You are on page 1of 17

AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)

ANGGARAN DASAR (AD)


IKATAN MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING INDONESIA (IMABKIN)
Muqaddimah
Tuhan Yang Maha Esa mengajarkan nilai-nilai luhur ketuhanan kepada manusia melalui
kitab-kitab dan nabi-nabiNya, agar hidup manusia mempunyai panutan dan penuntun menuju hidup
bahagia damai dan sejahtera dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Meyakini bahwa profesi konselor adalah tugas yang mulia dan mempunyai nilai-nilai luhur
maka Mahasiswa Bimbingan dan onseling berkewajiban untuk menanamkan, menegakkan,
memperjuangkan serta mengamalkan nilai-nilai tersebut, demi terwujudnya tujuan bimbingan dan
konseling.
Menyadari akan tanggungjawab sebagai Mahasiswa !"rogram #tudi$ Bimbingan dan
onseling, tanggungjawab terhadap kemajuan kualitas pendidikan dan profesi konselor, serta
tanggungjawab terhadap bangsa dan negara, dengan keyakinan dan kesadaran ini disusunlah
%katan Mahasiswa onseling %ndonesia dengan &nggaran 'asar sebagai berikut(
BAB I
NAMA, WAKTU, TEMPAT DAN KEDUDUKAN
Pasal
NAMA
)rganisasi ini bernama %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia yang selanjutnya
disingkat %M&B%N.
Pasal !
WAKTU DAN TEMPAT
%katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ dideklarasikan tanggal *
'esember +,,- di .akarta.
Pasal "
KEDUDUKAN
%katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ berkedudukan di perguruan
tinggi ketua terpilih.
BAB II
/
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
ASAS, SI#AT DAN STATUS
Pasal $
ASAS
%katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ berasaskan "an0asila.
Pasal %
SI#AT
%katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ bersifat antar perguruan tinggi
seluruh %ndonesia.
Pasal &
STATUS
%katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ berstatus independen yang
merupakan satu-satunya organisasi kemahasiswaan Bimbingan dan onseling di tingkat nasional.
BAB III
#UNGSI DAN TU'UAN
Pasal (
#UNGSI
1!br0ken!! %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ berfungsi sebagai
wadah aspirasi perjuangan mahasiswa Bimbingan dan onseling.
2!br0ken!! %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ berfungsi sebagai
forum silaturahmi mahasiswa Bimbingan dan onseling se-%ndonesia.
Pasal )
TU'UAN
1!br0ken!! Mewujudkan komunikasi dan koordinasi antar mahasiswa Bimbingan dan onseling
se-%ndonesia.
2!br0ken!! Menumbuhkan eksistensi %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia
sebagai lembaga yang aspiratif, dinamis, dan proaktif.
3!br0ken!! Meningkatkan peranan mahasiswa bimbingan dan konseling dalam upaya
mensukseskan dan mengembangkan kreatifitas profesi bimbingan dan konseling serta
mengambil peranan dalam upaya mengawal kebijakan pemerintah dan organisasi profesi
bimbingan dan konseling.
+
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
BAB I*
KEANGGOTAAN
Pasal +
eanggotaan %M&B%N terdiri dari anggota biasa dan anggota luar biasa1kehormatan.
1!br0ken!! &nggota biasa adalah mahasiswa Bimbingan dan onseling yang terdaftar
sebagai mahasiswa aktif di "erguruan Tinggi seluruh %ndonesia.
2!br0ken!! &nggota luar biasa1kehormatan terdiri dari selain anggota biasa yang
dianggap berjasa.
BAB *
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal ,
KEDAULATAN TERTINGGI
edaulatan tertinggi dipegang oleh kongres %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia
!%M&B%N$.
Pasal
PERMUS-AWARATAN
1!br0ken!! ongres dilaksanakan + tahun sekali dan diikuti oleh "","2 dan perwakilan
mahasiswa Bimbingan dan onseling tiap-tiap perguruan tinggi di seluruh %ndonesia.
2!br0ken!! Musyawarah wilayah !muswil$ dilaksanakan + tahun sekali diikuti oleh "engurus
wilayah, pengurus daerah dan perwakilan mahasiswa Bimbingan dan onseling tiap-tiap
perguruan tinggi di wilayah tersebut.
