You are on page 1of 36

Cara pelaksanaan perencanaan dalam Organisasi

Tulisan saya kali ini berisikan sedikit langkah-langkah dalam perencanaan dan
pelaksanaanya secara garis umum. Cara ini dapat teman-teman gunakan dalam perencaan
organisasi politik maupun perencaan ekonomi. simple dan mudah di pahami, selamat
membaca dan semoga bermanfaat.
Dalam sebuah organisasi harus memiliki tujuan yang sama, karena tidak boleh terjadi
perbedaan baik dari segi visi maupun misi dari setiap anggota. Organisasi memiliki struktural
yang di dalamnya terdiri dari seorang ketua, wakil, bendahara dan anggota. Dimana setiap
anggota harus menerima keputusan ketua. Dalam setiap organisasi haruslah ada sebuah
perencanaan yang tersusun dan sudah di musyawarahkan kepada setiap anggota. alu
perencanaan tersebut sudah di setujui oleh ketua dari organisasi tersebut. !etelah perencanaan
selesai disusun, setiap anggota wajib melaksanakan apa yang telah di rencakan tersebut.
!etiap perencanaan pastilah ada sebuah pro dan kontra dari pihak lain, baik dari
anggota organisasi tersebut maupun masyarakat bahkan organisasi lain yang tidak setuju atau
sepaham dengan perencanaan tersebut. "ntuk mengatasi hal tersebut kita perlu konsilidasi
secara umum agar masyarakat atau pihak lain paham dengan perencaan yang ada. #amun hal
ini tidak berarti akan membuat semua orang setuju, tetap akan ada pihak yang tetap menolak
perencanaan yang ada. Oleh karena itu, jika mereka tetap menolak perencanaan yang ada
maka kita harus mengadakan musyawarah bersama antara organisasi terkait dengan
masyarakat atau pihak-pihak yang menolak.
Di samping itu, organisasi terkait harus memiliki tim pengawas untuk melancarkan
jalannya perencanaan yang telah mereka bangun. $eranan dari seorang pengawas sangatlah
penting, karena mereka harus bisa memahami situasi dan kondisi disaat perencaan sedang di
jalankan. $engawas harus memberikan penilaian yang objektif dan strategis agar tidak terjadi
salah paham, dan setiap hasil penilaian yang di berikan selama perencaan berjalan haruslah di
laporkan kepada ketua. $engawas haruslah memberikan solusi ataupun masukan kepada
ketua. "ntuk setiap keputusan, janganlah merugikan organisasi ataupun pihak lain.
%alaupun ada kerugian yang harus di terima pihak lain, tetap harus ada ganti rugi & kebijakan
yang di berikan pihak perencana kepada pihak yang merugi. angkah ini bertujuan untuk
meminimalisir hal-hal yang tak terduga. Dalam tahap ini komunikasi antara ketua dan
pengawas sangat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan dari setiap perencanaan. !erta
tidak luput dari dukungan dari semua anggota.
SUSUSNAN PIMPINAN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

Direktur ' Dr. $irman, (.!i
$embantu Direktur ) ' )r. (uas (, (.T.
$embantu Direktur )) ' *ndi +unawan, !.,., (.Com.,*k.
$embantu Direktur ))) ' Drs. (uslimin (.T., (.-um.
$embantu Direktur ). ' Dr. /umadi Tangko, (.$d.
!ekretaris !enat ' )r. 0ulmanwardi, (.!i.
SUSUSNAN KEPALA AGIAN DAN SU AGIAN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

1abag *dministrasi *kademik 2 1emahasiswaan ' Tri -artono, 3!C., (Chem,ng
1abag *dministrasi "mum dan 1euangan ' (uhammad Tahir, !.!.T., (.T.
1asubag *kademik dan 1emahasiswaan ' )shak -asan, !.!os., (.!i
1asubag Tata "saha ' ukman, !.T., (.$d.
1asubag $erencanaan dan !istem )nformasi ' 4usri /unaedi
1asubag 1epegawaian ' !t. (aisuri, !.!os.
SUSUSNAN KEPALA URUSAN DAN KEAMANAN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

1epala "rusan 1emahasiswaan ' Tri -artono, 3!C., (Chem,ng
1epala "rusan 3umah Tangga dan $erlengkapan ' (uhammad Tahir, !.!.T., (.T.
1ordinator 1eamanan ' )shak -asan, !.!os., (.!i
SUSUSNAN KETUA JURUSAN
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

1etua /urusan Teknik ,lektro ' )brahim *bduh, !.!.T., (.T.
1etua /urusan Teknik !ipil ' -
1etua /urusan Teknik 1imia ' -
1etua /urusan Teknik (esin ' -
1etua /urusan *kuntansi ' -
SUSUSNAN KETUA PROGRAM STUDI
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG

