You are on page 1of 15

1

Ringkasan Eksekutif
Pada era globalisasi ini semua kalangan juga harus beradaptasi dengan
perubahan zaman.Dengan adanya perubahan ini, unsur tradisional seakan
hilang.Kondisi ini memberi dampak negatif kepada budaya Indonesia.Contohnya
adalah makanan dan minuman khas daerah yang semakin meredup dengan
munculnya makanan dan minuman dari luar.Maka kami membuat sebuah inovasi
pada salah satu makanan tradisional Indonesia yaitu nasi jagung.Nasi jagung adalah
sebutan untuk jagung yang sudah dihaluskan kemudian ditanak dan biasanya
disajikan dengan sayur urap, ikan asin, dan rempeyek pada makanan tersebut.
Inovasi kami pada nasi jagung dengan membuat nasi jagung goreng.Kami
memilih nasi goreng jagung karena nasi goreng merupakan makanan yang banyak
digemari oleh masyarakat umum. Nasi goreng jagung ini nantinya akan dibungkus
dengan tortilla (mirip kulit kebab) sehingga kemasannya lebih praktis dan dapat
dimakan dimanapun tempatnya. Dengan tambahan sayur mayur serta telur untuk
melengkapi sajian agar tetap memiliki kandungan gizi. Target utama pemasaran
adalah mahasiswa sekitar kampus ITS yang memiliki kebiasaan jarang sarapan jika
mereka akan kuliah pagi sehingga nasi jagung goreng gulung ini dapat menjadi
alternatif para mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan sarapannya. Dalam proses
pemasaran kami memakai beberapa metode tetapi kami lebih mengutamakan
pemasaran secara langsung yaitu membuka lapak jualan langsung di tempat-tempat
strategis di Kampus ITS Surabaya..
Tujuan utama kegiatan kami adalah menciptakan makanan cepat saji yang
sehat dan lezat serta mengembangkan kreasi makanan tradisional dari nasi jagung
dengan harga yang relatif terjangkau untuk semua kalangan masyarakat terutama
mahasiswa.Selain itu tujuan kami adalah menciptakan jiwa entrepreuner ke dalam
jiwa mahasiswa.


I. Gambaran Perusahaan
Visi dari perusahaan kami adalah untuk menciptakan makanan cepat saji
yang sehat dan lezat serta mengembangkan kreasi makanan tradisional dari nasi
jagung dengan harga yang relatif terjangkau untuk semua kalanganmasyarakat.
Misi dari perusahaan kami adalah:
1. Membentuk tim dari kelompok mahasiswa yang memiliki kreatifitas
dan inovasi dalam bisnis makanan
2. Membuat kreasi makanan tradisional yang tidak hanya enak tetapi
memiliki cita rasa tinggi.
3. Meningkatkan nilai ekonomis dari bahan baku yang digunakan
4. Memasarkan produk Nasi Jagung Goreng Gulung sebagai makanan
yang praktis dan ekonomis.

 Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tidak langsung
mempengaruhi pola kehidupan masyarakat.Di era globalisasi ini semua
kalangan juga harus beradaptasi dengan perubahan zaman.Dengan adanya
perubahan seperti itu, hal-hal yang terkesan tradisional seakan hilang.Kondisi
ini memberi dampak negatif kepada budaya Indonesia sendiri karena jika
dibiarkan maka kebudayaan dalam negeri ini menjadi punah. Tidak lain
contohnya adalah makanan dan minuman khas daerah yang semakin



