You are on page 1of 11

Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .

3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

ANALISIS STUDI KELAYAKAN INVESTASI PENGEMBANGAN


USAHA PT. ANEKA ANDALAN KARYA
1
Afandi
2
Didin Mukodim

Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma


2
didin@staff.gunadarma.ac.id

ABSTRAK

Analisis kelayakan pengembangan usaha PT. Aneka Andalan Karya ini bertujuan untuk
mengetahui kelayakan rencana pengembangan usaha dan kemampuan investasinya dalam
memberikan keuntungan terhadap jumlah modal yang ditanam. Adapun studi kelayakan
pengembangan usaha ini dikaji dengan menggunakan aspek-aspek studi kelayakan yaitu aspek
pasar dan pemasaran, aspek teknis produksi dan teknologis, aspek manajemen dan sumber
daya manusia, aspek hukum dan legalitas, serta aspek keuangan dan ekonomi. Dari lima aspek
tersebut dapat ditunjukkan bahwa rencana pengembangan usaha PT. Aneka Andalan Karya
dapat diterima dan layak dijalankan. Untuk perhitungan digunakan lima metode alat analisis
kelayakan investasi dengan hasil perhitungan sebagai berikut: Metode Payback Period
menunjukkan bahwa waktu yang diperlukan untuk menutup investasi sebesar Rp 311.000.000
adalah 2 tahun 16 hari. Metode ARR (Average Rate of Return) menunjukkan bahwa tingkat
keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar 215,91%. Metode NPV (Net Present Value)
didapat nilai yang positif sebesar Rp 225.586.113. Dari metode IRR (Internal Rate of Return)
diperoleh tingkat bunga sebesar 37,77%. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat pengembalian
yang diperoleh lebih besar dari tingkat suku bunga yang ditentukan yaitu 14%. Sedangkan
Metode PI (Profitabilitas Indeks) menunjukkan hasil yang diperoleh lebih besar dari 1 yaitu
sebesar 1,72. Dari perhitungan lima metode tersebut dapat ditunjukkan juga bahwa rencana
pengembangan usaha PT. Aneka Andalan Karya dapat diterima dan layak dilaksanakan.
Kata Kunci : Analisis, Kelayakan, Investasi, PT. Aneka Andalan Karya.

PENDAHULUAN berdampak pada kebutuhan akan jasa


Perdagangan di era globalisasi distributor atau supplier. Berdasarkan
ini semakin berkembang pesat, karena data Kementerian Koperasi dan UKM
seiring dengan meningkatnya kebutuhan pada tahun 2007 jumlah unit usaha yang
masyarakat dunia. Dalam rantai produk berskala besar terdapat 2.158 unit,
(barang/jasa) dibutuhkan peranan sedangkan yang berskala menengah
supplier atau distributor untuk sebanyak 361.052 unit dan usaha yang
mendistribusikan produk yang berskala kecil sebanyak 41.301.263
dihasilkan oleh produsen kepada unit. Oleh karena itu, ini merupakan
konsumen. Seorang produsen dapat peluang yang cukup menjanjikan bagi
berperan sebagai konsumen, begitupun para investor untuk menginvestasikan
sebaliknya. dana mereka membentuk suatu usaha
Peluang untuk mengembangkan yang bergerak dibidang pendistribusian
usaha dibidang pendistribusian alat-alat sebagai distributor atau yang lebih
keselamatan kerja di Indonesia ini dikenal dengan istilah supplier alat-alat
masih terbuka cukup luas karena keselamatan kerja (safety equipments).
besarnya jumlah unit usaha yang Menurut Sugiharto (2002),
terdapat di Indonesia sehingga dalam melakukan investasi tersebut

B158 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma - Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

setiap perusahaan umumnya akan usaha PT. Aneka Andalan Karya dan
berusaha agar perluasannya dapat kemampuan investasinya dalam
berkembang sesuai dengan tujuan memberikan keuntungan terhadap
perusahaan yaitu untuk mendapatkan jumlah modal yang ditanam? Studi ini
laba sebesar-besarnya untuk akan menitikberatkan pada penentuan
kelangsungan hidup perusahaan. layaknya investasi.
Sehingga seberapa lama pengembalian
dana, yang ditanam di proyek tersebut Kerangka Pemikiran
menjadi sangat penting. Artinya, Salah satu bisnis yang sedang
sebelum perusahaan menanamkan berkembang dewasa ini adalah bisnis
investasi untuk perluasan usaha baru, dibidang pendistribusian sebagai
maka terlebih dahulu perlu diketahui supplier atau distributor alat-alat
apakah proyek atau investasi yang akan keselamatan kerja (safety equipments).
dilakukan dapat mengembalikan uang Tidak banyak yang mengetahui bidang
yang telah diinvestasikan dalam proyek ini, karena bisnis ini hanya bergerak di
tersebut, dengan jangka waktu tertentu. kalangan dunia industri. Namun,
Selain itu agar dapat melihat apakah melihat besarnya jumlah unit usaha
investasi yang dijalankan dapat yang ada di Indonesia, usaha ini
memberikan keuntungan finansial mempunyai peluang yang cukup besar
lainnya seperti yang diharapkan. untuk dikembangkan dan
Studi Kelayakan Bisnis (SKB) perkembangan tersebut seiring dengan
merupakan kegiatan yang dapat meningkatnya dunia industri.
menjawab pertanyaan-pertanyaan Dalam menjalankan suatu usaha
tersebut pada PT. Aneka Andalan Karya sebaiknya direncanakan dengan matang
karena SKB adalah suatu kegiatan yang dari berbagai aspek yang mempengaruhi
mempelajari secara mendalam tentang yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek
suatu usaha atau bisnis yang akan teknis produksi dan teknologis, aspek
dijalankan, dalam rangka menentukan manajemen dan sumber daya manusia,
layak atau tidak usaha tersebut aspek hukum dan legalitas, serta aspek
dijalankan dengan menganalisis keuangan dan ekonomi.. Seorang
berbagai macam aspek. Namun investor yang baik tentunya tidak akan
investasi tersebut juga harus tergesa-gesa dalam melaksanakan
memperhatikan kondisi-kondisi gagasannya, sebelum yakin tentang
dibidang ekonomi, hukum, politik, untung ruginya usaha yang
budaya, keamanan, perilaku dan direncanakan. Tindakan yang
perubahan lingkungan masyarakat dilakukannya adalah dengan
karena sering kali terjadi ketidakpastian mengadakan analisis kelayakan usaha
yang dapat mengakibatkan apa yang atau proyek dengan menggunakan Studi
sudah direncanakan menjadi tidak Kelayakan Bisnis (SKB) untuk meneliti
tercapai. apakah usaha yang direncanakan secara
teknis, ekonomis dan komersial cukup
Rumusan Masalah menguntungkan? dan layak atau tidak
Perumusan masalah yang untuk dilaksanakan. Secara singkat
diangkat adalah bagaimana analisis dapat diilustrasikan dalam gambar 1
studi kelayakan rencana pengembangan berikut:

Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan 159


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

Rencana
Pengembangan

Aspek pasar & Aspek teknis & Aspek manajemen Aspek hukum & Aspek keuangan
pemasaran teknologis & SDM legalitas & ekonomi

Analisis kelayakan
investasi

LAYAK TIDAK
LAYAK

Gambar 1.
Kerangka Pemikiran

TELAAH PUSTAKA yang tepat, baik untuk lokasi pabrik,


Pengertian Studi Kelayakan Bisnis gudang, cabang, maupun kantor
Menurut Umar (2005: 8) studi pusat, (b) agar perusahaan bisa
kelayakan bisnis merupakan penelitian menentukan layout yang sesuai
terhadap rencana bisnis yang tidak dengan proses produksi yang
hanya menganalisis layak atau tidak dipilih, sehingga dapat memberikan
layak bisnis dibangun, tetapi juga pada efisiensi, (c) agar perusahaan bisa
saat dioperasionalkan secara rutin dalam menentukan teknologi yang paling
rangka pencapaian keuntungan yang tepat dalam menjalankan
maksimal untuk waktu yang tidak produksinya, (d) agar perusahaan
ditentukan. dapat menentukan metode
Aspek-aspek Dalam Studi Kelayakan persediaan yang paling baik untuk
1. Aspek Pasar dan Pemasaran dijalankan sesuai dengan bidang
Dalam melakukan penelitian usahanya, (e) agar perusahaan bisa
terhadap aspek pasar dan pemasaran menentukan kualitas tenaga kerja
menurut Subagyo (2008: 65) perlu yang dibutuhkan sekarang dan
diadakan penelitian terhadap dimasa yang akan datang (Kasmir
beberapa hal yang perlu dan Jakfar, 2007: 146).
diperhatikan yaitu Permintaan, 3. Aspek Manajemen dan Sumber
Penawaran, Proyeksi permintaan Daya Manusia
dan penawaran, Proyeksi penjualan, Aspek manajemen dan sumber daya
Produk (barang/jasa), Segmentasi manusia terdiri dari tiga kegiatan
pasar, Strategi dan implementasi dan hubungan ketiga aspek tersebut
pemasaran. dapat diilustrasikan dalam gambar 2
2. Aspek Teknis Produksi dan berikut:
Teknologis
Tujuan aspek teknis ialah (a) agar
perusahaan dapat menentukan lokasi

