You are on page 1of 11

Dasar-Dasar Komputer

Dasar-Dasar Komputer
Pengertian Dasar Komputer
Konsep awal terciptanya komputer adalah sebagai alat hitung. Istilah komputer diambil dari bahasa
latin computare yang artinya menghitung, jika dalam bahasa inggris to compute, yang artinya juga
sama yaitu menghitung.

Secara umum komputer dapat diartikan sebagai alat elektronika yang bekerja secara koordinasi dan
integrasi berdasarkan program, dapat menerima masukan berupa data yang diproses didalam suatu
sistem dan dikeluarkan dalam bentuk informasi.
Untuk lebih memahami konsep komputer anda bisa perhatikan struktur organisasi komputer disamping
dan berikut penjelasannya :
1. Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke
dalam komputer
2. Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan
data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

3. I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output
di atas terhubung melalui port ini.
4. CPU (Central Processing Unit)

CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU
(Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja
komputer.
5. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa
RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk
sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna
sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

6. Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu
masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit
yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan.
Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus
biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.
7. Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini,
CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas
16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.

8. Control Bus
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri
atas 4 samapai 10 jalur paralel.

KATA PENGANTAR


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis
dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Opim
Salim Sitompul selaku pengajar dan para asisten laboratorium dasar pemrograman yang telah membimbing penulis
dalam mengerjakan makalah ini.

Judul makalah ini adalah Bahasa Pemrograman C Dan Beberapa Materi Laboratorium Dasar Pemrograman.
Adapun isi yang akan penulis sampaikan dalam makalah ini, yaitu mengenai defenisi Bahasa Pemrograman C, materi
dan tugas pada laboratorium dasar pemrograman dan hal-hal lainnya yang menyinggung mengenai topik
pembahasan. Kesemuan pembahasan tersebut akan dibagi kedalam sub topik tertentu, sehingga dapat
mempermudah pembaca dalam memahami maksud atau informasi yang terkandung dalam makalah ini.

Pepatah mengatakan “Tak Ada Gading Yang Tak Retak” demikianlah dengan makalah ini yang masih jauh
dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari para
pembaca demi penyempurnaan makalah berikutnya.Sekian dan terima kasih



Medan, November 2012


Penulis





BAB 1

PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang

Seiring dengan praktikum-praktikum yang telah dilakukan di laboratorium beserta tugas-tugas yang telah diberikan
kepada saya maka sebagai tolok ukur apa yang telah saya dapatkan selama praktikum di laboratorium, saya membuat
makalah yang berisikan tentang pemograman bahasa C dan beberapa kegunaan bahasa C dalam perkembangan pada
teknologi sekarang. Dengan pemaparan-pemaparan secara singkat dan padat beserta contoh-contoh yang
dilampirkan. Yang dapat bermanfaat untuk Sebagai sumbangan pemikiran dan bahan masukan kepada para
pembaca, khususnya mahasiswa Teknik Komputer sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mengenai bahasa
pemrograman C. Secara teoritis, bermaanfat juga sebagai hasil makalah ini diharapkan dapat menambah kekayaan di
bidang bahasa pemrograman, khususnya mengenai bahasa C.


1.2 Tujuan

Tujuan dibuatnya makalah ini adalah membuat ringkasan tentang materi-materi yang telah
didapat dalam mengikuti praktikum di lab pemograman selama enam kali pertemuan beserta
dengan kesimpulannya. Tujuan pembuatan makalah ini juga sebagai tugas akhir semester untuk
lab pemograman.




tujuan juga mejelaskan beberapa materi tentang program c sebagai berikut:

1. Menjelaskan tentang sejarah C.
2. Menjelaskan tentang jenis data.
3. Menjelaskan tentang jenis operator dan pemakaian nya.
4. Menjelaskan tentang input dan output.
5. Menjelaskan tentang keputusan.
6. Menjelaskan tentang pengulangan.



