You are on page 1of 4

BAB I

PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Komunikasi merupakan suatu proses sosial yang sangat mendasar dan vital dalam
kehidupan manusia. Dikatakan vital karena setiap individu memiliki kemampuan untuk
berkomunikasi dengan individu individu lainnya sehingga meningkatkan kesempatan individu
itu untuk tetap hidup (Rakhmat, 1998:1). Dapat diambil kesimpulan, bahwa komunikasi adalah
proses kegiatan/pengoperan/penyampaian warta/berita/informasi yang mengandung arti dari satu
pihak (seseorang atau tempat) kepada pihak (seseorang atau tempat) lain dalam usaha
mendapatkan saling pengertian.
Kelompok sarjana komunikasi Amerika yang menulis buku Human Communication
membagi komunikasi atas lima macam tipe, yakni Komunikasi Antarpribadi (Interpersonal
Communication), Komunikasi Kelompok Kecil (Small Group Communication), Komunikasi
Organisasi (Organizational Communication), Komunikasi Massa (Mass Communication), dan
Komunikasi Publik (Public Communication). Dalam hal ini kita akan membahas tentang
Komunikasi Organisasi (Organizational Communication).
Sedangkan pengertian organisasi menurut Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan
organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok
orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama. Sedangkan Prof
Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua
orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu
tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang
disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
Jadi secara umum Komunikasi Organisasi dapat didefinisikan sebagai pertunjukkan dan
penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian suatu organisasi
tertentu. Suatu organisasi terdiri dari dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarkis antara
yang satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan.Dibawah ini beberapa pendapat
para ahli mengenai pengertian dari komunikasi organisasi ini.
Beberapa Pendapat Ahli mengenai Pengertian Komunikasi Organisasi:

Persepsi Redding dan Sanborn Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan
penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks. Yang termasuk bidang ini
adalah :
a. komunikasi internal
b. hubungan manusia
c. hubungan persatuan pengelola
d. komunikasi downward (komunikasi dari atasan kepada bawahan)
e. komunikasi upward (komunikasi dari bawahan kepada atasan)
f. komunikasi horizontal (komunikasi dari orang-orang yang sama tingkatnya
dalam organisasi)
keterampilan berkomunikasi dan berbicara, mendengarkan, menulis dan evaluasi
program.
Persepsi Katz dan Kahn Komunikasi organisasi merupakan arus informasi,
pertukaran informasi dan pemindahan arti di dalam organisasi.
Persepsi Zelko dan Dance Komunikasi organisasi adalah suatu sistem yang
saling tergantung yang mencakup komunikasi internal dan komunikasi eksternal.
Persepsi Thayer Memperkenalkan tiga sistem komunikasi dalam organisasi yaitu:
- berkenaan dengan kerja organisasi seperti data mengenai tugas-tugas atau
beroperasinya organisasi;
- berkenaan dengan pengaturan organisasi seperti perintah, aturan dan petunjuk;
- berkenaan dengan pemeliharaan dan pengembangan organisasi (hubungan
dengan personal dan masyarakat, pembuat iklan dan latihan)

Persepsi Greenbaunm Bidang komunikasi organisasi termasuk arus komunikasi
formal dan informal dalam organisasi. Dia membedakan komunikasi internal
dengan eksternal dan memandang peranan komunikasi terutama sebagai
koordinasi pribadi dan tujuan organisasi serta masalah menggiatkan aktivitas.
Meskipun bermacam-macam persepsi dari para ahli mengenai komunikasi
organisasi, tapi ada beberapa hal yang dapat disimpulkan :
1. Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu sistem terbuka yang kompleks yang
dipengaruhi oleh lingkungannya sendiri baik internal maupun eksternal.
2. Komunikasi organisasi meliputi pesan dan arusnya, tujuan, arah dan media.
3. Komunikasi organisasi meliputi orang dan sikapnya, perasaannya, hubungannya dan
keterampilannya.

Komunikasi memegang peranan sangat penting dalam mengintegrasikan dan
mengkoordinasikan semua bagiandan aktivitas di dalam organisasi. Salah satu fungsi terpenting
dari struktur organisasi adalah membatasi alirankomunikasi, sehingga mengurangi permasalahan
kelebihan informasi. Beberapa dari permasalahan organisasi dipecahkan tidak dengan
meningkatkan tetapi membatasi aliran komunikasi dan merinci secara jelas informasi yang
bagaimana harus dikumpulkan, diproses dan dianalisis. Aliran komunikasi dalam organisasi
merupakan pedoman kemana seseorang dapat berkomunikasi dalam organisasi. Aliran
komunikasi formal dalam organisasi dapat dibedakan menjadi empat yaitu komunikasi dari atas
ke bawah, dari bawah ke atas, horisontal dan diagonal, Handoko (1992:111).
1. Komunikasi dari atas ke bawah (downward communication)
Komunikasi dari atas ke bawah merupakan aliran komunikasi dari tingkat atas ke
tingkat bawah melalui hirarki organisasi. Bentuk dari aliran komunikasi dari atas ke
bawah seperti prosedur organisasi, instruksi tentang bagaimana melakukan tugas,
umpan balik terhadap prestasi bawahan, penjelasan tentang tujuan organisasi dan
sebagainya.
2. Komunikasi dari bawah ke atas
Komunikasi dari bawah ke atas dirancang untuk menyediakan umpan balik tentang
seberapa baikorganisasi telah berfungsi. Bawahan diharapkan memberikan informasi
tentang prestasinya dan praktek serta kebijakan organisasi. Komunikasi daribawah ke
atas dapat berbentuk laporan tertulis maupun lisan, kotak saran, pertemuan kelompok
dan sebagainya.


3. Komunikasi diagonal
Komunikasi diagonal merupakan aliran komunikasi dari orang-orang yang memiliki
hirarki berbeda dan tidak memiliki hubungan wewenang secara langsung. Misalnya
komunikasi antaramanajer pemasaran dengan kepala sub-bagian pengendalian mutu.
4. Komunikasi horizontal
Komunikasi horizontal merupakan aliran komunikasi kepada orangorang yang
memiliki hirarki sama dalam suatu organisasi. Misalnya komunikasi antara manajer
bagian pemasaran dengan manajer bagian produksi, atau antara karyawan bagian
produksi dengan karyawan bagian keuangan.


1.2.Tujuan
1. Untuk menguji pengaruh komunikasi terhadap motivasi karyawan Perusahaan
Album Sankyo.
2. Untuk menguji pengaruh pengawasan terhadap motivasi karyawan Perusahaan
Album Sankyo.
3. Untuk menguji pengaruh lingkungan kerja, komunikasi dan pengawasan secara
bersama-sama terhadap motivasi karyawan Perusahaan Album Sankyo.