B160 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma - Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

dengan harapan untuk memperoleh


keuntungan di masa mendatang.
Pengertian Aliran Kas (Cash Flow)
Setiap usulan pengeluaran
modal selalu mengandung dua macam
aliran kas yaitu aliran kas keluar netto
(net outflow of cash) yaitu yang
diperlukan untuk investasi baru dan
aliran kas masuk netto tahunan (net
annual inflow of cash) yaitu sebagai
hasil dari investasi baru tersebut, sering
4. Aspek Hukum dan Legalitas pula disebut “net cash procceds” atau
Tujuan dari aspek hukum adalah “procceds”.
untuk meneliti keabsahan,
kesempurnaan, dan keaslian dari METODE PENELITIAN
dokumen-dokumen yang dimiliki. Objek Penelitian
Suatu usaha dikatakan legal jika Objek penelitian ini adalah PT.
telah mendapatkan izin usaha dari Aneka Andalan Karya, merupakan
pemerintah daerah setempat melalui perusahaan yang bergerak di bidang
instansi atau lembaga atau perdagangan sebagai general supplier
departemen atau dinas terkait. alat-alat keselamatan kerja (safety
Kegiatan usaha dimana pun selalu equipments) berupa sarung tangan,
memerlukan dokumen penunjang masker, helm, kaca mata, safety shoes,
usaha beserta izin-izin yang majun dan alat-alat keselamatan kerja
diperlukan sebelum menjalankan lainya yang beralamat di Jl. Kampung
usahanya. Gusti TPI II Blok H No. 12, RT 012
5. Aspek Keuangan dan Ekonomi RW 014, Penjaringan, Jakarta Utara
Menurut Kasmir dan Jakfar (2007: 14450.
97), dalam aspek keuangan dan Jenis dan Teknik Pengumpulan Data
ekonomi terdapat enam kriteria yang Adapun jenis data dalam
biasa digunakan untuk menentukan penelitian ini ialah data kuantitatif
kelayakan suatu usaha atau berupa data biaya investasi untuk asset
investasi, yaitu Payback period tetap seperti tanah, gedung, dan
(PP), Net Present Value (NPV), peralatan lainnya; data biaya tetap dan
Average Rate of Return (ARR), biaya variabel yang berkaitan; serta
Internal Rate of Return (IRR), biaya lainnya.dan data kualitatif berupa
Profibility Index (PI), serta berbagai keterangan, informasi, penjelasan,
rasio keuangan seperti rasio pendapat dan tanggapan dari pemilik.
likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan Sedangkan jenis data menurut
profitabilitas. sumbernya adalah data primer yang
Pengertian Investasi diperoleh secara langsung dari
Secara umum, investasi adalah responden atau tangan pertama dan data
penanaman modal (baik modal tetap sekunder yang diperoleh melalui studi
maupun modal tidak tetap) yang pustaka mengenai investasi.
digunakan dalam proses produksi untuk
memperoleh keuntungan suatu Metode Analisis Data
perusahaan. Menurut Halim (2005: 4) 1. Analisis Aspek-aspek Dalam Studi
investasi pada hakikatnya merupakan Kelayakan
penempatan sejumlah dana pada saat ini

Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan 161


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

a. Aspek Pasar dan Pemasaran,


membahas mengenai segmentasi JumlahInvestasix12bulan
PaybackPeriode =
dan target pasar, jumlah AlirankasB ersih
permintaan dan penawaran Kriteria penilaian pada payback period
terhadap produk, kualitas dan adalah :
spesifikasi produk, metode o Jika Payback periodnya <
penetapan harga, dan promosi. waktu maksimum, maka
b. Aspek Teknis Produksi dan usulan proyek tersebut dapat
Teknologis, membahas diterima.
mengenai deskripsi produk, o Jika Payback periodnya >
penentuan lokasi, dan lay out waktu maksimum, maka
fasilitas. usulan proyek tersebut
c. Aspek Manajemen dan Sumber ditolak.
Daya Manusia, membahas b. Metode ARR (Average Rate of
mengenai struktur organisasi, Return)
job description, sistem Merupakan cara untuk
kompensasi, program mengukur rata-rata
pengembangan karyawan, serta pengembalian bunga dengan
Sistem Informasi Manajemen cara membandingkan antara
(SIM) rata-rata laba sebelum pajak
d. Aspek Hukum dan Legalitas, EAT dengan rata-rata investasi.
membahas mengenai badan Rata− rataEAT(averageear ningAftetTax)
ARR = x100%
hukum organisasi dan jenis-jenis rata− ratInvestasi( Averageinv
estment)
perizinan yang diperlukan.
e. Aspek Keuangan dan Ekonomi, TotalEAT
Rata − rataEAT =
membahas mengenai UmurEkonomis (n)
penyusunan modal kerja dan
modal investasi.
2. Metode Depresiasi atau Penyusutan
Dalam menghitung penyusutan
PT. Aneka Andalan Karya
menggunakan metode garis c. Metode NPV (Net Present
lurus (straight line method). Value)
B−S Merupakan metode analisis
p= keuangan yang memperhatikan
N adanya perubahan nilai uang
P = Jumlah penyusutan per karena faktor waktu; proyeksi
tahun arus kas dapat dinilai sekarang
B = Harga beli asset (periode awal investasi) melalui
S = Nilai sisa pemotongan nilai dengan faktor
N = Umur ekonomis asset pengurang yang dikaitkan
3. Alat Analisis Kelayakan Investasi dengan biaya modal (persentase
a. Metode PP (Payback Period) bunga).
Metode Payback Period (PP) NPV = Total PV Aliran Kas Bersih –
merupakan teknik penilaian Total PV Investasi
terhadap jangka waktu (periode) Kriteria penilaian NPV adalah :
pengembalian investasi suatu a. Jika NPV > 0, maka
proyek atau usaha. investasi diterima.

B162 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma - Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

b. Jika NPV < 0, maka JABODETABEK dan sekitarnya


investasi ditolak. seperti kawasan industri
d. Metode IRR (Internal Rate of Pulogadung, kawasan industri
Return) MM2100 di Cibitung, kawasan
IRR adalah tingkat bunga yang industri EJIP di Cikarang, dan
akan diterima (PV Future pabrik-pabrik yang tidak berada di
Procceds) sama dengan jumlah kawasan industri tersebut bahkan di
nilai sekarang dari pengeluaran Lampung. Dalam menjalankan
modal (PV Capital Outlays). usahanya PT. Aneka Andalan Karya
memasok produknya dari beberapa
perusahaan yang ada di Indonesia.
PT. Aneka Andalan Karya juga
Keterangan :
mempunyai beberapa pesaing yang
P1 = Tingkat bunga 1
bergerak di bidang yang sama yaitu
P2 = Tingkat bunga 2
sebagai general supplier alat-alat
C1 = NPV 1
keselamatan kerja.
C2 = NPV 2
Untuk kualitas produk yang
Kriteria penilaian IRR adalah :
dijual tergantung permintaan dari
a. Jika IRR > dari suku bunga
pelanggan. Dan untuk penetapan
yang telah ditetapkan, maka
harga jual PT. Aneka Andalan
investasi diterima.
Karya memperoleh keuntungan rata-
b. Jika IRR < dari suku bunga
rata sebesar 30% dari harga beli
yang telah ditetapkan, maka
namun tergantung dari kondisi
investasi ditolak.
lapangan. Khusus untuk sarung
e. Metode PI (Profitabilitas
tangan hanya 10% karena ketatnya
Indeks)
persaingan yang ada. Untuk
Indeks profitabilitas adalah rasio
promosi, PT. Aneka Andalan Karya
atau perbandingan antara jumlah
belum melakukan promosi karena
nilai sekarang arus kas selama
sistem kerja tidak menuntut adanya
umur ekonomisnya dan
promosi. Untuk itu, berdasarkan
pengeluaran awal proyek.
analisis pasar dan pemasaran maka
rencana pengembangan usaha PT.
Aneka Andalan Karya layak untuk
Kriteria untuk Profitabilitas dilaksanakan.
Indeks : 2. Aspek Teknis Produksi dan
a. Proyek dinilai layak jika PI > Teknologis
atau = 1,00, sebaliknya PT. Aneka Andalan Karya tidak
b. Dinilai tidak layak jika PI < melakukan kegiatan produksi lagi
1,00 karena semenjak berganti
kepemilikan telah berubah jenis
PEMBAHASAN usahanya menjadi general supplier.
Untuk produk unggulan yang dijual
Aspek-aspek Kelayakan oleh PT. Aneka Andalan Karya
1. Aspek Pasar dan Pemasaran adalah sarung tangan dan produk
Segmen dan target pasar yang dituju lainnya berupa alat-alat keselamatan
oleh PT. Aneka Andalan Karya kerja seperti masker, helm, kaca
adalah pabrik-pabrik yang berada di mata, safety shoes, majun dan alat-
kawasan industri yang ada di alat keselamatan kerja lainya. Jenis,

Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan 163


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

kualitas, daya tahan, dan spesifikasi penyebab dan solusinya. PT. Aneka
produk beraneka ragam tergantung Andalan Karya juga telah
dari permintaan pelanggan. Untuk menggunakan sistem informasi
lokasi yang direncanakan berada di manajemen (SIM) yang sederhana
daerah Bekasi dengan alasan agar guna menyimpan informasi-
lebih dekat dengan pasar, sehingga informasi yang dibutuhkan oleh
diharapkan dapat meminimalisir manajer. Untuk itu, berdasarkan
biaya. PT. Aneka Andalan Karya analisis manajemen dan sumber
tidak terlalu mengutamakan lay out daya manusia layak untuk
fasilitas karena sesuai dengan dilaksanakan dengan catatan
bidang usaha yang dijalankan melakukan beberapa perbaikan
sebagai general supplier maka diantaranya perlu dilakukan
gedung atau bangunan fisik tidak perekrutan pekerja baru yang lebih
memberi pengaruh yang cukup kompeten.
signifikan bagi para pekerja. 4. Aspek Hukum dan Legalitas
Berdasarkan analisis teknis produksi PT. Aneka Andalan Karya
dan teknologis maka rencana merupakan suatu bentuk usaha
pengembangan usaha PT. Aneka perseroan terbatas yang tentunya
Andalan Karya layak dilaksanakan. telah memiliki surat-surat izin yang
3. Aspek Manajemen dan Sumber lengkap dan valid untuk mendirikan
Daya Manusia perusahaan ini, seperti Akta
PT. Aneka Andalan Karya memiliki Pendirian PT, Tanda Daftar
rencana atau planning manajemen Perusahaan, Surat Keterangan
yang telah dipersiapkan dan Domisili Perusahaan, Surat Izin
diperhitungkan dari investasi yang Usaha Perdagangan, Surat Wajib
telah dianggarkan perusahaan Pajak.
seperti penetapan target penjualan 5. Aspek Keuangan dan Ekonomi
setiap tahunnya. Dalam organisasi, Berdasarkan surat akta pendirian
perusahaan ini menganut struktur perusahaan, modal dasar perseroan
organisasi vertikal sederhana yang adalah sebesar Rp 100.000.000
perintah kerjanya berasal dari (seratus juta rupiah) dan modal yang
tingkatan struktur paling atas telah ditempatkan dan disetor
(Direktur Utama) dan diteruskan ke sebesar Rp 25.000.000 (dua puluh
struktur dibawahnya (Manajer lima juta rupiah). Dalam masalah-
penjualan dan bagian administrasi), masalah yang menyangkut dengan
serta penugasan dan tugas keuangan, PT. Aneka Andalan
karyawannya diatur sebagaimana Karya memerlukan dana investasi
dalam aspek sumber daya manusia. yang berasal dari modal sendiri dan
Untuk tingkat pendidikan para modal pinjaman dari bank dengan
pekerja masih setingkat SMA tetapi tingkat bunga 14% (flat) yang
sudah berpengalaman dibidangnya. diperkirakan akan kembali dalam
PT. Aneka Andalan Karya juga waktu 5 tahun.. Krisis global dunia
melakukan pengarahan (Directing) yang terjadi pada tahun 2008 cukup
dan pengawasan (Controling) untuk berdampak pada perekonomian
mengawasi serta menganalisa Indonesia dan berdampak juga pada
kinerja karyawan. Jika terjadi penjualan PT. Aneka Andalan
penurunan, maka akan dilakukan Karya. Namun, pada awal tahun
pembinaan kembali serta dicari 2009 penjualan PT. Aneka Andalan

