You are on page 1of 5

Keselamatan merupakan perihal selamat, kesejahteraan atau keamanan.

Keselamatan juga
bermaksud keadaan terlindungi daripada masalah fizikal, sosial, kewangan, politik, perasaan,
pekerjaan, psikologi, pelajaran dan perkara-perkara lain yang melibatkan kerosakan atau kejadian
yang tidak diingini. Ini juga termasuk dalam konteks terlindung daripada sesuatu malapetaka atau
kejadian yang berkaitan dengan kesihatan dan ekonomi.

Keselamatan boleh dikawal melalui jaminan atau insurans. Ini menjamin sesuatu pertubuhan hanya
akan melaksanakan perkara-perkara yang patut dilakukan bagi mendapat keselamatan tersebut.

Jenis-jenis keselamatan[sunting | sunting sumber]
Keselamatan memainkan peranan yang penting dalam kehidupan kita. Keselamatan boleh
dikategorikan dalam beberapa bidang seperti berikut :-

Keselamatan Pengguna - merujuk kepada keselamatan pengguna dalam mendapat sesuatu barangan
atau perkhidmatan. Keselamatan pengguna juga termasuk hak-hak pengguna.
Keselamatan Masyarakat - merujuk kepada keselamatan sesuatu masyarakat atau golongan
penduduk yang harus dijamin demi kebaikan bersama dalam sesebuah komuniti.
Keselamatan Pekerjaan - merujuk kepada keselamatan para pekerja yang bekerja di dalam sesebuah
premis atau syarikat (kecuali tentera dan pelaut) daripada sebarang penyakit pekerjaan atau
kemalangan pekerjaan. Persekitaran kerja yang sihat dan selamat membantu pekerja dapat
melakukan kerja-kerja dengan betul dan meningkatkan produktiviti.
Keselamatan Negara - merujuk kepada keselamatan negara yang dilindungi melalui kerjasama
serantau atan melalui pertahanan sendiri untuk memastikan tidak dimonopoli oleh kuasa-kuasa luar
dari segi ekonomi, budaya, dan politik.
Kebakaran
Kebakaran merupakan sesuatu bencana yang disebabkan oleh api atau pembakaran tidak terkawal,
membahayakan nyawa manusia, bangunan atau ekologi. Ia boleh jadi sengaja atau tidak sengaja.
Kebakaran lazimnya akan menyebabkan kerosakan atau kemusnahan pada binaan dan kecederaan
atau kematian kepada manusia. Kebakaran kadangkala turut menyebabkan ribut kebakaran atau
kebakaran liar. Kebakaran boleh menyebabkan kecederaan atau kematian yang berpunca daripada
terhidu asap ataupun melecur.

DEFENISI KEBAKARAN

Definisi umumnya adalah suatu peristiwa terjadinya nyala api yang tidak dikehendaki, sedangkan
defenisi khususnya adalah suatu peristiwa oksidasi antara tiga unsur penyebab kebakaran.


UNSUR PENYEBAB KEBAKARAN

1. BAHAN PADAT, kayu, Kain, kertas, Plastik dan lain sebagainya dan jika terbakar umumnya akan
meninggalkan abu / bara.

2. BAHAN CAIR, Cat, Alkohol dan berbagai jenis minyak.

3. BAHAN GAS, Propane, Butane, LNG dan lain sebagainya.


PENYEBAB TERJADINYA KEBAKARAN

1. Peristiwa listrik

2. Penyimpanan / penggunaan bahan-bahan

3. Spontanious (bahan yang dapat terbakar sendiri)

4. Merokok tidak pada tempatnya

5. Gesekan atau benturan

6. House keeping yang tidak baik.


KLASIFIKASI KEBAKARAN

1. KLAS A, Kebakaran dari bahan-bahan padat yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, plastik, kain
dan lain-lain.

2. KLAS B, Kebakaran dari bahan cair atau gas seperti bensin, solar, bensol, butane dan lain-lain.

3. KLAS C, Kebakaran yang disebabkan arus listrik pada peralatan seperti permesinan, generator,
panel listrik dan lain-lain.

4. KLAS D, Kebakaran yang timbul dari bahan-bahan logam, titanium, aluminium dan lain-lain.


PENCEGAHAN KEBAKARAN SECARA KONSEPSIONAL

-Dalam perencanaan bangunan, instalasi, pabrik telah dipikirkan bahaya-bahaya kebakaran dan
penempatan atau pemasangan alat-alat pemadam kebakaran baik yang telah terpasang ataupun
yang ditempatkan (portable).

-Memberi pengetahuan dan melatih semua karyawan, anggota keluarga, masyarakat mengenai
bahaya, pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran dengan mengadakan latihan-latihan.

-Menempatkan / memasang alat pemadam yang cocok sesuai dengan jenis / bahan serta aktifitas
kerja dan bangunan yang ada.

-Menata, memelihara dan menginspeksi ruang, tempat kerja, bangunan atau instalasi tempat kerja.


PENCEGAHAN KEBAKARAN SECARA TEKNIS

*Pada prinsipnya mencegah tiga unsur kebakaran bersatu membentuk suatu proses kebakaran
seperti dalam definisi, sehingga kebakaran tidak terjadi.

*Sumber panas adalah faktor utama sebagai penyebab kebakaran, yaitu BAHAN; jangan didekatkan
dengan bahan-bahan yang mudah terbakar pada sumber panas, kemudian OKSIGEN; pada umumnya
tidak dapat dipisahkan dari bahan-bahan panas dan juga sumber panas, lalu PANAS; dijauhkan dari
tempat penyimpanan bahan-bahan.


PENGONTROLAN KEBAKARAN

Usaha atau upaya untuk mencegah dan mengurangi kerugian / kehancuran akibat kebakaran baik
sebelum atau pada waktu terjadi kebakaran.

#1. Memberi motivasi kepada karyawan

-Meyakinkan bahaya meluasnya kebakaran sebagai kerugian mereka juga.

-Melindungi teman kerja adalah tanggung jawab mereka karena mereka bekerja disitu dan untuk
keselamatannya.

-Tercerminnya rasa memiliki untuk melindunginya.

-Kebanggaan bagi masyarakat bisa melindungi dan mencegah kehancuran tempat kerja mereka
sebagai sumber penghasilan.

#2. Perencanaan / penempatan alat atau fasilitas pemadam, sehingga jika kebakaran terjadi dapat
segera dipadamkan dan diatasi.

#3. Usaha penyelamatan dengan menyediakan sarana dari daerah atau tempat bahaya, sperti
sirene/alarm, tangga dan pintu darurat (emergency door) serta membuat prosedur kebakaran dan
penyelamatan.

#4. Usaha pencegahan kebakaran akibat bencana alam.

#5. Membuat penyekat-penyekat atau pemisah pada bangunan dan kamar-kamar mesin atau
penyimpanan bahan-bahan berbahaya sperti dinding, pintu pemisah (fire wall, fire door) dan lain-
lain.