You are on page 1of 21

TABEL DATA KUMPULAN CERPEN TALI ASIH ANU NGANTENG

CERPEN TOKOH
EPISODE PERISTIWA LATAR
NO
UTAMA TAMBAHAN

1. Tali Asih Anu Nganteng I Rumah Aas  Gugum


Alur yang digunakan alur campuran.
 Ibu Mertua
 P1).Kondisi keluarga Aas dengan Gugum  Nonon
 Kang Yayan
 P2.Aas membandingkan kehidupannya sekarang  Fika
dengan masa pacaran dulu
 P3.Kurangnya pemenuhan akan kebutuhan
menjadi permasalahan serius
 P4.Kehidupan keluarga Aas diliputi campur
tangan Ibu mertua
 P5.Aas diliputi konflik batin menghadapi
permasalahan tersebut
 P6.Kehidupan Aas selalu dibanding-bandingkan
dengan Nonon.
 P7. Aas dikirimi uang oleh orang tuanya.
 P8.Komentar Ibu Mertua yang kurang berkenan
di hati Aas
 P9.Aas berkeinginan menceritakan
permasalahan ini kepada Gugum, namun ia takut
Gugum berbalik membencinya
 P10. Aas terus memikirkan sikap kurang baik Ibu

102
Mertua terhadapnya
 P11.Aas mengenang kebaikan Bapak Mertua
semasa hidupnya.
 P12.Aas berniat menceritakan permasalahannya
kepada Kang Yayan
 P13.Bukan saja terhadap Aas kepada cucu-
cucunya pun Ibu Mertua sangat berbeda.

II Alur Maju Rumah

 P1.Gugum merasa heran melihat Aas sedih


 P2.Aas tidak menceritakan kepada Gugum
tentang perlakuan Ibu Mertua kepadanya
 P3.Aas mengajukan permintaan ingin pindah
dari rumah Ibu Mertuanya
 P4.Gugum akhirnya menyanggupi keinginan Aas
 P5.Aas bahagia keinginannya terkabul.

III Alur Mundur Rumah


 P1. Aas sangat bahagia dengan rumah barunya
 P2.Gugum diangkat jadi kepala perusahaan
penerbitan
 P3.Aas bebas mengatur keluarga dirumah
barunya walaupun hanya rumah kontrakan
 P4.Aas dapat membantu menambah uang sewa
rumah dengan menjadi model iklan sponsor

103
 P5.Orang tua Aas ikut bahagia karena Aas bisa
hidup mandiri dengan keluarganya
 P6.sikap Ibu Mertua bertolak belakang
dihadapan orang tua Aas

IV Alur Maju Rumah


 P1.Fika berkunjung ke rumah Aas dengan
maksud menawakan pekerjaan sebagai pemain
film.
 P2.Aas bingung akan tawaran Fika, karena
belum mendiskusikan hal tersebut dengan
suaminya
 P3.Fika menghargai sikap Aas sebagai cerminan
ibu rumah tangga yang berbakti pada suami.
 P4.Aas merenungi kesempatan emas yang
ada dihadapannya, ia pun sebenarnya
menginginkan kesempatan menjadi bintang
film

Alur Maju
V Rumah
 P1.Gugum berbicara kepada Aas perihal
kedatangan Fika ke kantornya, membantu
meyakinkan ajakannya kepada Aas untuk

104
bermain film
 P2.Gugum meyetujui keinginan Aas untuk
bermain film
 P3.Aas merasa bahagia dan dia kagum terhadap
suaminya

Alur Maju
VI Tempat
 P1.Kehidupan Aas setelah berkecimpung dalam syuting
dunia film
 P2. Aas rindu pada keluarganya
 P3.Aas berkeinginan mengajak kelurganya ikut
serta ketika syuting di Palembang, namun
suaminya menolak karena takut kehadirannya
mengganggu pekerjaan Aas
 P4.Aas pergi ke Palembang
 P5.Aas bertemu Kang Yayan di Palembang
 P6.Aas membicarakan perihal permasalahannya
dengan Ibu Mertua kepada Kang Yayan
 P7.Aas kaget ketika mengetahui bahwa Kang
Gugum bukan anak kandung mertuanya dari
Kang Yayan
 P8.Aas mengetahui alasan Ibu Mertua bersikap
kurang baik terhadapnya, karena ia takut Aas

