You are on page 1of 9

II .

INTERPRESTASI DATA
Identifikasi diagnosa masalah dan kebutuhan
Diagnosa :ibu infartu kala I fase aktif G:1 P:0 A:0 usia kehamilan 38 minggu, punggung kanan
Presentase kepala, janin hidup tunggal
Data dasar :
- Ibu mengatakan ini kehamilan yang pertama
- Ibu mengatakan belum pernah melahirkan
- Ibu mengatakan tidak pernah abortus
- ibu mengatakan sakit perut yang menjalar ke pinggang
- ibu mengatakan keluar lendir bercampur darah
- HPHT :04-07-2012 TTP :11-04-2013 TFU :33 cm
- adanya kontraksi uterus dengan frekwensi 4x dalam 10 menit selama 40 detik
- VT pembukaan 9 cm
- teraba bagian memanjang dan memapan di sebelah kanan perut ibu
- teraba satu bagian keras,bulat dan tidak dapat digoyangkan lagi pada bagian simpisis
- penurunan kepala 1/5, Teraba ubun-ubun kecil
- DJJ :140x/i TBBJ :(33-11)x 155= 3410 gram
Masalah : ibu terlihat cemas dan gelisah
Data dasar : adanya rasa nyeri

III.IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak ada

IV IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA/KOLABORASI
Tidak ada

V. PERENCANAAN
1. Informasi hasil pemeriksaan kepada ibu
2. pantau kemajuan persalinan dengan partograf
3. beri dukungan dari suami dan keluarga
VI. PELAKSANAAN
1. Menginformasikan kepada ibu mengenai hasil pemeriksaan bahwa ibu telah memasuki proses
persalinan dengan pembukaan 9 cm
2. Memantau kemajuan persalianan pada fase aktif
 Keadaan ibu : Td setiap 4 jam sekali, Temp 2 jam sekali, RR: 30-60 menit
 Keadaan janin : DJJ setiap 30 menit, moulase setiap 4 jam
 Kemajuan persalinan :
- pembukaan serviks 4 jam sekali
- Kontraksi setiap 30 menit


- penurunan kepala setiap 4 jam
3. Memberikan dukungan

VII. EVaLUASI
1. Keadaan umum ibu dan janin baik TD:110/70mmHg POLS:80x/I RR:24x/I TEMP:37° c
2. Kemajuan persalianan tetap di pantau
3. Ibu sudah didampingi suami dan keluarga

DATA PERKEMBANGAN
Pukul : 21.00 WIB TD:110/70 mmHg POLS:80x/i RR:24x/I Temp:37 °c, his 4x dalam 10 menit selama
40 detik, DJJ:140 x/I pembukaan 9 cm, penurunan kepala 1/5
Pukul : 22.00 WIB TD:120/80 mmHg POLS:82x/i RR:24x/I Temp:37 °c, his 5x dalam 10 menit selama
45 detik , DJJ:145 x/I pembukaan 10 cm, penurunan kepala 0/5

II. INTERPRESTASI DATA
Diagnosa : ibu infartu kala II fase aktif
Data dasar :
- ibu mengatakan mulas pada perut semakin sering
- pembukaan 8 cm
- penurunan bagian terakhir
- adanya tanda gejala kala II doran,teknus , perjol,vulka
- ketuban sudah pecah
- presentase kepala
- his 4 x dalam 10 menit selama 40 detik
Masalah : ibu terlihat cemas
Data dasar : adanya his yang terlihat semakin kuat

III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Laserasi jalan lahir
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI
Memimpin persalinan




V. PERENCANAAN
1. Persiapan alat sesuai APN
2. Pertolongan persalinan sesuai APN
VI. PELAKSANAAN
1. Mempersiapkan alat-alat:
- Partus set
 2 arteri klem
 2 pengikat tali pusat
 2 doek steril
 2 pasang handscoon
 1 gunting tali pusat
 1 buah ½ koher
 Kain kasa secukupnya
- Alat tenun
 Peralatan ibu
-baju
-doek
-sarung
-under bed


 Perelatan bayi
-handuk
-kain bedong
-topi bayi
-baju bayi


 Peralatan bidan
-topi
-celemek
-masker
-sepatu boat
-kacamata
- Alat emergency ibu
 1 buah tampon
 2 buah nald powder
 1 buah nald hetting
 kain kasa secukupnya
 1 buah pinst anatomi
 1 buah gunting episiotomy
 benang cate gate
- Alat emergency dari bahan karet
 slem seher
 nelaton kateter

