You are on page 1of 13

TERMOKIMIA

8.1. Pengertian

Termokimia adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara energi panas dan energi kimia. Sedangkan energi kimia didefinisikan sebagai energi yang dikandung setiap unsur atau senyawa. Energi kimia yang terkandung dalam suatu zat adalah semacam energi potensial zat tersebut. Energi potensial kimia yang terkandung dalam suatu zat disebut panas dalam atau entalpi dan dinyatakan dengan simbol H. Selisih antara entalpi reaktan dan entalpi hasil pada suatu reaksi disebut peru bah an entalpi reaksi.

Perubahan entalpi reaksi diberi simbol ~ H

8.1.1. Reaksi Eksoterm

Apabila perubahan ental pi reaksi negatif (~ H = -), reaksinya disebut reaksi eksoterm.

Artinya reaksi tersebut membebaskan panas sebesar ~ H.

83

CIS) + 02(g)

reaktan

energi yang dibebaskan ~H=-

CO2(g)

'---------- -- -

hasil

Gambar 8.1

8.1.2. Reaksi Endoterm

Apabila reaksi menyerap panas sebesar ~ H. maka perubahan entalpi reaksi bemilai positif (~ H = +). Reaksinya disebut raksi endoterm.

hasil

C(S) + 2 S (5)

energi yang diserap ~H=+

reaktan

CiS) + 2 S(S) --> CS2(g)

Gambar 8.2.

Satuan yang digunakan untuk menyatakan jumlah panas yang diserap atau dibebaskan adalah kalori atau joule. Satu kalori adalah banyaknya panas yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1°C bagi 1 gram air.

84

satu kalori = 4,186 joule

Perubahan entalpi reaksi, umunmya diukur pada suhu 25°C dan tekanan 1 atmosfer.

8.2. JENIS-JENIS ENTALPI REAKSI

8.2.1. ~ H Pembentukan (~ Hp)

Yaitu panas yang dikeluarkan atau diperlukan untuk membentuk 1 mol senyawa dari unsur -unsurn ya.

Contoh :

Reaksi pembentukan air :

Hz (.) + II, 0, ( ) -----> H,O (1) ~ H = -68 =! I

g _ _ g _ mo

artinya :

Perubahan entalpi pembentukan air dalam fasa cair = -68,3 kkal.

8.2.2. ~ H Penguraian

Yaitu panas yang dikeluarkan atau diperlukan untuk menguraikan I mol senyawa menjadi unsur-unsurnya.

Contoh:

Reaksi penguraian air :

H,O I) ------> H, I + 1/,0, I ~ H = + 68,3 k'Aal/ I

_\ _\g --\g mo

artinya :

perubahan entalpi penguraian air = + 68,3 k'Aal/ mol

8.2.3. ~ H Pembakaran

Yaitu panas yang dikeluarkan pada pembakaran I mol unsur atau senyawa.

Contoh:

CH4(gl + 2 02(~1 -----> C02(~1 + 2 HZ0(l1 ~ H = -212,4 k'Aal/mol artinya :

perubahan entalpi pem bakaran metana adalah -212,4 =t mol

85

8.3. BEBE8APA HUKUM YANG DIKENAL DALAM TERMOKIMIA

8.3.1. Hukum Laplace

Hukum ini dikemukakan oleh Marquis de Laplace (1749-1827), yang berbunyi :

Jumlah kalor yang dilepaskan pada pembentukan suatu senyawa dari unsur-unsurnya sarna dengan jumlah kalor yang diperlukan untuk menguraikan senyawa itu menjadi unsur-unsumya.

Contoh:

~ H = -68 3 kkalj

, mol

~ H = +- 68 3 =!

, 11101

8.3.2. Hukum Hess

Germain Hess (1840), mengemukakan :

Bila suatu perubahan kimia dapat dibuat menjadi beberapa jalan/cara yang berbeda, jumlah perubahan energi panas keseluruhannya (total) adalah tetap, tidak bergantung pada jalan/cara yang ditempuh.