105
mempengaruhi Gugum menggugat harta
keluarga yang sebagian besar memang miliknya

Alur Maju
VII
 P1.Aas tiba dirumanhnya Rumah

 P2.Aas terkejut dan sedih mengetahui anaknya


sakit dari si Bibi
 P3.Aas sedih menangisi anaknya yang sakit
 P4.Anak-anak Aas tiba di rumah sepulang dari
dokter
 P5.Aas disambut suaminya
 P6.Aas berniat berhenti dari dunia film, dan ia
menyesal karena telah menelantarkan
keluarganya.
 P7.Gugum memberitahukan kepada Aas bahwa
Nonon telah bercerai, ternyata suaminya telah
beristri. Kini Nonon telah menetap bersama Ibu
Mertua Aas.

106
2. Trong Kohkol I Alur Maju Rumah Kuring  Istri
 P1.Tokoh utama menjalani kehidupan di rumah  Jajang
barunya bersama istri dan adik kandungnya  Ema
 P2.Istrinya merasa ketakutan akan kondisi
lingkungan komplek perumahan yang mereka
diami, seringkali disatroni perampok
 P3.Istrinyai gusar akan hal tersebut bahkan ia
susah untuk tidur Alur maju
 P1.Tokoh utama diminta untuk tidak pergi ke
kantor, karena ia takut didatangi kawanan
rampok, yang sedang ramai diberitakan di
koran-koran.
 P2.Tokoh utama menolak dan menganjurkan
istrinya agar mengunci pintu dan selalu waspada
 P3.Ketidak hadiran seorang anak ditengah
keluarga mereka menjadi masalah
 P4.Namun di dalam hatinya tokoh utama
berbalik merasa was-was karena masih belum
dikaruniai anak
 P5.Tokoh utama berangkat ke kantor tanpa
memperdulikan perasan takut istrinya Alur
Campuran
 P1.Sepulangnya dari kantor tokoh utama
mendengar laporan dari istrinya tentang
kehadiran dua orang tak dikenal yang

107
mencurigakan mengamati rumahnya.
 P2.Kemudian istrinya melaporkan kejadian
itu kepada Pak RT
 P3.Ketakutan istri tokoh utama bertambah
setelah mendengar asumsi dari Pak RT,
bahwa kedua orang tersebut tentunya punya
niat jahat

Alur maju
II Komplek
 P1.Keadaan warga di lingkunan Kompleks
Sindang Kasih
Sindang Kasih gusar setelah disatroni kawanan
perampok
 P2. Kemudian warga mulai meningkatkan
jumlah anggota ronda malam termasuk iuran
wajib bagi setiap warga
 P3.Tetapi perampokan malah meningkat.
 P4.Warga merasa kecolongan karena salah
sorang petugas ronda terlibat dalam aksi
perampokan.
 P5.Warga memutuskan untuk mendirikan Pos
Kamling di setiap pintu menuju Komplek serta
pembuatan seragam khusus bagi petugas ronda
dan penyediaan kentongan yang ditempatkan di
setiap rumah warga

108
 P6.Warga mengusahakan rasa solidaritas dan
gotong royong untuk menangani permasalahan
tersebut
 P7.Segala hasil putusan musyawarah dengan
warga di sampaikan Tatang kepada istrinya
 P8.Kentongan tersebut yang tadinya disimpan di
depan rumah dipindahkan istri Tatang di
samping ranjang tempat tidur mereka
 P9.Keberadaan kentongan tersebut dapat
menenangkan istri Tatang, bahkan keberadaan
kentongan tersebut membuat hubungan mereka
makin mesra
 P10.Bagi warga kentongan tersebut dapat
menciptakan rasa aman dan tentram

Komplek
Alur campuran
Sindang Kasih
III  P1.Perwujudan nilai-nilai tradisional tercipta
dalam pelaksanaan siskamling, dapat
menciptakan keamanan warga
 P2.Namun keamanan warga hanya bertahan
selama sebulan, perampokan kembali terjadi
walau tidak sesering sebelumnya
 P3.Kejengkelan warga membuat warga
bertindak main hakim sendiri
 P4.Mendengar berita tersebut Istri Tatang