BAB 2

PEMROGRAMAN C



2.1 Sejarah C

Bahasa C merupakan salah satu bahasa pemrogaman komputer yang bersifat prosedural. Bahasa C berasal dari
bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL
ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun
1970. Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS)
UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C.
Bahasa C dilahirkan di Bell Telephone Laboratories (atau sering disebut sebagai Bell Labs saja). Sulit membayangkan
dunia modern saat ini jika tidak ada pengaruh dari Bell Labs. Pada tahun 1947, transistor ditemukan di Bell Labs.
Untuk beberapa tahun, ada sebuah bahasa pemrograman yang sangat dekat dengan sistem operasi UNIX, yang
disebut dengan bahasa C, yang didesain oleh Dennis Ritchie dan Brian Kernighan. Mengapa disebut hanya C saja?
Bahasa C disebut demikian mengingat bahasa tersebut adalah turunan dari bahasa B, dan bahasa B merupakan
pemendekan dari Basic CPL, sementara CPL sendiri adalah sebuah bahasa pemrograman yang merupakan singkatan
dariCombined Programming Language.

Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian
menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudulThe C Programming Language. Buku ini
diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh
dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang
pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini
kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau Classic C atau Common .Seiring dengan berkembang pesatnya
bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI
(American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama
X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan
memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai
dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.
Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan
pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dan sebagainya), aplikasi perkantoran (text editor,
word processor, spreadsheet, dan sebagainya), bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system).

Salah satu bagian yang paling canggih dari bahasa C adalah bahwa bahasa C memiliki pointer, selain
tentunya variabel dan konstanta. Istilah Pointer dalam bahasa pemrograman merujuk kepada alamat-alamat memori
yang mengizinkan para programmeruntuk melakukan beberapa tugas secara jauh lebih efisien, dengan
melibatkan bit, byte, danword memori. Karenanya, banyak orang menyebut bahasa C sebagai High-level Assembly
language, atau bahasa rakitan tingkat tinggi. Meskipun bahasa C masih merupakan bahasa pemrograman yang
populer, bahasa tersebut saat ini dapat dikatakan telah kadaluwarsa. Saat ini, bahasa tersebut diklasifikasikan ke
dalam bahasa pemrograman prosedural tradisional (traditional procedural programming language), sebuah istilah
yang merujuk kepada struktur program-program dalam bahasa C. Umumnya sebuah program bahasa C terdiri atas
banyak prosedur (juga sering disebut sebagai fungsi/function atau subrutin/subroutine), yang setiap prosedur
tersebut merupakan bagian dari kode yang melakukan beberapa tugas tertentu atau merupakan implementasi dari
algoritma tertentu. Prosedur-prosedur tersebut dapat bekerja dengan data dalam beberapa cara. Data adalah
kumpulan angka atau teks atau bahkan gabungan antara keduanya.



2.2 Mengenal Pemrograman

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada computer dalam sebuah bahasa
pemograman untuk melaksanakan tugas-tugas yang diperlukan dalam menyelesaikan sebuah
persoalan.Bahasa pemograman terdiri dari tiga tingkatan yakni tingkat rendah,tingkat
menengah, dan tingkat tingggi.

Ada beberapa hal dasar yang harus dipelajari untuk dapat membangun sebuah program
dalam sebuah pemograman tertentu, yakni konstruksi program tersebut, komponen-komponen
pembentuknya, aturan sintak yanga harus diikuti, dan struktur data serta algoritma yang dapat
diterapkan pada bahasa tersebut. Sebuah program memiliki tiga konstruksi dasar, yaitu;Struktur
runtutan adalah konsep paling dasar dalam pemograman, dimana sekumpulan perintah
dilaksanakan oleh komputer satu demi satu secara berurutan.

Konstruksi percabangan merupakan konsep yang agak lebih maju dibandingkan dengan
struktur runtutan yang memungkinkan program memilih instruksi mana yang harus dilaksanakan
apabila dihadapkan pada dua atau lebih pilihan.Konstruksi pengulangan sebuah konsep lanjut
pemograman untuk melaksanakan satu atau sekelompok perintah secara berulang-ulang.Untuk
membantu pemogram da alam menuangkan ide-ide penyelesaian masalah yang di ajukannya
kedalam bentuk program dalam memanfaatkan bantuan flowchart (diagram
alir). Flowchart adalah sebuah diagram umum yang mempresentasikan sebuah algoritma atau
proses menggunakan beberapa bangun geometri utuk memperhatikan langkah-langkah yang
dilakukan oleh program dalam menyelesaikan masalah.

Elemen-elemen yang membentuk flowchart terdiri dari bangun-bangun geometri berikut:

1. Oval

Digunakan untuk mewakili symbol start (mulai) atau end (akhir). Symbol ini diberikan label kata start (mulai)
atau endI (stop). Symbol gambar nya sebagai berikut


Gambar 2.1 oval

2. Anak Panah ( Arrow)

Digunakan untuk menunjukkan alur proses. Sebuah anak panah bermula dari satu symbol berakhir di symbol lain,
menunjukkan bahwa kendali berpindah ke symbol yang di tunjuk oleh anak panah tersebut.