2

meredup dengan munculnya makanan dan minuman dari luar. Ditambah lagi
dari kalangan remaja, mereka merasa kurang bangga jika memakan makanan
tradisional. Ini sangat penting untuk dicari solusinya mengingat bahwa
negara kita kaya akan makanan tradisional.
Dengan keadaan seperti itu kami mencoba membuat inovasi pada
salah satu makanan tradisional Indonesia yaitu nasi jagung.Nasi jagung
merupakan makanan pokok tradisional yang berasal dari Jawa Timur,
khususnya banyak ditemukan di Madura.Nasi jagung adalah sebutan untuk
jagung yang sudah dihaluskan kemudian ditanak dan biasanya disajikan
dengan sayur urap, ikan asin, dan rempeyek pada makanan tersebut.
Inovasi ini bertujuan agar makanan tradisional terutama nasi jagung
mempunyai daya tarik lagi di masyarakat.Caranya adalah dengan
menciptakan inovasi, yaitu nasi jagung goreng.Kami memilih nasi goreng
jagung karena nasi goreng merupakan makanan yang banyak digemari oleh
masyarakat umum. Nasi goreng jagung ini nantinya akan dibungkus dengan
tortilla (mirip kulit kebab) sehingga kemasannya lebih praktis dan dapat
dimakan dimanapun tempatnya. Dan tidak ketinggalan tambahan sayur
mayur serta telur untuk melengkapi sajian agar tetap mempertahankan
kandungan gizi yang ada pada nasi jagung goreng tersebut.Sehubungan
dengan pemilihan judul dan inovasi ini agar para calon konsumen merasa
penasaran dan tertarik untuk mencoba produk inovasi kami.Target pemasaran
nasi jagung goreng gulung ini mencakup kalangan umum.
Target utama pemasaran produk kami ialah mahasiswa di kawasan
kampus ITS ini karena kami melihat kebiasaan mahasiswa yang mayoritas
jarang sarapan sehingga nasi jagung goreng gulung ini dapat menjadi
alternatif para mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan sarapannya.

 Kegiatan Perusahaan
Dalam memproduksi usaha ini kami menawarkan nasi jagung goreng
gulung yang tersedia dalam 3 jenis varian, yaitu vegetarian, yummy dan
reguler.

No Jenis Varian Kandungan isi/ Komposisi utama Harga
1 Vegertarian Nasi jagung + beberapa sayur mayur+jamur
Rp 5.000,- 2 Yummy Nasi jagung + Potongan daging ayam suwir
3 Reguler Nasi jagung + sayur mayur + ayam
suwir+jamur

Varian dan komposisi yang telah dijelaskan tersebut hanya sebatas
komposisi utama pada produk.Tetapi keadaan sebenarnya terdapat beberapa
toping atau sajian pelengkap pada produk contohnya kacang polong, daun
bawang, selada, dan lain-lain.Selain 3 varian tersebut kami juga menyediakan
porsi super pedas bagi konsumen yang memiliki kegemaran makan
pedas.Tetapi masih dalam 3 varian tersebut.
Pada kemasan pun terdapat logo yang memiliki tema berubah-ubah
secara dinamis disesuaikan dengan event besar atau hari besar tertentu misal



3

tema tahun baru, lebaran, kemerdekaan.Hal ini untuk membuat produk kami
terkesan tidak statis sehingga membuat lebih bersahabat di mata konsumen.
Prospek bisnis kuliner ini sangat menjanjikan dikarenakan masih
belum ada pelaku bisnis yang mengolah makanan rumit seperti nasi goreng
menjadi makanan cepat saji yang praktis dan nikmat serta menggunakan
bahan baku nasi jagung, sehingga dimungkinkan kami dapat mengembangkan
bisnis ini kedepannya dengan lebih baik dan dapat lebih memperkenalkan
nasi jagung sebagai makanan pokok pengganti nasi.

