You are on page 1of 18

li ber-siahaan

Kamis, 28 April 2011
anatomi obstetri
VASKULARISASI ORGAN PANGGUL
VASKULARISASI UTERUS
Pasokan darah uterus terutama berasal dari arteri uteri na dan arteri ovari ca.
Arteria Uterina
Adalah cabang utama arteri a Il i aca Interna (arteria Hypogastrica) yang masuk uterus melalui
ligamentum latum. Pada tempat setinggi servik pars supravaginalis, arteria Uterina terbagi menjadi
dua, sebagian kecil menjadi arteri a servi covagi nal i s kearah bawah, dan sebagian besar berjalan
kearah atas melalui dinding lateral uterus.
Kira-kira 2 cm lateral servik, arteria uterina menyilang ureter dan hal ini perlu memperoleh perhatian
saat melakukan histerektomi atau ligasi arteri uterina.
Arteria Uterina dan arteri lain yang berhubungan ( catatan : pada ganbar ini arteria ovarica sudah
di transeksi pada titik keluarnya dari ligamentum suspensorium ovarii )
Arteria Ovarica
Cabang langsung dari Aorta yang memasuki ligamentum latum melalui l i gamentum
i nfundi bul opel vi cum. Didaerah hillus ovarii, arteria ovarica terbagi menjadi sejumlah cabang kecil
yang masuk ovarium. Cabang utama arteria ovarica selanjutnya berjalan sepanjang mesosalphynx.
0 Lainnya Blog Berikut» Buat Blog Masuk
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
1 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 06:09 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Pasokan darah pada ovarium , tuba falopiii dan sisi kiri uterus. Terdapat anastomosis pembuluh
arteri uterina dan ovarica . Perhatikan adanya arteri dan vena uterina yang menyilang ureter
didekat servik
STRUKTUR PENYANGGA UTERUS
LIGAMENTUM dan PENYANGGA UTERUS
LIGAMENTUM SACROUTERINA
Sepasang ligamentum yang melengkung terbentang dari permukaan postero-lateral servik menuju
permukaan anterior sacrum dan membentuk “short hammock”
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
2 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 05:59 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Aspectus posterior uterus dan adneksa. Terlihat ligamentum sacro uterina dan Ligamentum
infundibulo pelvicum
LIGAMENTUM LATUM ( Gambar dibawah ini )
Sepasang ligamen berjalan dari sisi lateral uterus menuju dinding lateral panggul yang menyerupai
sayap. 2/3 medial tepi atas ligamentum latum membentuk meso sal phynx ; 1/3 lateral tepi atas
ligamentum latum yang berasal dari ujung fimbriae tuba falopii berjalan kearah dinding pelvic
membentuk l i gamentum i nfundi bul o-pel vi cum.
Dasar ligamentumlatum berupa jaringan ikat keras dan menyatu dengan dasar panggul disebut
sebagai l i gamentum Cardi nal e (Mackenrodt ).
Aspectus posterior dari struktur penyangga uterus dan adneksa
Rujukan :
Krantz KE : Anatomy of The Female Reproductive System in Current Obstetric &
Gynecologic Diagnosis & Treatment 9
th
ed McGraw-Hill Co, 2003
1.
Marchetti DL : Gynecologic Anatomy in The Care Of The Gynecologic Obstetric Patient
Mosby 1997
2.
GENITALIA INTERNA WANITA
UTERUS
Organ muskuler yang tebal, memiliki rongga dan berada di antara vesika urinaria disebelah anterior
dan rektum disebelah posterior. Panjang uterus 7.5 cm dan lebar 4 – 5 cmdengan berat sekitar 60
gram.
Bagian uterus diatas isthmus disebut corpus uteri dan bagian dibawah isthmus disebut servi k.
Dalam keadaan normal posisi uterus adalah antefl eksi – anteversi .
Servik uteri dibagi menjadi 2 bagian: pars vagi nal i s dan pars supravagi nal i s ; dibagian dalam
servik terdapat kanalis servikalis.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
3 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Hubungan antara organ genitalia interna wanita dengan struktur lain
Uterus pada kehamilan lanjut. Fundus berbentuk kubah dan insersi tuba serta ligamentum
rotundum dibagian atas corpus uteri. Terlihat pasokan vaskular yang hipertrofis,
a = arteri
Ext = eksternal
Int = internal
L = kiri
V = vena
Corpus uteri
Merupakan bagian terbesar uterus ; dibagian anterior menempel pada vesika urinaria dan dibagian
posterior menempel pada intestinum ; dibagian lateral menempel pada berbagai struktur yang
berada didalam ligamentum latum ( tuba falopii – ligamentum rotundum – ligamentum ovarii proprium
– vasa uterina dan ureter ).