Gambar 2.2 anak panah

3. Pensegi panjang(rectangle)

Digunakan untuk menunjukkan langkah pemrosesan seperti perhitungan dan intruksi-intruksi lain.
Gambar 2.3 persegi panjang

4. Jajaran genjang (parallelogram) atau trapezium(trapezium)

Digunakan untuk mewakili input/output. Biasanya untuk membedakan antara input dan output, symbol ini hanya
digunakan untuk menyatakan input, sedangkan untuk output digunakan simbil lain. Symbol yang juga bias
digunakan untuk menyatakan input adalah symbol trapezium yang bentuknya seperti kartu (card).




Gambar 2.4 input dan output



5. Dokumen

Digunakan untuk mewakili output sebagai alternative untuk symbol jajaran genjang yang digunakan pada input.

Gambar 2.5 dokumen

6. Diamond(rhombus)

Digunakan untuk menyatakan keputusan. Dua diantara empat sudut yang terdapat pada bentuk intan tersebut
memperhatikan alternative yang dapat dipilih berdasarkan kondisi tertentu yang dipenuhi.


Gambar 2.6 diamond

Untuk menghasilkan sebuah program C yang dapat dieksekusi, program tersebut
pertama-tama haruslah melalui tahapan kompilasi, yaitu sebuah proses penerjemahan kode
program kedalam bahasa mesin yang dilakukan oleh compiler.


2.3 Tahapan dalam Pemrograman

Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menyelesaikan masalah dalam pemrograman
dengan komputer adalah :
1. Definisikan masalah
a. Tentukan apa yang menjadi masalah
b. Tentukan data input yang diperlukan
c. Tentukan output yang diinginkan


2. Buat bagan dan struktur cara penyelesaian
a. Bagan secara global
b. Deskripsikan tugas masing-masing subprogram

3. Pilih metode penyelesaian
a. Pilih struktur data dan algoritma terbaik

4. Pengkodean
a. Pilih bahasa pemrograman yang sesuai
b. Menterjemahkan algoritma kebahasa pemrograman

5. Mencari kesalahan
a. Kesalahan sintaks (penulis program)
b. Kesalahan pelaksanaan : semantik, logika, dan ketelitian
6. Uji dan verifikasi program
7. Dokumentasi program

8. Pemeliharaan program
a. Memperbaiki kekurangan yang ditemukan kemudian
b. Memodifikasi, karena perubahan spesifikasi


2.4 Mengenal C

Sebuah berkas program C terdiri dari beberapa unsur, yaitu dokumentasi program, pengarah
prapengolah, bagian derklarasi global, dan sebuah fungsimain. Kurung siku [ ] pada tiap bagian
program menyatakan bahwa bagian-bagian tersebut bersifat opsional, boleh ada boleh tidak
tergantung pada kebutuhan program yang disusun.
Sementara itu, ada tiga unsur pada sebuah program C yang harus selalu ada, yakni sebuah kata
main yang merupakan judul fungsi utama pada program; kurung kurawal { } menyatakan blok
pembatas yang dapat digunakan untuk mengumpulkan beberapa data pernyataan kedalam satu
kesatuan.Pada bagian-bagian berikut dijelaskan secara lebih terperinci susunan program C
meliputi dokumentasi program, pengarahan prapengolahan, deklarasi global, fungsi main,
pembatas, dan akhir pernyataan.

1) Dokumentasi program

Memberikan dokumentasi pada program sangat berguna untuk membantu memperjelas alur
logika penyusunan.komentar dapat dimulai dengan simbol dua karakter yang terdiri dari garis
miring dan arterisk(/*) dan diakhiri dengan arterisk dan garis miring(*/)

2) Deklarasi Global

Pada bagian deklarasi global terdapat
pendeklarasian Variable dan prototypefungsi.semua Variable yang dideklarasikan pada bagian
ini akan dikenal oleh semua bagian program yang terdapat dibawahnya.

