You are on page 1of 24

PENGARUH UKURAN KAPAL, KEKUATAN MESIN DAN UKURAN

ALAT TANGKAP TERHADAP INDEKS PRODUKTIVITAS


KAPAL PURSESEIN DI PERAIRAN TIMUR
DAN BARAT PROVINSI SUMATRA UTARA

Disusun Oleh :

Agus Purnomo
Andriani Puspa Dewi
Ali rahmat Iman Santoso
Aunurrahman
Berti wiji asih
Bogi Wardana
MAGISTER MANAJEMEN SUMBERDAYA PANTAI
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2009
- Alat tangkap Purse Seine merupakan alat tangkap kelompok Pukat
Lingkar dan banyak dioperasikan di perairan timur maupun barat
Provinsi Sumatera Utara

- Alat tangkap Purse Seine merupakan alat tangkap paling produktif
untuk menangkap ikan pelagis kecil seperti kembung, layang dan
selar

- Perhitungan Indek Produktivitas Kapal Perikanan ( termasuk Purse
Seine ) saat ini masih menggunakan dasar GT kapal guna penentuan
besarnya Pungutan Hasil Perikanan ( PHP )

- Indek Produktivitas dipakai sebagai dasar untuk penentuan
Pungutan Hasil Perikanan ( PHP ), yang tertuang dalam UU No 20
Tahun 1997 tentang PNBP dibedakan pada ukuran kapal dibawah
dan diatas 30 GT dengan kekuatan mesin 90 PK

- Ironisnya di lapangan banyak ditemukan ketidak sesuaian GT kapal,
dampak dari Otonomi Daerah kaitannya dengan PAD
LATAR BELAKANG

LATAR BELAKANG DAN RUMUSAN MASALAH



Latar Belakang
Mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran kapal ( GT ), kekuatan
mesin ( PK ), ukuran alat tangkap terhadap Indek Produktivitas guna
penentuan PHP pada kapal Purse Seine yang beroperasi di perairan
timur dan barat Provinsi Sumatera Utara



Rumusan Masalah
1. Seberapa besar hubungan kausal antara GT kapal dengan ukuran
mesin ? ( X 1 dengan X 2 )
2. Seberapa besar hubungan kausal antara GT kapal dengan ukuran
alat tangkap ? ( X 1 dengan X 3 )

LATAR BELAKANG DAN RUMUSAN MASALAH

3. Seberapa besar hubungan kausal antara ukuran mesin kapal dengan
ukuran alat tangkap ? ( X 2 dengan X 3 )

4. Seberapa besar hubungan kausal antara GT kapal dengan Indek
Produktivitas ? ( X 1 dengan X 4 ), sehingga sampai sekarang ini
Pemerintah masih memakai & mempertahankan untuk
penghihitungan PHP bagi nelayan ?

5. Seberapa besar hubungan kausal antara ukuran mesin kapal dengan
Indek Produktivitas ? ( X 2 dengan X 4 )

6. Seberapa besar hubungan kausal antara ukuran alat tangkap
dengan Indek Produktivitas ? ( X 3 dengan X 4 )

7. Berapa besar koefisien setiap jalur pada diagram penelitian
tersebut ? ( p ji ) Apakah model diagram tersebut benar-benar
didukung data setelah dilakukan analisa jalur ?


LATAR BELAKANG DAN RUMUSAN MASALAH

Matrik Korelasi
X 1 = GT kapal
X 2 = Ukuran Mesin kapal
X 3 = Ukuran Alat tangkap
X 4 = Indek Produktivitas


X1 X2 X3 X4
X1
X2
X3
X4
KAJIAN KEPUSTAKAAN

Jenis-jenis PNBP :
1. Sumberdaya Alam ( SDA ) meliputi :
- Pungutan Pengusahaan Perikanan ( PPP )
- Pungutan Hasil Perikanan ( PHP )
- Pungutan Perikanan Asing ( PPA )

2. Non SDA
- Imbal Jasa UPT


Undang-Undang No. 20 Tahun 1999 Tentang PNPB


KAJIAN KEPUSTAKAAN

- Data besarnya GT kapal, termasuk juga didalamnya adalah ukuran
panjang, lebar dan dalam kapal ( satuannya meter ), kekuatan mesin
yang digunakan ( PK ), ukuran alat tangkap Purse Seine yang
dioperasikan ada didalam Surat / Dokumen Kapal

- Produktivitas Kapal Penangkap Ikan per Gross Tonage ( GT )
pertahun ditetapkan berdasarkan perhitungan
jumlah hasil tangkapan ikan per kapal dalam 1 tahun

- Indek Produktivitas Kapal Penangkap Ikan yaitu berapa ton rata-
rata produksi pertahunnya ( termasuk nilai rupiahnya ), yang
kemudian dibagi dengan besarnya GT kapal

Indek Produktivitas dipakai sebagai dasar kewajiban pembayaran
Pungutan Hasil Perikanan Kapal Perikanan
Kepmen KP No. 38 Tahun 2003 Tentang Produktivitas Kapal Penangkap
Ikan :