Contoh:

A -----> Z ~ HI

bila reaksi dipecah menjadi beberapa jalan, misalnya :

A ----> B ~ H2
B ----> E ~ H3 atau A ----> C ~ Hs
E ----> Z ~ H4 C ----> Z ~ H6 maka perubahan entalpi total = ~ H2 + ~ H, + ~ H4 = ~ u, + ~ H6

Dengan demikian hukum Hess dapat digunakan untuk menghitung ~ H reaksi berdasarkan reaksi-reaksi lain yang ~ H-nya sudah diketahui.

Contoh Soal 8.1.

Tentukan perubahan ental pi pembakaran gas metana, jika diketahui :

86

i\ H pembentukan CH4 = - 17,9 'a.a1/mo, i\ H pembentukan CO = - 941 =!

2 'mol

i\ H pembentukan l-J ° = - 68,3 =! I

.. ~ 1110

Jawab:

Tentukan terlebih dahulu reaksi yang telah diketahui; yaitu :

C(.) + 2H2(g) c, + 02(g)

-----> CH i\ H = - 179 =!

4(g) , mol

-----> CO i\ H = - 94,1 =t

2(g) 11101

H2(g) + 1/2 02(g) -----> H20(l) i\ H = - 68,3 kka'/mo' sedangkan reaksi pembakaran metana (CH).

Langkah selanjutnya adalah membandingkan persamaan reaksi yang diketahui terhadap persamaan reaksi yang ditanya.

Persamaan-persamaan yang diketahui disusun sedemikian rupa, sehingga hasil penjumlahannya sama dengan persamaan yang ditanya.

-----> C(S) + 2 H2(g) i\ H = + 17,9 kkal

-----> CO2();) i\ H = - 94.1 kkal

i\ H = -136,6 kkal

-------------------------------------------------------------------- +

CH4(g) + 2 02(g) -----> CO2(g) + 2 HPO) i\ H = - 212,8 kkal

Jadi perubahan entalpi pembakaran gas metana = - 21,2 kkal. Contoh Soal 8.2.

Panas pembakaran etanol (CZH50H) adalah -330 kkal. Bila panas pembentukan CO2 dan

Hp adalah -94,3 kkal dan -68,5 kkal, hitunglah panas pembentukan etanol!

Jawab:

Reaksi yang diketahui :

a. C2HpH + 3 02 -----> 2 CO2 + 3 u.o

b. C + 02 -----> COz

c H + II ° -----> H °

• 2 2 2 2

i\ H = -330 =t

mol

i\ H = -94 3 =t

• mol

i\ H = -68.5 =!

mol

rea.lcs.i yang aJt&ll]'& (reaks,i pernbemllk&'1 et&'K(1) : 2C + 3HZ + 1/2°2 ----> CZHpH i\ H = X ri:

selanjutnya perhatian langkah berikut :

87

- reaksi a dibalik. sehingga L\ H bemilai kebalikannya

- reaksi b dikalikan 2. sehingga.A H juga hams dikalikan 2

- reaksi c dikalikan 3. sehingga L\ H juga hams dikalikan 3

dari langkah tadi didapat persamaan reaksi sebagai berikut :

2 s62 + yHP 2C+2A

3 H2 + ~02

-----> C H OH + 1.-{)

2 5 /'-2

-----> 2 co,

yv_

-----> 3Ao

L\ H = +330 kkal L\ H = -198.6 kkal ~ H = -205.5 kkal

------------------------------------------------------------------ +

2 C + 3 H2 + 1/2 02 -----> C2HpH

Jadi panas pembentukan etanol = -74.1 kkal Catatan :

~ H = -74.1 kkal

~ H reaksi pembentukan unsur (misalnya Fe. Si, Na) dan gas-gas diatomik (misalnya H2 O2, N2• 0) dalam keadaan bebas dibei harga 0 kkal. .