3!br0ken!! Musyawarah daerah !musda$ dilaksanakan + tahun sekali diikuti oleh perwakilan
mahasiswa Bimbingan dan onseling tiap-tiap perguruan tinggi di daerah tersebut.
4!br0ken!! 3apimnas adalah 3apat "impinan Nasional yang dilaksanakan oleh pengurus pusat
sekurang-kurangnya satu kali dalam / periode kepengurusan yang dihadiri oleh pengurus
B"4 pusat, wilayah dan daerah.
5!br0ken!! 3apat pimpinan tingkat wilayah dilaksanakan sekurang-kurangnya / kali dalam
periode kepengurusannya diikuti oleh pengurus wilayah dan daerah.
6!br0ken!! 3apat pimpinan tingkat daerah dilaksanakan sekurang-kurangnya / kali dalam
periode kepengurusannya diikuti oleh perwakilan anggota dari tiap-tiap "erguruan Tinggi.
7!br0ken!! 3apat kerja nasional dilaksanakan di tingkat pusat.
5
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
8!br0ken!! 3apat kerja wilayah dilaksanakan di tingkat wilayah.
9!br0ken!! 3apat kerja daerah dilaksanakan di tingkat daerah.
10!br0ken!! ongres luar biasa.

Pasal !
KEPENGURUSAN
1!br0ken!! "engurus "usat
"engurus pusat di tingkat nasional.
2!br0ken!! "engurus 2ilayah
"engurus wilayah dibagi menjadi lima wilayah(
a!br0ken!! 2ilayah % #umatera,
b!br0ken!! 2ilayah %% .awa, Bali, NTT dan NTB
c!br0ken!! 2ilayah %%% alimantan,
d!br0ken!! 2ilayah %6 #ulawesi, dan
e!br0ken!! 2ilayah 6 "apua dan Maluku.
3!br0ken!! "engurus 'aerah
"engurus 'aerah bertempat di propinsi yang terdapat "erguruan Tinggi program studi
Bimbingan dan onseling.
Pasal "
PERIODE KEPENGURUSAN
#atu periode kepengurusan berlangsung selama + tahun
BAB *I
ATRIBUT
Pasal $
1!br0ken!! %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia memiliki atribut yang berupa(
a!br0ken!! 7ambang
b!br0ken!! Bendera
2!br0ken!! Bentuk dan isi atribut serta ketentuan kegunaannya diatur oleh pengurus pusat yang
terpilih.
8
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
BAB *II
SUMBER DANA
Pasal %
euangan %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia diperoleh dari (
1!br0ken!! #truktur kepengurusan yang ada.
2!br0ken!! 9ang pangkal, iuran pengurus dan sumber lain yang tidak mengikat.
3!br0ken!! 9ang pangkal dan iuran pengurus besarnya ditentukan oleh pengurus pusat.

BAB *III
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal &
"erubahan &nggaran 'asar hanya dapat dilakukan oleh ongres %katan Mahasiswa Bimbingan dan
onseling %ndonesia !%M&B%N$.
BAB I.
PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal (
1!br0ken!! "embubaran organisasi diputuskan oleh kongres1kongres luar biasa yang
direkomendasikan sekurang-kurangnya +15 pengurus wilayah dan pengurus daerah yang
aktif.
2!br0ken!! 'alam hal pembubaran organisasi, kekayaan organisasi dapat diserahkan kepada
badan1lembaga sosial.
BAB .
ATURAN TAMBAHAN
Pasal )
4a-hal lain yang belum diatur dalam &nggaran 'asar !&'$ ini akan dijabarkan dalam &nggaran
3umah Tangga !&3T$ dan ketentuan lain yang tidak bertentangan dengan &nggaran
'asar1&nggaran 3umah Tangga !&'1&3T$ %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia
!%M&B%N$.
:
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
BAB .I
PENUTUP
Pasal +
&nggaran dasar %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia ini berlaku sejak tanggal
ditetapkan oleh kongres.
;
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)
IKATAN MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING INDONESIA (IMABKIN)
BAB I
KEANGGOTAAN
Pasal
S-ARAT KEANGGOTAAN
#e0ara administratif masih ter0atat sebagai mahasiswa aktif Bimbingan dan onseling di "erguruan
Tinggi se-%ndonesia.
Pasal !
