KONSEP TEKNOLOGI

ANALISIS TEKNOLOGI FILM “EAGLE EYE”












Oleh:
Imron Abdi Santoso 11/312921/TK/37710
Feronica Fatimah 11/313115/TK/37798
Diga Aldial S 11/319701/TK/38819



JURUSAN TEKNIK FISIKA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2013



Review Singkat Film

Film ini menceritakan tentang sebuah sistem pengaman (Aria)yang diciptakan oleh manusia.
Fungsi utamanya adalah melindungi negara dari berbagai ancaman dari luar. Komputer ini
memiliki operator utama bernama Ethan Shaw, yang akhirnya sadar bahwa penggunaan
Aria terlalu beresiko. Suatu saat Ethan mendapati bahwa Aria akan melakukan sebuah
operasi pembersihan terorisme bernama Guillotine dan berusaha menggalkannya karena
dianggap akan menimbulkan masalah yang lebih besar bagi kestabilan negara. Namun,
Ethan malah terbunuh karena telah dianggap sebagai musuh negara oleh Aria.

Untuk meneruskan Guillotine, Aria membutuhkan data biometric yang sama dengan yang
dimiliki Ethan. Aria pun memilih adik kembar Ethan, bernama Jerry Shaw.
Jerry mulai mendapatkan panggilan-panggilan misterius dari Aria. Awalnya Jerry
beranggapan bahwa Aria adalah teman dari Ethan, dan berusaha menerima perintahnya.
Namun, akhirnya Jerry tahu bahwa ia hanya dimanfaatkan...


Lima Teknologi dalam film
1. Kamera CCTV
Dalam film ini, digambarkan bahwa pemasangan kamera CCTV memilki fungsi lain dari yang
biasanya digunakan. Tanpa sepengetahuan masyarakat, komputer Aria dapat memiliki akses
langsung menuju seluruh CCTV yang ada. Hal ini pula yang menurut kami, mengapa film ini
berjudul Eagle Eye.
2. Teknologi Auto-Pilot
Sekurang-kurangnya, apabila kami tidak salah menganalisa, ada dua alat yang menggunakan
teknologi auto-pilot dalam film ini. Pertama, truk penghancur sampah yang digunakan untuk
menghentikan pengejaran FBI terhadap Jerry Shaw. Kedua, pesawat yang dibajak oleh
komputer Aria untuk membunuh Jerry Shaw di terowongan.

3. Telepon Genggam
Ponsel merupakan salah satu akses yang paling sering digunakan Aria untuk memberikan
perintah kepada Jerry Shaw dan para “korban” lainnya. Penggunaan ponsel yang sudah
sangat umum sebenarnya masih memiliki sisi negatif yang mesti dibenahi. Peristiwa
penyadapan jalur telepon genggam bukanlah hal yang fiktif. Sudah banyak kasus seperti ini.
Hal ini tentu saja merupakan sebuah ancaman bagi penggunanya.
4. Komputer Aria (sistem pengaman otomatis)
Aria merupakan salah satu tokoh utama dalam film ini. Teknologi yang dibuat untuk
melengkapi sistem keamanan negara ini memang sangat canggih. Namun, kita seringkali
lupa bahwa manusia tetap butuh ruang privasi dan Aria telah merenggutnya. Film ini
berakhir dengan hancurnya sistem pengaman bernama komputer Aria ini.
5. Pemicu berbasis frekuensi
Di film ini, teknologi ini dipergunakan untuk memicu ledakan bom. Bom di desain amat kecil,
menyerupai batu permata. Ledakannya tidak dipicu dengan aktuator manual, atau sistem
kontrol jarak jauh melainkan dengan sensor frekuensi yang diatur menyesuaikan kondisi.
Bom kecil ini dipasang di saxophone milik Sam dan kalung yang dipakai ibunya. Skenario ini
dibuat oleh Aria untuk meledakkan gedung putih untuk membunuh para pejabat tertentu
yang dianggap melakukan kesalahan.


Dampak positif dari lima teknologi di atas
1. Mengurangi resiko kejahatan
CCTV biasanya digunakan untuk mengawasi suatu tempat misalnya pada pusat perbelanjaan
atau dapat di semua tempat yang membutuhkan sistem keamanan. Dengan CCTV rekaman
kejadian yang telah berlangsung dapat dilihat kembali, sehingga apabila terjadi kejahatan
yang berlangsung, pelakunya dapat dilacak.





2. Teknologi auto-pilot dapat mengurangi resiko human error sebagai operator
Sistem kontrol auto-pilot memang sudah dikenal cukup lama di dunia teknologi.
Penggunaannya pun sangat menyeluruh, mulai dari sistem yang sederhana sampai sistem
yang amat rumit. Contoh sistem yang menggunakan kontrol auto-pilot yaitu pesawat
terbang, pembangkit reaktor nuklir, dsb. Banyak sistem yang membutuhkan ketelitian dan
ketepatan waktu yang sangat ketat, bahkan mendekati error 0%. Salah satu sumber error
terbesar berasal dari operator, yang berupa human error. Kontrol auto-pilot sangat baik
digunakan untuk mengendalikan sistem dengan sifat seperti itu

3. Komunikasi lebih mudah dilakukan, tidak tergantung jarak ataupun waktu tempuh
dengan menggunakan ponsel
Masa kini alat komunikasi merupakan kebutuhan bagi setiap manusia. Dengan
menggunakan telepon genggam, setiap orang dapat berkomunikasi kepada orang lain di
tempat yang jauh dengan biaya yang terjangkau. Teknologi telepon genggam pun sekarang
berkembang sangat cepat. Bahkan sudah dapat dilakukan video call sehingga dapat melihat
lawan bicaranya.

