You are on page 1of 8

Definisi Pajak

Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB

PENGERTIAN PAJAK
DAN HUKUM PAJAK
• Pajak ?
Menurut
1. Definsi Perancis , termuat dlm buku Leroy
Beaulieau “ Traite de la Science des
Finances, 1906”
pajak adalah bantuan, baik secara langsung
maupun tidak yang dipaksakan oleh
kekuasaan publik dari penduduk atau dari
barang, untuk menutup belanja
pemerintah

1
Definisi Prof Edwin R.A Seligman
dalam Essays in Taxation

• Tax is compulsory contribution


from the person, to the government
to defray the expenses incurred in
the common interest of all, without
reference to special benefit
conferred

Menurut Philip E Taylor,


“The Economics of Public
Finance”
• Dia hanya mengganti “without
reference“ dengan “with little
reference”

2
Mr. Dr. N.J. Feldmann
sama pendapatnya dengan
Seligman

• Pajak adalah prestasi yang dipaksakan


sepihak oleh dan terhutang kepada penguasa
(menurut norma-norma yang ditetapkannya
secara umum) tanpa adanya kontraprestasi,
dan semata-mata digunakan untuk menutup
pengeluaran-pengeluaran umum.”

Prof.Dr. M.J.H. Smeets


Pakar dari Jerman
• Pajak adalah prestasi kepada Pemerintah
yang terhutang melalui norma-norma
umum, dan yang dapat dipaksakan, tanpa
adakalnya kontraprestasi yang dapat
ditunjukan dalam hal individual,maksudnya
adalah untuk membiayai pengeluaran
pemerintah

3
Prof. Dr. Rahmat Soemitro
Dasar – Dasar Hukum pajak
dan Pajak Pendapatan

• Pajak  iuran rakyat kepada kas negara


berdasarkan UU (yang dapat dipaksakan)
dengan tidak mendapat jasa-timbal
(kontraprestasi), yang langsung dapat
ditunjukan dan yang digunakan untuk
membayar pengeluaran umum

Prof. Dr. Rahmat Soemitro


Pajak dan Pembangunan

• Pajak  Peralihan kekayaan dari pihak


rakyat kepada kas negara untuk membiayai
pengeluaran rutin dan “surplus”nya
digunakan untuk public saving yang
merupakan sumber utama untuk membiayai
public investment

4
Prof. Dr. PJA. Adriani
Guru Besar Universitas Amsterdam
• Pajak  iuran kepada negara (yang dapat
dipaksakan yang terutang oleh yang wajib
membayarnya menurut Peraturan-
peraturan) dengan tidak dapat prestasi
kembali, yang langsung ditunjuk, dan yang
gunanya adalah unutk membiayai
pengeluaran-pengeluaran umum
berhubungan dengan tugas Pemerintah

Unsur-unsur dari definisi?

1. Pajak adalah suatu iuran atau kewajiban


menyerahkan sebagian kekayaan
(pendapatan) kepada negara
2. Penyerahan itu bersifat wajib,
 bagaimana jika tidak dilakukan?
hutang itu dapat dipaksakan dengan
kekerasan seperi surat paksa dan sita

5
3. Perpindahan/ penyerahan itu berdasarkan UU/
Peraturan/Norma yang dibuat oleh Pemerintah
yang berlaku umum
jika tidak? Maka dapat dianggap sebagai
perampasan hak

4. Tidak ada kontraprestasi Langsung dari


Pemerintah (Pemungut iuran)
bisa dilihat dari indikasi ?
Pembangunan infrastruktur ?
Sarana Kesehatan ?
Public Facility ?

5. Iuran dari pihak yang dipungut (Rakyat,


Badan Usaha baik swasta maupun
Pemerintah) digunakan oleh Pemungut
(Pemerintah) untuk membiayai
pengeluaran-pengeluaran umum (yang
seharusnya) berguna bagi rakyat

6
PAJAK VS RETRIBUSI

PAJAK RETRIBUSI

Sifatnya Umum Tertentu

Sanksi Pidana & Adm Ekonomis

Kontraprestasi Tidak langsung Langsung.

HUKUM PAJAK
HUKUM FISKAL

• DEFINISI?
Sekumpulan Peraturan – Peraturan yang
mengatur hubungan antara Pemerintah
sebagai pemungut pajak dengan rakyat
sebagai pembayar Pajak,

7
Unsur –unsurnya?

• Siapa-siapa wajib Pajak (subjek Pajak) ?


• Objek-objek apa yang dikenakan pajak ?
• Timbul dan hapusnya utang pajak ?
• Cara penagihan pajak ?
• Cara mengajukan keberatan dan banding
pada peradilan pajak ?