II. Analisis Produk
Nasi jagung goreng gulung merupakan kuliner unik yang memadukan cita rasa
masakan modern dengan tradisional.Mengapa begitu?Karena nasi jagung goreng
gulung menggunakan nasi jagung sebagai sajian nasi goreng menggunakan kemasan
kebab ala sajian timur tengah.kita tahu bahwa nasi jagung adalah makanan tradisional
yang kurang begitu disenangi karena rasanya yang hambar dikarenakan kandungan
glukosa yang sedikit jika dibandingkan dengan nasi dan dinilai sebagai makanan
kaum ekonomi lemah. Dengan alasan itu, kami berkeinginan untuk menginovasikan
nasi jagung menjadi produk olahan yang nikmat, lezat, bergizi dan memiliki nilai jual
yang tinggi. Inovasi ini kami ciptakan dengan mengolah nasi jagung menjadi nasi
jagung goreng.
Produk nasi jagung goreng gulung ini menggunakan nasi jagung sebagai
bahan baku utama yang akan digoreng dengan campuran sedikit nasi beserta rempah-
rempah istimewa yang akan menambah cita rasa lezat pada masakan ini. Tidak lupa
ditambahkan pelengkap gizi seperti telur orak-arik, jamur serta ayam suwir yang
tentunya akan memanjakan lidah penikmatnya. Lebih istimewa lagi karena nasi
jagung goreng ini akan digulung dalamtortilla, sehingga akan berbentuk seperti sajian
kebab namun menggunakan isi berupa kuliner khas indonesia yaitu nasi jagung
goreng. Kami memilih bungkus berupa roti ini dengan tujuan untuk menciptakan
kesan lembut dan lezat pada bagian luar dan rasa lembut gurih pada bagian
dalamnya.
Kita memilih nasi jagung sebagai bahan utama produk olahan ini karena di
Indonesia yang merupakan negara agraris, hasil pertaniannya cukup melimpah dalam
menghasilkan jagung.Jagung dijual dengan harga yang jauh lebih murah
dibandingkan beras sebagai makanan pokok.Jika dilihat dari nilai gizi berdasarkan
keterangan panitia dari data Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, jagung giling
kering lebih bergizi daripada beras meski kandungan karbohidratnya sedikit lebih
rendah. Setiap 100 gram jagung giling mengandung 72,4 gram karbohidrat,
sedangkan beras 78,9 gram. Pada takaran sama, jagung giling mengandung 8,7 gram
protein, sementara beras giling mengandung 6,8 gram protein. Karena itu,
mengonsumsi jagung sebenarnya jauh lebih baik daripada beras karena gizinya lebih
lengkap.
Selain sebagai sumber utama karbohidrat, bahan pangan pokok warga asli
Madura ini juga mengandung zat gizi lain seperti: Energi (150,00 kal), Protein
(1,600 g), Lemak (0,60 g), Karbohidrat (11,40 g), Kalsium (2,00 mg), Fosfor (47,00



4

mg), Serat (0,40 g), Besi (0,30 mg), Vit A (30,00 RE), Vit B1 (0.07 mg), Vit B2
(0,04 mg), Vit C (3,00 mg), Niacin (60 mg) (www.jawapos.co.id, 1 Desember 2009)
Bahkan, dunia medis telah membuktikan bahwa jagung juga berkhasiat
sebagai pembangun otot dan tulang.Jagung juga baik untuk otak dan sistem syaraf
serta mencegah konstipasi.Tak hanya itu, jagung juga bisa menurunkan risiko kanker
dan jantung, mencegah gigi berlubang, serta minyaknya dapat menurunkan
kolesterol darah. Bagi penderita diabetes pun jagung sangat bermanfaat karena
kandungan karbohidratnya lebih rendah dari pada beras sehingga kadar gula darah
dapat terkontrol (www.kompas.com , 6 Juni 2011)

 Rancangan pengembangan produk

Strategi Pemasaran
Jangka Panjang
 Memberi inovasi terbaru pada produk
seperti membuat produk yang beda
tetapi seputar Nasi Gareng Gulung.
 Membuat cabang atau gerai di beberapa
tempat.
 Pembuatan foodcourt mall.
Peluang Usaha Jangka
Panjang
 Perkembangan inovasi dan bentuk
kemasan akan mebuat penampilan
produk menjadi lebih fresh yang tetap
disesuaikan dengan perkembangan
minat pasar.
 Pembuatan cafe atau resto seputar Nasi
Gareng Gulung.