1etua $rogram !tudi Teknik 1omputer dan /aringan ' (uh. 5ajri 3aharjo, !.T.,(.T.
1etua $rogram !tudi Teknik istrik ' -
1etua $rogram !tudi Teknik Telekomunikasi ' -
1etua $rogram !tudi Teknik ,lektronika ' -
1etua $rogram !tudi Teknik (esin ' -
1etua $rogram !tudi Teknik 1onversi ,nergi ' -
1etua $rogram !tudi Teknik 1onstruksi +edung ' -
1etua $rogram !tudi Teknik 1onstruksi !ipil ' -
DE!INISI PERENCANAAN "Planning# Dan LANGKA$ DALAM
MEN%USUN PERENCANAAN
A& PENGERTIAN PERENCANAAN "PLANNING)
'& Dalam ilmu menejemen menjelaskan bahwa salah satu fungsi pokok manajemen adalah
perencanaan, dimana dalam ilmu manajemen menjelaskan bahwa fungsi pokok manajemen
terdiri dari perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. $erencanaan
merupakan salah satu fungsi pokok manajemen yang pertama harus dijalankan. !ebab tahap
awal dalam melakukan aktivitas perusahaan sehubungan dengan pencapaian tujuan organisasi
perusahaan adalah dengan membuat perencanaan.
Definisi perencanaan dikemukakan oleh Erl( S)and( "*++',*# sebagai berikut '
“Secara umum perencanaan merupakan proses penentuan tujuan organisasi (perusahaan)
dan kemudian menyajikan (mengartikulasikan) dengan jelas strategi-strategi (program),
taktik-taktik (tata cara pelaksanaan program) dan operasi (tindakan) yang diperlukan untuk
mencapai tujuan perusahaan secara menyeluruh.”
*& Dalam manajemen, Perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat
strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
$erencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa
perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan
dapat berjalan. 3encana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. 3encana
informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota
suatu organisasi. !edangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan
suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. 3encana formal merupakan rencana bersama
anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu.
3encana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang
apa yang harus dilakukan.
-& e.erapa Ar/i Perencanaan Men)r)/ Para A0li ,
6. +arth #./one, $erencanaan adalah suatu proses pemilihan dan pengembanngan dari pada
tindakan yang paling baik untuk pencapaian tugas.
7. (.5arland, $erencanan adalah suatu fungsi dimana pimpinan kemungkinan mengunakan
sebagian pengaruhnya untuk mengubah daripada wewenangnya.
8. *bdulrachman 96:;8<, $erencanaan adalah pemikiran rasional berdasarkan fakta-fakta dan
atau perkiraan yang mendekat 9estimate< sebagai persiapan untuk melaksanakan tindakan-
tindakan kemudian.
=. !iagian 96::=<, $erencanaan adalah keseluruhan proses pemikiran dan penetuan secara
matang daripada hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka
pencapaian yang telah ditentukan.
>. Terry 96:;><, $erencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan fakta-fakta, membuat serta
menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan menggambarkan
dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan untuk mencapai suatu
hasil tertentu.
?. 1usmiadi 96::><, $erencanaan adalah proses dasar yang kita gunakan untuk memilih
tujuan-tujuan dan menguraikan bagaimana cara pencapainnya.
;. !oekartawi 97@@@<, $erencanaan adalah pemilihan alternatif atau pengalokasian berbagai
sumber daya yang tersedia.
& LANGKA$1LANGKA$ DALAM MEN%USUN PERENCANAAN
$roses perencanaan terdiri dari > tahap '
'& Pene/apan T)2)an Organisasi
$enetapan tujuan awal organisasi merupakan bagian awal dari proses penyusunan
perencanaan. Tujuan organisasi ibarat kompas ayang dijadikan arah abgi keputusan dan
aktivitas organisasi. $erumusan tujuan harus dibuat sejelas mungkin dan sedapat mungkin
bersifat kuantitatif. !edangkan perumusan tujuan yang bersifat kualitatif memiliki
kecenderungan dalam salah tafsir dari berbagai pihak atau dapat menimbulkan salah persepsi
sehingga memberi kesan adanya pelonggaran di dalam pencapaian tujuan organisasi. Tanpa
perumusan tujuan organisasi yang tegas dan jelas maka organisasi akan menghamburkan
sumber daya secara berlebihan. (engenal priorotas akan kekhasan tujuan organisasi akan
membuat manajemen dapat menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien. $erumusan
organisasi snagat penting baik bagi perusahaan besar maupun perusahaan kecil. $erumusan
tujuan organisasi merupakan prioritas pertama atau kedua, dikarenakan penetapan tujuan
organisai merupakan langkah pertama yang sangat esensial didalam perencanaan, maka
pemimpin&manajer harus dapat membuat perencanaan yang efektif dan efisien. 1egagalam
atau tidak merumuskan tujaun organisasi disebabkan '
• Keengganan mene/apkan al/erna/i3 /)2)an. !eringkali pemimpin&manajer dihdapkan
kepada berbagai keukaran mengakui kenyataan bahwa tidak semua hal dapat dicapainya,
akibatnya pemimpin&manajer enggan membuat komitmen organisasi kepada satu tujuan jika
tidak tercapai maka pemimpin&manajer dihadapkan kepada penilaian tidak berhasil
• Tak)/ gagal. $emimpin&manajer yang menetapkan satu tujuan umumnya takut tidak
mencapainya 9gagal< dan oleh karena itu pemimpin&manajer sering merumuskan banyak
tujuan yang akan dicapai. (eskipun ada menajer bertipe berani menghadapi resiko akan
tetapi umumnya resiko sering kali dihindari sedapat mungkin
• Kek)rangan penge/a0)an /en/ang 4rganisasi. $emimpin&manajer akan menetapkan tujuan
organisasi yang tepat, jika pemimpin&manajer tidak mempunyai pengetahuan yang luas
tentang organisasi dan unit-unitnya. !etiap bagian 9unit< mempunyai keterkaitan yang luas
dengan tujuan organisasi secara keseluruhan. $emimpin&manajer harus mengetahui berbagai
karakteristik unit dan organisasi secara keseluruhan agar dengan mudah dapat mengarahkan
dan mengelola sarana dan prasarana secara efktif dan efisien
• Kek)rangan penge/a0)an akan lingk)ngan. $emimpin&manajer disamping mengetahui
lingkungan internal organisasi juga harus emngenal lingkungan eksternal organisasi. Tanpa
mengenal lingkungan eksternal organisasi, maka manajemen organisasi akan berjalan secara
acak 9tak terarah< dan akan mudah terhempas oelh lingkungan eksternal yang mengitarinya.
ingkungan eksternal di dunia organisasi meliputi pesaing, pemasok, sponsor, target sasaran,
lembaga pemerintah, masyarakat luas dan lain sebagainya.
• K)rang perca(a diri. "ntuk mempunyai kemantapan terhadap tujuan organisasi, maka
pemimpin&manajer dan orang-orangnya harus mempunyai kepercayaan diri yang kuat (self
confidence) bahwa ia mampu mencapai tujuan yang telah di tetapkan. /ika manajer
mempunyai kepercayaan diri yang lemah maka akan senantiasa ragu di dalam melaksanakan
tugasnya.
*pa yang dapat dikerjakan untuk membantu pemimpin&manajer didalam merumuskan tujua
organisasi secara efektif dan efisien. $emimpin&manajer yang pengetahuannya kurang
memadai di bidang lingkungan eksternal organisasi membutuhkan bantuan di bidang sistem
informasi yang cukup memadai yang dapat disediakan dengan berbagai cara yang berbeda-
beda. Dalam program pengembangan manajemen organisasi pemimpin&manajer akan
melakukan kontak informal dari berbagi unit. Departemen atau divisi yang berbeda-beda.
1ontak informal ini membantu untuk mengetahui berbagai hal yang ada diluar organisasi dan
juga meningkatkan kepercayaan diri pemimpin di dalam melaksanakan tugasnya. Aerbagai
kendala atau ketakutan akan kegagalan akan dapat ditekan serendah mungkin jika organisasi
telah mempunyai komunikasi yang baik dan efektif dalam kaitannya dengan penyusunan
rencana. Ailamana perenecanaan merupakan proses yang mudah dimengerti maka akan lebih
mudah bagi setiap individu mengembangkan tujuannya serta akan memperoleh bantuan di
dalam mengembangkan rencana untuk mencapai nilai tujuan. Ailamana teknik pengambilan
keputusan dipakai secara meluas maka akan lebih mudah menetapkan alternatif yang
diperlukan untuk mencapai tujuan lainnya. 1etakutan akan kegagalan dan kekurang yakinan
diri juga dapat diperkecil melalui penataan dan penetapan tujuan yang realisitis serta berbagai
cara untuk mencapainya. $elatihan dan pembimbingan merupakan langkah yang efektif di
dalam mencapai tujuan organisasi. $engakuan dan penghargaan terhadap mereka yang
berhasil merupakan langkah kedua dan menyediakan respon yang konstruktif dan mendukung
ketika target masih belum tercapai merupakan langkah ketiga yang tidak bisa di remehkan.
$erencanaan secara tidak langsung terkait dengan perubahan dan mengimplementasikan serta
mengelola perubahan merupakan bagian tugas yang penting bagi manajemen. Aanyak cara
yang harus dilakukan oleh manajemen di dalam menghadapi berbagai perlawanan yang
dilakukan oleh pihak lain atau bawahan yaitu '
• $erlu melibatkan pegawai dan kelompok terkait lainnya termasuk berbagai pihak yang
berkepentingan di dalam proses perencanaan
• (enyediakan informasi yang memadai bagi pegawai mengenai rencana dan berbagai
konsekuensi yang mungkin terjadai agar supaya mereka mau mengerti tentang kebutuhan
akan adanya perubahan manfaat yang diharapkan dan apa yang diperlukan bagi implementasi
yang efektif dan efisien.
• (engembangkan perencaan yang efektif dan efisien serta implementasi yang efektif dan
efisien pula. Catatan penelusuran keberhasilan kepercayaan diri bagi penyusun rencana dan
pengakuan rencana baru.
• !adar akan dampak perubahan organisasi yang diusulkan dan memperkecil gangguan yang
tidak dikehendaki. /ika pengenalan proses manufaktur baru mengarah kepada pemberhentian
9pemutusan hubungan kerja< maka pelaksanaan proses baru tersebut harus dikaitkan dengan
kendala yang ada sereta meyakinkan mereka yang berprasangka negatif
• $enetapan tujan dan skala prioritas di awal telah dijelaskan bahwa langkah awal di dalam
menyususn rencana harus dimulai dari tujuan. Di dalam menyusun rencana maka
pemimpin&manajer atau perencana harus menetapkan skala prioritas dan waktu yang tepat
tentang tercapainya tujuan. Di samping itu maka pemimpin&manajer harus menyadari konflik
tujuan dan harus pula menyediakan pengukuran tujaun sehingga hasil dari pelaksanaan dapat
diukur dan dievaluasi. Aerbagai aspek yang harus diperhatikan di dalam penetapan tujan dan
prioritas meliputi '
a&Skala Pri4ri/as T)2)an
4ang dimaskud skala prioritas adalah urutan kepentingan dari tertinggi sampai terendah.
!kala prioritas memegang peranan yangsangat penting sebab skala prioritas ini akan
memberikan perhatian yang penuh bagi manajer didalam mengalokasikan sumber daya yang
ada sehingga yang diutamakan adalah yang mempunyai prioritas utama 9terpenting<. !kala
prioritas tujuan organisasi menunjukkan tahapan yang hendak dicapai yang disesuaikan
dengan kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman organisasi. 1arena penetapan skala
prioritas merupakan keputusan kebijakan maka umumnya manajer menghadapi kesulitan di
dalam merumuskannya. "ntuk itu biasanya disusun tim yang akan membahas skala prioritas
tersebut.
.&Kerangka 5ak/) T)2)an
Di dalam kajian analisis studi gerak dan waktu dijelaskan bahwa setiap setiap gerak
membutuhkan waktu dan tindakan merupakan kumpulan gerak sehingga tindakan akan lebih
banyak waktu yang diperlukan dibandingkan gerak. Dimensi waktu secara tak langsung
merujuk pada aktivitas organisasi yang diarahkan oleh berbagai tujuan yang berbeda dan
sangat tergantung kepada durasi 9penyelesaian< tidankan yang direncanakan. Tujuan jangka
pendek dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu tahun sedangkan tujuan jangka menengah
dicapai kurang dari > tahun, akan tetapi lebih dari satu tahun keterkaitan prioritas dan waktu
sangat erat dan keterkaitan itulah maka dapat menetapkan suatu definisi tentang suatu
kegiatan atau suatu obyek. Aatasan waktu dapat menjadi manajemen berpikir dan bertindak
efektif sehingga menghasilkan kinerja yang efektif pula. Dari ukuran 9dimensi< waktu maka
kinerja organisasi akan dapat diketahui apakah organisasi tersebut telah melakukan tugasnya
secara efektif dan efisien. Dalam kaitannya dengan waktu ini pula maka meskipun tujuan
organisasi diklasifikasikan kedalam jangka pendek, menengah dan panjang aka tetapi
ketiganya sebenarnya mempunyai satu kesatuan yang utuh, karena ketiganya akan saling
mempengaruhi. Oleh karena itu perhatian manajemen suatu organisasi tidak dibenarkan
hanya berfokus pada salah satu unsur waktu saja.
c&K4n3lik Dian/ara T)2)an
Organisasi akan berhubungan dengan berbagai pihak yang berkepentingan dan berbagai
pihak yang berkepentingan atas organisasi mempunyai berbagai otoritas yang berbeda-beda
dari mulai lemah sampai yang kuat. 4ang kuat mempunyai pengaruh yang besar bagi
perkembangan dan kinerja prganisasi. 1arena benyaknya pihak yang berkepentingan maka
tidak menutup kemungkinan akan terjadi konflik tujuan organisasi. Oleh karena itu,
manajemen dituntut untuk membuat keputusan yang bijak agar pihak yang berkepentingan
tidak merasa dikecewakan. (eskipun dengan sebenarnya terdapat tujuan organisasi
umumnya tidak akan menolaknya dan manajemen harus mempertimbangkan berbagai
kepentingan dan pemusatan dari berbagai kelompok berkepentingan yang berbeda-beda.
d&Peng)k)ran T)2)an
Tujuaan organisai harus dapat dimengerti dan diterima guna membantu manajemen agar
dapat mencapainya. Dalam kenyataannya, banyak orang percaya bahwa tujuan spesifik yang
mudah diukur akan dapat meningkatkan kinerja, baik bagi individu maupun bagi organisasi.
Dalam kaitannya dengan pengukuranini yang harus diperhatikan adalah di bidang apa yang
akan diukur dan apa jenis pengukurannya serta metode apa yang digunakan di dalam
pengukuran. Di dalam praktiknya ternyata kinerja manajemen yan efektif memerlukan
penetapan pengukuran tujuan diberbagai bidang fungsi kegiatan.
*& Mende3inisikan Si/)asi Sekarang "er2alan#
!eberapa jauh suatu organisasi gagal mencapai tujuan jangka pendeknya atau berhasil
mencapainya dan berbagai faktor apa yang berpengaruh B pertanyaan ini tentunya sangat
terkait dengan situasi sekarang atau situasi sedang berjalan. $emimpin&manajer harus
menyadari bahwa situasi dan keadaan sekarang sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi
sebelumnya dan posisi sekarang sangan dipengaruhi akan mempengaruhi situasi dan kondisi
yang akan datang. Oleh karena itu mengenal situasi dan kondisi sekarang sangat penting
artinya bagi seorang pemimpin&manajer dan dari data masa lalu sampai pada posisi sekarang
merupakan petunjuk atau sinyal seberapa jauh perencanaan yang telah dilakukan telah
berjalan efektif dan efisien. Aerdasarkan pengalaman di dalam menyususn perencanaan untuk
masa yang akan datang.
-& Mengenal D)k)ngan dan Kendala
!etiap penyususn rencana sebaiknya mengenal apa saja yang akan mendukung perencanaan
yang disusum dan kendala apa saja yang merintanginya. Dengan mengenal dukungan dan
kendala maka pemimpin&manajer akan dapat mengantisipasi sedini mungkin tentang berbagai
hal yang akan terjadi dari kemungkinan yang terjelek 9terburuk< sampai kepada kemungkinan
terbaik. !ebaiknya pemimpin&manajer lebih memusatkan perhatiannya kepada berbgai
kemungkinan terjelek dari pada memusatkan kepada kemungkinan terbaik. (emahami
berbagai kemungkinan terjelek akan menyadarkan pemimpin&manajer untuk bertindak hati-
hati, sedangkan memperhatikan kemungkinan terbaik akan memotivasi pemimpin&manajer di
dalam melaksanakan tugasnya. !egala kemungkinan terjelek dan terbaik harus dapat
dicantumkan di dalam penyusunan perencanaan. $emimpin&manajer dapat menggunakan
pendekatan terendah dan tertinggi (high and lawa point method) atau menggunakan teerjelek
dan terbaik (the worts and the best method).
6& Mengem.angkan Premis Peerencanaan
4ang dimaksud premis disini adalah asumsi tentang lingkungan dimana organisasi itu berada.
ingkungan organisasi yang sedang berubah akan sangat mempengaruhi aktivitas organisasi,
memaksa adaptasi operasi berjalan dan perlu peninjauan tentang segala tatanan yang ada
dalam organisasi. $emimpin&manajer yang ahli akan senantiasa berusaha memanfaatkan
sumber informasi yang tersedia guna mengantisipasi dan merencanakan metode yang tepat
untuk disesuaikan dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Oleh karena itu, sebelum
pemimpin&manajer menyusun rencana sebaiknya pemimpin&manajer telah membuat
peramalan yang terkait dengan rencana yang akan di susun. $eramalan akan sangat
membantu pemimpin&manajer di dalam menyusun rencana sebab peramalan akan
memberikan sinyal dini bagi manajer.
7& Mengem.angkan Me/4de Pega8asan Operasi Rencana
(eskipun perencanaan berlum dilaksanakan akan tetapi sebaiknya metode pengawasan yang
akan dilakukan telah ditetapkan terlebih dahulu. Didalam metode pengaawasan telah
dperhitungkan berbagai permasalahan dan kendala di lapangan serta berbagai cara
menanggulanginya, jka metode pengawasan tidak dipersiapkan terlebih dahulu maka terjadi
permasalahan atau kendala di lapangan maka metode pegawasannya cenderung kurang
sistematis dan cenderung bersifat acak. $engawasan melibatkan analisis berkelanjutan dan
pengukuran operasi aktual terhadap standar yang dikembangkan dan di rumuskan di dalam
proses perencanaan.
TA$AP PENERAPAN PENGEMANGAN ORGANISASI
• Ta0ap penerapan pengem.angan 4rganisasi
Dalam menerapkan pengembangan organisasi, organisasi memerlukan konsultan yang ahli
dalam bidang perilaku dan pengembangan organisasi. 1onsultan tersebut bersifat sebagai
agen pembaruan 9agent of change<, dan fungsi utamanya adalah membantu warga organisasi
menghadapi perubahan, melalui teknik teknik pengembangan organisasi yang sesuai dengan
kebutuhan organisasi tersebut. $roses penerapan pengembangan organisasi dilakukan dalam
empat tahap'
6. Tahap $engamatan !istem (anajemen atau Tahap $engumpulan DataC Dalam tahap ini
konsultan mengamati sistem dan prosedur yang berlaku di organisasi termasuk elemen
elemen di dalamnya seperti struktur, manusianya, peralatan, bahan bahan yang digunakan dan
bahkan situasi keuangannya. Data utama yang diperlukan adalah'
9a< 5ungsi utama tiap unit organisasi
9b< $eran masing masing unit dalam mencapai tujuan dan sasaran organisasi
9c< $roses pengambilan keputusan serta pelaksanaan tindakan dalam masing masing unit, 9d<
1ekuatan dalam organisasi yang mempengaruhi perilaku antarD kelompok dan antar individu
dalam organisasi.