Contoh Soal 8.3.

Besi (III) oksida dapat diubah menjadi besi menurut reaksi :

Fe.O, + 2 Al ------> 2 Fe + AlP3

Bila diketahui :

~ H pembentukan Fe.O, = -198.9 kkal

~ H pembentukan AlP3 = -398.7 kkal Tentukan ~ H reaksi untuk 5.0 kg Fe.O, ! Jawab:

misal ~ H reaksinya = X kkal

~ H reaksi = ~ H hasil - ~ H reaktan

X = (2 . ~ HpFe + ~ Hp AlP) - (MfpFP3 + 2 . MfpAl) X = (0 - 398.7) - (-198.9 + 0) kkal

X = (-398.7 + 198.9) kkal

X = - 199.8 kkal.

panas reaksi tersebut berlaku untuk tiap mol Fe203 5(xx) g

5.0 kg Fe.O, =

x 1 mol Fe.O,

88

5000

= ------ mol Fep3 160

= 31,25 mol Fe.O,

J adi untuk 5,0 kg Fe20 3 panas reaksinya = (-199,8 x 31,25) kkal = 6243,75 kkal

8.4. Energi Ikatan

Pada dasamya reaksi kimia adalah proses pemutusan dan pembentukan ikatan. Proses ini selalu disertai dengan perubahan energi.

Energi ikatan adalahenergi yang diperlukan untuk memutuskan ikatan kimia dalam imol suatu senyawa dalam wujud gas pada keadaan standar menjadi atom-atom gasnya. Energi ikatan kadang-kadang juga disebut entalpi ikatan. Tabel 8.1 menunjukkan nilai energi ikatan.

Coritoh :

a. pemutusan ikatan (menerima energi)

H2(g) ------> 1 H(g) ~ H = + 435 klmol'

b. pembentukan ikatan (melepaskan energi) 2 H(g) ------> ~)~ H = -435 klmol'

Contoh Soal 8.4.

Hitung ~ H untuk reaksi :

CH4(g) + 4 02(g) -----> C04(g) + 4 H0(g)

Jawab:

~ H pemutusan ikatan : (~ HI)

4 mol C - H = 4 mol x (+ 414 kJ mol:') = +165(;i kJ 4 mol 0-0 = 4 mol x (+243 kJ mol') = +972 kJ

~ H pembentukan ikatan : (~ H2)

4 mol C - 0= 4 mol x (-326 kJ mol') = -1304 kJ 4 mol H - 0=4 mol x (-431 kJ mol") = -1724 kJ

panas reaksi = ~ HI + ~ H2

= (+ 1656 + 972 - 1304 - 1724) kJ = - 400 kJ

89

Tabel 8.1. Energi lkatan (kJ mol-l)

Ikatan Energi Ikatan
(kJ mol -1)
H-H 435
H-C 414
H-N 389
H-O 464
H-F 565
H-O 431
H - Br 364
H - I 297
C-C 347
C=C 611
C=C 837
C-N 305
C=N 891
C-O 360
C=O 736
C - Cl 326
N-N 163
N=N 418
N=N 946
F-F 155
Cl - Cl 243
Br - Br 192
I - I 152 8.5. ARAH PROSES

Berdasarkan kespontanannya, suatu proses reaksi dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

8.5.1. Proses spontan.

Proses spot an adalah suatu proses yang berlangsung satu arah, sistem dan lingkungan

90

tidak berada dalam kesetimbangan contoh:

- Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah

- spirtus terbakar

8.5.2. Proses tidak spotan

Proses tidak spotan adalah suatu proses yang dapat berlangsung karena adanya pengaruh

dari luar sistem. Sistem dan lingkungan selalu berada dalam keadaan kesetimbangan.

contoh:

- air membeku

- memperoleh aluminium dari oksidanya.