B164 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma - Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

Karya telah menunjukan pemulihan PEMBAHASAN


secara perlahan hingga saat ini. Berikut ini perhitungan EAT (Tabel 5)
Berikut ini data pendapatan tahun dan perhitungan AKB serta PV AKB
2004 hingga 2008 (Tabel 1), (Tabel 6), yaitu:
rencana investasi (Tabel 2), biaya
variabel (Tabel 3), dan biaya tetap Tabel 5
per tahun (Tabel 4) PT. Aneka Perhitungan EAT
Andalan Karya, yaitu:

Tabel 1
Pendapatan Tahun 2004-2008 PT.
Aneka Andalan Karya

Tabel 6
Perhitungan AKB dan PV AKB

Sumber : Keuangan PT. Aneka Andalan Karya

Tabel 2
Rencana Investasi PT. Aneka Andalan
Karya

Metode Payback Period (PP)


Metode ini digunakan untuk
menghitung berapa lama jangka waktu
pengembalian modal tersebut dapat
Tabel 3
kembali. Dengan perhitungan sebagai
Biaya Variabel Per Tahun PT. Aneka berikut:
Andalan Karya

Jadi AKB tahun ke-2 sebesar Rp


99.737.500, belum dapat menutupi
investasi awal senilai Rp 311.000.000
atau masih kurang sebesar Rp
99.737.500.

Tabel 4
Biaya Tetap Per Tahun
PT. Aneka Andalan Karya

0,53 x 30 hari = 15,9 = 16 hari


Jadi, berdasarkan perhitungan payback
periodnya dapat disimpulkan bahwa
modal akan kembali dalam jangka
waktu 2 tahun 16 hari.

Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan 165


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

investasi. Berikut ini tabel 7


Metode ARR (Average Rate of menunjukkan hasil perhitungan IRR dan
Return) PV AKB kedua dengan DF sebesar
Metode ini digunakan untuk 40%:
mengukur berapa tingkat keuntungan
rata-rata yang diperoleh dari suatu Tabel 7
investasi. Dengan perhitungan sebagai Perhitungan IRR dan PV AKB
Kedua
berikut:

Dari perhitungan diatas diketahui bahwa


:
Tingkat bunga 1 = P1 = 14% = 0,14
Tingkat bunga 2 = P2 = 40% = 0,4
NPV 1 = C1 = Rp 225.586.113
NPV 2 = C2 = -Rp 21.114.203

Dari perhitungan diatas, hasil ARR-nya


> dari tingkat keuntungan yang
diisyaratkan yaitu sebesar 100%, maka
proyek ini diterima.
Nilai IRR yang diperoleh adalah
Metode NPV (Net Present Value) sebesar 37,77% lebih besar dari bunga
Metode ini digunakan untuk pinjaman sebesar 14%, maka IRR
mengukur apakah suatu proyek feasible diterima.
atau tidak. Dengan rumus perhitungan:
Metode PI (Profitabilitas Indeks)
NPV = Total PV Aliran Kas Bersih –
Metode ini digunakan untuk
Total PV Investasi
membandingkan nilai sekarang dari arus
=Rp536.586.113 –Rp 311.000.000
kas bersih terhadap pengeluaran
= Rp 225.586.113
awalnya dengan perhitungan:
Dari perhitungan diatas, NPV-nya
bernilai postif dan nilainya > 0. Berarti
rencana pengembangan yang akan
dilakukan oleh PT. Aneka Andalan
Karya dapat diterima. Dari hasil perhitungan
Profitabilily Index hasilnya adalah 1,72.
Metode IRR (Internal Rate of Return) Berarti usul investasi usaha PT. Aneka
Metode ini digunakan untuk Andalan Karya layak dilakukan atau
mengukur berapa tingkat pengembalian diterima karena syarat PI diterima
intern yang diperoleh dari suatu adalah > 1.