Arteria uterina menyilang ureter sebelum berjalan di dinding lateral uterus. Titik persilangan tersebut
kira-kira 1.5 cm dari fornix lateralis
Cavumuteri berbentuk segitiga dengan kubah yang berada pada bidang setinggi kedua ostium tuba
falopii dan apex bagian bawah setinggi ostium uteri internum.
Dinding uterus terdiri dari 3 lapisan:
Serosa ( peritoneum visceralis)
Miometrium
Endometrium
Selama kehamilan, serabut otot tersebut tidak bertambah banyak namun mengalami hipertrofi.
Endometrium adalah lapisan berongga yang lunak yang mengandung sejumlah kelenjar dan dilapisi
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
4 of 18 10/15/2012 11:05 PM
dengan “ ci l i ated col l umnar epi thel i um” ; bentuk kelenjar dan stroma bervariasi sesuai dengan
siklus haid ; ketebalan pasca menstruasi dini ±1 – 2 mm dan menjelang menstruasi ±4 – 7 mm.
TUBA FALOPII
Dua buah saluran muskuler yang terbentang dari sudut superior uterus kearah lateral dengan
panjang masing-masing sekitar 8 – 14 cm.
Saluran ini menghubungan cavum uteri dengan cavum peritoneale.
Tuba dapat dibagi menjadi 4 bagian :
Pars uterina / interstitsialis 1.
Pars Isthmica ( penampang melintang paling sempit ) 2.
Pars Ampullaris 3.
Pars Infundibularis [fimbriae] 4.
Penampang melintang Tuba falopii pada wanita dewasa
c = isthmus uteri b = ampulla c = fimbriae
Dinding Tuba Falopii terdiri dari 3 lapisan :
Lapisan serosa
Lapisan muskularis
Lapisan mucosa
Mukosa tuba dilapisi selapis sel kolumnar yang sebagian memiliki bulu-getar (silia) dan sebagian lain
memiliki kelenjar.
OVARIUM.
Ovarium (indung telur) adalah sepasang organ berbentuk seperti buah almond yang berada
disamping uterus didekat dinding lateral pelvis dan berada pada lapisan posterior ligamentum latum,
postero-caudal tuba falopii.
Panjang kira-kira 2.5 – 5.0 cm dengan lebar kira-kira 1.5 – 3.0 cm.
Masing-masing memiliki permukaan medial dan lateral
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
5 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Masing-masing ovarium memiliki tepi anterior (mesovari um) dan tepi posterior yang bebas.
Ligamentum penyangga ovarium adalah :
l i gamentum suspensori um ovari i ( ligamentum infundibulo-pelvicum ) dan 1.
l i gamentum Ovari i Propri um. 2.
Pembuluh darah ovarium terutama berasal dari arteri ovari ca yang merupakan cabang aorta
abdomi nal i s dan selanjutnya dialirkan keluar ovarium melalui vena ovarica.
Ovarium terbungkus oleh tunica albuginea yang mirip dengan yang dijumpai pada testis.
Bagian luar ovarium disebut cortex yang memiliki gameet dan dibagian dalam disebut medul a yang
mengandung banyak pembuluh darah besar serta syaraf.
Cortex ovarium relatif avaskular dan dijumpai sejumlah folikel ovarium kecil. Masing-masing folikel
mengandung ovum immature (oosi t) yang terbungkus dengan satu atau beberapa lapisan sel.
Bila oosit hanya dilapisi oleh satu lapisan sel, sel tersebut dinamakan sel fol i kel , bila dilapisi oleh
beberapa lapisan sel-sel tersebut dinamakan sel granul osa.
Dibagian cortex terdapat sejumlah folikel dengan berbagai derajat maturasi.
Pada folikel primordial, oosit dilapisi oleh satu lapisan sel pipih (sguamoues epithelium).
Folikel primer memiliki dua atau lebih lapisan sel granulosa kubis yang mengitari oosit.
Folikel sekunder mengandung ruang-ruang berisi cairan diantara sel granulosa.
Ruangan tersebut sering mengalami penyatuan (coalesence) membuat cavum sentral yang disebut
sebagai antrum.
Folikel d’graf atau folilkel vesikuler yang matur memiliki antrum yang sangat dominan dan folikel
biasanya menonjol keluar permukaan ovarium.
