REFERAT

KELUARGA BERENCANA DAN
KONTRASEPSI DARURAT
Disusun oleh :
Fatimatus zahoh S! Ke" #$%&$$''%(
Pem)im)in* :
"! +aenal Alim S,! OG
SUB DEPARTE-EN KANDUNGAN
S-F IL-U PEN.AKIT KANDUNGAN
RS TK! II "! SOEPRAOEN/-ALANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNI0ERSITAS 1I2A.A KUSU-A/
SURABA.A
'$34
KATA PENGANTAR
Puji Syukur atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas Kehendak-Nya penulis dapat
menyelesaikan referat dengan judul Keluarga Berencana (KB dan K!ntrasepsi "arurat (K#N"$%&
%eferat ini di'uat se'agai salah satu tugas dalam Kepaniteraan (lmu Penyakit
Kandungan& Mengingat pengetahuan dan pengalaman penulis serta )aktu yang
tersedia untuk menyusun referat ini sangat ter'atas, penulis sadar masih 'anyak
kekurangan 'aik dari segi isi, susunan 'ahasa maupun sistematika penulisannya& *ntuk itu
kritik dan saran pem'aca yang 'ersifat mem'angun sangat penulis harapkan&
Pada kesempatan yang 'aik ini, penulis mengucapkan 'anyak terima kasih
kepada dr& +aenal $lim Sp&#, selaku pem'im'ing Kepaniteraan (lmu Penyakit
Kandungan di %S TK& (( S#-P%$#-N-M$.$N,, yang telah mem'erikan tugas referat ini
se'agai salah satu 'ahan 'elajar dan tentunya akan sangat 'erguna untuk kedepan-nya&
Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang
juga turut mem'antudalam upaya penyelesaian referat ini& $khir kata penulis 'erharap kiranya referat
ini dapat 'erguna dan 'isa menjadi inf!rmasi 'agi rekan seja)at d!kter muda /K-*0KS
(/akultas Ked!kteran *ni1ersitas 0ijaya Kusuma Sura'aya serta tenaga medis di %S& TK ((
dr& S#-P%$#-N M$.$N, atau pr!fesi yang terkait dengan masalah kesehatan pada
umumnya&
Sura'aya, 23 $pril 2345
DAFTAR ISI
6alaman 7udul&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&i
Kata Pengantar&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&ii
"aftar (si&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&iii
BAB I! PENDA5ULUAN
4&4& .atar Belakang&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&4
4&2& Tujuan&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&2
4&8& %umusan Masalah &&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&8
BAB II! PE-BA5ASAN
2&4& "efinisi K!ntrasepsi&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
2&2& Met!de K!ntrasepsi&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
$& K!ntrasepsi N!n-6!rm!nal (Met!de Sederhana&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
B& K!ntrasepsi 6!rm!nal&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
9& K!ntrasepsi suntikan ("ep! Pr!fera&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
"& $lat K!ntrasepsi "alam %ahim ($K"%&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
-& K!ntrasepsi Mantap (Tu'ekt!mi:M#0, ;asekt!mi:M#P&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
/& K!ntrasepsi "arurat&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
BAB III! PENUTUP
8&4& Kesimpulan&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
8&2& Saran&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDA5ULUAN
3!3 Lata Bela6an*
Masalah kehamilan yang tidak diinginkan di (nd!nesia terjadi pada remaja, pada
pasangan usia su'ur yang tidak memakai k!ntrasepsi )alau se'etulnya tidak ingin punya
anak, sampai kegagalan k!ntrasepsi cukup 'anyak& Kehamilan yang tidak diinginkan dan
kegagalan k!ntrasepsi ini se'agian 'esar 'isa dicegah 'ila dalam pelayanan k!ntrasepsi
saat ini dimasukkan K(- (k!munikasi, inf!rmasi, edukasi dan pelayanan K!ntrasepsi
"arurat& Kehamilan yang tidak diinginkan dan upaya a'!rtus pr!1!katus akan
meningkatkan $ngka Kematian ('u& "i (nd!nesia pemakaian K!ntrasepsi "arurat sudah
dimulai sejak 'e'erapa tahun terakhir, namun terasa masih 'elum 'anyak digunakan
karena kurangnya inf!rmasi&
("j!k! 0asp!d!, /K *N$(%:%S* "%& S#-T#M# S*%$B$Y$
(nd!nesia juga mempunyai masalah dalam kependudukan menurut pu'likasi BPS
pada 'ulan $gustus 2343, jumlah penduduk (nd!nesia 'erdasarkan hasil sensus ini adalah
se'anyak 28<&==>&8>8 !rang& "an pr!gram KB, masih 'erupa him'auan saja&
(7urnal Media Medika Muda
"ari data 06# didapatkan 'ah)a di seluruh dunia terjadi le'ih dari 433 ? 43 (>
sanggama setiap harinya dan terjadi 4 juta kelahiran 'aru per hari di mana =3@ di
antaranya tidak direncanakan dan 2=@ tidak diharapkan& "ari 4=3&333 kasus a'!rtus
pr!1!katus yang terjadi per hari, =3&333 di antaranya a'!rtus ilegal dan le'ih dari =33
perempuan meninggal aki'at k!mplikasi a'!rtus tiap harinya&
(Sar)!n! Pra)ir!hardj!, ilmu kandungan edisi (((
Secara menyeluruh indikasi pemakaian K!ntrasepsi "arurat adalah pemakaian
k!nd!m yang pecah, diafragma yang '!c!r, c!itus interuptus yang gagal, penghitungan
masa su'ur yang salah, ekspulsi $K"%, pil KB yang lupa, suntik yang terlam'at,
perk!saan dan tidak memakai met!de KB sama sekali& ("j!k! 0asp!d!& /akt!r-fakt!r
yang mempengaruhi keikutsertaan KB adalah paparan inf!rmasi KB, peran serta suami,
pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, status ek!n!mi& Misalnya, partisipasi
)anita dalam 'ekerja dan 'erkarier mempunyai pengaruh penting dalam penurunan
fertilitas& "an fakt!r peran serta suami sangat 'erpengaruh dalam keputusan istri untuk
'er-KB maupun tidak&
Tingkat pengetahuan sese!rang akan sesuatu sangat penting serta merupakan
dasar dari sikap dan tindakan dalam menerima atau men!lak sesuatu hal, sehingga tingkat
pengetahuan yang 'aik tentang KB dengan segala aspeknya akan sangat mem'antu
kelancaran 'erlangsungnya pr!gram KB& (7urnal Media Medika Muda
Melihat tingginya angka kehamilan:kelahiran yang tidak direncanakan, 'esarnya
jumlah penduduk, minimnya inf!rmasi dan pengetahuan dari latar 'elakang diatas maka
pem'ahasan mengenai Keluarga Berencana (KB dan K!ntrasepsi "arurat (K#N"$%
sangat diperlukan& "an referat ini di'uat dengan tujuan untuk memenuhi tugas
kepaniteraan klinik ilmu penyakit kandungan&
3!' Tu7uan
3!'!3! Tu7uan Umum
 Meningkatkan pengetahuan dan inf!rmasi mengenai KB dan K!ntrasepsi
"arurat&
 Mem'erikan le'ih 'anyak pilihan untuk )anita&
 Mend!r!ng penerapan perilaku seks yang aman
 *ntuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan&
 "apat mengatur jarak serta jumlah anak yang diinginkan
3!'!'! Tu7uan Khusus
 Bisa menerapkan te!ri dari hasil pem'ahasan referat ini kepada pasien dan dapat
melakukan edukasi&
 Mengetahui alat k!ntrasepsi KB dan jenis K!ntrasepsi "arurat
 Mengetahui cara kerja, kele'ihan, kelemahan dan k!ntra indikasi KB dan
K!ntrasepsi "arurat
 Mengetahui penggunaan:pemasangan KB
3!8 Rumusan -asalah
4& Pengertian KB dan K!ntrasepsi "arurat A
2& $pa saja jenis-jenis KB dan K!ntrasepsi "arurat A
8& $pa kele'ihan dan kekurangan alat-alat KB A
5& $pa efek samping dan k!ntra indikasi KB dan K!ntrasepsi "arurat A
=& Bagaimana cara pemasangan KB dan pemakaian K!ntrasepsi "arurat A
BAB II
PE-BA5ASAN
'!3! DEFINISI
KB atau Keluarga Berencana merupakan salah satu pr!gram yang dicanangkan
!leh pemerintah (nd!nesia untuk meng!ntr!l jumlah p!pulasi rakyat di (nd!nesia yang
makin meledak& Keluarga 'erencana adalah usaha untuk mengatur jumlah dan jarak anak
yang diinginkan& *ntuk dapat mencapai hal terse'ut maka di'uatlah 'e'erapa cara atau
alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan& 9ara-cara terse'ut termasuk
k!ntrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga&
K!ntrasepsi 'erasal dari kata k!ntra 'erarti mencegah atau mela)an, sedangkan
k!nsepsi adalah pertemuan antara sel telur (sel )anita yang matang dan sel sperma (sel
pria yang mengaki'atkan kehamilan& Maksud dari k!ntrasepsi adalah menghindar dan
mencegah terjadinya kehamilan se'agai aki'at pertemuan antara sel telur yang matang
dengan sel sperma terse'ut&("epkes %(,4BB5&
K!ntrasepsi adalah semua cara atau usaha untuk mencegah terjadinya k!nsepsi
atau pem'uahan antara sel telur dan sel spermat!C!a atau tertanamnya 'uah kehamilan
didalam dinding uterus& $lasan pemakaian k!ntrasepsi adalah secara dem!grafis
penduduk dunia meningkat dengan sangat cepat sehingga daya dukung dunia terhadap
jumlah penduduk menjadi menurun& $lasan lain adalah fakt!r kesehatan i'u dan anak
dimana dengan jumlah anak yang meningkat akan meningkatkan resik! m!r'iditas dan
m!rtalitas pada maternal dan anak, dan menghindari kehamilan dengan alasan penyakit
i'u yang akan mem'ahayakan 'aik maternal maupun pada anak& $lasan secara indi1idual
adalah ketidaksiapan secara mental dan materi untuk punya anak, keinginan untuk
mem'atasi 'esarnya keluarga&
(dr& (ndra Perdana Kusuma, Sp&#,
'!'! -ETODE KONTRASEPSI
Macam-macam met!de k!ntrasepsi
,& K!ntrasepsi N!n-6!rm!nal (Met!de Sederhana
6& K!ntrasepsi 6!rm!nal
(& K!ntrasepsi suntikan ("ep! Pr!fera
7& $lat K!ntrasepsi "alam %ahim ($K"%
K& K!ntrasepsi Mantap (Tu'ekt!mi:M#0, ;asekt!mi:M#P
.& K!ntrasepsi "arurat
$& K!ntrasepsi N!n 6!rm!nal
 K!ntrasepsi tanpa menggunakan alat:!'at D
4 Senggama Terputus (K!itus (nterruptus
2 Pem'ilasan Pascasanggama (P!stc!ital "!uche
8 Met!de $men!re .aktasi:M$. (Pr!langed .actati!n
5 Met!de kalender:pantang 'erkala (%hythm Meth!d
= Met!de suhu 'asal
> Met!de lendir ser1iks:Met!de #1ulasi Billings (M#B
 K!ntrasepsi dengan alat:!'at&
4 Met!de Barier (K!nd!m, "iafragma, Spermisida
B& K!ntrasepsi 6!rm!nal
4 Pil K!ntrasepsi K!m'inasi
2 Pil sekuensial
8 Mini-Pil
5 $men!rea Pascapil (P!st Pill $men!rrh!ea
9& K!ntrasepsi Suntikan ("ep! Pr!1era
4 Suntikan setiap 8 'ulan (dep! pr!1era
2 Suntikan setiap 'ulan (M!nthly (njecta'le
"& $lat K!ntrasepsi "alam %ahim atau (ntra *terine "e1ice
-& K!ntrasepsi Mantap (Tu'ekt!mi, ;asekt!mi
/& K!ntrasepsi "arurat
PE-BA5ASAN -ETODE KONTRASEPSI
A! Non/5omonal
Kontase,si Tan,a -en**una6an Alat9o)at
3( Sen**ama Te,utus #Koitus Inteu,tus(
Sanggama terputus adalah penarikan penis dari 1agina se'elum
terjadinya ejakulasi& 6al ini 'erdasarkan kenyataan 'ah)a akan terjadinya
ejakulasi disadari se'elumnya !leh se'agian 'esar laki-laki, dan setelah itu masih
ada )aktu kira-kira EdetikE se'elum ejakulasi terjadi& 0aktu yang singkat ini
dapat digunakan untuk menarik penis keluar dari 1agina& Keuntungan, cara ini
tidak mem'utuhkan 'iaya, alat-alat ataupun persiapan, tetapi kekurangannya