III. Analisis Perusahaan
 Analisis perusahaan.
Usaha Nasi jagung Goreng gulung ini memiliki nilai plus dalam segi
bahan yang berasal dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di
pasaran.Harga bahan pun tidak terlalu mahal sehingga cepat
mendapatkannya.Rasa yang ditawarkan produk kami juga sangat berbeda dan
banyak pilihan rasa membuat konsumen yang berasal dari segala kalangan ini
merasa tidak bosan.Dan yang paling utama adalah harga yang kami tawarkan
juga sangat murah bagi masyarkat terutama mahasiswa.Tetapi produk kami
tidak bisa bertahan lama sehingga harus cepat dikonsumsi, hal ini disebabkan
campuran bahan berasal dari bahan alami tersebut.Tetapi kelemahan itu
tidaklah terlalu berpengaruh karena produk kami bersifat siap saji dan siap
makan.
Struktural usaha kami juga terdiri dari orang-orang berkompeten
dibidangnya sehingga mampu bekerja maksimal untuk mendapat hasil yang
diharapakan.Dalam struktural pun dibuat garis koordinasi yang jelas untuk
memudahkan kerja masing-masing anggota.Garis struktural itu juga berguna
untuk menjaga sifak kekeluargaan di setiap anggota.
Media usaha juga sudah kami perhitungkan sehingga diyakini mampu
memahami kondisi pasar.Hal ini berguna untuk berkembangnya nilai profit
usaha.





5


 Analisis persaingan
Pesaing terbesar pada kalangan mahasiswa adalah kantin-kantin
jurusan yang menjual produk-produk makanan yang berbeda dengan yang
produk kami tawarkan sehingga hal ini tidak terlalu mengancam perusahaan
kami. Pada produk makanan kantin pada umumnya menjual makanan berat
yang dalam penyajian dan mengkonsumsinya membutuhkan waktu yang
lama.Sedangkan pasa Nasi Gareng Gulungini adalah makanan berat dengan
porsi sedang, penyediaannya yang cepat, serta dengan menggunakan konsep
take away cocok untuk kalangan mahasiswa yang tidak sempat sarapan atau
yang memiliki kesibukan padat.
Pesaing lain yang perlu dipertimbangkan adalah dalam bisnis
franchise di bidang kuliner. Namun pada produkNasi Gareng Gulung
inimemiliki keunggulan pada sisi keterjangkauan harga, bahan dasar nasi
jagung yang mudah diperoleh dan bergizi tinggi, cita rasa yang berkualitas
serta konsep take away yang praktis dapat membantu para konsumen untuk
mempermuadah dalam mengkonsumsi Nasi Gareng Gulung ini. Variasi
yang kami tawarkan adalah untuk kalangan diet dan vegetarianakan diisi
sayur-sayuran dan jamur, serta untuk kalangan reguler nasi jagung akan di isi
dengan daging ayam.

Jenis
Produk
Kandungan
Gizi
Kepraktisan Harga Kelebihan
Lain
Nasi Jagung
Goreng
Gulung
Lengkap (air,
karbohidrat,
Protein, lemak,
vitamin,
mineral)
Sangat Praktis,
dengan konsep take
away
Murah, hanya
Rp. 5.000,00
dengan porsi
yang sesuai
kebutuhan
Dapat
dikonsumsi
masyarakat
(baik umum
maupun
vegetarian)
Makanan
Kantin/
warung
Konvension
al
Lengkap
(bergantung
lauk)
Kurang Praktis Relatif,
berkisar Rp
7000-15000,00
Pilihan beragam
Produk
Makanan
Cepat saji
(Fast Food)
Kurang
lengkap
(hanya
karbohidrat dan
lemak)
Relatif (penyajian
cepat tetapi
sebagian produk
kurang praktis)
Mahal,
(kisaran Rp.
8000-
20000,00)
Brand Terkenal

 Analisis pelanggan atau konsumen
a. Memiliki mobilitasdan aktivitas tinggi.
b. Kondisi finansial yang kurang.
c. Konsumen di tempat-tempat umum
d. Konsumen yang tidak sempat untuk sarapan



6

e. Konsumen pada event-event tertentu yang diselenggarakan oleh kampus
yang didatangi oleh pengunjung.