1. Berdasarkan Ukuran Tonage Kapal
KAJIAN KEPUSTAKAAN


Jumlah Trip per ukuran GT kapal Purse Seine bisa diketahui dari
form LL 0 dan SL 0 yang diisi nakhoda kapal dan diserahkan ke
petugas Pengawas Sumberdaya Ikan di kantor Satker Pengawas
PSDKP Medan dan Sibolga. Untuk mengetahui Indek Produktivitas
Kapal Purse Seine dengan cara menghitung rata-rata hasil tangkap
per trip ( CPUE ) dalam 1 tahun yang kemudian dibagi dengan
besarnya GT kapal.
2. Berdasarkan Kemampuan Tangkap Rata-Rata Per Trip dan Jumlah
Trip Operasi Penangkapan Per Tahun
KAJIAN KEPUSTAKAAN

3. Berdasarkan Wilayah Penangkapan
Untuk mengetahui Indek Produktivitas Kapal Purse Seine
berdasarkan Wilayah Penangkapannya, dilakukan dengan cara on
board survey yaitu survey dengan cara mengikuti langsung kegiatan
kapal Purse Seine yang melakukan operasi penangkapan ikan dilaut,
dimana didalamnya ada informasi mengenai hasil tangkapan per
setting serta komposisi jenis ikan yang tertangkap setiap stasiun
penangkapan.Untuk 1 trip penangkapan bisa dikalkulasi produksi
per trip ikan hasil tangkapan lengkap dengan komposisi perjenis
ikannya serta didaerah mana ( posisi lintang bujur ) atau pada WPP
mana operasi penangkapannya.
MATERI PENELITIAN
Materi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Dokumen kapal Purse Seine berdasarkan perbedaan ukuran
kapal, kekuatan mesin, ukuran alat tangkap yang terkumpul
melalui form SL 0 dan LL 0 oleh petugas Satker Pengawas
Sumberdaya Perikanan di PPN Belawan dan PPN Sibolga

1. Produksi Ikan Hasil Tangkap selama 1 tahun dari Kapal Purse
Seine yang beroperasi di wilayah Perairan timur dan barat
Provinsi Sumatera Utara yang berbeda ukuran GT kapalnya,
kekuatan mesin dan ukuran alat tangkapnya.
METODE PENELITIAN
Metode dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Metoda yang dipergunakan adalah metoda survey darat dan survey
laut ( on board survey ) masing-masing selama 1 trip menggunakan
Kapal Purse Seine milik pengusaha setempat yang beroperasi di
Perairan timur dan barat Provisi Sumatera Utara. Untuk analisanya
menggunakan Analisis Regresi 3 prediktor.
MATRIX PENELITIAN
WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN
Waktu dan tempat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
- Lokasi kegiatan adalah di Wilayah Provinsi Sumatera Utara pada
Perairan Timur dan Barat Sumatera, dengan fishing base : di
Belawan Medan dan Sibolga

- Waktu kegiatan selama 60 hari, yang meliputi 20 hari survai darat
( termasuk didalamnya perjalanan ke dan dari lokasi survey dan 20
hari survai laut :
a. Perairan timur Sumatera Utara : 1 trip kapal Purse Seine selama
10 hari, fishing base di Belawan Medan.
b. Perairan barat Sumatera Utara : 1 trip kapal Purse Seine selama
10 hari, fishing base di Sibolga.
SARANA DAN PRASARANA PENELITIAN
Sarana dan prasarana dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Sarana Apung
Sarana Apung yang digunakan adalah :
- 1 unit kapal Purse Seine milik perusahaan perikanan tangkap
di Belawan Medan yang melakukan operasi penangkapan di
Wilayah Perairan timur Provinsi Sumatera Utara
- 1 unit kapal Purse Seine milik perusahaan perikanan tangkap
yang melakukan operasi penangkapan di Wilayah Perairan
barat Provinsi Sumatera Utara dengan fishing base di Sibolga

2. Tenaga Peneliti :
1 orang
TIME TABLE PENELITIAN
Time table dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
M I n g g u ke No. U r a i a n
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Pembelian Alat
Survai
x
2. Persiapan Survai (
pengurusan surat
ijin penelitian dan
dokumen-2 lainnya )
x
3. Perjalanan ke lokasi
& Survey darat
x x x
4. Kegiatan Survai
Laut di Wilayah
Perairan Timur
Sumatera








x


x

5. Kegiatan Survai
Laut di Wilayah
Perairan Barat
Sumatera
x x
6. Tabulasi
dan analisa data
x
7. Penyusunan Thesis x
8. Ujian Thesis,
perbaikan dan
penggandaan
x

HASIL PENELITIAN
Dari hasil pengamatan yang dilakukan maka didapatkan hasil
sebagai berikut:
HASIL PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
HASIL PENELITIAN
DAFTAR PUSTAKA
1. Kepmen Kelautan dan Perikanan Nomor 38 tahun 2003 , tentang
Produktivitas Kapal Penangkap Ikan.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2002 tentang Tarif atau
jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada
Departemen Kelautan Dan Perikanan

3. Undang-undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara
Bukan Pajak
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH