You are on page 1of 30

128

LAMPIRAN 2 :
TABEL STRUKTUR KUMPULAN CERPEN TALI ASIH ANU NGANTENG

TOKOH
NO CERPEN EPISODE ALUR /PERISTIWA LATAR
UTAMA TAMBAHAN

1. Tali Asih Anu I Alur campuran. Rumah Aas  Ibu mertua


Nganteng Kang  Nonon
 P1.Kondisi keluarga Aas dengan Gugum Gugum  Kang Yayan
 P2.Aas membandingkan kehidupannya  Fika
sekarang dengan masa pacaran dulu
 P3.Kurangnya pemenuhan akan
kebutuhan menjadi permasalahan
serius
 P4.Kehidupan keluarga Aas diliputi
campur tangan Ibu mertua
 P5.Aas diliputi konflik batin menghadapi
permasalahan tersebut
 P6.Kehidupan Aas selalu disbanding-
bandingkan dengan Nonon
 P7.Aas dikirimi uang oleh orang tuanya.
129

 P8.Komentar Ibu Mertua yang kurang


berkenan di hati Aas
 P9.Aas berkeinginan menceritakan
permasalahan ini kepada Gugum,
namun ia takut Gugum berbalik
membencinya
 P10.Aas terus memikirkan sikap kurang
baik Ibu Mertua terhadapnya
 P11.Aas mengenang kebaikan Bapak
Mertua semasa hidupnya
 P12.Aas berniat menceritakan
permasalahannya kepada Kang
Yayan
 P13.Bukan saja terhadap Aas kepada
cucu-cucunya pun Ibu Mertua sangat
berbeda.

II Alur Maju Rumah


 P1.Gugum merasa heran melihat Aas
sedih
130

 P2.Aas tidak menceritakan kepada


Gugum tentang perlakuan Ibu
Mertua kepadanya
 P3.Aas mengajukan permintaan ingin
pindah dari rumah Ibu Mertuanya
 P4.Gugum akhirnya menyanggupi
keinginan Aas
 P5. Aas bahagia keinginannya terkabul.

Alur Mundur
III Rumah
 P1.Aas sangat bahagia dengan rumah
barunya
 P2.Gugum diangkat jadi kepala
perusahaan penerbitan
 P3.Aas bebas mengatur keluarga
dirumah barunya walaupun hanya
rumah kontrakan
 P4.Aas dapat membantu menambah uang
sewa rumah dengan menjadi model
iklan sponsor
131

 P5.Orang tua Aas ikut bahagia karena


Aas bisa hidup mandiri dengan
keluarganya
 P6. sikap Ibu Mertua bertolak belakang
dihadapan orang tua Aas

IV  Alur Maju
Rumah
 P1.Fika berkunjung ke rumah Aas dengan
maksud menawakan pekerjaan
sebagai pemain film.
 P2.Aas bingung akan tawaran Fika,
karena belum mendiskusikan hal
tersebut dengan suaminya
 P3. Fika menghargai sikap Aas sebagai
cerminan ibu rumah tangga yang
berbakti pada suami.
 P4. Aas merenungi kesempatan emas
yang ada dihadapannya, ia pun
sebenarnya menginginkan
kesempatan menjadi bintang film
132

V  Alur Maju Rumah


 P1.Gugum berbicara kepada Aas perihal
kedatangan Fika ke kantornya,
membantu meyakinkan ajakannya
kepada Aas untuk bermain film
 P2.Gugum meyetujui keinginan Aas untuk
bermain film
 P3. Aas merasa bahagia dan dia kagum
terhadap suaminya

VI  Alur Maju Tempat


 P1.Kehidupan Aas setelah berkecimpung
shooting

dalam dunia film


 P2. Aas rindu pada keluarganya
 P3.Aas berkeinginan mengajak
kelurganya ikut serta ketika syuting di
Palembang, namun suaminya
menolak karena takut kehadirannya
mengganggu pekerjaan Aas
 P4. Aas pergi ke Palembang
133

 P5.Aas bertemu Kang Yayan di


Palembang
 P6.Aas membicarakan perihal
permasalahannya dengan Ibu Mertua
kepada Kang Yayan
 P7. Aas kaget ketika mengetahui bahwa
Kang Gugum bukan anak kandung
mertuanya dari Kang Yayan
 P8. Aas mengetahui alasan Ibu Mertua
bersikap kurang baik terhadapnya,
karena ia takut Aas mempengaruhi
Gugum menggugat harta keluarga
yang sebagian besar memang
miliknya

