You are on page 1of 3

BUDAYA KONSUMERISME MENGHANCURKAN ALAM

Sebuah fakta yang tidak terbantahkan adalah bahwa hidup manusia


sangat tergantung pada alam. Sejarah manusia akan berakhir seiring
dengan berakhirnya sejarah (baca: keberadaan) alam. Kita tidak bisa
membayangkan (setidaknya hingga saat ini) manusia hidup di alam
yang berbeda dari alam yang telah menjadi tempatnya menyejarah
hingga saat ini. Ketergantungan absolut manusia pada alam sangat kita
sadari. amun kesadaran itu kurang diimbangi dengan sikap yang tepat
dalam berelasi dengan alam. Sikap yang kurang tepat itu berakar pada
satu kondisi yang disebut mental konsumtif yang melekat pada manusia.
!ental konsumtif mengambil wujudnya dalam bentuk keserakahan
dalam memanfaatkan alam demi kepuasan yang sifatnya sangat fana
dan sementara.
!ental konsumtif membentuk semacam ideologi konsumerisme. Kamus
"esar "ahasa #ndonesia (K""#) mende$nisikan konsumerisme sebagai
paham atau gaya hidup yang menganggap barang%barang (mewah)
sebagai ukuran kebahagiaan& kesenangan& dan sebagainya. Singkatnya&
konsumerisme adalah gaya hidup yang tidak hemat. Karlina Supeli
dalam 'idato Kebudayaan tahun ()*+ dengan lebih tegas menyatakan
bahwa konsumerisme adalah proses kebudayaan dalam ideologi tata dunia baru yang kita
sebut globalisasi. Melalui berbagai label yang menggiurkan ideologi itu mendesakkan gaya
hidup mewah, prestise, status dan prinsip-prinsip kenikmatan ke dalam benak bawah-sadar
konsumen. Lebih lanjut, Karlina mengatakan bahwa konsumerisme bukan hanya soal
psikologis atau gejala sosial, melainkan gejala budaya yang sengaja dirancang untuk
memungkinkan mesin industri gaya hidup terus berputar. Seperti mahluk rakus yang tidak
pernah kenyang, konsumerisme melahap lahan hijau untuk pembangunan sentra-sentra
bisnis dan mencampur aduk ruang-ruang kultural dengan ruang-ruang ekonomi.
Supeli menunjuk teknologi digital sebagai salah satu sumber kenikmatan terbesar dalam
dunia kontemporer, yang melahirkan dunia maya dan kita boleh bangga karena Indonesia
adalah salah satu dari sepuluh negara pengguna terbanyak internet, meskipun penggunaan
terbanyak (!"# masih untuk media sosial. Indonesia juga merupakan negara pengguna
akti$ facebook nomor empat di dunia. Lebih menakjubkan lagi, ciapan (twit# terbanyak
ternyata berasal dari %akarta. %akarta adalah kota dengan ciap-ciap tertinggi di dunia, &!
twit'detik.
,i depan saya telah menyinggung ketergantungan yang absolut
manusia pada alam. -lam yang saya maksudkan adalah ruang dengan
semua benda& daya& keadaan dan makhluk hidup (termasuk di
dalamnya manusia) dan perilakunya yang mempengaruhi
kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta
makhluk hidup lainya. ,alam relasi yang sangat tergantung itu terjadi
interaksi. #nteraksi manusia dan juga makhluk hidup lainnya dengan
lingkungannya mempengaruhi lingkungan hidupnya dan sebaliknya
dalam batas tertentu manusia dipengaruhi oleh lingkungan hidupnya.
'roses interaksi manusia dengan lingkungan akan mempengaruhi
pula pandangan hidup manusia. 'ada kesempatan ini saya akan
memusatkan perhatian hanya pada pandangan hidup yang melihat
alam sebagai objek yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi hasrat
dan kepuasan ragawi manusia semata yang oleh Supeli disebut
sebagai gaya hidup mewah, prestise, status dan kenikmatan-
kenikmatan lainnya.
"agi orang beriman& alam diciptakan .uhan untuk semua umat manusia
dan makhluk hidup lainnya. -rtinya& sumber daya alam yang tersedia
cukup untuk semua makhluk. #tu berarti& sejak semula& 'encipta
menginginkan adanya keseimbangan dalam relasi antara manusia dan
ciptaan lainnya dalam alam& sebab keseimbangan dalam relasi itu
menjamin keberlangsungan alam itu sendiri dan juga terutama agar
makhluk hidup& utamanya manusia dan ciptaan lain yang kini ada dapat
