You are on page 1of 12

Nama : Dimas Bintang N

NIM : 12503241053

FITTING
Pengertian fitting
Pengertian fitting dalam pekerjaan pemipaan adalah sebuah bagian dari instalasi pemipaan
yang berfungsi sebagai penyambung antar pipa dan sebagai bagian akhir pemipaan/outlet
fitting. Ada berbagai jenis fitting dari berbagai bahan, fitting yang umum dipakai misalnya:
Elbow, Tee, Wye (wyes), Coupling, Caps, dan Valve.
Jenis-jenis Fitting
1.Socket (coupling)
Fungsi dari socket ini adalah untuk membantu melakukan penyambungan 2 buah pipa
yang berdiameter sama. Ukuran socket mengikuti ukuran pipa tembaga lunak tetapi
dinyatakan dengan ukuran diamter dalam atau ID.

Gambar Socket
Beberapa keuntungan menggunakankopling sebagai penyambung antara lain:
Kopling terdapat dalam semua ukuran pipa standar dan tersedia untuk hampir semua
jenis pipa.
Sebagian besar didesain silinder.
Mengimbangi kopling aksial, lateral, dan sudut misalignment poros.
Kopling beroperasi dalam cara yang tenang dan halus.
Mudah dipasang dan dilepas.
Kekakuan lateral rendah dll


Bagian Pipe Coupling seperti yang ditunjukkan di bawah ini:


Gambar pipe coupling

2. Reducing Socket (pipa perendam)
Fungsi dari reducing socket ini untuk membantu melakukan penyambungan 2 (dua)
buah pipa yang diameternya berbeda.

Gambar 1.2.3
Pipa peredam biasa digunakan dalam lingkungan menggunakan kimia dan listrik.
Pipa ini yang sangat handal dankokoh . Jenis pipa ini tidak terpengaruh oleh guncangan,
getaran atau distorsi teral.

Aplikasi Pipe Reducer:
Sistem hidrolik

Sistem pneumatik
Pharmaceutical fitting
Rem udara fitting
Gas fitting
Peralatan pendingin
Tujuan Menggunakan pipa peredam:
Mengubah diameter pipa
Menangani ekspansi, misalignment atau masalah getaran
3. Elbows
Di pasaran elbow tersedia dengan berbagai jenis, diantaranya ada elbow 45
o
, 90
o
, dan
ada pula yang radius bengkokannya 180
o
.

Gambar 1.2.4
Elbow pipeadalah suatu pipa panjang dengan tikungan tajam di dalamnya. Sebuah
pipa siku disambungkan di antara dua potong pipa yang memungkinkan perubahan arah,
biasanya 90 atau 45.

Gambar pipa siku
Aplikasi pipa siku

Digunakan dalam pipa aliran gas, cairan dalam proses industri, medis, konstruksi dan
banyak aplikasi khusus lainnya.
Pipa siku dibuat dari bahan-bahan keras untuk aplikasi pada tempat yang memiliki
temperatur ekstrim dsb.
Pipa siku secara khusus dirancang untuk digunakan pada proses dan sistem kontrol,
instrumentasi, dan peralatan yang digunakan dalam kimia, minyak bumi, elektronik
dan pulp dan kertas tanaman.
4.Ferrule Pipe
Pipa ferrule adalah jenis pipa yang digunakan terutama untuk menggabungkan atau
satu bagian dengan bagian yang lain. Sebuah pipa ferrule terdiri dari sebuah lingkaran
penjepit yang dipasang pada suatu untuk melindungi terhadap kerusakan. Pipa ferrule juga
cocok digunakan untuk menyambung pipa-pipa. Pipa ferrule tersedia dalam berbagai ukuran.
Pipa Ferrule yang lebih besar dirancang sedemikian rupa sehingga mereka memiliki proses
pengerasan khusus yang dapat mencegah kebocoran tabung pada tekanan yang lebih tinggi.