Setiap bulan, pada wanita dewasa, satu dari folikel yang masak mengeluarkan oosit dari ovarium,
peristiwa ini disebut ovulasi.
ORGAN VISCERA PELVIK
VESIKA URINARIA
Organ muskuler berongga yang terletak dibelakang os pubis dan simfisis pubis
Pada wanita uterus bersandar pada dinding depan vesica urinaria.
Bentuk vesica urinaria menyerupai pyramid dengan tiga buah sisi.
URETHRA
Tabung pendek dengan panjang 2.5 – 4.0 cmberjalan kearah caudo-anterior dari orifisium urethra
internum menuju ke meatus urethare eksternus pada vestibulum vaginae.
Ujung atas kira-kira setinggi pertengahan bagian dalam simfisis dan ujung bawah terletak postero-
inferior di tepi bawah simfisis.
Dinding urethra terdiri dari jaringan fibromuskuler yang “spongy” dengan pembuluh vena dan tertutup
oleh lapisan mucosa dan submucosa.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
6 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Vesica Urinaria dan saluran urethrae pada wanita
Panjang ureter pars pelvica kira–kira 15 cm atau setengah panjang keseluruhan ; Pars pelvica
dimulai dari penyilangan rongga panggul disekitar bifurcatio arteria iliaca communis .
Selanjutnya ureter berjalan kebawah antara peritoneum dengan arteria hipogastrica. Ureter berjalan
dibelakang ovarium dan masuk lapisan peritoneum posterior dari ligamentumlatum.
KOLON SIGMOID
Adalah kelanjutan dari colon descenden dan berada di fossa iliaca sinistra dekat dengan pintu pangul
dan didepan S
3
.
Berbentuk huruf “S”, masuk panggul minor didepan m.psoas major.
REKTUM
Panjang ±10 – 12 cm dan merupakan kelanjutan dari kolon sigmoid didepan S
3
.
Rektum berjalan ke antero-caudal dibagian belakang panggul minor mengikuti lengkungan sacrum
dan coccygeus.
Sedikit dibawah ujung coccygeus membentuk sudut tajamkearah posterior dan menyatu dengan
canalis ani. Bagian diatas lengkungan tajam tersebut terdapat pelebaran yang disebut sebagai
ampulla recti dan menempel pada vagina.
KANALIS ANI
Bagian terminal dari usus besar.
Berawal dari lengkungan rectumterbawah dan berjalan kearah postero-caudal untuk berakhir di
anus.
Panjang kanalis ani kira-kira 3 – 4 cm.
Berjalan diantara pars pubococcygeus dua buah musculus levator ani.
PERKEMBANGAN UTERUS – TUBA FALOPII dan VAGINA
Pada minggu ke 6 kehamilan, embrio pria dan wanita memiliki sepasang saluran genital :
Ductus Wolfii ( mesonefrik) 1.
Ductus Mulleri (paramesonefrik) 2.
Pada embrio wanita, ductus Mulerii tubuh secara lengkap membentuk tuba falopii dan uterus
sementara itu ductus Wolfii lenyap pada beberapa kasus menjadi rudimenter ; Ductus Mulleri
biasanya menyatu dibagian tengah dengan bagian caudal yang menyatu membentuk saluran uterus
dan bagian cranial membentuk Tuba Falopii (oviducts).
Sisa sistem mesonefrik (ductus wolfii) dapat dijumpai pada mesovarium dimana tabung mesonefrik
membentuk epoophoron dan paroophoron ; Ductus Wolfii seluruhnya lenyap kecuali bagian cranial
yang ditemukan pada epooophoron dan kadang-kadang dibagian caudal tersisa dalam bentuk kista
yang disebut sebagai Ki sta Gartner pada dinding vagina atau didalam uterus.
Vagina seluruhnya berasal dari sinus urogenitalis. Ujung caudal yang padat dari ductus Mulleri
mencapai dinding posterior sinus urogentalis pada minggu ke 9.
Selanjutnya, evaginasi padat yang disebut sebagai bulbo sinovaginal membentuk lempeng padat
(vaginal plate). Vaginal plate tersebut melipat kedalamujung uterus untuk membentuk sebuah lumen
pada ujung caudal. Pada saat itu, proliferasi terus berlangsung pada bagian ujung cranial dari vaginal
plate sehingga menambah panjang antara lumen uterus dengan sinus urogenitalis.
Pada bulan kelima, pertumbuhan vagina berlangsung dengan membentuk sebuah saluran dan
ekspansi vaginal plate sekitar ujung uterus membentuk forni x vagi nae.