HAK DAN KEWA'IBAN
1!br0ken!! 4ak &nggota
#etiap anggota mempunyai hak suara dan hak bi0ara sesuai dengan tata peraturan organisasi
yang berlaku.
ewajiban &nggota
#etiap anggota mempunyai kewajiban(
a!br0ken!! mematuhi dan melaksanakan ketetapan dan keputusan yang ter0antum dalam
&'1&3T
b!br0ken!! berpartisipasi dalam program %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia
!%M&B%N$
c!br0ken!! memperjuangkan dan menjaga nama baik organisasi dan tidak menyalahgunakan
organisasi sebagai alat untuk men0apai tujuan tertentu diluar kepentingan organisasi.
Pasal "
PEN/ABUTAN DAN ATAU KEHILANGAN KEANGGOTAAN
1!br0ken!! &nggota biasa kehilangan keanggotaannya apabila(
a telah menyelesaikan studi
b. meninggal dunia
+. &nggota luar biasa kehilangan keanggotaannya apabila(
a. a telah menyelesaikan studi
b. meninggal dunia
-
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
5.pen0abutaan keanggotaan dilakukan apabila angota bersangkutan men0emarkan nama baik
organisasi dan tidak menuruti aturan organisasi
8.prosedur penghilangan dan atau pen0abutan anggota
a!br0ken!! Tuntutan dapat diajukan oleh "engurus 'aerah dan atau "engurus 2ilayah kepada
mahasiswa yang bersangkutan.
b!br0ken!! "en0abutan status keanggotaan harus dilakukan se0ara tertulis dengan peringatan
terlebih dahulu sebanyak dua kali.
c!br0ken!! 4al mengenai penghilangan keanggotaan yang dimaksud dalam ayat /.b, dilakukan
dengan mengajukan surat pengunduran mahasiswa se0ara resmi dari %M&B%N
8."embelaan dan penjelasan
a!br0ken!! Tiap anggota yang akan kehilangan1di0abut keanggotaannya dapat melakukan
pembelaan, sanggahan, memberikan argumentasi atau penjelasan dalam forum "engurus
'aerah, "engurus 2ilayah atau "engurus "usat se0ara lisan atau tulisan.
b!br0ken!! .ika yang bersangkutan dalam ayat 8.a tidak menerima atau berkeberatan terhadap
putusan yang diambil, maka ia dapat mengajukan sebagai pembelaan terakhir dalam
ongres dan Musyawarah %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia
!%M&B%N$.
c!br0ken!! "utusan penghilangan1 pen0abutan status keanggotaan dianggap sah apabila di
setujui oleh lebih dari setengah jumlah anggota yang hadir dalam ongres dan Musyawarah
2ilayah %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$.
BAB II
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal $
#truktur )rganisasi %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ terdiri dari(
a!br0ken!! '") ! 'ewan "ertimbangan )rganisasi$
b!br0ken!! "engurus "usat
c!br0ken!! "engurus 2ilayah
d!br0ken!! "engurus 'aerah
e!br0ken!! &nggota
Bagan struktur organisasi terlampir dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari &nggaran
3umah Tangga ini.
BAB III
KEPENGURUSAN
<
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
Pasal &
PENGURUS PUSAT
1!br0ken!! #tatus
"engurus "usat adalah mahasiswa Bimbingan dan onseling, diangkat dan diberhentikan
dalam kongres %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$.
2!br0ken!! #usunan "engurus "usat
"engurus pusat terdiri dari (
a!br0ken!! etua
b!br0ken!! 2akil ketua
c!br0ken!! #ekretaris
d!br0ken!! Bendahara
e!br0ken!! Bidang-bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan
3!br0ken!! "ersyaratan "engurus "usat
a!br0ken!! "eserta kongres
b!br0ken!! Mempunyai pengalaman organisasi kemahasiswaan
c!br0ken!! Memiliki loyalitas
4!br0ken!! Tugas dan 2ewenang
a!br0ken!! Tugas
1!br0ken!! Melaksanakan &nggaran 'asar, &nggaraan 3umah Tangga, =aris-=aris
Besar 4aluan erja, M) dan hasil kongres %katan Mahasiswa Bimbingan dan
onseling %ndonesia.