VII
 Alur Maju Rumah
 P1. Aas tiba dirumahnya
 P2. Aas terkejut dan sedih mengetahui
anaknya sakit dari si Bibi
 P3. Aas sedih menangisi anaknya yang
134

sakit
 P4.Anak-anak Aas tiba di rumah
sepulang dari dokter
 P5.Aas disambut suaminya
 P6.Aas berniat berhenti dari dunia film,
dan ia menyesal karena telah
menelantarkan keluarganya.
 P7.Gugum memberitahukan kepada Aas
bahwa Nonon telah bercerai, ternyata
suaminya telah beristri. Kini Nonon
telah menetap bersama Ibu Mertua
Aas.
135

2. Trong Kohkol I Alur Campuran Rumah Tokoh  Jajang


 P1. Tokoh utama menjalani kehidupan di utama  Emak
Istri
rumah barunya bersama istri dan tokoh
adik kandungnya utama
 P2. Istrinya merasa ketakutan akan
kondisi lingkungan komplek
perumahan yang mereka diami,
seringkali disatroni perampok
 P3. Istri tokoh utama gusar akan hal
tersebut bahkan ia susah untuk tidur

II Alur Campuran Rumah


 P1. Tokoh utama diminta untuk tidak
pergi ke kantor, karena ia takut
didatangi kawanan rampok, yang
sedang ramai diberitakan di koran-
koran.
 P2. Tokoh utama menolak dan
menganjurkan istrinya agar
mengunci pintu dan selalu waspada
136

 P3 .Ketidak hadiran seorang anak


ditengah keluarga mereka, dijadikan
alasan tokoh utama kenapa istrinya
merasa kesepian
 P4. Namun di dalam hatinya ia berbalik
merasa was-was karena masih
belum dikaruniai anak
 P5. Tokoh utama berangkat ke kantor
tanpa memperdulikan perasan takut
istrinya

III Alur Campuran Rumah


 P1. Sepulangnya dari kantor ia
mendengar laporan dari istrinya
tentang kehadiran dua orang tak
dikenal yang mencurigakan
mengamati rumahnya.
 P2 .Kemudian istrinya melaporkan
kejadian itu kepada Pak RT
 P3. Ketakutan tokoh istri bertambah
137

setelah mendengar asumsi dari Pak


RT, bahwa kedua orang tersebut
tentunya punya niat jahat

IV Alur Campuran
Rumah

 P1. Keadaan warga di lingkunan


Kompleks Sindang Kasih gusar
setelah disatroni kawanan perampok
 P2. Kemudian warga mulai meningkatkan
jumlah anggota ronda malam
termasuk iuran wajib bagi setiap
warga
 P3. Tetapi perampokan malah meningkat.
 P4. Warga merasa kecolongan karena
salah sorang petugas ronda terlibat
dalam aksi perampokan.
 P5. Warga memutuskan untuk mendirikan
Pos Kamling di setiap pintu menuju
Komplek serta pembuatan seragam
khusus bagi petugas ronda dan
138

penyediaan kentongan yang


ditempatkan di setiap rumah warga
 P6. Warga mengusahakan rasa
solidaritas dan gotong royong untuk
menangani permasalahan tersebut
 P7. Segala hasil putusan musyawarah
dengan warga di sampaikan tokoh
utama kepada istrinya
 P8. Kentongan tersebut yang tadinya
disimpan di depan rumah
dipindahkan istrinya di samping
ranjang tempat tidur mereka
 P9. Keberadaan kentongan tersebut
dapat menenangkan istrinya, bahkan
keberadaan kentongan tersebut
membuat hubungan mereka makin
mesra
 P10.Bagi warga kentongan tersebut
dapat menciptakan rasa aman dan
tentram
139

V Alur Campuran Komplek


 P1. Perwujudan nilai-nilai tradisional Sindang
Kasih
tercipta dalam pelaksanaan
siskamling, dapat menciptakan
keamanan warga
 P2. Namun keamanan warga hanya
bertahan selama sebulan,
perampokan kembali terjadi walau
tidak sesering sebelumnya
 P3. Kejengkelan warga membuat warga
bertindak main hakim sendiri
 P4 .Mendengar berita tersebut Istri tokoh
utama kembali diliputi rasa takut
 P5. Ia menyarankan kepada istrinya agar
mengambil tindakan inisitif dengan
memukul kentongan, apabila melihat
sesuatu yang mencurigakan

