By : Irma Sepriyanna

*
*
*
*
material yang terdiri dari agregat
(butiran) mineral – mineral padat yang
tidak tersementasi (terikat secara
kimia) satu sama lain dari bahan –
bahan organic yang telah melapuk
(yang berpartikel padat) disertai
dengan zat cair dan gas yang mengisi
ruang-ruang kosong di antara partikel-
partikel padat tersebut
*
cabang ilmu pengetahuan
yang mempelajari sifat fisik
dari tanah dan kelakukan
massa tanah tersebut bila
menerima bermacam-
macam gaya.
* Charles Augustin Coulomb (Perancis)
* Jean Victor Poncelet (Perancis)
* William J. Macqorn Rankine
* Karl Culmann
* Otto Mohr
* J.V. Boussinesq
* Karl Von Terzaghi
* Rebhan
* Nathan M . Newmark
* Muller-Breslau
* A. Atterberg (Swedia)
* Fellenius, W. (Swedia)
* Leo Casagrande dan Krey
*
 Asal usul
 Penyebaran ukuran butiran
 Kemampuan Mengalirkan air
 Compressibility (Pemampatan)
 Kekuatan Geser
 Daya dukung
 dll
Sejarah terjadinya tanah, pada mulanya bumi
berupa bola magma cair yang sangat panas.
Karena proses pendinginan, permukaannya
membeku maka tejadi batuan beku. Karena
proses fisika (panas, dingin, membeku, mencair)
batuan tersebut hancur menjadi butiran – butiran
tanah. Oleh proses kimia ( hidrasi dan oksidasi)
batuan lapuk sehingga menjadi tanah dengan sifat
berubah dari batu aslinya
Transported Soil :
Tanah yang lokasinya pindah dari tempat
terjadinya yang disebabkan oleh aliran air,
angin dan es

Residual Soil :
Tanah yang tidak pindah dari tempat
terjadinya

Oleh proses alam, proses perubahan dapat
bermacam – macam dan berulang.
Batu menjadi tanah karena pelapukan dan
penghancuran, tanah menjadi batu karena
sedimentasi dan proses pemadatan. Batu
menjadi batu jenis lain karena panas,
tekanan dan larutan

Batuan terbagi 3 :
 Batuan beku
 Batuan Sedimen
 Batuan Metamorf

Tanah terdiri atas butir – butir diantaranya
berupa ruang pori. Ruang pori dapat terisi
udara dan atau air

Tanah juga dapat mengandung bahan –
bahan organik sisa pelapukan tumbuhan
atau hewan yang disebut tanah organik
Perbedaan batu dan tanah :
Batu merupakan kumpulan butir – butir
mineral alam yang saling terikat erat dan
kuat sehingga sukar untuk dilepaskan

Tanah merupakan kumpulan butir – butir
mineral alam yang tidak melekat atau
melekat tidak erat sehingga sangat mudah
dipisahkan
*
Tanah, berdasakan ukuran partikel
dibedakan menjadi :
1.Kerikil (gravel) > 2.00 mm
2.Pasir (sand) 2.00 – 0,06 mm
3.Lanau (silt) 0.06 – 0.002 mm
4.Lempung (clay) < 0.002 mm
Tanah, berdasarkan campuran butiran:
1.Tanah berbutir kasar ( sebagian besar
butir – butir tanahnya berupa pasir dan
kerikil)
2.Tanah berbutir halus ( sebagian besar
butir – butir tanahnya berupa lempung
dan lanau)
3.Tanah organik ( mengandung bahan
organik)
Tanah, berdasarkan sifat lekatannya:
1.Tanah kohesif ( mempunyai sifat
lekatan antara butir – butirnya ;
mengandung lempung cukup banyak)
2.Tanah non kohesif (tidak mempunyai
atau sedikit sekali lekatan antara butir
– butirnya; hampir tidak mengandung
lempung seperti pasir)
3.Tanah organik ( sifatnya sangat
dipengaruhi oleh bahan – bahan organik
; sifat tidak baik)

Related Interests