6. Tahap Diagnosis dan "mpan AalikC Dalam tahap ini kualitas pengorganisasian serta kegiatan
operasional masing masing elemen dalam organisasi dianalisis dan dievaluasi . *da beberapa
kriteria yang umum digunakan dalam mengevaluasi kualitas elemen elemen tersebut, di
antaranya'
9a< 1emampuan beradaptasi, yaitu kemampuan mengarahkan kegiatan dan tenaga dalam
memecahkan masalah yang dihadapi
9b<Tanggung jawab' kesesuaian antara tujuan individu dan tujuan organisasi
9c< )dentitas' kejelasan misi dan peran masing masing unit
9d< 1omunikasi' kelancaran arus data dan informasi antar-unit dalam organisasi, 9e<)ntegrasiC
hubungan baik dan efektif antar-pribadi dan antar-kelompok, terutama dalam mengatasi
konflik dan krisis
9f< $ertumbuhanC iklim yang sehat dan positif, yang mengutamakan eksperimen dan
pembaruan, serta yang selalu menganggap pengembangan sebagai sasaran utama.

6. Tahap $embaruan dalam OrganisasiC Dalam tahap ini dirancang pengembangan organisasi
dan dirumuskan strategi memperkenalkan perubahan atau pembaruan. !trategi ini bertujuan
meningkatkan efektivitas organisasi dengan cara mengoreksi kekurangan serta kelemahan
yang dijumpai dalam proses diagnostik dan umpan balik. (engingat bahwa setiap perubahan
yang diperkenalkan akan mempengaruhi seluruh sistem dalam organisasi, bahkan mungkin
akan mengubah sistem distribusi wewenang dan struktur organisasi, rancangan strategi
pembaruan harus didiskusikan secara matang dan mendapat dukungan penuh pimpinan
puncak.
7. Tahap )mplementasi $embaruanC Tahap akhir dalam penerapan pengembangan organisasi
adalah pelaksanaan rencana pembaruan yang telah digariskan dan disetujui. Dalam tahap ini
konsultan bekerja secaa penuh dengan staf manajemen dan para penyelia. 1egiatan
implementasi perubahan meliputi'
9a< $erubahan struktur
9b< $erubahan proses dan prosedur
9c< $enjabaran kembali secara jelas tujuan sera sasaran organisasi
9d<$enjelasan tentang peranan dan mis masing masing unut dan anggota dalam organisasi.
!etelah segala sesuatunya berjalan dalam masa yang telah di tentukan bersama maka
selanjutnya adalah perlu diadakan evaluasi atau diagnosis organisasi, hal ini sangat
diperlukan guna mengetahui akan segala kekurangan dalam perjalanan organisasi selama ini
sehingga pada kedepannya dapat dilakukan suatu perbaikan dan pada akhirnya organisasi
dapat berjalan sesuai dengan tujuannya yang menciptakan organisasi moderen yang siap
dalam menjawab tuntutan Eaman dan berkualitas.
*da sejumlah langkah dasar, yang perlu diterapkan dalam hal menyelenggaraka diagnosis
keorganisasian sebagai berikut'
F (engenal dan menafsirkan masalah yang dihadapi, dan merasakan kebutuhan akan
perubahan
F (endeterminasi kesiapan dan kemampuan organisasi yang bersangkutan untuk berubah
F (engidentifikasi sumber-sumber daya manajerial dan angkatan kerja untuk perubahan dan
F (endeterminasi sebuah strategi perubahan dan sasaran-sasarannya.
$engembangan organisasi merupakan salah satu pokok bahasan yang penting dalam
perbincangan organisasi. -al ini dapat dimaklumi karena manusia, pekerjaan dan lingkungan
kerja atau organisasi dimana berada merupakan tiga hal yang saling berkaitan secara erat, dan
dalam pada itu pengembangan organisasi diperlukan tidak lain untuk meningkatkan
efektifitas organisasi yang berkualitas.
Karak/eris/ik Pengem.angan Organisasi
a.1eputusan penuh dengan pertimbangan.
b. Diterapkan pada semua sub sistem manusia baik individu, kelompok dan organisasi.
c. (enerima intervensi baik dari luar maupun dalam organisasi yang mempunyai kedudukan
di luar mekanisme organisasi.
d. 1olaborasi.
e. Teori sebagai alat analisis.
=. angkah-angkah $engembangan Organisasi
a. $enilaian keadaan.
b. $emecahan masalah.
c. )mplementasi.
d. ,valuasi.
PENGORGANISASIAN DAN STRUKTUR ORGANISASI
materi minggu ke = dan >
$,#+O3+*#)!*!)*# D*# !T3"1T"3 O3+*#)!*!)
$engorganisasian 9organiEing< merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai
dengan tujuan organisasi, sumber daya-sumber daya yang dimilikinya, dan lingkungan yang
melingkupinya. *spek utama proses penyusunan organisasi adalah patementalisasi dan
pembagian kerja. $engorganisasian mempunyai bermacam-macam pengertian. )stilah tersebut
dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal berikut ini '
6. Cara menajemen merancang struktur formal untuk penggunaan yang paling efektif sumber
daya-sumber daya keuangan, fisik, bahan baku, dan tenaga kerja organisasi.
7. Aagian organisasi mengelompokkan kegiatan-kegiatannya, dimana setiap pengelompokan
diikuti dengan penugasan seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasi anggota-
anggota kelompok.
8. -ubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, jabatan-jabatan, tugas-tugas dan para karyawan.
=. Cara dalam para manajer membagi lebih lanjut tugas-tugas yang harus dilaksanakan dalam
departemen mereka dan mendelegasikan wewenang yang diperlukan untuk mengerjakan
tugas tersebut.
$engorganisasian merupakan suatu proses untuk merancang struktur formal,
mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas atau pekerjaan diantara para
anggota organisasi. $elaksanaan proses pengorganisasian yang sukses, akan membuat suatu
organisasi dapat mencapai tujuannya.
6. $embagian kerja.
7. Departementalisasi.
8. Aagan organisasi formal.
=. 3antai perintah dan kesatuan perintah.
>. Tingkat-tingkat hirarki manajemen.
?. !aluran komunikasi.
;. $enggunaan komite.
G. 3entang manajemen dan kelompok-kelompok informal.
!truktur Organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana
organisasi dikelola. (enunjukann kerangka dan susunan perwujudan diantara fungsi-fungsi,
bagian-bagian maupun orang-orang yang menunjukan kedudukan, tugas dan wewenang dan
tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi.
5aktor-faktor struktur organisasi
6. !trategi organisasi untuk mencapai tujuannya.
7. Teknologi yang digunakan.
8. *nggota dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi.
=. "kuran organisasi.
"nsur-unsur !truktur Organisasi
6. !pesialisasi kegiatan.
7. !tandardisasi kegiatan.
8. 1oordinasi kegiatan.
=. !entralisasi dan desentralisasi.
>. "kuran satuan kerja.
Tujuan organisasi adalah untuk mencapai tujuan dimana individu-individu tidak dapat
mencapainya sendiri. Tiang dasar pengorganisasian adalah prinsip pembagian kerja yang
memungkinkan sinergi terjadi.
Aagan organisasi untuk menunjukkan struktur organisasi. (emperlihatkan susunan fungsi-
fungsi, departemen-departemen, atau posisi-posisi organisasi dan menunjukkan bagaimana
hubungan diantaranya. *spek "tama Aagan Organisasi '
6. $embsgisn kerja.
7. (anajer dan bawahan atau rantai perintah.
8. Tipe-tipe pekerjaan yang dilaksanakan.
=. $engelompokan segmen-segmen pekerjaan.
>. Tingkat manajemen.
Aagan organisasi ini mempunyai keuntungan juga kerugian, diantaranya '
H 1euntungannya
I Aahwa karyawan dan lain-lain diberi gambaran bagaimana organisasi disusun.
H 1erugiannya
I Aahwa masih banyak hal-hal yang tidak jelas atau tidak ditunjukkan.
-enry +. -odges, mengemukakan empat bentuk bagan organisasi
6. Aentuk pyramid.
7. Aentuk vertical.
8. Aentuk horiEontal.
=. Aentuk lingkaran.
Aeberapa bentuk partemelisasi, adalah atas dasar ' 6< fungsiC 7< produk atau jasaC 8< wilayahC
=< langgananC >< proses atau peralatanC ?< waktuC ;< pelayananC G< alpha-numericaC :< proyek
dan matriks.
Departementalisasi fungsional mengelompokkan fungsi-fungsi yang sama untuk membentuk
satuan organisasi.
Organisasi divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah,
langganan, dan proses atau peralatan. !truktur divisional mempunyai beberapa keuntungan.
1arena semua kegiatan, ketrampilan dan keahlian yang diperlukan untuk memproduksi dan
memasarkan produk dikelompokkan menjadi satu dibawah seorang kepala, keseluruhan
pekerjaan dapat lebih mudah dikoordinasikan dan prestasi kerja yang tinggi terpelihara.
1ualitas dan kecepatan pembuatan keputusan meningkat.
*da keuntungan , tentunya juga ada kerugaiannya. 4ang diantaranya menyebabkan
berkembangnya persaingan potensial antara sumber daya perusahaan dan konflik antara
tugas-tugas dan prioritas-prioritas, masalah seberapa besar delegasi wewenang yang
diberikan kepada manajer-manajer divisi, masalah kebijaksanaan dalam alokasi sumber daya
dan distribusi biaya-biaya overhead perusahaan, dapat menimbulkan tidak konsistensinya
kebijaksanaan antara devisi-devisi, masalah duplikasi sumber daya dan peralatan yang tidak
perlu.
1elompok-kelompok kerja formal organisasi, tipe-tipenya '
6. 1esatuan tugas khusus 9task force<, dibentuk untuk menangani suatu masalah atau tugas
khusus.
7. $anitia tetap 9standing commiters<dan panitia *d hoc, dibentuk untuk mengkoordinasikan
dan mempertukarkan informasi, member saran manajemen puncak, atau bahkan membuat
keputusan-keputusan sendiri.
8. Dewan atau komisi.
1elompok-kelompok organisasi informal, memainkan peranan-penting dalam dinamika
perilaku organisasi. (uncul tak terhindarkan kapan saja orang-orang bergabung bersama dan
berinteraksi dalam pengelompokan-pengelompokan social.
ORGANISASI SEAGAI ALAT MANAJEMEN
4ang dimaksudkan dengan organisasi sebagai alat manajemen, adalah organisasi sebagai
wadah atau tempat manajemen melakukan kegiatan. Dan kegiatan tersebut tidak dapat
dilakukan secara individual. Dengan kata lain tujuan tersebut tidak akan dapat dicapai oleh
manusia secara individual, akan tetapi hanya dengan kerja samalah tujuan tersebut akan
tercapai.
ORGANISASI SEAGAI !UNGSI MANAJEMEN
Organisasi sebagai fungsi manajemen adalah organisasi memberiν langkah-langkah kepada
manajemen untuk melaksanakan kegiatan dan fungsi manajemen.
Organisasi atau pengorganisasian dapat dirumuskan sehingga keseluruhanν aktivitas
manajemen di dalam mengelompokkan orang-orang serta penetapan tugas, fungsi,
wewenang, serta tanggung jawab masing-masing dengan tujuan tercapainya aktifitas-aktifitas
manajemen yang sebelumnya telah ditentukan terlebih dahulu.
Dimana yang dimaksudkan dengan fungsi-fungsi manajemenν itu adalah sebagai berikut '
5orecasting, $lanning termasuk budgeting, OrganiEing, !taffing atau assembling resources,
Directing atau commanding, eading, Coordinating, (otivating, Controlling and 3eporting
$roses Terjadinya -ubungan *ntar (anusia Dalam Organisasi
$ada umumnya ada dua macam hubungan di dalam organisasi, yaitu 'ν
a. -ubungan formal
5ormal dalam arti para anggota berhubungan secara kedinasan yang sudah diatur oleh tata
tertib organisasi.
b. -ubungan non formal