Lumen vagina masih tetap terpisah dari sinus urogenitalis oleh struktur yang disebut sebagai hi men.
GLANDULA MAMMAE
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
7 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 05:38 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Glandula mammae ada pada laki dan perempuan, tetapi dalam keadaan normal hanya memiliki
fungsi pada wanita. Glandula mamma berada di payudara diantara fascia superfisialis dan
m.pectoralis.
Sedikit dibawah daerah sentral terdapat lingkaran hiperpigmentasi kulit dan disebut sebagai areol a
mammae yang mengitari puting susu. Masing-masing glandula mammae terdiri dari 15 – 25 lobus
yang berbentuk radial dan memiliki muara di puting payudara.
Masing-masing lobus dipisahkan oleh jaringan ikat dan lemak. J aringan ikat berfungsi sebagai
ligamentum suspensoriumyang mendekatkan payudara pada muskulus dibelakangnya dan epidermis
diatasnya. Dalam lobus terdapat unit yang lebih kecil disebut sebagai l obul us yang mengandung
gl andul a al veol ari s dengan fungsi memproduksi air susu selama masa laktasi.
Glandula alveolaris mengeluarkan susu melalui ductus l acti ferous yang bermuara di puting
payudara. Dibagian dalam areola mammae masing-masing ductus lactiferous memiliki daerah yang
melebar dan disebut sebagai si nus l acti ferous dimana air susu terkumpul selama laktasi.
Kanker payudara adalah salah satu keganasan yang sering terjadi pada wanita. Biasanya berasal
dari sel epitel dari ductus lactiferous.
Bacaan yang dianjurkan :
Drife.J , Magowan B (ed) : Clinical pelvic anatomy in Clinical Obstetric Gynaecology.
Saunders 2004
1.
Hoyte L Jakab M , Warfeld SK: Levator ani thickness variation in symptomatic and
asymptomatic women using magnetic resonance based 3-dimensional collor mapping. Am J
Obstet Gynecol 191:856, 2004
2.
Krantz KE : Anatomy of The Female Reproductive System in Current Obstetric &
Gynecologic Diagnosis & Treatment 9
th
ed McGraw-Hill Co, 2003
3.
Marchetti DL : Gynecologic Anatomy in The Care Of The Gynecologic Obstetric Patient
Mosby 1997
4.
Moore KL: Clinical Oriented Anatomy 4
th
ed Lippincott William & Wilkins, 1999 5.
Netter FH et al: The Ciba Collection of Medical Illustrations. Vol 2: Reproductive System
Novartis Medical Education, 1986
6.
Umek WH, Morgan DM et al : Quantitative analysis of uterosacral ligament origin and
insertion point by magnetic resonance imaging. Obstet Gynecol 103;447,2004
7.
Rabu, 23 September 2009
GENITALIA EKSTERNA WANITA
Genitalia Eksterna Wanita memiliki 3 fungsi utama :
J alan masuk sperma kedalam tubuh 1.
Melindungi organ genitalia interna dari mikroorganisme 2.
Seksual 3.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
8 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Gambar1. Organ reproduksi eksternal pada wanita. Dinding vagina anterior terbawah terlihat
di balik labium minus. Pada nulipara, orifisium vaginae tidak mudah terlihat (inset) oleh
karena kedua labium minus yang saling mendekat
Pudenda sering disebut sebagai vul va dan meliputi semua struktur yang terlihat diantara pubis
sampai perineum.
Mons Pubis ( mons veneri s ) terdiri dari jaringan lemak yang berada pada dinding depan
abdomen diatas simfisis pubis.
Labium Majus. Terdiri dari 2 buah lipatan kulit memanjang dari mons pubis kearah postero-
inferior dan menyatu dibagian posterior membentuk commi sura posteri or. Secara morfologis
struktur ini identik dengan skrotum pada laki-laki.
Labium Minus. Berupa dua buah lipatan kulit yang berjalan dari klitoris dan menyatu dibagian
posterior untuk membentuk frenul um l abi a mi nora atau fourchette.
Klitoris. Berada di ujung anterior labia minor. Terdiri dari 2 buah corpus cavernosumyang
merupakan jaringan erektil di dalam selaput tipis jaringan ikat dan sebagian diantaranya
menyatu sepanjang tepi medial untuk membentuk korpus klitoris.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
9 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Gambar 2 Bagian sebelah dalam organ reproduksi eksternal wanita. Pada sisi kanan gambar
– gambaran struktur kulit dan jaringan subkutis dihilangkan
Vestibulum vaginae. Berupa cekungan memanjang antara labia minor dan orifisium vaginae.
