akan mengakibatkan bagian-bagian tubuh tertentu mengalami tekanan yang
terus menerus sepanjang hari. Hal itu akan mengakibatkan gangguan syaraf di bagian tubuh
tersebut sehingga memicu berbagai masalah kesehatan seperti nyeri dan kesemutan,
4. Meningkatnya resiko kanker
Pada orang-orang yang tidak perbah berolahraga, resiko untuk terkena penyakit
kankerakan meningkat sekitar 45% pada pria, sementara pada wanita sebesar 28%. Olahraga
dapat mengurangi resiko kanker melalui perubahan dalam metabolisme dan system kekebalan
tubuh dengan cara mengurangi pertambahan berat badan.
5. Meningkatkan resiko penyakit jantung
Selain itu, tidak berolahraga juga kana meningkatkan resikoa jangka panjang terkena
penyakit jantung. Pada wanita resikonya meningkat 28%, sementara pada pria meningkat 52%.
6. Mengganggu kesehatan paru-paru
Kurang berolahraga akan mengakibatkan gangguan kesehatan pada par-paru. Akibatnya,
resiko untuk mengalami gangguan pernafasan juga akan meningkat. Pada pria peningkatannya
biasa mencapai 92%, sementara pada wanita mencapai 75%.