#on formal itu terjadinya tidaklah diatur dalam tata tertib organisasi, ia lebih banyak bersifat
kekeluargaan dan tidak tergambar dalam struktur organisasi.
"ntuk terdapatnya keharmonisan, keseimbangan yang bagaimana yang diharapakan
berkembang dalam suatu organisasi, tentu saja yang diharapkan adalah hubungan formal
tetap berjalan di samping hubungan non formal. !alah satunya jangan sampai menggangu
yang lain. $enerapan kedua hubungan ini tentulah amat tergantung pada situasi dan kondisi
yang dihadapi 9situasional<.
*pa 4ang (endorong Orang "ntuk (embentuk Organisasi
$ada dasarnya ada 8 hal yang mendorong orang untuk membentuk suatu organisasi, yaitu 'ν
6. $ekerjaan yang banyak menumpuk dan tidak mungkin dikerjakan oleh orang seorang.
7. $ekerjaan kadang-kadang menuntut keahlian tertentu dan berbeda.
8. $ekerjaan dilaksanakan di beberapa tempat yang berebda, dalam waktu bersamaan.
$eranan 1oordinasi Di !uatu Organisasi
1oordinasi adalah usaha untuk menyatukan serta menyelaraskan kegiatanν yang ada,
sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran, berlawanan dan semua kegiatan dapat mengarah
kepada titik pencapaian tujuan.
1oordinasi perlu ada di dalam suatu organisasi, sebab koordinasi perluν untuk mencegah
timbulnya kekuatan pemisah 9divergensi< dari tujuan semula, akibat adanya pembagian tugas.
Output dari koordinasi adalah terdapatnya kegiatan yang terarah, tidak simpang siur dan tidak
bertentangan serta tidak saling tumpang tindih sesamanya.
Aerikut adalah gejala-gejala yang muncul bila koordinasi tidak ada dalam suatu organisasi '
Terjadinya tumpang tindih 9duplikasi< dalam pekerjaan.ν
Terjadinya kekosongan 9vakum< terhadap suatu pekerjaan karena tidak ada orang yang
mengerjakannya.ν
$ara pegawai saling angkat bahu, bila pekerjaan itu dianggap berat, dan saling berebut bila
pekerjaan itu menarik hatinya.ν
$encapaian tujuan organisasi tidak berjalan lancar, para petugas merasa serba salah dan
saling berbenturan.ν
!atu pekerjaan dapat dihapuskan oleh pekerjaan lain tanpa disadari.ν
$eranan !truktur Organisasi
!truktur organisasi adalah suatu diagram yang menunjukkanν fungsi-fungsi, departemen-
departemen, atau posisi-posisi dalam organisasi, dan bagaimana mereka saling berhubungan.
(anfaat utama dari adanya bagan organisasi tersebut adalah baganν tersebut memungkinkan
kita mengetahui bagaimana organisasi itu terbentuk. Dengan adanya bagan organisasi maka
pimpinan dan bawahan dapat mengetahui tugas-tugas apa yang harus dilakukan, dan apabila
terdapat sesuatu masalah maka kita akan dapat mengetahui ke bagian mana kita harus
menghubunginya.
Tujuan 4ang )ngin Dicapai Oleh $engorganisasian Dalam (anajemen
(empermudah pelaksanaan tugas.ν
(empermudah pimpinan melakukan pengendalian.ν
*gar kegiatan-kegiatan para bawahan terarah ke satu tujuan yang telah ditentukan.ν
*gar dapat menentukan orang-orang yang tepat untuk tugas-tugas yang ada.ν
Cara pimpinan mengendalikan tugas bawahan melalui pengorganisasianν adalah dengan
adanya pembagian tugas yang jelas untuk tiap orang, maka pimpinan dapat dengan mudah
mengingat, siapa mengerjakan apa, yang pada akhirnya dapat dimintakan
pertanggungjawaban 9laporan< hasil pelaksanaan tugas tersebut kepada yang bersangkutan.
Dengan pembagian tugas kegiatan bawahan dapat tertuju pada satu arah,ν karena dengan
adanya pembagian tugas, dapat dihindari kesimpangsiuran tugas, sehingga setiap orang tahu
apa yang menjadi tugasnya, dan mereka akan berusaha melaksanakn tugas itu dengan sebaik-
baiknya, sehingga tiap-tiap kegiatan itu akan terarah ke satu tujuan.
"nsur-"nsur $okok
Organisasi
4ang menjadi unsur pokok organisasi menurut Drs. (alayu !.$. -asibuanν dalam bukunya
(anajemen, dasar, $engertian, dan (asalah, adalah '
6. (anusia
7. !truktur
8. !asaran
=. $ekerjaan
>. ingkungan
5ungsi $engorganisasian Di dalam (anajemen
(enurut $rof. Dr. *rifin *bdulrachman dalam bukunya 1erangkaν $okok-$okok
(anajemen "mum, ada = fungsi pengorganisasian, yaitu '
(engatur pekerjaan dan kerja sama sebaik-baiknya¬
(encegah serta mengurangi kelambatan pekerjaan serta kesulitan dalam proses pekerjaan¬
(encegah dan mengurangi kesimpangsiuran pekerjaan¬
(embuat standar-standar kerja baru¬
Cara "ntuk (embuat $enerapan $engorganisasian Di dalam (anajemen Dapat Aerfungsi
Dengan Aaik
$enerapan prinsip organisasi bertujuan agar organisasi dapat berjalanν dengan baik. Dalam
rangka membentuk suatu organisasi yang baik atau dalam usaha menyusun suatu organisasi,
perlu diperhatikan atau dipedomani beberapa asas atau prinsip organisasi.
*da beberapa prinsip organisasi yaitu '
$erumusan Tujuan Dengan /elasν
$embagian 1erjaν
Delegasi 1ekuasaan 9 Delegation Of *utority<ν
3entang 1ekuasaanν
Tingkat-Tingkat $engawasanν
1esatuan $erintah dan Tanggung/awab 9"nity of Command and 3esponsibility<ν
1oordinasiν
Organisasi yang dimaksud disini adalah organisasi formal yang dapat dipahami sebagai suatu
Jstruktur peranK. /adi organisasi kita anggap sebagai pengelompokkan kegiatan yang
diperlukan untuk mencapai tujuan 9yang dapat diverifikasi<, penugasan setiap kelompok
kegiatan kepada seorang manajer yang diberi wewenang untuk mengawasinya, dan
melakukan koordinasi secara horiEontal dan vertikal dalam struktur organisasi. !truktur
organisasi harus dirancang agar semua orang mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas
hasil-hasil 9tujuan< yang dicapai. !eorang manajer akan berpendapat bahwa mereka sedang
mengorganisasi kalau mereka sedang membuat struktur organisasi. (enurut /ames
*.5.!toner dan 3.,dward 5reeman 96::@< !truktur organisasi merujuk kepada cara dimana
kegiatan-kegiatan organisasi dibagi, diorganisasi dan dikoordinasikan.
Departementasi dan 3entang (anajemen
!truktur organisasi dapat digambarkan dalam bentuk bagan organisasi. !ebagai contoh lihat
gambar 8.6. 1otak-kotak menggambarkan departementasi 9pengelompokkan kegiatan<,
kemudian kotak-kotak itu diatur dalam tingkatan-tingkatan 9hierarki manajemen<, dan garis-
garis yang menghubungkan kotak-kotak menggambarkan rantai komando atau Jsiapa
melapor kepada siapaK dan juga menggambarkan hubungan atau koordinasi secara horiEontal
dan vertikal. !usunan kotak tersebut membentuk piramida, satu kotak di atas membawahi
beberapa kotak pada setiap hierarki manajemen, hal ini menggambarkan rentang manajemen
9span of authority<, yang diartikan sebagai jumlah bawahan yang secara langsung melapor
kepada seorang manajer tertentu.
+ambar 8.6.
!truktur Organisasi dengan 3entang !empit-!truktur Tinggi dan 3entang uas-!truktur
Datar.
o Organisasi 3entang !empit-!truktur Tinggi
1eunggulan 1elemahan
o !upervisi langsung o $ara atasan cenderung terlalu terlibat dalam tugas bawahan
o $engendalian langsung o Aanyak tingkat manajemen
o Cepatnya komunikasi antara bawahan dan atasan o Aiaya tinggi karena banyaknya
tingkatan
o ebarnya jarak antara tingkat terbawah dan tingkat puncak
o Organisasi 3entang uas-!truktur Datar
1eunggulan 1elemahan
o $ara atasan terpaksa mengadakan pendelegasian o *tasan yang terlalu banyak beban
cenderung menghambat keputusan
o 1ebijakan yang jelas harus dibuat o *da bahaya para atasan kehilangan kendali
o $ara bawahan harus diseleksi secara hati-hati o Dituntut kualitas istimewa dari para
manajer
8.7. Organisasi 1operasi
1operasi yang dimaksud disini dibatasi untuk koperasi primer yang banyak kita jumpai yaitu
koperasi yang anggotanya orang-orang, misalnya 1operasi 1eluarga Aesar (ahasiswa
911A(< )kopin. +ambar 8.7. adalah bagan struktur organisasi yang ideal dan besar, bukan
struktur 11A( )kopin yang sebenarnya.
11A( )kopin beranggotakan para dosen, karyawan, dan mahasiswa, mereka adalah rumah-
rumah tangga konsumsi yang mempunyai kebutuhan yang berbeda. 1ebutuhan dosen dan
karyawan adalah terutama barang-barang konsumsi untuk mempertahankan kelangsungan
hidup atau meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya, sedangkan mahasiswa
kebutuhannya terutama mempertahankan studinya dan meningkatkan prestasi individu. /adi
departementasi pada 11A( )kopin harus didasarkan pada kebutuhan pelanggannya 9dosen,
karyawan, dan mahasiswa<. Dasar departementasi demikian disebut departementasi
berdasarkan pelanggan. (enurut 1oontE ada 6@ dasar departementasi. !edangkan menurut
!toner ada 8 jenis struktur organisasi utama. Dasar departementasi oleh !toner disebut jenis
struktur organisasi.
PERENCANAAN DALAM MANAJEMEN


MAKALAH
Pengantar Manajemen
yang dibina oleh Hj. Madziatul Churiyah



Oleh
Haning Novia Pratiwi (1104140!"04#
$%a $ndah Prihatin (1104140!"11#
$%a &uni Na'titi (110414011(1#
Ni%en &ulian'ari (1104140!"0!#



)N$*+,-$./- N+0+,$ M/1/N0
2/3)1./- +3ONOM$
4),)-/N M/N/4+M+N
P,O0,/M -.)5$ /5M$N$-.,/-$ P+,3/N.O,/N
-+P.+M6+, 011

A I
PENDA$ULUAN

'&' La/ar elakang
!etiap organisasi perlu melakukan suatu perencanaan dalam setap kegiatan
organisasinya, baik erencanaan produksi, perencanaan rekrutmen karyawan baru, program
penjualan produk baru, maupun perencanaan anggarannya. $erencanaan (planning)
merupakan proses dasar bagi organisasi untuk memilih sasaran dan menetapkan bagaimana
cara mencapainya. Oleh karena itu, perusahaan harus menetapkan tujuan dan sasaran yang
hendak dicapai sebelum melakukan prosesproses perencanaan.
$erencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk organisasi, sebab
perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan
dan tindakan. $erencanaan diperlukan dalam jenis kegiatan baik itu kegiatan oranisasi,
perusahaan maupun kegiatan di masyarakat, dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi
manajemen, karena fungsi-fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan-keputusan
yang telah ditetapkan dalam perencanaan.
$erencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen, terutma
dalam menghadapi lingkungan eksternal yangberubah dinamis. Dalam era globalisasi ini,
perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis dan bukan
hanya pada intuisi dan firasat 9dugaan<.
$okok pembahasan pada makalah ini berfokus pada elemen-elemen tertentu dari
proses perencanaan dan proses yang sangat berhubungan dengan pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan. 1emudian memperkenalkan konsep perencanaan dan menyajikan
sejumlah pendekatan untuk mengefektifkan perencanaan dari berbagai jenis.
Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi,
membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja
organisasi. $erencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena
tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak
akan dapat berjalan.