2!br0ken!! onsolidasi organisasi se0ara kontinyu dengan tetap menjalin komunikasi
dengan pengurus wilayah, pengurus daerah, anggota %katan Mahasiswa Bimbingan dan
onseling %ndonesia !%M&B%N$ Membukukan keputusan-keputusan kongres,
memimpin, dan mengawasi pelaksanaan kebijakan %katan Mahasiswa Bimbingan dan
onseling %ndonesia !%M&B%N$.
b!br0ken!! 2ewenang
Menentukan kebijakan %katan Mahasiswa onseling %ndonesia berdasarkan kongres %katan
Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$ 'alam menentukan kebijakan
eksternal yang menyangkut masalah penting, "engurus "usat wajib berkonsultasi dengan
"B &B%N.
Pasal (
PENGURUS WILA-AH
*
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
1!br0ken!! #tatus
"engurus 2ilayah adalah mahasiswa Bimbingan dan onseling, diangkat dan diberhentikan
dalam Musyawarah 2ilayah %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$.
2!br0ken!! #usunan "engurus 2ilayah
"engurus 2ilayah terdiri dari (
a!br0ken!! etua
b!br0ken!! #ekjen
c!br0ken!! Bendahara
d!br0ken!! Bidang-bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan
3!br0ken!! "ersyaratan "engurus 2ilayah
a!br0ken!! "eserta Muswil
b!br0ken!! Mempunyai pengalaman organisasi kemahasiswaan
c!br0ken!! Memiliki loyalitas
4!br0ken!! Tugas dan 2ewenang
a!br0ken!! Tugas
1!br0ken!! Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang dihasilkan dalam kongres %M&B%N
2!br0ken!! "engurus wilayah menentukan kebijaksanaan %M&B%N di tingkat wilayah
berdasarkan garis kebijaksanaan pengurus diatasnya dan hasil musyawarah wilayah
3!br0ken!! onsolidasi organisasi se0ara kontinyu dengan tetap menjalin komunikasi
dengan pengurus pusat
4!br0ken!! "engurus wilayah membimbing pelaksanaan program kerja dan kegiatan
pengurus daerah di wilayahnya
5!br0ken!! Membukukan dan menjabarkan keputusan-keputusan musyawarah wilayah
6!br0ken!! Melaporkan segenap usaha dan kegiatan pengurus wilayah kepada pengurus
pusat
7!br0ken!! Menyiapan penyelenggaraan muswil dan rakerwil
8!br0ken!! Menggali sumber dana yang sah untuk penyelenggaraan orrganisasi di
tingkat wilayah
b!br0ken!! 2ewenang
1!br0ken!! Menentukan kebijaksanaan tingkat wilayah sesuai dengan &'1&3T,
keputusan kon>ensi wilayah dan keputusan raker wilayah.
2!br0ken!! Mengesahkan dan melantik kepengurusan dan personalia penggurus daerah.
/,
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
3!br0ken!! Memberikan teguran kepada pengurus daerah yang dianggap melanggar
ketentuan organisasi.
Pasal )
PENGURUS DAERAH
1!br0ken!! #tatus
"engurus daerah adalah mahasiswa Bimbingan dan onseling, diangkat dan diberhentikan
dalam musyawarah daerah %katan Mahasiswa Bimbingan dan onseling %ndonesia !%M&B%N$.
2!br0ken!! #usunan "engurus daerah
"engurus daerah terdiri dari (
a!br0ken!! etua
b!br0ken!! 2akil ketua
c!br0ken!! #ekretaris
d!br0ken!! Bendahara
e!br0ken!! Bidang-bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan
3!br0ken!! "ersyaratan "engurus daerah
a!br0ken!! "eserta kongres
b!br0ken!! Mempunyai pengalaman organisasi kemahasiswaan.
c!br0ken!! Memiliki loyalitas.
4!br0ken!! Tugas dan wewenang
a!br0ken!! Tugas
1!br0ken!! Menjabarkan garis-garis besar program daerah %M&B%N, hasil keputusan
Musda, ke dalam ren0ana "rokerda untuk kepengurusan yang berjalan dan
melaksanakannya
2!br0ken!! Melaksanakan keputusan-keputusan kongres, Muswil dan 3akerda
3!br0ken!! Menyiapkan penyelenggaraan 3akerda
4!br0ken!! "engadministrasian dan pembinaan terhadap seluruh anggota yang ada di
daerahnya
5!br0ken!! Menggali sumber dana yang sah untuk penyelenggaraan organisasi di tingkat
daerah
6!br0ken!! Melaporkan segenap usaha dan kegiatan pengurus daerah kepada pengurus
wilayah
b!br0ken!! 2ewenang
//
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
Menentukan kebijaksanaan tingkat daerah sesuai dengan &'1&3T, keputusan kon>ensi
wilayah dan keputusan raker daerah.