 Analisis lingkungan usaha
Lingkungan usaha yang kami gunakan adalah
a. Universitas-universitas di Surabaya (ITS, Unair, ITATS, dan
STIE) yang jumlah mahasiswanya > 20.000 mahasiswa
b. Pameran-pameran (pameran UKM)
c. PAMITS (Pasar Minggu ITS)
d. Event-event mahasiswa yang mengundang banyak massa
(misalnya konser musik, POMITS, ITS Expo, dll)
e. Foodcourt mall (rencana pengembangan)
f. Cafe and Resto untuk rencana jangka panjang.

 Analisis SWOT(strenght-weaknes-opportunity-threats)
Strength (kekuatan)  Terbuat dari bahan-bahan yang alami dan
mudah ditemukan dipasaran.
 Harga yang relatif terjangkau.
 Rasa yang cocok untuk lidah konsumen
untuk semua kalangan.
 Cocok untuk kantong mahasiswa.
 Dapat dikonsumsi semua kalangan.
 Produk yang unik dan menarik.

Weaknes (kelemahan)  Produk tidak bisa tahan lama.

Opportunity (peluang)  Produk Nasi Gareng Gulungjarang
ditemukan dikalangan masyarakat.
 Pesaing Nasi Gareng Gulungrelatif sedikit.
 Produk Nasi Gareng Gulungdapat
dinikmati oleh semua kalangan terutama
untuk mahasiswa di daerah kampus yang
tidak sempat sarapan atau memiliki
aktivitas yang padat.
 Produk Nasi Gareng Gulung merupakan
produk yang unik yang nantinya akan
membuat penasaran konsumen.

Threat (ancaman)  Ketatnya persaingan dengan para penjual
nasi goreng lain.








7



IV. Pemasaran
 Sasaran pasar
Sasaran pasar berdasarkan analisis SWOT adalah:
- Objek pemasaran:
1. Mahasiswa
2. Dosen
3. Karyawan Kampus
4. Masyarakat umum.

- Lokasi Pemasaran:
1. Daerah kampus ITS,
2. Daerah Keputih dan sekitarnya
3. Daerah Gebang dan sekitarnya
4. Event-event kampus seperti PAMITS
5. Event-event kemahasiswaan yang ada dikampus

 Strategi pemasaran

Strategi pemasaran Keterangan
Segmentasi Pasar
Segmen pasar yang menjadi sasaran
produk Nasi Gareng Gulung ini
adalah semua kalangan masyarakat
secara umum baik vegetarian ataupun
kalangan diet, serta masyarakat pada
umumnya. Namun dikhususkan
kepada para mahasiswa karena
sasaran produk ini adalah kalangan
mahasiswa. Hal ini dikarenakan
mahasiswa merupakan kalangan yang
suka makanan yang praktis dan
jarang sarapan serta memiliki
kandungan gizi yang cukup. Tidak
menutup kemungkinan juga ditujukan
kepada usia dewasa yang biasanya
tidak memasak ataupun pekerja.

Target Pasar
Target pasar produk ini adalah
mahasiswa yang kos di daerah
Keputih, Gebang dan sekitarnya.
Target pasar ini dipilih berdasarkan
aspek ekonomi bahwa mereka sangat
suka membeli makanan yang praktis
dan juga murah. Seperti produk ini
yang menawarkan menu makanan
yang lezat dan bergizi serta harga



8

yang terjangkau untuk kalangan
mahasiswa.
Positioning
Produk Nasi Gareng Gulung ini
dalam menghadapi pesaing usahanya,
harus dapat menempatkan posisinya
dengan baik dalam masyarakat. Cara
yang digunakan untuk menempatkan
posisi usaha ini agar tidak kalah
bersaing dengan usaha yang lain
adalah dengan menanamkan beberapa
strategi. Strategi yang digunakan
adalah dengan menciptakan resep dan
menu yang baru dengan
menggunakan nama yang unik dan
berbeda dari menu lainnya, serta
adanya variasi topping pada produk
untuk semua kalangan.



