You are on page 1of 34

L EUKOPOI ESI S

Leukopoiesis
Leukopoiesis adalah proses pembentukan
leukosit, yang dirangsang oleh adanya colony
stimulating factors atau faktor perangsang
koloni.
Penstimulasi (perangsang) koloni ini dihasilkan
oleh sel darah putih (leukosit) dewasa.
Perkembangan dari setiap sel darah putih
dimulai dengan terjadinya pembelahan sel
batang temopoitik menjadi sel blas
Leukopoiesis merupakan proses pembentukan sel
darah putih. Awal mula leukosit adalah dari sel stem
hemopoietik pluripoten. Lalu membentuk suatu jalur
diferensiasi yang disebut commited stem cell.
Sebelum berkembang menjadi berbagai macam
leukosit yang spesifik dibentuk terlebih dahulu suatu
koloni pembentuk, yang disebut CFU-S (unit
pembentuk koloni limfa). Kemudian membentuk
beberapa koloni yang diantaranya CFU-GM, yang
nantianya berdiferensiasi menjadi netrofil, basofil,
eosinofil, dan monosit, dan CFU-M yang akan
berkembang menjadi megakariosit. Sedangkan
limfosit terbentuk bukan dari CFU-S, melainkan dari
LSC (Lymphoid Stem Cell). LSC ini akan berkembang
menjadi Limfosit-T dan Limfosit-B.(Guyton and Hall,
2007)

a. Mieloblas yang akhirnya berkembang menjadi
leukosit granular (granulosit) yaitu eosinofil,
neutrofil, dan basofil.

b. Monoblas berkembang menjadi monosit.

c. Limfoblas akan berkembang menjadi limfosit.

LEUKOPOIESIS
"Pembentukan dan pematangan sel
darah putih
Granulocytopoiesis
Agranulocytopoiesis
Monocytopoiesis
Lymphoctye maturation

Mature White Blood Cells
NEUTROPHILS
EOSINOPHILS
BASOPHILS
LYMPHOCYTES
MONOCYTES
SUMSUM TULANG: tempat
pembentukan sel darah putih
Kompartemen
vaskular.
Jaringan luas
sinusoid.

Kompartemen Hemopoietic.
Kepulauan sel hematopoietik
(Sel hemopoietic dalam berbagai tahap
pematangan)
Hematopoiesis tergantung
1. Growth factors (faktor pertumbuhan)
2. Faktor pertumbuhan (Micro)
Growth factors
Granulocyte (G-CSF)
menstimulasi pembentukan leucocytus
Interleukin 3
menstimulasi pembentukan sel myeloid
Erythropoietin (EPO)
menstimulasi pembentukan sel darah merah
(erythrocytus)
GRANULOCYTOPOIESIS
GRANULOCYTOPOIESIS
Pembentukan granulosit
(neuthrophil,eosinofil, dan basofil )
Semua sel progenitor granulosit berasal
dari CFC-S
Granulocyte Progenitor :
CFU-Eo : eosinophil lineage
CFU-Ba : Basophil lineage
CFU-GM
CFU-G : Neutrophil line
CFU-M : monocyte line
NB: sel progenitor adalah sel dengan kemampuan untuk terdiferensiasi menjadi suatu jenis sel tertentu.
Pematangan sel Granulosit
Pematangan Granulosit dibagi kedalam
enam tahap:
Perubahan struktural:
Penurunan bentuk sel
Pemadatan kromatin nuclear
Perubahan inti lapisan sel
Akumulasi sitoplasma granule
Maturation of Granulocyte
GRANULOCYTOPOIESIS
Mature granulocyte leave
the bone marrow then
enter the circulation
connective tissue
Monocytopoiesis


MONOBLAST
Large cell (15-25 )
Nucleus oval
Cytoplasm without
granule or few
azurophlic granule
Differentiate to the
Promonocyte

PROMONOCYTE
16-18 m in diameter
Kidney shape nucleus
Cytoplasm contain
azurophilic granule
Divide twice in the
course of their
development into
monocytes
MONOCYTE ON BONE MARROW
Mature monocytes
enter the
bloodstream
circulate.
Monocyte enter
the connective
tissues, where
they mature into
macrophages.

LYMPHOPOIESIS
LYMPHOPOIESIS
CFU-Ly membagi membentuk CFU-LYB
dan CFU-LYT
CFU-LYB bermigrasi ke "lokasi bursa-
setara", dibagi B limfosit
CFU-LYT mengalami mitosis bermigrasi
ke Timus limfosit T
LYMPHOBLAST

LYMPHOCYTE ON BONE MARROW

LYMPHOCYTE

KESIMPULAN
Leukositosis adalah pembentukan WBC,
terjadi di Bone Marrow
Granulosit dan monosit berasal dari sel
induk myeloid, sedangkan limfocyte dari
sel induk limfoid
Leukositosis melibatkan serangkaian
mitosis dan diferensiasi
Leukositosis diatur oleh beberapa faktor
pertumbuhan dan Interleukin