P. 1
Cara Cepat Meraih Keimanan

Cara Cepat Meraih Keimanan

|Views: 90|Likes:
Published by F X AGUS SISWANTO

More info:

Published by: F X AGUS SISWANTO on Dec 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2011

pdf

text

original

Agar selamat dari sistem yang ingkar kepada Allah ini, hal pertama, dan juga yang terpenting,
yang harus dilakukan adalah selalu berusaha hanya mencari ridha Allah. Juga menjalankan
dengan ketat moral-moral dan cara hidup seperti yang disampaikan Allah dalam Al-Qur’an.
Orang yang meneladani petunjuk Al-Qur’an, secara otomatis menjauhkan dirinya dari moralitas
dan perilaku buruk yang terbentuk dalam masyarakat jahiliyah.

PERTANYAAN 79

Sering ditekankan bahwa umat yang beriman bersifat bijaksana. Apa beda
antara kebijaksanaan dan kecerdasan?

Kebijaksanaan adalah sifat penting yang hanya dimiliki oleh umat beriman. Namun ada
perbedaan besar antara pengertian bijaksana menurut masyarakat banyak dan bijaksana
menurut agama. Kebijaksanaan yang dirujuk Al-Qur’an merupakan konsep yang samasekali
berbeda dari kecerdasan. Kecerdasan merupakan kapasitas biologis yang dimiliki manusia. Ia
tidak pernah meningkat ataupun menurun. Sedangkan kebijasanaan merupakan karunia Allah
yang diberikan kepada orang-orang beriman yang ta’at dan takut kepadaNya. Kebijaksanaan
seseorang meningkat sesuai dengan tingkat keta’atannya.

Ciri utama dari orang yang bijaksana adalah rasa takutnya yang besar kepada Allah dan
kepatuhannya kepada perintahNya. Ia selalu mengikuti hati nuraninya dan menilai segala
sesuatu berdasarkan Al-Qur’an untuk mencari ridha Allah. Secerdas dan sepandai apapun dia,
seseorang tidak akan memiliki kebijaksanaan tanpa memiliki sifat di atas. Tanpa kebijaksanaan,
orang cenderung kurang mampu untuk memahami dan melihat kebenaran. Allah menjelaskan
dalam Al-Qur’an bahwa kurangnya kebijaksanaan akan menimbulkan kerusakan:

Sesungguhnya mahluk terburuk di mata Allah ialah orang-orang yang pekak dan tuli,

yang tidak menggunakan akalnya. (Surat al-Anfal: 22)

Seorang yang bijaksana juga memiliki visi. Ia mampu membuat keputusan yang benar dan
tepat. Karena ebijaksanaannya, ia mampu melihat esensi dari peristiwa dan inti kebenaran
suatu perkara.

halaman 39 dari 51

Cara Cepat Meraih Keimanan – Harun Yahya

PERTANYAAN 80

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->