You are on page 1of 9

LOBI (LOBBYING

)

By
LIA ELVIRA
Lobi dan Negosiasi dalam Komunikasi Bisnis

Kemampuan melakukan lobi adalah pendekatan yang sering digunakan
dalam mencapai kesepakatan tertentu (transaksi). Sebagai aktivitas
komunikasi, lobi tidak jarang justru lebih efisien untuk mempengaruhi
orang lain demi mengambil keputusan sesuai dengan yang diinginkan.
Melakukan lobi adalah melancarkan persuasi, yakni mempengaruhi
orang-orang lain tanpa harus merasa dipengaruhi oleh orang-orang lain
itu.


Teknik Lobi
• Para pelaku tidak hanya melakukan lobi ke berbagai
pihak yang menjadi formal di ruang rapat melainkan
juga melakukan lobi ke berbagai pihak yang menjadi
bagian dari publiknya. Selain lobi, tentu juga
dilakukan negosiasi oleh pelaku bisnis dengan mitra
bisnisnya.


Fungsi Lobi
• Mempengaruhi pengambil keputusan agar keputusannya tidak merugikan
para pelobi dari organisasi/lembaga bisnis
• Lobi juga berfungsi untuk menafsirkan opini pejabat pemerintah yang
kemudian diterjemahkan dalam kebijakan perusahaan
• Memprediksi apa yang akan terjadi secara hukum dan
memberirekomendasi pada perusahaan agar dapat menyesuaikan diri
dengan ketentuan baru dan memanfaatkan ketentuan baru tersebut
• Menyampaikan informasi tentang bagaimana sesuatu kesatuan dirasakan
oleh perusahaan, organisasi atau kelompok masyarakat tertentu
• Meyakinkan para pembuat keputusan bahwa pelaksanaan peraturan
membutuhkan waktu untuk perizinan.

Teknik Lobi

• Menganalisis iklim. Ini dilakukan untuk mengetahui ke arah mana
bergeraknya opini yang sudah terbentuk.
• Menentukan siapa lawan yang akan kita hadapi dan siapa yang
mungkin mendukung kita
• Mengidentifikasi kelompok kecil yang akan menentukan iklim opini
mengenai suatu kelompok masalah, kemudian fokuskan perhatian
pada kelompok kecil yang mewapadai dan peduli terhadap pokok
masalah tertentu
• Membentuk koalisi dengan berbagai kelompok yang setuju dan
akan menyetujui adanya perubahan guna mendukung kita

• Menetapkan tujuan
• Menganalisis penyebab kasus yang muncul
• Menganalisis segmen-segmen khalayak
• Memperhitungkan media dan saluran
komunikasi lain yang ada
• Mengembangkan kasus anda
• Jagalah fleksibilitas

Dalam melakukan lobi, ada beberapa pendekatan:
• Menemui sasaran langsung pada kesempatan tertentu
• Memanfaatkan jasa penghubung yang memiliki keterdekatan hubungan dengan sumber.
• Memanfaatkan kelompok bermain, seperti perkumpulan musik, golf, penyayang
binatang, klub jantung sehat, dan sebagainya.
• Menggunakan alat bantu, seperti telepon.
• Empati, yakni berusaha menempatkan diri pada situasi dan kondisi komunikan. Ciptakan
suasana konsesus agar kerangka referensi terbentuk. Ketahui terlebih dahulu sifat-sifat
khas yang dimiliki komunikan, misalnya hobi, kebiasaan, dan sebagainya.
• Buatlah janji untuk bertemu, jangan memaksa. Persiapkanlah masak-masak segala
sesuatu yang akan dikemukakan.
• Bersikaplah wajar, tenang, jujur , dan percaya diri.
• Jangan mengulang kata-kata yang sama dalam waktu yang pendek.
• Perhatikan kondisi psikologis komunikan.
• Tepatilah janji yang sudah disepakati.


• Pengertian Lobi (Lobbying). Semua pendekatan awal
yang menjurus ke suatu tujuan yang menguntungkan
kedua belah pihak, dan yang lebih tepat untuk
lobbying adalah approaching (pendekatan).

Strategi Pendekatan Lobi:
• Kenali objek yang dituju.
• Persiapan informasi.
• Persiapan diri.
• Berupaya menarik perhatian pendengar.
• Sajikan pengiringan pesan itu dengan jelas agar dapat
diterima dengan jelas dan dipahami.
• Tutup pembicaraan dalam lobi dengan memberi kesan
menyenangkan dan bila ada kelanjutan mereka tetap
antusias.