adalah untuk menyukseskan cara ini di'utuhkan pengendalian diri yang 'esar dari
pihak laki-laki& Be'erapa laki-laki karena fakt!r jasmani dan em!si!nal tidak
dapat mempergunakan cara ini& Kegagalan dengan cara ini dapat dise'a'kan !leh
(4 adanya pengeluaran air mani se'elum ejakulasi yaitu dapat mengandung
sperma apalagi pada k!itus yang 'erulang (repeate: c!itusF (2 terlam'atnya
pengeluaran penis dari 1agina dan (8 pengeluaran semen dekat pada 1ul1a !leh
karena adanya hu'ungan antara 1ul1a dan kanalis ser1ikalis uteri melalui 'enang
lendir ser1iks uteri&
'( Pem)ilasan Pas:asan**ama #Post:oital Dou:he(
Pem'ilasan 1agina dengan air 'iasa dengan atau tanpa tam'ahan larutan
!'at (cuka atau #'at lain segera setelah k!itus merupakan suatu cara yang telah
lama sekali dilakukan untuk tujuan k!ntrasepsi& Maksudnya ialah untuk
mengeluarkan sperma secara mekanik dari 1agina& Penam'ahan cuka ialah untuk
memper!leh efek spermisida serta menjaga asiditas 1agina& -fekti1itas cara ini
mengurangi kemungkinan terjadinya k!nsepsi, hanya dalam 'atas-'atas tertentu
karena se'elum dilakukannya pem'ilasan spermat!C!a dalam jumlah 'esar sudah
memasuki ser1iks uteri&
8( -eto"e Amenoe La6tasi #Polon*e" La:tation(
Met!de $men!re .aktasi adalah k!ntrasepsi yang mengandalkan
pem'erian air susu i'u secara eksklusif, artinya hanya di'erikan $S( tanpa
tam'ahan makanan ataupun minuman&
Perempuan mengetahui 'ah)a kemungkinan untuk menjadi hamil
menjadi le'ih kecil apa'ila mereka terus menyusui anaknya setelah
melahirkannya& Maka, memperpanjang masa laktasi sering dilakukan untuk
mencegah kehamilan& -fekti1itas menyusui anak dapat mencegah !1ulasi dan
memperpanjang amen!rea p!st partum& $kan tetapi, !1ulasi pada suatu saat akan
terjadi lagi dan akan mendahului haid pertama setelah partus& Bila hal ini terjadi,
k!nsepsi dapat terjadi selagi perempuan terse'ut masih dalam keadaan amen!rea
dan terjadilah kehamilan kem'ali setelah melahirkan se'elum mendapatkan haid&
4( Pantan* Be6ala #Rh;thm -et)o"(
Sanggama dihindari pada masa su'ur yaitu dekat dengan pertengahan
siklus haid atau terdapat tanda-tanda adanya kesu'uran yaitu keluarnya lendir
encer dari liang 1agina&
Se!rang perempuan hanya dapat hamil selama 'e'erapa hari saja dalam
daur haidnya& Masa su'ur yang juga dise'ut Efase !1ulasiE mulai 5G jam se'elum
!1ulasi dan 'erakhir 25 jam setelah !1ulasi& Se'elum dan sesudah masa itu,
perempuan terse'ut 'erada dalam masa tidak su'ur&
Kesulitan cara ini ialah sulit untuk menentukan )aktu yang tepat dari
!1ulasiF !1ulasi umumnya terjadi 45 H 2 hari se'elum hari pertama haid yang
akan datang& "engan demikian, pada perempuan dengan haid yang tidak teratur,
sangat sulit atau sama sekali tidak dapat diperhitungkan saat terjadinya !1ulasi&
Selain itu, pada perempuan dengan haid teratur pun ada kemungkinan hamil, !leh
salah satu se'a' (misalnya karena sakit !1ulasi tidak datang pada )aktunya atau
sudah datang se'elum saat semestinya&
Pada perempuan-perempuan dengan daur haid tidak teratur, akan tetapi dengan
1ariasi yang tidak jauh 'er'eda, dapat ditetapkan masa su'ur dengan suatu
perhitungan, dimana daur haid terpendek dikurangi dengan 4G hari dan daur haid
terpanjang dikurangi dengan 44 hari& Masa aman ialah se'elum daur haid
terpendek yang telah dikurangi& *ntuk dapat mempergunakan cara ini, perempuan
yang 'ersangkutan sekurang-kurangnya harus mempunyai catatan tentang lama
daur haidnya selama = 'ulan, atau le'ih 'aik jika perempuan terse'ut mempunyai
catatan tentang lama daur haidnya selama satu tahun penuh&
*ntuk memudahkan pemakaian cara ini, di 'a)ah ini disajikan satu ta'el
untuk menentukan masa su'ur dan masa tidak su'ur& *ntuk menentukan masa
su'ur&
.amanya daur haid
terpendek
6ari pertama
masa su'ur
.amanya daur haid
terpanjang
6ari terakir masa
su'ur
24 hari 6ari ke- 8 24 hari 6ari ke- 43
22 hari 6ari ke- 5 22 hari 6ari ke- 44
28 hari 6ari ke- = 28 hari 6ari ke- 42
25 hari 6ari ke- > 25 hari 6ari ke- 48
2= hari 6ari ke- < 2= hari 6ari ke- 45
2> hari 6ari ke- G 2> hari 6ari ke- 4=
2< hari 6ari ke- B 2< hari 6ari ke- 4>
2G hari 6ari ke- 43 2G hari 6ari ke- 4<
2B hari 6ari ke- 44 2B hari 6ari ke- 4G
83 hari 6ari ke- 42 83 hari 6ari ke- 4B
84 hari 6ari ke- 48 84 hari 6ari ke- 23
82 hari 6ari ke- 45 82 hari 6ari ke- 24
88 hari 6ari ke- 4= 88 hari 6ari ke- 22
85 hari 6ari ke- 4> 85 hari 6ari ke- 28
8= hari 6ari ke- 4< 8= hari 6ari ke- 25
-fekti1itas cara ini akan le'ih tepat jika di'arengi dengan cara
pengukuran suhu 'asal 'adan (SBBF dengan pengukuran ini dapat ditentukan
dengan tepat saat terladinya !1ulasi& Menjelang !1ulasi suhu 'asal 'adan turun,
kurang dari 25 jam sesudah !1ulasi suhu 'asal 'adan naik lagi sampai tingkat
le'ih tinggi daripada tingkat suhu se'elum !1ulasi, dan tetap tinggi sampai akan
terjadinya haid& "engan demikian 'entuk grafik suhu 'asal 'adan adalah 'ifasis,
dengan dataran pertama le'ih rendah daripada dataran kedua, dengan saat !1ulasi
di antaranya&
Keter'atasan
• Se'agai k!ntraseptif sedang (B-23 kehamilan per 433 perempuan selama
tahun pertama pemakaian& 9atatan untuk met!de !1ulasi 'illings 'ila
aturan ditaati kegagalan 3@& Kegagalan terjadi karena pasangan dengan
sengaja atau tanpa sengaja melanggar aturan untuk mencegah kehamilan&
• Keefektifan tergantung dari kemauan dan disiplin pasangan untuk
mengikuti instruksi
• Perlu ada pelatihan se'agai persyaratan untuk menggunakan jenis KB$
yang paling efektif secara 'enar&
• "i'utuhkan pelatih:guru KB$
• Pelatih:guru KB$ harus mampu mem'antu i'u mengenali masa su'urnya,
mem!ti1asi pasangan untuk menaati aturan jika ingin menghindari
kehamilan dan menyediakan alat 'antu jika diperlukan& Misalnya 'uku
catatan khusus
• Perlu pantang selama masa su'ur untuk menghindari kehamilan
• Perlu pencatatan setiap hari
• (nfeksi 1agina mem'uat lendir ser1iks sulit dinilai&
<( -eto"e Suhu Basal
('u dapat mengenali masa su'ur i'u dengan mengukur suhu 'adan secara
teliti dengan term!meter khusus yang 'isa mencatat peru'ahan suhu sampai 3,4
9&
Pakai aturan peru'ahan suhu
• *kur suhu i'u pada )aktu yang hampir sama setiap pagi (se'elum 'angkit
dari tempat tidur dan catat suhu i'u pada kartu yang disediakan !leh
instruktur KB$&
• Pakai catatan suhu pada kartu terse'ut untuk 43 hari pertama dari siklus
haid i'u untuk menentukan suhu tertinggi dari suhu yang n!rmal, rendah
(misalnya, catatan suhu harian pada p!la tertentu tanpa suatu k!ndisi yang
luar 'iasa& $'aikan setiap suhu tinggi yang dise'a'kan !leh demam atau
gangguan lain&
• Tarik garis pada 3,3=-3,4 derajat celcius diatas suhu tertinggi dari suhu 43
hari terse'ut& (ni dinamakan garis pelindung (c!1er line atau garis suhu&
• Masa tidak su'ur mulai pada s!re setelah hari ketiga 'erturut-turut suhu
'erada diatas garis pelindung terse'ut (aturan peru'ahan suhu
*ntuk k!ntrasepsi
• Pantang sanggama mulai dari a)al siklus haid sampai s!re hari ketiga
'erturut-turut setelah suhu 'erada diatas garis pelindung (c!1er line&
9atatan
• 7ika salah satu dari 8 suhu 'erada di'a)ah garis pelindung (c!1er line
selama perhitungan 8 hari, ini mungkin tanda 'ah)a !1ulasi 'elum terjadi&
*ntuk menghindari kehamilan tunggu sampai 8 hari 'erturut-turut suhu
tercatat diatas garis pelindung se'elum memulai sanggama&
• Ketika mulai masa tidak su'ur, tidak perlu untuk mencatat suhu 'asal i'u&
('u dapat 'erhenti mencatat sampai haid 'erikut mulai dan 'ersanggama
sampai hari pertama haid 'erikutnya&
Met!de simpt!mtermal
('u harus mendapat instruksi untuk met!de lendir ser1iks dan suhu 'asal&
('u dapat menentukan masa su'ur i'u dengan mengamati suhu tu'uh dan lendir
ser1iks&
• Setelah darah haid 'erhenti, i'u dapat 'ersanggama pada malam hari pada
hari kering dengan 'erselang hari selama masa tidak su'ur& $turan yang
sama dengan met!de lendir ser1iks&
• Masa su'ur mulai ketika ada perasaan 'asah atau munculnya lendir, ini
adalah aturan a)al& $turan yang sama dengan met!de lendir ser1iks&
Berpantang 'ersanggama sampai masa su'ur 'erakhir&
• Pantang 'ersanggama sampai hari puncak dan aturan peru'ahan suhu telah
terjadi&
• $pa'ila aturan ini tidak mengidentifikasi hari yang sama se'agai akhir
masa su'ur, selalu ikuti aturan yang paling k!nser1atif, yaitu aturan yang
mengidentifikasi masa su'ur yang paling panjang&
Pengukuran suhu 'asal 'adan dilakukan setiap hari sesudah haid 'erakhir
sampai mulainya haid 'erikunya& *saha itu dilakukan se)aktu 'angun pagi
se'elum menjalankan kegiatan apapun, dengan memasukkan term!meter dalam
rektum atau dalam mulut di 'a)ah lidah selama = menit& "engan menggunakan
suhu 'asal 'adan, k!ntrasepsi dengan cara pantang 'erkala dapat ditingkatkan
efekti1itasnya& $kan tetapi, harus diingat 'ah)a 'e'erapa fakt!r dapat
menye'a'kan kenaikan suhu 'asal 'adan tanpa terjadinya !1ulasi, misalnya
karena infeksi, kurang tidur, atau minum alk!h!l&
=( -eto"e Len"i Se>i6s
Met!de #1ulasi Billings (M#B:Met!de .endir ser1iks Billings D
9!nt!h, $)al siklus D 5-5-4BBG
6ari Ke D 4 2 8 5 = > < G B 43 44 42 48 45 4=
Tanggal 5 = > < G B 43 44 42 48 45 4= 4> 4< 4G
K!de &&&
&&&
&&&
&&&
&& &
I I I
# # # # #
J
I
4 2 8
6ari Ke D 4> 4< 4G 4B 23 24 22 28 25 2= 2> 2< 2G 2B
Tanggal 4B 23 24 22 28 25 2= 2> 2< 2G 2B 83 84 2
K!de I I I I I I I I &&&
&&&
Keterangan D
...... Awal siklus: perdarahan haid atau saat tak
terduga: perdarahan lain
"efinisi D
• 6ari-hari kering D setelah darah haid 'ersih, ke'anyakan i'u mempunyai 4
sampai 'e'erapa hari tidak terlihat adanya lendir dan daerah 1agina terasa
kering&
• 6ari-hari su'ur D ketika ter!'sesi adanya lendir se'elum !1ulasi, i'u
dianggap su'ur, ketika terlihat adanya lendir, )alaupun jenis lendir yang
kental dan lengket& .endir su'ur yang 'asah dan licin mungkin sudah ada
di ser1iks dan hari su'ur sudah dimulai&
• 6ari puncak D adalah hari terakhir adanya lendir paling licin, mulur, dan
ada perasaan 'asah&
*ntuk K!ntrasepsi D
• .endir mungkin 'eru'ah pada hari yang sama, periksa lendir setiap kali ke
'elakang dan se'elum tidur, kecuali ada perasaan sangat 'asah )aktu
siang& Setiap malam se'elum tidur, tentukan tingkat yang paling su'ur&
I Hari-hari setelah Haid: 1. Rasa kering, 2.