mencukupi diri dan hidupnya dari alam dan turunan olahan produk alam
sebagaimana juga didapati oleh manusia dan makhluk hidup lainnya
yang ada di masa datang. Singkatnya& 'encipta menghendaki agar
manusia mengelola dan memanfaatkan (hasil) alam secara bertanggung
jawab.
/aktanya& tidak seindah yang dipahami. Ketersediaan yang cukup untuk
semua dirusakkan oleh nafsu manusia& setidaknya sebagian manusia
yang ingin membuat dirinya tampak lebih dari orang lain dalam hal
prestise& kepemilikan dan lain%lain dan juga oleh kelalaian manusia
secara umum dalam merawat alam.
Kita mengetahui& demi prestise dan status sosial& manusia rela
mengoleksi barang%barang mewah yang tidak benar%benar
dibutuhkannya& seperti perhiasan%perhiasan mahal& rumah%rumah
mewah (yang mungkin tidak pernah ditempatinya& kecuali oleh
pembantu)& kendaraan%kendaraan mewah yang hanya memenuhi garasi
dan seterusnya. Sebab dalam relasi antar manusia yang tampak palsu
untuk orang bijak& semakin anda memiliki banyak barang%barang mewah
dan mahal& semakin anda kaya0 semakin anda kaya& maka anda semakin
tampak hebat& status sosial anda semakin tinggi dan anda akan semakin
dihormati. amun& semua itu hanya kepalsuan semata.
"arang%barang mewah yang diadakan demi memenuhi kenikmatan dan
mensuport gaya hidup& prestise dan status sosial yang semu itu hampir
semuanya mengandung bahan dasar yang diambil dari alam. Semakin
besar kebutuhan akan barang%barang mewah dan kekayaan& maka
semakin besar kerusakan alam akan terjadi dan tentu saja ketidak%
seimbangan dalam relasi antar manusia dan alam dan antar sesama
manusia semakin dalam dan melebar.
Kerusakan lingkungan hiu! aki"a# ak#i$i#as manusia
1aya hidup manusia yang konsumtif sebagaimana dipaparkan di atas
mengakibatkan kerusakan alam yang disebabkan oleh akti2itas manusia
sebagai berikut: kebakaran hutan& penggundulan hutan& penambangan&
limbah industri& pencemaran lingkungan.
Kebakaran hutan diakibat dua faktor yakni kemerau panjang dan ulah
manusia. 3lah manusia yang menyebabakan kebakaran seperti
pembukaan lahan dengan membakar hutan. .indakan ini menyebabkan
terjadinya kabut asap dan banyak spesies binatang dan tumbuhan
musnah.
Kerusakan alam juga terjadi karena penggundulan hutan. 'enggundulan
hutan dapat terjadi secara legal % oleh perusahaan%perusahaan yang
mendapat ijin pemanfaatan hutan dari pemerintah& maupun illegal %
penebangan hutan secara liar tanpa i4in& dengan tanpa melakukan
reboisasi kembali pada hutan tersebut.
1aya hidup mewah manusia juga berkaitan langsung dengan akti2itas
penambangan& oleh karena bahan dasar barang%barang mewah
diperoleh dari hasil penambangan. 'enambangan menghasilkan material
alam yang berharga seperti besi& timah& emas dan lain%lain. ,i egara
ini& akti2itas penambangan menyebar hingga ke sulurh pelosok dan
dampak buruknya terhadap lingkungan sudah kelihatan di mana%mana.
"arang%barang penambangan dan hasil pemanfaatan hutan diolah lebih
lanjut dalam industri. 'engolahan ini 5menghasilkan6 limbah industri&
yakni hasil pengolahan pabrik yang tidak berguna. 7imbah ini
merupakan racun yang dapat memusnahkan hewan& tumbuhan dan juga
manusia.
'aparan singkat ini menegaskan kebenaran tesis yang disampaikan pada
awal tulisan ini bahwa hidup manusia sangat tergantung pada alam&
namun ideologi konsumerisme yang dianut sebagian manusia
menyebabkan terjadinya kerusakan alam. Karena itu salah satu upaya
konkrit untuk mengatasi kerusakan atau memulihkan alam adalah
manusia harus berani untuk mengakhiri gaya hidup konsumtifnya dan
kembali membangun relasi yang seimbang dengan alam dengan cara
memanfaatkan hasil alam see$sien mungkin dan melakukan tindakan
pemulihan dengan segera setelah mengambil manfaat dari alam baik
dalam bentuk reboisasi maupun pemulihan areal bekas pertambangan.
Ma% Ail
!engajar di Jakarta Nanyang School 8 "S,.