You are on page 1of 13

Jurusan Teknik Geologi

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta
Adi Prabowo, S.T.,M.Si.
Lingkungan Hidup (UU No. 23 Tahun 1997)
• kesatuan ruang dengan semua benda dan
kesatuan makhluk hidup termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya yang
melangsungkan perikehidupan dan
kesejahteraan manusia serta makhluk hidup
lainnya.
Unsur-unsur lingkungan hidup
1. Unsur Hayati (Biotik)
unsur lingkungan hidup yang terdiri dari
makhluk hidup, seperti manusia, hewan,
tumbuh-tumbuhan, dan jasad renik.
2. Unsur Fisik (Abiotik)
unsur lingkungan hidup yang terdiri dari
benda-benda tidak hidup, seperti tanah, air,
udara, iklim, dan lain-lain.
Unsur-unsur lingkungan hidup
3. Unsur Sosial Budaya
lingkungan sosial dan budaya yang dibuat
manusia yang merupakan sistem nilai,
gagasan, dan keyakinan dalam perilaku
sebagai makhluk sosial.
Unsur-unsur lingkungan hidup
KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
• Berdasarkan faktor penyebabnya
1. Akibat Peristiwa Alam
a. Letusan gunung berapi
b. Gempa bumi
c. Angin topan
2. Faktor Manusia
a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan
suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase/sistem
pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran
sungai (bangunan liar) dan dampak perusakan hutan.
c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari
rusaknya hutan.
d. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar
batas.
KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP
DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
• Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan
yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi
tanggung jawab pemerintah/pemimpin negara saja,
melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari
balita sampai manula.
• Setiap orang harus melakukan usaha untuk
menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai
dengan kapasitasnya masing-masing.
• Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar
manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni
bagi generasi anak cucu kita kelak.
2 gagasan penting dalam konsep pembangunan
berkelanjutan (hasil KTT Bumi di Rio de
Jeniro,1992) :
a. Gagasan kebutuhan,
khususnya kebutuhan pokok manusia untuk
menopang hidup.
b. Gagasan keterbatasan,
yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk
memenuhi kebutuhan baik masa sekarang
maupun masa yang akan datang.
Ciri Pembangunan Berwawasan
Lingkungan :
a. Menjamin pemerataan dan keadilan.
b. Menghargai keanekaragaman hayati.
c. Menggunakan pendekatan integratif.
d. Menggunakan pandangan jangka panjang.
Tujuan Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
a) Menjamin tercapainya penggunaan sumber
daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan
berkelanjutan.
b) Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara
perencanaan, penganggaran, pelaksanaan,
dan pengawasan.
c) Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup
yang Dilakukan Pemerintah
• a. Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 5 Tahun 1960
yang mengatur tentang Tata Guna Tanah.
b. Menerbitkan UU No. 4 Tahun 1982, tentang
Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan
Hidup.
c. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. 24
Tahun 1986, tentang AMDAL (Analisa Mengenai
Dampak Lingkungan).
d. Pada tahun 1991, pemerintah membentuk Badan
Pengendalian Lingkungan,
Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup
oleh Masyarakat Bersama Pemerintah
a. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
b. Pelestarian udara
1) Penanaman pohon/tanaman hias di sekitar kita
2) Mengupayakan pengurangan/pembuangan gas sisa
pembakaran
3) Mengurangi/bahkan menghindari pemakaian gas kimia
yang dapat merusak
c. Pelestarian hutan
d. Pelestarian laut dan pantai
e. Pelestarian flora dan fauna