Lokasi klitoris berada dibagian ujung anterior vestibulum yang berbentuk segitiga. Pada orang
dewasa memiliki 6 buah lubang yaitu :
Urethra
Vagina
2 buah saluran kelenjar Bartholine
2 buah saluran kelenjar paraurethral (Skene)
Meatus urethra eksternus. Terletak 2 – 2.5 cm dibagian posterior basis klitoris. Pada kedua
sisi MUE terdapat 2 pasang saluran kelenjar paraurethralis (Skene’ s) yang mempunyai arti
klinis dalaminfeksi Gonococcus atau infeksi non-spesifik lain.
Ductus paraurethralis identik dengan kel enj ar Prostate pada laki-laki.
Bulbus vestibuli. Struktur jaringan erektil yang berada dikedua sisi orofisium vaginae yang
menempel dengan permukaan inferior diafragma urogenitalis dan tertutup oleh muskul us
Bul bocavernosus (sfingter vaginae).
Bulbus vestibuli berukuran panjang 3 – 4 cm dan diameter 1 – 2 cm. Mudah cedera saat
persalinan dan menyebabkan hematoma vulva atau perdarahan eksternal.
Struktur ini homoloog dengan corpus cavernosus urethrae pada laki-laki.
Glandula Bartholine. Sepasang kelenjar yang terletak pada kedua sisi orifisium vaginae.
Berupa masa bulat dengan ukuran bervariasi antara 0.5 – 1 cm. Masing-masing kelenjar
memiliki saluran sepanjang 2 cmdengan orifisum yang terletak diantara labia minor dan
orifisiumvagina. Fungsinya adalah menghasilkan sekret pada saat libido meningkat. Mudah
mengalami infeksi dengan kuman Gonococcus. Struktur ini identik dengan gl andul a
Bul bourethral (Cowper’s) pada laki-laki.
Orifisium Vaginae. Terletak postero-inferior dari Meatus Urethrae Eksternus dengan bentuk
dan lebar yang derajatnya sesuai dengan virginitas – usia dan paritas.
Himen. Lipatan selaput membran tipis yang melingkari orifisium vagina. Terdapat berbagai jenis
lubang hymen: annular – cribiformis – septum – imperforatus. Sisa-sisa himen pada multipara
disebut sebagai caruncul a Myri ti formi s.
Vagina. Saluran musculo-membrane yang terbentang dari vestibulum sampai uterus. Berjalan
kearah postero-superior dan membentuk sudut tajam dengan servik uteri sehingga dinding
posterior vagina akan lebih panjang (sekitar 1.5 – 3 cm) dibandingkan dengan dinding anterior
(6 – 7.5 cm).
Penonjolan servik kedalam vagina akan membentuk Cavum Douglassi dan membagi puncak
vagina menjadi forni x anteri or - posteri or dan l ateral i s.
Gambar 3. Penampang sagital panggul wanita dewasa yang memperlihatkan hubungan
antara organ viscera panggul
Di bagian anterior, vagina berbatasan dengan tri gonum vesi cal i s ; dan di bagian posterior
dengan rektum.
Dibagian posterior, ¼ bagian distal vagina terpisah dari saluran anus dengan corpus
peri neal i s ; 2/4 bagian tengah vagina berhimpitan dengan ampul a recti ; ¼ bagian proksimal
vagina dibelakang fornix posterior tertutup dengan peritoneum membentuk Cavum Dougl assi .
Lendir yang membasahi vagina berasal dari servik yang menjadi asam akibat fermentasi
glikogen epitel oleh bakteri vagina.
Vagina terdiri dari lapisan epitel pipih bertatah, otot dan jaringan ikat dibagian luar.
Fungsi vagina : organ copulasi, saluran keluar (darah haid), dan sebagai jalan lahir.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
10 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Gambar 5. Komponen superfisial perineum
Gambar 6. Komponen profunda perineum
Perineum.
Perineum dibentuk oleh sejumlah struktur seperti terlihat pada gambar 5 dan 6. Sebagian
besar fungsi penyangga perineum merupakan tugas dari di afragma pel vi k dan di afragma
urogeni tal i s
Di afragma pel vi k terdiri dari :
mm. Levator Ani
m. Coccygeus (dibagian posterior)
Di afragma urogeni tal i s terletak diluar diafragma pelvis dan meliputi daerah segitiga antara
tuberischiadica dan simfisis pubis. Diafragma urogenitalis terdiri dari :
m. Tranversus perinealis profunda
m. Constrictor urethrae
fascia penutup bagian superfisial dan profunda.