BAB I*
PERMUS-AWARATAN
Pasal +
KONGRES
1!br0ken!! ongres diselenggarakan atas undangan panitia penyelenggara berdasarkan
instruksi pengurus pusat %M&B%N.
2!br0ken!! 9ndangan, a0ara dan materi kongres minimal telah sampai kepada yang
bersangkutan sebulan sebelumnya.
3!br0ken!! ongres dinyatakan sah apabila dihadiri anggota kongres dengan tidak memandang
jumlah yang hadir, asalkan undangan se0ara sah sudah disampaikan kepada yang
bersangkuan. ongres dihadiri oleh (
a!br0ken!! "eserta
1!br0ken!! etua umum pengurus pusat dan anggota pengrus pusat yang terpilih
sebagai formatur pada kongres sebelumnya
2!br0ken!! "engurus wilayah dan 5 orang utusan pengurus wilayah
3!br0ken!! etua umum pengurus daerah atau yang mewakilinya dan 5 orang utusan
pengurus daerah
b!br0ken!! "eninjau
1!br0ken!! "ersonal pengurus pusat yang tidak menjadi pesera kongres
2!br0ken!! Mereka yang dundang oleh pengurus pusat
4!br0ken!! #etiap peserta kongres berhak satu suara.
5!br0ken!! %si dan susunan a0ara kongres ditetapkan oleh pengurus pusat dengan berdasarkan
keputusan konferensi pengurus wilayah.
a!br0ken!! 7aporan pertanggungjawaban pengurus pusat(
1!br0ken!! kebijakan pengurus pusat
2!br0ken!! organisasi dan administrasi
3!br0ken!! pelaksanaan keputusan kongres dan konferensi wilayah sebelumnya
b!br0ken!! "andangan umum pengurus wilayah
c!br0ken!! "enyusunan kebijakan
d!br0ken!! "emilihan ketua pusat
e!br0ken!! 3ekomendasi
/+
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
6!br0ken!! etentuan tata tertib kongres diatur oleh pengurus pusat dan disahkan dalam
konferensi pengurus wilayah.
7!br0ken!! eputusan kongres mulai berlaku setelah dibukukan dan di distribusikan oleh
pengurus pusat sampai diubah atau di0abut kembali oleh kongres berikutnya.
8!br0ken!! #elambat-lambatnya sebulan setelah kongres, pengurus pusat harus menyampaikan
hasill keputusan kongres kepada "B &B%N sebagai pemberitahuan.
9!br0ken!! "ada waktu berlangsungnya kongres dapat diselenggarakan a0ara atau kegiatan
pendukung yang tidak mengganggu jalannya kongres.
10!br0ken!! "engurus pusat bertanggungjawab atas penyelenggaraan kongres.
Pasal ,
KONGRES LUAR BIASA
1!br0ken!! ongres luar biasa diselenggarakan atas undangan pengurus pusat berdasarkan
usulan +15 dari jumlah pengurus wilayah.
2!br0ken!! ongres luar biasa dinyatakan sah apabila dihadiri oleh anggota kongres luar biasa
dengan tidak memandang jumlah yang hadir asalkan undangan se0ara sah telah disampaikan
kepada yang bersangkutan.
3!br0ken!! ongres luar biasa dihadiri oleh(
a!br0ken!! peserta
1!br0ken!! ketua umum pengurus pusat dan anggota pengrus pusat yang terpilih
sebagai formatur pada kongres sebelumnya
2!br0ken!! pengurus wilayah dan 5 orang utusan pengurus wilayah
3!br0ken!! ketua umum pengurus daerah atau yang mewakilinya dan 5 orang utusan
pengurus daerah
b!br0ken!! peninjau
a!br0ken!! personal pengurus pusat yang tidak menjadi pesera kongres
b!br0ken!! mereka yang dundang oleh pengurus pusat
4!br0ken!! #etiap peserta kongres luar biasa berhak atas satu suara.
5!br0ken!! %si dan susunan a0ara kongres luar biasa disesuaikan dengan alasan
penyelanggaraan kongres luar biasa.
