You are on page 1of 3

Klarifikasi istilah

:
Emergensi : suatu keadaan kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat
Nyeri dada : perasaan tidak nyaman atau nyeri yang dirasakan pada daerah thoraks (antara leher
dan upper abdomen)
Gelisah :
Hipertensi : tekanan darah arteriol yang tinggi, tidak memiliki sebab yang diketahui atau berkaitan
dengan penyakit lain
Dispneu : pernafasan yang susah atau sesak
Ortopneu : pernafasan yang sulit kecuali pada posisi tegak
Ronki basah : pernafasan abnormal yang terdengar pada auskultasi disebabkan adanya cairan dalam
bronkus
EKG : grafik yang menelusuri variasi potensial elektrik yang disebabkan oleh eksitasi otot
jantung dan dideteksi pada permukaan tubuh
Kanula nasal : salah satu oksigen delivery devise yang terbuat dari plastik dengan 2 cerobong yang
keluar dar selang yang mampu menghantrkan oksigen dengan konsentrasi 25-45% pada kecepatan 1-
6L/menit
Akses iv : alat yang digunakan untuk memberikan cairan atau obat-obatan secara cepat ke aliran
darah atau digunakan jika pasien tidak dapat makan dan minum secara normal.

IDENTIFIKASI MASALAH :
1. Tn. Rozak 65 th datang ke ruang emergenci dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 3 jam sebelum
masuk RS.
2. Nyeri Dada terasa seperti ditindih beban dan terasa sampai punggung, disetai sesak nafas,
keringat yang banyak, dan gelisah.
3. Riwayat merokok sejak SMA, hipertensi sejak 6 th yll namun tidak patuh makan obat
4. Pemeriksaan fisik dan EKG
5. Saat perawat selesai memberi 02 kanula nasal dan pemasangan akse i.v, tiba-tiba pasien tidak
sadarkan diri, tidak bernafas dan nadi tidak teraba dan gambaran EKG

ANALISIS MASALAH
1. Tn. Rozak 65 th datang ke ruang emergenci dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 3 jam
sebelum masuk RS.
a. Apakah etiologi dan mekanisme nyeri dada kiri pada kasus ? 1
b. Apa hubungan jenis kelamin, usia dan keluhan ? 2
c. Apa kemungkinan yang terjadi akibat nyeri dada kiri sejak 3 jam sebelum masuk RS. 3

2. Nyeri Dada terasa seperti ditindih beban dan terasa sampai punggung, disetai sesak nafas,
keringat yang banyak, dan gelisah.
a. Apa makna klinis dari : (etiologi, mekanisme pada kasus)
- Nyeri dada terasa seperti ditindih beban 4
- Nyeri terasa sampai punggung 5
- Sesak nafas 6
- Keringat banyak 7
- Gelisah 1

3. Riwayat merokok sejak SMA, hipertensi sejak 6 th yll namun tidak patuh makan obat
a. Apa hubungan merokok dan hipertensi yang tidak patuh makan obat dengan keluhan ?
2

4. Pemeriksaan fisik dan EKG
a. Apa interpretasi dan mekanisme dari :
- Pucat dan gelisah 3
- Dispneu dan ortopneu 4
- TD, nadi, RR, temp 5
- Pemeriksaan thorak (JVP, Ronki basah (killip score), HR, Bunyi jantung,) 6
- Ekstremitas dingin 7
- EKG 1

5. Saat perawat selesai memberi 02 kanula nasal dan pemasangan akse i.v, tiba-tiba pasien
tidak sadarkan diri, tidak bernafas dan nadi tidak teraba dan gambaran EKG
a. Apa interpretasi dan mekanisme dari :
- Tidak sadarkan diri 2
- Tidak bernafas 3
- Nadi tidak teraba 4
- EKG 5
b. Mengapa setelah pemasangan kanula nasal dan pemasangan akses i.v terjadi
perburukan pada pasien ? 6
6. Bagaimana cara meneggakan diagnosis pada kasus ? 7
7. Apa diagnosis banding dan diagnosis kerja 1
8. Tatalaksana (farmako & non farmako ) 2
9. Apa saja pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan ? 3
10. Patogenesis
- Etiologi 4
- Epidemiologi 5
- Faktor resiko 6
- Mekanisme 7
- Manifestasi klinis 1
11. Komplikasi 2
12. Pencegahan 3
13. Prognosis 4
14. SKDI 5

HIPOTESIS
Tn. Rozak 65 th mengalami STEMI anterior ekstensif killip score 4 dengan komplikasi fibrilasi
ventricular


LI
Anatomi jantung dan coroner 1, 4
Fisiologi jantung dan coroner 2, 5
ACS 3, 6, 7



Peraturannyo MASIH SEPERTI YANG DULU,