Tidak ada lendir sama sekali
= Hari-hari setelah haid: 1. Rasa kering, 2.
Ada lendir: lekat dan kental
O Titik perubahan atau perkembangan: 1.
Rasa liin, semakin liin, 2. Ada lendir: air,
!ernih, mulur
O" #$unak% &dekat dengan '(ulasi): 1. Rasa
liin terakhir, 2. Ada lendir: bening, mulur,
ener, terakhir
I I I Tiga hari setelah #$unak%: 1.
Rasa kering, 2. Tidak ada lendir
sama sekali
1 2 *
• Pantang sanggama untuk paling sedikit satu siklus sehingga i'u akan
kenali hari-hari lendir, mengenali p!la kesu'uran dan p!la ketidaksu'uran
i'u&
• 6indari sanggama pada )aktu haid& 6ari-hari ini tidak aman, pada siklus
pendek, !1ulasi dapat terjadi pada hari-hari haid&
• Pada hari kering setelah haid, aman untuk 'ersanggama selang satu malam
(aturan selang seling& (ni akan menghindari i'u 'ingung dengan cairan
sperma dan lendir
• Segera setelah ada lendir jenis apa juga atau perasaan 'asah muncul,
hindari sanggama dan atau k!ntak seksual& 6ari-hari lendir, terutama hari-
hari lendir su'ur, adalah tidak aman& (aturan a)al atau jika hari 'asah, i'u
akan memper!leh 'ayi
• Tandai hari terakhir dengan lendir paling licin dan mulurdengan tanda J&
(ni adalah hari puncak, ini adalah hari !1ulasi dan adalah hari paling su'ur&
• Setelah hari puncak, hindari sanggama untuk 8 hari 'erikut siang dan
malam& 6ari-hari ini adalah tidak aman (aturan puncak& Mulai dari pagi
hari keempat setelah kering, ini adalah hari-hari aman untuk 'ersanggama
sampai hari haid 'erikutnya 'ila ingin menghindari kehamilan&
• Pada siklus yang tidak teratur seperti pascapersalinan atau premen!pause
maka perlu memperhatikan (p!la ketidaksu'uran dimana ada )aktu 4-2
hari su'ur yang menyelingi diantara hari-hari tidak su'ur& ('u harus
mengamati peru'ahan ini dan 'ila sudah pulih kem'ali dan 'erlangsung
minimal 8 hari 'erturut-turut tanpa peru'ahan maka sanggama '!leh
lakukan (aturan sa'ar menunggu:)ait and see rule
Keter'atasan
• Se'agai k!ntraseptif sedang (B-23 kehamilan per 433 perempuan selama
tahun pertama pemakaian& 9atatan untuk met!de !1ulasi 'illings 'ila
aturan ditaati kegagalan 3@& Kegagalan terjadi karena pasangan dengan
sengaja atau tanpa sengaja melanggar aturan untuk mencegah kehamilan&
• Keefektifan tergantung dari kemauan dan disiplin pasangan untuk
mengikuti instruksi
• Perlu ada pelatihan se'agai persyaratan untuk menggunakan jenis KB$
yang paling efektif secara 'enar&
• "i'utuhkan pelatih:guru KB$
• Pelatih:guru KB$ harus mampu mem'antu i'u mengenali masa su'urnya,
mem!ti1asi pasangan untuk menaati aturan jika ingin menghindari
kehamilan dan menyediakan alat 'antu jika diperlukan& Misalnya 'uku
catatan khusus
• Perlu pantang selama masa su'ur untuk menghindari kehamilan
• Perlu pencatatan setiap hari
• (nfeksi 1agina mem'uat lendir ser1iks sulit dinilai&
Kontase,si Den*an -en**una6an Alat9O)at
-eto"e Baie #Kon"om? Dia@a*ma? S,emisi"a(
-eto"e Baie Kon"om
Penggunaan k!nd!m tidak hanya mencegah kehamilan, tetapi juga
mencegah (MS termasuk 6(;:$("S& -fektif 'ila dipakai dengan 'aik dan 'enar
serta dapat dipakai 'ersama dengan k!ntrasepsi lain& K!nd!m merupakan
selu'ung:sarung karet yang dapat ter'uat dari 'er'agai 'ahan diantaranya lateks
(karet, plastik (1inil, atau 'ahan alami (pr!duksi he)ani yang dipasang pada penis
saat hu'ungan seksual& K!nd!m ter'uat dari karet sintetik yang tipis, 'er'entuk
silinder, dengan muaranya 'erpinggir te'al, yang 'ila digulung 'er'entuk rata atau
mempunyai 'entuk seperti puting susu& Ber'agai 'ahan telah ditam'ahkan pada
k!nd!m 'aik untuk meningkatkan efektifitasnya (misalnya penam'ahan spermisida
maupun se'agai akses!ris akti1itas seksual&
Prinsip kerja k!nd!m adalah se'agai perisai dari penis se)aktu melakukan
k!itus, dan mencegah pengumpulan sperma dalam 1agina& Bentuk k!nd!m adalah
silindris dengan pinggir yang te'al pada ujung yang ter'uka, sedang ujung yang
'untu 'erfungsi se'agai penampung sperma& Biasanya diameternya kira-kira 84 -
8>,= mm dan panjangnya le'ih kurang 4B cm serta kete'alan umumnya 3,32 mm&
Tipe k!nd!m terdiri dari D k!nd!m 'iasa, k!nd!m 'erk!ntur ('ergerigi, k!nd!m
'erar!ma, k!nd!m tidak 'erar!ma&
Keuntungan k!nd!m, selain untuk mem'eri perlindungan terhadap penyakit
kelamin, juga dapat digunakan untuk tujuan k!ntrasepsi& Kekurangannya ialah ada
kalanya pasangan yang mempergunakannya merasakan selaput karet terse'ut se'agai
penghalang dalam kenikmatan se)aktu melakukan k!itus& $da pula pasangan yang
tidak menyukai k!nd!m !leh karena adanya as!siasi dengan s!al pelacuran& Se'a'-
se'a' kegagalan memakai k!nd!m ialah '!c!r atau k!yaknya alat itu atau
tumpahnya sperma yang dise'a'kan !leh tidak dikeluarkannya penis segera setelah
teriadinya ejakulasi& -fek samping k!nd!m tidak ada, kecuali jika ada alergi terhadap
'ahan k!nd!m itu sendiri&
-fekti1itas k!nd!m ini tergantung dari mutu k!nd!m dan dari ketelitian
dalam penggunaannya& 6al-hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan
k!nd!m&
 7angan melakukan k!itus se'elum k!nd!m terpasang dengan 'aik&
 Pasanglah k!nd!m sepanjang penis yang sedang dalam ereksi& Pada laki-
laki yang tidak 'ersunat, prepusium harus ditarik terle'ih dahulu&
 Tinggalkan se'agian kecil dari ujung k!nd!m untuk menampung spermaF
Pada k!nd!m yang mempunyai kant!ng kecil di ujungnya, keluarkanlah
udaranya terle'ih dahulu se'elum k!nd!m dipasang&
 Pergunakanlah 'ahan pelicin secukupnya pada permukaan k!nd!m untuk
mencegah terjadinya r!'ekan&
 Keluarkanlah penis dari 1agina se)aktu masih dalam keadaan ereksi dan
tahanlah k!nd!m pada tempatnya ketika penis dikeluarkan dari 1agina
supaya sperma tidak tumpah&
Ta'el Penanganan efek samping dan masalah kesehatan lainnya
E@e6 sam,in* atau -asalah Penan*anan
K!nd!m rusak atau
diperkirakan '!c!r (se'elum
'erhu'ungan
Buang dan pakai k!nd!m 'aru
atau pakai spermisida
diga'ung k!nd!m
k!nd!m '!c!r atau dicurigai
ada curahan di1agina saat
'erhu'ugan
7ika dicurigai ada ke'!c!ran,
pertim'angkan pem'erian
m!rning after pill
"icurigai adanya reaksi alergi
(spermisida
%eaksi alergi, meskipun
jarang, dapat sangat
mengganggu dan 'isa
'er'ahaya& 7ika keluhan
menetap sesudah 'erhu'ungan
dan tidak ada gejala (MS,
'erikan k!nd!m alami
Mengurangi kenikmatan
hu'ungan seksual
jika penurunan kepekaaan
tidak 'isa dit!lerir 'iarpun
dengan k!nd!m yang le'ih
tipis, anjurkan pemakaian
met!de lain&
-eto"e Baie Dia@a*ma
"iafragma adalah kap 'er'entuk 'ulat cem'ung, ter'uat dari lateks (karet
yang di-insersikan ke dalam 1agina se'elum 'erhu'ungan seksual dan menutup
ser1iks& 9ara kerja D menahan sperma agar tidak mendapatkan akses mencapai
saluran alat repr!duksi 'agian atas (uterus dan tu'a fall!pi dan se'agai alat
spermisida& 7enis diafragma yaitu flat spring, c!il spring, arching spring&
"alam 'entuk aslinya diafragma 1aginal ini ter'uat dari cincin karet yang
te'al, dan di atasnya diletakkan selem'ar karet tipis& Kemudian dilakukan m!difikasi
dengan semacam per arl!jiF diatasnya diletakkan karet tipis yang 'er'entuk ku'ah
(d!me& "e)asa ini diafragma 1aginal terdiri atas kant!ng karet yang 'er'entuk
mangkuk dengan per elastis pada pinggirnya& Per ini ada yang ter'uat dari l!gam
tipis yang tidak dapat 'erkarat, ada pula yang dari ka)at halus yang tergulur se'agai
spiral dan mempunyai sifat seperti per& *kuran diafragma 1aginal yang 'eredar di
pasaran mempunyai diameter antar == sampai 433 mm& Tiap-tiap ukuran mempunyai
per'edaan diameter masing-masing = mm& Besarnya ukuran diafragma yang akan
dipakai !leh aksept!r ditentukan secara indi1idual& "iafragma dimasukkan ke dalam
1agina se'elum k!itus untuk menjaga jangan sampai sperma masuk ke dalam uterus&
*ntuk memperkuat khasiat diafragma, !'at spermatisida dimasukkan ke dalam
mangkuk dan di!leskan pada pinggirnya& "iafragma 1aginal sering dianjurkan
pemakaiannya dalam hal-hal seperti 'erikut&
 keadaan di mana tidak tersedia cara yang le'ih 'aikF
 jika frekuensi k!itus tidak se'erapa tinggi, sehingga tidak di'utuhkan
perlindungan yang terus-menerusF
 jika pemakaian pil, (*", atau cara lain harus dihentikan untuk sementara
)aktu !leh karena sesuatu se'a'&
Pada keadaan-keadaan tertentu pemakaian diafragma tidak dapat
di'enarkan, misalnya pada pr!lapsus uteri, fistula 1agina& "iafragma paling c!c!k
dipakai perempuan dengan dasar panggul yang tidak l!nggar dan dengan t!nus
dinding 1agina yang 'aik& umumnya diafragma 1aginal tidak menim'ulkan 'anyak
efek samping& -fek samping mungkin dise'a'kan !leh reaksi alergik terhadap !'at-
!'at spermatisida yang dipergunakan, atau !leh karena terjadinya perkem'ang'iakan
'akteri yang 'erle'ihan dalam 1agina jika diafragma di'iarkan terlalu lama terpasang
di situ& Kelemahan diafragma 1aginal ini ialah (4 diperlukannya m!ti1asi yang
cukup kuatF (2 umumnya hanya c!c!k untuk perempuan yang terpelajar dan tidak
untuk dipergunakan secara massalF (8 pemakaian yang tidak teratur dapat