 Program pemasaran:
1. Product
Menu yang ditawarkan oleh kami memiliki ciri yang lezat, originil, praktis
serta unik dengan beberapa varian isi.Memiliki bentuk yang berbeda dengan
nasi goreng pada umumnya.Serta berbeda dengan menu yang ditawarkan
oleh usaha lainnya.

2. Price
Menu makanan dan minuman yang ditawarkan oleh kami ini dijamin
harganya standar dan jauh lebih murah. Untuk makanan dengan berbagai
macam variasi harga per porsinya hanya Rp 5000.

3. Promotion
Dalam melakukan kegiatan promosi, ada beberapa cara dan Strategi yang
dilakukan untuk mempromosikan dan memasarkan menu Gareng Gulung
agar dapat dikenal oleh konsumen melalui beberapa cara :
Jenis promosi Keterangan
Public Relation

Cara promosi ini cenderung untuk membuat image
produk baik dimata konsumen bukan mempromosikan
produk secara langsung. Promosi dengan cara ini juga
akan dilakukan dari mulut ke mulut agar dapat
menjaring masyarakat luas dan penambahan relasi
untuk mengenal dan membeli produk ini.

Pemasaran secara
online

Dengan perkembangan teknologi informasi yang
semakin pesat saat ini, maka untuk memasarkan bisa
semakin mudah dengan beberapa penawaran menarik.
Ada beberapa sarana online yang bisa gunakan antara
lain:



9

- Facebook
Kami akan membuat akun dan grup produk kami serta
bergabung dalam grup atau komunitas entrepreuner
kampus sehingga mudah untuk memasarkan. Dan kami
juga menerima pesanan melalui grup ini. Akan ada kuis
setiap 2 minggunya dan pemenangnya akan
mendapatkan aksesoris.
- Twitter
Setiap waktu kami akan ngtweet seputar produk kami
saat ada waktu dan tempat lapak yang sedang kami
buka, selain itu kami juga akan memberikan info-info
umum seputar Nasi Gareng Gulung di kampus dan info
muda terkini. Secara tidak langsung, pengguna twiiter
merasa penasaran dengan produk kami dan akan
mencobanya.

Penyebaran brosur
atau poster
Metode ini diharapakan akan menarik minat masyarakat
lain yang kurang bisa kami jangkau dengan beberapa
metode pemasaran sebelumnya.
Penitipan produk
ke kantin tiap
jurusan
Kami juga memperluas pasar dengan menitipkan
produk kami ke kantin-kantin tiap jurusan, selain
mencari keuntungan, harapan kami juga akan
memperluas jangkauan pasar kami.

4. Placement
Dalam pendistribusian produk yang kami keluarkan tidak menggunakan jasa
perantara.Menu yang ditawarkan hanya dapat dibeli langsung di stan-stan
yang tersedia.

5. People
Dalam meningkatkan omset penjualan produk kami tentunya diperlukan 5
orang karyawan yang memiliki kualitas dan kemampuan yang tidak perlu lagi
untuk dikhawatirkan, seluruh karyawan merupakan pilihan terbaik dari usaha
kami ini dengan memiliki kecakapan dan kesopanan dalam bidangnya.Hal ini
dilakukan untuk memberikan pelayanan prima dan terbaik bagi konsumen.

6. Process
Dalam proses penjualan, kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada
konsumen dari awal pembuatan produk sampai pada pelayanan pembelian
dan pembayarannya. Konsumen akan dimanjakan dengan cita rasa makanan
yang nikmat dan bergizi. Dijamin proses pembuatan menu makanan yang
higienisakan memuaskan konsumen.