109
kembali diliputi rasa takut
 P5.Tatang menyarankan kepada istrinya agar
mengambil tindakan inisiatif dengan memukul
kentongan, apabila melihat sesuatu yang
mencurigakan
Alur maju Rumah
 P1.Istri tokoh utama memukul kentongan
IV
sekeras-kerasnya ketika Tatang tertidur pulas
 P2.Ia terbangun karena kaget mendengar suara
kentongan yang terdengar nyaring di dekatnya,
ia kebingungan melihat tingkah istrinya,
kemudian ia menanyakan kepada istrinya alasan
memukul kentongan
 P3. Istrinya melihat kawanan perampok yang
mencoba masuk kerumahnya P4.Tokoh utama
mencoba meyakinkan apa yang dilihat istrinya
 P5.Jajang terbangun karena suara kentongan
yang nyaring, kemudian ia diminta tokoh utama
untuk memeriksa
 P6.Ternyata dugaan istrinya meleset, mereka
adalah rombongan Ibu Mertuanya sendiri yang
berkunjung kerumah mereka
 P7.Istrinya pingsan karena takut dan merasa
malu karena dugaannya salah

110
3. Diburu Ku Butuh I Alur campuran Rumah Bram  Istri
 Ira
 P1. Profil Bram sebagai seorang penulis dan
 Dani
kehidupan keluarganya  Apa
 Ema
 P2.Konsentrasi Bram terganggu saat menulis,
pikirannya terbagi dengan kebutuhan
keluarganya yang kurang tercukupi
 P3.Rasa Kantuk tak tertahankan membuat
Bram susah untuk menulis
 P4.Esoknya Bram terbangun dari tidurnya,
karena anaknya, Ira, merengek meminta
tunggakan buku sekolahnya dilunasi
 P5.Bram berjanji akan melunasinya esok hari
 P6.Setelah anaknya pergi sekolah, Bram
termenung sambil memikirkan bagaimana cara
mendapatkan uang untuk keluarganya
 P7.Bram mengenang kesuksesan yang pernah
ia raih sebelumnya
 P8.Bram Menyalahkan dirinya dengan
keadaan keluarganya yang sekarang

Alur Maju
II Kantor Redaksi
 P1.Bram berniat meminjam uang dari
Rumah
pimpinan redaksi majalah Bunga
 P2.Bram mencoba menepiskan keragu-raguan
dan perasaan malu untuk melakukannya,

111
bahkan ia harus rela berbohong P3. Bram
menemui Pak Burhan
 P4.Bram menjelaskan maksud tujuan
kedatangannya menemui Pak Burhan
 P5.Bram berbohong kepada Pak Burhan, ia
meminjam uang demi anaknya yang sakit
 P6.Pak Burhan menyerahkan uang kepada
Bram sesuai dengan yang diminta
 P7.Bram keluar dari kantor Pak Burhan
dengan hati lega
 P8.Setelah sampai dirumah, Bram
menyerahkan uang tersebu kepada istrinya
 P9.Istrinya menunggu dengan was-was,
khawatir Bram tidak berhasil mendapatka
uang
 P10.Kemudian istri Bram mengabarkan bahwa
Ira terkena muntaber sepulang sekolah
 P11.Bram terkejut mendengar hal tersebut
kemudian bergegas membawa Ira ke dokter.
 P12.Bram menyesal dan merasa Berdosa
terhadap Ira
 P13.Namun Bram bersyukur uang tesrebut
masih cukup untuk kebutuhan keluarganya

Alur Maju Rumah

112
III  P1.Ketenangan Bram terusik ketika dikirimi
surat oleh ayahnya dengan tujuan ingin
meminjam uang membeli televise
 P2.Bram dan Istrinya kebingungan karena
iapun sedalang mengalami kesulitan uang
 P3.Namun ditengah cobaan yang menerpa,
Bram tetap bisa menghibur diri dan istrinya
dengan mengenang ketika masa-masa
berpacaran dengan istrinya
 P4.Istri Bram menghawatirkan penolakan
terhadap keinginan ayahnya Bram akan
berakibat kurang baik pada keluarganya
 P5. Tanpa piker panjang, Bram menulis surat
balasan untuk ayahnya

