You are on page 1of 1

Layananku Ibadahku

RSI
AISYIYAH MALANG
EPISTAKSIS
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
No.Dokumen
B.11.45
Revisi :
2
Halaman
1 dari 1
Tanal Te!"i# :
$$$$$$$$..
Di#e#a%kan&
Di!ek#u!
dr. H. Soeparman Sidik
Pengertian Perdarahan dari hidung yang dapat terjadi akibat sebab lokal (trauma, tumor,
ineksi! atau sebab umum (hipertensi, kelainan darah, gangguan endokrin!.
Tujuan 1. "eningkatnya mutu Pelayanan #umah Sakit
2. "eningkatnya mutu Pelayanan $ega%at &aruratan
'. "eningkatnya $eselamatan Pasien
4. "eningkatnya $epuasan Pasien
5. Sebagai a(uan dalam penatalaksanaan epistaksis
Kebijakan &okter jaga )*& boleh melakukan tindakan medis untuk tujuan resusitasi
(Sesuai S$ &irektur +o , -.'./01S$.$2#S13412511 tanggal 14 September
2511 6ampiran 7.5'.55 tentang $ebijakan $ompetensi &okter 8aga )*&!
Prosedur 1. Prinsip penanganan adalah hentikan perdarahan,dengan memasang
tampon hidung, pemberian obat hemostasis untuk perdarahan anterior
2. Petugas jaga memasang tampon bello9 untuk perdarahan posterior
'. Petugas jaga men(ari penyebab dengan memeriksakan laboratorium
4. Petugas jaga melakukan pera%atan inap, pada perdarahan prous, untuk
mengatasi perdarahan, men(egah komplikasi, men(egah berulang
perdarahan dan men(ari penyebabnya.
5. :ampon dapat dipertahankan 2 ; 24 jam
Unit terkait )nit *a%at &arurat, #a%at 3nap, S"- "edis, S"- )mum
Kegawat daruratan THT
RSI Aisyiyah Malang