V. Rencana Operasional
a) Proses Operasi
 Alur proses/transformasi produk
Bahan dasar diperoleh dari produsen beras jagung yang didapatkan di
pasar Pucang Surabaya, bahan bahan pokok juga dapat diperoleh di



10

pasar tersebut.Kemudian beras jagung ditanak menjadi nasi
jagung.Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, garam,
cabe merah, cabe rawit, tomat dihaluskan dan digoreng sambil
ditambahkan sayur-sayuran, telur, daging ayam atau jamur.Saat sudah
setengah matang, dimasukkan nasi jangung dan diberi bumbu-bumbu
pelengkap untuk membuat cita rasa nasi jagung goreng lebih lezat dan
sesuai dengan lidah konsumen.Setelah nasi goreng jadi, disiapkan
tortilla (kulit kebab) dan nasi goreng digulung dengan menggunakan
tortilla membentuk gulungan seperti nasi gulung.Dan nasi Nasi
Jagung Goreng Gulung (Nasi Gareng Gulung) pun siap untuk
dipasarkan.

 Mekanisme kerja
Manager berkoordinasi dengan konseptor kemudian diinteruksikan ke
pihak marketing. Sedangkan keuangan mempersiapkan segala sesuatu
yang berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran uang.Untuk
menejer langsung berkoordinasi dengan kepala marketing.Dalam hal
ini pihak pemasaran langsung berkoordinasi dengan bagian produksi
yang nantinya produk langsung diproduksi dan dijual dipasaran.

b) Lokasi usaha
Lokasi usaha produk Nasi Gareng Gulung ini adalah di kantin Pusat
ITS. Kami menggunakan lokasi ini karena tempat yang strategis dimana
banyak dilalui mahasiswa,dosen serta karyawan dari berbagai jurusan.

c) Fasilitas dan perlengkapan

gambar 1. Desain Grobak penjualan



11



VI. Organisasi dan Manajemen














Diagram 1. Flowchart struktur perusahaan Gareng Gulung
Job description dari struktur perusahaan diatas adalah:
a) Manajer
1. Bertanggung jawab atas segala yang terjadi pada usaha.
2. Melakukan koordinasi kepada seluruh elemen usaha.
b) Keuangan
1. Bertanggung jawab terhadap keluar masuknya dana usaha.
2. Menggaji karyawan.
c) Designer
1. Bertanggung jawab terhadap desain produk mulai dari materi sampai packaging.
2. Membuat segala bentuk media dalam promosi.
d) Produksi
1. Bertanggung jawab mencari bahan baku.
2. Melakukan pemilihan bahan baku yang akan digunakan.
e) Marketing
1. Bertanggung jawab memasarkan produk ke masyarakat.
Manager
Keuangan
Konseptor
pemasaran
Desain
Produk
Marketing Marketing
Produksi
Pasar



12

2. Melakukan promosi.
3. Menerima setiap pemesanan.

VII. Keuangan

1. Analisa Biaya
Rencana Penjualan Gareng Gulung dengan melakukan pemasaran berbasis pameran,
bazaar, pemasaran online dan dengan promosi melalui toko-toko terdekat serta himpunan
mahasiswa area kampus memiliki target penjualan dalam 1 bulan sebagai berikut :
Tabel 1. Target Penjualan Gareng Gulung dalam 1 bulan
Produk Jumlah Harga satuan Harga Total
Gareng Gulung 500 porsi Rp 5.000,00 Rp 2.500.000,00
Untuk penjualan bulan berikutnya kami menargetkan dapat naik 5-10 % dalam
setiap bulannya.
Dalam pembuatan dan pemasaran produk Gareng Gulung, diperlukan biaya sebagai
berikut:
2. Rincian Dana Peralatan Produksi
Tabel 2. Rincian dana peralatan produksi
Produk Jumlah Harga Satuan Harga Total
Alat penggorengan 1 set Rp 60.000,- Rp 60.000,-
Kompor gas 1 buah Rp 200.000,- Rp 200.000,-
LPG 3 kg 2 tabung Rp 15.000,- Rp 30.000,-
Baskom 5 buah Rp 10.000,- Rp 50.000,-
Kertas kemasan 10 pak Rp 15.000,- Rp 150.000,-
Sendok 5 buah Rp 2000,- Rp 10.000,-
Rice cooker besar 1 buah Rp 250.000,- Rp 250.000,-
Mangkok 5 buah Rp 3.000,- Rp 15.000,-
Blender 1 set Rp 150.000 Rp 150.000
Pisau 2 buah Rp 5.000,- Rp 10.000,-
Total Rp 915.000,-