menim'ulkan kegagalanF (5 tingkat kegagalan le'ih tinggi daripada pil atau (*"&
Keuntungan dari cara ini ialah (4 hampir tidak ada efek sampingF (2 dengan
m!ti1asi yang 'aik dan pemakaian yang 'etul, hasilnya cukup memuaskanF (8 dapat
dipakai se'agai pengganti pil, (*" atau pada perempuan yang tidak '!leh
mempergunakan pil atau (*" !leh karena sesuatu se'a'&
9ara penggunaan D
• ,unakan diafragma setiap kali melakukan hu'ungan seksual&
• Pertama k!s!ngkan kandung kemih dan cuci tangan
• Pastikan diafragma tidak 'erlu'ang (tes dengan mengisi diafragma dengan air
atau melihat menem'us cahaya
• #leskan sedikit spermisida krim atau jelly pada kap diafragma (untuk
memudahkan pemasangan tam'ahan krim atau jelly, remas 'ersamaan
dengan pinggirannya
• P!sisi saat pemasangan diafragma (4& Satu kaki diangkat ke atas kursi atau
dudukkan t!ilet, 2& Sam'il 'er'aring, 8& Sam'il j!ngk!k
• .e'arkan kedua 'i'ir 1agina
• Masukkan diafragma kedalam 1agina jauh ke 'elakang, d!r!ng 'agian depan
pinggiran keatas di'alik tulang pu'is
• Masukkan jari kedalam 1agina sampai menyentuh ser1iks, sarungkan
karetnya dan pastikan ser1iks telah terlindungi
• "iafragma dipasang di 1agina sampai > jam se'elum hu'ungan seksual& 7ika
hu'ungan seksual 'erlangsung diatas > jam setelah pemasangan, tam'ahkan
spermisida kedalam 1agina& "iafragma 'erada didalam 1agina paling tidak >
jam setelah terlaksannya hu'ungan seksual& 7angan tinggalkan diafragma
didalam 1agina le'ih dari 25 jam se'elum diangkat (tidak dianjurkan mencuci
1agina setiap )aktu, pencucian 1agina 'isa dilakukan setelah ditunda > jam
sesudah hu'ungan seksual&
• Mengangkat dan menca'ut diafragma dengan menggunakan jari telunjuk dan
tengah&
• 9uci dengan sa'un dan air, keringkan se'elum disimpan kem'ali ke
tempatnya&

Ta'el& Penanganan -fek samping
E@e6 Sam,in* Penan*anan
(nfeksi saluran uretra Peng!'atan dengan anti'i!tika yang sesuai, apa'ila
diafragma menjadi pilihan utama dalam 'er-KB&
Sarankan untuk segera meng!s!ngkan kandung
kemih setelah melakukan hu'ungan seksual atau
sarankan memakai met!de lain&
"ugaan adanya reaksi alergi
diafragma atau dugaan
adanya reaksi alergi
spermisida
0alaupun jarang terjadi, terasa kurang nyaman dan
mungkin 'er'ahaya& 7ika ada gejala iritasi 1agina,
khususnya pascasanggama, dan tidak mengidap (MS,
'erikan spermisida yang lain atau 'antu untuk
memilih met!de lain&
%asa nyeri pada tekanan
terhadap kandung
kemih:rektum
Pastikan ketepatan letak diafragma apa'ila alat terlalu
'esar& 9!'alah dengan ukuran yang le'ih kecil&
Tindak lanjuti untuk meyakinkan masalah telah
ditangani&
Tim'ul cairan 1agina dan
'er'au jika di'iarkan le'ih
dari 25 jam&
Periksa adanya (MS atau 'enda asing dalam 1agina
(tamp!n, dll, jika tidak ada, sarankan klien untuk
melepas diafragma setelah melakukan hu'ungan
seksual, tapi tidak kurang dari > jam setelah aktifitas
terakir& Setelah diangkat (diafragma harus dicuci
dengan hati-hati menggunakan sa'un cair dan air,
jangan menggunakan 'edak atau talk jika akan
disimpan& 7ika mengidap (MS, lakukan pemer!sesan
alat sesuai dengan pencegahan infeksi&
-eto"e Baie S,emisi"a
Spermisida adalah 'ahan kimia ('iasanya n!n !ksin!l-B digunakan untuk
men!n-aktifkan atau mem'unuh sperma& Yang dikemas dalam 'entuk D aer!s!l 'usa,
ta'let 1aginal, supp!sit!ria, krim& 9ara kerja D menye'a'kan sel mem'ran sperma
terpecah, memperlam'at pergerakan sperma, dan menurunkan kemampuan
pem'uahan sel telur&
#'at spermatisida yang dipakai untuk k!ntrasepsi terdiri atas 2
k!mp!nen,yaitu Cat kimia)i yang mampu mematikan spermat!C!a, dan 1ehikulum
yang n!naktif dan yang diperlukan untuk mem'uat ta'let atau cream:jelly& Makin
erat hu'ungan antara Cat kimia dan sperma, makin tinggi efekti1itas !'at& #leh se'a'
itu, !'at yang paling 'aik adalah yang dapat mem'uat 'usa setelah dimasukkan ke
dalam 1agina, sehingga kelak 'usanya dapat mengelilingi ser1iks uteri dan menutup
!stium uteri eksternum& 9ara k!ntrasepsi dengan !'at spermatisida umumnya
digunakan 'ersama-sama dengan cara lain (diafragma 1aginal& 9ara Penggunaan D
• 9uci tangan dengan sa'un dan air mengalir se'elum mengisi aplikat!r
('usa atau krim dan insersi spermisida&
• Penting untuk menggunakan spermisida setiap melakukan aktifitas
hu'ungan seksual&
• 7arak tunggu sesudah memasukkan ta'let 1agina atau supp!sit!ria adalah
43-4= menit&
• Tidak ada jarak tunggu setelah memasukkan 'usa
• Penting untuk mengikuti anjuran dari pa'rik tentang cara penggunaan dan
penyimpan dari setiap pr!duk (misalnya k!c!k aer!s!l se'elum diisi ke
dalam aplikat!r&
• Spermisida ditempatkan jauh didalam 1agina sehingga ser1iks terlindungi
dengan 'aik&
$er!s!l Busa
• K!c!k tempat aer!s!l 23-83 menit se'elum digunakan&
• Tempatkan k!ntainer dengan p!sisi keatas, letakkan aplikat!r pada mulut
k!ntainer, dan tekan aplikat!r untuk mengisi 'usa&
• Sam'il 'er'aring lakukan insersi aplikat!r ke dalam 1agina mendekati
ser1iks& "!r!ng sampai 'usa keluar
• $plikat!r segera dicuci pakai sa'un dan air, tiriskan dan keringkan&jangan
'er'agi aplikat!r dengan !rang lain&
Ta'let 1agina atau supp!sit!ria atau film:tissue
• 9uci tangan se'elum mem'uka paket
• .epaskan ta'let atau supp!sit!ria dari paket
• Sam'il 'er'aring masukkan ta'let 1agina atau supp!sit!ria jauh ke dalam
1agina
• Tunggu 43-4= menit se'elum mulai 'erhu'ungan seksual
• Sediakan selalu ekstra pengadaan ta'let 1agina atau supp!sit!ria ditempat&
• Be'erapa 'usa dari ta'let 1agina menye'a'kan rasa hangat di 1agina& (itu
n!rmal-n!rmal saja
Krim
• (nsersi k!ntrasepsi krim setelah dikemas ke dalam aplikat!r sampai penuh&
Masukkan kedalam 1agina sampai mendekati ser1iks
• Tekan alat pend!r!ng sampai krim keluar& Tidak perlu menunggu kerja krim&
• $plikat!r harus dicuci dengan sa'un dan air, sesuai dengan pencegahan
infeksi, untuk alat-alat, tiriskan dan keringkan&
• *ntuk mempermudah pem'ersihan alat, pisahkan 'agian-'agiannya& 7angan
'er'agi aplikat!r dengan !rang lain
• Sediakan selalu ekstra pengadaan krim terutama apa'ila ternyata k!ntainer
k!s!ng&
B! Kontase,si 5omonal
"i 'a)ah pengaruh hip!talamus, hip!fisis mengeluarkan h!rm!n
g!nad!tr!pin /!llicle Stimulating 6!rm!ne (/S6, .uteiniCing 6!rm!ne (.6&
6!rm!n-h!rm!n ini dapat merangsang !1arium untuk mem'uat estr!gen dan
pr!gester!n& "ua h!rm!n yang terakhir ini menum'uhkan end!metrium pada )aktu
daur haid, dalam keseim'angan tertentu dapat menye'a'kan !1ulasi, dan penurunan
kadarnya mengaki'atkan desintegrasi end!metrium dan haid&
3( Pil Kontase,si Kom)inasi
Pil k!ntrasepsi k!m'inasi yang sekarang digunakan tidak 'erisi estr!gen
dan pr!gester!n alamiah, melainkan ster!id sintetik& $da dua jenis pr!gester!n
sintetik yang dipakai, yaitu yang 'erasal dari 4B n!r test!ster!n, dan yang 'erasal
dari 4< alfa aset!ksi-pr!gester!n&
Mekanisme kerja
Pil-pil k!ntrasepsi terdiri atas k!mp!nen estr!gen dan k!mp!nen
pr!gestagen, atau !leh satu dari k!mp!nen h!rm!n itu& 0alaupun 'anyak hal
yang masih 'elum jelas, pengetahuan tentang dua k!mp!nen terse'ut tiap hari
'ertam'ah& Yang jelas 'ah)a h!rm!n ster!id sintetik dalam meta'!lismenya
sangat 'er'eda dengan h!rm!n ster!id yang dikeluarkan !leh !1arium& umumnya
dapat dikatakan 'ah)a k!mp!nen estr!gen dalam pil menekan sekresi /S6
menghalangi maturasi f!likel dalam !1arium& Karena pengaruh estr!gen dari
!1arium terhadap hip!fisis tidak ada, maka tidak terdapat pengeluaran .6& Pada
pertengahan siklus haid kadar /S6 rendah dan tidak terjadi peningkatan kadar
.6, sehingga menye'a'kan !1ulasi terganggu& K!mp!nen pr!gestagen dalam pil
k!m'inasi memperkuat khasiat estr!gen untuk mencegah !1ulasi, sehingga dalam
B= K BG@ tidak terjadi !1ulasi& Selanjutnya, estr!gen dalam d!sis tinggi dapat
pula mempercepat perjalanan !1um yang akan menyulitkan terjadinya implantasi
dalam end!metrium dari !1um yang sudah di'uahi& K!mp!nen pr!gestagen
dalam pil k!m'inasi seperti dise'ut di atas memperkuat kerja estr!gen, untuk
mencegah !1ulasi& Pr!gestagen sendiri dalam d!sis tinggi dapat mengham'at
!1ulasi, tetapi tidak dalam d!sis rendah& Selanjutnya, Pr!gestagen mempunyai
khasiat se'agai 'erikut D
 .endir ser1iks uteri menjadi le'ih kental, sehingga menghalangi
penetrasi spermat!C!a untuk masuk dalam uterus
 Kapasitasi spermat!C!!n yang perlu untuk memasuki !1um tergangguF
 Be'erapa pr!gestagen tertentu, seperti n!retin!drel, mempunyai efek anti
estr!genik terhadap end!metrium, sehingga menyulitkan implantasi
!1um yang telah di'uahi& "i 'a)ah ini terdapat ta'el tentang mekanisme
kerja pil-pil dan suntikan untuk k!ntrasepsi&
7enis Pil K!m'inasi
• M!n!fasik D pil yang tersedia dalam kemasan 24 ta'let mengandung
h!rm!n aktif estr!gen atau pr!gestin dalam d!sis yang sama dengan <
ta'let tanpa h!rm!n aktif&
• Bifasik D pil yang tersedia dalam kemasan 24 ta'let mengandung h!rm!n
aktif estr!gen pr!gestin& "engan 2 d!sis yang 'er'eda dengan < ta'let
tanpa h!rm!n aktif