4. Dengan Aria, sistem keamanan negara sangat terjaga
Meskipun teknologi Aria belum benar-benar ada di dunia, namun dengan menonton film
tersebut kita bisa menyadari bahwa sistem pengaman dengan tingkat keamanan sempurna
seperti Aria tentunya akan sangat berguna dalam memberikan pengawasan dan pencipta
keamanan suatu negara dari ancaman-ancaman yang datang.

5. Pemicu ledakan berbasis frekuensi lebih efisien dalam hal perangkat pendukung
Ledakan tidak hanya digunakan untuk kegiatan terorisme. Dalam kegiatan pencarian sumber
minyak pun, ledakan seringkali digunakan. Dengan sistem pemicu berbasis frekuensi,
tentunya tidak diperlukan perangkat pendukung yang berlebihan, hanya dengan mengatur
frekuensi referensi sebagai sensor pengaktif ledakan.




Dampak negatif dari lima teknologi diatas
1. Masyarakat kehilangan ruang untuk privasi (CCTV)
Disamping dampak positif penggunaan cctv, ada pula dampak negatifnya. Di beberapa
negara di eropa, masyarakatnya sangat sensitif apabila kegiatan yang mereka lakukan
sehari-harinya diketahui oleh orang lain. Hal ini mengakibatkan mereka merasa ruang
geraknya terganggu dan tidak bebas melakukan aktivitas.

2. Saat sistem kontrolnya error, maka sulit untuk dikendalikan karena tidak
menggunakan operator berupa manusia
Salah satu kekurangan teknologi adalah bahwa ia tetap saja sebuah alat. Alat-alat ini tidak
mempunyai instinct yang dimiliki oleh manusia. Saat menghadapi sistem yang error,
manusia dapat menggunakan analisa yang cepat dan tentu saja dapat memilih langkah
selanjutnya untuk menghentikan error tersebut. Sedangkan, alat teknologi tidak demikian.
Saat mengalami error, alat-alat ciptaan manusia ini hanya bisa melakukan langkah yang
sudah diatur sebelumnya. Namun, apabila errornya tidak terduga dan diluar batas yang
sudah dibuat oleh penciptanya alat tentunya berpotensi melakukan langkah yang salah dan
justru dapat membahayakan lingkungan sekitar.

3. Jalur telepon mudah disadap dan bisa digunakan untuk membahayakan orang lain
Komunikasi melalui telepon genggam berarti komunikasi lewat gelombang elektromagnetik
atau biasa dikenal dengan sebutan sinyal. Apabila seseorang akan melakukan komunikasi
maka pesan terlebih dahulu akan dikirim ke satelit untuk sebelumnya dikirim kepada
penerima pesan. Nah karena jalur komunikasi ini menggunakan gelombang maka seseorang
akan sangat mudah melakukan penyadapan kepada sasarannya yang nantinya akan
digunakan untuk sesuatu yang membahayakan seseorang.





4. Orang kehilangan privasi, sulit dikendalikan, cenderung destruktif tanpa
mempertimbangkan kemungkinan yang lebih manusiawi
Ini merupakan dampak negatif dari keberadaan sistem keamanan bernama Aria. Aria dibuat
dengan sangat baik sehingga memiliki kecerdasan yang sangat baik pula. Namun, karena
terlalu cerdas, Aria bisa menjadi sangat destruktif. Pengambilan keputusan yang hanya
berdasar pada logika matematika sangat berbahaya, apalagi digunakan untuk melakukan
suatu operasi militer dengan skala yang besar. Belum lagi kemampuan Aria yang dapat
menyadap seluruh sistem data CCTV di seluruh dunia yang tentunya amat merugikan.

5. Sangat berbahaya apabila digunakan untuk hal yang negatif, salah satunya pemicu
ledakan (pemicu).
Pemicu ledakan menggunakan gelombang suara sangatlah rentan. Frekuensi gelombang
yang dipilih haruslah dalam rentang suara yang tidak dapat ditimbulkan oleh benda di
sekitarnya, seperti suara manusia dan suara alam. dan apabila pemicunya jatuh kepada
orang yang tidak bertanggung jawab maka akan sangat membahayakan karena ledakan
yang ditimbulkan bisa jadi pada tempat yang tidak diinginkan. Oleh karena itu benda
semacam ini haruslah diberi sistem keamanan yang sangat tinggi untuk mengindari
penyalahgunaan.





Teknologi sejatinya digunakan untuk memberikan pelayanan yang positif bagi manusia.
Teknologi sistem keamanan dibuat bukan untuk merusak keamanan, bahkan privasi
penggunannya. Kadang, kita tidak hanya membutuhkan otak untuk mengambil keputusan.
Kita juga membutuhkan hati. (anonymous, 2013)