- Peralatan lain
 oxyitosin 1 ampul
 1 buah spuit 3 cc
 1 buah nuer beken
 1 buah monoral
 1 buah washlap
 1 buah handuk larutan clorin
0,5 %
 -1 buah tong sampah basah
 1 buah tong sampah benda
tajam
 1 buah piring plasenta


 1 buah com tempat kasa
steril
 1 buah stetoskop
 1 buah tensi meter
 1 buah com berisi clorin
 1 buah tong sampah kering
 1 buah infus set
 1 buah cairan infuse


2. Memasukkan obat-obatan, patahkan ampul oksitosin, memasukkan ke dalam bak
Instrumen
3. Bidan memakai topi, celemek, masker, sepatu boat dan kacamata
4. Melepaskan semua perhiasan, cuci tangan dengan 7 langkah
5. Memasang handscoon
6. Membuka partus set denagan tangan yang tidak bersarung tangan,meletakkan ke dalam bak
instrument, dekatkan alat-alat dan pakai sarung tangan kiri
7. Melakukan vulva hygine dengan larutan DTT
8. Melakukan periksa dalam untuk memastikan
- pembukaan lengkap
- bagian terbawah kepala
- tidak teraba lilitan tali pusat
- selaput ketuban sudah pecah
9. Mendekontaminasi sarung tangan, rendam dalam larutan clorin 0,5% dalam keadaan
terbalik dan cuci tangan
10. Memeriksa DJJ
11. Memberitahu ibu memilih pembukaan lengkap, bantu ibu untuk memilih posisi yang
nyaman yaitu ½ duduk
12. Meminta keluarga untuk mengatur posisi
13. Pada saat ibu ingin meneran bombing ibu,biarkan ibu untuk istirahat bila tidak ada his dan
beri cukup cairan serta dengarkan DJJ
14. Menganjurkan ibu berjalan jongkok dan mengambil posisi yang nyaman jika belum ada
dorongan untuk meneran selama 60 menit
15. Meletakkan handuk bersih di atas perut ibu jika kepala bayi pembukaan 5-6 cm
16. Meletakkan under bed di bawah bokong ibu
17. Membuka bak instrument pakai sarung tangan DTT
18. Meletakkan doek segitiga steril di bokong ibu
19. Apabila kepala sudah tampak 5-6 cm di vulva ibu untuk meneran lindungi kepala dengan
tangan kiri dan tangan kanan berada di perineum ibu untuk mencegah robekan
20. Memeriksa adanya kemungkinan lilitan tali pusat
21. Menunggu kepala bayi melakukan putar paksi luar


22. Setelah putar paksi luar pegang kepala bayi secara biparietaal , anjurkan ibu meneran saat
ada kontraksi tarik ke bawah untuk melahirkan bahu depan dan tarik ke atas untuk
melahirkan bahu belakang.
23. Menggeser tangan kiri untuk menyangga kepala dan menahan perineum dan gunakan
tangan kanan untuk menulusuri badan sampai kaki ,
24. Setelah tubuh dan bahu lahir telusuribadan sampai kaki,pegang kedua matakaki dengan jari-
jari
25. Menilai kebugaran bayi, warna kulit, menangis kuat dn gerakan aktif
26. Mengeringkan tubuh bayi, letakkan di atas perut ibu dan bersihkan wajah sampai mata kaki
dengan jari-jari
27. Memeriksa uterus untuk memastikan ada tidaknya janin kedua
28. Memberitah ibu bahwa ia akan disuntikkan oksitosin
29. Dalam waktu 1 menit setelah bayi lahir suntik ibudenga oksitosin 10 IU IM di 1/3 paha kanan
bagian distal lateral
30. Setelah 2 menit pasca kelahiran jepit tali pusat dengan klem kira-kira 3 cm di pangkal
umbilicus , urut tali pusat kea rah ibu lalu klem 2 cm dari klem 1
31. Memotong tali pusat diantara klem dengan dilindungi tangan lalu ikat tali pusat dengan
benang dan simpul mati, lepaskan dan masukkan ke dalam wadah
32. Meletakkan bayi untuk inisiasi dini dengan meletakkan bayi di atas perut ibu sejajar dengan
payudara dan putting susu
33. Menyelimuti ibu dan bayi dengan kain dan pasang topi bayi
VII. EVALUASI
- Bayi lahir spontan tanggal : 08-04-2013 Pukul : 22.30 WIB
- BB :3500 gram, PB :50 cm, jenis kelamin: perempuan, Apgar Skor: 8/10
- TFU setinggi pusat, kontraksi uterus baik, perdarahan :150 cc