• Trifasik D pil yang tersedia dalam kemasan 24 ta'let mengandung h!rm!n
aktif estr!gen:pr!gestin dengan 8 d!sis yang 'er'eda, dengan < ta'let
tanpa h!rm!n aktif&
-fek kele'ihan estr!gen
-fek yang sering terjadi adalah rasa mual, terjadinya retensi cairan, sakit
kepala, nyeri pada mamma, atau flu!r al'us& %asa mual kadang-kadang disertai
muntah, diare, dan perut terasa kem'ung& %etensi cairan dise'a'kan !leh
kurangnya pengeluaran air dan natrium, dan dapat meningkatkan 'ertam'ahnya
'erat 'adan& Sakit kepala se'agian juga dise'a'kan !leh retensi cairan& Pem'erian
garam kepada penderita perlu dikurangi, dan dapat di'erikan !'at diuretik&
Kadang-kadang efek sampingnya demikian mengganggu, sehingga aksept!r ingin
menghentikan minum pil& "alam keadaan demikian, dianjurkan meneruskan
minum pil dengan pil k!m'inasi yang mengandung d!sis estr!gen rendah, !leh
karena tidak jarang efek itu 'erkurang dalam 'e'erapa 'ulan&
$kan tetapi, kadang-kadang pemakaian pil terpaksa dihentikan dan
digantikan dengan cara k!ntrasepsi lain& 6al ini karena ada indikasi 'ah)a
pemakaian pil dapat menim'ulkan hipertensi pada perempuan yang se'elumnya
tidak menderita penyakit terse'ut& $kan tetapi, 'iasanya hipertensinya ringan,
terjadi peningkatan terutama tekanan sist!lik, dan kem'ali kepada keadaan n!rmal
setelah pil dihentikan& $kan tetapi, dampak terhadap mereka yang sudah
menderita hipertensi se'elumnya le'ih nyata& Telah ter'ukti 'ah)a minum pil
yang cukup lama dengan d!sis estr!gen tinggi dapat menye'a'kan pem'esaran
mi!ma uteri& $kan tetapi, 'iasanya pem'esaran itu 'erhenti, jika pemakaian pil
dihentikan& Pemakaian pil kadang-kadang dapat menyem'uhkan pertum'uhan
end!metrium yang 'erle'ihan yang diaki'atkan !leh pengaruh estr!gen&
%endahnya d!sis estr!gen dalam pil dapat mengaki'atkan sp!tting dan 'reak
thr!ug 'leeding&
-fek kele'ihan pr!gestagen
Pr!gestagen dalam d!sis yang 'erle'ihan dapat menye'a'kan perdarahan
tidak teratur, 'ertam'ahnya nafsu makan disertai 'ertam'ahnya 'erat 'adan, akne,
al!pesia, kadang-kadang mamma mengecil, flu!r al'us, dan hip!men!rea&
Bertam'ahnya 'erat 'adan karena pr!gestagen meningkatkan nafsu makan dan
efek meta'!lik h!rm!n dari h!rm!n itu sendiri& $kne dan al!pesia 'isa tim'ul
karena efek andr!genik dari jenis pr!gestagen yang dipakai dalam pil&
Pr!gestagen dapat mengaki'atkan mengecilnya mamma& 7ika hal ini tidak
disenangi !leh aksept!r, dapat di'erikan pil dengan estr!gen d!sis yang le'ih
tinggi& /lu!r al'us kadang-kadang ditemukan pada pil dengan pr!gestagen d!sis
tinggi, 6al ini memungkinkan terjadinya infeksi dengan kandida al'ikan& Kadang-
kadang perempuan yang minum pil dengan d!sis pr!gestagen yang tinggi dapat
menye'a'kan depresi& $da alasan kuat 'ah)a depresi itu tidak tim'ul pada
perempuan yang sehat, akan tetapi pada perempuan yang se'elumnya sudah
secara em!si!nal tidak sta'il&
-fek samping yang 'erat
Bahaya yang dikha)atirkan dengan pil terutama pil k!m'inasi adalah
tr!m'!-em'!li, termasuk tr!m'!fle'itis, em'!li paru-paru, dan tr!m'!sis !tak&
Namun dampak terse'ut masih menim'ulkan silang pendapat di kalangan ahli&
Yang dapat dipakai se'agai pegangan ialah, 'ah)a kemungkinan untuk terjadinya
tr!m'!-em'!li pada perempuan yang minum pil, le'ih 'esar apa'ila ada fakt!r-
fakt!r yang mem'erikan predisp!sisi, seperti minum minuman keras, mer!k!k,
dan hipertensi, dia'etes, dan !'esitas&
K!ntra indikasi
Tidak semua perempuan dapat menggunakan pil k!m'inasi untuk
k!ntrasepsi& K!ntra indikasi terhadap penggunaannya dapat di'agi dalam k!ntra
indikasi mutlak dan relatif&
 K!ntraindikasi mutlak D termasuk adanya tum!r-tum!r yang
dipengaruhi estr!gen, penyakit hati yang aktif, 'aik akut ataupun
menahunF pernah mengalami tr!m'!-fle'itis, tr!m'!-em'!li, kelainan
sere'r!-1askulerF dia'etes mellitusF dan kehamilan&
 K!ntraindikasi relatif D depresiF migrainF mi!ma uteriF hipertensiF
!lig!men!rea dan amen!rea& Pem'erian pil k!m'inasi kepada
perempuan yang mempunyai kelainan terse'ut di atas harus dia)asi
secara teratur dan terus-menerus, sekurang-kurangnya tiga 'ulan sekali&
Kele'ihan dan Kekurangan Pil K!m'inasi
 -fekti1itasnya dapat dipercaya (daya guna te!ritis hampir 433 @, daya
guna pemakaian B= - BG@&
 /rekuensi k!itus tidak perlu diatur&
 Siklus haid jadi teratur&
 Keluhan-keluhan dismen!rea yang primer menjadi 'erkurang atau hilang
sama sekali&
 Pil harus diminum tiap hari, sehingga kadang-kadang merep!tkan&
 M!ti1asi harus kuat&
 $danya efek samping )alaupun sifatnya sementara, seperti mual, sakit
kepala, dan muntah, nyeri 'uah dada&
 Kadang-kadang setelah 'erhenti minum pil dapat tim'ul amen!rea
persisten&
 *ntuk g!l!ngan penduduk tertentu harganya masih mahal&
Memilih pil k!m'inasi
Pada prinsipnya 'er'agai pil k!m'inasi mempunyai efekti1itas yang
sama, )alaupun untuk pil yang mengandung hanya 23 mg estr!gen hal itu
mungkin sedikit kurang& Pil yang mengandung pr!gestagen yang kurang dari =3
mg iuga le'ih sering menim'ulkan gangguan perdarahan, sedangkan pil yang
mengandung estr!gen le'ih dari =3 mg dapat menim'ulkan mual dan se'againya&
Se'aiknya pada pem'erian pil untuk pertama kali, dipakai pil yang mengandung
=3 mg mestran!l dan 4 mg n!rethindr!ne& 7ika pasien mengalami 'anyak efek
samping yang dise'a'kan estr!gen, seperti mual, muntah, 'uah dada tegang dan
nyeri, gantilah pilnya dengan pil yang mengandung estr!gen kurang dari =3 mg&
7ika terjadi 'reakthr!ug 'leeding, gantilah pil dengan d!sis estr!gen yang le'ih
tinggi&
0aktu mulai menggunakan pil k!m'inasi
• Setiap saat selagi haid, untuk meyakinkan kalau perempuan terse'ut tidak
hamil
• 6ari pertama sampai hari ke < siklus haid
• B!leh menggunakan pada hari ke G, tetapi perlu menggunakan met!de
k!ntrasepsi yang lain (k!nd!m mulai hari ke G sampai hari ke 45 atau
tidak melakukan hu'ungan seksual sampai anda telah mengha'iskan paket
pil terse'ut
• Setelah melahirkan D
- Setelah > 'ulan pem'erian $S( eksklusif
- Setelah 8 'ulan dan tidak menyusui
- Pasca keguguran (segera atau dalam )aktu < hari
- Bila 'erhenti menggunakan k!ntrasepsi injeksi, dan ingin
menggantikan dengan pil k!m'inasi, pil dapat segera di'erikan tanpa
perlu menunggu haid&
'( Pil Se6uensial
"i (nd!nesia pil sekuensial tidak diedarkan& Pil sekuensial itu tidak
seefektif pil k!m'inasi, dan pemakaiannya hanya dianjurkan pada hal-hal tertentu
saja& Pil diminum yang hanya mengandung estr!gen saja untuk 45 - 4> hari,
disusul dengan pil yang mengandung estr!gen dan pr!gestagen untuk = - < hari&
8( -ini/Pil #Kontase,si Pil Po*estin(
Mini-pil 'ukan merupakan pengham'at !1ulasi !leh karena selama
memakan pil mini ini kadang-kadang !1ulasi masih dapat terjadi& -fek utamanya
ialah terhadap lendir ser1iks, dan juga terhadap end!metrium, sehingga nidasi
'last!kista tidak dapat terjadi& Mini-pill ini umumnya tidak dipakai untuk
k!ntrasepsi&
7enis Mini pil
• Kemasan dengan isi 8= pil D 833 micr! gram le1!n!rgestrel atau 8=3
micr!gram n!retindr!n
• Kemasan dengan isi 2G pil D <= micr!gram des!gestrel
9ara kerja
• Menekan sekresi g!nad!tr!pin dan sintesis ster!id se? di !1arium (tidak
'egitu kuat
• -nd!metrium mengalami transf!rmasi le'ih a)al sehingga implantasi
le'ih sulit
• Mengentalkan lendir ser1iks sehingga mengham'at penetrasi sperma&
• Mengu'ah m!tilitas tu'a sehingga transf!rmasi sperma terganggu
Yang '!leh menggunakan mini pil
• *sia repr!duksi
• Telah memiliki anak atau yang 'elum memiliki anak
• Pasca persalinan dan tidak menyusui
• Pasca keguguran
• Per!k!k segala usia
• Mempunyai tekanan darah tinggi (selama L 4G3:443 mmhg dengan
masalah pem'ekuan darah&
Yang tidak '!leh menggunakan mini pil
• 6amil
• Perdarahan per1aginaan yang 'elum jelas penye'a'nya
• Menggunakan !'at TB (rifampicin atau !'at untuk epilepsi (fhenit!in dan
'ar'iturat&
4( Amenoea Pas:a,il #Post Pill Amenohoea(
Se'anyak BG@ perempuan yang minum pil dapat haid lagi disertai
dengan !1ulasi dalam 8 'ulan sejak pil dihentikan& Pada se'agian 'esar (2@ haid
muncul lagi meskipun kadang-kadang sampai 2 tahun& Makin lama amen!rrhea
'erlangsung makin kecil kemungkinan siklus haid meniadi n!rmal kem'ali&
0alaupun lamanya minum pil dan usia yang 'ersangkutan memegang peranan
dalam tim'ul amen!rrhea, ada juga yang menderita kelainan terse'ut sesudah
minum pil tidak le'ih dari 8 'ulan& $da dua kemungkinan tim'ulnya amen!rea
sesudah minum pilF pemakaian pil mengham'at pengeluaran g!nad!tr!pin
releasing '!rrn!ne dari hip!talamus sedang kemungkinan lain penye'a'nya
'ukan semata-mata !leh pil& Karena terjadinya p!stpill amen!rr'!ea sangat
tergantung pada fungsi !rgan end!krin, maka harus hati-hati dengan pem'erian pil
pada perempuan yang mengalami kelainan haid fungsi!nal& *ntuk dapat
menentukan pr!gn!sis dan terapi dari p!stpill amen!rrh!ea, pr!gester!ne
)ithdra)il test mempunyai arti penting& 7ika hasilnya p!sitif, maka pr!gn!sis