Bahasa C
void Cetak (char *string);
int Tambah (int a, int b);

Jika melihat pada contoh deklarasi pada bahasa C, mungkin timbul pertanyaan apa beda prosedur dengan fungsi?
Sebenarnya, perbedaan utama antara prosedur dan fungsi yaitu: prosedur adalah fungsi yang tidak mengembalikan
suatu nilai. Sebaliknya fungsi adalah suatu prosedur yang mengembalikan nilai. Apabila mengacu pada contoh di
atas, maka fungsi tambah akan mengembalikan suatu nilai yang bertipe integer, sedangkan prosedur Cetak tidak
mengembalikan nilai apa-apa. Pada Bahasa C, prosedur pada dasarnya adalah fungsi yang mengembalikan void alias
tidak mengembalikan nilai apa-apa.




3) Fungsi Main

Fungsi main ( ) memegang peranan yang penting sekali pada sebuah program. Sesuai dengan
namanya, fungsi ini merupakan fungsi utama pada setiap program C dimana eksekusi
keseluruhan program dimulai.

4) Pernyataan

Bagian statement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan
dieksekusi/dijalankan. pada bahasa C, dimulai dari deklarasi variable hingga
akhir statement diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal { dan }.
Berikut adalah contoh potongan kode untuk implementasi menghitung luas lingkaran dengan
bahasa C.

#include <stdio.h>
void main()
{ const phi = 3.14;
float diameter, radius, Luas;
scanf(“%f”, &diameter);
radius = diameter / 2.0;
Luas = phi * radius * radius;
printf(“%f”,Luas);
}


Berikut adalah penjelasan baris demi baris dari potongan kode Bahasa C untuk contoh di
atas.
1. #include <stdio.h>
Baris di awal program ini mengincludekan header library stdio ke dalam program.
2. void main()
Baris kedua ini menandakan awal dari blok statement utama. Pada bahasa C, blok program
utama merupakan suatu fungsi/sub program yang diberi nama „main‟.
3. { const phi = 3.14;
Pada awal baris ketiga ini, terdapat tanda kurung kurawal sebagai pembuka
blok statement.Kemudian reserved word const digunakan untuk mendeklarasikan konstanta phi.
4. float diameter, radius, Luas;
Baris keempat ini digunakan untuk mendeklarasikan variable diameter, radius, dan luas dengan
tipe data float (bilangan pecahan)

5. scanf(“%f”, &diameter);
Baris kelima berisi perintah yang berfungsi untuk meminta input bertipe floatdari user, dan
kemudian nilainya disimpan ke variable diameter.

6. radius = diameter / 2.0;

7. Luas = phi * radius * radius;
Baris keenam dan ketujuh melakukan operasi matematika untuk menghitung luas lingkaran.

8. printf(“%f”,Luas);
Baris ini digunakan untuk mencetak isi variable luas yang bertipe float.

9. }
Baris ini menandakan akhir dari blok statement.

5) Pembatas

Setelah pendefisian fungsi terdapat kurung kurawal buka”{“ yang menunjukkan awal blok
dimulainya fungsi dan kurung kurawal tutup “{“ yang menunjukkan akhir blok fungsi. Selain
kurung kurawal juga terdapat pembatas lain yaitu: [ ], < >, ( ), “ “, dan „ „.

2.5 Kelebihan dan kekurangan bahasa C

Bahasa C memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

2.5.1 Kelebihan bahasa C

Beberapa alasan mengapa bahasa C banyak digunakan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer
2. Kode bahasa C sifatnya adalah portable. Aplikasi yang ditulis dengan bahasa C untuk suatu komputer tertentu
dapat digunakan di komputer lain hanya dengan sedikit modifikasi.

3. Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci

4. Proses executable program bahasa C lebih cepat

5. Dukungan pustaka yang banyak
Keandalan bahasa C dicapai dengan adanya fungsi-fungsi pustaka.

6. C adalah bahasa yang terstruktur Bahasa C mempunyai struktur yang baik sehingga mudah untuk dipahami. C
mempunyai fungsi-fungsi sebagai program bagiannya.

7. Selain bahasa tingkat tinggi, C juga dianggap sebagai bahasa tingkat menengah.
Bahasa C mampu menggabungkan kemampuan bahasa tingkat tingkat tinggi dengan bahasa tingkat tingkat rendah.

8. Bahasa C adalah compiler. Karena C sifatnya adalah kompiler, maka akan menghasilkanexecutable program yang
banyak dibutuhkan oleh program-program komersial.