'&* R)m)san Masala0
Dari uraian latar belakang di atas dapat ditarik beberapa rumusan masalah, yaitu'
6. *pa pengertian perencanaan B
7. *pa saja macam-macam perencanaan B
8. -ambatan apa saja yang ada dalam perencanaan dan bagaimana cara mengatasinya B

'&- T)2)an
!esuai dengan masalah yang dihadapi maka makalah ini bertujuan untuk ' 96<
mengetahui pengertian perencanaanC 97< mengetahui macam-macam perencanaanC 98<
mengetahui apa saja hambatan yang ada dalam perencanaan dan cara mengatasinya.

A II
PEMA$ASAN

*&'& Penger/ian
$erencanaan secara garis besar diartikan seagai proses mendefinisikan tujuan
organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkann rencana
aktivitas kerja organisasi. $ada dasarnya yang dimaksud perencanaan yaitu memberi jawaban
atas pertanyaan-pertanyaan apa (what), siapa (who), kapan (when), dimana (where), mengapa
(why), dan bagaimana (how). /adi perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang
berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-
tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan serta programprogram yang dilakukan. $erencanaan
merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan
berjalan. 3encana dapat berupa rencana informal atau secara formal. 3encana informal
adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu
organisasi. !edangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu
organisasi dalam jangka waktu tertentu. 3encana formal adalah merupakan bersama anggota
korporasi, artinya setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. 3encana
formal dibuat untuk mengurangi ami guitar dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang
harus dilakukan.
Dalam sebuah perencanaan terdapat unsur-unsur perencanaan. $erencanaan yang baik
harus dapat menjawab enam pertanyaan yang disebut sebagai unsurunsur perencanaan. "nsur
pertama adalah tindakan apa yang harus dikerjakan, kedua ada sebabnya rindakan tersebut
harus dilakukan, ketiga dimana tindakan tersebut dilakukan, keempat kapa tindakan tersebut
dilakukan, kelima siapa yang akan melakukan tindakan tersebut, dan yang terakhir
bagaimana cara melaksanakan tindakan tersebut.

Dalam sebuah perencanaan juga perlu memperhatikan sifat rencana yang baik. !ifat
rencana yang baik yakni '
6. $emakaian kata-kata yang sederhana dan jelas dalam arti mudah dipahami oleh
yang menerima sehingga penafsiran ang berbeda-berbeda dapat ditiadakan.
7. 5leksibel, suatu rencana harus dapat menyesuaikan dengan keadaan yang
seebenarnya bila ada perubahan maka tidak semua rencana dirubah dimungkinkan
diadakan peneysuaian-penyesuaian saja. !ifatnya tidak kaku harus begini dan begitu
walaupun keadaan lain dari yang direncanakan.
8. !tabilitas, tidak perlu setiap kali rencana mengalami perubahan jadi harus dijaga
stabilitasnya setiap harus ada dalam pertimbangan.
=. *da dalam perimbangan berarti bahwa pemberian waktu dan faktor-faktor produksi
kepada siapa tujuan organisasi seimbang dengan kebutuhan.
>. (eliputi seluruh tindakan yang dibutuhkan, jadi meliputi fungsi-fungsi yang ada
dalam organisasi.

*&'&'& Pr4ses Perencanaan
!ebelum para manajer dapat mengorganisasi, memimpin, atau mengendalikan,
terlebih dahulu mereka harus membuat rencana yang memberikan arah pada setiap kegiatan
organisasi. $ada tahap perencanaan para manajer menentukan apa yang akan dikerjakan,
kapan akan mengerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan siapa yang akan mengerjakannya.
1ebutuhan akan perencanaan ada pada semua tingkatan manajemen dan semakin
mengingkat pada tingkatan manajemen yang lebih tinggi, dimana perencanaan itu
mempunyai kemungkinan dampak yang paling besar pada keberhasilan organisasi. $ada
tingkatan top manajer pada umumnya mencurahkan hampir semua waktu perencanannya jauh
ke masa depan dan pada strategi-strategi dari seluruh organisasi. (anajer pada tingkatan yang
lebih rendah merencanakan terutama untuk subunit mereka sendiri dan untuk jangka waktu
yang lebih pendek.
Terdapat pula beberapa variasi dalam tanggung jawab perencanaan yang tergantung
pada ukuran dan tujuan organisasi dan pada fungsi atau kegiatan khusus manajer. Organisasi
yang besar dan berskala internasional lebih menaruh perhatian pada perencanaan jangka
panjang daripada perusahaan lokal. *kan tetapi pada umumnya organisasi perlu
mempertimbangkan keseimbangan antara perencanaan jangka panjang maupun perencnaan
jangka pendek. 1arena itu penting bagi para mnajer untuk mengerti peranan perencanaan
secara keseluruhan.
(enurut T. -ani -andoko 96:::< kegiatan perencanaan pada dasarnya melalui empat
tahap sebagai berikut '
6. (enetapkan tujuan atau serangkaian tujuan
7. (erumuskan keadaan saat ini
8. (engidentifikasikan segala kemudhan dan hambatan
=. (engembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan

*&'&*& Alasan Perl)n(a Perencanaan
!alah satu maksud dibuat perencanaan adalah melihat program-program yang
dipergunakan untuk meningkatkan kemungkinan pencapain tujuantujuan di waktu yang akan
datang, sehingga dapat meningkatkan pengambilan keputusn yang lebih baik. Oleh karena
itu, perencanaan organisasi harus aktif, dinamis, berkesinambungan dan kreatif, sehingga
manajemen tidak hanya bereaksi terhadap lingkungannya, tapi lebih menjadi peserta aktif
dalam dunia usaha.
*da dua alasan dasar perlunya perencanaan '
6. "ntuk mencapai “protectie benefits” yang dihasilkan dari pengurangan
kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pembuatan keputusan.
7. "ntuk mencapai “positie benefits” dalam bentuk meningkatnya sukses
pencapaian tujuan organisasi.
Aeberapa manfaat perencanaan adalah '
6. (embantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahanperubahan
lingkungan
7. (emungkinkan manajer memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
8. (embantu penempatan tanggung jawab lebih tepat
=. (emberikan cara pemberian perintah untuk beroperasi
>. (emudahkan dalam melakukan koordinasi di antara berbagai bagian organisasi
?. (embuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami
;. (eminimumkan pekerjaan yang tidak pasti
G. (enghemat waktu, usaha, dan dana
Aeberapa kelemahan perencanaan adalah '
6. $ekerjaan yang tercakup dalam perencanaan mungkin berlebihan pada
kontribusi nyata
7. $erencanaan cenderung menunda kegiatan
8. $erencanaan mungkin terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatif dan
berinovasi
=. 1adang-kadang hasil yang paling baik didapatkan oleh penanganan setiap
masalah pada saat masalah tersebut terjadi
>. *da beberapa rencana yang diikuti caracara yang tidak konsisten


*&'&-& $).)ngan Perencanaan dengan !)ngsi Lain
$erencanaan adalah fungsi yang paling dasar dari fungsi manajemen lainnya. 5ungsi
perencanaan dan fungsi-fungsi serta kegiatan manajerial lainnya adalah saling berhubungan
saling tergantung dan berinteraksi.
$engoranisasian (organi!ing) adalah perencanaan untuk menunjukkan car dan
perkiraan bagaimana mengoranisasikan sumber daya-sumber daya orgnisasi untuk mencapai
efektivitas paling tinggi.
$engarahan (directing) adalah perencanaan untuk menentukan kombinasi paling baik
dari sumber daya-sumber daya yang diperlukan untuk mengarahkan, mempengaruhi dan
memotivasi karyawan.
$engawasan (controlling) adalah perencanaan dan pengawasan yang saling
berhubungan erat. $engawasan bertindak sebagai kriteria penilaian pelaksanaan kerja
terhadap rencana.