umumnya 'aik, dan terapi dengan Kl!mifen 'iasanya amen!rea dapat, dihindari&
7ika hasilnya negatif, maka kelainannya le'ih mendasar, dalam hal se'a'nya
terletak pada hip!talamus hip!fisis& "iikhtiarkan supaya dengan pem'erian
Kl!mifen, h9,, hM,, lh-fSh %eleasing /act!rs, h!rm!n-h!rm!n dari hip!fisis
yang dihalang-halangi pengeluarannya, karena perangsangan 'erle'ihan dapat
dilepaskan& $pa'ila se'a'nya terletak pada !1arium, maka dengan pem'erian
estr!gen dan pr!gester!n dalam d!sis tertentu dapat diusahakan perangsangan
!1arium&
C! Kontase,si Sunti6an #De,o,o>ea(
Berdasarkan jenisnya D
• "ep! Medr!ksipr!gester!n acetat ("ep!pr!1era, mengandung 4=3 mg
"MP$, yang di'erikan setiap 8 'ulan dengan cara disuntik intramuscular
(didaerah '!k!ng
• "ep! n!retister!n enantat (dep! n!risterat, yang mengandung 233 mg
n!retindr!n enantat, di'erikan setiap 2 'ulan dengan cara disuntik
intramuscular&
9ara kerja D
• Mencegah !1ulasi
• Mengentalkan lendir ser1iks sehingga menurunkan penetrasi sperma&
• Menjadikan selaput lendir rahim tipis dan atr!fi
• Mengham'at transp!rtasi gamet !leh tu'a
Yang dapat menggunakan k!ntrasepsi suntikan pr!gestin
• *sia repr!duksi
• Setelah a'!rtus
• Per!k!k, tekanan darah kurang dari 4G3:443 mmhg dengan masalah
gangguan pem'ekuan darah
• Telah 'anyak anak, tetapi 'elum menghendaki tu'ekt!mi
• Tidak dapat memakai k!ntrasepsi yang mengandung estr!gen
• Sering lupa menggunakan pil k!ntrasepsi
• $nemia defisiensi 'esi
• Mendekati usia men!pause atau tidak '!leh menggunakan pil k!ntrasepsi
k!m'inasi
Yang tidak '!leh menggunakan k!ntrasepsi suntikan pr!gestin
• 6amil
• Perdarahan per1agina yang 'elum jelas penye'a'nya
• Menderita kanker payudara
• "ia'etes melitus disertai k!mplikasi
0aktu mulai menggunakan k!ntrasepsi suntikan pr!gestin
• Setiap saat selama siklus haid, asal i'u terse'ut tidak hamil
• Mulai hari pertama sampai hari ke < siklus haid
• ('u yang menggunakan k!ntrasepsi h!rm!nal lain dan ingin mengganti
k!ntrasepsi suntikan
• ('u tidak haid atau i'u dengan perdarahan tidak teratur
Sunti6an Setia, 8 Bulan #De,o Po>ea(
"ep! Pr!1era ialah !'at yang digunakan untuk tujuan k!ntrasepsi parenteral,
mempunyai efek pr!gestagen yang kuat dan sangat efektif& !'at ini termasuk !'at
dep!t& N!risterat juga termasuk dalam g!l!ngan k!ntrasepsi suntikan& Mekanisme
kerja #'at ini menghalangi terjadinya !1ulasi dengan jalan menekan pem'entukan
g!nad!tr!pin releasing h!rm!ne dari hip!talamus& .endir ser1iks 'ertam'ah kental,
sehingga mengham'at penetrasi sperma melalui ser1iks uteri&
• (mplantasi !1um dalam end!metrium dihalangi&
• Mempengaruhi transp!r !1um di tu'a&
Keuntungan k!ntrasepsi suntikan 'erupa dep! ialahD efekti1itas tinggiF
pemakaiannya sederhanaF cukup menyenangkan 'agi aksept!r (injeksi hanya 5?
setahunF re1ersi'elF dan c!c!k untuk i'u-i'u yang menyusui anak& Kekurangan
met!de dep!t ialah sering menim'ulkan perdarahan yang tidak teratur (sp!tting
'reaktr!ugh 'leeding, dan lain-lainF dapat menim'ulkan amen!rea& #'at suntikan
c!c!k digunakan !leh i'u-i'u yang 'aru saja melahirkan dan sedang menyusui
anaknya&
0aktu pem'erian dan d!sis
K!ntrasepsi suntikan sangat c!c!k untuk pr!gram p!stpartum karena tidak
mengganggu laktasi, dan terjadinya amen!rea setelah suntikan& Suntikan "ep! tidak
mengganggu i'u-i'u yang menyusui anaknya dalam masa p!stpartum, karena dalam
masa ini terjadi amen!rea laktasi& *ntuk pr!gram p!stpartum, "ep! Pr!1era
disuntikkan se'elum i'u meninggalkan rumah sakitF se'aiknya sesudah air susu i'u
ter'entuk, yaitu kira-kira hari ke-8 sampai dengan hari ke-=& K!ntrasepsi "ep!
disuntikkan dalam d!sis 4=3 mg:cc sekali 8 'ulan&
Sunti6an Setia, Bulan #-onthl; In7e:ta)le(
Suntikan 'ulanan mengandung 2 macam h!rm!n pr!gesrin dan estr!gen
seperti h!rm!n alami pada tu'uh perempuan& 7uga dise'ut se'agai k!ntrasepsi
suntikan k!m'inasi& Preparat yang dipakai adalah medr!?y pr!gester!ne acetate
(MP$:estradi!l capri!nate atau n!rethister!ne enanthare (N-T--N:estradi!l
!alerate& Ber'agai macam nama telah 'eredar antara lain 9ycl!fem, 9ycl!pr!1era,
Mesygna, dan N!igtn!n& Mekanisme kerjanya adalah mencegah keluarnya !1um dari
!1arium& -fekti1itasnya tergantung saat kem'alinya untuk mendapatkan suntikan&
Bila perempuan mendapatkan suntikan tepat )aktu, angka kehamilannya kurang dari
4:433 perempuan yang menggunakan k!ntrasepsi 'ulanan dalam satu tahun pertama&
D! Alat Kontase,si Dalam Rahim atau Inta Uteine De>i:e
Mekanisme Kerja (*"
Sampai sekarang mekanisme kerja (*" 'elum diketahui dengan pasti& Kini
pendapat yang ter'anyak ialah 'ah)a (*" dalam ka1um uteri menim'ulkan reaksi
peradangan end!metrium& Pada pemeriksaan cairan uterus pada pemakai (*"
seringkali dijumpai pula sel-sel makr!fag (fag!sit yang mengandung spermat!C!a&
Pada (*" 'i!aktif mekanisme kerjanya selain menim'ulkan peradangan
seperti pada (*" 'iasa, juga !leh karena Ei!nisasiE i!n l!gam atau 'ahan lain yang
terdapat pada (*" mempunyai pengaruh terhadap sperma& Menurut penelitian, i!n
l!gam yang paling efektif adalah i!n l!gam tem'aga (9uF yang lam'at laun aktifnya
terus 'erkurang dengan lamanya pemakaian&
7enis-ienis (*"
• $K"% 9uT-8G3$ kecil, kerangka dari plastik yang fleksi'el, 'er'entuk
huruf T diselu'ungi !leh ka)at halus yang ter'uat dari tem'aga (9u&
• $K"% yang 'eredar di ind!nesia adalah N#;$ T
Keuntungan-keuntungan (*"
(*" mempunyai keunggulan 'ila di'andingkan dengan cara k!ntrasepsi
lainnya seperti D umumnya hanya memerlukan satu kali pemasangan dan dengan
demikian satu kali m!ti1asi, tidak menim'ulkan efek sistemik, alat itu ek!n!mis dan
c!c!k untuk penggunaan secara massal D efekti1itas cukup tinggi, re1ersi'el&
-fek Samping (*"
Perdarahan
*mumnya setelah pemasangan (*" terjadi perdarahan sedikit-sedikit yang
cepat 'erhenti& Keluhan yang sering terdapat pada pemakai (*" ialah men!ragia,
sp!tting, dan metr!ragia& 7ika terjadi perdarahan 'anyak yang tidak dapat diatasi,
se'aiknya (*" dikeluarkan dan diganti dengan (*" yang mempunyai ukuran le'ih
kecil& 7ika perdarahan sedikit-sedikit, dapat diusahakan mengatasinya dengan
peng!'atan k!nser1atif& Pada perdarahan yang tidak 'erhenti dengan tindakan-
tindakan terse'ut di atas, se'aiknya (*" diangkat dan digunakan cara k!ntrasepsi
lain&
%asa Nyeri dan Kejang di Perut
%asa nyeri atau kejang di perut dapat terjadi segera setelah pemasangan (*"&
Biasanya rasa nyeri ini 'erangsur-angsur hilang dengan sendirinya& %asa nyeri dapat
dikurangi atau dihilangkan dengan jalan mem'eri analgesik& 7ika keluhan
'erlangsung terus, se'aiknya (*" dikeluarkan dan diganti dengan (*" yang
mempunyai ukuran yang le'ih kecil&
,angguan pada Suami
Kadang-kadang suami dapat merasakan adanya 'enang (*" se)aktu
'ersanggama& (ni dise'a'kan !leh 'enang (*" yang keluar dari p!rsi! uteri terlalu
pendek atau terlalu panjang& *ntuk mengurangi atau menghilangkan keluhan ini,
'enang (*" yang terlalu panjang dip!t!ng sampai kira-kira 2 - G cm dari p!rsi!,
sedang jika 'enang (*" terlalu pendek, se'aiknya (*"-nya diganti& Biasanya
dengan cara ini keluhan suami akan hilang&
-kspulsi (Pengeluaran Sendiri
-kspulsi (*" dapat terjadi untuk se'agian atau seluruhnya& -kspulsi 'iasanya terjadi
)aktu haid dan dipengaruhi !leh hal-hal 'erikut&
• umur dan paritasD pada paritas yang rendah, 4 atau 2, kemungkinan
ekspulsi dua kali le'ih 'esar daripada pada paritas = atau le'ihF demikian
pula pada perempuan muda ekspulsi le'ih sering terjadi daripada pada
perempuan yang umurnya le'ih tua&
• .ama pemakaianD -kspulsi paling sering terjadi pada tiga 'ulan pertama
setelah pemasanganF setelah itu, angka kejadiannya menurun dengan
Mtajam&
• -kspulsi se'elumnyaD Pada perempuan yang pernah mengalami ekspulsi,
maka pada pemasangan kedua kalinya, kecenderungan terjadinya ekspulsi
lagi, pasangkanlah (*" dari jenis yang sama, tetapi dengan ukuran yang
le'ih 'esar daripada se'elumnya&
• 7enis dan ukuran D 7enis dan ukuran (*" yang dipasang sangat
mempengaruhi frekuensi ekspulsi& Pada .ippes l!!p, makin 'esar ukuran
(*" makin kecil kemungkinan terjadinya ekspulsi&
/akt!r psikis D #leh karena m!tilitas uterus dapat dipengaruhi !leh fakt!r psikis,
maka frekuensi ekspulsi le'ih 'anyak dijumpai pada perempuan em!si!nal dan
ketakutan, dan yang psikisnya la'il& Kepada perempuan seperti ini penting di'erikan
penerangan yang cukup se'elum dilakukan pemasangan (*"&
Kom,li6asi IUD
(nfeksi
(*" itu sendiri, atau 'enangnya yang 'erada dalam 1agina, umumnya tidak
menye'a'kan terjadinya infeksi, 7ika terjadi infeksi, hal ini mungkin dise'a'kan !leh
adanya infeksi yang su'akut atau menahun pada traktus genitalis se'elum
pemasangan (*"&
Perf!rasi
*mumnya perf!rasi terjadi se)aktu pemasangan (*" )alaupun 'isa terjadi
pula kemudian& Pada permulaan hanya ujung (*" saja yang menem'us dinding
uterus, tetapi lama kelamaan dengan adanya k!ntraksi uterus, (*" terd!r!ng le'ih
jauh menem'us dinding uterus, sehingga akhirnya sampai ke r!ngga perut&