VI Alur Maju Rumah


 P1. Istrinya memukul kentongan sekeras-
140

kerasnya ketika Tatang tertidur


pulas
 P2. Tokoh utama terbangun karena kaget
mendengar suara kentongan yang
terdengar nyaring di dekatnya, ia
kebingungan melihat tingkah
istrinya, kemudian ia menanyakan
kepada istrinya alasan memukul
kentongan
 P3 .Istrinya melihat kawanan perampok
yang mencoba masuk kerumahnya
dengan mengendarai minibus colt
 P4. Tatang mencoba meyakinkan apa
yang dilihat istrinya
 P5. Jajang terbangun karena suara
kentongan yang nyaring, kemudian
ia diminta tokoh utama untuk
memeriksa tamu tak diundang
tersebut
 P6 .Ternyata dugaan istrinya meleset,
141

mereka adalah rombongan Ibu


Mertuanya sendiri yang berkunjung
kerumahnya
 P7. Istrinya pingsan karena takut dan
merasa malu karena dugaannya
salah

3. Diburu Ku Butuh I  Alur campuran Rumah  Bram  Ira


 Istri  Dani
 P1. Profil Bram sebagai seorang penulis Bram  Apa
dan kehidupan keluarganya  Ema
 P2.Konsentrasi Bram terganggu saat
menulis, pikirannya terbagi dengan
kebutuhan keluarganya yang kurang
tercukupi
 P3.Rasa Kantuk tak tertahankan
membuat Bram susah untuk menulis
 P4. Esoknya Bram terbangun dari
tidurnya, karena anaknya, Ira,
142

merengek meminta tunggakan buku


sekolahnya dilunasi
 P5.Bram berjanji akan melunasinya esok
hari
 P6. Setelah anaknya pergi sekolah, Bram
termenung sambil memikirkan
bagaimana cara mendapatkan uang
untuk keluargany)
 P7. Bram mengenang kesuksesan yang
pernah ia raih sebelumnya
 P8. Bram Menyalahkan dirinya dengan
keadaan keluarganya yang
sekarang

II
 Alur campuran
 Kantor
Redaksi
 P1. Bram berniat meminjam uang dari Bunga
pimpinan redaksi majalah Bunga
 Rumah
 P2. Bram mencoba menepiskan keragu-
raguan dan perasaan malu untuk
melakukannya, bahkan ia harus rela
143

berbohong
 P3. Bram menemui Pak Burhan
 P4.Bram menjelaskan maksud tujuan
kedatangannya menemui Pak
Burhan
 P5.Bram berbohong kepada Pak Burhan,
ia meminjam uang demi anaknya
yang sakit
 P6.Pak Burhan menyerahkan uang
kepada Bram sesuai dengan yang
diminta
 P7. Bram keluar dari kantor Pak Burhan
dengan hati lega
 P8.Setelah sampai dirumah, Bram
menyerahkan uang tersebu kepada
istrinya
 P9. Istrinya menunggu dengan was-was,
khawatir Bram tidak berhasil
mendapatka uang
 P10. Kemudian istri Bram mengabarkan
144

bahwa Ira terkena muntaber


sepulang sekolah
 P11.Bram terkejut mendengar hal
tersebut kemudian bergegas
membawa Ira ke dokter.
 P12.Bram menyesal dan merasa Berdosa
terhadap Ira
 P13. Namun Bram bersyukur uang
terebut masih cukup untuk
kebutuhan keluarganya

III  Alur campuran


 P1.Ketenangan Bram terusik
ketika Rumah
dikirimi surat oleh ayahnya dengan
tujuan ingin meminjam uang
membeli televise
 P2.Bram dan Istrinya kebingungan
karena iapun sedalang mengalami
kesulitan uang
 P3. Namun ditengah cobaan yang
145

menerpa, Bram tetap bisa


menghibur diri dan istrinya dengan
mengenang ketika masa-masa
berpacaran dengan istrinya
 P4.Istri Bram menghawatirkan
penolakan terhadap keinginan
ayahnya Bram akan berakibat
kurang baik pada keluarganya
 P5. Tanpa pikIr panjang, Bram menulis
surat balasan untuk