Gambar Pipa Ferrule
Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan pipa ferrule:
Tekanan nominal
Diameter nominal
Media yang bias diaplikasikan: minyak, air, gas, dan korosif lainnya, non-korosif
menengah
Korosi
Suhu yang dapat diaplikasikan
Bahan
Diameter pipa terpadu
Toleransi suaian, dll

Dua bagian pipa ferrule:
Nut
Body
Jenis pipa ferrule:
Single ferrule:
Dalam single ferrule, ferrule digunakan untuk melakukan dua fungsi, pertama, untuk
menggigit tabung untuk menahannya dan kedua, untuk menyediakan elemen untuk
menutup coupling.
Twin / Double ferrule:
Double ferrule dengan ferrule belakang dipasang dengan ferrule depan.
Pipa ferrule digunakan dalam berbagai industri seperti:
Hardware
Listrik & elektronik
Serat optik
Otomotif
Compressed-gas
Pipa Pemadam kebakaran
Welding
Furniture
Minuman
Pertanian dan industri dll

Beberapa manfaat penting pipa ferrule adalah sebagai berikut:
Pipa ferrule digunakan secara luas untuk memasang pipa.
Pipa ferrule juga digunakan dengan konektor untuk menghubungkan kabel serat baik
untuk kabel lain atau untuk sebuah pemancar atau penerima.
Pipa ferrule menjaga serat agar sejajar dalam konektor.
Pipa ferrule digunakan untuk menyelaraskan dan melindungi ujung serat yang
terbuka.
5.Pipe Nipples

Pipa nipples digunakan untuk dihubungkan ke pemanas air ledeng. Pipa nipples cocok
digunakan sebagai ujung pipa.
Tekanan kerja pipa nipples akan bervariasi dengan ukuran dan konstruksi pipa, jenis
dan jumlah penjepit yang digunakan, penempatan penjepit, pemasangan klem, temperatur dan
bahan yang dialirkan.
Jenis pipa nipples:
Barrel nipple: adalah jenis pipa pendek dengan ulir lancip di luar di setiap ujung.
Weld nipple: digunakan sebagai metode lain untuk menghubungkan tabung fitting.
nipples jenis ini cocok untuk penggunaan di bawah kondisi getaran ekstrim,
gelombang tekanan dan perubahan suhu.
Swage nipple:Tujuan dasar dari sebuah swage nipple adalah untuk membawa aliran
cairan dari satu ukuran pipa yang lain.
Hexagon nipple:tersedia dalam berbagai jenis ulir, bahan, dan panjang.
Pipa nipple:

Pipa tapered thread


Pipa lurus thread


Roller Cut

Reamed and chamfered

Square cut

Beralur
Pipa nipples digunakan sebagai alat kelengkapan pipa dalam berbagai aplikasi industri
seperti:
Industri pengolahan kimia
Petrokimia
Farmasi

Makanan & minuman
Pembuatan kapal / laut
Pembakaran limbah
Mesin Bangunan
Arsitektur
Semikonduktor dll
6.Pipa Wyes
Wyes pipa digunakan untukmenyambungkan satu pipa dengan pipa lain dalam
beberapa derajat. Jenis pipa ini adalah jenis pipa yang populer yang digunakan dalam
berbagai aplikasi industri.
Pipa wyes (dalam bentuk Y) dapat terdiri dari berbagai bentuk,seperti pada gambar dibawah
ini:

1.Standard Pipe Wye


2.Compact Pipe Wye
Gambar 1.2.8

3.Special Pipe Wye

Seperti yang terlihat pada gambar di atas , gambar yang pertama adalah pipa standar
Wye. Yang kedua adalah pipa Wye dalam posisi vertikal dengan tiga cabang. Yang ketiga
adalah tipe khusus pipa Wye dalam bentuk tee standar dengan 45 derajat dan disarankan
untuk digunakan dalam pipa berdiameter besar.
7.Pipa Tee
Pipa Tee adalah pipa yang berbentuk T memiliki dua outlet untuk sambungan ke jalur
utama. Pipa Tee digunakan untuk menghubungkan saluran pipa dengan pipa dengan sudut
90
o
. Pipa tee secara luas digunakan dalam jaringan pipa untuk transportasi fluida dua-fasa
campuran.


Gambar pipa tee

Pipa Tee banyak digunakan dalam berbagai aplikasi komersial dan industri. Aplikasi industri
meliputi:
Pengolahan kimia
Petroleum
Refining
Textile
Pengolahan limbah
Marine
pembangkit listrik
Peralatan industri
Otomotif
Kompresi dan distribusi gas




8.Pipe Cap
Pipa cap berfungsi sebagai alat pelindung dan dirancang untuk melindungi ujung-ujung
pipa berbagai bentuk. Tujuan utama penggunaan pipa cap adalah penghubung yang tahan air.
Dan juga digunakan untuk menutup ujung pipa hidrolik atau pneumatik dan tabung. Pipa cap
digunakan dalam pipa domestik, komersial dan industri jalur pasokan air, mesin dan peralatan
pengolahan, dll.