Suatu reaksi kimia berlangsung spotan atau tidak spotan dapat ditentukan dengan melihat 3 fungsi keadaan yaitu :

1. Entalpi (H)

reaksi spotan ~ H < 0 dan tidak spotan bila ~ H > 0

2. Entropi (S)

Entropi adalah derajat ketidakaturan sistem.

reaksi spotan ~ S > 0 dan tidak spotan bila ~ S < o.

3. Energi bebas (G)

Perubahan energi bebas (~ G) adalah jumlah energi maksimum dalam suatu proses yang berlangsung pada suhu dan tekanan tetap yang tidak digunakan untuk menghasilkan kerja, Oleh karena itu reaksi spotan ~ G < 0 dan tidak spontan bila ~G>O

~ G = ~ H - T. ~ S

T = suhu dalam derajat Kelvin.

91

8.6. LATIHAN SOAL

8.6.1. Essay

Apa yang kamu ketahui tentang entalpi ? Jelaskan!

Mengapa pada reaksi eksoterrn ~ H baksi berharga negatif dan pacta reaksi endoterrn

I

sebaliknya? I

Hitunglah panas yang dibebaskan pada pembakaran satu mol propane (C3H8), jika

diketahui : I

~ H pembentukan C3H8(g) = - 24,8 kkall mol ~ H pembentukan CO2(g) : - 94,7 e/mol

~ H pembentukan Hp OJ - - 68,3 I I mol

Jika diketahui bahwa I kalori sarna ddngan 4,184 joule, berapa kJ (kilojoule) panas yang dihasilkan pada reaksi diatas?

Diketahui ~ H reaksi pembentukan K004(S):

K(s) + 1/2 C~(g) + 2 02(g) ----> KCl04(') MI = -102,8 kkal

a. Tentukan ~ H reaksi pembentukan 13,85 gr KCl04(')

b. Tentukan ~ H reaksi pembentukan 332,4 kg K004(')

5. Salah satu earn untuk mendapatkan besi dari bijihnya adalah mereduksi bijih besi dengan gas karbon monooksida menu rut reaksi :

1.

2.

3.

4.

Fe203(') + 3 C0(g) -----> 2 Fe(,) + 3 CO2(g) ~ H pembentukan Fe203 = - 198,5 ri: ~ H pembentukan C09(g) = - 26,4 kkal/mol ~ H pembentukan COz(g) = -94.1 =! mol

Analisalah apakah reaksi tersebut eksoterrn atau endoterrn?

6. Diketahui reaksi :

N2H4(I) + 02(g) -----> N2(g) + H20(g) /). H = - 148 kkal

H2{J;) + 1/202(g) -----> Hp(g) ~ H = -241,8kJ

1/2 H2{J;) + 1/2 BrZ(g) -----> HBr(g) /). H = -8700 kkal

Berapa kkal /). H reaksi dari :

92

7. Dengan menggunakan data pada tabel 8.1.. tentukanlah .1 H dari reaksi :

H-O H

~ II I

H - C - C - H +H -H --> H - C -

I I

H H

° - H

I ~. /1

C - H I

H

8. Apa yang kamu ketahui tcntang cncrgi bebas (G) ?

Jelaskan

9. Hidrazin yang digunakan sebagai kcmampuan pada bahan bakar roket, dengan hidrogen . peroksida bereaksi menurut :

N2H4(I) + 2 H,O'(I) ------> N, ) + 4 H,O

- - _Ig - l~)

Tentukanlah :

a . .1 H reaksi terse but !

b . .1 H reaksi bila telah dircaksikan 25.5 mol N2H4 dan HP2 secukupnya!

10. Suatu gas alam terdiri dari 82.8% CH4• 16.3% C1H6 dan 0.9 % gas lain yang tidak dapat terbakar, Hitunglah banyaknya panas yang terjadi jika 100 liter gas tersebut (0' C dan I atm) dibakar sempuma .

