Tuesday, 30 August 2011

Cara Merubah Koordinat Geografis
Menjadi Koordinat UTM di Google Earth
google earth, komputer, tips Agus DM
Kali ini kita membahas bagaimana caranya mengubah Koordinat Geografis
Menjadi Koordinat UTM di Google Earth. Karena bagaimanapun dua jenis
koordinat tersebut sering kita jumpai dalam dunia perpetaan alias Mapping,
baik peta untuk Kehutanan maupun Pertambangan/Minning. Oya, hasilnya
nanti dapat juga kita pakai sebagai angka/nilaikonversi koordinat dari
Geografis ke UTM maupun sebaliknya. Jadi, bila kalian malas menghitung
manual untuk meng-konversi perubahan koordinat tersebut kalian bisa
menggunakan Tips di bawah ini. Oke kita langsung aja ke TKP.
1. Klik Icon Google Earth (Masuk ke aplikasi Google Earth),
2. Klik Menu "Tools" yang ada dibagian atas pojok kiri.
3. Kemudian klik "Options" seperti yang ditunjukan gambar di bawah ini :





4. Maka akan muncul menu seperti gambar di bawah ini (Klik Gambar
untuk memperjelas) :

5. Klik Tanda pada Tulisan : Universal Transverse Mercator.
http://weblogask.blogspot.com/2011/08/cara-merubah-koordinat-geografis.html














Cara Konversi
Koordinat Geografis-UTM
Salam olah raga jari, alias klik’ers, pengguna program pemetaan. Post kali ini
saya tidak akan memberikan tips yang macem-macem atau rumit. Cukup
yang mudah namun bermanfaat, Yaitu konversi koordinat.
Nah, koordinat adalah suatu sistem yang digunakan untuk menunjukkan
suatu titik di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Bagaimanapun
juga, menunjukkan suatu lokasi selalu relatif meskipun menggunakan
koordinat. Kok begitu? tentu saja karena koordinat sendiri menggunakan
datum sebagai titik ikat.
Koordinat di Indonesia ada beberapa yang populer. Antara lain :
a. Geografis, adalah sistem koordinat yang membagi bumi menjadi wilayah
erdasarkan lintang dan bujur. Lokasi ditentukan berdasarkan Datum yang
digunakan. Penunjukkan lokasi menggunakan dalam bentuk derajat.
b. UTM (universal Transverse Mercator), yaitu sistem yang membagi bumi
(bulat) menjadi irisan jaring-jaring dengan sudut 6 derajat. Sehingga serupa
bola, ada 360 derajat yang dibagi 6 derajat. Berapa tuh..? pinter …60 Zona.
Ini yang disebut garis khayal Lintang. Kemudian untuk mendetailkan
pemetaan, dibagi lagi secara membujur dengan besar sudut yang sama,
sehingga zona nya dibagi menjadi zona (belahan bumi) utara dan selatan.
Makanya pada koordinat geografis selalu dikenal Zona 49 S, 50 N, dsb. Info
saja Pulau Jawa sebagian besar berada pada zona 49S.
Lebih detilnya pada masing-masing zona dibuat garis khayal yang menjadi
pedoman penentuan lokasi. UTM di sajikan dalam bentuk m, yaitu Meter
Timur dan Meter Utara.
c. TM3, sistem koordinat ini mirip dengan UTM. Bedanya zonanya dibagi
oleh sudut 3 derajat, sehingga lebih detil. Proyeksi ini digunakan oleh
Pemerintah DKI dan BPN.
Cukup teorinya, mudahnya dalam melakukan konversi koordinat bisa
menggunakan ArcView, atau Arc GIS.
yang pertama pake ArcView.
1. tool yang dipakai pada arcview adalah ekstensi projection utillity wizard
(maap kalo salah ketik).

2. Aktivkan saja di File>Extention>projection utillity wizard
3. Setelah aktif akan muncul menu baru di File>Arcview Projection Utillity.
Klik menu tersebut.
4. Loading dulu, jangan khawatir. Selanjutnya, Akan muncul menu sebagai
berikut.
jangan khawatir kalau ada error biasanya karena shp.file yang anda miliki
belum berkoordinat.





5. Pilih dan browsing file yang mau dikonversi koordinatnya, jangan malu-
malu kalau mau banyak sekalian tinggal tekan shift select.
6. Kemudian akan muncul menu yang benar-benar mirip, yang pertama
adalah menentukan koordinat asli layer anda, yang kedua
menentukanproyeksi koordinat anda yang baru. Menu yang saya maksud
adalah gambar berikut.
7. Menu Step 2. ini menyuruh kita untuk menentukan jenis koordinat sistem,
geografis atau terproyeksi. Perhatikan juga Datumnya. Kalo Indonesia
biasanya pake WGS 1984. Kalo peta anda sudah terproyeksi, berarti zona
anda juga harus diketahui. Biar petanya terkonversi dengan benar.

8. Step 3
hampir mirip dengan step 2. Hanya saja untuk layer yang baru yang akan
terkonversi.
9. Kalau udah klik OK, lalu akan muncul menu penyimpanan, browse, dan
jadi deh.
10. sebagai info saja, konversi bisa dilakukan bolak-balik lo. Dari geografi ke
UTM atau dari utm ke Geografi.








Okeh, Tahap dengan ArcView sudah selesai. Bagaimana dengan ArcGIS?
Secara umum hampir sama. Kita harus menetukan koordinat layer kita dulu,
baru menentukan koordinat lanjutan. Opsinya juga mirip. Cuma kalo pake
ArcGIS menggunakan ArcTool box-Projection.
Bingung..?Biasanya ada di Arc Tool Box>Data Management
Tools>Projection And Transform.
Nah untuk menentukan koordinat Layer awal, dengan menu Define
Projection (hati-hati kerja anda, pake Raster/ vektor).
Nah Kalo mau konversi pake Convert Coordinate Notation. Menu-menunya
persis yang harus di isi, cuma ditampilkan dalam bentuk yang berbeda.
http://elghazicourses.wordpress.com/2013/01/27/cara-konversi-koordinat-
geografis-utm/

http://gis-indonesia.blogspot.com/2011/05/sistem-proyeksi-koordinat-utm-universal.html