Alur Campuran
 P1.Suka duka kehidupan penulis lepas dialami Rumah,
IV
oleh Bram, ia selalu mengenang pekerjaan Padepokan
tetapnya dulu ketika bekerja si sebuah seni Pitaloka
perusahaan penerbitan
 P2.Bram lebih senang menghabiskan waktu di
Padepokan Seni Pitaloka
 P3.Suatu siang Bram bertemu Fajar
sahabatnya dulu sesamea penulis
 P4.Bram mengenang Fajar sebagai sahabat

113
selalu ia semangati dalam berkarya hingga
menapaki kesuksesan dalam berkarier
 P5.Fajar menawarkan sejumlah uang kepada
Bram
 P6.Bram tidak menyangka Fajar akan berbaik
hati padanya
 P7.Bram menerima uang pemberian Fajar
 P8.Tanpa membuka amplop yang diberikan
Fajar, Bram langsung menyerahkan kepada
istrinya setibanya dirumah

Alur Campuran Rumah

V  P1.Suatu sore ketika pulang Bram mendapati


istrinya yang sedang sedih
 P2.Istrinya menceritakan kedatangan ayah
Bram, perihal uang pinjaman untuk televise
 P3.Ayah Bram telah berprasangka negatif
terhadapnya
 P4.Bram mencoba bersikap sabar
menghadapinya
 P5.Bram mencoba menghibur istrinya yang
ikut sedih akan hal tersebut
 P6.Istri Bram merasa kasihan terhadap
suaminya karena tekanan tersebut
 P7.Bram bersyukur mendapatkan istri yang

114
berbakti, dan selalu menyertainya dikala sedih

Alur Campuran
Rumah orang
 P1.Bram beserta keluarganya bersiap-siap tua Bram
VI untuk mengunjungi orang tuanya
 P2.Istri Bram berpesan kepada anak-anaknya
agar bersikap sopan terhadap kakek dan
neneknya
 P3.Bram sekeluarga merangkat menuju
kediaman orang tuanya
 P4.Bram tiba dikediaman orang tuanya
 P5.Ibu Bram menyambut kedatangan mereka,
namun sebaliknya dengan ayah Bram yang
bersikap acuh, terutama kepada Bram
 P6.Namun Bram agak terhibur dengan sikap
ayahnya yang baik kepada cucu-cunya
 P7.Tanpa disangka oleh Bram, ayahnya sudah
memiliki televisi tersebut
 P8.Ibunya menjelaskan perihal keberadaan
televisi tersebut
 P9.Bram merasakan ada ganjalan dalam
hatinya dengan kedatangannya, bahkan
ayahnya pun tidak berkenan untuk bertemu
ketika ia pamit untuk pulang
 P10.Sepulang dari rumah orang tuanya Bram,

115
Ira-anak Bram, bertutur kalau ia ditanya ayah
Bram tentang keadaan Bram beserta
keluarganya
 P11.Kepolosan Ira sedikit menenangkan Bram
hati Bram beserta istrinya, ia berharap dapat
mengubah sikap orang ayahnya

Alur Campuran
 P1.Bram mulai menulis kembali Rumah Bram

VII  P2.Bram menyerahkan naskah tulisannya ke


perusahaan penerbitan, berharap
mendapatkan honorarium yang besar
 P3.Bram mengingat kembali masa lalunya
ketika pertama kali mengarang
 P4.Ketika tiba di rumah istrinya menyerahkan
surat dari ayah Bram.
 P5.Melalui surat itu ayah Bram meminta maaf
atas sikapnya, hal itu membuat kerugian
sendiri buatnya
 P6.Bram bahagia hubungan dengan ayahnya
membaik
 P7.Bram memberitahukan kabar gembira
kepada istrinya
 P8.Istri Bram terkejut dan bahagia mendengar
suaminya menjuarai sayembara novel

116
Alur Maju
 P1.Tatang belum terbiasa dengan pekerjaan
yang biasa dilakukan Si Bibi Rumah Tatang

4. Sabot Taya Si Bibi I  P2. Sejak ditinggal oleh Si Bibi pulang Tatang  Si Bibi
kampong, Tatang disibukan dengan tugas-  Istri
tugas yang belum perna ia tangani sebelumnya
 P3.Kehilagan Si Bibi di tengah-tengah
keluarga Tatang membuat anak-anaknya sedih
 P4.Tatang kesuliatan mencari sosok yang
sebanding dengan Si Bibi
 P5.Tatang diejek anak tetangga ketika sedang
mencuci pakaian
 P6.Anak Tatang menyarankan untuk
membeli mesin cuci
 P7.Tatang bergumam dalam hati kalau ia