*&*& Macam1Macam Perencanaan
(acam-macam perencanaan dalam pengantar manajemen dibagi menjadi 7 yaitu '
*&*&'& Perencanaan 4rganisasi
$erencanaan ini terdiri dari'
6. $erencanaan strategis
3encana strategis yaitu rencana yang dikembangkan untuk mencapai tujuan strategis.
Tepatnya, rencana strategis adalah rencana umum yang mendasari keputusan alokasi
sumber daya, prioritas, dan langkah-langkah tindakan yang diperlukan untuk
mencapai tujuan strategis.
6. $erencanaan taktis
*dalah rencana ditujukan untuk mencapai tujuan taktis, dikembangkan untuk
mengimplementasikan bagian tertentu dari rencana strategis. 3encana strategis pada
umumnya melibatkan manajemen tingkat atas dan menegah dan jika dibandingkan
dengan rencana strategis, memiliki jangka waktu yang lebih singkat dan suatu fokus
yang lebih spesifik dan nyata
6. $erencanaan operasional
*dalah rencana yang menitikberatkan pada perencanaan rencana taktis untuk
mencapai tujuan operasional. Dikembangkan oleh manajer ingkat menegah dan
tingkat bawah, rencana operasional memiliki fokus jangka pendek dn lingkup yang
relatif lebih sempit. (asing-masing rencana operasional berkenaan dengan suatu
rangkaian kecil aktivitas. 1ami menjelaskan perencanaan dengan lebih mendekati
pada bagian selanjutnya.
$erencanaan operasional dibagi menjadi 7 yaitu '
a. 3encana sekali pakai ' dikembangkan untuk melaksanakan serangkaian
tindakan yang mungkin tidak berulang di masa
mendatang
$rogram ' rencana sekali pakai untuk seragkaian aktivitas
yang besar
$royek ' rencana sekali pakai untuk lingkup yang lebih
sempit dan lebih tidak kompleks dibandingkan
dengan program
b. 3encana tetap ' dikembangkan untuk aktivitas yang berulang
secara teratur selama suatu periode waktu tertentu
1ebijakan ' rencana tetap yang merinci respons umum
organisasi terhadap suatu masalah atau situasi
tertentu
$rosedur operasi standar ' rencana tetap yang menguraikan langkah-langkah
yang harus diikuti dalam situasi tertentu
*turan dan peraturan ' rencana tetap yang mendeskripsikan dengan tepat
bagaimana aktivitas tertentu dilaksanakan
7.7.6.6. 1erangka %aktu $erencanaan
6. 3encana /angka $anjang
!uatu rencana jangka panjang 9long-range plan< meliputi banyak tahun,
mungkin bahkan beberapa dekade.
7. 3encana jangka (enengah
!uatu rencana yang agak bersifat sementara dan lebih mudah berubah dibanding
rencana jangka panjang. 3encana jangka menengah biasanya meliputi periode
satu hingga lima tahun dan terutama penting bagi manajer menengah dan
manajer lini.
8. 3encana jangka $endek
!eorang manajer juga mengembangkan suatu rencana jangka pendek, yang
memiliki kerangka waktu satu tahun atau kurang. 3encana jangka pendek
9short-range plan< sangat mempengaruhi aktivitas seharihari manajer. Terdapat
dua jenis rencana jangka pendek. 3encana tindakan 9action plan< merealisasikan
semua jenis rencana. 1etika sebuah pabrik #issan siap untuk mengganti
teknologinya, manajernya memusatkan perhatian mereka pada penggantian
peralatan yang ada dengan peralatan baru secepat mungkin dan seefisien
mungkin untuk meminimalkan hilangnya waktu produksi. Dalam banyak kasus,
hal ini dapat dilakukan dalam beberapa bulan, dan produksi hanya terhenti
selama beberapa minggu. Dengan demikian, suatu rencana tindakan
mengkoordinasikan berbagai perubahan aktual pada suatu pabrik tertentu.
!ebaliknya rencana reaksi 9reaction plan< adalah rencana yang dirancang untuk
membuat perusahaan dapat bereaksi terhadapa situasi yang tak terduga. Di salah
satu pabrik #issan, peralatan baru tiba lebih awal dari yang diharapkan dan
manajer pabrik harus menutup produksi lebih cepat dari yang mereka
perkirakan. Oleh karena itu, manajer tersebut harus bereaksi terhadap kejadian
yang berada di luar kendali mereka dalam cara yang masih memungkinkan
tercapainya tujuan.
7.7.6.7. Tanggung /awab untuk (enetapkan Tujuan $erencanaan
6. !taf $erencanaan
1hususnya staf perencanaan dapat mengurangi bban kerja manajer individual,
membantu mengkoordinasikan aktivitas perencanaan manajer individual,
membawa berbagai alat dan teknik yang berbeda untuk menyelesaikan masalah
tertentu, berwawasan yang lebih luas dibanding manajer individual, dan
melangkah jauh melmpaui proyek dan departemen tertentu.
7. !atuan Tugas $erencanaan
Organisasi terkadang menggunakan satuan tugas untuk
membantumengembangkan rencana. !atuan tugas semacam itu seringkali terdiri
dari manajer lini dengan suatu minat khusus dalam bidang perencanaan yang
relevan.
8. Dewan Direksi
Dewan direksi (board of directors) bertugas menetapkan misi dan strategi
perusahaan. Di beberapa perusahaan, dewan tersebut erperan aktif dalam proses
perencanaan. Di CA!, misalnya, dewan direksi biasanya berperan dalam
perencanaan. Di perusahaan lain, dewan memilih seorang eksekutif kepala yang
kompeten dan mendelegasikan perencanaan kepada individu tersebut.
=. Chief ,Lecutive Officer 9C,O<
Chief ,Lecutive Officer 9C,O< biasanya presiden direktur atau ketua dari dewan
direksi. C,O mungkin individu tunggal yang paling penting dalam setiap proses
perencanaan organisasi. C,O memainkan suatu peran utama dalam
menyelesaikan proses perencanaan dan bertanggung jawab untuk
mengimplementasikan strateggi. Dewan dan C,O kemudian berperan langsung
dalam perencanaan. 1omponen organisisional lain yang terlibat dalam proses
perencanaan memiliki peran sebagai penasihat atau konsultan.
>. 1omite ,Lecutive
1omite eksekutif 9eLecutive commitee< biasanya terdiri dari eksekutif puncak
dalam organisasi yang bekerja sama sebagai suatu kelompok. *nggota komite
eksekutif seringkali dibebankan pada berbagai staf komite, subkomite, dan
satuan tugas untuk berkonsentrasi pada proyek tertentu atau masalah yang
mungkin dihadapi seluruh organisasi pada suatu waktu di masa depan.
?. (anajemen ini
1omponen terakhir dari sebagian besar aktivitas perencaanaan organisasi adalah
manajemen lini 9line management<. (anajer lini adalah orang yang memiliki
otoritas formal dan tanggung jawab untuk manajemen organisasi. (ereka
memainkan suatu peran penting dalam proses perencanaan oranisasi karena dua
alasan. $ertama, mereka merupakan sumber informasi berharga dari dalam
organisasi untuk manajer lain etika rencana diformulasikan dan
diimplementasikan. 1edua, manajer lini di tingkat menengah Dn rendah dari
organisasi biasanya harus melaksanakan rencana yang dikembangkan oleh
manajemen puncak. (anajemen lini mengidentifikasikan, menganalisis, dan
merekomendasikan alternatif program, membuat anggaran, dan mengajukannya
untuk disetujui, dan akhirnya melaksanakan rencana.
*&*&*& Perencanaan k4n/in2ensi
/enis perencanaan lain yang juga penting adalah perencanaan kontinjensi
9contingency planning< yaitu penentuan serangkaian tindakan alternatif jika suatu rencana
tindakan secara tidak terduga tergganggu atau dianggap tidak sesuai lagi.

*&-& $am.a/an dalam Pene/apan dan T)2)an dan Perencanan
a. Tujuan yang Tidak Tepat
Tujuan yang tidak tepat mempunyai banyak bentuk. (embayar deviden yang besar
kepada pemegang saham mungkin tidak jika dananya didapatkan dengan
mengorbankan penelitian dan pengembangan tujuan mungkin juga tidak tepat jika
tujuan tersebut tidak dapat dicapai. /ika 1mart menetapkan tujuan untuk memperoleh
lebih bayak pendapatan dibanding %al-(art tahun depan, karyawan perusahaan
mungkin. Tujuan juga tidak tepat jika tujuan itu menepatkan terlalu banyak penekanan
pada ukuran kuantitatif maupun kalitatif dari keberhasilan.
b. !istem $enghargaan yang Tidak Tepat
Dalam beberapa lingkungan, sistem penghargaan yang tidak tepat merupakan
hambatan dalam penetapan tujuan dan perencanaan
c. ingkungan yang Dinamis dan 1ompleks
!ifat dari suatu lingkungan organisasi juga merupakan hambatan bagi penetapan
tujuan dan perencanaan yang efektif. $erubahan yang cepat, inovasi teknologi, dan
persaingan yang ketat juga dapat meningkatkan kesulitan bagi suatu organisasi untuk
secara akurat mengukur kesempatan dan ancaman di masa mendatang
d. 1eengganan untuk (enetapkan Tujuan
-ambatan lain terhadap perencanaan yang efektif adalah tujuan bagi mereka sendiri
dan untuk unit-unit yang merupakan tanggung jawab mereka. *lasan untuk ini
mungkin adalah kurangnya rasa percaya diri atau takut akan kegagalan. /ika seorang
manajer menetapkan suatu tujuan spesifik, ringkas, dan berhubungan dengan waktu,
maka apakah ia mencapai atau tidak mencapai tujuan tersebut akan tampak nyata.
(anajer yang secara sadar atau tidak sadar berusaha untuk menghindari tingkat
tanggung jawab ini lebih mungkin untuk menghindari usaha perencanaan organisasi.
$fiEer, suatu perusahaan farmasi besar, mengalami masalah karena manajernya tidak
menetapkan tujuan untuk penelitian dan pengembangan. !ebagai akibatnya,
organisasi tersebut jauh tertinggal di belakang karena manajer tidak memiliki cara
untuk mengetahui seberapa efektif usaha penelitian dan pengembangan mereka
sebenarnya.
e. $enolakan terhadap $erubahan
-ambatan lain dalam menetapkan tujuan dan perencanaan adalah penolakan terhadap
perubahan. $erencanaan pada intinya terkait dengan perubahan sesuatu dalam
organisasi. *von $roducts hampir membuat dirinya sendiri bangkrut beberapa tahun
yang lalu karena perusahaan bersikeras melanjutkan kebijakan pembayaran deviden
yang besar kepada para pemegang sahamnya. 1etika laba mulai turun, manajer
menolak memotong deviden dan mulai melakukan pinjaman untuk membayar
deviden tersebut. -utang perusahaan meningkat dari M8 juta menjadi M6,6 miliar
dalam waktu delapan tahun. $ada akhirnya, manajer terpaksa menyelesaikan masalah
dan memotong deviden.
f. 1eterbatasan
1eterbatasan 9constraints< yang membatasi apa yang dapat dilakukan organisasi
merupakan hambatan utama yang lain.

*&6& Menga/asi $am.a/an
a. $emahaman (aksud Tujuan dan 3encana
!alah satu cara terbaik untuk memperlancar penetapan tujuan dan proses perencanaan
adalah dengan maksud dasarnya. (anajer seharusnya juga mengetahui bahwa
terdapat keterbatasan pada efektivitas penetapan tujuan dan pembuatan rencana.
Dan penetapan tujuan dan perencanaan yang efektif tidak selalu memastikan
keberhasilan, penyesuaian dan pengecualian diharapkan dari waktu ke waktu.
b. 1omunikasi dan $artisipasi
(eskipun mungkin dibuat pada tingkat tinggi, tujuan dan rencana tersebut harus
dikomunikasikan kepada pihak yang lain dalam organisasi. !etiap orang yang terlibat
dalam proses perencanaan seharusnya tahu landasan apa yang mendasari strategi
fungsional, dan bagaimana strategi-strategi tersebut diintegrasikan dan
dikoordinasikan. Orang-orang yang bertanggung jawab untuk mencapai tujuan dan
mengimplementasikan rencana harus didengar pendapatnya dalam mengembangkan
strategi tersebut. !etiap orang hampir selalu memiliki informasi yang berharga untuk
disumbangkan & dan karena mereka yang akan mengimplementasikan rencana &
keterlibatan mereka sangat penting orang biasanya lebih berkomitmer pada rencana
yang pembentukannya mereka bantu .bahkan ketika suatu organisasi agar bersifat
sentralistis atau menggunakan staf perencanaan, manajer dari berbagai tingkan dalam
organisasi seharusnya dilibatkan dalam proses perencanaan.
c. 1onsistensi &revsi &dan pembaruan
Tujuan seharusnya konsisten baik secara hori Eontal maupun secara vertikal
.konsistensi horiEotal berarti bahwa tujan seharusnya konsisten diseluru organisasi &
dari satu departemen ke departemen lainnya. 1onsistensi vertikal berarti bahwa
tujuan seharusnya konsisten dari atas hingga ke bawah organisasi ' tujuan stategis,
taktis, dan operasional harus selaras. 1arena penetapan tujuan dan perencanaan
merupakan proses yang dinamis, tujuan dan perencanaan juga harus direvisi dan
diperbarui secara berkala. Aanyak organisasi melihat perlunya merevisi dan
memperbarui dengan frekuensi yang semakin sering.
d. !istem $enghargaan yang ,fektif
!ecara umum, orang seharusnya diberi penghargaan baik karena menetapkan tujuan
dan rencana yang efektif, maupun karena berhasil mencapainya. 1arena kegagalan
terkadang berasal dari faktor-faktor di luar pengendalian manajemen, orang
seharusnya dipastikan bahwa kegagalan dalam mencapai tujuan tidak akan selalu
memiliki konsekuensi hukuman.
A III
PENUTUP

-&'& Kesimp)lan
$erencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen,
terutama dalam menghadapi lingkungan eksternal yang berubah dinamis. Dalam era
globalisasi ini, perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis,
bukan hanya pada intuisi G dugaan.
Dalam perencanaan terdiri dari macam-macam perencanaan, yaitu perencanaan
organisasi dan perencanaan kontijensi. $erencanaan organisasi terbagi menjadi 8 yaitu
perencanaan strategis, taktis dan operasional. *dapun kerangka waktu dala perencanaan
organisasi yaitu sebagai berikut ' rencana jangka panjang, jangkah menengah, dan jangka
pendek.
!uatu perencanaan juga terdapat berbagai hambatan dalam penetapan tujuan.
-ambatan tersebut antara lain tujuan yang tidak tepat, sistem penghargaan yang tidak tepat,
penolakan terhadap perubahan dan keterbatasan.