KALA III
II. INTERPRESTASI DATA
Diagnosa : infartu kala III fase aktif
Data dasar :
- Bayi lahir spontan tanggal : 08-04-2013 pukul :22.30 WIB


- BB:3500 gram,PB :50 cm, Jenis kelamin : perempuan,Apgar Skor: 8/10
- Kontraksi uterus kuat
Masalah : ibu merasa cemas
Data dasar : plasenta belum lahir
III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
- Ada/ tidaknya janin kedua
- Plasenta belum lahir
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA/KOLABORASI
Suntikan oxytosin segera setelah bayi lahir
V. PERENCANAAN
Manajemen akti kala III
VI. PELAKSANAAN
Menjelaskan kepada ibu tentang hasil pemeriksaan karena plasenta akan lahir
34. Memindahakan klem pada tali pusat 5- 10 cm
35. Meletakan tangan kiri pada perut ibu di tepi sympisis untuk mendeteksi dan tangan kanan
menegangkan tali pusat
36. Setelah uterus berkontraksi tegangkan tali pusat ke arah bawah dan tangan kiri mendorong ke
belakang ( dorsal kranial ) secara berhati – hati bila tidak ada kontraksi stimulasi putting susu.
37. Jika tali pusat bertambah panjang pindahkan klem 5- 10 cmdari vulva dan lahirkan.
38. Saat plasenta muncul di introitus vagina lahirkan dengan kedua tangan searah jarum jam.
39. Segera setelah itu masase uterus dengan gerakan melingkar.
40. Memeriksa kelengkapan plasenta masukan kedalam wadah .
41. Mengevaluasi kemungkinan adanya laserasi pada vagina dan perenium bila ada robekan yang
menimbulkan perdarahan aktif segera lakukan penjahitan.
42. Memeriksa uterus berkontraksi dengan baik
43. Membiarkan bayi melakukan inisiasi dini.
44. Setalah 1 jam lakukan penimbangan, pengukuran, beri tetes mata antibiotik profilaksis dan vit.
K secara IM
45. Setelah 1 jam pemberian vit. K berikan suntikan hepatitis B di paha kanan anterior lateral,
biarkan bayi bersama ibu untuk di susui.

VII. EVALUASI


1. Plasenta lahir lengkap pukul : 22.45 WIB
2. Perdarahan tidak aktif
3. TFU 2 jari di bawah pusat, tidak ada robekan jalan lahir, kontraksi uterus baik.

KALA IV
II. INTERPRESTASI DATA
Diagnosa : postpartum kala IV
Data dasar :
- TFU 2 jari di bawah pusat, plasenta lahir lengkap, kontraksi uterus baik.
- Tidak terdapat robekan jalan lahir, perdarahan normal
Masalah : ibu tampak lelah
Data dasar :ibu baru selesai melahirkan
III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak ada
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI
Tidak Ada
V.PERENCANAAN
1. Pantau kontraksi uterus, pantau vital sign, ajarkan ibu cara masase
2. Beri ibu makan dan minum
3. Dekontaminasikan semua peralatan dan lengkapi partograf
VI. PELAKSANAAN
46. Melanjutkan pemantauan kontraksi dan mencengah perdarahan 2- 3 dalam 15 menit
47. Mengajarkan ibu dan keluarga cara masase uterus
48. Mengevaluasi jumlah perdarahan.
49. Memeriksa nadi dan vital sign 1 jam pasca persalinan
50. Memastikan bayi bernafas baik pada suhu normal
51. Menempatkan semua perlatan bekas ke dalam larutan klorin 0,5% selama 15 menit
52. Membuang sampah yang terkontaminasi ke tempat sampah yang sesuai.
53. Membersihkan ibu dengan DTT, bersihkan sisa air ketuban dan darah
54. Memastikan ibu merasa nyaman, bantu ibu memberikan ASI
55. Mendekontaminasi tempat bersalin dengan klorin 0,5 %
56. Mencelupkan sarung tangan kotor kelarutan clorin 0,5% rendam secara terbalik.


57. Mencuci tangan
58. Melengakapi partograf
VII. EVALUASI
Tanggal : 08-04-2013 Pukul : 24.45 WIB
1. Kontraksi dan konsistensi uterus baik
2. TFU 2 jari di bawah pusat
3. Perdarahan Kala I :50 cc Kala III :150 cc
Kala II :100 cc Kala IV : 100 cc
4. Keluarga dan ibu mengetahui cara masase
5. Ibu sudah di bersihkan dan alat telah di sterilkan
6. Ibu telah di rawat gabung dengan bayi
7. Partograf sudah diisi.