Kemungkinan adanya perf!rasi harus diperhatikan apa'ila pada pemeriksaan dengan
spekulum 'enang (*" tidak kelihatan& "alam hal ini pada pemeriksaan dengan
s!nde uterus atau mikr!kuret tidak dirasakan (*" dalam r!ngga uterus& 7ika ada
kecurigaan kuat tentang teriadinya perf!rasi, se'aiknya di'uat f!t! %!ntgen, dan jika
tampak di f!t! (*" dalam r!ngga panggul, hendaknya dilakukan hister!grafi untuk
menentukan apakah (*" terletak di dalam atau di luar ka1um uteri& 7ika perf!rasi
terjadi dengan (*" yang tertutup, (*"-nya harus dikeluarkan dengan segera !leh
karena dikuatirkan terjadinya ileus, 'egitu pula untuk (*" yang mengandung l!gam&
Pengeluaran (*" dapat dilakukan dengan lapar!sk!pi& .apar!t!mi hanya dilakukan
jika lapar!sk!pi tidak 'erhasil, atau setelah terjadi ileus& 7ika (*" yang
menye'a'kan perf!rasi itu jenis ter'uka dan linear dan tidak mengandung l!gam,
(*" tidak perlu dikeluarkan dengan segera&
Kehamilan
7ika tim'ul kehamilan dengan (*" in situ, tidak akan tim'ul cacat pada 'ayi
!leh karena (*" terletak antara selaput ketu'an dan dinding rahim& $ngka
keguguran dengan (*" in situ tinggi& 7ika ditemukan kehamilan dengan (*" in situ
yang 'enangnya masih kelihatan, se'aiknya (*" dikeluarkan sehingga kemungkinan
terjadinya a'!rtus setelah (*" itu dikeluarkan le'ih kecil daripada Mjika (*"
di'iarkan terus 'erada dalam r!ngga uterus& 7ika 'enang (*" tidak kelihatan,
se'aiknya (*" di'iarkan saja 'erada dalam uterus&
1a6tu Pemasan*an IUD
Se)aktu haid sedang 'erlangsung
Pemasangan (*" pada )aktu ini dapat dilakukan pada hari-hari pertama atau pada
hari-hari terakhir haid& Keuntungan pemasangan (*" pada )aktu ini antara lain ialah
D
• pemasangan le'ih mudah !leh karena ser1iks pada )aktu ini agak ter'uka
dan (em'ek&
• tidak terlalu nyeri&
• perdarahan yang tim'ul se'agai aki'at pemasangan tidak terlalu dirasakan
• kemungkinan pemasangan (*" pada uterus yang sedang hamil tidak ada&
Se)aktu p!stpartum
• secara dini (immediate inserti!n yaitu (*" dipasangpada perempuan yang
melahirkan se'elum dipulangkan dari rumah sakit
• secara langsung (direa inserti!n yairu (*" dipasang dalam masa tiga 'ulan
setelah partus atau a'!rtus&
• secara tidak langsung (indirect inserti!n yaitu (*" dipasang sesudah masa
tiga 'ulan setelah partus atau a'!rtusF atau pemasangan (*" dilakukan pada
saat yang tidak ada hu'ungan sama sekali dengan partus atau a'!rtus& Bila
pemasangan (*" tidak dilakukan dalam )aktu seminggu setelah 'ersalin,
maka se'aiknya pemasangan (*" ditangguhkan sampai > - G minggu
p!stpartum !leh karena jika pemasangan (*" dilakukan antara minggu
kedua dan minggu keenam setelah partus, 'ahaya perf!rasi le'ih 'esar&
Se)aktu p!st a'!rtum
Se'aiknya (*" dipasang segera setelah a'!rtus !leh karena dari segi fisi!l!gi dan
psik!l!gi )aktu itu adalah paling ideal& Namun, pada keadaan ditemukannya septic
a'!rti!n, maka tidak di'enarkan memasang (*"&
SeAa6tu mela6u6an se6sio sesaea
9ara pemasangan (*"
Setelah kandung kencing dik!s!ngkan, aksept!r di'aringkan di atas meja
ginek!l!gik dalam p!sisi lit!t!mi& Kemudian, dilakukan pemeriksaan 'imanual
untuk mengetahui letak, 'entuk, dan 'esar uterus& Spekulum dimasukkan ke dalam
1agina dan ser1iks uteri di'ersihkan dengan larutan antiseptik (merkur!kr!m atau
tingtura j!dii& Sekarang dengan cunam ser1iks dijepit 'i'ir depan p!rsi! uteri, dan
dimasukkan s!nde uterus ke dalam uterus untuk menentukan arah p!r!s dan
panjangnya kanalis ser1ikalis serta ka1um uteri& (*" dimasukkan ke dalam uterus
melalui !stium uteri eksternum sam'il mengadakan tarikan ringan pada cunam
ser1iks&
(nsert!r (*" dimasukkan ke dalam uterus sesuai dengan arah p!r!s ka1um
uteri sampai tercapai ujung atas ka1um uteri yang telah ditentukan le'ih dahulu&
Pemeriksaan .anjutan (f!ll!)-up
Pemeriksaan sesudah (*" dipasang, dilakukan 4 minggu sesudahnyaF
pemeriksaan kedua 8 'ulan kemudian, dan selanjutnya tiap > 'ulan& Tidak ada
k!nsensus 'erapa lama (*" jenis .ippes l!!p '!leh terpasang dalam uterus, akan
tetapi demi efekti1itasnya, (*" 9!pper < atat 9!pper T se'aiknya diganti tiap2-
8tahun&
9ara Mengeluarkan (*"
Mengeluarkan (*" 'iasanya dilakukan dengan jalan menarik 'enang (*" yang
keluar dari !stium uteri eksternum (#*- dengan dua cara yaituD dengan pinset, atau
dengan cunam jika 'enang (*" tampak di luar #*-& Bila 'enang tidak tampak di
luar #*-, ke'eradaan (*" dapat diperiksa melalui ultras!n!grafi atau f!t! r!ntgen&
Bila (*" masih in situ dalam ka1um uteri, (*" dapat dikeluarkan dengan pengait
(*"& Kalau ternyata (*" sudah mengalami transl!kasi masuk ke dalam r!ngga perut
(ca1um perit!nii pengangkatan (*" dapat dilakukan dengan lapar!sk!pi atau
minilapar!t!mi& Bila 'enang (*" tidak terlihat, maka hal terse'ut dise'a'kan !lehD
• $ksept!r menjadi hamil
• Perf!rasi uterus
• -kspulsi yang tidak disadari
• Peru'ahan letak (*", sehingga 'enang (*" tertarik ke dalam r!ngga uterus&
E! KONTRASEPSI -ANTAP #Tu)e6tomi? 0ase6tomi(
Sterilisasi ialah tindakan yang dilakukan pada kedua tu'a /all!pii perempuan
atau kedua 1as deferens laki- laki, yang mengaki'atkan yang 'ersangkutan tidak
dapat hamil atau tidak menye'a'kan kehamilan lagi&
 TUBEKTO-I
Tu'ekt!mi adalah pr!sedur 'edah untuk menghentikan fertilisasi
(kesu'uran se!rang perempuan& Menurut jenisnya yaitu D
• Minilaparat!mi
• .apar!sk!pi
Mekanisme kerja
"engan meng!klusi tu'a fall!pi (mengikat dan mem!t!ng sehingga sperma
tidak dapat 'ertemu !1um
Yang dapat menjalani Tu'ekt!mi
• *sia N 2> tahun
• Paritas N 2
• Yakin sudah mempunyai keluarga 'esar yang sesuai dengan
kehendaknya
• Pada kehamilan akan menim'ulkan resik! kesehatan yang serius
• Pascapersalinan
• Pascakeguguran
• Paham dan secara suka rela setuju dengan tindakan ini
Kapan tindakan dilakukan
• Setiap )aktu selama siklus menstruasi apa'ila diyakini secara rasi!nal
• 6ari ke > hingga hari ke 48 dari siklus menstruasi (fase pr!liferasi
• Pascapersalinan (mini lapD di dalam )aktu 2 hari atau setelah > minggu
atau 42 minggu, .apar!sk!piD tidak tepat untuk pasien pascapersalinan
• Pascakeguguran (Tri)ulan PertamaD dalam )aktu < hari sepanjangtidak
ada 'ukti infeksi pel1ik, Tri)ulan kedua D dalam )aktu < hari sepanjang
tidak ada 'ukti infeksi pel1ic
Keuntungan sterilisasi ialahD
• M!ti1asi hanya dilakukan satu kali saja, sehingga tidak diperlukan
m!ti1asi yang 'erulang- ulang
• -fekti1itas hampir 433@ tidak mempengaruhi li'id! seksual
• Tidak adanya kegagalan dari pihak pasien&
9ara P!mer!y
9ara ini dilakukan dengan mem'entuk suatu lipatan ter'uka, kemudian dasarnya
diikat dengan 'enang yang dapat diserap, tu'a di atas dasar itu dip!t!ng& Setelah
'enang pengikat diserap, maka ujung-ujung tu'a akhirnya terpisah satu sama
lain& $ngka kegagalan 'erkisar antara 3 - 3,5@&
9ara (r1ing
Pada cara ini tu'a dip!t!ng antara dua ikatan 'enang yang dapat diserapF ujung
pr!ksimal tu'a ditanamkan ke dalam mi!metrium, sedangkan ujung distal
ditanamkan ke dalam ligamentum latum&
9ara $ldridge
Perit!neum dari ligamentum latum di'uka dan kemudian tu'a 'agian distal
'ersama-sama dengan fim'ria ditanam ke dalam ligamentum latum&
9ara *chida
Pada cara ini tu'a ditarik ke luar a'd!men melalui suatu insisi kecil
(minilapar!t!mi di atas simfisis pu'is& Kemudian dilakukan suntikan di daerah
ampulla tu'a dengan larutan adrenalin dalam air garam di 'a)ah ser!sa tu'a&
$ki'at suntikan ini, mes!salping di daerah terse'ut mengem'ung& .alu, di'uat
sayatan kecil di daerah yang kem'ung terse'ut& Ser!sa di'e'askan dari tu'a
sepanjang kira-kira 5 - = cmF tu'a dicari dan setelah ditemukan dijepit, diikat,
lalu digunting& ujung tu'a yang pr!ksimal akan tertanam dengan sendirinya di
'a)ah ser!sa, sedangkan ujung tu'a yang distal di'iarkan 'erada di luar ser!sa&
$ngka kegagalan dari cara ini adalah 3&
9ara Kr!ener
Bagian fim'ria dari tu'a dikeluarkan dari lu'ang !perasi& Suatu ikatan dengan
'enang sutera di'uat melalui 'agian dari mes!salping di 'a)ah fim'ria& 7ahitan
ini diikat dua kali, satu mengelilingi tu'a dan yang lain mengelilingi tu'a
se'elah pr!ksimal dari jahitan se'elumnya& Seluruh fim'ria dip!t!ng& Setelah
pasti tidak ada perdarahan, maka tu'a dikem'alikan ke dalam r!ngga perut&
Teknik ini 'anyak digunakan& Keuntungan dari cara ini antara lain ialah sangat
kecilnya kemungkinan kesalahan mengikat ligamentum r!tundum& $ngka
kegagalan 3,4B@&
 0ASEKTO-I
;asekt!mi adalah pr!sedur klinik untuk menghentikan kapasitas
repr!duksi pria dengan jalan melakukan !klusi 1asa deferensia sehingga alur
transp!rtasi sperma terham'at dan pr!ses fertilisasi (penyatuan dengan !1um
tidak terjadi&
;asekt!mi merupakan suatu !perasi kecil dan dapat dilakukan !leh
sese!rang yang telah mendapat latihan khusus untuk itu& Selain itu, 1asekt!mi
tidak memerlukan alat-alat yang 'anyak, dapat dilakukan secara p!liklinis, dan
pada umumnya dilakukan dengan mempergunakan anestesia l!kal& (Sar)!n!