Selain alasan tersebut ada beberapa alasan lain mengapa menggunakan bahasa C, yaitu:
A. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi. Program C yang kita tulis
untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun
hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.

B. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit. Kata kunci disini adalah
merupakan fungsi ataupun kata dasar yang disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman.
Hal ini membawa pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan bahasa tingkat
rendah. Pengaruh lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang
sangat cepat.

C. Bahasa C terletak di semua komputer. Bahasa c terletak di komputer mini, mikro maupun
komputer besar (mainframe computer) contoh program yang digunakan menulis pemrograman
bahasa C adalah C-Free, Borlan C++, Dev C++ dan lain-lain.

D. Bahasa C bersifat portabel, maksudnya adalah ketika kita menulis program di komputer satu
dan mau kita pindahkan ke komputer lain itu bisa tinggal mungkin mengganti sidikit perubahan
saja.

E. Bahasa C mempunyai sedikit kata kunci, bahasa C merupakan bahasa pemrogramana dengan
kata kunci sedikit yaitu 32 kata kunci di banding Borlan C++ dengan 39 kata kunci dan bahasa
pemrograman yang lain yang menyediakan beratus-ratus kata kunci. Semakin sedikit kata kunci
maka bahasa pemrograman itu akan semakin mudah untuk di pelajari karena kita hanya akan
mudah menghafal kata kunci dan fungsinya dengan itu kita akan lebih mudah untuk menulis
program dan mempelajarinya. Dengan menyediakan sedikit kata kunci, bukan berarti bahasa C
kurang hebat di banding bahasa pemrograman yang lain yang mempunyai beratus-ratus kata
kunci. Kehebatan bahasa C di coba dengan cara lain, yaitu dengan fungsi-fungsi pustakanya.

F. Kompailer bahasa C lebih cepat, bahasa c dengan menyediakan kata kunci sedikit membuat
proses kompilasinya akan semakin cepat dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lain.

G. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang terstruktur, karena bahasa c mempunyai
struktur-struktur penulisan yang memudahkan para pengguna untuk mempelajarinya dan
memudahkan pengguna untuk membuat program, memudahkan pengguna untuk mencari
kesalahannya dan menghasilkan dokumentasi yang baik.

H. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah dan tingkat tinggi. Bahasa c
dikatakan sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi karena mempunyai sedikit kata kunci
sehingga mudah untuk dipelajari. Bahasa c dikatakan sebagai bahasa pemrograman tingkat
tengah karena pada bahasa c juga mempelajari perakit untuk operasi-operasi bit, byte, alamat
memori dengan pointer, register, BIOS (Basic Input Output System), DOS (Disk Operating
System) dan lain-lain. Contoh bahasa c yang di gunakan untuk sistem yang lebih besar seperti
perangkat lunak sistem sebagai contoh operasi sistem, bahasa perakit, kompiler, interpreter,
bahasa pemrograman dan DBMS (DataBase Management System). Sistem operasi UNIX juga
menggunakan bahasa C, DBMS dbase juga menggunakan bahasa c.


2.5.2 Kekurangan bahasa C

Adapun kekurangan yang biasa di bahasa C antara lain :
1. Banyaknya Operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.

2. Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer


2.6 Aplikasi bahasa C

Bahasa C pertama kali digunakan di Computer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang
menggunakan system operasi UNIX.Bahasa C juga digunakan untuk menyusun operasi Linux.Banyak bahasa
pemrogaman popular seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar mirip bahasa C.



BAB 3

PENUTUP



3.1 Kesimpulan

Bahasa C adalah bahasa yang standar artinya suatu program yang ditulis
dengan versi bahasa C tertentu akan dapat di kompilasi dengan versi
bahasa C yang lain dengan sedikit modifikasi. Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan didukung dengan pustaka
yang banyak. Selain itu bahasa pemrograman C memilki karakteristik lain seperti : hemat ekspresi, alur kontrol,
menggunakan struktur data modern, dan kaya dengan operator. C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat
menengah (middle level programming language). Namun dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa
digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat
rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dan sebagainya.


3.2 Saran

Bahasa pemrograman C perlu di mantapkan lagi, karena bahasa C masih memiliki kekurangan seperti dalam hal
sintaks-sitaksnya bahasa C cukup sulit dimengerti. Bahasa pemrograman C juga perlu di kembangkan lagi agar lebih
memberikan kemudahan bagi pemrogram pemula dalam memahami bahasa pemrograman C.