 Alur campuran Padepokan


IV
 P1. Suka duka kehidupan penulis lepas Seni Pitaloka
dialami oleh Bram, ia selalu
mengenang pekerjaan tetapnya dulu
ketika bekerja si sebuah perusahaan
penerbitan
 P2. Bram lebih senang menghabiskan
waktu di Padepokan Seni Pitaloka
 P3. Suatu siang Bram bertemu Fajar
146

sahabatnya dulu sesamea penulis


 P4. Bram mengenang Fajar sebagai
sahabat selalu ia semangati dalam
berkarya hingga menapaki
kesuksesan dalam berkarier
 P5. Fajar menawarkan sejumlah uang
kepada Bram
 P6. Bram tidak menyangka Fajar akan
berbaik hati padanya
 P7. Bram menerima uang pemberian
Fajar
 P8. Tanpa membuka amplop yang
diberikan Fajar, Bram langsung
menyerahkan kepada istrinya
setibanya dirumah

 Alur campuran Rumah


V
 P1. Suatu sore ketika pulang Bram
mendapati istrinya yang sedang
sedih
147

 P2. Istrinya menceritakan kedatangan


ayah Bram, perihal uang pinjaman
untuk televise
 P3. Ayah Bram telah berprasangka
negatif terhadapnya
 P4. Bram mencoba bersikap sabar
menghadapinya
 P5. Bram mencoba menghibur istrinya
yang ikut sedih akan hal tersebut
 P6. Istri Bram merasa kasihan terhadap
suaminya karena tekanan tersebut
 P7. Bram bersyukur mendapatkan istri
yang berbakti, dan selalu
menyertainya dikala sedih

 Alur campuran Rumah


VI  P1. Bram beserta keluarganya bersiap-
siap untuk mengunjungi orang
tuanya
 P2. Istri Bram berpesan kepada anak-
148

anaknya agar bersikap sopan


terhadap kakek dan neneknya
 P3. Bram sekeluarga merangkat menuju
kediaman orang tuanya
 P4. Bram tiba dikediaman orang tuanya
 P5.Ibu Bram menyambut kedatangan
mereka, namun sebaliknya dengan
ayah Bram yang bersikap acuh,
terutama kepada Bram
 P6. Namun Bram agak terhibur dengan
sikap ayahnya yang baik kepada
cucu-cunya
 P7. Tanpa disangka oleh Bram, ayahnya
sudah memiliki televisi tersebut)
 P8.Ibunya menjelaskan perihal
keberadaan televisi tersebut
 P9. Bram merasakan ada ganjalan
dalam hatinya dengan
kedatangannya, bahkan ayahnya
pun tidak berkenan untuk bertemu
149

ketika ia pamit untuk pulang


 P10. Sepulang dari rumah orang tuanya
Bram, Ira-anak Bram, bertutur
kalau ia ditanya ayah Bram tentang
keadaan Bram beserta keluarganya
 P11. Kepolosan Ira sedikit menenangkan
Bram hati Bram beserta istrinya, ia
berharap dapat mengubah sikap
orang ayahnya

 Alur campuran Rumah


VII  P1. Bram mulai menulis kembali
 P2.Bram menyerahkan naskah
tulisannya ke perusahaan
penerbitan, berharap mendapatkan
honorarium yang besar
 P3.Bram mengingat kembali masa
lalunya ketika pertama kali
mengarang
 P4.Ketika tiba di rumah istrinya
150

menyerahkan surat dari ayah Bram.


 P5.Melalui surat itu ayah Bram meminta
maaf atas sikapnya, hal itu membuat
kerugian sendiri baginya
 P6. Bram bahagia hubungan dengan
ayahnya membaik
 P7. Istri Bram Ikut senang
 P8.Bram memberitahukan kabar
gembira kepada istrinya
 P9. Istri Bram terkejut dan bahagia
mendengar suaminya menjuarai
sayembara novel
151

4. Sabot Taya Si Bibi I Alur Campuran Rumah Tatang  Istri Tatang


 P1.Tatang belum terbiasa dengan  Ibu Budiman
 Pak Budiman
pekerjaan yang biasa dilakukan Si
Bibi
 P2. Sejak ditinggal oleh Si Bibi pulang
kampong, Tatang disibukan dengan
tugas-tugas yang belum perna ia
tangani sebelumnya
 P3. Kehilagan Si Bibi di tengah-tengah
keluarga Tatang membuat anak-
anaknya sedih
 P4.Tatang kesuliatan mencari sosok
yang sebanding dengan Si Bibi
 P5. Tatang diejek anak tetangga ketika
sedang mencuci pakaian
 P6. Anak Tatang menyarankan untuk
membeli mesin cuci
 P7. Tatang bergumam dalam hati kalau
ia tak sanggup membelinya karena
tak cukup uang
152