-&*& Saran
!ebaiknya dalam mengambil keputusan dan tindakan dalam berbagai bentuk
organisasi menggunakan proses dasar manajemen berupa perencanaan.
Dalam sebuah prencanaan perlu memperhatikan sifat rencana yang baik untuk
mencapai hasil yang diinginkan.
4rganisasi pr)sa0aan man)3ak/)r
$erusahaan manufaktur adalah suatu jenis indusri yang memproduksi atau mengolah suatu
bahan dan menjadikannya suatu barang baru. Dalam proses produksi ini biasanya
menggunakan alat dan teknologi. 1arena itulah banyak yang berpendapat bila industri atau
perusahaan jenis ini selalu dinamakan pabrikasi. (aka dari itu bagan atau bagian struktur
organisasi perusahaan manufaktur merupakan alur dari suatu proses produksi barang.
Aagian !truktur Organisasi $erusahaan (anufaktur
Aiasannya struktur organisasi perusahaan manufaktur yang terpenting terdiri dari beberapa
bagian yang diantaranya adalah '
6. 1epala atau pimpinan
)ni adalah struktur organisasi perusahaan manufaktur yang tertinggi. Aagian ini merupakah
pihak yang bertanggung jawab terhadap segala bentuk operasional atau berjalannya roda
perusahaan.
7. Aagian penyediaan bahan
!ebelum melakukan proses produksi tentu harus disediakan bahan yang diperlukan. (aka
bagian struktur organisasi perusahaan manufaktur inilah yang bertanggung jawab terhadap
tugas ini. (ulai dari bahan dasar atau pokok serta bahan tambahan untuk melakukan produksi
semua di bawah kendali bagian ini.
8. Aagian alat produksi
)ni juga merupakan bagian dari struktur organisasi perusahaan manufaktur yang cukup
penting peranannya. Tugasnya adalah menyediakan serta memelihara keawetan alat atau
mesin yang digunakan untuk melakukan proses produksi. Dan bukan hanya menyediakan,
mereka yang masuk bagian ini juga punya tanggung jawab bila ada alat produksi yang
mengalami kerusakan atau gangguan.
=. Aagian keuangan
Aagian struktur organisasi perusahaan manufaktur yang satu ini punya tanggung jawab
terhadap keuangan untuk operasional perusahaan. Tugasnya tentu saja adalah mengatur
manajemen keuangan mulai dari belanja rutin untuk produksi dan keperluan perusahaan yang
lain.
>. Aagian produksi
)ni merupakan bagian struktur organisasi perusahaan manufaktur yang sangat vital. 1arena
hampir G@N kegiatan dari perusahaan manufaktur berfokus pada kegiatan produksi. "ntuk
itulah bagian produksi ini biasanya juga masih terbagi lagi dalam beberapa sub bagian.
(isalnya '
F Aagian pra produksi
Aertugas menyiapkan bahan yang dibutuhkan dan telah disediakan oleh bagian penyediaan
bahan.
F Aagian produksi
Aagian ini tugasnya adalah melakukan proses produksi yang merubah suatu bahan menajdi
barang jadi yang siap untuk digunakan.
F Aagian kontrol kualitas
Tugas dari bagian ini adalah melakukan pengecekan apakah barang hasil produksi mereka
telah sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan atau sesuai dengan pemesanan dari
konsumen.
F Aagian paska produksi
Aagian ini biasanya juga masih terdiri dari sub bagian lagi. (isalnya bagian pengepakan,
penyimpanan dan lain lain.
?. Aagian personalia
!eperti pada perusahaan yang lain, bagian struktur organisasi perusahaan manufaktur ini juga
bertugas memanajemen atau mengatur para tenaga kerja. Tugasnya adalah menempatkan
karyawan sesuai dengan keahlian yang dikuasai atau dimiliki. !elain itu produktifitas tenaga
kerja juga menjadi tanggung jawab dari bagian ini.
;. Aagian penjualan
(eski tidak ikut dalam proses produksi, namun bagian dari struktur organisasi perusahaan
manufaktur ini juga punya pengaruh yang besar terhadap kemajuan perusahaan. 1arena dari
bagian inilah hasil produksi perusahaan bisa dijual atau dipasarkan.
!ejarah manufaktur
1ata manufaktur berasal dari bahasa atin manus factus yang berarti dibuat dengan tangan.
1ata manufacture muncul pertama kali tahun 6>;?, dan kata manufacturing muncul tahun
6?G8. (anufaktur, dalam arti yang paling luas, adalah proses merubah bahan baku menjadi
produk. $roses ini meliputi 96< perancangan produk, 97< pemilihan material, dan 98< tahap-
tahap proses dimana produk tersebut dibuat. $ada konteks yang lebih modern, manufaktur
melibatkan pembuatan produk dari bahan baku melalui bermacam-macam proses, mesin dan
operasi, mengikuti perencanaan yang terorganisasi dengan baik untuk setiap aktifitas yang
diperlukan. (engikuti definisi ini, manufaktur pada umumnya adalah suatu aktifitas yang
kompleks yang melibatkan berbagai variasi sumberdaya dan aktifitas sebagaiberikut'
- $erancangan $roduk D $embelian D $emasaran
- (esin dan perkakas D (anufacturing D $enjualan
- $erancangan proses D $roduction control D $engiriman
- (aterial D !upport services D Customer service
-al-hal di atas telah melahirkan disiplin ilmu tentang teknik manufaktur. !esuai dengan
definisi manufaktur, keilmuan teknik manufaktur mempelajari perancangan produk
manufaktur dan perancangan proses pembuatannya serta pengelolaan sistem produksinya
9sistem manufaktur<. (eskipun teknik manufaktur pada berbagai perguruan tinggi memiliki
ke-khas-an sendiri-sendiri namun selalu ada bagian yang sama pada jurusan-jurusan tersebut.
1eilmuan teknik manufaktur selalu berbasis kepada aktifitas pembuatan produk manufaktur
yang melibatkan berbagai aktifitas dan sumberdaya seperti yang telah diuraikan di atas.
/ika dicermati, bidang ilmu teknik manufaktur sesungguhnya merupakan sinergi 9gabungan
yang saling menguatkan< dari jurusan teknik mesin dan teknik industri. Dari teknik mesin
diadopsi ilmu-ilmu yang terkait dengan perancangan produk dan perancangan proses
pembuatan, sedangkan dari teknik industri diadopsi ilmu-ilmu yang terkait dengan
pengelolaan sistem di industri manufaktur 9industri yang menghasilkan produk manufaktur<.
Dengan demikian akan ada beberapa matakuliah yang bisa dijumpai terdapat pada ketiga
jurusan tersebut 9overlapping<.
1arena sinergi tersebut, di beberapa perguruan tinggi yang belum memiliki teknik
manufaktur sebagai jurusan tersendiri, keilmuan teknik manufaktur biasanya menjadi bagian
dari jurusan teknik mesin atau teknik industri. Dengan demikian banyak bidang ilmu di kedua
jurusan tersebut yang juga dipelajari di jurusan teknik manufaktur.
!eperti yang telah dituliskan sebelumnya, teknik manufaktur berhubungan dengan produk-
produk manufaktur. 4ang dimaksud produk manufaktur di sini adalah produk-produk yang
pembuatannya melalui berbagai proses manufaktur. !ebagai ilustrasi, mari kita perhatikan
dan kita periksa beberapa obyek di sekitar kita' arloji, kursi, stapler, pensil, kalkulator, telpon,
panci dan pemegang lampu. 1ita segera akan menyadari bahwa semua obyek tersebut
mempunyai bentuk yang berbeda. Aenda-benda tersebut tidak akan bisa kita jumpai ada di
alam ini sebagaimana seolah-olah tersedia begitu saja di ruangan kita. Aenda-benda tersebut
telah ditransformasikan 9diciptakan&dibuat< dari berbagai material dan dirakit hingga menjadi
benda-benda yang kita pergunakan sehari-hari.
Aeberapa obyek terdiri dari satu komponen, seperti paku, baut, kawat, gantungan baju.
#amun demikian, kebanyakan obyek D mesin pesawat terbang 9ditemukan tahun 6:8:<,
ballpoint 96:8G<, panggangan roti 96:7?<, mesin cuci 96:6@<, *C 96:7G<, lemari es 96:86<,
mesin fotocopy 96:=:<, dan semua jenis mesin, serta ribuan produk lainnya D dibangun dari
perakitan sejumlah komponen yang terbuat dari berbagai jenis material. !emua komponen
tersebut dibuat melalui berbagai proses yang disebut manufaktur 9manufacturing<. Di
samping produk-produk akhir tersebut, manufaktur juga melibatkan aktifitas dimana produk
yang dibuat dipergunakan untuk membuat produk. $roduk tersebut adalah mesin-mesin yang
dipakai untuk membuat berbagai macam produk. (isalnya mesin press untuk membuat plat
lembaran menjadi bodi mobil, mesin-mesin untuk membuat komponen, atau mesin jahit
untuk memproduksi pakaian. *spek yang sama pentingnya adalah perbaikan dan perawatan
9service and maintenance< mesin-mesin tersebut selama umur hidupnya.
Contoh $ermasalahan Dalam $engembangan $roduk (anufaktur
!ebagai contoh permasalahan di dalam perancangan dan pembuatan produk manufaktur,
berikut ini diilustrasikan bagaimana permasalahan di dalam perancangan dan pembuatan
paper clip. $aper clip, benda yang sangat sederhana yang kita jumpai sehari-hari,
dikembangkan pertamakali oleh /ohan .aaler, seorang warganegara #orwegia dan menerima
hak paten pada tahun 6:@6.
*nggaplah bahwa kita akan memproduksi paper clip. !ebelum proses produksi berlangsung,
langkah pertama adalah merancang paper clips tersebut. $ada proses merancang produk
tersebut, berbagai pertanyaan akan muncul, material jenis apa yang akan dipilih untuk
membuat produk tersebutB *pakah material logam atau non logam seperti plastikB /ika
dipilih logam, logam jenis apaB /ika dipilih material kawat, berapakah diameternyaB *pakah
penampangnya harus berbentuk bundar atau ada yang berbentuk lainB /ika kehalusan
permukaan kawatnya penting, seberapa kasar seharusnyaB Aagaimana caranya membentuk
paper clip dari kawat tersebutB *pakah ditekuk dengan tangan atau dengan menggunakan alat
bantuB /ika diperlukan, mesin apa yang harus dirancang atau dibeli untuk membuat
memproduksinyaB /ika sebagai perusahaan mendapatkan order 6@@ buah clip atau 6 juta clip,
apakah pendekatan manufakturnya akan berbedaB
1ekakuan dan kekuatan juga tergantung kepada diameter kawat dan desain klip. Termasuk di
dalam proses perancangan adalah pertimbangan-pertimbangan seperti jenis 9style<,
penampilan fisik 9appearance< dan kehalusan permukaan dari clip tersebut. $erhatikan,
misalnya, bahwa beberapa jenis klip memiliki goresan di permukaannya, untuk memberikan
gaya tekan yang lebih baik.
!etelah menyelesaikan perancangan, material yang cocok harus dipilih. $emilihan material
memerlukan pengetahuan tentang kebutuhan akan fungsi dan pemakaian produk tersebut, dan
ini mengarahkan kepada pemilihan material yang tersedia secara ekonomis untuk memenuhi
tuntutan tersebut pada harga yang sedapat mungkin paling murah. $emilihan material juga
melibatkan pertimbangan akan ketahanannya terhadap korosi, karena clip seringkali dipegang
dan kontak dengan kotoran serta gangguan lingkungan lainnya. $erhatikan, kadang-kadang