Gambar 5 dan 6 memperlihatkan adanya kedekatan lokasi antara sfingter ani eksterna dengan
comissura posterior.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
11 of 18 10/15/2012 11:05 PM
J umat, 28 Agustus 2009
Diposkan oleh B. Widjanarko di 16:01 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Gambar 7. Anatomi anorectum. Gambar ini memperlihatkan hubungan antara sfingter ani
eksterna dan interna serta m.levator ani
Gambar 7 menunjukkan adanya hubungan antara sfingter ani eksterna dan interna. Cedera
pada kedua sfingter tersebut dapat mengakibatkan terjadinya i nkonti nensi a al vi .
Pasokan darah pada perineum terutama berasal dari arteri Pudenda Interna dan
percabangannya antara lain a.rectalis inferior dan a.labialis posterior.
Inervasi perineum terutama melalui n.Pudendus dan percabangannya.
N.Pudendus berasal dari S
2-3-4
Rujukan :
Drife.J , Magowan B (ed) : Clinical pelvic anatomy in Clinical Obstetric Gynaecology.
Saunders 2004
1.
Krantz KE : Anatomy of The Female Reproductive System in Current Obstetric &
Gynecologic Diagnosis & Treatment 9
th
ed McGraw-Hill Co, 2003
2.
editor : dr.Bambang Widjanarko,SpOG
email : widjanarkobambang01@gmail.com
Diposkan oleh B. Widjanarko di 15:30 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
ANATOMI dan FISIOLOGI ORGAN REPRODUKSI
WANITA
Kuliah umummengenai anatomi dan fisiologi organ reproduksi wanita mempunyai tujuan
sebagai berikut :
Tujuan Instruksional Umum :
Memberikan pemahaman mengenai anatomi organ reproduksi sehingga mahasiswa dapat
mengenali kelainan dan perubahan yang terjadi.
Tujuan Instruksional Khusus :
Setelah mengikuti kuliah mengenai anatomi organ reproduksi wanita maka mahasiswa akan
memiliki kemampuan untuk :
Menyebutkan organ yang termasuk genitalia eksterna dan interna 1.
Menjelaskan anatomi dan fungsi vagina 2.
Menjelaskan anatomi dan fungsi uterus 3.
Menjelaskan ligamentum penyangga uterus 4.
Menjelaskan sistem pembuluh darah, syaraf dan pembuluh limfe alat reproduksi wanita 5.
Menjelaskan topografi ureter terhadap uterus 6.
Menjelaskan anatomi dan fisiologi tuba falopii 7.
Menjelaskan anatomi dan fisiologi ovarium 8.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
12 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:56 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
KEPALA JANIN
TULANG PANGGUL_PINTU BAWAH PANGGUL
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
13 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:34 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Bila hasil pengukuran ukuran panggul didapatkan nilai kurang dari rata rata maka dikatakan terdapat
kontraksi panggul dan dapat terjadi kemungkinan hambatan berlangsungnya proses persalinan
pervaginam.
TULANG PANGGUL _RONGGA PANGGUL
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
14 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:31 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:22 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
PINTU ATAS PANGGUL
Batas – batas Pintu Atas Panggul :
Di bagian anterior : os Pubis
Dibagian Lateral : liea ileo pectinalis atau linea terminalis
Dibagian posterior : allae dan promontorium os Sacrum
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:18 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
TULANG PANGGUL – PENAMPANG SAGITAL
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
15 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 10:04 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
PERINEUM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 09:59 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
FOSSA ISCHIORECTALIS_2
FOSSA ISCHIORECTALIS _1
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
16 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Diposkan oleh B. Widjanarko di 09:56 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
Diposkan oleh B. Widjanarko di 09:52 0 komentar
Label: Anatomi Obstetri
VASKULARISASI DASAR PANGGUL
DASAR PANGGUL
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
17 of 18 10/15/2012 11:05 PM
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
Diposkan oleh liber siahaan di 01:34
Label: obgyn
Rekomendasikan ini di Google
Beri komentar sebagai:
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar
Template Awesome Inc.. Diberdayakan oleh Blogger.
liber-siahaan: anatomi obstetri http://liber-siahaan.blogspot.com/2011/04/anatomi-obstetri.html
18 of 18 10/15/2012 11:05 PM