Gambar Pipa cap
Faktor-faktor tertentu yang perlu dipertimbangkan dalam memilih pipa cap adalah sebagai
berikut:
Bahan
Tipe
Diameter
Thread size
Length and head type in shapes
Pipa cap tersedia dalam berbagai bentuk. Beberapa bentuk yang umum pipa cap adalah:
Round
Kotak
Persegi
"U" Shape Cap
"I" Shape Cap
Pipa cap dapat dibedakan menjadi berbagai jenis dan tipe berbeda-beda sesuai dengan
aplikasi. Namun pipa cap juga bervariasi tergantung pada fitur dan konstruksi. Berdasarkan
konstruksi, pipa cap adalah dari jenis berikut:
Threaded Caps:

Cap ini adalah female threaded.Ulir dapat berupa lurus atau runcing, juga disebut sebagai
NPT. Umumnya, cap memiliki female thread and plugs.
Tapered Caps:
Cap runcing ini memiliki sisi. Beberapa dari fiting ini dapat digunakan baik sebagai cap
atau plug. Cap yang runcing dirancang untuk memberikan perlindungan internal dan
eksternal, threaded dan non-threaded fitting terhadap kerusakan, kotoran atau uap air
yang dapat terjadi.
Anti-roll Caps:
Cap ini berbentuk bulat dengan ujung agak persegi untuk mencegah pipa dan tube
menggelinding.
Ada beberapa cara penyambungan fittings, yaitu:
a. Butt-weld (BW)
Digunakan pada secara luas untuk proses, keperluan umum, dsb. Cocok untuk pipa dan
fitting berukuran besar, dengan reliabilitas yang tinggi (leak-proof). Prosedur fabrikasinya adalah
dengan menyatukan masing-masing ujung sambungan (bevel), diluruskan (align), tack-weld, lalu
las kontinu. Beberapa contoh fitting yang menggunakan BW antara lain:
BW Tee, dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. Cabang dapat berukuran
lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee)
Stub-in digunakan untuk membuat cabang langsung ke pipa utama. Cabang berukuran lebih
kecil.
Weldolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama.
Elbolet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow.
Sweepolet digunakan untuk membuat percabangan 900. Umumnya dipakai pada pipa
transmisi dan distribusi (pipe line system)


Gambar 1.1.1
b. Socket-weld (SW)
SW digunakan untuk ukuran kecil. Ujung pipa dibuat rata, lalu didorong masuk ke dalam
fitting, valve atau flange. Dibandingkan dengan BW, SW memiliki kelebihan dalam hal
penyambungan dan pelurusan yang lebih mudah, terutama untuk ukuran kecil. Tetapi, adanya
sisa jarak 1/16 in antara pertemuan ujung pipa dan fittings, valve, atau flange dapat
menyebabkan kantung cairan. Penggunaan SW juga dilarang per ASME B31.1.0-1967 jika
terdapat erosi atau korosi cresive.
Beberapa contoh SW fittings:
Ful-coupling untuk menyambung pipa ke pipa
Swage Nipples (Plain Both Ends/PBE) digunakan untuk menyambung SW item ke BW
pipa atau fitting berukuran lebih besar
SW Elbow digunakan untuk menghasilkan perubahan arah 900 atau 450.
Nipolet digunakan untuk sambungan ke valve berukuran kecil.
SW Tee dipakai untuk membuat percabangan 900 dari pipa utama. Cabang dapat
berukuran lebih kecil (reduced tee) atau sama dengan pipa utama (equal tee)
Sockolet digunakan untuk membuat percabangan 900 pada pipa utama.
SW elbowlet digunakan untuk membuat percabangan tangensial pada suatu elbow



c. Screwed
Seperti SW, screwed piping digunakan untuk pipa berukuran kecil. Umumnya tidak
dipakai untuk proses, meskipun mungkin pressure-temperature ratingnya memenuhi. SW dan
screwed fitting umumnya berkelas 2000, 3000, dan 6000 PSI.
d. Quick Connector and Couplings
Digunakan baik untuk koneksi permanen atau sementara, tergantung pada kondisi servis,
dan jenis sambungan. Biasanya cocok dipakai pada saat perbaikan jalur, dan modifikasi proses.