 P8.Setelah bersusah payah akhirnya


Tatang sanggup menyelesaikan
tugasnya
 P9.Tatang merasakan sakit sekujur
badan, ia menyadari belum
terbiasa ditambah usianya yang
beranjak tua
 P10.Keadaan rumah Tatang yang
sederhana
 P11. Tatang dan istrinya merasa
terhibur dengan kehadiran
anakditengah-tengah keluarga
mereka

II Alur maju Rumah

 P1.Tatang dikejutkan dengan


kedatangan istrinya
 P2.Istri Tatang datang dengan kedaan
kelelahan dan kaki penuh lecet
sehabis gerak jalan
153

 P3.Tatang merasa kesal kepada pihak


penyelenggara kegiatan karena
keadaan istrinya tersebut
 P4. Istri Tatang mencoba menenangkan
Tatang yang sedang emosi
 P5. Istri Tatang mengakui hal tersebut
adalah kesalahannya karena kurang
berolahraga
 P6. Kemudian Istri Tatang menanyakan
cucian yang dikerjakan Tatang
selama dirumah

III Alur Maju  Jalan


 P1.Sepulang dari kantor Tatang  Rumah
bertemu dengan Bapak dan Ibu
Budiman, mereka hendak pergi ke
dokter karena Bu Budiman
mengeluh sakit perut sehabis
gerak jalan
 P2. Ketika samapi di rumah, Tatang
154

terkejut mengetahui istrinya


mengalami hal yang sama dengan
Ibu Budiman.
 P3.Istrinya sakit perut setelah
mengkonsumsi es kiriman Ibu
Budiman sehabis gerak jalan
 P4. Istri Tatang enggan untuk dibawa ke
dokter
 P5.Tatang merasa tidak tega melihat
istrinya harus mencuci pakaian
dalam keadaan sakit
 P6.Tatang menyarankan istrinya untuk
meminta bantuan ibunya untuk
datang membantu meyelesaikan
pekerjaan di rumah
 P7.Istri Tatang memberitahukan bahwa
Si Bibi kemungkinan akan lama
tinggal di kampung karena ayahnya
yang sakit tak kunjung sembuh
 P8. Tiba-tiba dalam kebingungan Tatang
155

melamun tentang anak-anaknya yang


masih kecil, kalau saja mereka sudah
besar tentunya mereka bisa
membantu Tatang dan istrinya
dalam membereskan pekerjaan
rumah
 P9.Istri Tatang telah menyediakan
makan siang untuknya
 P10.Tatang merasa senang dan bangga
pada istrinya karena masih mampu
melayani suami dan anaknya walau
dalam keadaan sakit

5. Haleuang Indung I  Alur Mundur  Rumah  Ema Bapa


 Jalan  Ujang
 P1. Keinginan Ema untuk beristirahat
dari kesibukan karena sudah lanjut
usia
 P2. Ema menyesal karena tak mampu
156

meyekolahkan Ujang ke jenjang


yang lebih tinggi
 P3.Ema mengeluh kini dagangannya
sudah tak laku
 P4.Ema mengenang pahit getirnya ketika
berjualan
 P5. Harapan Ema terhadap Ujang
selama mendidik Ujang
 P6. Ema mengenang perjuangannya
untuk mencukupi kebutuhan
keluarga
 P7. Emak merasa sedih karena segala
hal yang dicitat-citakan Ujang sejak
kecil tidak tercapai
 P8. Emak mengenang semasa suaminya
hidup, mereka berjuang banting
tulang hanya untuk kebutuhan
hidup Ujang
157

II Alur Mundur Rumah


 P1. Emak teringat akan tekad ujang
ingin bekerja di Kalimantan
 P2. Emak tak bisa menolak keinginan
Ujang walau dalam hatinya ia
sangat sedih ditinggal sendiri oleh
anaknya
 P3. Emak selalu mendoakan Ujang
walau tak ada kabar selama hampir
satu tahun
 P4. Emak merindukan bertemu Ujang
untuk terakhir kali sebelum ia
meninggal