You are on page 1of 3

CARA PAKAI SCBA (SELF CONTAIN BREATHING APPARATUS

)
1. PERIKSA KONDISI FISIK PERALATAN, MASKER-TABUNG-HARNESS HARUS DALAM KONDISI BAIK.
2. JIKA PERLU LAKUKAN “DONING” ATAU PENGEPASAN TERHADAP MASKER / FULL MASK APAKAH PAS
DENGAN ANATOMI WAJAH KITA.
BILA RAMBUT KITA GONDRONG ATAU BERJANGGUT LEBAT, HAL INI AKAN MENYULITKAN KITA
MEMAKAI SCBA TANPA ADA KEBOCORAN.
3. HIGH PRESSURE TEST / TES TEKANAN TINGGI
BERGUNA UNTUK MENGETAHUI
A. VOLUME OKSIGEN YANG ADA DALAM TABUNG (WORKING DURATION)
B. UJI KEBOCORAN DI PERALATAN (VALVE, HOSE, CONNECTION)
CARA UJI TES TEKANAN TINGGI
 Periksa dengan seksama, valve-hose-connection termasuk apabila hose telah tersambung dengan
masker.
 Tutup semua valve termasuk demand valve.
 Buka valve utama (main valve) sebanyak 1-2 putaran
 Cek isi silinder minimum sebesar 5/6 atau 80% dari isi maksimum yang tertera di tabung. Isi
tabung bisa dilihat dari manometer / pressure gauge. KAPASITAS MAX TABUNG DITUNJUKKAN
OLEH BATAS WARNA HIJAU.
 Dengarkan bila ada kebocoran (suara mendesis)
 Tutup valve utama
 Tahan selama 1 menit dan perhatikan apakah ada penurunan tekanan di manometer. Bila ada
berarti terdapat kebocoran di SCBA tersebut.
JANGAN DIPAKAI ATAU HARUS DIPERBAIKI TERLEBIH DAHULU !
4. UJI TES TEKANAN RENDAH
A. BERGUNA UNTUK MENGETAHUI FUNGSI DARI PELUIT SAFETY MARGIN APAKAH BERBUNYI SAAT
VOLUME OKSIGEN DI TABUNG TELAH MENCAPAI SAFETY MARGIN-NYA.
B. BILA TIDAK BERBUNYI, JANGAN GUNAKAN SCBA KARENA SANGAT BERBAHAYA.
C. CARA UJI TES TEKANAN RENDAH
Merupakan kelanjutan dari tes tekanan tinggi
Setelah tes tekanan tinggi ok, buka demand valve secara diputar atau ditekan.
Perhatikan manometer, peluit harus berbunyi saat jarum manometer bergerak di zona merah.
5. PAKAI SCBA SECARA NYAMAN, POSISI MAIN VALVE HARUS DI BAWAH, JANGAN DI ATAS.
6. BUKA MAIN-VALVE TERLEBIH DAHULU SEBELUM MASKER DIPASANG DI WAJAH. DEMAND VALVE TETAP
DALAM POSISI TERBUKA SUPAYA OKSIGEN BISA MENGALIR BILA KITA MENGHIRUP NAPAS.
7. KENCANGKAN HARNESS, PASANG MASKER. ATAU DENGAN KATA LAIN, HARUS PAS DI BADAN.
8. PADA SAAT DIGUNAKAN DI CONFINED SPACE ATAU RUANGAN GELAP, GUNAKAN CARA JALAN
STANDAR.

CARA PAKAI GAS DETECTOR (MULTI GAS)
1. ON-kan dengan menekan tombol on-off. Jangan di-on di dekat spidol, stabilo, dsj.
2. Cek baterai – power – catu daya. Pastikan baterai dalam kondisi baik. Jika low, indikator
batere akan berkedip-kedip.
3. Flushing dengan Fresh Air (Udara segar).
4. Kalibrasi internal
5. Bila sudah tertera “cal due today”, tekan lagi tombol on-off sekali lagi.
6. Pengukuran
7. Pencatatan (recording)
8. Flushing kembali dengan Fresh Air.
9. OFF-kan dengan cara menekan tombol on-off hingga alat kembali off.

CARA PAKAI SOUND LEVEL METER
1. GESER SWITCH KE POSISI “CAL”, TEKAN TOMBOL “F” DAN “HI”
2. TUNGGU BEBERAPA SAAT, NILAI TERTERA HARUS 94 DB. JIKA TIDAK TEPAT 94, PUTAR
MUR KALIBRASI YANG ADA DI BAWAH KIRI ALAT HINGGA TEPAT 94.
3. PERHATIKAN LAYAR DI BAGIAN BAWAH KIRI, APAKAH ADA HURUF “BAT” TAMPIL DAN
BERKEDIP-KEDIP. ITU ARTINYA “LOW-BATERE”. GANTI BATERE DENGAN SEGERA.
4. SETELAH TEPAT 94, GESER SWITCH KE “A” (desibel A / dbA)
5. BILA AKAN DIGUNAKAN DI TEMPAT YANG KEBISIGANNYA BELUM DIKETAHUI, TETAP
GUNAKAN MODE TOMBOL “HI”
6. LAKUKAN PENGUKURAN.
a. Ambil jarak antara mesin yang diukur dengan SLM kira-kira 1 meter.
b. Posisi SLM setinggi telinga, dimiringkan mendatar hingga layar dapat terlihat mata.
Kira-kira 70 derajat.
c. Lakukan pengukuran di 4 titik mengelilingi mesin dengan beda sudut 90 derajat.
d. Titik pengukuran adalah titik dimana para pekerja menghabiskan sebagian waktu
kerjanya di mesin tersebut.
7. CATAT (BILA PERLU TEKAN HOLD UNTUK MENCATAT).
8. BAWA ALAT KEMBALI KE RUANG SENYAP, GESER SWITCH KE POSISI OFF.
9. HITUNG BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA KEBISINGAN YANG TELAH DICATAT.





 Prinsip kerja Explosimeter bedasarkan panas karena adanya pembakaran gas atau uap
yang mudah terbakar dari contoh udara.
 Pengukuran konsentrasi dilakukan melalui filament catalytic yang panas, akan merubah
tahanan listrik pada filament yang merupakan bagian dari sirkuit yang seimbang
(jembatan Wheatstone).
 Flammable Gas dari contoh udara akan terbakar pada filament, menyebabkan naiknya
suhu di filament variable resistor, menaikkan nilai tahanan sehingga mengakibatkan
ketidakseimbangan sirkuit listrik, dan menyebabkan penyimpangan jarum penunjuk pada
galvanometer / terbaca di galvanometer.
 Semakin tinggi konsentrasi flamable gas, makin tinggi penunjukkan jarum pada meter
indicator dan akan menunjukkan skala yang sesuai dengan konsentrasi gas dari contoh
udara.