117
tak sanggup membelinya karena tak
cukup uang
 P8.Setelah bersusah payah akhirnya
Tatang sanggup menyelesaikan tugasnya
 P9.Tatang merasakan sekujur badannya
sakit, ia menyadari belum terbiasa
ditambah usianya yang beranjak tua
 P10.Tatang dan istrinya merasa terhibur
dengan kehadiran anak ditengah-tengah
keluarga mereka

Alur Maju
 P1 Tatang dikejutkan dengan kedatangan
istrinya
 P2. Istri Tatang datang dengan kedaan Rumah Tatang

II kelelahan dan kaki penuh lecet sehabis gerak


jalan
 P3.Tatang merasa kesal kepada pihak
penyelenggara kegiatan karena keadaan
istrinya tersebut
 P4.Istri Tatang mencoba menenangkan Tatang
yang sedang emosi
 P5.Istri Tatang mengakui hal tersebut adalah
kesalahannya karena kurang berolahraga

118
 P6.Kemudian Istri Tatang menanyakan cucian
yang dikerjakan Tatang selama dirumah

Alur Maju
 P1.Sepulang dari kantor Tatang bertemu
dengan Bapak dan Ibu Budiman, mereka Jalan,
hendak pergi ke dokter karena Bu Budiman Rumah Tatang
III
mengeluh sakit perut sehabis gerak jalan
 P2.Ketika samapi di rumah, Tatang terkejut
mengetahui istrinya mengalami hal yang sama
dengan Ibu Budiman.
 P3.Istrinya sakit perut setelah mengkonsumsi
es kiriman Ibu Budiman sehabis gerak jalan
 P4.Istri Tatang enggan untuk dibawa ke dokter
 P5.Tatang merasa tidak tega melihat istrinya
harus mencuci pakaian dalam keadaan sakit
 P6.Tatang menyarankan istrinya untuk
meminta bantuan ibunya untuk datang
membantu meyelesaikan pekerjaan di rumah
 P7.Istri Tatang memberitahukan bahwa Si Bibi
kemungkinan akan lama tinggal di kampung
karena ayahnya yang sakit tak kunjung sembuh
 P8.Tiba-tiba dalam kebingungan Tatang
melamun tentang anak-anaknya yang masih
kecil, kalu saja mereka sudah besar tentunya

119
mereka bisa membantu Tatang dan istrinya
dalam membereskan pekerjaan rumah
 P9.Istri Tatang telah menyediakan makan
siang untuknya
 P10.Tatang merasa senang dan bangga pada
istrinya karena masih mampu melayani suami
dan anaknya walau dalam keadaan sakit

Alur Mundur
 P1.Keinginan Ema untuk beristirahat dari
kesibukan karena sudah lanjut usia Rumah
 P2.Ema menyesal karena tak mampu Emak,

meyekolahkan Ujang ke jenjang yang lebih Di jalan


5. Haleuang Indung I tinggi Emak  Ujang

 P3.Ema mengeluh kini dagangannya sudah tak  Suami Emak

laku
 P4.Ema mengenang pahit getirnya ketika
berjualan

120
 P5.Harapan Ema terhadap Ujang selama
mendidik Ujang
 P6.Ema mengenang perjuangannya untuk
mencukupi kebutuhan keluarga
 P7.Emak merasa sedih karena segala hal yang
dicitat-citakan Ujang sejak kecil tidak tercapai
 P8.Emak mengenang semasa suaminya hidup,
mereka berjuang banting tulang hanya untuk
kebutuhan hidup Ujang

Alur Mundur
 P1. Emak teringat akan tekad ujang ingin
Rumah
bekerja di Kalimantan
Emak
 P2.Emak tak bisa menolak keinginan Ujang
walau dalam hatinya ia sangat sedih ditinggal
II sendiri oleh anaknya
 P3.Emak selalu mendoakan Ujang walau tak
ada kabar selama hampir satu tahun
 P4.Emak merindukan bertemu Ujang untuk
terakhir kali sebelum ia meninggal

121
122