Mesin Bor / Mesin Drill

Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong
yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan
pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang
berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan menggunakan pemotong berputar
yang disebut bor dan memiliki fungsi untuk Membuat lubang, Membuat lobang
bertingkatm, Membesarkan lobang, Chamfer.

Gambar mesin bor


Bagian-Bagian Mesin Bor

1. Cekam Bor
Cekam bor digunakan untuk memegang mata bor bertangkai silindris.
Biasanya cekam ini mempunyai 2 atau 3 rahang penjepit. Ukuran cekam bor
ditunjukkan oleh diameter terbesar dari mata bor yang dapat dijepit.

2. Sarung Pengurung/Sarung Tirus
Mata bor yang bertangkai tirus dapat dipegang oleh sarung pengurung
yang berlobang tirus. Oleh karena tangkai dan sarung berbentuk tirus, maka pada
saat mata bor ditekan, ia akan saling mengunci.
Lobang dan tangkai tirus dibuat menurut tirus morse, yaitu ketrirusan
menurut standar internasional.

Tabel 3.1 Ukuran tirus









MORSE DIAMETER TIRUS
TERBESAR

Morse 1 12,20 mm
Morse 2 18,00 mm
Morse 3 24,10 mm
Morse 4 31,60 mm


Pemegang dan Penjepit Benda Kerja

1. Ragum Tangan
Ragum tangan dapat dibuka dan dikunci dengan kekuatan tangan. Benda
kerja yang dapat dijepit oleh ragum tangan harus berukuran kecil dan terbatas
sampai pada diameter ± 6 mm.

2. Ragum Mesin
Benda kerja yang besar tidak dapat dipegang oleh tangan karena gaya
pemotongannya semakin besar, maka digunakan ragum mesin.

3. Meja Mesin
Penjepitan benda kerja pada meja mesin umumnya dilakukan apabila
benda kerja tidak mungkin di jepit oleh ragum. Teknik penjepitan benda kerja
menggunakan baut pengunci T yang mana baut ini dimasukkan ke dalam alur
meja mesin bor.

4. Tangan
Pemegangan benda kerja dengan tangan dapat dilakukan untuk benda
kerja
yang kecil dan panjang serta lobang yang dibuat tidak dalam dan berdiameter
kecil.

Jenis-Jenis Mata Bor
 Mata Bor Spiral
Disebut mata bor spiral karena mata bor ini mempunyai alur potong
melingkar yang berbentuk spiral sepanjang badan. Mata bor spiral mempunyai
dua bagian utama yaitu mata potong dan sudut pemotong.
Mata bor spiral dibuat dari bahan baja karbon, baja campuran, baja
kecepatan tinggi dan karbida. Bentuk badan mata bor ini tidak silindris tetapi
berbentuk tirus dari ujung sampai batas tangkai dengan kenaikan 0,05 mmsetiap
kenaikan panjang 100 mm.
Mata bor spiral terdapat dua macam bentuk tangkai, yaitu tangkai
berbentuk silindris dan tangkai yang berbentuk tirus. Alur spiral mempunyai sudut
tatal dan dapat mempercepat keluarnya bram selama pengeboran. Mata potong
terdiri dari dua buah bibir pemotong. Tebal bor merupakan tulang/punggung yang
berbentuk spiral , bagian ini terdapat di kedua alur pemotong. Sisi pemotong
terdapat sepanjang alur pemotong dan ini dapat menentukan ukuran bor.

Sumber : http://theissen06.wordpress.com/2010/04/21/spesifikasi-mesin-
bor-portable-hard-rock-n-semi-hard-rock-formation/