6!br0ken!! eputusan kongres luar biasa mulai berlaku setelah dibukukan dan disebarkan oleh
pengurus pusat sampai diubah atau di0abut oleh kongres berikutnya.
7!br0ken!! #elambat-lambatnya sebulan setelah kongres luar biasa, pengurus pusat harus
menyampaikan hasil keputusan kongres luar biasa kepada "B &B%N sebagai pemberitahuan.
8!br0ken!! "engurus pusat bertanggungjawab atas penyelenggaraan kongres luar biasa.
Pasal
/5
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
MUS-AWARAH WILA-AH (MUSWIL)
1!br0ken!! Musyawarah wilayah diselenggarakan atas undangan pengurus wialayah
2!br0ken!! 9ndangan, a0ara dan materi musyawarah wilayah sedapat mungkin sampai kepada
yang bersangkutan sebulan sebelumnya
3!br0ken!! Musyawarah dinyatakan sah apabila dihadiri oleh anggota pengurus daerah dengn
tidak memandang jumlah yang hadir, asalkan undangan yang sah sudah disampaikan kepada
yang bersangkutan
4!br0ken!! Musyawarah daerah dihadiri oleh(
a!br0ken!! "eserta(
1!br0ken!! ketua umum pengurus wilayah dan anggota pengurus wilayah yang terpilih
dalam formatur musyawarah wilayah sebelumnya
2!br0ken!! ketua umum pengurus daerah atau yang mewakili dan dua orang utusan
pengurus daerah
3!br0ken!! "engurus 4M. masing-masing + orang
b!br0ken!! "eninjau (
1!br0ken!! "engurus daerah yang tidak menjadi peserta musyawarah daerah
2!br0ken!! Mereka yang diundang oleh pengurus daerah
5!br0ken!! #etiap peserta musyawarah wilayah berhak atas satu suara
6!br0ken!! %si dan susunan musyawarah wilayah ditetapkan oleh pengurus wilayah dengan
berdasarkan keputusan konferensi pengurus daerah sebelumnya. "engurus pusat berhak
mengubah a0ara tersebut berdasarkan kebijakan dan kepentingan organisasi.
7!br0ken!! &0ara pokok musyawarah wilayah (
a!br0ken!! 7aporan pertanggungjawaban pengurus wilayah
1!br0ken!! ebijakan pengurus wilayah
2!br0ken!! )rganisasi dan administrasi
3!br0ken!! "elaksanaan keputusan musyawarah wilayah sebelumnya serta interuksi
pengurus pusat
4!br0ken!! euangan
b!br0ken!! "enyusunan kebijakan periode berikutnya
c!br0ken!! "emilihan pengurus wilayah
d!br0ken!! 3ekomendasi
8!br0ken!! etentuan tata tertib musyawarah wilayah diatur oleh pengurus wilayah.
9!br0ken!! eputusan musyawarah wilayah mulai berlaku setelah dibukukan dan
disebarluaskan oleh pengurus wilayah sampai diubah atau di0abut kembali oleh musyawarah
wilayah berikutnya.
/8
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
10!br0ken!! #elambat-lambatnya sebulan setelah muswil, pengurus wilayah harus
menyampaikan hasil keputusan muswil kepada pengurus pusat.
11!br0ken!! "ada waktu berlangsungnya musyawarah wilayah dapat diselenggarakan a0ara atau
kegiatan pendukung yang tidak mengganggu jalannya musyawarah wilayah.
12!br0ken!! "engurus wilayah bertanggungjawab atas penyelenggaraan musyawarah wilayah.
Pasal !
MUS-AWARAH DAERAH (MUSDA)
1!br0ken!! Musyawarah daerah diselenggarakan atas undangan pengurus daerah.
2!br0ken!! 9ndangan, a0ara dan materi musyawarah daerah sedapat mungkin sampai kepada
yang bersangkutan sebulan sebelumnya.
3!br0ken!! Musyawarah dinyatakan sah apabila dihadiri oleh anggota pengurus daerah dengn
tidak memandang jumlah yang hadir, asalkan undangan yang sah sudah disampaikan kepada
yang bersangkutan.
4!br0ken!! Musyawarah daerah dihadiri oleh (
a!br0ken!! "eserta(
1!br0ken!! etua umum pengurus daerah dan anggota pengurus daerah yang terpilih
dalam formatur musyawarah daerah sebelumnya
2!br0ken!! etua himpunan mahasiswa jurusan
b!br0ken!! "eninjau (
1!br0ken!! "engurus daerah yang tidak menjadi peserta musyawarah daerah
2!br0ken!! Mereka yang diundang oleh pengurus daerah
5!br0ken!! #etiap peserta musyawarah daerah berhak atas satu suara.