.1 H pembentukan C01(g) = -94.1 kJ.;>l/mol

.1 Hpembentukan HPm = -68.3 kJ.;al/mol .1 H pcmbentukan CH,,) = -17.9 =! I

~g 1110

.1 H pembentukan C,H6(. ) = -20.2 kJ.;al/ I

_ g 1110

11. Reaksi eksoterm adalah dan harga Mi untuk reaksi cksoterm adalah

12. Entalpi pembakaran adalah .

13. Bila panas reaksi adalah + a kkal, maka harga .1 H reaksi tcrscbut adalah kkal

14. Entropi berbanding lurus dengan .

15. Bila panas yang diberikan makin kecil, maka harga entropi semakin .

16. Pada suatu reaksi yang berlangsung pada suhu tetap ternyata didapatkan bahwa harga

.1 S > .1 H. Jadi reaksi itu berlangsung sccara .

93

8.6.2. Pilihan ganda

1. Energi atomisasi CH4 adalah 397,2 kkal/mol, maka encrgi ikatan rata-rata: C-H adalah

a. 99,3 kkal/ mol d. 397,2 kkal/ mol

b 198 6 =:

• • mol

e. 4965 kkal/

• 11101

c. 297,9 kkal/mol

2. Suatu rcaksi dapat dikatakan termasuk reaksi eksoterm, jika pada reaksi tersebut terjadi perpindahan panas dan :

a. sistcm kc lingkungan

b. sistem ke sistem

c. lingkungan ke sistem

d. reaksi ke sistem

e. lingkungan ke reaksi

3. Untuk menguraikan 17 gram NH3(g) (Mr = 17) menjadi unsur-unsumya diperlukan energi sebesar 11 kkal, maka perubahan entalpi pembentukan NH3(g) adalah

a. + 11 kkal/ mol d. -22 =! mol

b. -11 kkal/ e. -11/17 =!

mol 11101

C - 'J 'J kkal/

• ....... mol

4. Diketahui reaksi-reaksi :

2CIS) + 02\g) CO\g) + 1/2 02(g) CIS) + 02(g)

-----> 2 CO (g)

-----> CO 2(g)

~H=-Akkal ~H=-Bkkal

-----> CO

2(g)

~H=-Ckkal

Menurut hukum Hess, yang memenuhi syarat adalah

a. C = A + B d. 2C = A + 2 B

b. B = A + C

c. C = A + 2B

e. A = C - 2B

5. Simbol untuk entropi adalah
a. H d. S
b. U 'e. G
c. E
6. Contoh proses spontan adalah : a. air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah

b. panas merambat dan benda yang suhunya tinggi ke yang suhunya lebih rendah

c. spirtus terbakar

d. air membeku

e. a, b. c benar

94

7. Perubahan energi bebas didefinisikan sebagai

a. G = H - TS . d. f1G = fiR - T. f1S

b. E = me'

c. f1U = q + w

8. Diketahui 6 H(g) + 2 N(g) ----> 2 NH3(g) A H = -560,6 kkal

Energi ikatan rata-rata N-H adalah :

a. 560,6 kkal d. 140,25 kkal

b. 280,3 kkal e. 93,43 kkal

c. 140,15 kkal

9. Pada reaksi eksotenn .:

a. Sistem kehilangan energi

b. suhu lingkungan naik

c. f1 H reaksi negatif

10. Dari reaksi :

d. a dan c benar

e. a, b, dan c benar

2 CZHZ(g) + 5 02(g) ------> 4 COZ(g) + 2 HzD(l) f1 H = -674 kkal, maka harga perubahan entalpi tersebut diatas menunjukkan

a. f1 H pembentukan CzHz d. Ll H pembakaran CZH2

b. Ll H pembentukan CO2 e. Ll H reaksi C2H2 dengan 02

c. f1 H pembentukan Hz0

95