(ndikasi, 1asekt!mi merupakan upaya untuk menghentikan fertilitas
dimana fungsi repr!duksi merupakan ancaman atau gangguan terhadap
kesehatan pria dan pasangannya serta melemahkan ketahanan dan kualitas
keluarga& "an pada dasarnya indikasi untuk melakukan 1asekt!mi ialah 'ah)a
pasangan suami-isteri tidak menghendaki kehamilan lagi dan pihak suami
'ersedia 'ah)a tindakan k!ntrasepsi dilakukan pada dirinya&
K!mplikasi, (a k!mplikasi dapat terjadi saat pr!sedur 'erlangsung atau
'e'erapa saat setelah tindakan& K!mplikasi selama pr!sedur dapat 'erupa
k!mplikasi aki'at reaksi anafilaksis yang dise'a'kan !leh penggunaan lid!kain
atau manipulasi 'erle'ihan terhadap anyaman pem'uluh darah di sekitar 1asa
deferensia& (' k!mplikasi pasca tindakan dapat 'erupa hemat!ma skr!talis,
infeksi atau a'ses pada testis, atr!fi testis, epididimitis k!ngestif, atau
peradangan kr!nik granul!ma di tempat insisi& Penyulit jangka panjang yang
dapat mengganggu upaya pemulihan fungsi repr!duksi adalah terjadinya
anti'!di sperma&
Keuntungan 1asekt!mi ialahD
• tidak menim'ulkan kelainan 'aik fisik maupun mental&
• tidak mengganggu li'id! seksualis&
• dapat dikerjakan secara p!liklinis&
Teknik ;asekt!mi
$nestesia dilakukan di kulit skr!tum dan jaringan sekitarnya di 'agian
atas, dan pada jaringan di sekitar 1as deferens& ;as dicari dan setelah ditentukan
l!kalisasinya, dipegang sedekat mungkin di 'agian kulit skr!tum& Setelah itu,
dilakukan sayatan pada kulit skr!tum sepanjang 3,= sampai 4 cm di dekat tempat
1as deferens& Setelah 1as kelihatan dijepit dan dikeluarkan dari sayatan (harus
yakin 'etul, 'ah)a yang dikeluarkan itu memang 1as, 1as dip!t!ng sepanjang 4
sampai 2 cm dan kedua ujungnya diikat& Setelah kulit dijahit, tindakan diulangi
pada skr!tum di se'elahnya&
Se!rang yang telah mengalami 1asekt!mi 'aru dapat dikatakan 'etul-
'etul steril jika dia telah mengalami G sampai 42 ejakulasi setelah 1asekt!mi&
#leh karena itu se'elum hal terse'ut di atas tercapai, yang 'ersangkutan
dianjurkan saat k!itusD memakai cara k!ntrasepsi lain&
F! KONTRASEPSI DARURAT
DEFINISI
K!ntrasepsi darurat atau yang 'iasa dise'ut m!rning after pill adalah h!rm!nal
tingkat tinggi yang di minum untuk meng!ntr!l kehamilan sesaat setelah melakukan
hu'ungan seks yang 'eresik!& Pada prinsipnya pil terse'ut 'ekerja dengan cara
menghalangi sperma 'erenang memasuki sel telur dan memperkecil terjadinya
pem'uahan (Met!de ini le'ih sering dise'ut se'agai k!ntrasepsi pasca sanggama,
'anyak )anita yang tidak mengetahui met!de ini dan met!de ini sulit di per!leh&
K!ntrasepsi "arurat adalah K!ntrasepsi yang dapat mencegah kehamilan 'ila
digunakan segera setelah hu'ungan seksual& 6al ini sering dise'ut Ok!ntrasepsi pasca
sanggamaP atau m!rning after pil atau Om!rning after treamentP& (stilah k!ntrasepsi
sekunder atau k!ntrasepsi darurat asalnya untuk menepis anggapan !'at terse'ut
harus segera dipakai:digunakan setelah hu'ungan seksual atau harus menunggu
hingga kees!kan harinya dan 'ila tidak, 'erarti sudah terlam'at sehingga tidak dapat
'er'uat apa-apa lagi& Se'utan k!ntrasepsi darurat menekankan juga 'ah)a dalam
cara KB ini le'ih 'aik dari pada tidak ada sama sekali& Namun tetap kurang efektif
di'andingkan dengan cara KB yang sudah ada& K!ntrasepsi darurat tidak '!leh
dipakai se'agai met!de KB secara rutin atau terus-menerus& (Pr!f& "r& $'dul Bari
Saifuddin, Sp#,(K MP6 , 233>
2ENIS KONTRASEPSI DARURAT
N! 9ara Merek
"agang
"!sis 0aktu Pem'erian
4 Mekanik
$K"%-9u
9!pper T
Multil!ad
N!1a T
Satu kali
pemasangan
"alam )aktu = hari pasca
sanggama
2 Medik
Pil k!m'inasi
"!sis tinggi
"!sis rendah
Micr!gyn!n
=3
#1ral
Ne!gyn!n
N!rdi!l
-ugyn!n
Micr!gyn!n
83
Mikr!di!l
N!rdette
2 ? 2 ta'let
2 ? 5 ta'let
"alam )aktu 8 hari pasca
sanggama, d!sis kedua 42
jam kemudian
"alam )aktu 8 hari pasca
sanggama, d!sis kedua 42
jam kemudian
8 Pr!gestin P!stin!r-2 2 ? 4 ta'let "alam )aktu 8 hari pasca
sanggama, d!sis kedua 42
jam kemudian
5 -str!gen .yn!ral
Premarin
Pr!gyn!1a
2,=
mg:d!sis
43 mg:d!sis
43 mg:d!sis
"alam )aktu 8 hari pasca
sanggama, 2 ? 4 d!sis
selama = hari
=
>
Mifeprist!ne
"anaC!l
%*-5G>
"an!crine
$C!l
4 ? >33 mg
2 ? 5 ta'let
"alam )aktu 8 hari pasca
sanggama&
"alam )aktu 8 hari pasca
sanggama, d!sis kedua 42
jam kemudian
-an@aat
• Sangat efektif (tingkat kehamilan L 8@
• $K"% juga 'ermanfaat jangka panjang
Batasan
• Pil k!m'inasi hanya efektif jika digunakan dalam <2 jam sesudah hu'ungan
seksual tanpa perlindungan&
• Pil k!m'inasi dapat menye'a'kan nausea, muntah, atau nyeri payudara
• $K"% hanya efektif jika dipasang dalam < hari sesudah hu'ungan seksual
• Pemasangan $K"% memerlukan tenaga terlatih dan se'aiknya tidak
digunakan pada klien yang terpapar dengan resik! (MS&
In"i6asi
(ndikasi k!ntrasepsi darurat adalah untuk mencegah kehamilan yang tidak
dikehendaki
 Bila terjadi kesalahan dalam pemakaian k!ntrasepsi seperti D
• K!nd!m '!c!r, lepas atau salah menggunakannya
• "iafragma pecah, r!'ek atau diangkat terlalu cepat
• Kegagalan sanggama terputus (misalnya ejakulasi di 1agina atau pada
genitalia eksterna
• Salah hitung masa su'ur
• $K"% ekspulsi
• .upa minum pil KB le'ih dari 2 ta'let
• Terlam'at le'ih dari 2 minggu untuk suntik KB
 Perk!saan
 Tidak menggunakan k!ntrasepsi&
Kontain"i6asi
• 6amil atau tersangka hamil
E@e6 sam,in*
• Mual, muntah, perlu k!nseling& 7ika muntah terjadi dalam 2 jam sesudah
penggunaan pil pertama atau kedua, d!sis ulangan perlu di'erikan
• Perdarahan:'ercak D sekitar G @ klien dengan k!ntrasepsi !ral k!m'inasi
mengalami 'ercak-'ercak& Sekitar =3 @ mendapat haid pada )aktunya
'ahkan le'ih a)al&
Caa ,ema6aian alat 6ontase,si "auat
$fter m!rning pill termasuk jenis alat k!ntrsepsi darurat yang idealnya
hanya di pakai pada k!ndisi pelaku hu'ungan seks tidak menginginkan terjadinya
pem'uahan & padahal, saat melakukan hu'ungan seks mereka tidak menggunakan
alat k!ntrasepsi apapun 'aik pil spiral, susuk atau 'ahkan k!ntrasepsi instant seperti
k!nd!m&
Kalangan medis juga merek!mendasikan agar $fter m!rning pill tidak di
rek!mendasikan di pakai secara teratur dan se'aiknya hanya di gunkan pada masa K
masa darurat saja& P!la pemakaian yang tepat dan suai dengan pr!sedur sangat di
perlukan guna menjamin efek ti1itas ini& $fter m!rning pill paling umum di
k!nsumsi dalam 2 d!sis, d!sis pertama di minum segera mungkin setelah
'erhu'ungan seks dalam <2 jam terakhir dan d!sis ke 2 di minum 42 jam kemudian&
K!ntrasepsi darurat dapat mencegah kehamilan 'ila di gunakan segera setelah
hu'ungan seksual tampa pengaman, namun tidak '!leh di pakai met!de KB rutin
atau terus menerus
BAB III
PENUTUP
8!3! KESI-PULAN
K!ntrasepsi mempunyai 'anyak macam-nya yaitu K!ntrasepsi N!n-6!rm!nal
(Met!de Sederhana, K!ntrasepsi 6!rm!nal, K!ntrasepsi suntikan ("ep! Pr!fera, $lat
K!ntrasepsi "alam %ahim ($K"%, K!ntrasepsi Mantap (Tu'ekt!mi:M#0,
;asekt!mi:M#P, K!ntrasepsi "arurat& Semua met!de k!ntrasepsi mempunyai tujuan
yang sama yaitu mencegah terjadinya fertilisasi& Yang perlu kita ingat, ketika sese!rang
melakukan c!itus atau 'ersanggama, met!de-met!de k!ntrasepsi ini mem'uat pasangan
memiliki !psi atau pengam'ilan keputusan 'agi pasangan p!st c!itus, apakah ingin
memiliki anak atau tidak& (ni 'isa dijadikan suatu pertim'angan& Pasangan yang tidak
mempersiapkan met!de k!ntrasepsi secara 'aik se'elum 'ersanggama, masih mempunyai
!psi untuk tidak memiliki anak yaitu dengan k!ntrasepsi darurat&
Sedangkan indikasi pemakaian K!ntrasepsi "arurat yaitu pemakaian k!nd!m
yang pecah, diafragma yang '!c!r, c!itus interuptus yang gagal, penghitungan masa
su'ur yang salah, ekspulsi $K"%, pil KB yang lupa, suntik yang terlam'at, perk!saan
dan tidak memakai met!de KB sama sekali& ("j!k! 0asp!d!& /akt!r-fakt!r yang
mempengaruhi keikutsertaan KB adalah paparan inf!rmasi KB, peran serta suami,
pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, status ek!n!mi& Misalnya, partisipasi
)anita dalam 'ekerja dan 'erkarier mempunyai pengaruh penting dalam penurunan
fertilitas& "an fakt!r peran serta suami sangat 'erpengaruh dalam keputusan istri untuk
'er-KB maupun tidak&
8!'! SARAN
• %emaja, Se'aiknya se'elum 'ersanggama harus dipikirkan terle'ih dahulu untung
dan ruginya& 7ika sanggama menjadi se'uah keharusan 'agi pasangan, maka
met!de k!ntrasepsi yang ada 'isa dimanfaatkan secara maksimal&
• "e)asa, untuk pasangan yang sudah menikah, met!de k!ntrasepsi dapat menjadi
!psi dalam mempertim'angkan jumlah anak, fakt!r ek!n!mi dll&
DAFTAR PUSTAKA
Syaifudin, $'dul 'ari& 233>& Buku Panduan Praktis Pelayanan K!ntrasepsi& 7akarta&Yayasan
Bina Pustaka Sar)!n! Pra)ir!hardj!
Pra)ir!hardj!, Sar)!n!& 233G& (lmu Kandungan& 7akarta& Yayasan BinaPustaka&
)))&g!!gleimages&c!m

Related Interests