ada bekas karat akibat yang ditinggalkan oleh clip pada kertas yang disimpan pada waktu
yang lama.
Aanyak hal tentang clip ini yang harus ditanyakan. *pakah material yang dipilih bisa
menahan lekukan 9bending< pada saat proses pembuatan, tanpa retak atau patahB Aisakah
kawat dipotong tanpa mengakibatkan keausan pada pisaunyaB *kankah bekas potongannya
halus atau meninggalkan permukaan yang tajamB
*khirnya, metode pembuatan apakah yang paling ekonomis pada laju produksi yang
diperlukan, sehingga kompetitif di pasar dan menghasilkan keuntungan. !elanjutnya, metode
pembuatan yang tepat dengan perkakas yang tepat, mesin dan peralatan harus dipilih untuk
membentuk kawat menjadi paper clip.
Contoh di atas adalah contoh berbagai masalah di dalam produksi suatu produk yang relatif
sederhana, pada produk-produk lain mungkin akan dijumpai masalah-masalah yang jauh
lebih rumit. Terutama bila produk tersebut melibatkan teknologi tinggi dan diproduksi dalam
jumlah banyak sehingga melibatkan banyak mesin, fasilitas maupun tenaga kerja. !ebuah
mobil, misalnya, terdiri dari sekitar 6>.@@@ komponen, pesawat terbang transport C->*
terbuat dari lebih dari empat juta komponen dan pesawat Aoeing ;=;-;@@ terbuat dari enam
juta komponen. !emuanya dibuat dengan bermacam-macam proses yang disebut manufaktur
9manufacturing<. Dengan demikian bisa dibayangkan luasnya area industri manufaktur, mulai
dari yang paling sederhana hingga yang paling canggih. Aagi kebanyakan negara industri,
manufaktur merupakan tulang punggung perekonomian. !ebagai aktifitas ekonomi
manufaktur menyumbang 7@ hingga 8@N nilai dari produk dan jasa yang dihasilkan di suatu
negara.
1enyataan itu telah membuktikan bahwa peluang sarjana teknik manufaktur masih terbentang
luas.
Tipe dan struktur organisasi
$engorganisasian 1egiatan $roduksi Dalam !ebuah )ndustri (anufaktur.
$embahasan tidaklah berkaitan dengan struktur organisasi produksi yangsecara jelas
umumnya mengambil tipe struktur organisasi lini dan staff melainkan akan menyangkut
langkah-langkah pembuatan produk.
angkah-langkah dalam siklus manufaktur bisa berbeda-beda tergantung dari tipe industri,
produk yang dibuat9macam dan jumlah<, skala industri, dan atau gaya manajemen yang
diaplikasikan. !ecara umum, fungsi aktifitas yang tetap ditunjukan dalam bagan siklus
manufaktur akan sering dijumpai dalam sebuah industri manufaktur dalam membuat produk.
$enjualan dan $emasaran.
$erintah untuk melaksanakankegiatan produksi untuk mengolah material menjadi sebuah
produk yang diinginkan umumnya akan diformulasikan oleh departemen $enjualan dan
$emasaran dari sebuah perusahaan -al ini akan direalisasikan melalui satu dari tiga cara
berikut '
F $elanggan akan memesan untuk dibuatkan suatu rancangan produk sesuai dengan
spesifikasi kebutuhannya.
F $elanggan akan membeli satu ataulebih dari produk yang dibuat secara bebas9standard< atau
tidak perlu menunggu datangnya pesanan terlebih dahulu.
F !uatu pesanan yang didasarkan pada suatu ramalan kebutuhan dari suatu produk tertentu
dimasa yang akan datang. Disini ramalan akan dibuat oleh staf bagian pemasaran yang
bekerja secara koordinatif dengan bagian perencanaan dan pengendalian produksi.
$erancangan $roduk.
Ailamana produk harus dibuat sesuai dengan spesifikasi khusus yang dikehendaki oleh
pemesan, maka disini rancangan produkakan sangat etrgantung atau harus disiapkan oleh
kustomer itu sendiri, hal ini bisa dijumpai dalam kasus job order. !ebaliknya bila rancangan
produk tersebut merupakan patent atau hak milik maka disini industri manufaktur
berkewajiban dan bertanggung jawab untuk merancang dan mengembangkannya.
Teknik $roduksi.
Aagian Teknik $roduksi dari sebuah industri manufaktur akan memiliki = tanggung jawab
pokok yaitu '
F (emberikan saran dan rekomendasi teknis bagi departemen perancangan produk 932D<
tentang bisa&mudah tidaknya sebuah rancangan produk pada saat akan diwujudkan.
F (enetapkan langkah-langkah proses produksi yang diperlukan untuk membuat sebuah
produk&komponen.
F (enetapkan spesifikasi dan rancangan teknis dari perkakas dan alat-alat bantu lainnya yang
diperlukan dalam proses produksi.
F Aertindak sebagai trouble shooting.
Teknik )ndustri.
5ungsi dari bagian ini adalah untuk menetapkan metoda kerja dan waktu standard untuk
setiap altifitas produksi. (aksud dari penetapan metoda kerja disini adalah untuk
mendapatkan cara terbaik untuk melaksanakan suatu tugas dan kemudian
menstandardkannya. !elain menetapkan metoda kerja dan waktu standard, maka fungsi dan
tanggungjawab dari bagian teknin industri menyangkut pula masalah-masalah program
pengurangan biaya, perbaikan atau peningkatan produktifitas, studi tentang tata letak fasilitas
produksi, proyek-proyek riset operasional dan lain-lain.
$erencanaan Dan $engendalian $roduksi.
$roduk yang harus dibuat haruslah diterjemahkan dalam bentuk Jmaster scheduleK yang
mana secara spesifik master schedule akan memberikan informasi mengenai berapa banyak
jumlah unit dari masing-masing produk 9komponen< yang harus dibuatkan dan kapan masing-
masing harus dikirim.
!elain menyusun master schedule maka tugas dan tanggung jawab lainnya dari bagian ini
adalah melaksanakan aktifitas-aktifitas '
F $erencanaan kebutuhan.
F $enjadwalan.
F $enyebaran.
F ,kspedisi 9penjadwalan ulang<
$roses manufaktur.
$roses manufakturing merupakan proses untuk merubah bentuk9transformasi< bahan baku
menjadi produk jadi.
$engendalian 1ualitas.
Aagian pengendalian kualitas bertanggung jawab untuk menjamian agar supaya kualitas dari
produk dan komponen-komponennya bisa memenuhi standard yang telah dispesifikasikan
oleh perancangnya.
$engiriman dan $engendalian $ersediaan.
angkah terakhir dar siklus manufakturing adalah berupa aktifitaspengiriman 9shipping< dan
pendistribusian produk langsung ke konsumen yang memerlukan atau menyimpan produk
tersebut didalam gudang sebagai persediaan 9inventory<.
1lasifikasi $roses $roduksi Aerdasarkan /umlah $roduk 4ang Dihasilkan.
Dalam kaitannya denga jumlah ataupun volume produksi yang dihasilkan, industri
manufakturing dapat diklasifikasikan kedalam 8 tipe yaitu '
F /ob !hop $roduction.
F Aatch $roduction.
F (ass $roduction.
/ob !hop $roduction.
/ob !hop $roduction seringkali pula disebut sebagai industri yang bekerja berdasarkan
pesanan 9job order<. Disini jumlah atau volume produksi yang dihasilkan seringkali rendah
dan umumnya digunakan untuk memenuhi pesanan yang spesifik dan oleh karena itu disini
banyak variasi pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh industri semacam ini.
Aatch $roduction.
)ndustri kategori ini akan membuat produk dalam jumlah atau volume dengan skala medium
siEe. !ejumlah produk dalam hal ini bisa dibuat hanya sekali atau bisa juga diproduksi pada
interval waktu tertentu.
(ass $roduction.
Tipe produksi masal yang diaplikasikan untuk menghasilkan produk dalam jumlah besar tapi
relatif sejenis. Disini cendrung untuk menggunakan mesin dan peralatan produksi yang
spesial yang mampu menghasilkan produk dengan laju produksi yang tinggi.
Aergerak dalam bidang
!eiring dengan perkembangan teknologi, di )ndonesia telah banyak berdiri sejumlah
perusahaan manufaktur yang terus bekerja keras memproduksi barang untuk memenuhi setiap
kebutuhan masyarakat )ndonesia yang berperan sebagai konsumen.
$erusahaan manufaktur adalah sebuah industri yang bekerja untuk menghasilkan suatu
barang yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, di mana proses produksi dilakukan untuk
mengubah bahan baku&mentah menjadi barang jadi atau siap untuk digunakan. $roses
produksi itu sendiri dilakukan secara mekanis atau fisik, dan melibatkan sejumlah peralatan
modern.
!ampai hari ini, banyak sekali produk olahan yang kita nikmati berasal dari perusahaan
manufaktur. (ulai dari makanan, pakaian, maupun barang lain yang memang kita butuhkan
sehari-hari. 1ita memang tidak bisa lepas dari peran perusahaan manufaktur, di mana mereka
berfungsi sebagai produsen dan kita tinggal menikmati hasil akhirnya.
Contoh $erusahaan (anufaktur
Aerikut ini adalah beberapa nama-nama perusahaan manufaktur yang ada di )ndonesia dan
terdaftar di A,) 9Aursa ,fek )ndonesia<.
F $T. )ndofood !ukses (akmur Tbk
#ama )ndofood pastilah nama perusahaan manufaktur yang sudah tidak asing lagi di telinga
masyarakat )ndonesia. $erusahaan ini memang masuk ke dalam daftar nama perusahaan di
A,). !udah sangat banyak produk makanan dan minuman yang diproduksi oleh perusahaan
ini.
(isalnya beberapa merk mie instan, berbagai makanan ringan atau snack, sampai beberapa
merk minuman terkenal di dunia yang produksinya dipercayakan pada perusahaan
manufaktur yang satu ini.
F $T. *Oua +olden (ississipi Tbk
$roduk minuman *Oua bisa dibilang merupakan produk *(D1 9air minum dalam kemasan<
yang merajai pasaran di )ndonesia. $roduk ini sendiri muncul sejak tahun 6:;8 dan sudah
menjadi merk generik untuk produk air kemasan.
F $T. "nilever )ndonesia Tbk
$erusahaan manufaktur yang satu ini sebenarnya adalah milik orang Aelanda, namun di
)ndonesia pun produk-produk "nilever bisa ditemukan dengan mudah di toko atau
supermarket.
$erusahaan ini menghasilkan banyak jenis produk yang dibutuhkan orang dalam
kesehariannya. (isalnya sabun mandi, deterjen, makanan, minuman, bahkan sampai produk-
produk kosmetik untuk kecantikan.
F $T. "ltrajaya (ilk )ndustry Tbk
$erusahaan manufaktur ini bergerak dalam bidang produksi minuman. (erk ini sendiri
pastilah sudah cukup dikenal oleh masyarakat luas. $erusahaan yang berdiri tahun 6:;> ini
berpusat di 1abupaten Aandung. Contoh hasil produksinya adalah susu "ltra (ilk, Teh
1otak, atau !ari 1acang )jo.
F $T. (ustika 3atu Tbk
#ama perusahaan manufaktur yang satu ini pasti tidak asing, terutama bagi wanita. (ustika
3atu adalah perusahaan yang menghasilkan berbagai macam produk kecantikan atau
kosmetik dan berpusat di /akarta.
$erusahaan yang berdiri sejak tahun 6:;@ ini telah memproduksi banyak kosmetik dan telah
diekspor ke beberapa negara. $roduk-produk kecantikan tersebut berupa bedak, pembersih
muka, lipstik, dan lain-lain.