6!br0ken!! %si dan susunan musyawarah daerah ditetapkan oleh pengurus daerah. "engurus
wilayah berhak mengubah a0ara tersebut berdasarkan kebijakan dan kepentingan organisasi.
7!br0ken!! &0ara pokok musyawarah daerah(
a!br0ken!! 7aporan pertanggungjawaban pengurus daerah
1!br0ken!! ebijakan pengurus daerah
2!br0ken!! )rganisasi dan administrasi
3!br0ken!! "elaksanaan keputusan musyawarah daerah sebelumnya serta interuksi
pengurus ditingkat atasnya
4!br0ken!! euangan
b!br0ken!! "enyusunan kebijakan periode berikutnya
/:
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
c!br0ken!! "emilihan pengurus daerah
d!br0ken!! 3ekomendasi
8!br0ken!! etentuan tata tertib musyawarah daerah diatur oleh pengurus daerah.
9!br0ken!! eputusan musyawarah daerah muali berlaku setelah dibukukan dan disebarluaskan
oleh pengurus daerah sampai diubah atau di0abut kembali oleh musyawarah daerah berikutnya.
10!br0ken!! #elambat-lambatnya sebulan setelah musda pengurus daerah harus menyampaikan
hasil keputusan musda kepada pengurus wilayah dan pengurus pusat.
11!br0ken!! "ada waktu berlangsungnya musyawarah daerah dapat diselenggarakan a0ara atau
kegiatan pendukung yang tidak mengganggu jalannya musyawarah daerah.
12!br0ken!! "engurus daerah bertanggungjawab atas penyelenggaraan musyawarah daerah.
Pasal "
RAPAT KER'A
1!br0ken!! Bidang dan atau lembaga khusus dapat mengadakan rapat kerja atas persetujuan
pengurus yang bersangkutan
2!br0ken!! &0ara rapat kerja ditentukan oleh bidang dan atau lembaga khusus yang
berkepentingan dengan pengurus masing-masing.
3!br0ken!! 3apat kerja membi0arakan pelaksanaan keputusan musyawarah pengurus yang
bersangkutan dan menyangkut bidang kerjanya serta masalah yang berhubungan dengan
tugasnya.
4!br0ken!! eputusan rapat kerja berlaku setelah disahkan oleh pengurus masing-masing.
Pasal $
KEUANGAN
1!br0ken!! "endanaan %M&B%N se0ara umum dibiayai bersama oleh daerah, wilayah, dan
pusat.
2!br0ken!! "endanaan pengurus %M&B%N setempat dibiayai oleh pengurus yang bersangkutan.
3!br0ken!! 'istribusi uang pangkal dan iuran pengurus adalah sebagai berikut (
a!br0ken!! +,? untuk pusat
b!br0ken!! :,? untuk daerah
c!br0ken!! 5,? untuk wilayah
4!br0ken!! #etiap tahun pengurus %M&B%N setempat mengadakan perhitungan, pemeriksaan
kas, dan hak milik serta melaporkannya kepada permusyawaratan yang bersangkutan.
5!br0ken!! "erorangan, badan-badan, lembaga-lembaga, organisasi-organisasi dan sebagainya
dapat menjadi donatur %M&B%N dengan tidak mengikat.
6!br0ken!! "engelolaan1penarikan keuangan akan diatur dalam peraturan khusus yang dibuat
oleh pengurus pusat.
/;
AD ART Ikatan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Indonesia (IMABKIN)
7!br0ken!! 7aporan keuangan %M&B%N harus didasari pada prinsip transparansi dan
akuntabilitas.
BAB *
Pasal %
ATURAN TAMBAHAN
1!br0ken!! 4al-hal yang belum diatur pada peraturan &nggaran 3umah Tangga !&3T$ ini akan
diatur lebih lanjut dengan peraturan yang dibuat oleh pengurus pusat dan
dipertanggungjawabkan pada kongres sesudahnya.
2!br0ken!! #egala ketentuan yang bertentangan dengan &nggaran 3umah Tangga !&3T$ ini
dinyatakan tidak berlaku lagi.
/-