B166 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma - Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

Maka berdasarkan tabel 8 dapat e. Metode PI (Profitabilitas


diambil suatu keputusan bahwa usulan Indeks) menunjukkan hasil yang
investasi pengembangan usaha yang diperoleh sebesar 1,72.
akan dilakukan oleh PT. Aneka Andalan
Karya dapat diterima dan layak untuk Saran
dilanjutkan. Berdasarkan penelitian yang
telah dilaksanakan, dapat
PENUTUP direkomendasikan pada PT. Aneka
Kesimpulan Andalan Karya bahwa rencana
Berdasarkan hasil pembahasan yang pengembangan usaha tersebut layak dan
telah diperoleh, maka penulis dapat diterima. Dan sebaiknya
menyimpulkan bahwa: perusahaan melaksanakan
1. Dari keseluruhan aspek yang diteliti, pengembangan usaha tersebut sesuai
yaitu aspek pasar dan pemasaran, dengan rencana yang telah dibuat.
aspek teknis produksi dan Selain itu penulis juga menyarankan
teknologis, aspek manajemen dan kepada pemilik PT. Aneka Andalan
sumber daya manusia, aspek hukum Karya untuk mempertahankan
dan legalitas, serta aspek keuangan pelanggan yang sudah ada, bahkan
dan ekonomi menunjukkan bahwa meningkatkannya serta lebih
kondisi PT. Aneka Andalan Karya memperhatikan biaya yang dikeluarkan
pada saat ini layak untuk agar laba yang akan diperoleh
mengembangkan usahanya. perusahaan dapat meningkat.
2. Rencana pengembangan usaha yang
akan dilakukan PT. Aneka Andalan DAFTAR PUSTAKA
Karya dan kemampuan investasinya [1] Abdul Halim. 2005. Analisis
dalam memberikan keuntungan Investasi. Salemba Empat, Jakarta.
terhadap jumlah modal yang [2] Ahmad Subagyo. 2008. Studi
ditanam layak dan dapat diterima, Kelayakan Teori dan Aplikasi. PT
dikaji dengan 5 metode kelayakan Elex Media Komputindo, Jakarta.
investasi dengan hasil sebagai [3] Firman Muzakhir. 2007. “Analisis
berikut: Penilaian Investasi Bisnis
a. Metode Payback Period Waralaba Ritel Swalayan Pada
menunjukkan bahwa waktu yang CV. Baswara Investama”.
diperlukan untuk menutup Universitas Gunadarma, Jakarta.
investasi sebesar Rp [4] Husein Umar. 2005. Studi
311.000.000 adalah 2 tahun 16 Kelayakan Bisnis, Edisi 3. PT
hari. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
b. Metode ARR (Average Rate of [5] Kasmir dan Jakfar. 2007. Studi
Return) menunjukkan bahwa Kelayakan Bisnis, Edisi 2.
tingkat keuntungan rata-rata Kencana, Jakarta.
yang diperoleh sebesar [6] Kotler, Philip. 2005. Manajemen
215,91%. Pemasaran, Jilid 2, Edisi 11.
c. Metode NPV (Net Present Indeks, Jakarta.
Value) didapat nilai yang positif [7] Lathifan Yusuf. 2008. “Analisis
sebesar Rp 225.586.113,- Kelayakan Investasi Usaha PT.
d. Metode IRR (Internal Rate of Istindo Mitra Perdana”.
Return) diperoleh tingkat bunga Universitas Gunadarma, Bekasi.
sebesar 37,77%.

Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan 167


(Afandi)
Proceeding PESAT (Psikologi, ekonomi, Sastra, Arsitektur, &Sipil) Vol .3 Oktober 2009
Universitas Gunadarma-Depok 20-21 Oktober 2009 ISSN: 1885-2559

[8] Mufti Widianto. 2008. “Analisis [10] Tri Hartanti. 2004. “Evaluasi
Kelayakan Investasi Untuk Kelayakan Leasing Sepeda Motor
Pengembangan Usaha Pada CV. Pada Koperasi Karyawan
Usaha Hidup Istiqomah”. Maxus”. Universitas Gunadarma,
Universitas Gunadarma, Bekasi. Jakarta.
[9] Sumiati dan Toto Sugiharto. 2002. [11] Yinny Rajaratnam, et al. 2006.
“Studi Kelayakan Proyek “Studi Kelayakan Ekonomi
Pengembangan Perkebunan Pengembangan Bandara Udara
Pisang Abaca Dengan Internasional Minangkabau
Menggunakan Analisis (BIM)”, Jurnal Teknik Sipil, Vol.
Peranggaran Modal”, Jurnal 3, No. 2:81-91.
Ekonomi dan Bisnis, Jilid 7, No.
3:145-150.

B168 Analisis Studi Kelayakan Investasi Pengembangan


(Afandi)