13



3. Rincian Dana Bahan Produksi
Tabel 3. Rincian dana bahan produksi
Produk Jumlah Harga Satuan Harga Total
Beras jagung 15 kg Rp 10.000,- Rp 150.000,-
Bawang merah 3 kg Rp 60.000,- Rp 180.000,-
Bawang putih 3 kg Rp 75.000,- Rp 225.000,-
Cabai merah 3 kg Rp 15.000,- Rp 45.000,-
Tomat 4 kg Rp 5.000,- Rp 20.000,-
Cabai rawit 2 kg Rp 15.000,- Rp 30.000,-
Garam 2 bungkus Rp 1500,- Rp 3.000,-
Gula 1 kg Rp 12.000,- Rp 12.000,-
Lada bubuk 1 pak Rp 7.000,- Rp 7.000,-
Penyedap rasa 250 gram Rp 7.000,- Rp 7.000,-
Kacang polong 2 kg Rp 10.000,- Rp 20.000,-
Sayur sawi 30 ikat Rp 2000,- Rp 60.000,-
Selada 1 kg Rp 50.000,- Rp 50.000,-
Mentimun 5 kg Rp 4.500,- Rp 22.500,-
Minyak goreng 2 liter Rp 25.000,- Rp 50.000,-
Margarine 250 gram Rp 8.000,- Rp 8.000,-
Kecap manis 2 botol Rp 10.000,- Rp 20.000,-
Kecap rajarasa 1 botol Rp 15.000,- Rp 15.000,-
Telur 3 kg Rp 17.500,- Rp 52.500,-
Daging ayam 2 kg Rp 30.000,- Rp 60.000,-
Daun bawang 1 kg Rp 7.500,- Rp 7.500,-
Total Rp 1.044.500,-




14



4. Rincian Biaya Promosi dan Pemasaran
Tabel 4. Biaya promosi dan pemasaran
Rincian Jumlah Harga Total
Pembuatan X-Banner 2 buah Rp 90.000,- Rp 180.000,-
Sewa stan 1 bulan Rp 300.000,- Rp 300.000,-
Cetak poster 10 buah Rp 15.000,- Rp 150.000,-
Pamflet 200 lembar Rp 500,- Rp 100.000,-
Listrik 1 bulan Rp 40.000,- Rp 40.000,-
Air 1 bulan Rp 40.000,- Rp 40.000,-
Total Rp 810.000,-

5. Biaya Tak Tentu
Tabel 5. Biaya tak tentu
Produk Jumlah Harga Satuan Harga Total
Kaos karyawan 7 buah Rp 45.000,- Rp 315.000,-
Pin 1 bulan
launcing
50 buah Rp 3.000,- Rp 150.000,-
Total Rp 465.000,-

6. Biaya Tak Langsung
Tabel 6. Biaya tak langsung
Produk Jumlah Harga Satuan Harga Total
Uang lelah tim 7 orang Rp 50.000,- Rp 350.000,-

7. Rincian Dana Total
Tabel 7. Rincian dana total
Rincian Dana peralatan produksi Rp 915.000,-
Rincian dana bahan produksi Rp 1.044.500,-
Biaya promosi dan pemasaran Rp 810.000,-



15

Biaya tak tentu Rp 465.000,-
Biaya tak langsung Rp 350.000,-
Total Rp 3.584.500,-

Perhitungan Break Event Point

a. Harga Pokok Produksi (HPP)
HPP =
=

= Rp 2.089,-

b. Harga Jual = Rp 5.000,-

c. Keuntungan Marginal = x100%

= x100%
= 58%

d. Break Event Point (BEP)
BEP =
=
= 873 unit







Gambar 2. Diagram Break Event Point (Profit area)